(AR) Be Natural Part 9 (End)

Author :

Dewi Astri

 be natural part 2

Main Cast :

Choi Siwon – Tiffany Hwang

 

Other Cast :

Jeon Jungkook a.k.a Hwang Jungkook – Oh Sehun a.k.a Hwang Sehun – Son Seungwan (Wendy) – Kim Yeri – etc.

 

Genre : Romance

Rate : 17

Lenght : –

 

Disclaimer :

“FF ini tercipta asli dari pemikiran sendiri. Semoga dapat di terima baik oleh para readers”

*****

 

POV

 

 

“kenapa aku menyukai Jungkook yang menyebalkan itu? jika saja dia bukan kekasihku saat ini aku tidak ingin mengikuti rencana bodohnya itu. apa Taehyung tau tentang rencana Jungkook? ahh …. dia benar-benar ingin mati di tanganku” gumam kesal Yeri sambil melangkahkan kakinya menuju sebuah rumah yang bergaya classic di depannya sekarang.

 

“Yeri??” ucap Taehyung yang baru saja keluar dari rumah itu.

“Taehyung-ah?”

“kenapa kau datang ke rumahku di hari minggu pagi seperti ini? aku akan olahraga pagi apa kau ingin ikut denganku?” ajak Taehyung

“anniya , aku ingin bertemu Taeyeon eonni. ini aku bawakan sup kimchi buatan eomma untuk Taeyeon eonni” ucap Yeri sambil menunjukan kotak makanan yang di bawakan Yeri. Taehyung mendekatkan hidungnya pada kotak makanan.

“Imo pasti memasak makanan ini sangat lezat. sisakan sedikit untuk nne , aku akan makan setelah berolahraga..”

“jika masih tersisa kau beruntung Taehyung-ah..”

“apa salahnya kau sisakan sedikit untukku? ya sudah aku pergi olahraga dulu.. bye..” ucap Taehyung sambil berlalu meninggalkan Yeri yang berdiri di depan pintu rumahnya.

 

Yeri pun masuk ke dalam rumah Taehyung dan mencari keberadaan Taeyeon. Yeri tersenyum saat melihat kakak sepupunya itu sedang mengusap-usap perutnya yang semakin membesar sambil menonton Televisi.

 

“eonni..”

“hmm.. Yeri-ya .. kau datang?” Yeri pun mendekat ke arah Taeyeon dan duduk disampingnya.

“eomma membuatkanmu sup kimchi. eonni aku sudah tidak sabar menungguku malaikat kecil keluar dari perutmu ini eonni” ucap Yeri

“kau harus menunggu 3 bulan lagi untuk melihatnya keluar dari perutku Yeri-ya..” ucap Taeyeon.

“kau benar.. eonni dimana Jiyong oppa kenapa aku tidak melihatnya?”

“dia sedang mandi, ahh… itu dia ..” ucap Taeyeon menunjuk ke arah Jiyong yang baru saja turun dari kamarnya.

“Yeri-ya kau mencariku eoh?” ucap Jiyong.

“sebenarnya kedatanganku kesini untuk melihat Taeyeon eonni dan ada sesuatu yangg ingin aku bicarakan denganmu oppa”

“nan? waeyo?” Jiyong pun duduk di sofa yang ada di depan sofa yang di duduki Yeri dan Taeyeon.

“aku akan ambilkan kalian minum dan aku akan menaruh sup kimchi ini di mangkuk nne.. kalian bisa bicara berdua” ucap Taeyeon sambil membawa kotak makanan yang di bawa Yeri ke dapur.

 

Jiyong menatap ke arah Yeri dan melihat ada sesuatu yang serius yang ingin di katakan Yeri padanya.

 

“katakan ada apa Kim Yeri?”

“kau adalah seorang Jaksa yang hebat oppa. aku butuh bantuanmu untuk menyelidiki kasus kuranglebih 2 tahun yang lalu tentang seseorang. temanku memintaku mengatakan ini padamu dia sangat butuh bantuanmu oppa”

“siapa temanmu?”

“Hwang Jungkook..”

“bukankah itu kekasihmu?”

“mwo?”

“Taehyung menceritakan itu padaku bahwa kau sudah memiliki kekasih bernama Hwang Jungkook..”

“itu benar.. sudahlah oppa jangan bahas bagian dia adalah kekasihku tapi ini tentang kakaknya Tiffany Hwang” Jiyong membulatkan matanya saat Yeri menyebut nama Tiffany.

“Tiffany Hwang juga sahabat dari Taeyeon eonni bukan? Tiffany eonni berpacaran dengan Choi Siwon tapi hubungan mereka sedang bermasalah dan sekarang seorang Dokter bernama Nichkhun Buck Horvejkul sedang dekat dengan Tiffany eonni. Jungkook merasa Dokter itu bukan pria yang baik , Jungkook pernah melihat Dokter itu pergi bersama seorang wanita hamil bernama Jessica Jung ke luar negeri dan sekarang anak yang di kandungnya sudah lahir dan berusia 1 tahun. Siwon oppa bertanggung jawab atas anak itu, tidak ada yang tau siapa ayah kandung dari anak yang di lahirkan Jessica Jung. tapi Jungkook yakin anak itu adalah anak dari Nichkhun. Jungkook ingin kau membantunya dalam hal ini” uap Yeri. Jiyong menyunggingkan senyumnya dan menganggukan kepalanya.

“jadi kau ingin aku membantu kekasihmu itu?”

“tentu”

“Choi Siwon adalah sahabatku , kau terlambat Yeri-ya sebenarnya kasus ini sudah aku selidiki 1bulan yang lalu bahkan saat Siwon sedang di Thailand aku ada menemaninya. Jungkook bisa menjadi saksi kunci dalam hal ini dan kau sebagai orang yang juga mengetahui semuanya aku harap kau tidak pernah bercerita pada siapapun termasuk pada Taeyeon dia adalah sahabat Tiffany aku tidak ingin dia menceritakan hal ini pada Tiffany. katakan pada Jungkook aku akan membantunya asalkan dia mau mengikuti permainanku..”

“aku rasa itu tidak sulit ”

“baguslah..”

“apa yang kalian bicarakan eoh?” ucap Taeyeon yang baru saja datang dari dapur dan membawakan orange juice dan secangkir coffee untuk suaminya itu.

“yeobo-ya .. lihatlah adik sepupumu ini dia sudah memiliki kekasih tapi dia tidak mengenalkannya pada kita” ucap Jiyong.

“jinjja? apa pria itu Hwang Jungkook? aku sudah katakan kalian akan menjadi kekasih pada akhirnya , hubungan permusuhan di awal akan menjadikan hubungan cinta pada akhirnya contohnya aku dan Jiyong oppa, saat aku mengenal Jiyong oppa kita saling membenci tapi lihat pada akhirnya dia membuat tubuhku menjadi 2” ucap Taeyeon. Yeri dan Jiyong terkekeh mendengar ucapan Taeyeon.

 

Jiyong menatap ke arah Taeyeon dan Yeri yang saling tertawa satu sama lain. Jiyong menatap ke arah jendela dan menampakan amarah di matanya.

 

‘jika saja Yuri tidak mengalami hal itu mungkin dia bisa bersama-sama disini bersama Taeyeon , Yeri dan juga Taehyung ini semua karena pria brengsek itu Nichkhun Buck Horvejkul. aku tidak akan mengampunimu Nichkhun.. tidak akan’ batin Jiyong.

 

 

*****

 

 

POV

 

 

Tiffany menatap kosong ke sembarang arah di kamar inap JaeSung. Wendy yang juga ada disana menyadari wajah Tiffany sedang memikirkan sesuatu yang entah apa yang sedang ada di kepalanya.

 

“eonni gwenchana?” tanya Wendy. Tiffany menoleh ke arah Wendy dan tersenyum.

“hmm.. gwenchana” ucap Tiffany “Wendy-ah Sehun-ah kenapa kalian tidak pergi berkencan di hari minggu ini?”

“eonni, aku dan Sehun akan tetap disini menemanimu. eonni cepatlah makan ini sudah hampir jam makan siang tapi makanan untuk sarapanmu saja belum kau makan. aku takut kau juga akan sakit eonni” ucap Wendy.

“aku sedang tidak lapar”

“noona , apa yang di katakan Wendy benar kau bisa sakit jika kau tidak memperhatikan jadwal makanmu” ucap Sehun.

 

Tiba-tiba Nichkhun datang ke ruang inap JaeSung dan masih memakai jas putih Dokternya. Nichkhun tersenyum pada Tiffany dan duduk di samping Tiffany.

 

“ada apa dengan wajahmu?” tanya Nichkhun. Tiffany hanya menggelengkan kepalanya.

“hyung , bujuklah noona agar ia cepat makan” ucap Sehun. Wendy mendelik kesal pada Sehun yang begitu antusias dengan kedekatan Tiffany dan juga Nickhun.

“kau belum makan? kenapa seperti itu? cepatlah makan , jika kau tidak memperhatikan jadwal makanmu kau akan semakin kurus”

“bukankah itu yang di sukai pria melihat wanita yang berbadan kecil?” ucap Tiffany.

“tapi kau ini menyiksa tubuhmu sendiri Tiffany-ah” ucap Nichkhun.

Tiba-tiba Siwon dan Jungkook masuk ke dalam ruang inap JaeSung. Siwon menatap ke arah Tiffany dan begitu pun sebaliknya, Jungkook mendelik kesal melihat keberadaan Nichkhun yang duduk di samping Tiffany.

 

“kau selalu saja datang Tn. Horvejkul..” ucap Jungkook.

“Kookie apa yang kau katakan?” ucap Sehun

“kau akan membelanya lagi eoh?” bentak Jungkook.

“ini semua karena kau Choi Siwon. sebaiknya kau pergi saja” ucap Sehun.

“hyung kau-” Siwon menarik tangan Jungkook yang akan mendekat ke arah Sehun.

“Sehun benar lebih baik aku pergi saja. lagi pula aku bisa menemui temanku” ucap Siwon

“tentu saja , seharusnya kau menemui Jessica dan HaJeon anakmu itu kan Tn. Choi? ini hari minggu akan sangat baik bagi seorang ayah menemani anaknya di hari minggu.” ucap Sehun.

“kau benar Sehun-ah , terimakasih sudah mengingatkanku Sehun-ah” ucap Siwon.

 

Siwon menoleh ke arah Tiffany namun Tiffany langsung memalingkan wajahnya dari tatapan Siwon. Siwon menundukan kepalanya dan membalikan tubuhnya hendak pergi meninggalkan kamar inap JaeSung.

 

“oppa sebelum appa-ku pergi dari appartementmu apa yang di janjikannya padamu?”

“mwo?”

“bukankah dia menginginkan aku menjadi kekasihmu dan menikah denganmu?” ucap Tiffany. Nichkhun mengerutkan dahinya. Siwon menghentikan langkahnya tanpa membalikan tubuhnya.

“apa maksumu?”

“demi mempertahankan usaha appa di Amerika dia ingin aku menikah denganmu bukan? aku akan menyetujui perjodohan itu , aku ingin lusa kita bertunangan dan atur tanggal pernikahan kita, Nichkhun oppa” ucap Tiffany. Siwon membeku, seluruh organ di tubuhnya serasa berhenti bekerja , ia begitu terkejut mendengar ucapan Tiffany yang menyetujui hubungannya bersama Nichkhun.

 

“noona apa yang kau lakukan? aku tidak akan pernah menyetujuinya. Nichkhun adalah pria brengsek dia sudah menipumu dan juga Sehun hyung, dia tidak sebaik yang kalian pikirkan. dia mengancam appa dia memanfaatkan appa dan dia juga yang sudah memliki wa-” Siwon menepuk pundak Jungkook agar ia menghentikan ucapannya.

“berhentilah bicara Jungkook-ah , ini rumah sakit kau tidak boleh berteriak-teriak disini itu bisa menganggu appa-mu” ucap Siwon.

“tapi hyung-”

“ini sudah keputusanku Jungkookie , aku akan menikah dengan Nichkhun oppa bukan dengan pria pengecut dan pembohong seperti pria di sampingmu itu. kau yang sudah tertipu dengan Siwon..” ucap Tiffany.

“eonni , Siwon oppa bukan pria seperti itu. kau sudah salah paham sebenarnya HaJeon bu-”

“diamlah Wendy-ah.. kau ikut denganku pulang sekarang.” ucap Siwon “Sehun-ah tidak apa kan aku membawa Wendy pulang? aku takut kau dan Wendy akan bertengkar karena Wendy selalu membelaku.. Wendy-ah kajja..” Sehun pun menundukan kepalanya ia tidak berani memperdebatkan hal ini dengan Wendy. Wendy pun mengikuti Siwon dari belakang dan keluar dari kamar inap.

“aku tidak akan menyetujui hubunganmu dengan Nichkhun, noona..” ucap Jungkook.

“aku tidak perlu ijinmu untuk menentukan pasanganku bukan?” ucap Tiffany. Sehun mendekat ke arah Jungkook dan hendak memeluknya namun Jungkook mendorong tubuh Sehun.

“menjauhlah dariku”

“Kookie , Siwon bukan pria yang pantas untuk noona kau mengertilah. hanya Nichkhun hyung yang pantas untuk noona, tidak bisakah kau mengikuti keinginan noona?” ucap Sehun.

“aku tetap tidak akan menyetujuinya”

“ini kehidupanku Hwang Jungkook kau tidak punya hak untuk mengatur hidupku. aku sudah menentukan pilihanku , aku memilih Nichkhun oppa untuk menjadi pasangan hidupku” ucap Tiffany. Jungkook menganggukan kepalanya.

“andai saja appa tidak koma seperti ini , dia pasti akan berpihak padaku. kau benar noona aku tidak punya hak untuk mengatur hidupmu , who am i ? Sehun hyung bahkan sudah tidak memperdulikan aku bukan? untuk itu dengan sangat hormat aku meminta kalian untuk pergi dari sini. biarkan aku yang menjaga appa-ku sendiri” ucap Jungkook.

“apa hakmu mengusir kami eoh? dia juga appa-ku , kau tidak punya hak untuk itu. bukalah matamu dan buka hatimu Siwon bukan pria yang baik untuk noona”

“kalau begitu, tinggalkan Wendy noona. bukankah dia juga sepupu dari Siwon hyung? apa kau tidak takut Wendy noona juga menipumu eoh?” ucap Jungkook. Sehun mengangkat tangannya hendak memukul Jungkook namun dengan cepat Tiffany menahan Sehun.

“Wendy berbeda dengan pria brengsek bernama Siwon itu ,arraseo?” bentak Sehun.

“pergi dari sini !!” teriak Jungkook

“Kookie , aku mohon jangan seperti ini. aku sudah menentukan pilihan hidupku pada Nichkhun oppa jadi aku mohon kau mengerti ini akan mudah jika kau mengikuti keinginanku” ucap Tiffany.

“pergilah dari sini , noona. jika kalian tidak ingin pergi lebih baik aku yang pergi dan membawa appa.” ucap Jungkook. ia pun mengambil ponselnya yang ada di saku celana miliknya.

“Kookie , apa yang kau lakukan kau tidak punya hak untuk membawa appa pergi. aku dan Sehun tidak akan mengijinkannya” Jungkook tidak memperdulikan ucapan Tiffany ia tetap menghubungi seseorang.

 

“yeobseo”

“…”

“Wendy noona , tolong katakan pada Siwon hyung aku akan membawa appa ke appartement Siwon hyung dan akan melakukan perawatan medis disana saja, aku tidak yakin appa akan cepat sadar jikatetap ada di rumah sakit.”

“…”

“aku hanya perlu persetujuan dari Siwon hyung”

“…”

“baguslah, aku akan membawa appa sekarang ke sana. gomawo.. annyeong..”

 

Jungkook menutup sambungan ponselnya dan melangkah mendekati JaeSung. Tiffany menarik Jungkook dan mengangkat tangannya hendak menampar Jungkook, namun Tiffany menahan dirinya sendiri untuk menampar Jungkook.

 

“wae? tampar saja jika kau ingin meluapkan kekesalanmu padaku noona. kau tau sebenarnya aku sama kesalnya, sama marahnya dengan apa yang kau rasakan tapi apa bisa aku menamparmu dan menampar Sehun hyung? anniya, aku tidak bisa melakukannya noona. aku tidak punya hak akan itu” ucap Jungkook.

“kau keterlaluan Hwang Jungkook !!” teriak Tiffany

“mwo? aku keterlaluan? aku rasa aku melakukan sesuatu yang benar menjauhkan appa dari kalian terutama dari Nichkhun ,bisa saja dia membunuh appa agar appa tidak mengatakan apapun tentang semua kebusukannya. apa karena aku adalah maknae jadi aku tidak bisa melakukan apa yang aku inginkan? kalian egois , apa aku hanya anak kecil yang bisa kalian mainkan? jika noona tidak membutuhkan ijinku untuk keputusanmu aku juga tidak membutuhkan ijin darimu dan Sehun hyung untuk membawa appa. jadi, pergilah dari sini !!” ucap Jungkook.

“Jungkook-ah kenapa kau sangat membenciku , menunduhku mengancam Hwang abeoji dan menuduhku menipu kakakmu? aku tidak pernah melakukan apapun aku sangat mencintai Tiffany dan-”

“hentikan omong kosongmu Nichkhun, apa harus aku? … sudah lah aku rasa tidak penting. aku yakin suatu saat nanti kau akan menerima akibat dari semua perbuatanmu” ucap Jungkook.

“aku mohon pada kalian pergilah dari sini dan jangan mencoba menemui appa-ku” ucap Jungkook. Sehun menarik tangan Tiffany untuk pergi dari sana.

“kajja noona percuma saja berdebat dengan anak kecil yang masih labil seperti Jungkook” ucap Sehun.

“benar sekali. cepatlah pergi sebelum anak kecil yang masih labil ini melakukan hal yang luar biasa untuk mengusir kalian” ucap Jungkook. Nichkhun pun menarik Tiffany agar pergi meninggalkan Jungkook disini. Tiffany menatap tajam ke arah Jungkook , ada amarah yang tersirat di tatapan Tiffany untuk Jungkook.

 

Jungkook memalingkan wajahnya. Saat Jungkook merasa mereka sudah pergi meninggalkannya dan JaeSung yang masih tidak sadarkan diri disana , Ia menangis sejadinya mengingat apa yang baru saja ia lakukan pada kedua kakaknya itu.

 

 

*****

 

1 minggu kemudian

POV

 

 

Tiffany masih berdiri tegap di depan gerbang sekolah Jungkook , ia menunggu Jungkook keluar dari sekolahnya. ia benar-benar harus bicara pada adiknya itu.Tiffany menoleh ke arah jari tangannya yang sekarang melingkar cincin pertunangan dirinya dan Nichkhun bukan lagi cincin yang di berikan Siwon padanya. Tiffany tersenyum saat melihat Jungkook yang berjalan bergandengan bersama Yeri menuju gerbang sekolah, Ia pun mendekat ke arah Jungkook dan juga Yeri.

 

“Kookie..” Jungkook dan Yeri menoleh ke arah Tiffany.

“eonni?” ucap Yeri. Jungkook membuang nafas kasarnya dan mengacuhkan Tiffany.

“Kookie , kita harus bicara.”

“aku ingin segera pulang dan menemani appa lagipula aku sedang bersama Yeri, tidak mungkin aku meninggalkannya sendirian” ucap Jungkook.

“Kookie , aku bisa pergi sendiri. eonni kebetulan aku juga akan menemui Wendy eonni dan menemaninya menjaga Hwang abeoji di appartement Siwon oppa , aku dan Wendy eonni akan menginap disana.” ucap Yeri “Kookie , sudah 1 minggu kalian tidak bertemu bukan? temani Tiffany eonni , lakukanlah sebagai seorang adik laki-laki yang baik. aku akan mencari Taehyung dan memintanya mengantarku” ucap Yeri.

“dia sedang latihan basket”

“masih ada Jaehyun bukan? aku akan memintanya mengantarku” Jungkook menyipitkan matanya menatap tajam ke arah Yeri. Yeri terkekeh dan mengusap wajah Jungkook.

“tenang saja kau akan menunggu Taehyung sampai ia selesai bermain basket atau aku akan memakasanya untuk mengantarkanku dulu. kau terlihat jelek jika sedang cemburu” ucap Yeri. Tiffany terkekeh melihat tingkah Jungkook dan Yeri.

“eonni, aku pamit nne annyeong”

“nde annyeong” ucap Tiffany. Yeri pun berlalu pergi masuk ke kembali ke dalam gedung sekolah.

“kau pasti sangat menyayangi Yeri” ucap Tiffany. Jungkook menyunggingkan senyumnya tanpa menjawab pertanyaan dari Tiffany.

“bisakah kau ikut denganku sekarang? keluarga Nichkhun oppa baru saja datang dari Thailand dan mengajak kita makan malam. jadi aku harap kau ikut denganku sekarang dan-”

“kajja..” ucap Jungkook. Tiffany membulatkan matanya mendengar jawaban dari Jungkook yang tidak menolak atas ajakannya saat ini.

“kau-”

“aku tidak punya hak untuk menolak dan memberikan ijin pada setiap keputusanmu bukan? jadi aku akan mengikuti aturanmu” ucap Jungkook.

“Kookie , bukan itu maksudku tapi-” Jungkook berlalu meninggalkan Tiffany dan masuk ke dalam mobil Tiffany.

“kenapa kau berpikir seperti itu Kookie..” gumam Tiffany.

 

*****

 

POV

 

Jessica mendorong troli belanjaan di sebuah supermarket. seorang pria yang setia mengikutinya dari belakang tersenyum bahagia bisa menemani Jessica hari ini untuk berbelanja keperluan bulannnya. Jessica menoleh ke belakang dan mendapati pria tampan itu sedang menggendong HaJeon yang tertidur pulas dalam dekapannya.

 

“apa HaJeon membuatmu pegal , Donghae oppa?” ucap Jessica.

“anniya , aku senang bisa menggendong HaJeon yang sangat menggemaskan ini Sica-ya” ucap Donghae.

“rasanya aku ingin sekali menggantikan posisi Siwon yang bertanggung jawab atas HaJeon. andai saja ibu dari HaJeon meresmikan hubunganku dengannya maka aku kan mengubah nama HaJeon menjadi Lee HaJeon bukan lagi Choi HaJeon” ucap Donghae.

“oppa apa yang kau katakan? aku belum menerima cintamu bukan?”

“Jessica-ya , kau tau saat pertama Siwon mengenalkanmu padaku aku tertarik padamu dan aku menyukaimu. aku tau masa lalumu membuatmu berhati-hati memilih pasangan tapi jujur saja aku ingin sekali menjadi pasangan hidupmu dan menjadi ayah untuk HaJeon. Aku tau sulit untukmu mengatakan siapa ayah kandung HaJeon , percayalah padaku Jessica aku lebih baik dari pria itu” Jessica tersenyum dan menyentuh kepala HaJeon yang ada di gendongan Donghae.

“tidak bisakah kau membahas ini nanti saja?”

“wae?”

“oppa ini supermarket , kenapa kau menanyakan tentang jawaban cintamu disini eoh? apa tidak ada tempat lebih baik selain disini?” Donghae terkekeh menyadari mereka sedang berdiri tepat di counter sayuran.

“aku akan menjawabnya setelah ini selesai”

“setelah pulang dari supermarket maksudmu?” Jessica menggerakan bahunya dan meninggalkan Donghae disana.

“Yak!! Sica-ya .. hajima.. aish~~ wanita itu..” Donghae pun mengikuti Jessica.

 

 

*****

 

 

POV

 

 

Jungkook masih terdiam di kursi belakang di mobil Tiffany. Jungkook mengacuhkan Sehun dan Tiffany yang sedang berbincang tentang pertemuan mereka dengan keluarga Nichkhun 1 jam lalu yang membicarakan tentang pernikahan Tiffany dan Nichkhun yang akan dilaksanakan 10 hari lagi. Tiffany menoleh ke belakang ia melihat Jungkook yang sedari tadi terdiam memandangi pemandangan malam di kota Seoul.

 

“Kookie , apa kau marah padaku?” tanya Tiffany.

“anniyo”

“sedaritadi kau diam , bahkan saat makan malam kau tidak bersuara sedikit pun. apa ada sesuatu yang kau pikirkan?”

“anniyo”

“katakan sesuatu Kookie.. aku tau kau kecewa padaku tapi-”

“tidak bisakah noona tidak bertanya apapun padaku? aku hanya ingin cepat sampai di appartement Siwon hyung dan menjaga appa..” ucap Jungkook.

“kita akan pulang ke rumah , aku sudah menyuruh orang membawa appa ke rumah. sekarang appa ada di rumah , Wendy dan Yeri marah padaku sekarang karena aku menyuruh orang membawa appa ke rumah. aku tidak ingin berdebat apapun denganmu , aku merelakan Wendy marah saat ini padaku dan Yeri juga pasti marah padaku. jadi tolong hargai pengorbananku akan itu, arraseo?” ucap Sehun sambil menyetir mobilnya. Jungkook mendengus kesal mendengar ucapan Sehun.

“kenapa tidak sekalian saja kau membunuhku?” Sehun menghentikan mobilnya tiba-tiba membuat Tiffany terkejut.

“kenapa kau selalu memperdebatkan hal apapun denganku eoh? tidak bisakah kau diam dan menurut saja apa perintahku dan noona?” teriak Sehun.

“baiklah , aku akan menurut pada kalian. Tiffany noona dan kau Sehun hyung. atur semuanya sesuai keinginan kalian , mulai sekarang aku tidak akan perduli apapun lagi tentang kalian. aku akan diam dan menuruti semua perintah kalian. aku akan menyetujui hubungan Noona dengan Nichkhun itu , aku akan diam , dan aku akan menikmati hidupku sendiri tanpa harus memikirkan kalian” ucap Jungkook. Sehun menoleh kebelakang.

“Jungkook !! kau-” Tiffany menahan Sehun agar ia tidak mengatakan apapun lagi. Jungkook menoleh ke arah jendela mobil dan ia meliat Siwon yang di hajar oleh beberapa orang di depan club malam di Seoul.

“Siwon hyung” ucap Jungkook.

 

Tiffany menoleh ke arah luar dan melihat Siwon yang di hajar oleh 4 pria bertubuh tinggi besar. Tiffany membulatkan matanya saat melihat 4 pria bertubuh tinggi besar melayangkan pukulan mereka ke arah Siwon. Jungkook membuka handle pintu mobil dan hendak keluar.

 

“diamlah Jungkook” ucap Sehun.

“hyung, kau bisa lihatkan Siwon hyung di hajar habis-habisan aku tidak bisa membiarkan Si-”

“aku bilang diam !!” teriak Sehun. “biarkan dia urus dirinya sendiri , aku tidak ingin kau ikut campur” tambah Sehun.

 

Jungkook menarik pintu mobil dengan sangat keras agar kembali tertutup rapat. Tiffany memejamkan matanya dan menahan airmatanya keluar. Tiffany kembali melihat Siwon yang terkulai lemas di samping jalanan. tiba-tiba seorang pria datang menghampiri Siwon dan meminta keempat pria itu berhenti memukuli Siwon.

 

“Jiyong oppa?” gumam Tiffany. Jungkook menoleh ke arah Siwon dan melihat Jiyong yang membantu Siwon berdiri, Jungkook menyunggingkan senyumnya melihat Jiyong datang membantu Siwon.

“cepat jalankan mobilnya” ucap Jungkook. Sehun masih terdiam melihat Jiyong yang ia kenal sebagai suami dari Taeyeon sahabat Tiffany.

“kenapa kalian malah memperhatikan Siwon hyung? bukankah kalian tidak memperdulikannya. cepat jalankan mobilnya, aku lelah dan ingin cepat berada di ranjangku” ucap Jungkook.

 

Sehun pun melajukan mobilnya menuju rumah mereka. Tiffany bisa melihat siluet wajah Jungkook yang sekarang sedang tersenyum. Tiffany menundukan kepalanya dan berpikir apa yang di pikirkan Jungkook saat ini.

 

 

*****

 

3 hari kemudian.

POV

 

 

Jessica menatap prihatin dengan keadaan Siwon saat ini. Jessica mendekat ke arah Siwon yang duduk di kursi kebesarannya , Jessica datang ke kantor Siwon untuk menemui Donghae yang juga bekerja di perusahaan Siwon karena Donghae masih menjalani meeting mewakili Siwon yang masih dalam keadaan seperti ini. SooJung yang juga ada disana menemani Jessica sambil menggendong HaJeon pun prihatin melihat keadaan Siwon.

 

“oppa , kenapa kau menjadi seperti ini eoh?” tanya Jessica.

“aku hanya melampiaskan kekecewaanku” ucap Siwon.

 

Jessica mengambil kotak obat dan memotong perban untuk mengganti perban yang menempel di kepala Siwon. Siwon menjauhkan kepala saat Jessica menyentuh kepalanya.

 

“oppa perban ini harus di ganti kau belum menggantinya bukan? biar aku yang menggantikannya” ucap Jessica.

“Jessica eonni benar oppa , biarkan dia menggantikan perbanmu” ucap SooJung.

 

Jessica pun menggantikan perban di kepala Siwon. Jessica bisa melihat wajah lelah di wajah Siwon. tiba-tiba Wendy masuk ke dalam ruang kerja Siwon dan terkejut melihat keberadaan SooJung, ini kali pertama mereka bertemu setelah SooJung dan Jongin bertunangan.

 

“SooJung-ah”

“Wendy-ah.. aku senang bertemu denganmu. bagaimana hubunganmu dengan Sehun?” tanya Soojung to the point. Wendy mencubit pelan pipi HaJeon yang ada di dekapan SooJung.

“Sehun? dia menyebalkan” ucap Wendy.

 

Jessica menempelkan perban baru di dahi Siwon dan meniupnya perlahan-lahan agar Siwon tidak merasa perih saat perban itu menempul di lukanya. dan saat yang bersamaan Sehun, Nickhun dan Tiffany masuk ke dalam ruang kerja Siwon bersama Seulgi yang membukakan pintu untuk mereka. Siwon dan Tiffany saling bertatapan. Jessica terkejut melihat Nichkhun begitu pun sebaliknya. Tiffany melihat Jessica yang begitu dalam jarak yang dekat dengan Siwon. Sehun menyunggingkan senyumnya.

 

“sudah ku katakan Siwon itu bukan pria yang baik. untung saja Tiffany noona sudah tidak bersamanya” ucap Sehun.

 

Jessica menatap tajam ke arah Nichkhun yang sekarang menundukan kepalanya ia terlalu takut bertemu Jessica saat ini. SooJung kembali mengingat semua cerita yang di katakan Jungkook padanya tempo hari.

 

“aku mengetahui sesuatu tentang Jessica noona. 2 tahun lalu saat Nichkhun kembali pergi ke Jerman aku melihatnya bersama Jessica noona di bandara dan membicarakan tentang anak yang di kandung Jessica noona. orang tua kalian tidak menyetujui hubungan Nichkhun dan Jessica noona , karena dari itu dia merahasiakan hubungannya dari kalian. Nichkhun meninggalkan Jessica noona di Jerman dan tidak mengakui HaJeon adalah anak kandungnya. hanya itu yang aku tau , benar atau tidaknya itu tergantung pada Jessica noona mau mengakuinya atau tidak”

 

Nichkhun menatap makhluk kecil yang di gendong SooJung. SooJung pun menyerahkan HaJeon pada Wendy.

 

“Sehun-ssi , dengan lantang kau mengatakan bahwa Siwon oppa adalah pria yang salah untuk Tiffany eonni.. apa kau tidak bisa menilai pria yang sekarang ada di samping kakakmu eoh?” ucap SooJung

“kenapa aku harus menilai Nichkhun hyung? dia pria yang baik dan pantas untuk Tiffany noona.. ternyata kakak beradik sama saja , kakakmu yang bernama Jessica itu menyembunyikan status ayah dari anaknya dan kau wanita yang suka mempermainkan perasaan seorang pria” ucap Sehun

“jaga ucapanmu Sehun-ah” Teriak SooJung. Wendy mendekat ke arah SooJung ,agar SooJung tidak semakin marah dan membuat keributan dengan kekasihnya itu.

“kenapa aku harus menjaga ucapanku? kenyataannya memang seperti itu bukan?” ucap Sehun. Tiffany menahan Sehun agar ia tidak semakin terpancing emosi.

 

Siwon berdiri dan mendekat ke arah Tiffany dan yang lainnya. Tiffany bisa melihat wajah Siwon yang masih di penuhi dengan beberapa memar di wajah Siwon. Jessica mengambil HaJeon yang ada di gendongan Wendy dan memeluk HaJeon sangat erat.

 

“SooJung-ah cepat ambil tasku dan kita pulang saja aku tidak ingin membuat keributan lebih disini” ucap Jessica. Tiffany menyunggingkan senyumnya , saat melihat Jessica yang langsung menghindar.

“aku akan antarkan pulang Sica-ya.” ucap Siwon

“tidak usah oppa aku bisa naik taksi bersama SooJung”

“aku akan mengantarmu ja-”

“Siwon hyung benar. aku rasa akan lebih aman jika Siwon hyung mengantarkanmu Jessica-ssi. pasti akan lebih baik jika Siwon hyung yang mengantarmu dan anakmu .. opss.. maksudku anak kalian” ucap Sehun dengan penuh nada sindiran dalam ucapannya.

“Sehun-ssi , aku katakan sekali lagi Siwon oppa bu-”

“apalagi? kenapa kalian selalu menutup-nutupi identitas ayah kandung dari HaJeon? apa ini rencana kalian menipu keluarga kami dan mempercayai kalian eoh?” teriak Sehun.

“Sehun-ah !!” teriak Wendy. Sehun mendelik kesal pada Wendy yang lagi-lagi membela Siwon “cepat katakan apa yang membuat kalian datang kesini?” tanya Wendy.

 

Nickhun dan Tiffany terdiam dalam keterpakuan suasana di ruang kerja Siwon hari ini. Siwon menatap ke arah Tiffany dan melihat leher Tiffany yang tidak memakai kalung liontin kepala babi yang pernah ia berikan 13 tahun lalu untuk Tiffany.

 

“kedatangan kami kesini untuk memberikan kartu undangan ini, 1 minggu lagi Tiffany noona akan menikah dengan Nichkhun hyung jadi apa kalian bisa hadir?” ucap Sehun. Tiffany mengepalkan tangannya. Semua mata tertuju pada Siwon yang sekarang sedang menatap tajam ke arah Tiffany.

“menikah? andwae.. Tiffany, katakan ini tidak benar. ” ucap Jessica.

“ini keputusanku , aku akan menikah dengan Nichkhun oppa dan itu kebenarannya.” ucap Tiffany.

“eonni , ini tidak benar.” ucap Wendy.

“Jeosonghamnida , aku datang hanya untuk menyampaikan hal itu. Sehun-ah Nichkhun oppa kajja kita pulang.” ajak Tiffany. Nichkhun dan Sehun pun membalikan tubuhnya mengikuti Tiffany. Nichkhun menoleh ke arah Jessica dan HaJeon yang sedang di gendong Jessica. Jessica mendelik sebal pada Nichkhun, ada rasa ingin menyentuh HaJeon tapi ia tidak bisa melakukannya.

 

 

*****

 

Keesokan harinya.

POV

 

 

Siwon datang ke rumah Tiffany dengan tergesa-gesa. Siwon pun mengetuk pintu rumah Tiffany tidak lama kemudian seseorang membuka pintunya, Siwon membungkuk sopan saat melihat Ahn Ahjumma yang membukakan pintu untuknya. Ahn Ahjumma menyambutnya dengan senyuman terbaik pada Siwon.

 

“annyeonghaseyo.. Ahn Ahjumma apa Tiffany ada di dalam?” tanya Siwon.

“ada Tuan. tapi … Ny. Tiffany dan Tn. Sehun memintaku untuk tidak menerimamu masuk ke dalam rumah. aku tau ini sulit tapi aku benar-benar minta maaf Tuan ” ucap Ahn Ahjumma. Tiba-tiba Sehun menghampiri Ahn Ahjumma dan Siwon di depan pintu rumahnya.

“apa kau tidak tau malu Choi Siwon? sudah berapa kali aku katakan jangan menemui kakakku lagi apa kau tidak bisa mendengar?” teriak Sehun.

“aku mohon Sehun-ah , sekali ini saja kau ijinkan aku bertemu dengan Tiffany aku mohon. setelah aku bertemu dengannya aku berjanji aku tidak akan menemuinya lagi aku mohon”

“apa kau bisa di percaya?”

“aku akan pergi ke Amerika dan aku tidak akan kembali lagi. hari ini aku akan pergi dan aku berjanji tidak akan mengganggu Tiffany lagi..” ucap Siwon. Sehun menimbang-nimbang ucapan Siwon.

“baiklah.. kau bisa menemuinya di kamar” ucap Sehun.

 

Siwon tersenyum dan langsung berlari menuju lantai 2 untuk menemui Tiffany. Siwon mengetuk pintu kamar Tiffany.

 

“Tiff , ini aku Siwon. bukalah pintunya aku ingin bicara padamu” teriak Siwon. Tiffany membulatkan matanya mengetahui Siwon ada di depan pintu kamarnya, dengan cepat Tiffany membaringkan tubuhnya di ranjang membelakangi pintu kamarnya.

 

Perlahan-lahan Siwon membuka pintu kamar Tiffany. Ia menahan air matanya melihat Tiffany yang sedang berbaring di ranjangnya. Siwon tau Tiffany berpura-pura tertidur. Siwon menoleh ke arah nakas ia melihat kalung liontin kepala babi dan 2 pasang cincin pemberian Siwon untuk Tiffany tergeletak begitu saja disana, Siwon kembali menahan airmatanya agar tidak keluar.

 

“aku tau kau tidak tidur Tiff. aku tau aku bukan pria yang sempurna untukmu, tapi aku hanya seorang manusia Tiff. terkadang ada beban yang tidak bisa aku pikul sendirian , HaJeon adalah anak angkatku dia bukan anak kandungku sampai sekarang aku tidak tau siapa ayah kandungnya. maaf , jika ketidak jujuranku tentang HaJeon membuatmu seperti ini. kau sudah melepaskan semua hal tentang diriku , kalung itu dan cincin kini menjadi hal tidak penting untukmu , maafkan aku. aku hanya ingin kau bahagia dengan apa yang kau putuskan.

Tiff, aku tidak ingin kau menikah dengan Nichkhun. dia bukan pria yang baik untukmu , Hwang abeoji di ancam oleh Nichkhun. saham milik Hwang abeoji sengaja ia jatuhkan agar Hwang abeoji memberikanmu padanya dan kau tau siapa yang membuat projectku hancur di Thailand? itu adalah Nichkhun, dia memanfaatkan kekuasaan ayahnya untuk menjatuhkan projectku. aku mohon Tiff , jangan menikah dengan Nichkhun.” ucap Siwon. Tiffany hanya meneteskan airmatanya tanpa membalikan tubuhnya.

“Tiffany-ah jawab aku”

“Tiffany-ah lihat aku” Siwon menundukan kepalanya ia menyerah karena Tiffany tidak sesekalipun membalikan tubuhnya ataupun menjawab ucapan Siwon.

“baiklah , jika kau memang tidak ingin melihatku hari ini. Hari ini aku akan ke Amerika dan mungkin tidak akan kembali lagi. jaga dirimu dan Terima kasih sudah pernah mencintaiku Tiffany Hwang” Tiffany membulatkan matanya mendengar ucapan Siwon.

 

Siwon membalikan tubuhnya untuk pergi dari kamar Tiffany. Sehun mendekat ke arah Siwon dan menarik bajunya.

 

“ini terakhir kalinya kau muncul di hadapanku Siwon-ssi. kepergianmu itu sangat baik dan aku harap kau bisa menemukan kehidupan lebih baik disana” ucap Sehun. Siwon melepaskan tangan Sehun dari bajunya dengan kasar. Siwon meneteskan airmatanya menatap Sehun.

“apa kau puas melihatku kalah Sehun-ah? selama ini aku diam karena aku menghargai kakakmu. Nichkhun bukan pria yang tepat untuk Tiffany, aku tidak ingin Tiffany menikah dengan Nichkhun”

“apa ucapanmu itu akan merubah keputusan Tiffany noona? anniya..”

“kau ini brengsek Sehun-ah”

“wae?” Sehun mengangkat tangannya dan memukul wajah Siwon. Tiffany menegang saat mendengar suara pukulan di kamarnya.

“kau memintaku meninggalkan Tiffany tapi kau tidak bisa meninggalkan Wendy bukan? begitulah kau Sehun-ah”

 

BUG !! Sehun kembali memukul Siwon. Tidak ada niatan Siwon membalas pukulan yang di layangkan Sehun padanya.

 

“tinggalkan Wendy”

“kau ini sudah gila Siwon-ssi. Wendy berbeda dia tidak sepertimu”

 

BUG !!

 

“aku hanya ingin bersama Tiffany sama sepertimu, yang selalu ingin bersamaWendy” ucap Siwon

“berhentilah membual Siwon-ssi”

 

BUG !!

 

“biarkan aku bersama Tiffany” ucap Siwon dengan suara yang bergetar karena tangisannya.

 

BUG!!

 

“Nichkhun hanya akan menjadi penghancur di keluargamu dan juga kakakmu” ucap Siwon lagi.

 

BUG!! BUG!! BUG!!

 

“berhentilah bicara atau aku akan membunuhmu Choi Siwon” teriak Sehun. Sehun menarik Siwon dan membenturkan kepala Siwon ke arah cermin besar yang menempel di lemari pakaian Tiffany.

 

PRANKKKKK !!

 

Tiffany menutup matanya mendengar pecahan kaca yang berasal dari lemari pakaiannya. tiba-tiba Jungkook datang dan melihat darah yang keluar dari kepala Siwon. Sehun mengerutkan dahinya dan melangkah mundur dari Siwon. Sehun terlihat menyesal melakukan itu pada Siwon. Sehun benar-benar di luar kendali dirinya sendiri saat ini.

 

“Sehun hyung apa yang kau lakukan?” teriak Jungkook. Jungkook pun berlari ke arah Siwon.

“Kookie.. ” ucap Siwon dengan suara tersenggal-senggal.

“Siwon hyung kepalamu berdarah. aku akan mengobatinya” Siwon mengangkat tubuhnya dengan tenaga yang ia punya saat ini.

“hyung kajja kita ke kamarku aku akan obati luka di kepalamu atau kita ke rumah sakit?” ucap Jungkook.

“anniyo, sopirku sudah menungguku disana, aku harus segera pergi ke bandara” ucap Siwon.

“bandara kau mau kemana hyung?”

“aku harus ke Amerikka dan ini, serahkan ini pada Tiffany dia lebih membutuhkan ini dari pada aku” ucap Siwon sambil memberikan sapu tangan berwarna pink dan berukirkan nama Tiffany disana.

 

Siwon pun melangkahkan kakinya keluar dari kamar Tiffany. Jungkook terdiam sambil melihat sapu tangan milik Siwon di tangannya. Jungkook menatap Sehun dengan tatapan mematikan.

 

“apa kalian puas eoh?” teriak Jungkook. “noona , kau ini sangat jahat. bagaimana bisa kau memilih Nichkhun dan mengabaikan pria yang mencintaimu? kalian berdua akan menyesal sudah mempercayai pria brengsek itu.” ucap Jungkook sambil menaruh sapu tangan itu di meja nakas Tiffany dan keluar dari kamar Tiffany.

 

Tiffany menangis sejadinya dan makin menenggelamkan wajahnya di bantal. Sehun duduk di sisi ranjang Tiffany dan mengusap wajahnya.

Di sisi lain di rumah itu, Hwang JaeSung menggerakan jarinya perlahan dan meneteskan airmatanya dalam keadaannya yang masih koma dan belum sadar.

 

 

*****

 

POV

 

H-3 to wedding days.

 

 

Tiffany masih merenungkan dirinya di dalam kamar miliknya. Tiffany menoleh ke arah lemari yang sekarang sudah tidak ada cermin disana karena hancur saat Sehun menghajar Siwon tempo hari. Tiffany melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya, Saat ia keluar ia melihat Jungkook yang berjalan dari kamarnya menuju kamar JaeSung. Jungkook harus melewati kamar Tiffany untuk menuju kamar appa-nya itu. Sehun yang baru saja muncul dari arah tangga langsung mendekat ke arah Tiffany.

 

“noona, kajja kita sarapan” ajak Sehun

“Kookie apa kau sudah sarapan?” tanya Tiffany dengan tersenyum manis pada Jungkook.

“tidak usah memperdulikanku lagi” ucap Jungkook. Sehun menarik tangan Jungkook namun Jungkook dengan cepat menjauhkan tangannya dari Sehun.

“tidak bisakah kau bersikap sopan pada kakakmu eoh?” bentak Sehun.

“urus saja urusan kalian. bukankah sebentar lagi Tiffany noona menikah? apa yang ada di pikiran kalian mengurus pernikahan saat kondisi appa masih koma? aku rasa kalian yang seharusnya belajar menghargai” ucap Jungkook sambil berlalu begitu saja meninggalkan Sehun dan Tiffany.

 

Tiffany menahan airmatanya melihat sikap Jungkook yang semakin acuh padanya. Jungkook pun masuk ke dalam kamar JaeSung. Jungkook membulatkan matanya saat melihat JaeSung membuka matanya dan menatap Jungkook yang baru saja masuk ke kamar JaeSung.

 

“aigoo~~ appa !!” teriak Jungkook.

 

Sehun dan Tiffany pun berlari ke kamar JaeSung. Tiffany membulatkan matanya melihat appa-nya sudah membuka matanya.

 

Thanks God.. appa kau sadar?” tiba-tiba kedua perawat JaeSung yang di bayar Tiffany untuk menjaga JaeSung pun masuk ke dalam kamar JaeSung dan memeriksa JaeSung.

 

 

 

Malam harinya JaeSung sudah bisa di ajak komunikasi tapi belum di perbolehkan membahas hal-hal yang berat. Jungkook tersenyum di samping JaeSung sambil mengelus punggung tangan JaeSung.

 

“Kookie , apa benar Tiffany akan menikah dengan Nichkhun?”

“kenapa kau tau appa?”

“entahlah , aku selalu merasa Tiffany datang dan menceritakan banyak hal yang terjadi. aku seperti bermimpi dan mendengar Tiffany bercerita banyak hal padaku termasuk hubungan tidak baikmu bersama Sehun karena pernikahannya” ucap JaeSung. Jungkook menyunggingkan senyumnya , Tiffany memang setiap hari datang ke kamarnya dan bercerita pada appa-nya meskipun appa-nya sedang koma.

“3 hari lagi mereka akan menikah appa”

“mwo? 3 hari? Kookie , beritahu Tiffany tentang ke licikan Nichkhun” ucap JaeSung.

“itu sudah aku lakukan , Nichkhun lebih pintar appa. tapi aku belum memberitahu bahwa Nichkhun adalah ayah kandung dari HaJeon. sebenarnya Nichkhun adalah mantan kekasih Jessica.”

“jadi Nichkhun adalah ayah kandung anak yang kau ceritakan waktu itu pada appa?”

“ooh.. Siwon hyung memintaku tidak memberitahukan ini pada Tiffany noona sebelum Tiffany noona yang mengetahuinya sendiri” ucap Jungkook.

 

“apa yang kau katakan itu Kookie?” Jungkook dan JaeSung menoleh ke arah Tiffany yang berdiri di ambang pintu kamar. Jungkook mengusap wajahnya dan menatap Tiffany.

“katakan sekali lagi Kookie apa yang kau katakan itu?” tanya Tiffany.

“aku melihat Nichkhun bersama Jessica 2 tahun lalu di bandara dan Jessica sedang mengandung anak Nichkhun. Siwon hyung bersedia menjadi ayah HaJeon karena Jessica mengalami masalah saat ia harus menghadapi kedua orangtuanya. sudahlah lagipula itu tidak penting untukmu” ucap Jungkook.

 

Tiffany membalikan tubuhnya dan berlari keluar rumah dan mengendari mobilnya dengan kecepatan tinggi.

—-

 

Tiffany melajukan mobilnya menuju rumah seseorang yang  ini juga pertama kalinya ia menuju rumah itu. Tiffany  keluar dari mobilnya dan berlari ke arah pintu rumah itu. Tiffany menekan bell di rumah itu dan tidak lama kemudian seseorang membukanya.

 

“Tiffany eonni?” ucap SooJung.

“aku harus bertemu Jessica , SooJung-ah” ucap Tiffany.

“masuklah eonni”

 

Tiffany pun masuk ke dalam rumah Jessica. ia melihat Taeyeon, Jiyong, Taehyung, Yeri, Jaehyun, Donghae dan Jessica yang sedang menggendong HaJeon. Jessica mendekat ke arah Tiffany dan tersenyum padanya.

 

“Tiffany kenapa kau menangis?” tanya Jessica.

“apa benar Nichkhun adalah ayah kandung HaJeon?” Jessica menegang mendengar ucapan Tiffany. beberapa  orang terkejut dan beberapa orang menundukan kepalanya karena akhirnya Tiffany mengetahui kebenarannya.

“apa maksudnya bahwa Nichkhun-ssi adalah ayah kandung HaJeon? noona jelaskan padaku !” ucap Jaehyun dengan penuh keterkejutan.

“Nichkhun memang ayah kandung HaJeon. dia kekasihku di Jerman , aku kembali ke Korea saat aku mengandung anaknya tapi dia menjemputku dan membawaku kembali ke Jerman. aku memang wanita bodoh yang mencintainya saat itu. itu kenapa Jungkook sangat membenci Nichkhun , karena Jungkook mengetahui bahwa Nichkhun adalah ayah kandung HaJeon. Siwon oppa membantuku saat itu , tapi aku yang membuatnya menderita karena menolongku” ucap Jessica. Tiffany runtuh dan menangis sejadinya, Jiyong mendekat ke arah Tiffany dan membatunya berdiri.

“karena kau sudah mengetahui semuanya. aku juga ingin mengatakan tentang kematian Yuri sahabatmu dan juga sahabat istriku” ucap Jiyong. Taeyeon mengerutkan dahinya mendengar ucapan suaminya itu.

“apa maksudmu yeobo?” ucap Taeyeon.

“saat Tiffany masih berpacaran dengan Nichkhun. Yuri dan Nichkhun menjalin hubungan di belakangmu. entah berapa lama Nichkhun dan Yuri berselingkuh di belakangmu, pada akhirnya Yuri hamil tapi Nichkhun meminta Yuri menggugurkannya. saat itu Yuri ingin menemuimu dan mengatakan kebenarannya tapi Nichkhun mengancamnya , dia akan menghajarnya dan membunuh anak yang di kandung Yuri sekaligus dirinya. Yuri merasa terpukul dan ia pun bunuh diri bersama jabang bayinya. Yuri menulis semuanya di buku diary miliknya sebelum ia meninggal” ucap Jiyong.

“aku sudah membuat kesalahan besar meninggalkan Siwon oppa. eottokhae?” ucap Tiffany.

“belum terlambat Tiff.. kita temui Nichkhun dan dia harus mempertanggung jawabkan semua ini” ucap Jiyong.

 

 

*****

 

POV

 

Tiffany datang ke appartement milik Nichkhun. berkali-kali ia mengetuk pintu namun tidak ada yang membukanya. tiba-tiba seseorang membukanya , Tiffany menyunggingkan senyumnya melihat seorang wanita yang membukakan pintu untuk Tiffany.

 

“Nuguseo?” tanya wanita itu.

“Tiffany Hwang imnida. nuguya?”

“Nam Jihyun imnida. ada apa kau datang kemari eoh?” tanya Jihyun.

“aku ingin bertemu Nichkhun. apa dia ada didalam?’ Jihyun mengangguk.

baby.. ada yang mencarimu” teriak JiHyun.

“nugu?” ucap Nichkhun sambil mendekat ke arah pintu. Nichkhun terkejut melihat Tiffany yang berdiri di depan appartementnya.

“Tiffany?”

“kau mengenalnya?” tanya Jihyun.

“aku rasa ini sudah mewakili kedatanganku kemari Dr. Horvejkul, aku harap kau tidak akan menemuiku lagi dan jangan mencariku” ucap Tiffany. tiba-tiba beberapa polisi datang dan menodongkan pistol pada Nichkhun.

“waeyo?” ucap Nichkhun. Tiba-tiba Jiyong datang dan menatap ke arah Nichkhun

“Jiyong?”

“kau masih mengenalku? aku adalah kakak dari Kwon Yuri.. Kwon JiYon. Nichkhun-ssi apa kau ingin mengatakan sesuatu sebelum kau di tangkap?” ucap Jiyong.

“ada apa ini?” tanya kebingungan Jihyun.

“bawa pria ini” ucap Jiyong pada anak buahnya. “dan kau Ny. Nam Jihyun lebih baik kau pergi dan lupakan Nichkhun” ucap Jiyong.

“Tiffany , bantu aku ada apa ini?” ucap Nichkhun

“membantumu? kau sudah membuat Siwon oppa meninggalkanku dan sekarang kau memintaku untuk membantumu? tidak akan pernah Nichkhun.. kau sudah banyak mengecewakanku. kau membuat sahabatku Yuri bunuh diri dan membuat Jessica menderita. lebih baik kau masuk ke dalam jeruji besi dan renungkan semua kesalahanmu” ucap Tiffany.

 

Nichkhun pun di seret beberapa polisi menuju kantor polisi. Jiyong menepuk pundak Tiffany.

 

“terima kasih kau mau membantuku. aku tidak bisa menghubungi Siwon saat ini mianhae” ucap Jiyong.

“gwenchana oppa. aku yakin Siwon oppa akan kembali padaku” ucap Tiffany.

 

 

*****

 

1 tahun kemudian

Donghae & Jessica‘s Wedding day

POV

 

 

“Tiffany kau datang?” ucap Jessica.

“hmm.. mana mungkin aku tidak datang. aku senang pada akhirnya kau menikah dengan Donghae oppa yang sangat menyanyangimu” ucap Tiffany.

“aku yang lebih beruntung Tiff. kau tau butuh 1 tahun aku menunggu jawaban dari Jessica” ucap Donghae.

“baiklah aku akan mengambil beberapa hidangan. perutku lapar” ucap Tiffany. Jessica dan Donghae terkekeh mendengar ucapan Tiffany. Ia pun berlalu meninggalkan Donghae dan Jessica.

 

“oppa apa kau sudah menyuruh Siwon oppa datang?”

“kau tenang saja itu sudah ku atur dengan sangat sempurna.”

 

Tiffany berdiri menghadap danau yang berjarang 10 meter dari garden party di pernikahan Jessica dan Donghae. ia menoleh ke arah pesta dan tersenyum memandangi semua orang bahagia dengan pasangan dan hidupnya masih-masing.

 

‘aku sangat bahagia melihat semuanya tersenyum Sehun dan wendy, Jungkook dan Yeri , Taeyeon dan Jiyong yang sedang menikmati kehadiran anak mereka JiYeon , Taehyung yang sekarang mulai menjalin asmara dengan  Kim Chanmi, SooJung dan Jongin , Jaehyun yang saat ini memiliki kekasih bernama Lee SuJi, Jessica dan Donghae yang saling mencintai dan HaJeon yang ada di tengah-tengah mereka, bahkan Seulgi sekertaris pribadi Siwon oppa pun sudah memiliki kekasih Park Chanyeol , dan satu lagi appa yang sekarang hidup bahagia karena penyakitnya sudah hilang perlahan-lahan dan melihat ketiga anaknya termasuk aku kembali akrab dan menyayanginya. Nichkhun oppa yang sudah di bebaskan dari tuntutan oleh Jiyong oppa dan dia pun memilih menikahi Nam Jihyun dan hidup di Thailand dengan bahagia. andai saja ada Siwon oppa disini aku tidak akan merasa sesedih ini dalam keramaian’ batin Tiffany.

 

Tiffany memejamkan matanya. Tiba-tiba ia merasakan sesuatu yang ia yakin ini adalah sepasang tangan yang melingkar di perutnya, Tiffany membuka matanya dan menoleh ke arah belakang.

 

“Siwon oppa?” ucap Tiffany sambil memutar tubuhnya dan berhadapan dengan Siwon.

“mwo?”

“kau-” Siwon memeluk Tiffany dan mencium keningnya.

“bogoshipoyo” Tiffany membalas pelukan Siwon lebih erat. Tiffany melepaskan pelukannya dan menatap Siwon.

“beratus-ratus kali aku menghubungimu , mengirimmu pesan , meninggalkan segudang pesan di akun media sosial tapi kau tidak membalasnya. apa kau tau aku tersiksa tanpa adanya dirimu eoh? seharusnya kau membalas dan menghubungiku tapi kau malah men- ”

 

Siwon membungkam mulut Tiffany dengan ciumannya. Tiffany membulatkan matanya menerima gerakan tiba-tiba dari Siwon. Siwon melepaskan ciumannya dan menatap Tiffany.

 

“apa ini caramu menyambutku? menyalahkan semuanya padaku eoh? kau ini egois sekali.” ucap Siwon. Tiffany memeluk Siwon dan mengecup bibirnya. Siwon membalikan tubuh Tiffany dan memeluknya dari belakang.

 

“apa kau tidak ingin menikah seperti Jessica dan Donghae?” tanya Tiffany. Siwon mengeratkan pelukannya di perut Tiffany dan mencium pipi Tiffany.

“apa kau ingin menikah denganku?” Tiffany mengangguk tanda menjawab pertanyaan dari Siwon. Tiffany mengeluarkan cincin milik Siwon dari kalung liontin kepala babi di kalung yang menggantung di lehernya. Tiffany pun memakai kalung itu kembali dan memasukan cincin itu di jari Siwon. Tiffany juga menyerahkan sapu tangan berwarna pink berukirkan namanya pada Siwon.

“seharusnya kau tidak perlu menyerahkan milikmu padaku oppa. mian..” ucap Tiffany. Tiffany memutar tubuhnya dan berhadapan dengan Siwon.

“menikahlah denganku Tn. Choi Siwon” ucap Tiffany.

“apa ini adalah lamaranmu untukku?”

“menurutmu?” Siwon menarik tubuh Tiffany lebih dekat dengannya.

“persiapkanlah untuk bulan depan Ny. Hwang kau akan menikah denganku” ucap Siwon.

 

Tiffany pun menjinjitkan kakinya dan mencium bibir Siwon. mereka menyalurkan semua rasa cinta dan kerinduan mereka di ciuman itu. tiba-tiba seseorang melempar ranting pohon ke arah mereka membuat mereka menghentikan ciumannya dan menoleh ke arah seseorang yang melemparkan ranting pohon ke arah mereka.

 

“apa kalian pikir ini adalah pesta kalian eoh? Siwon kenapa kau mencium Tiffany tanpa persetujuan dariku?” teriak Hwang JaeSung. semua orang tertawa melihat wajah Siwon dan Tiffany yang memerah karena semuanya melihat Siwon dan Tiffany berciuman.

 

Siwon menoleh ke arah Tiffany dan mereka pun saling berpandangan. Siwon dan Tiffany berpelukan erat.

Pada akhirnya merekalah yang menyempurnakan kisah dan cerita mereka. kebahahagian dalam sebuah hubungan adalah ketika kita menghargai kejujuran dan menerima kejujuran itu dengan hati yang ikhlas, meskipun terkadang kejujuran menyakitkan tapi itulah toleransi. Menerima dan mencintai apa adanya seorang pasangan adalah hal terpenting dalam hubungan, mencintainya dengan tulus, melihatnya dengan apa adanaya dirinya, menerima kekurangannya sebagai kelebihannya dan saling percaya. Kepercayaan, Kesetiaan , Kejujuran dan Keikhlasan adalah bagian dari bagaimana kita mencintainya. Be Natural ..

 

 

The End

 

 

 

 

Mungkin endingnya mengecewakan , mian.. aku berharap para readers bisa tetep support karya-karya yang aku buat, semoga ga mengecewakan.. kalo ada readers yang kreatif suka bikin poster Sifany boleh ko di kirim ke dewiastri688@gmail.com garis besar (aku gaptek banget edit-edit foto dan bikin poster) , karena terkadang aku selalu muncul ide cerita kalo liat poster dan judul yang menarik..  Keep RCL ya.. Gomawo J J J ..

 

Iklan

25 respons untuk ‘(AR) Be Natural Part 9 (End)

  1. Finally rasa penasaran terbayarkan sama ending ff ini. Siwon oppa sama Tiffany enggak tau tempat ya kalo udh ketemu. Back hug, manis banget sih Siwon oppa. Bayangin Siwon oppa kasih back hug Fany eonni aja udh baper lihatnya gimana kalo real,…ehhh keceplosan hihi. Thumbs Up buat Author sudah menyelesaikan tugas dan bikin rasa penasaran Readers semua hilang di gantikan dengan senyuman-senyuman*awas jangan senyum-senyum sendiri lihat Layar handphone or pc*. Oh iya fighting author nim di tunggu arya selanjutnya… harus baca!

  2. Akhirnya selesai juga pada awal part ini menguras emosi karena kelicikan nichkhun dan membuat sifany pisah tapi pada akhir part menjadi happy ending hanya saja kenapa kurang greget diakhir part. Tapi terimakasih thor sudah merampungkan ff ini. Ditunggu karya karya terbarunyaa😁😁😁😁

  3. aku bener benr gak suka sama endingnya sumpah.. kenapa gk ada cerita penyesalanya tiffany sama sehun -_- padahal mereka yg dulu benci banget sama siwon.. apalagi setelah semua yg terjadi, siwon memaafkan tiffany gitu aja.. cihh tiffany tuh gk tau malu -_-
    haduhh maafkan daku esmosi dan berkata kasar.. tapi seidaknya aku bahagia happy ending..

  4. Greget loh saya baca’a
    klo mnurutku end’a kecepetan dh, dr sehun, tiffany n nickhun penyesalan’a kurang dpt dan ga dicritain gmn menyesal’a mreka krn udh ga prcaya sm siwon, klo perlu nickhun’a di buat gila atau mati biar keliatan gtu karma’a haha.. *mian
    itu aj sh menurutku
    tp crita’a tetep bgus kok dan yg penting happy end lah
    yeahh SIFANY forever
    ditnggu karya selanjut’a

  5. ahhh akhirnya yg ditunggu tunggu nongol jugaa.. huaa endingnya bagus banget thor, romantis banget aku suka. akhirnya mereka bisa kembali bersama. pokoknya the best lah buat ff ini.
    ditunggu karya selanjutny ya thor

  6. Q sk dg alur crt dr awl ampe akhir.ikt sng krn mrk akhirny bsm dg psgan yg dicintai.
    Setuju jg author kpcyaan,cinta.jujur,mghrgai,toleransi,ksbrn adl point utk raih kbhgiaan dgn org tcinta.bnyk hal yg didpt dr crt ini.
    Utk tiap perbuatan sll ad resikony n kunciny adl wktu.
    SiFany bs bktikn hal itu n bisa bsm bhgia slmny.^^
    Ditggu crt slnjutny..^^

  7. Akhirnya happy ending 😁
    Btw itu ohse gaada kata2 maaf n penyesalan apa gitu yah ke siwon? Kesel diawal dia mati2an bela nichkhun tp akhirnya jilat lidah sendiri 😪
    Keep it up thor-nim, selalu menunggu karyamu yg selanjutnya 👌

  8. Akhirnya Happy ending juga 😍😍😍😅
    Awalnya kesel sama ff ini karena konfliknya tuh rumit banget , tiffany yang gampang banget kepengaruh sama nichkhun , ampe ninggalin siwon dan ngga percaya sama siwon padahal jungkook udah berusaha jujur 😂
    Btw thank you Kak udah buat ff sifany yang keren , yang bisa ngobati rindunya prophets sama moment mereka 👏👏

    Ditunggu karya sifany yang lain , fighting Kak 😆😆👌👌

  9. huaahh happy ending jg ternyata. tapi menurut aku ya thor, saat puzzle nya terpecahkan itu kurang dapat feelnya. so far so good thor!!
    ready to the next works. fighting!

  10. Akhirrnyaaaaaa….. tapi sifany nya dikittt hihihi
    Okeh di tunggu ff selanjutnya….. boleh request??
    Kangen ff yg fakta atw momen sifany tapi menjrut pandangan sifany shipper

  11. Seharusnya nickhun di tembak mati aja, dan sehun juga dicaci kesel juga sama sehun, saking keras kepala dan merasa udh benar karna berpihak sama nickhun. Tp endingnya tetep sweet, ditunggu karya selanjutnya

  12. Cerita nya udah bagus.. saya setuju dengan apa kata @Jang Nhaeyo.. bagian penyesalan nya kurang dari sehun dan tiff udh gak percaya sama siwon. Gak ada di ceritanya. Kalau ada tambah cerita itu pasti bagus lagi.
    Yang penting SIFFANY Jjang !! \^_^/

  13. mian karena commentnya di part akhir aja :<
    lebih seru klo sehun dibuat menyesal humm… kesel banget yampun siwon oppa terlalu baik banget ihh di sakitin gitu ttp aja baik.. syukurlah sifany bersatu lagi aah senangnya😍

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s