(AF) Be Natural Part 7

be natural part 2

Be Natural
(chapter 7)

 

Author :

Dewi Astri

 

Main Cast :

Choi Siwon – Tiffany Hwang

 

Other Cast :

Jeon Jungkook a.k.a Hwang Jungkook – Oh Sehun a.k.a Hwang Sehun – Son Seungwan (Wendy) – Kim Yeri – etc.

 

Genre : Romance

Rate : 16

Lenght : –

 

Disclaimer :

“FF ini tercipta asli dari pemikiran sendiri. Semoga dapat di terima baik oleh para readers”

Sehun menatap tajam ke arah Jungkook yang sedang berdiri di samping Hwang JaeSung. Jungkook menyunggingkan senyumnya melihat tatapan tak suka dari Sehun. tiba-tiba Tiffany datang dan berdiri di depan Jungkook dan JaeSung.

 

“Sehun-ah kita bicarakan ini baik-baik..” ucap Tiffany.

“apa yang harus di bicarakan noona? appa akan tinggal disini dan itu keputusanku” ucap Jungkook.

“lebih baik appa kembali ke appartement itu lebih baik untuk appa” ucap JaeSung

“jika kau sudah mengerti kenapa kau datang ke rumah ini Tn. Hwang? seharusnya kau menolak ajakan Jungkook. itu lebih baik” ucap Sehun.

“kenapa? bukankah rumah ini juga dari hasil keringat appa?” ucap Jungkook.

“Jungkook ! sudah ku katakan padamu aku tidak menerima kehadiran pria kotor yang mengaku sebagai ayahku ini” teriak Sehun.

“Sehun !!” bentak Tiffany.

“noona apa kau keberatan jika appa tinggal disini?” tanya Jungkook. Tiffany diam tidak menjawab pertanyaan Jungkook.

“jawab noona..”

“rumah ini selalu terbuka untuk appa, tapi untuk menerimanya kembali tinggal di rumah ini aku belum bisa menerimannya” ucap Tiffany.Jungkook menyunggingkan senyumnya, JaeSung mengambil koper miliknya yang sedari tadi di genggam oleh Jungkook.

“Kookie , appa akan kembali tinggal di appartement seorang diri. kedua kakakmu benar aku belum pantas di terima kembali.” ucap JaeSung.

“baiklah jika kedua kakakku tidak bisa menerimamu apa boleh buat? tunggu disini appa , aku akan ke kamar mengambil sesuatu. jangan pergi sebelum aku keluar dari kamarku” ucap Jungkook.

“Kookie apa yang akan kau lakukan?”

“aku akan melakukan apa yang harus seorang putra lakukan pada appanya. jangan pergi sebelum aku kembali” ucap Jungkook. JaeSung pun mengangguk dan berdiri menunggu Jungkook yang berlari ke dalam kamarnya.

 

Setelah beberapa saat Jungkook kembali dengan membawa koper besar dan ransel miliknya di tambah skateboard dan gitar kesayangannya. Tiffany membulatkan matanya melihat adiknya yang baru saja turun dari kamarnya begitupun dengan Sehun yang tidak habis pikir pada adiknya itu.

 

“kau mau kemana Kookie?” tanya Tiffany.

“aku sudah menelpon Siwon hyung dan aku akan tinggal di appartementnya bersama appa dan untungnya Siwon hyung adalah pria yang baik dan sangat menyayangiku” ucap Jungkook sambil mendelikan matanya pada Sehun.

“Kookie kau sudah gila? kau ingin tinggal di appartement pria sialan seperti Siwon eoh? aku tidak akan mengijinkanmu Kookie..” ucap Sehun sambil menarik kopernya.

“lepaskan hyung. sekarang aku baru mengerti kau ini gampang terpengaruh orang lain dan gampang membenci seseorang. jangan mengaturku lagi hyung..” ucap Jungkook sambil menangkis tangan Sehun dengan kasar.

“aku tidak akan menijinkanmu ke tempat pria brengsek bernama Choi Siwon itu Kookie” teriak Sehun.

“kau tau persis bagaimana diriku bukan? semakin kau melarangku semakin aku akan melakukannya. jadi, jika kau tidak ingin aku menjadi lebih melawanmu lepaskan aku dan biarkan aku pergi” Sehun menatap tajam ke arah Jungkook dan mengangkat tangannya seolah akan memukulnya.

“pukul aku hyung jika kau inginkan” ucap Jungkook.

 

BUG !!

Sehun memukul keras bagian wajah Jungkook sebelah kiri dengan sangat keras.

 

“Sehun apa yang kau lakukan?” ucap Tiffany

“pergi kau dari sini !! ” teriak Sehun pada Jungkook.

“Kookie aku mohon jangan pergi dari rumah ini , aku tidak ingin salah satu dari kalian pergi dari rumah ini aku mohon Kookie” ucap Tiffany sambil menarik tangan Jungkook.

“selama Sehun hyung tidak bisa menerima appa selama itu pula aku tidak akan kembali dan selama Sehun hyung berpihak pada Nichkhun hyung aku tidak akan kembali” ucap Jungkook “appa kajja.. kita naik taksi..” Jungkook berlalu begitu saja bersama JaeSung yang berjalan di sampingnya.

 

Tiffany runtuh ia menangis sejadinya melihat kepergian Jungkook. Sehun mengatur nafasnya yang memburu karena amarah yang begitu memuncak. Sehun menendang semua benda yang ada di dekatnya, Tiffany tidak memperdulikannya ia tetap menangis dalam kesedihannya saat ini.

 

 

*****

 

 

TIFFANY POV

 

 

Jungkook dan Sehun adalah segalanya untukku mereka lebih berharga di bandingkan diriku sendiri. sudah 3 hari dari hari dimana mereka berdua bertengkar hebat hanya karena Jungkook berpihak pada Siwon oppa dan Sehun berpihak pada Nichkhun oppa yang belum tentu kebenarannya. aku tersadar dari lamunanku saat ponselku berkali-kali berteriak memberikan pertanda bahwa ada seseorang yang menghubungiku. aku tersenyum tipis melihat nama Siwon oppa yang muncul di layar ponselku.

 

“yeobseo”

hi ..baby.. are you miss me?

“hmm.. menurutmu oppa?”

“aku rasa tidak. kau pasti sedang memikirkan Jungkook benarkan?”

“banyak hal yang aku pikirkan sekarang oppa. bahkan aku juga memikirkan tentang kebenaran yang aku juga belum tau siapa yang berbohong dan siapa yang jujur”

“kau ini.. ada apa eoh? ceritakan padaku?”

“apa kau tidak ingin pulang untuk mendengarkan ceritanya langsung?”

“hmmm .. bagaimana ya? aku rasa aku tidak bisa pulang ke Korea dengan cepat baby, mian. Jungkook baik-baik saja dia memberiku kabar setiap hari”

“benarkah? syukurlah.. bahkan dia tidak mengabariku, kenapa dia mengabarimu di bandingkan mengabariku?”

“kau cemburu?”

“anniya.. oppa, apa ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku yang belum bisa kau ceritakan padaku?”

“di sembunyikan? apa maksudnya? tidak ada.. memangnya kau merasa aku menyembunyikan sesuatu darimu eoh?”

“entahlah , aku rasa begitu”

“bagaimana jika aku memang menyembunyikan sesuatu darimu?”

“itu hakmu untuk menyembunyikannya”

“baguslah kalau begitu aku tidak perlu mengatakan apapun padamu karena lebih baik aku menyembunyikannya dari pada kau mengetahuinya”

“kau benar. oppa aku sangat lelah hari ini , aku ingin cepat terlelap dan istirahat.”

“baiklah, kalau begitu kau pergilah beristirahat dan mimpikan aku dalam tidurmu baby..”

“baiklah semoga aku memimpikanmu oppa”

“saranghae”

“nado..”

“annyeong”

“nde annyeong”

 

Aku melemparkan ponselku dan menghempaskan tubuhku kasar di atas ranjang. Aku bisa gila jika terus memikirkan tentang Jessica dan Siwon oppa.

 

“kenapa dia tidak ingin mengatakannya? apa semua ini benar? jika benar , apa yang harus aku lakukan?”

 

 

TIFFANY POV END

 

 

*****

 

1 minggu kemudian..

 

POV

 

 

Jungkook menatap ke arah jendela kaca besar di appartement Siwon yang mewah ini. ia merindukan Tiffany dan Sehun sudah hampir 1 minggu ini dia tidak bertemu dengan kedua kakaknya itu. Setiap pergi sekolah dia tidak memakai mobil Siwon yang Siwon sengaja sediakan untuk Jungkook , ia lebih memilih naik bis untuk ke sekolah, dia mengirit uang tabungannya selama ini untuk ongkosnya pergi ke sekolah.

 

“Kookie..”

“nde appa”

“ada seseorang ingin menemuimu dia bilang teman sekolahmu dan dia seorang gadis” ucap JaeSung

“gadis?”

“hmm.. temui dia. dia menunggumu di ruang tengah , cepat temui dia dan appa akan ke supermarket dengan Taehyung” Jungkook mengerutkan dahinya saat mendengar nama Taehyung

“Taehyung?”

“gadis itu datang bersama Taehyung, kalau tidak salah gadis itu yang menamparmu di hadapan appa saat appa datang ke sekolahmu waktu itu. ya sudah kau temui dia appa akan ke supermarket membeli beberapa peralatan dan sayuran” ucap JaeSung.

 

Jungkook pun berjalan menuju ruang tengah dan ia melihat Taehyung dan Yeri sedang duduk di atas sofa yang ada disana. Jungkook mendekat ke arah mereka dan tersenyum menyapa mereka.

 

“Kookie , mian tapi Yeri ingin ikut bersamaku menemuimu” ucap Taehyung.

“hmm.. gwenchana. apa kau akan mengantar appa-ku ke supermarket?”

“hmm.. abeoji memintaku mengantarnya” Jungkook mengangguk dan tersenyum pada Taehyung.

“Taehyung-ah kajja…” ucap JaeSung yang tiba-tiba datang dari belakang.

“kajja abeoji.. Kookie aku titip Yeri padamu jangan macam-macam padanya nne?” Jungkook mengangguk dan tersenyum, JaeSung dan Taehyung pun pergi meninggalkan mereka berdua.

 

Jungkook pun duduk di sebrang sofa yang di duduki Yeri. Yeri menatap Jungkook yang terlihat tidak dalam keadaan baik-baik. Yeri memberikan sandwich tuna kesukaan Jungkook yang ia masih ingat.

 

“wae?” tanya Jungkook

“kenapa apanya?”

“semenjak  aku pergi dari rumah kau sangat baik dan sering sekali memberiku sandwich baik itu di sekolah dan sekarang. ini akan menimbulkan salah paham Yeri-ah” Yeri terkekeh mendengar ucapan Jungkook yang begitu mengejutkannya saat ini.

“apa kau masih berfikir aku adalah kekasih dari Jaehyun eoh?”

“memangnya ada yang salah?”

“tentu salah , ppabo.. aku dan Jaehyun tidak punya hubungan apapun dia sahabatku” Jungkook membulatkan matanya dan tersenyum bodoh di hadapan Yeri.

“benarkah?”

“kau ini .. tentu saja benar, mana mungkin aku berbohong” Jungkook mengangguk dan mengambil sandwich buatan Yeri dan memakannya lahap.

 

Yeri tersenyum melihat Jungkook yang begitu lahap memakan sandwich buatan dirinya sendiri.

 

 

*****

 

 

POV

 

 

Tiffany masih termenung di ruang tengah rumahnya ia berkali-kali memindah-mindahkan chanel Tv, pikirannya saat ini hanya memikirkan keadaan Jungkook dan Sehun. sudah beberapa hari ini Sehun menjadi lebih pendiam dari biasanya ia tidak bicara pada Tiffany. Tiffany menoleh ke arah foto yang di pajang di dinding rumahnya foto yang begitu damai terlihat antara dirinya , Sehun dan Jungkook saling tersenyum indah dan saling merangkul satu sama lain.

Tiffany mengusap airmatanya yang mengalir di pipinya dan saat yang bersamaan tiba-tiba ia mendengar bunyi bell di rumahnya yang menandakan ada seseorang yang datang, Tiffany langsung melangkah menuju pintu dan membukanya.

 

hi..baby..

“Siwon oppa?”

“kau terkejut?” ucap Siwon sambil merentangkan tangannya meminta Tiffany untuk memeluknya. Tiffany pun memeluknya. Siwon menyungingkan senyumnya melihat ekspresi Tiffany yang sedang memeluknya tapi tidak terlihat ada raut wajah yang bahagia disana.

“lepaskan saja pelukannya jika kau tidak ingin memelukku!!” ucap Siwon yang berpura-pura kesal pada Tiffany. Tiffany tidak menghiraukan ucapan Siwon dia malah mengertakan pelukannya pada Siwon, ia tidak ingin melepaskan pelukannya karena Siwon akan melihat dirinya sedang menangis saat ini.

“bogoshipo oppa” ucap Tiffany. entah apa yang di rasakan Tiffany hatinya begitu hampa saat ini bahkan saat bertemu dengan Siwon yang kurang lebih 1 bulan ini berada di Thailand.

“benarkah?” Siwon melepaskan pelukannya namun Tiffany menundukan kepalanya ia tidak ingin Siwon melihat betapa payah dirinya saat ini.

“aku tau kau menangis Tiffany Hwang..” Tiffany pun mengangkat wajahnya dan menatap Siwon.

“kenapa kau tidak mengabariku jika kau pulang eoh?” ucap Tiffany. Siwon tidak menemukan di wajah Tiffany kegembiraan saat bertemu dengannya. Siwon membelai wajah Tiffany dan menatap wajahnya dengan seduktif.

“sebenarnya aku ingin memberimu kejutan tapi aku rasa kau tidak terkejut. apa kau sedang lelah?” Tiffany hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan dari Siwon.

“baiklah aku akan kembali lagi nanti kalau begitu. kau beristirahatlah dan jaga kondisimu, tau begini aku pulang ke appartement dulu sebelum menemuimu” Tiffany mengerutkan dahinya dan menatap wajah Siwon.

“kau belum pulang ke appartement? kau langsung datang kesini?”

“tentu. kau tau untukku sekarang kau adalah prioritas utamaku. apa kau mau ikut ke appartement bertemu Jungkook dan Hwang abeoji?”

“noona tidak akan pergi kemana pun Tn. Choi” ucap Sehun yang baru saja turun dari tangga. Siwon dan Tiffany menoleh ke arah Sehun.

“Sehun-ah , bagaimana kabarmu?” tanya Siwon. bukannya menjawab Siwon ia malah menarik Tiffany agar menjauh dari Siwon. Siwon mengerutkan dahinya ia benar-benar bingung dengan apa yang di lakukan Sehun.

“perlu berapa wanita lagi yang kau sakiti? perlu berapa korban lagi yang menderita? apa kakakku juga target korbanmu eoh?” ucap Sehun

 

BUG!! Siwon tersungkur dan jatuh ke lantai karena pukulan yang di layangkan oleh Sehun.

 

“Sehun-ah apa yang kau lakukan?” teriak Tiffany. Saat Tiffany akan membantu Siwon berdiri Sehun menggenggam tangan Tiffany lebih erat agar ia tidak bisa kemanapun.

“mwoya?” ucap Siwon “apa salahku? kenapa kau memukulku?” tambah Siwon

“apa salahmu? kau masih bertanya? setelah kau menjalin hubungan dengan Jessica Jung kau mengirimnya ke Jerman dan melahirkan anakmu disana. setelah itu kau meninggalkan Jessica Jung. apa yang kau lakukan sekarang Tn. Choi? menggoda kakakku untuk menjadi korbanmu selanjutnya eoh?” teriak Sehun.

“mwo? aku punya anak? apa yang kau katakan?”

“kau masih mengelak? anak Jessica Jung bernama Choi HaJeon dan kau yang bertanggung jawab atas anak itu, kau adalah ayahnya.”

“ini tidak benar , aku memang bertanggung jawab atas HaJeon tapi bu-”

“oppa , lebih baik kau pulang kita akan bicarakan hal ini nanti. aku harap kau mengerti..” ucap Tiffany. Siwon pun mengangguk paham atas apa yang di katakan Tiffany.

“baiklah , aku pulang.. annyeong..”

 

Siwon melangkah keluar dari rumah Tiffany dan membuka pintu mobil miliknya. Siwon kembali menoleh ke belakang , ia masih bisa melihat jelas Tiffany masih menatap ke arahnya. Ia pun masuk ke dalam mobil dan pergi menjauh dari sana.

Tiffany menangis melihat Siwon pria yang ia sayangi harus seperti ini, meskipun hal ini belum pasti ia merasa Siwon sudah menyakitinya.

 

“berhentilah menangis noona. kau tidak pantas menangisi pria itu.” ucap Sehun.

“hmm.. bagaimana jika ini terjadi padamu dan Wendy? apa kau akan tetap tegar?”

“Wendy adalah kekasihku dan aku sangat mengenal Wendy, dia sangat menyayangiku. kau tau karena hal ini aku juga bertengkar dengan Wendy , karena Wendy membela pria brengsek itu Wendy tidak mengabariku ini karena pria itu” Sehun pun berlalu meninggalkan Tiffany yang masih mematung menghadap pintu.

 

 

*****

 

POV

 

 

Siwon masuk ke dalam appartementnya , ia melihat appartementnya sangat rapi dan ada aroma therapy yang menenangkan. Siwon tersenyum saat melihat JaeSung yang sedang membaca buku bisnis miliknya dan mendengarkan musik classic dari ponselnya, ditambah dengan kacamata yang di pakainya untuk membantunya membaca. tiba-tiba JaeSung menoleh ke arah Siwon.

 

“Siwon-ah? kau sudah pulang?”

“nne abeoji”  JaeSung pun mematikan musik yang berasal dari ponselnya dan menyambut Siwon.

“abeoji kenapa dimatikan?”

“ini appartementmu aku tidak bisa seenaknya disini bukan? Siwon-ah aku benar-benar minta maaf atas sikapku tempo hari padamu.” ucap JaeSung. Siwon tersenyum sambil menggelengkan kepala.

“anniyo abeoji. ak-”

“hyung !!” teriak Jungkook. Siwon pun menoleh ke belakang dan melihat anak sekolah itu yang masih memakai seragam sekolahnya. Jungkook berlari dan memeluk Siwon.

“bogoshipo hyung” ucap Jungkook. Siwon menghirup bau keringat dari tubuh Jungkook dan lehernya yang basah. Siwon pun melepaskan pelukannya.

“Kookie, kenapa kau berkeringat?” Jungkook gelagapan menjawab pertanyaan Siwon.

“a-ak-aku.. naik bis dan hampir saja aku tertinggal bis, jika aku tidak berlari mungkin aku tidak akan pulang tepat waktu.”

“mwo? kau naik bis?”

“tidak terlalu buruk untuk naik bis bukan , ya meskipun penuh perjuangan dan berdesakan aku tidak masalah.” ucap Jungkook.

“aku kan sudah menyediakan mobil untukmu dan kau bisa menggunakannya” Jungkook menggelengkan kepalanya.

“aku belum memiliki SIM aku tidak ingin memakai mobil” ucap Jungkook sambil mengambil segelas air di dapur. Siwon mendekat pada Jungkook dan menjitak kepalanya.

“heh anak nakal , sejak kapan kau perduli akan peraturan eoh? kau selalu membawa motor dan mobil tanpa SIM” ucap Siwon.

“sudahlah hyung jangan membahas yang tidak penting. kau menyediakan tempat tinggal untukku dan appa itu saja sudah cukup untukku , aku harus mandi” Jungkook pun berlalu di hadapan Siwon. JaeSung tersenyum melihat tingkah putra bungsunya itu.

 

 

*****

 

 

POV

 

Keesokan harinya Siwon kembali ke kantornya dan mulai menata ulang semua struktur di kantornya. Wendy dan Son JeongSik tersenyum menyambut Siwon yang datang ke kantornya, Wendy memeluk Siwon dan menangis di dada bidang milik Siwon.

 

“kau menangis? wae?”

“entahlah oppa , ini semua karena Sehun pria menyebalkan itu membuatku seperti ini” ucap Wendy.

“sudah jangan menyalahkan siapapun. bagaimana kabar di kantorku selama aku tidak ada disini?” tanya Siwon.

“baik, lebih baik saat kau tidak ada disini oppa” Siwon mencubit pipi chubby milik Wendy.

 

Tiba-tiba ponsel Siwon berdering , ia pun mengambil ponselnya yang ada di saku jas saat ia melihatnya layar di ponselnya ternyata bukan nomer yang di kenal. Siwon ragu unuk menjawab panggilan telepon itu namun akhirnya ia pun mengangkatnya.

 

“yeobseo”

“Choi Siwon? aku adalah orang yang perduli padamu. Tiffany Hwang kekasihmu itu , dia sudah menipu dirimu dia membalikan fakta tentang dirimu dan Jessica Jung agar perselingkuhannya tidak di ketahui olehmu. datanglah ke kantor Tiffany sekarang kau bisa melihat bagaimana Tiffany bermain api di belakangmu”

“nuguseo?”

 

TUT TUT TUT…

 

“yeobseo? hey !!”

 

“oppa waeyo?”

“anniyo. aku harus ke kantor Tiffany sekarang.” Siwon pun berlalu dari hadapan Wendy.

 

 

 

 

Disisi lain Tiffany yang sedang melihat-lihat hasil rancangannya harus terhenti karena ulah Nichkhun yang mengganggunya dengan melempari Tiffany dengan snack yang ia makan.

 

“oppa !! kau membuat kantorku berantakan” ucap Tiffany.

“kau marah? aigoo~~ sudahlah kau jangan bekerja terus , aku ingin mengobrol denganmu hari ini ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu.” Tiffany menghentikan kegiatannya dan bangkit dari duduknya ia berniat untuk mengisi gelasnya yang kosong dengan minuman yang ada di kulkas di ruang kerjanya. Nichkhun mengikutinya dan membuat Tiffany kesal.

“oppa !!”

“nde..”

“aish~ kenapa aku harus berteman denganmu? menyebalkan” ucap Tiffany. Nichkhun menggenggam tangan Tiffany dan menatapnya lekat.

“apa kau masih menyukaiku?”

“nde?”

“Tiff, jujur saja semenjak aku berpisah denganmu aku menyesal. aku masih menyukaimu dan sangat mencintaimu” Tiffany terkekeh mendengar ucapan Nichkhun.

“kenapa kau tertawa?”

“jika kau menyesal berpisah denganku seharusnya saat di Jerman kau tidak mempunyai kekasih” ucap Tiffany.

“aku serius Tiffany.” Tiffany menghentikan tawanya dan melihat tajam ke arah mata Nichkhun.

“oppa aku sudah memiliki Siwon oppa dan aku mencintainya”

“tapi bukankah Siwon sudah memiliki seorang anak?”

“itu belum terbukti. sudahlah , kau ini ..” Tiffany pun berlalu.

 

Nichkhun menarik tangan Tiffany dan mencium bibirnya tiba-tiba, Nichkhun mendekapnya sangat erat membuatnya tidak bisa bergerak dari Nichkhun. di saat yang bersamaan Siwon masuk ke dalam ruang kerja Tiffany dan terkejut melihat adegan ciuman antara Nichkhun dan Tiffany. Nichkhun menyunggingkan senyumnya menyadari keberadaan Siwon. Tiffany memberontak tapi Nichkhun makin mendekapnya erat. Tiffany tidak menyadari kehadiran Siwon karena posisi Tiffany membelakangi pintu masuk. Nichkhun melepaskan ciumannya dan menatap Tiffany.

 

“oppa ka-”

“Siwon” ucap Nichkhun. Tiffany membulatkan matanya saat mendengar Nichkhun menyebut nama Siwon.

“Siwon?” ucap Tiffany. Tiffany mengikuti arah tatapan Nichkhun, saat ia membalikan tubuhnya ia terkejut melihat Siwon yang berdiri dan menatap tajam ke arahnya. Tiffany menegang , Siwon pasti salah paham.

“oppa??” Siwon hanya tersenyum tipis. ia membalikan tubuhnya dan hendak pergi dari ruang kerja Tiffany namun saat yang bersamaan Sehun masuk ke dalam ruang kerja Tiffany.

 

Sehun langsung menarik baju Siwon dan mengangkat tangannya bersiap melayangkan pukulannya pada Siwon. namun Tiffany menahan Sehun agar tidak memukul Siwon.

 

“sudah ku katakan jangan menemui kakakku lagi” teriak Sehun di depan wajah Siwon. Siwon pun melepaskan tangan Sehun yang menarik bajunya.

“aku harus pergi masih banyak hal yang harus aku kerjakan.. annyeong” Siwon pun berlalu keluar meninggalkan ruang kerja Tiffany. Sehun menahan tangan Tiffany yang hendak menyusul Siwon.

“Sehun kau keterlaluan.”

“keterlaluan apa maksudmu noona?” Tiffany langsung berlari keluar menyusul Siwon.

 

Tiffany berlari secepat mungkin agar tidak kehilangan jejak Siwon saat ini. Tiffany mengatur nafasnya dan tersenyum tipis saat Siwon masih berjalan menuju pintu elevator, Siwon menoleh ke arah samping ia melihat Tiffany sedang mengatur nafasnya sambil menatap dirinya.

 

“oppa kita harus bicara” Siwon tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

“aku rasa tidak Tiffany-ah”

“Tiffany-ah? kenapa kau memanggil namaku seperti itu oppa? panggil aku seperti biasanya kau panggil” ucap Tiffany.

“masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan , kau taukan aku sedang mendapatkan masalah yang rumit?”

“andwae !!”  Siwon menatap ke arah jari Tiffany , ia melihat cincin pemberiannya masih melingkar indah di jari manis Tiffany.

“kenapa kau masih memakai cincin itu?” Tiffany mengepal tangannya sendiri dan memejamkan matanya sekejap.

“oppa , kita harus bicara. kau salah paham apa yang kau lihat itu tidak sama dengan apa yang kau pikirkan.”

“kau tau apa yang aku pikirkan eoh? daebak!!”

“aku dan Nichkhun oppa ti-”

“Tiffany-ah.. kau tau apa yang membuatku pulang dari Thailand? buka perusahaanku ataupun bukan hal yang lainnya tapi dirimu. besok ada rapat wali murid di sekolah Jungkook. Hwang abeoji tidak dapat hadir karena besok adalah jadwalnya therapy. Jungkook memintaku hadir besok ke sekolah untuk menjadi walinya, tapi aku rasa aku tidak bisa jadi kau datanglah ke sekolah. aku harus pergi Tiff..” Siwon pun masuk ke dalam elevator dan meninggalkan Tiffany yang masih berdiri mematung disana.

 

Tiffany menangis dan memikirkan apa yang sudah ia lakukan saat ini. Appa-nya, Jungkook dan juga Siwon ketiga pria itu menjauh darinya saat ini. Tiffany rubuh dan menangis sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Sehun merangkul Tiffany agar kakaknya itu berdiri.

 

“noona ak-”

“aku sedang tidak ingin mendengarkan apapun” Tiffany pun berlalu meninggalkan Sehun.

 

Tiffany membuka pintu ruang kerja Tiffany dan melihat Nichkhun yang masih ada disana. tanpa memperdulikan keberadaannya Tiffany duduk di kursi kebesarannya dan menangis sejadinya disana.

 

“Tiffany-ah mian -”

“pergilah oppa, aku sedang ingin sendirian. jeongmal..” Nichkhun pun mengangguk dan mengambil kunci mobil miliknya.

“maafkan aku Tiff..” Nichkhun pun membalikan tubuhnya dan tersenyum penuh kemenangan sambil keluar dari ruang kerja Tiffany.

 

Tiffany kembali menangis sejadinya dan menatap cincin yang melingkar di jari manisnya saat ini.

 

 

*****

 

 

POV

 

 

Jungkook berjalan masuk ke dalam sekolahnya. banyak murid-murid yang lain menatap aneh padanya membuat Jungkook merasa ada yang salah pada dirinya hari ini. Jungkook memeriksa pakaiannya dan tidak ada masalah dengan seragam yang ia pakai. Jungkook menundukan kepalanya melihat apa terjadi sesuatu pada celana dan sepatunya? dia sangat sempurna memakai sepatu dan celananya.

 

“Kookie..” Jungkook mengangkat kepalanya dan terkejut melihat Tiffany berdiri tepat di hadapannya. sekarang dia tau kenapa para murid yang lain menatapnya aneh pagi ini, itu semua karena Tiffany. penampilan Tiffany yang sempurna di tambah kecantikannya membuat para murid memusatkan pandangannya pada Tiffany dan Jungkook sebagai adiknya.

“Kookie, kenapa kau baru datang?” tanya Tiffany. tiba-tiba 2 orang murid perempuan mendekat ke arah mereka.

“Jungkook-ah kau sangat beruntung mempunyai seorang kakak perempuan yang cantik dan berbakat karena kakakmu designer  terbaik di Korea ini.” ucap salah satu murid wanita itu.

“pergilah atau aku akan membuat kalian menyesal..” ucap Jungkook. kedua murid perempuan itu pun mendelik kesal pada Jungkook dan berlalu begitu saja.

“Kookie kena-”

“kenapa noona datang ke sekolah?” Tiffany menelan ludahnya seolah ia tidak bisa menjawab pertanyaan dari Jungkook.

“aku datang sebagai walimu. kenapa kau tidak memberitahukan bahwa hari ini ada pertemuan orangtua atau wali murid di sekolah eoh? dan kenapa kau menyuruh Siwon oppa yang melakukan itu?” Jungkook memalingkan wajahnya dari Tiffany.

“aku tinggal di tempat Siwon oppa jadi aku rasa dia yang harus menjadi waliku saat ini” ucap Jungkook. Tiffany mengusap dahi Jungkook yang berkeringat.

“kenapa kau berkeringat di pagi hari seperti ini?”

“aku naik bis dan aku berlari dari appartement Siwon oppa ke Halte, itu membuatku berkeringat. sudahlah noona aku harus masuk ke dalam kelas” ucap Jungkook. Tiffany menahan tangan Jungkook saat Jungkook melangkahkan kakinya untuk meninggalkan Tiffany.

“apa Siwon oppa tidak memberimu kendaraan atau sopir untuk mengantarmu sekolah?”

“untuk apa? Siwon hyung memberiku mobil tapi aku tidak ingin memakainya karena dia bukan kakak kandungku. aku tidak ingin menambah bebannya saat ini,oh ya noona mendengar kau bermesraan dengan Nichkhun hyung dan membuat Siwon hyung mabuk-mabukan sepanjang malam membuatku mengerti akan beberapa hal. mulai sekarang aku tidak akan memaksamu untuk bersama Siwon hyung lagi , jujur saja aku sangat malu pada Siwon hyung. Bahkan Wendy noona sering bertengkar dengan Sehun hyung karena Siwon hyung.. apa yang di lakukan Nichkhun hyung itu membuatku muak noona, dia membuat keadaan semakin buruk..” ucap Jungkook.

“Nichkhun oppa dan aku tidak memiliki hubungan apapun. kami hanya berteman tidak lebih Kookie.. aku akan menjelaskan semuanya pada Siwon oppa. tapi kenapa kau sangat membenci Nichkhun oppa? dia pria yang baik Kookie.”

“pria baik? pada siapa? padamu dan Sehun hyung , tidak padaku.” tiba-tiba Yeri mendekat ke arah Jungkook dan Tiffany. Yeri tersenyum dan membungkukan badannya pada Tiffany.

“annyeong eonni.. bagaimana kabarmu?” tanya Yeri.

“Yeri-ya ? kabarku sangat baik.”

“eonni apa Jungkook melakukan hal konyol padamu?” ucap Yeri. Tiffany tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

“sebenarnya kau yang berbuat hal konyol Kim Yeri” ucap Jungkook sambil berlalu begitu saja meninggalkan Tiffany dan Yeri.

“Yeri-ah bisakah kau melakukan sesuatu padanya?”

“tentu. apa itu eonni?”

“temani dia dan jadilah kekasihnya”

“mwo?”

“aku yakin kau dan Jungkook saling menyukai bukan? sudahlah aku harus segera masuk ke dalam ruang rapat orangtua. annyeong..” Yeri mematung memandangi Tiffany yang semakin menjauh dari jaraknya.

 

“kekasih? sebenarnya itu yang aku inginkan eonni” gumam Yeri

 

 

*****

 

 

POV

 

 

Wendy menginjak pedal rem mobilnya tiba-tiba, membuat mobil yang sedari tadi mengejarnya di belakang harus berhenti secepatnya. Wendy keluar dari mobilnya dan menghampiri mobil yang mengejarnya sedari tadi.

 

“Keluar Sehun-ah !!” teriak Wendy. Sehun pun melepaskan safety belt dan keluar dari mobilnya.

“kenapa kau mengikutiku eoh?”bentak Wendy.

“chagi-ya sampai kapan kau akan mendiamkanku seperti ini? tidak mengirimku kabar berhari-hari, tidak menelponku bahkan kau sengaja mengganti nomer ponselmu tanpa memberitahuku. aku benar-benar tidak tahan lagi dengan sikapmu yang selalu mendiamkanku seperti ini. apa semua ini karena aku membenci Choi Siwon?” ucap Sehun. Wendy mendekat ke arah Sehun sambil melipatkan tangan di depan dadanya.

“aku tidak pernah perduli seberapa bencinya dirimu pada Siwon oppa. aku tidak mau tau darimana dan dari siapa kau bisa mengatakan bahwa Siwon oppa adalah ayah kandung dari HaJeon dan mengatakan bahwa Siwon oppa adalah pria brengsek yang tidak pantas bersanding dengan Tiffany eonni. yang harus kau tau HaJeon juga sudah aku anggap sebagai anakku sendiri, kau ingin aku kembali seperti biasanya padamu?” Sehun mengangguk tanda menjawab pertanyaan Wendy.

“apa yang harus aku lakukan agar kau tidak mendiamkanku lagi? asalkan jangan menyuruhku untuk menerima Choi Siwon kembali.” ucap Sehun

“anniya. aku hanya akan memintamu untuk mencari tau siapa ayah kandung HaJeon! aku, Soojung, Jaehyun bahkan Siwon oppa tidak ada yang tau siapa ayah dari HaJeon karena Jessica eonni tidak ingin memberitahunya. ia merasa pria tidak bertanggung jawab itu tidak pantas di panggil seorang ayah oleh HaJeon. temukan pria itu baru aku akan bersikap seperti biasanya padamu, arraseo?” Wendy membalikan badannya dan masuk ke dalam mobilnya meninggalkan Sehun yang masih bediri mematung disana.

“eottokhae? teka-teki apalagi yang kau berikan padaku Tuhan? bahkan saat sekolah aku tidak pernah bisa memecahkan soal matematika dan sekarang Kau memberiku teka-teki tanpa ada pilihan ganda. Tuhan bantulah aku..” ucap Sehun sambil berbalik dan masuk ke dalam mobilnya , ia pun pergi membalikan arah mobilnya dan tidak mengikuti Wendy lagi.

 

 

*****

 

POV

 

 

Siwon kembali meminum minuman beralkohol di sebuah café and Bar di Seoul. ia tidak tau apa yang harus ia lakukan saat ini, melihat Tiffany berciuman dengan pria lain selain dirinya itu sangat menyakitkan dan menyiksa dirinya. Siwon menoleh ke arah pintu masuk dan ia melihat Tiffany dan Nichkhun yang baru saja masuk  kedalam café and Bar ini. Tiffany juga melihat keberadaan Siwon disana.

 

“oppa , aku permisi sebentar” ucap Tiffany.

“kau mau kemana?” tanya Nichkhun

“ada Siwon oppa disini” Tiffany pun berlalu meninggalkan Nichkhun dan menghampiri Siwon.

 

Tiffany merebut gelas berisikan minuman beralkohol yang di pegang Siwon. Siwon pun merebut kembali gelasnya di tangan Tiffany.

 

“oppa kenapa kau menjadi seperti ini eoh? hentikan ini oppa..” ucap Tiffany sambil menarik tangan Siwon.

“lepaskan aku Tiffany Hwang..”

“oppa berhentilah mabuk-mabukan konyol ini dan ikut denganku kita pulang..” ucap Tiffany.

“aku bilang lepaskan aku !!” teriak Siwon membuat orang-orang disana menatap ke arah Tiffany dan Siwon. Tiffany menatap tajam ke arah Siwon.

“13 tahun lalu kau adalah wanita yang lucu dan sangat menggemaskan untukku, lalu di masa sekarang kau menjadi kekasihku, dan hari ini aku tau aku ini sangat bodoh. seharusnya aku tidak pernah pergi ke Thailand dan membiarkanmu dekat dengan pria lain. mianhae..” ucap Siwon. ia pun menundukan kepalanya dan menangis. Tiffany ikut menangis melihat Siwon yang begitu rapuh seperti saat ini.

“oppa aku yang seharusnya minta maaf. aku tidak seha-”

“sssttt… kau tidak perlu mengatakan apapun Tiffany Hwang. ini sangat menyakitkan Tiff , jeongmal .. jjeoreo..” ucap Siwon sambil menangis di hadapan Tiffany.

Tiff , are you ok?” tanya Nichkhun yang baru saja menghampiri mereka berdua.

 

Siwon mendekat ke arah Nichkhun dan menarik baju yang di pakai Nichkhun.

 

“kenapa kau lakukan ini padaku Nichkhun-ah? apa salahku padamu?” teriak Siwon di depan wajah Nichkhun. Nichkhun mendorong tubuh Siwon agar menjauh darinya.

“mwoya? apa yang kau katakan Siwon-ssi?” Siwon terkekeh melihat Nichkhun yang berpura-pura tidak mengatahui apapun.

“aku benar-benar sudah gila , aku berteriak padamu dan kau berpura-pura tidak tau apapun? permainan apa yang sedang kau mainkan eoh?” bentak Siwon.

“penjaga tolong bawa pria ini keluar , ini sangat menganggu pengunjung yang lainnya” kedua penjaga yang di panggil Nichkhun pun memegangi tangan Siwon dan menariknya keluar.

Don’t touch me !! aku bisa keluar sendiri.” ucap Siwon.

“terima kasih Tiffany-ah dan kau juga Nichkhun.” Siwon melepaskan cincin yang di pakainya dan di serahkan pada Tiffany “simpan ini. aku rasa aku sudah tidak pantas memakainya lagi” ucap Siwon sambil melangkah keluar café and bar. Tiffany menangis melihat cincin yang di berikan Siwon padanya.

 

 

Siwon mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi di malam hari , ia pun memberhentikan mobilnya di sebuah rumah. Siwon keluar dari mobilnya dan melangkah menuju pintu rumah itu. Siwon menekan bell rumah itu berkali-kali hingga seseorang membukanya.

 

“Siwon oppa?”

“SooJung-ah..” ucap Siwon sambil menangis menatap SooJung.

oh my god, what happen with you?” tanya SooJung.

“ada apa SooJung-ah?” teriak Jessica dari dalam rumah. SooJung pun membawa Siwon masuk ke dalam rumahnya. Jessica terkejut melihat Siwon yang dalam keadaan mabuk dan menangis seperti ini.

“oppa?” ucap Jessica. Jaehyun yang sedang menggendong HaJeon pun terkejut dengan kedatangan Siwon ke rumahnya.

“hyung gwenchana?” tanya Jaehyun.

“Jaehyun-ah bawa HaJeon ke kamar dan kau SooJung-ah bawakan air dan kain untuk mengompres Siwon oppa suhu tubuhnya sangat tinggi” Jaehyun dan SooJung pun mengangguk dan pergi melaksanakan perintah dari Jessica.

“oppa kau kenapa?”

“Tiffany.. kenapa dia bisa melakukan ini padaku? selama aku pergi ke Thailand dia berselingkuh di belakangku. aku melihatnya berciuman dengan pria lain dengan mata kepalaku sendiri” ucap Siwon.

“mwo? itu tidak mungkin oppa. ini pasti salah paham oppa.” ucap Jessica

“ini yang sebenarnya Jessica.. dia berselingkuh dengan seorang Dokter bernama Nichkhun Buck Horvejkul yang menyebalkan dan brengsek.. !!!!” teriak Siwon.

 

 

 

“mwo? Nichkhun??”

 

 

 

To Be Continue ……..

Iklan

35 respons untuk ‘(AF) Be Natural Part 7

  1. Hmm tambah ribet masalahnya sekarang
    Gregetan sama Sehun yg terus ngebela Nichkhun
    Kasian Siwon sm Tiffany 😭
    Ditunggu lanjutannya thor, fighting ^^

  2. q rasa crt ini bnr2 tunjukkn btp b******k ny nichkun n ity justru bukti yg kuat utk fany ketahui.
    wlpn bkm saatny fany th siap sbnrny nichkun,plg tdk hal yg dilkuknny mnmbh dosa2ny….
    q rasa ayah ank jessica bisa jd nichkun….
    ditggu updateny…^^

  3. Makin rumit aja nh crt …kuras a ayah dari bayi jesica adalah nickhun…kapan rahasia itu akan trkuak….n bodohnya sehun dan tiffany knp mau terperdaya ama kebohongan nickhun….next cpt update a aku ndk tahan akan penderitaan siwon moga aja crt kedepannya siwon mendpt kebahagiannya kembali ama tiffa

  4. Makin rumit..
    Untungnya masih ada wendy yg berpihak ke siwon dan as always jungkook yg paling dukung sifany..

    Nickhun jahatnya makin keterlaluan , semoga next chapter ketauan busuknya nickhun..
    Dan semua kunci kayanya ada di jessica 😌

  5. Fix! Cowo brengsek ayahnya hajeon si khun! Jessie gk mau cerita dan gak ada yg tau siapa cowo brengsek itu, tapi mengingat sama2 nyebut negara Jerman ketika jessie hamil n khun punya cewe disana, udah pasti khun ini mah, next ditunggu

  6. Annyeong…😄
    Laahh…. 😲, sampai part berapa perasaanku bakal diaduk-aduk gini… huwaaaaa…..😭
    Oohh come on Ice Princess… kau yg akan menghentikan semua omong kosong ini…!!!
    Konflik semakin rumit, alur semakin panas.
    Untuk kisah yg cukup membuat emosi ku jatuh bangun dan tersungkur, ini keren👍👍👍 gomawo.

  7. Makin runyem semuanyaaa ,,
    Ini gara2 nichkhun jahatt bgtt , ayo jess keluar klarifikasi smuanyaa biar jelass..
    Tippa nya juga gak tauu jelas ceritanyaa ttg sberengsek nya nichkhun ..
    Tippa nya jugaa sama nichkhun trus jadi makin ribet ..
    Btw lanjut thorr seruuu

  8. Yeaayy akhirnya ff ini dipost jg, udh saya tunggu” dr lama. Ceritanya makin rumit, Tiffany dan Siwonnya kesiaannn gara” slah paham mereka jadi berantem. Nickhun itu ayah dari Hajeon ya??

  9. siwon sama gw aja gimana? kasian bgt sih, udah gitu gimana ya.. iya marah sama tiffany, tapi ya gitu kalem bgt padahal ntar nyamabok mabokan. suka deh karakternya. oh ya, sebel juga sama sehun, awa aja kalo udah tau kebenerannya bakalan nyesel, dan untuk jongkook jempol deh buat dia. next lah thor, basmi orang yang namanya nickhun tuh

  10. Hadeuh jd tambah ribet, rumit, dan greget ini..
    Ayo dong Fany ma Sehun jgn mudah trperdaya ama nick.. Siwon yg sabar ya banyak bgt rintangan untk bs ama Fany. Moga masalh cpt slese trus kejahatan nick cpt terungkp.
    Next ya thor tp yg cpt klo bs biar bs baca sblm UAS hehe… Fighting !!!!

  11. Dari chapter sebelumnya aku udah nebak kalo nichkhun pasti ayah dari hajeon, tapi gak tau juga. Di chapter ini suka banget sama karakter jungkook dan paling kesel sama karakter nichkhun dan sehun. Keren sih aku suka tapi menurutku ada beberapa bagian yang bikin feel nya gak berasa. Tapi dikit kok. Selebihnya udah keren. I love you jungkook kece badai di chapter ini.

  12. Makin greget aja ffnya.nickhun emang keterlaluan banget sih.kasian kan Siwon sama tiffany jadi hancur hubungannya.ditambah lagi sama sehun dan Jungkook yang bertengkar ..

  13. Ihhhhh sbel bnget gue ma nickhun…
    Prah bner nih orngnya…
    Aplgi sehun nih,,gampang bnget dpngruhi orang…
    Fany juga,,prcya ja tuh ma nickhun badek..

    Cocok juga jungkook pergi dri rmah sma appanya…kkak2 nya pda bdoh smua knak tipu nickhun..
    Trus fany juga,,mlah msih mw jlan ma nickhun pdhal gra2 nickhun hubungan dia ma siwon jdi bgini…
    Bisa2nya dia msih mw jlan ma nickhun,,pdhal nickhun uda kiss dia scra pksa..
    Bdoh bnget..

    Oh ua,,jngan2 nickhun ayah dri anknya jessica lgi..melihat reaksi jessica sperti tu mndengar nma nickhun…

    Mdah2an cpet trbongkar deh kedok si nickhun..
    Da baper bnhet gue bcanya,,smpek nangis..haha
    Mdah2an cpet klar deh dramanya..hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s