(AF) Be Natural Part 5

Be Natural
(chapter 5)

 be natural part 2

 

Author :

Dewi Astri

 

Main Cast :

Choi Siwon – Tiffany Hwang

 

Other Cast :

Jeon Jungkook a.k.a Hwang Jungkook – Oh Sehun a.k.a Hwang Sehun – Son Seungwan (Wendy) – Kim Yeri – etc.

 

Genre : Romance

Rate : 13

Lenght : –

 

Disclaimer :

“FF ini tercipta asli dari pemikiran sendiri. Semoga dapat di terima baik oleh para readers”

*****

POV

 

 

Jungkook dan Sehun tidak mengalihkan pandangannya sedikitpun dari Yeri dan Wendy. Tiffany tau pasti ini ekspresi kedua adiknya saat melihat Yeri dan Wendy yang sudah berubah lebih cantik dengan memakai dress yang di berikan Tiffany pada mereka, Tiffany memang merencanakan semua ini untuk membuat kedua adiknya bahagia.

 

“Sehun oppa ini untukmu” ucap Yeri sambil memberikan hadiah untuk Sehun.

“gomawo .. aku senang kau memberi kado untukku” ucap Sehun.

“aku tidak tau apa kesukaanmu tapi aku harap kau menyukai pemberianku oppa..”

“apapun hadiahmu aku pasti menyukainya. Jungkook kau juga menyukai semua tentang Yeri kan?” Jungkook menoleh ke arah Sehun dan berlalu meninggalkan mereka.

“Yeri-ya gwenchana?” tanya Tiffany

“gwenchana eonni. Jungkook pasti masih marah padaku”

“kalau begitu bagaimana jika kau membantuku membawa minuman yang lainnya di dalam?” ucap Tiffany sambil memberikan isyarat pada Yeri untuk meninggalkan Wendy dan Sehun berdua.

“baiklah kajja noona”

 

Sehun menundukan kepalanya , ia seolah tidak menemukan kekuatan untuk memandang Wendy saat ini. Wendy tersenyum dan memberikan hadiahnya untuk Sehun.

 

“ini untukmu” ucap Wendy.

“terima kasih nne.. kau sangat cantik malam ini Wendy-ah..” Wendy tersipu mendengar ucapan Sehun.

 

 

1 jam kemudian

 

Siwon baru saja datang ke pesta Sehun. Jungkook menoleh ke arah Siwon yang baru saja tiba di rumahnya, ia pun mendekat ke arah Siwon dan tersenyum pada Siwon.

 

“hyung, kau terlihat sangat tampan..” ucap Jungkook

“tentu saja aku ini Choi Siwon. mana mungkin aku tidak tampan..” ucap Siwon. Saat Siwon melangkahkan kakinya Jungkook menghalanginya di depan.

“mwo?”

“hyung bagaimana jika kau membantuku membawa beberapa minuman lagi di dapur” ucap Jungkook. Siwon merasa ada sesuatu yang aneh dari Jungkook ia seperti menyembunyikan sesuatu.

“baiklah.. kajja..”

 

‘eottokhae? apa jadinya jika Siwon hyung melihat Nichkhun hyung sedang bersama Tiffany noona?’ batin Jungkook.

 

“Kookie kajja.. kenapa kau diam saja?”

“anniyo tadi aku hanya sedang menghitung berapa gelas yang harus di bawa, kajja hyung” ucap Jungkook. Siwon  mengangguk.

 

Disisi lain Tiffany melihat ke arah pintu , ia terlihat sedang menunggu seseorang saat ini. Choi Siwon, pria itu yang sedang di tunggu oleh Tiffany. Nichkhun yang duduk di sampingnya pun menyadari keanehan Tiffany yang gelisah seperti sedang menunggu seseorang.

 

“Tiffany-ah gwenchana?” Tiffany menoleh ke arah Nichkhun dan tersenyum.

“gwenchana oppa..”

“apa ada seseorang yang sedang kau tunggu?”

“sebenarnya iya. aku sedang menunggu temanku dia berjanji akan datang tapi belum muncul juga..” Nichkhun mengangguk. Tangan Nichkhun terangkat dan mengambil daun yang jatuh tepat di rambut Tiffany, disaat yang bersamaan Siwon datang dan melihat tangan Nichkhun yang sedang mengelus rambut Tiffany. Jungkook menyadari perubahan dari wajah Siwon.

 

“hy..hyung.. kajja..” ucap Jungkook. Siwon pun mengangguk dan mengikuti Jungkook dari belakang.

 

Tiffany melihat Siwon dan Jungkook sedang berjalan menuju meja di samping kolam. Tiffany tersenyum melihat Siwon datang ke pesta ulang tahun Sehun.

 

“oppa.. temanku sudah datang aku akan menyapanya dulu nne..” ucap Tiffany

“nde.. pergilah..” Tiffany pun berjalan mendekat ke arah Siwon. Nichkhun berpikir sesuatu tentang Tiffany yang begitu antusias menunggu kedatangan Siwon. Tiffany memukul punggung Siwon dan membuatnya berbalik ke belakang.

“Siwon oppa !!” teriak Tiffany. Siwon pun tersenyum melihat Tiffany yang menyapanya.

“berhentilah berteriak kau akan membuat semua tamu disini pulang begitu saja” ucap Siwon. Tiffany mempout bibirnya sambil menatap Siwon.

“kau ini seperti anak kecil saja..” ucap Siwon sambil membelai rambut Tiffany.

 

Nichkhun memperhatikan Tiffany yang begitu bahagia saat di samping Siwon di bandingkan saat Tiffany berada di sampingnya. Nichkhun meneguk habis wine  miliknya saat ini , ia begitu cemburu melihat kebersamaan Siwon dan juga Tiffany yang begitu akrab. Siwon menoleh ke arah Nichkhun yang memandangi Tiffany. Siwon mendekat ke arah Nichkhun dan duduk disampingnya.

 

“annyeonghaseyo..” sapa Siwon

“annyeong.. Siwon-ssi”

“kenapa kau tidak bergabung?”

“aku sedang ingin menikmati wine ini. Oh ya yang aku dengar perusahaanmu akan membuka cabang di Thailand dan juga Singapore apa itu benar?” tanya Nichkhun.

“benar. kenapa kau bisa tau tentang itu?”

“Tiffany selalu menceritakan dan membanggakanmu padaku. dia bangga padamu yang bisa mengurus perusahaan ayahmu dengan baik.” Siwon tersenyum, ia merasa senang mendengar bahwa Tiffany menceritakan tentang dirinya pada orang lain.

“Dia terlalu berlebihan. apa kau sedekat itu dengan Tiffany?”

“ya seperti itu. setelah hubungan kami berakhir kami lebih memilih menjadi seorang teman dan hubungan seperti ini lebih nyaman untukku” ucap Nichkhun.

“Tiffany memang wanita yang baik dan menyenangkan” ucap Siwon. Tiba-tiba Tiffany datang dan duduk di samping Siwon.

“apa kalian membicarakan tentang aku eoh?” tanya Tiffany.

“anniya..” ucap Siwon dan Nichkhun bersamaan.

“kalian ini kompak sekali” ucap Tiffany. Siwon berpikir sesuatu tentang rencananya malam ini pada Tiffany.

“Tiff, bisakah kau ikut denganku sebentar? ada sesuatu yang ingin aku katakan” ucap Siwon. Nichkhun menoleh ke arah Tiffany dan Siwon.

“tentu.. Nichkhun oppa aku tinggal sebentar , gwenchana?” tanya Tiffany.

“hmm.. gwenchana..”

“Nichkhun-ssi , aku berjanji hanya sebentar saja..” ucap Siwon

“kalian pergilah” ucap Nichkhun.

 

Siwon dan Tiffany pun menjauh dari Nichkhun. Bisa terlihat dari wajah Nichkhun bahwa ada kekesalan disana melihat Siwon dan Tiffany pergi bersama, Nichkhun meneguk kembali wine yang masih tersisa dalam gelasnya.

 

 

Siwon mengajak Tiffany ke halaman depan rumahnya dan duduk di kursi dekat air mancur. Tiffany mulai resah melihat Siwon hanya diam tanpa berkata apapun pada dirinya setelah 15 menit berada di tempat ini.

 

“oppa.. apa kita akan tetap memandangi air mancur tanpa bicara satu sama lain?” tanya Tiffany. Siwon pun menarik nafas dalam-dalam dan menghadapkan pandangannya pada Tiffany.  

“Fany-ah .. ada sesuatu yang aku harus katakan padamu”

“maka dari itu katakanlah, oppa.” Siwon mengeluarkan kotak cincin yang di desain oleh Jessica. Siwon berlutut di hadapan Tiffany dan membuka kotak cincin itu. Tiffany menatap bingung pada Siwon.

“oppa ..”

“Tiff, sejujurnya aku sangat menyukaimu sejak 13 tahun lalu sampai sekarang. maukah kau menjadi kekasihku?” Tiffany hanya diam mendengar apa yang di katakan Siwon padanya, Siwon mengambil satu cincin berukuran jarinya dan di pakainya di jari manis sebelah kiri.

“sebenarnya aku sudah memesan cincin ini pada sahabatku di lapisan dalam cincin ini ada namaku dan namamu ‘Princess Mushroom & Prince Simba’. entah kau menyukainya atau tidak yang harus kau tau, semua ini aku lakukan hanya untukmu dan hanya padamu. jika kau menerimaku menjadi kekasihmu kau ambil cincin ini dan pakai di jarimu tapi jika kau menolakku kau simpan kembali pada tempatnya..” ucap Siwon.

“jujur saja oppa, aku masih takut menjalin hubungan baru dengan seorang pria. tentang appa-ku yang berselingkuh dan tentang hubunganku dengan Nickhun oppa membuatku sedikit takut kau juga akan meninggalkanku.” Siwon menggenggam tangan Tiffany dan menatap wajahnya.

“aku tau ketakutan itu pasti ada dalam hatimu. biarkan aku mengahancurkan ketakutanmu itu. aku tidak menjanjikan kebahagian padamu, aku juga tidak menjadikan aku adalah pria yang tepat untukmu tapi biarkan aku berusaha menjadi pria terbaik untukmu dan berusaha membahagiakanmu. bisakah kau memberikan kesempatan untukku membuatmu bahagia?”

 

Tiffany menoleh ke arah cincin yang masih berada di dalam kotak , Tiffany juga menoleh ke arah Siwon yang menunggu jawaban darinya. Dengan perlahan Tiffany mengambil cincin itu, Siwon menutup matanya ia begitu takut cincin itu kembali pada kotaknya. Tiffany meraih tangan Siwon dan menyimpan cincin itu di tangan Siwon. Siwon mengangkat wajahnya dan menatap Tiffany.

 

“wae? kau menolakku?” tanya Siwon.

“menurutmu?” Siwon menundukan kepalanya  , Tiffany mengulurkan tangannya di depan wajah Siwon.

“aku ingin kau yang memakaikannya untukku” Siwon menatap lekat wajah Tiffany dan tersenyum bodoh.

“kau menerimaku?.” Tiffany mengangguk dan terseyum , Siwon tersenyum dan memakaikan cincin itu di jari manis Tiffany.

“oppa hentikan wajah konyolmu itu” ucap Tiffany. Siwon pun langsung memeluk Tiffany dengan erat.

“gomawo..” ucap Siwon sambil terus memeluk Tiffany. Tiffany mengeratkan pelukannya pada Siwon.

“saranghae oppa”

“nado..”

 

Nichkhun mengepalkan tangannya melihat Siwon dan Tiffany. Disisi lain Jungkook yang tidak sengaja lewat melihat Siwon dan juga Tiffany yang sedang berpelukan , Saat ia akan mendekat ke arah Tiffany dan Siwon ia melihat Nichkhun yang sedang berdiri di sudut tembok dan memperhatikan kakaknya itu. Jungkook pun mendekat ke arah Nichkhun dan menepuk pundaknya.

 

“hyung..”

“Jungkookie?”

“waeyo?”

“anniya , aku hanya lewat dan tidak sengaja melihat Tiffany dan Siwon. mereka sangat serasi bukan?” ucap Nichkhun. Jungkook mengangguk dan tersenyum sinis pada Nichkhun.

“kau benar hyung mereka sangat serasi. aku lebih senang Tiffany noona bisa bersama Siwon hyung daripada bersamamu.” ucap Jungkook. Nichkhun menatap tajam ke arah Jungkook.

“kenapa kau tidak menyukaiku? apa karena aku meminta Tiffany untuk menurunkan berat badannya? atau-”

“lebih dari itu hyung. aku masih bisa tersenyum padamu , masih bisa bersikap ramah padamu hanya karena kau adalah teman noona dan kau dekat dengan Sehun hyung hanya itu selebihnya aku tidak menyukaimu.” ucap Jungkook.

“selama ini aku tidak pernah melakukan hal yang menganggumu Kookie.”

“mwo? menyuruh noona menjalani diet extreme dan noona harus berkali-kali masuk rumah sakit menurutku itu sangat menganggu.”

“Seorang wanita di ciptakan untuk menjadi makhluk yang cantik. Kau lihatkan sekarang Tiffany menjadi sosok wanita yang cantik dan menjadi pusat perhatian banyak pria karena kecantikannya” ucap Nichkhun.

“kecantikan kakakku bukan untuk konsumsi publik. Kau harus tau hyung, mereka sudah mengenal jauh sebelum Tiffany noona mengenalmu. satu hal yang perlu kau tau , aku mengetahui apa yang tidak Tiffany noona ketahui tentangmu..”

“apa maksudmu?”

“memilih meninggalkan Tiffany noona dan pergi bersama seorang wanita yang sedang hamil keluar negeri, aku punya banyak buktinya saat itu aku sempat menyimpan fotomu. kau sudah mengkhianati Tiffany noona di balik kebaikanmu itu Nichkhun Buck Horvejkul.. aku minta padamu mejauhlah dari Tiffany noona karena jika kau masih mendekatinya aku yang akan menjauhkanmu Dr. Horvejkul..” ancam Jungkook. Ia pun berlalu meninggalkan Nichkhun yang masih menegang karena ucapan Jungkook padanya.

 

“jadi anak kecil itu tau tentangku? eottokhae?  aku harus membuat Jungkook tidak bicara dan membuat Tiffany menjadi milikku lagi” gumam Nichkhun.

 

 

*****

 

 

1 bulan kemudian

 

 

POV

 

Sehun sangat bersemangat di hari minggu ini , ia sudah mendapatkan cinta Wendy. Sehun mengambil buah apel yang ada di meja makan. Jungkook dan Tiffany yang sedang sarapan disana pun hanya bertukar pandangan melihat tingkah Sehun pagi ini.

 

“kau mau kemana di hari minggu ini eoh?” tanya Tiffany

“tentu saja mengajak Wendy berkencan. kau seharusnya berkencan di hari minggu dengan Siwon hyung , bahkan di hari minggu dia sibuk, dia tidak seperti Nichkhun hyung yang ada untukmu setiap saat.” ucap Sehun.

“sudah hentikan ucapanmu itu. kau seharusnya berterimakasih Siwon oppa juga membantumu unuk mendapatkan Wendy” ucap Tiffany.

“kau benar Siwon hyung juga membantuku. oh ya Kookie  kemarin aku bertemu Yeri dan dia sedang makan bersama Jaehyun di sebuah restaurant. ahh .. kau ini seharusnya mengambil langkah cepat untuk mendapatkan Yeri” ucap Sehun.

“Yeri ? Jaehyun? lalu apa hubungannya denganku? mereka mau makan dimanapun dan kapanpun aku rasa bukan urusanku , aku tidak perduli.” ucap Jungkook sambil melahap sandwich dengan gigitan besar.

“kau terlihat kesal saat aku membicarakan itu” ucap Sehun.

“Yak! sebaiknya kau pergi saja dan jemput Wendy noona lalu kalian jangan pernah pulang lagi” Jungkook pun berlalu meninggalkan Tiffany dan Sehun di meja makan.

“ada apa dengan anak itu? dia bilang dia tidak perduli tapi kenapa dia marah seperti itu?”

“kau ini kenapa membuat Jungkook seperti itu. sudahlah kau pergi saja dan sampaikan salamku pada Wendy nne?” ucap Tiffany. Sehun memeluk dan mencium pipi Tiffany.

“gomawo noona” Sehun pun berlalu meninggalkan Tiffany yang masih duduk disana. Tiffany tersenyum melihat Sehun yang begitu bahagia.

 

Tiffany melangkahkan kakinya menuju kamar Jungkook yang berada di lantai 2 rumah ini, Tiffany tau Jungkook sedang tidak dalam mood yang baik hari ini. Ia berniat untuk menemuinya dan bertanya kenapa sejak kemarin dia tidak bicara apapun pada Tiffany. Tiffany membuka pintu kamar Jungkook dan mendapati Jungkook yang sedang memainkan gitar dan bernyanyi lagu dari ‘chris brown – with you’ di atas ranjangnya. Tiffany tersenyum mendengarkan adiknya itu bernyanyi, Jungkook memang tidak bisa di ragukan dalam soal menyanyi. suaranya mewarisi suara dari Tiffany yang merdu. Tiffany mendekat padanya dan duduk disampingnya, merasakan ada pergerakan itu Jungkook pun menghentikan nyanyiannya dan menoleh ke arah Tiffany.

 

“noona?”

“kenapa berhenti?”

“anniya”

i need you baby.. i gotta see you baby.. and there’s heart all over the world tonight.. said there’s heart all over the world tonight..” Tiffany pun bernyanyi seolah meminta Jungkook memainkan gitarnya lagu tapi Jungkook malah menyimpan gitarnya dan berbaring di atas ranjang. Tiffany pun ikut berbaring di samping Jungkook.

“ada apalagi kali ini Jungkookie eoh?” tanya Tiffany.

“jebal.. aku ingin sendiri noona..” Tiffany pun menghadapkan tubuhnya pada Jungkook.

“apa kau bisa mengusirku dari kamarmu ini Kookie? kajja ppalli katakan padaku ada apa?” Jungkook pun menyerah dan menatap Tiffany.

“noona apakah jatuh cinta serumit ini?” Tiffany tersenyum dan mendudukan tubuhnya.

“kajja.. duduklah.. ”ucap Tiffany meminta Jungkook duduk di sampingnya. Jungkook pun duduk di hadapan Tiffany dan melipat kakinya.

“dengarkan aku.. saat aku 18 tahun aku juga pernah menyukai teman sekolahku selain Nichkhun , dia adalah Henry Lau pria itu sudah berubah menjadi seorang artis terkenal sekarang. saat itu badanku masih sangat gemuk sedangkan dia adalah pria populer di sekolahku, dia pria yang baik dan tidak melihatku dari sisi fisik. suatu saat aku bertanya padanya bagaimana jika ada seorang wanita yang menyukainya dia hanya menjawab ‘aku yakin bukan kau, Tiffany’ kau tau awalnya aku marah karena dia tidak merasakan bahwa aku menyukainya. Akhirnya aku bicara padanya bahwa aku menyukainya karena dia tampan dan populer kau tau apa yang dia katakan padaku? ‘Tiffany, jika kau menyukaiku karena aku tampan dan populer kau tidak menyukaiku tapi kau hanya mengangumiku saja. tetaplah menjadi temanku dan jangan seperti itu.’ aku rasa dia benar aku hanya mengagumi karena dia tampan , populer dan pintar bermain biola.

sebelum kau memutuskan perasaanmu lebih baik kau kenali dulu perasaan apa itu. Cintakah? persahabatankah? atau hanya kagum semata? Henry Lau dia berhasil menjadi seorang penyanyi multitalenta. kau tau saat aku bertemu dengannya 2 hari yang lalu di acara Siwon oppa , ternyata dia teman Siwon oppa juga. Henry hanya berkata ‘Tiffany bukankah sudah aku katakan kau hanya terpesona pada ketampananku saat itu. lihat saja kau sudah mendapatkan pria yang lebih tampan dariku’. Jika kau memang menyukai Yeri coba kau kenali dulu perasaan seperti apa yang ada dalam hatimu..”

“noona.. Yeri bukan wanita yang paling cantik di sekolah. masih ada Lee Su Ji , Jeon Minju , Park Sooyoung, bahkan masih ada Kim ChanMi yang lebih cantik darinya tapi kenapa dia selalu membuatku kesal saat aku melihatnya bersama Jaehyun, dia selalu membuatku khawatir jika aku tidak melihatnya di sekolah dan- ”

“kau masih muda untuk mengenal arti cinta. bahkan di usiaku ini aku juga tidak begitu yakin apa itu cinta meskipun aku sudah memiliki Siwon oppa. sekarang lebih baik kau temani aku belanja ke supermarket bagaimana?” Jungkook membantingkan tubuhnya berbaring dan menutup wajahnya dengan bantal.

“noona aku begitu malas hari ini..” ucap Jungkook.

“temani aku atau aku akan memaksamu menemaniku? bagaimana?”

“apa maksudmu?”

“Motor sport.. aku rasa kau tidak membutuhkannya lagi” ucap Tiffany sambil beranjak dari ranjang Jungkook namun dengan cepat Jungkook menariknya.

“noona kau ini pemarah sekali.. kajja aku akan antarkan..” Tiffany tersenyum dan mengacak-acak rambut Jungkook.

 

 

*****

 

 

POV

 

 

Wendy memberikan minuman dingin pada Sehun yang masih merasa ketakutan. Wendy membiarkan Sehun naik elevator sendirian menuju appartementnya. Wendy memeluk Sehun dari samping dan mencium pipinya.

 

“mianhae Sehunie..” ucap Wendy.

“kau taukan aku sangat takut naik elevator sendirian? bagaimana jika elevator itu tiba-tiba mati dan hanya aku yang ada disana? apa kau akan mencariku eoh?” ucap Sehun.

“mianhae.. aku hanya ingin mengerjaimu saja jika tau kau akan semarah ini aku tidak akan melakukannya , jinjja.. kajja .. aku ingin mengajakmu ke suatu tempat.” ucap Wendy.

“eoddiga?”

“Ppalli..”

“arra.. kau ini , kajja ..”

 

Sehun dan Wendy pun keluar dari appartement Wendy. Saat mereka akan keluar dari gedung appartement Sehun melihat Hwang JaeSung yang tidak lain adalah appa-nya yang akan masuk ke dalam gedung appartement ini. JaeSung menghentikan langkahnya saat melihat Sehun ada di depannya.

 

“Sehun-ah??” ucap JaeSung. Wendy menoleh ke arah Sehun yang masih menatap tajam pada pria paruh baya di hadapannya.

“Sehun-ah , kau mengenalnya?” tanya Wendy.

“aku tidak mengenalnya , kajja..” Sehun pun menggenggam tangan Wendy dan hendak pergi. JaeSung menghalangi langkah Sehun dan Wendy.

“Sehun-ah , bogoshipoyo.. nan-”

“aku tidak merindukanmu Tn. Hwang. aku harus pergi jadi bisakah kau memberi jalan padaku dan kekasihku?” ucap Sehun. JaeSung menoleh ke arah Wendy dan tersenyum padanya.

“dia kekasihmu?..” ucap JaeSung

“annyeonghaseyo ,Wendy Son imnida..” ucap Wendy memperkenalkan dirinya.

“annyeong, Hwang Jaesung imnida. senang bertemu denganmu aku adalah a-”

“appa !!” teriak Sehun. Wendy menoleh ke arah Sehun.

“appa? dia appa-mu?” tanya Wendy.

“Lebih baik kau pergi dari sini appa. kau hanya akan membuatku malu mempunyai appa sepertimu. jika kau tidak ingin pergi dari hadapanku biar aku yang pergi dari sini.. Wendy-ah kajja..” ucap Sehun dan menarik tangan Wendy namun Wendy menahan dirinya.

“Sehun-ah ini adalah appa-mu kenapa kau bersikap seperti itu?”

“kau sudah tau kenapa aku membencinya bukan? jadi tidak perlu kau tanyakan lagi..” bentak Sehun.

“Wendy-ah pergilah bersamanya.” ucap JaeSung.

“kajja..” Sehun pun menarik tangan Wendy menjauh dan berlalu dari hadapan JaeSung.

 

Tiba-tiba seseorang datang dan menepuk pundak JaeSung. Ia pun menoleh ke belakang.

 

“Nichkhun-ah..”

“Abeoji? kenapa kau ada disini? aku sudah datang ke appartementmu tapi kau ada disini.” ucap Nichkhun.

“aku mencari udara Seoul. aku baru saja ingin masuk ke dalam kau sudah mengagetkanku nak.. kajja kita bicarakan semuanya di dalam appartement saja..” ucap JaeSung. Nichkhun mengangguk dan mengkuti JaeSung dari belakang.

 

Nichkhun mendudukan dirinya di atas sofa dan berhadapan dengan Hwang JaeSung. Nichkhun menampakan wajah liciknya menatap ke arah JaeSung yang sedang membaca beberapa berkas yang di bawa Nichkhun.

 

“apa ini tidak terlalu berlebihan Nichkhun-ah?” tanya JaeSung.

“appa-ku sudah setuju dengan usulku , kau bisa mengambil kembali semua restaurant milikmu di Amerika dan mengembalikan kondisi keuanganmu seperti biasa. aku sudah membeli semua restaurantmu di Amerika dari Ny. Yoon MinJeong. aku adalah seorang Dokter masa depanku tidak buruk bukan abeoji? aku hanya ingin kau merestui dan menikahkanku dengan Tiffany hanya itu. kau tidak mungkin membiarkan semua restaurantmu di miliki orang lain bukan? bahkan kau pun belum berani menemui ketiga anakmu , aku yakin kau juga tidak punya keberanian meminta bantuan kepada Tiffany seorang wanita karir yang kaya raya dan cantik itu.” ucap Nichkhun.

“aku tidak ingin memaksa Tiffany dalam menentukan siapa pria yang di sukainya. jika aku melakukan ini ketiga anakku akan lebih membenciku”

“sebenarnya aku tidak ingin menjadi seorang pria jahat yang memaksa dan menyakiti siapapun tapi Tiffany membuatku gila dan membuatku sangat gila abeoji.. jika kau tidak ingin menyetujuinya aku bisa menyakiti Tiffany dan kedua adiknya. aku mohon pikirkan semuanya abeoji.. aku harus pergi dulu dan jangan lupa tentang kesepakatan ini, nanti malam aku akan menjemputmu untuk menemui ketiga anakmu..” Nichkhun pun berlalu meninggalkan JaeSung.

 

“eottokahae? apa yang harus aku lakukan pada ketiga anakku? mereka akan tambah membenciku..” gumam Hwang JaeSung.

 

 

*****

 

 

POV

 

 

Tiffany memutuskan untuk menemui Siwon di kantornya pada hari minggu ini. Seulgi memberitahu Tiffany bahwa Siwon masih berada di kantor sendirian , Seulgi juga memberitahu bahwa ada sedikit masalah di kantor dan membuat Siwon harus kerja lebih untuk membuat masalah ini selesai. Tiffany di sambut dua orang security yang berjaga di sana.

 

“Selamat siang Ny. Hwang..”

“Selamat siang. apa Siwon masih ada di dalam?” tanya Tiffany.

“benar Ny. Hwang. dari semalam Tn. Choi tidak pulang dan mengerjakan pekerjaannya di kantor” ucap salah satu security

“mwo? dia tidak pulang?”

“Ny. Kang Seulgi berkali-kali datang untuk menemani Tn. Choi tapi Tn. Choi menolak dan meminta Ny. Kang pulang saja.. Yang aku tau ada masalah di kantor dan membuat Tn. Choi seperti itu”

“baiklah , aku akan menemuinya.” ucap Tiffany.

“benar Nyonya , dari tadi padi Tn. Choi juga belum makan apapun. bahkan ia menolak makanan pemberian kami”

“ini sudah jam makan siang dan dia belum sarapan? apa dia gila? Ya sudah aku akan menemuinya.. Khamsahamnida..”

 

Tiffany melangkahkan kakinya menuju elevator. Tiffany menggelengkan kepalanya mendengar ulah kekasihnya itu, Ia menoleh ke arah kotak makanan yang ia bawakan untuk Siwon. sup udon, daging sapi Korea dan kimchi. Saat pintu elevator terbuka ia pun langsung melangkahkan kakinya keluar menuju ruang kerja Siwon.

Tiffany membuka pintu ruang kerja Siwon tanpa mengetuknya , ia bisa melihat Siwon melipatkan tangannya di atas meja dan menundukan kepalanya. Tiffany mendekat ke arah Siwon dan membelai rambut Siwon, Ia pun menyadari ada sentuhan di rambutnya. Siwon mengangkat kepalanya dan menoleh ke arah Tiffany.

 

“aigoo~~ apa yang kau lakukan pada wajahmu itu oppa??” ucap Tiffany. Siwon tersenyum dan membuka kacamatanya.

hi.. baby.. sini duduk di pangkuanku” ucap Siwon sambil menarik Tiffany duduk di pangkuannya, Tiffany pun dengan senang hati mendudukan dirinya di pangkuan Siwon. Siwon langsung memeluk perut Tiffany dan menyandarkan kepalanya di pundak Tiffany. Tiffany bisa merasakan hidung dan bibir Siwon menyentuh lehernya, ia juga merasakan nafas panas, suara Siwon terdengar bindeng dan berat.

“ini lebih baik baby.. kau membuatku lebih tenang..” ucap Siwon sambil menghirup aroma segar dari tubuh Tiffany dan itu salah satu obat penawar lelah untuk Siwon. Tiffany membelai rambut Siwon dan mencium keningnya.

“oppa, seharusnya kau tidak memaksakan pekerjaan. lihatlah wajahmu seperti Singa yang sedang demam dan matamu merah, kau pasti kurang tidur. kita harus makan oppa..” ucap Tiffany.

“biar saja baby, aku hanya ingin seperti ini untuk menghilangkan bebanku. just a little while..” Tiffany tersenyum dan memeluk Siwon lebih erat. Tiffany menoleh ke arah laptop milik Siwon, ia memang tidak mengerti apa yang sedang menimpa kekasihnya ini.

“oppa, tapi kau harus makan. kau tau aku membuatkanmu sup udon, daging sapi dan kimchi di tambah minuma soda kesukaanmu.” ucap Tiffany. Siwon mengangkat kepalanya dan menatap Tiffany.

“oppa lihat matamu sangat menakutkan , kau juga flu di tambah batuk membuat suaramu seperti itu. oppa, kita periksakan dirimu nne..” ucap Tiffany

baby.. nan gwenchana-yo.. aku hanya kurang istirahat saja dan-”

“kau harus periksakan dirimu oppa atau aku akan membuat kau lebih sakit lagi.” Siwon memeluk Tiffany lebih erat membuat jarak mereka semakin dekat.

“apa kau bisa membuatku lebih sakit? apa kau akan melakukan itu padaku?” ucap Siwon.

“aku bisa melakukan apapun yang aku inginkan oppa. jangan membuatku ingin melakukannya oppa” ucap Tiffany. Siwon menyampirkan rambut Tiffany ke belakang telinganya. Siwon membelai wajah Tiffany dan mendekatkan wajahnya pada Tiffany.

 

Tiffany memejamkan matanya saat Siwon membelai bibirnya dengan lembut, melumat perlahan bibir Tiffany dan mengeratkan pelukannya. Tiffany membuka sedikit mulutnya mempersilahkan Siwon mengabsen semua yang ada di dalamnya. Tiffany memeluk erat kepala Siwon saat Siwon menurunkan ciumannya ke leher, Tiffany tanpa sadar membelai dada bidang Siwon dan membuka kancing teratas kemejanya. Siwon membuka 2 kancing kemeja Tiffany dan mencium dada atasnya. mulai ada desahan yang keluar dari mulut Tiffany , Siwon makin menggila dan saat ia mencium belahan dada Tiffany. tiba-tiba ponsel Tiffany berdering membuat mereka harus menghentikan kegiatannya.

 

“aish~~ siapa yang menelponmu di saat seperti ini?” ucap Siwon. Tiffany menggigit bibir bawahnya dan tersenyum malu pada Siwon. Tiffany pun mengambil ponselnya yang ada di dalam tas miliknya.

“Nichkhun oppa?” ucap Tiffany. Siwon mendelik sebal saat ia mendengar nama Nichkhun yang menelpon Tiffany. Tiffany pun menjawab panggilan telepon sari Nichkhun tanpa beranjak dari pangkuan Siwon.

 

“yeobseo”

“Tiffany-ah eoddiseo?”

“aku sedang bersama Siwon oppa di kantornya. waeyo oppa?”

“ahh.. kau sedang bersama Siwon? aku kira kau sedang di rumah”

“ada apa oppa?”

“kau memintaku untuk mencari tau tentang kesehatan appa-mu dari Dr. Lee bukan? aku sudah mendapatkannya dari Dr. Lee..”

“sekarang kau ada dimana?”

“aku sedang berada di appartement pamanku. GooJeok appartement lantai 12 nomer 3 kau bisa menemuiku disana, Tiff..”

“baiklah oppa kalau begitu aku akan kesana bersama Siwon oppa sekarang nne .. tunggu aku”

 

Tiffany pun memutuskan sambungan teleponnya dan menoleh ke arah Siwon yang terlihat malas dan kesal saat ini.

 

“oppa bisakah kau an-”

“andweso..” ucap Siwon.

“oppa kau ini. Nichkhun oppa sudah mendapatkan hasil kesehatan appa-ku dan aku harus melihatnya, ia sedang berada di GooJeok Appartement.. jebal..” Siwon membuang nafasnya dan mengangguk malas pada Tiffany.

“itu appartement Wendy. ingat hanya mengambil diagnosa appa-mu dan langsung pergi , arraseo?”

“nde arra.. kau ini pencemburu sekali oppa” ucap Tiffany.

“kau rapikan pakaianmu. aku tidak ingin security di bawah mencurigaiku”

“ini memang perbuatanmu dasar byuntae..” ucap Tiffany.

“Ppalli..”

 

 

 

Saat dalam perjalanan, Tiffany menoleh ke arah Siwon yang sedang mengemudi, berkali-kali ia menarik cairan bening yang ingin keluar dengan hidungnya. ia benar-benar sedang terkena flu saat ini. Tiffany mengeluarkan beberapa lembar tissue yang tersedia di mobil Siwon. Tiffany menempelkannya di hidung Siwon.

 

“mwo?”

“cepat keluarkan” ucap Tiffany.

“aku bisa melakukannya sendiri..” ucap Siwon.

“kau sedang menyetir. cepat keluarkan..”

 

“Ciiirrggghhhhh…..”

 

Tiffany memijit hidung Siwon agar cairan itu keluar semua. Siwon menarik wajahnya dan menoleh sekilas ke arah Tiffany.

 

“astaga kau benar-benar sedang sakit oppa..” ucap Tiffany sambil membuang tissue ke dalam tempat sampah di dalam mobil Siwon.

“apa ada orang sakit yang hanya bercanda..”

“kau selalu melakukan itu bukan? saat kita masih kecil kau berpura-pura sakit perut agar tidak ikut olahraga dan kau juga me-”

“itu 13 tahun yang lalu kau ini bagaimana? kita sudah sampai..” ucap Siwon.

 

Siwon dan Tiffany pun keluar dari mobil, baru saja mereka berjalan bergandengan menuju pintu masuk gedung appartement banyak sekali orang yang melihat keserasian Tiffany dan Siwon. Tiffany makin mengeratkan tangannya di lengan Siwon ia begitu bangga mempunyai pria sebaik dan sesempurna Siwon saat ini.

 

“lantai 12 no. 3. benar yang ini oppa” ucap Tiffany. Siwon mengangguk dan menyuruh Tiffany menekan bell di samping pintu itu. beberapa saat mereka menunggu seseorang membukakan pintu untuk mereka , akhirnya seseorang membuka pintu. Saat pintu itu terbuka Tiffany membulatkan matanya ia terkejut melihat pria yang sudah tidak muda itu yang membukakan pintu.

“appa?” ucap Tiffany. Siwon menoleh ke arah Tiffany.

“Tiffany-ah” ucap JaeSung.

“kalian sudah datang? ” ucap Nichkhun yang mendekat ke arah pintu. “Siwon-ssi kau juga datang? kajja masuklah. abeoji lebih baik kita bicarakan di dalam” JaeSung pun mengangguk dan masuk ke dalam appartement di ikuti Siwon dan Tiffany.

 

Tiffany duduk di samping Siwon dan mengeratkan genggamannya di tangan Siwon, menyadari ketegangan Tiffany, Siwon pun mengeratkan tangannya. Siwon tersenyum pada Tiffany dan memberi isyarat agar Tiffany tetap tegar dan tersenyum.

 

“nuguseo?” tanya JaeSung pada Siwon.

“oh.. Choi Siwon imnida. aku adalah kekasih Tiffany, senang bertemu denganmu Tn. Hwang.”

“kekasih?” JaeSung menoleh ke arah Nichkhun. Nichkhun menyunggingkan senyumnya seolah meminta JaeSung melakukan perjanjiannya.

“Siwon oppa adalah kekasihku appa.  bagaimana kabarmu?” tanya Tiffany

“aku baik-baik saja Tiffany-ah. beberapa hari yang lalu aku bertemu dengan Sehun, dia menemui seorang wanita aku yakin wanita itu adalah kekasih Sehun.” ucap JaeSung.

“kau benar appa dia adalah kekasih Sehun. kenapa kau tidak datang ke rumah appa?”

“ada beberapa hal yang harus appa lakukan sebelum appa datang menemui ketiga anak appa.. Siwon-ssi apa kau sudah lama mengenal anakku?” tanya JaeSung. Siwon mengangguk dan tersenyum.

“sudah selama 13 tahun aku mengenalnya Tn. Hwang. aku mengenlanya saat aku masih berada di Amerika  , aku tidak menyangka bahwa Tiffany akan menjadi kekasihku di masa depan.” ucap Siwon.

“bagaimana jika Tiffany tidak akan menjadi kekasih mu untuk di masa selanjutnya?” Tiffany menoleh ke arah JaeSung. Siwon mengerutkan dahinya.

“maksudnya?”

“Choi Siwon kau adalah CEO dari HyungSan Group. yang aku dengar perusahaanmu sedang mengalami masalah ekonomi, project besar yang kau lakukan di Thailand dan Singapore terancam gagal dan bukankah kegagalan itu akan berpengaruh pada perusahaanmu di Korea dan saham-sahammu di beberapa perusahaan di Eropa? kau menyalahgunakan wewenang di Thailand dan Singapore, bahkan beberapa manager dan ketua direksi di perusahaanmu yang mendapat sanksi dari negara karena korupsi yang mereka lakukan pada Negara? bagaimana bisa aku menyerahkan anakku begitu saja padamu?” ucap JaeSung. Tiffany menoleh ke arah Siwon , ia melihat ada wajah ketakutan disana.

 

‘begitu besarkan masalah Siwon oppa sekarang? pantas saja ia menjadi seperti ini’ batin Tiffany

 

“Jeosonghamida Tn. Hwang. aku tidak pernah menyalah gunakan wewenang di Thailand ataupun di Singapore. sampai sekarang aku tidak mengerti kenapa ini bisa terjadi, tapi aku yakin ada pihak lain yang ingin menghancurkan projectku ini. para manager dan ketua direksi dia tidak pernah melakukan tindakan korupsi, yang aku tau mereka di jebak bahkan beberapa saham miliknya sudah di ambil oleh salah satu perusahaan di Thailand.. jadi-”

“siapapun pasti bersedih mengalami kejadian ini. tapi Siwon-ssi aku tidak ingin Tiffany menyesal jika tetap bersamamu. aku akan menikahkan Tiffany dengan Nichkhun dan ini sudah menjadi keputusanku dan orang tua Nichkhun.” ucap JaeSung.

“abeoji apa yang kau katakan? mana mungkin aku menikah dengan Tiffany?” ucap Nichkhun. Ia berpura-pura seolah tidak mengetahui apappun.

“appa kenapa kau mengatakan hal itu? kita baru saja bertemu dan kau sudah mengatur kehidupanku. apa yang kau inginkan appa? aku mencintai Siwon oppa , apapun yang terjadi aku tetap mencintainya. kau tau aku datang kesini hanya untuk melihat bagaimana hasil kesehatanmu tapi aku salah akan hal itu appa. kau tau aku makin membencimu..” teriak Tiffany.

“oppa kajja lebih baik kita pergi dari sini..” tambah Tiffany sambil menarik tangan Siwon. Siwon hanya diam dan melepaskan tangan Tiffany. “oppa kajja kita pergi” ucap Tiffany

“Tn. Hwang , mungkin aku bukan pria yang bisa menjanjikan apapun padamu tentang kebahagiaan Tiffany. aku juga tidak bisa menjanjikan Tiffany akan bahagia jika bersamaku tapi aku akan berusaha membuat Tiffany selalu tersenyum setiap harinya. dan untuk masalah perusahaanku yang kau katakan tadi aku bisa buktikan bahwa semua itu tidak benar dan aku akan menemukan cara untuk memecahkan akar masalah di perusahaanku, kau tidak perlu khawatir.” ucap Siwon. JaeSung melihat kesungguhan dari mata dan ucapan Siwon.

 

‘sebenarnya aku tau kenapa perusahaanmu menjadi seperti itu Choi Siwon. mianhae.. kau adalah pria yang baik dan bertanggung jawab tapi aku dalam posisi yang serba salah saat ini.. mianhata..’ batin JaeSung.

 

“benarkah? jika kau bisa menyelesaikan masalahmu aku akan pertimbangkan lagi hubunganmu dengan Tiffany..” ucap JaeSung.

“omong kosong apa ini appa? aku tidak membutuhkan uang dalam hubunganku , aku cukup punya banyak uang untuk hidup bahkan kau tau selama ini aku bisa mengurus kedua adikku dengan usahaku sendiri dengan uang yang ku hasilkan. jadi, kau tidak perlu melihat hal itu dari pasanganku” ucap Tiffany.

“kau salah Tiffany-ah. seorang pria harus bisa menghasilkan uang lebih banyak dari seorang wanita” ucap JaeSung.

“appa aku-”

“Tiffany-ah.. Tn. Hwang benar aku harus bisa mempertahankan perusahaanku , itu adalah peninggalan orang tuaku. aku harus bisa membuatnya kembali seperti semula. baiklah Tn. Hwang aku rasa aku harus pergi dan-”

“aku ikut denganmu oppa.. kajja” Tiffany pun menarik tangan Siwon.

“ingatlah Tiffany-ah kau adalah calon istri dari Nichkhun dan Siwon-ssi buktikan kekuasaanmu dengan begitu aku akan pertimbangkan dirimu bersama Tiffany” ucap JaeSung. Siwon menganggukan kepalanya.

“aku menyesal sudah datang kesini .. jeongmal..” Tiffany pun menarik tangan Siwon dan keluar dari appartement.

 

 

Saat di perjalanan menuju rumah Tiffany. Siwon hanya berfokus pada kemudinya dan membiarkan Tiffany mengomel sepanjang jalan tentang sikap ayahnya itu. Tiffany menoleh ke arah Siwon dan menyandarkan kepalanya di bahu Siwon.

 

“oppa mian..”

“gwenchana..”

“kenapa kau tidak memberitahuku tentang masalah di perusahaanmu eoh? apa kau tidak ingin berbagi cerita denganku?” tanya Tiffany.

“bukan seperti itu. aku adalah seorang pria, pantang bagi seorang pria memperlihatkan saat dirinya lemah itu hanya akan membuatku semakin payah. jangan khawatir aku bisa mengatasinya..” ucap Siwon.

“kau selalu berkata kau baik-baik saja tapi kenyataannya ?”

“sudah jangan banyak bicara kita sudah sampai di rumahmu” ucap Siwon.

 

Tiffany dan Siwon pun berjalan bersama menuju pintu masuk rumah Tiffany. Tiffany tersenyum saat mendengar suara Sehun dan Wendy sedang tertawa ia yakin bahwa saat ini Jungkook adalah bahan bercandaan mereka.

 

“hey apa kalian tidak menyadari kedatanganku dengan Siwon oppa?” ucap Tiffany.

“noona.. bantu aku” ucap Jungkook sambil berlari ke arah Tiffany.

“mwoya?”

“noona , usir mereka dari rumah ini. kau tau dari tadi mereka mengataiku dia bilang aku ini tidak mirip denganmu atau pun dengan Sehun hyung mereka bilang kau lebih mirip dengan Lee Kwang Soo artis yang kurang tampan itu..” ucap Jungkook. Tiffany mengacak-acak rambut Jungkook.

“tentu saja kau mirip denganku anak nakal.. lihatlah foto yang baru kita ambil saat ulang tahun Sehun kita bertiga sangat mirip. seharusnya kau yang mengatai Sehun , dia memilik tinggi badan yang sangat aneh. bahkan kau memiliki tahi lalat di leher sama sepertiku tapi Sehun? eobseo..” ucap Tiffany.

“jadi ini semua hanya karena tahi lalat di leher? keterlaluan sekali. apa hebatnya punya tahi lalat di leher..” ucap Sehun dengan nada kesalnya.

“hebatnya adalah tahi lalat itu bisa menjadi bukti bahwa aku adalah adik dari Tiffany noona.. benarkan noona?” ucap Jungkook sambil memeluk Tiffany dari samping.

“sudah jangan membuat Sehun marah padamu Kookie..” ucap Siwon. Sehun menatap ke arah Siwon.

“hyung gwenchana? ” tanya Sehun.

“gwenchana. wae?”

“kau terlihat tidak baik hari ini hyung” ucap Sehun.

 

Siwon duduk di samping Wendy. Wendy tersenyum miris melihat Siwon , ia tau kenapa Siwon seperti ini. Tiffany pun mengusap-usap kepala Siwon dan duduk di sampingnya.

 

“Wendy-ah bisa kau buatkan minuman ginseng untuk Siwon oppa?” ucap Tiffany.

“tentu eonni..” Wendy pun beranjak menuju dapur.

 

Sehun mengikuti Wendy ke dapur dan membantunya membuat minuman ginseng. Jungkook duduk di sebrang Tiffany dan Siwon. Siwon menoleh ke arah Tiffany dan menyandarkan kepalanya di bahu Tiffany.

 

“aku sangat lelah sekali hari ini , baby” ucap Siwon.

“aku akan membuatmu bersemangat lagi oppa” ucap Tiffany dan mencium kening Siwon.

“apa yang kau lakukan noona? kau mencium Siwon hyung di hadapanku? keterlaluan..” ucap Jungkook.

“jadi kau iri melihat kami?” ucap Siwon sambil memeluk Tiffany.

“hentikan itu hyung atau ku bunuh kau” ucap Jungkook.

 

Tiba-tiba ponsel Siwon berdering. Tiffany mengambil ponsel Siwon yang di titipkan padanya di dalam tas Tiffany. Tiffany menyerahkan pada Siwon. Siwon menghembuskan nafas kasarnya sebelum ia menjawab panggilan telepon itu.

 

“yeobseo”

“…”

“nde.. ada apa MinSeok?”

“….”

“kenapa itu bisa terjadi?”

“…”

“mwo? eottokhae?”

“…”

“baiklah terima kasih MinSeok-ah ,  besok aku akan segera pergi kesana. pesankan aku tiket pesawat menuju Bangkok..”

 

Siwon menutup panggilan teleponnya dan menoleh ke arah Tiffany. Tiffany membelai wajah Siwon.

 

 

 

“mwoya?”

 

 

 

 

 

 

 

To Be Continue..

33 thoughts on “(AF) Be Natural Part 5

  1. Duhh Nichkhun jahat bnget, kesel jadinya
    Semoga aja Siwon sm tiffany berhasil lewatin masalah ini & mereka bs bersama terus
    Lanjut thor, fighting ^^

  2. It pasti hal perbuatan nichkun.aishhh makin jengkel deh am nick..

    heuhh seharus ad orang lain yg thu prihal perselingkuhan nich slain jongkook..ak takut nick berbuat sesuatu yg aneh..

    next part dtunggu

  3. Mungkin cuma aku yaa yg gabisa dapet feel nichkhun disini 😌 efek peran dia yg selalu baik dan wajahnya yg emang kurang mendukung buat jd antagonis 😊 tapi boleh lah yaa ☺

  4. rpny jkn cinta sifany msh berliku krn obsesi nickhun yg tnyt gnkn cara licik utk dptkn kmbli fany.
    tp sygny ayah fany yg th akn hal itu justru ksh jln am khun.
    tgl bgmn siwon hrs bs berthn akn pertaruhn hdp cinta n ushny. bhkn joongkook udh th siap khun sbnrny..
    mkin seru bgt n tggu moment akn hncurny khun n bisa benci tuh fany klo khun licik.
    ykin jg adik fany g akn biarkn kk ny jth ke khun lg.

  5. Idiiihjjjjj,,,trnyta nickhun jhat bner…
    Prah ni…
    Appany fany juga,,,da skit mlah bersikap bgtu pula ke fany…krna nickhun sudah memeberikan restaurant yg dlu dmilikinya..
    Ihhh,,mudah2an siwpn bisa cpet mngatasi mslah dprushaanya dengan baik..
    Biar fany jngan nikah tu sma nickhun jhat..

  6. Suka deh sama konfliknya, siwon takut tiff diambil nick
    Bikin nick hampir berhasil dapetin tiff dong, penasaran reaksi siwon hahah
    Baca ini jadi nge-ship WenHun-.- mereka gk ada konflik juga?

    Next Quickly!!

  7. Nichkhun licik banget tuh,gak nyangka deh.
    Jangan2 maslah perusahaan siwon,nichkhunlah dalangnya……?ooo……ternyata jungkook udah tau rahasia besar nichkhun.nyebelin deh si nichkhun, bikin kesal deh.

  8. aigo aigo nyebelin banget yaak si nickhun,,jadi penasaran kenapa daddy nya tiffany diancam apa sama nickhun, harusnya kan dy sadar gak mungkin nikahin anaknya sma laki2 macam tu yg main ancam2 aja kerjaannya huhu
    ditunggu next part nya thor,

  9. Sweet ya liat sifany b’2 gtu
    btw tuh org jahat bnr, trlalu terobsesi
    siwon oppa kasiann ampe atit bgtu duuh.. duuhh…
    sifany pasti bsa melewati smua’a
    SIFANY HWAITING!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s