(AF) Be Natural Part 3

Be Natural
(chapter 3)

 img_8278

Author :

Dewi Astri 

Main Cast :

Choi Siwon – Tiffany Hwang

Other Cast :

Jeon Jungkook a.k.a Hwang Jungkook – Oh Sehun a.k.a Hwang Sehun – Son Seungwan (Wendy) – Kim Yeri – etc.

 

Genre : Romance

Rate : 16

Lenght : –

 

Disclaimer :

“FF ini tercipta asli dari pemikiran sendiri. Semoga dapat di terima baik oleh para readers”

*****

POV

Sehun berlari menuju kamar Tiffany dan diikuti Jungkook yang berlari pincang di belakang Sehun. Mereka sangat khawatir saat mendengar teriakan dari Tiffany yang terdengar nyaring di telinga mereka. Sehun membuka pintu kamar Tiffany dan melihat Tiffany sedang menutup wajahnya dengan bantal dan terduduk di samping ranjang.

 

“noona , gwenchana?” tanya Sehun. Tiffany menoleh ke arahnya dan menganggukan kepala.

“noona kau kenapa? ” ucap Jungkook yang baru saja masuk ke dalam kamar Tiffany. Jungkook berjalan pincang ke arah Tiffany. Sehun dan Jungkook duduk di sisi kanan dan kiri Tiffany.

“noona kau kenapa? apa ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?” tanya Jungkook. Tiffany menyandarkan kepalanya di pundak Jungkook.

“Sehun-ah Jungkook-ah apa kalian pernah merasa di kecewa pada seseorang?” tanya Tiffany. Sehun dan Jungkook saling bertatapan.

“noona kenapa kau seperti ini? bukankah Nichkhun hyung tidak bermaksud menyinggung masalah berat badan? lagipula kau tidak gemuk sekarang, kau sexy ..” ucap Sehun. Tiffany menegakkan duduknya dan menoleh ke arah Sehun.

what?

“maksudku bukan begitu noona tapi-”

“Sehunie aku tidak marah karena Nichkhun membahas masalah itu. tapi—- kalian ingatkan pria yang memberikan aku kalung ini?” ucap Tiffany sambil menunjukan kalung kepala babi berwarna pink miliknya.

“bukankah kalung itu di berikan teman masa lalumu yang bernama Prince Simba kan?” ucap Jungkook.

“kau benar. kalian ingat aku pernah berkata bahwa dia adalah cinta pertamaku dan aku ingin sekali menikah dengannya. dan kalian tau aku sudah bertemu dengannya” ucap Tiffany.

“jinjja? nugu? kapan kalian bertemu dan bagaimana kalian bisa bertemu?” tanya Sehun.

“dia itu Choi Siwon dan aku baru mengetahuinya. dia mempunyai sapu tangan pemberianku dan dia juga masih mengingat semua kenangan indah di antara aku dan dirinya.”

“mwo??” ucap Jungkook dan Sehun bersamaan.

“apa Siwon hyung tau kalau kau adalah Princess Mushroom teman di masa lalu?” tanya Jungkook.

“dia tidak tau, dia tidak mengenaliku. dia pasti tidak mengenaliku karena aku sudah berubah sekarang aku tidak gemuk lagi. Jangan ada yang memberitahunya siapa aku , aku ingin dia mengetahuinya sendiri” ucap Tiffany.

“sebenarnya aku memilih Siwon hyung untuk menjalin pendekatan denganmu tapi Sehun hyung bilang Nichkhun hyung yang pas untuk itu.” ucap Jungkook.

“jadi kalian merencanakan pendekatan antara aku dan Nichkhun oppa?” tanya Tiffany. Jungkook menggigit bibirnya dan menoleh ke arah Sehun yang menatap kesal pada Jungkook.

“kalian ini selalu saja membuatku- ahh.. lupakan saja..” ucap Tiffany.

“sebagai permintaan maaf kami. bagaimana jika besok kita lari pagi kau taukan besok hari libur kita bisa memulai berolahraga bersama..” ajak Sehun

good idea hyung”

“baiklah itu bukan hal yang buruk. sebaiknya kalian beristirahat aku sangat lelah hari ini aku ingin cepat tidur..”

“noona tapi aku ingin tidur bersamamu” ucap Jungkook.

“kau ini aku kan-”

“noona untuk hari ini saja. kau tau sudah lama kita tidak tidur bersama. ranjangmu ini king size jadi bisa menampung 3 orang” ucap Sehun. Tiffany berpikir sejenak dan menganggukan kepalanya.

“baiklah.. ”

yeaahh..” teriak Sehun dan Jungkook.

 

Mereka pun berbaring di atas ranjang dengan posisi Tiffany yang berada di tengah Sehun dan Jungkook berbaring nyaman di samping Tiffany. Sehun mencium pipi sebelah kiri Tiffany dan Jungkook sebelah kanan. Tiffany tersenyum dan memejamkan matanya.

 

good night , boys

good night mushroom” ucap Sehun dan Jungkook.

“kenapa kalian memanggilku mush-

“ssttt.. tidurlah noona..” ucap Sehun.

 

 

*****

 

 

POV

 

Tiffany mendudukan dirinya di kursi taman. Tiffany memutuskan untuk beristirahat dari pada mengikuti Sehun dan Jungkook yang sedang berlari sebenarnya Tiffany sudah melarang Jungkook untuk berlari tapi anak itu tetap menggerakkan kakinya walaupun kakinya belum sembuh total. Tiffany memperhatikan Sehun dan Jungkook yang sedang berlari kecil bersama, tiba-tiba pandangan Tiffany tertuju pada seorang pria yang sedang membasuh keringatnya dengan handuk kecil.

 

“Choi Siwon” gumam Tiffany. ia beranjak dari duduknya dan mendekat ke arah Siwon.

 

Tiffany tersenyum saat meliat Siwon yang terlihat gagah saat berkeringat di tambah dengan  kaos tanpa lengan yang ia pakai membuat semua otot-ototnya terlihat jelas.

 

“Siwon oppa” Siwon menoleh ke arah samping dan tersenyum saat melihat Tiffany dengan hotpants dan jaket yang membentuk tubuhnya itu membuat Siwon makin terpesona pada sosok Tiffany.

“kau? kau juga sering berolahraga disini?”

“tidak juga. Sehun mengajakku kesini dan berolahraga”

“Sehun?”

“itu mereka.. Jungkook bersikeras menggerakan kakinya dia bilang semakin banyak bergerak semakin cepat kondisinya kembali pulih” ucap Tiffany. Siwon mengangguk menyetujui pemikiran Jungkook.

“Jungkook benar. lihatlah tangan dan bahuku ini.. terjadi kecelakaan kecil kemarin” ucap Siwon sambil memperlihatkan jempol tangan kanannya dan bahu kanannya yang terbungkus plester penghangat.

“aigoo~~ kenapa dengan bahu dan tanganmu itu?”

“kemarin malam aku bermain basket dengan teman-temanku dan saat aku mencoba melakukan slamdunk ke dalam ring terjadi kesalahan jempolku berada di posisi yang salah di tambah aku menjatuhkan diriku tidak sempurna mengakibatkan bahuku cedera.” Tiffany langsung meraih tangan kanan Siwon dan melihat jempol Siwon yang terlihat bengkak.

“oppa seharusnya kau lebih berhati-hati, aku tau kau menggilai permainan bola basket tapi tidak bisakah kau lebih menjaga dirimu?” Siwon mengerutkan dahinya ia terheran-heran melihat tingkah Tiffany padanya saat ini. Tiffany meraih tangan Siwon dan melihat separah apa cedera di tangannya.

“kau sedang sakit eoh? kenapa tiba-tiba kau baik dan perhatian padaku?” Tiffany menggigit bibir bawahnya, ia baru saja menyadari bahwa ia begitu mengkhawatirkan Siwon. dengan cepat Tiffany melemparkan tangan Siwon kasar.

aww.. appo…” rintih Siwon.

“kita itu teman jadi wajar saja jika aku mengkhawatirkanmu” ucap Tiffany

“tapi tidak perlu sekasar itu, ahh tanganku..” ucap Siwon

 

“hyung..” Sehun dan Jungkook berlari ke arah Siwon dan Tiffany.

“bagaimana keadaanmu Kookie?”

“lebih baik hyung. apa yang terjadi pada tanganmu?”

“noona-mu ini mencederainya”

“mwo? aku? apa yang kau katakan? dia ini cedera saat bermain basket ,dia ini memang pemain basket yang payah” ucap Tiffany.

 

‘apa tindakanku benar jika aku mencoba medekatkan Nichkhun hyung dengan Tiffany noona akan berjalan dengan baik? Tiffany noona terlihat sangat senang saat bertengkar konyol dengan Siwon hyung dan terlihat khawatir saat melihat Siwon hyung terluka. apa aku harus menghentikan niatku mendekatkan Nichkhun hyung dengan Tiffany noona?’batin Sehun

 

Sehun melirik ke arah Tiffany yang tersenyum saat Siwon dan Jungkook sedang bercanda. Sehun memperhatikan tingkah kakaknya itu saat ini, di sisi lain ia ingin Tiffany bahagia melihat Tiffany tersenyum karena Siwon tapi di sisi lainnya dia sangat ingin noona-nya itu bersama Nichkhun. Jungkook menoleh ke arah Sehun yang sedang termenung.

 

“Sehun hyung ”

“nde”

“gwenchana?”

“gwenchana Kookie. noona aku sangat lelah sekali bagaimana jika kita pulang saja?” ucap Sehun. Tiffany menganggukan kepalanya untuk menyetujui keinginan Sehun.

“baiklah , kajja kita pulang” ucap Tiffany.

“Siwon hyung , kami pamit pulang nne. lain kali berhati-hatilah agar tanganmu tidak terluka hyung dan jika tanganmu sudah pulih aku akan mengajakmu bermain basket bersama di rumahku, di halaman belakang ada lapangan basket jadi kita bisa bermain disana” ucap Sehun.

“ide yang bagus aku akan cepat pulih dan menantangmu bermain basket Sehun-ah” Sehun tersenyum dan merangkul Siwon.

“hyung jika aku menang kau harus membantuku berbaikkan dengan Wendy bagaimana? aku tau dia adik sepupumu kan?” bisik Sehun.

“baiklah..”

 

Tiffany tersenyum pada Siwon dengan senyuman terbaiknya. Siwon sedikit aneh dengan senyuman yang di tunjukan Tiffany padanya. Jungkook menyipitkan matanya menatap Tiffany, menyadari tingkah adiknya itu Tiffany merangkul Jungkook.

 

“Hey kajja kita pulang” ucap Tiffany.

“tapi tatapanmu itu -”

“Ppalli..”

ok .. let’s go !!

 

 

*****

 

Ketiga kakak beradik itu pun sampai di rumahnya. Saat mereka masuk ke dalam rumah mereka di kejutkan dengan kedatangan Kim Taehyung dan Kim Yeri terutama Jungkook yang sangat terkejut dengan kedatangan Kim Yeri. Tiffany menoleh ke arah Jungkook yang terdiam menatap Yeri.

 

“annyeonghaseyo Tiffany noona , Sehun hyung dan kau Kookie..” ucap Taehyung.

“Taehyung-ah bagaimana kabarmu dan kakakmu Kim Taeyeon?” tanya Tiffany.

“dia baik-baik saja semenjak hamil dia lebih sering makan, noona. oh iya aku kesini bersama Kim Yeri dia sepupuku , kami ingin melihat kondisi Jungkook” ucap Taehyung.

wow.. Daebak ! jadi kau yang bernama Kim Yeri? kau kan wanita yang di-”

“hyung, diamlah atau ku hajar kau” ucap Jungkook. Tiffany menatap selidik ke arah Sehun dan Jungkook.

“Sehunie , siapa Kim Yeri itu?” bisik Tiffany

“noona, Yeri adalah wanita yang di sukai Jungkook tapi sampai sekarang dia tidak pernah mengatakan itu pada Yeri” Tiffany membuka mulutnya membentuk huruf ‘o’ dan mengangguk paham.

“Yeri-ah Taehyung-ah kalian duduklah akan ku bawakan minuman untuk kalian” ucap Tiffany.

“andwe.. Taehyung-ah kau ikutlah denganku , kita mian video game di kamarku bagaimana?” ajak Sehun pada Taehyung.

“aku setuju hyung kajja..” ucap Taehyung. Sehun dan Taehyung pun pergi menuju kamar Sehun. Jungkook menundukan kepalanya dan menoleh pada Yeri.

“kalian duduklah. karena Ahn ahjumma dan Ahn Ahjussi sedang pergi menemui anaknya jadi aku yang akan membawakan minuman untuk kalian. duduklah..” Tiffany pun berlalu menuju dapur. Jungkook mempersilahkan Yeri untuk duduk di sofa yang bersebrangan dengan sofa yang ia duduki.

“kenapa kau datang ke rumahku?” tanya Jungkook.

“saat Sehun oppa datang ke sekolah sebenarnya aku ingin mengatakan sesuatu padamu tapi kau tidak memberikanku waktu bicara, kau malah menyuruhku diam dan mengikuti ajakanmu kasana kesini” ucap Yeri.

“ya sudah kau katakan saja apa yang ingin kau katakan padaku.. Ppalli..”

“kau ini menyebalkan Kookie..”

“cepat katakan !”

“sebenarnya aku tidak yakin kau akan menerima permintaan maafku dan ucapan terima kasih dariku. Sebenarnya aku ingin mengatakan itu lewat pesan saja tapi Jaehyun bilang akan lebih baik jika aku langsung menemuimu dan mengatakannya langsung.”

“Jaehyun? jadi kau kesini karena perintah darinya? bukan karena inisiatifmu sendiri?” bentak Jungkook. ia tidak menyangka bahwa wanita yang dia sukai menemuinya karena suruhan Jaehyun rival terberat Jungkook untuk mendapatkan Yeri.­

“kau taukan, kau itu seperti apa?  jika aku bersikap baik padamu kau akan salah paham dan menjadikan permintaan maaf dan ucapan terima kasihku itu jadi senjatamu untuk mengejekku. dan aku datang kesini karena aku mengkhawatirkanmu bukan karena ucapan Jaehyun” ucap Yeri. tiba-tiba Tiffany datang membawakan 2 gelas orange juice untuk Yeri dan Jungkook. Tiffany duduk di samping Jungkook dan melihat ada yang aneh dari adiknya itu.

 

“Yeri-ya minumlah”

“khamsahamnida eonni..”

“pulanglah.. kau sudah tau kondisiku kan? aku baik-baik saja dan sangat baik-baik saja sebelum kau datang ! ” ucap Jungkook.

“Kookie kenapa kau berkata seperti itu?” tanya Tiffany

“noona , suruh wanita ini pergi dan katakan padanya aku tidak ingin melihatnya lagi” Yeri menatap tak percaya dengan apa yang baru saja di ucapkan Jungkook padanya di hadapan Tiffany.

“kau mengusirku?” bentak Yeri

“nde.. aku mengusirmu ! sekarang kau pergilah aku tidak ingin melihatmu lagi !!” Taehyun dan Sehun keluar dari kamar dan turun menuju lantai satu saat mendengar teriakan dari Jungkook dan Yeri.

“Yeri-ya waeyo?” tanya Taehyung pada Yeri.

“Taehyung-ah kajja kita pulang..”

“tapi-”

“aku ingin pulang Taehyung-ah..” ucap Yeri. Tiffany memberi isyarat pada Taehyung untuk menuruti keinginan Yeri.

“baiklah kita pulang..”

“ini untukmu Jungkook-ah. maaf jika aku membuatmu terganggu” ucap Yeri sambil menyerahkan kotak berwarna biru berisikan cake yang sengaja Yeri buat sendiri untuk Jungkook.

“bawalah .. aku tidak ingin menerimanya” ucap Jungkook.

“Kookie tapi Yeri membuatkan cake itu special untukmu dia bahkan rela tidak tidur semalaman demi membuatkan cake itu untukmu ” ucap Taehyung.

“aku sudah katakan aku tidak mau !!” bentak Jungkook.

“baiklah jika kau memang tidak ingin menerima cake dariku. Tiffany eonni maafkan aku sudah membuat suasana di rumahmu menjadi seperti ini.. Taehyung-ah kajja…” Yeri melangkahkan kakinya pergi dari sana dengan mata yang berkaca-kaca karena Jungkook. namun baru saja satu langkah Tiffany menahan Yeri dan mengambil kotak cake itu.

cake buatanmu pasti lezat. Jika Jungkook tidak ingin menerimanya apa boleh cake ini untukku?” Yeri menatap lekat wajah Tiffany yang sekarang tersenyum padanya. Yeri tersenyum dan menganggukan kepalanya.

“tentu saja eonni. aku lebih senang jika kau yang memakan cake ini daripada adikmu yang menyebalkan itu.. tapi eonni berjanjilah jangan biarkan adikmu itu memakan cake ini..” ucap Yeri sambil mendelik kesal pada Jungkook.

“wae? wae? wae? aku kan adik Tiffany noona juga. apa aku juga tidak boleh memakan cake buatanmu?” ucap Sehun

“kau tentu saja boleh oppa. asalkan tidak dengan manusia ini” ucap Yeri sambil menunjuk Jungkook dengan gerakan matanya. Jungkook menyunggingkan senyumnya.

“noona , hyung aku dan Yeri pamit nne” ucap Taehyung

“hati-hati di jalan nne..”

“annyeong..”

“nde annyeong..”

 

Tiffany dan Sehun menikmati cake buatan Yeri. Sehun berkali-kali menggoda Jungkook dengan setiap suapan cake yang masuk ke mulutnya.  Tiffany terkekeh melihat tingkah Jungkook yang berpura-pura tidak perduli dengan cake yang di makan olehnya dan Sehun. Tiffany menggoda Jungkook saat ia memasukkan potongan buah kiwi ke dalam mulutnya.

 

“Kookie .. hmm… mashita…” ucap Tiffany. Jungkook membulatkan matanya saat Sehun mengambil 2 potong cake lagi.

“noona aku akan menghabiskannya di kamar. aku rasa akan ada yang menyesal tidak mencoba cake seenak ini.” ucap Sehun sambil berlalu menuju kamarnya. Tiffany memberikan sepotong cake berukuran cukup besar yang ia taruh di piring kecil untuk Jungkook.

“cobalah Kookie.. ini sangat lezat. aku tidak tau apa yang terjadi padamu dan Yeri tapi yang jelas seberapa besar kau marah dan kecewa padanya kau harus bisa melihat usahanya untuk meminta maaf dan berterimakasih padamu. aku tidak ingin adikku ini menjadi seseorang yang pemarah dan tidak pemaaf. cobalah cake ini, aku akan ke dapur mengambil minum..” Tiffany pun berlalu meninggalkan Jungkook.

 

Jungkook menatap lekat ke arah cake yang ada di hadapannya ini. dengan ragu-ragu Jungkook mengambil piring kecil yang berisikan cake dan garpu kecil. Jungkook perlahan-lahan memasukkan sepotog cake itu kemulutnya.

 

“mwo? darimana dia bisa membuat cake selezat ini?” gumamnya. dengan cepat ia memakan cake itu, Jungkook mengambil pisau untuk memotong cake, ia ingin menambah beberapa cake lagi. Saat ia akan memakan potongan cake berikutnya

“lezat bukan? habiskan saja cake itu Kookie..” Jungkook tersedak karena terkejut mendengar suara Tiffany. Jungkook tersenyum kaku pada Tiffany. Tiffany mengedipkan sebelah matanya dan berlalu menuju kamarnya.

“Aish~~” Jungkook mengusap wajahnya dan menatap ke arah cake.

 

 

*****

 

HyungSan Group, Building

 

POV

 

 

Siwon membaca beberapa lembar dokumen perusahaannya. tiba-tiba Siwon teringat dengan wajah Tiffany saat ia cemas melihat tangan Siwon yang mengalami cedera ringan. Siwon memendangi jempol di tangan kanannya dan tersenyum mengingat kejadian itu.

 

“apa Tiffany mulai menyukaiku?” gumam Siwon. tiba-tiba seseorang masuk dan duduk di depan Siwon dengan memasang wajah kesalnya.

“cobalah kau bayangkan oppa, pria menyebalkan itu membuatku muak hari ini..arrrgghh..” teriak Wendy sambil menutup wajahnya dengan tangannya.

“nugu?”

“Hwang Sehun .. dia membuatku muak hari ini oppa” ucap Wendy

“chankaman.. bukankah Sehun adalah pria yang kau sukai itu kan? lantas kenapa kau muak terhadapnya?” tanya Siwon.

“coba kau bayangkan oppa, dia datang ke rumahku dan mengatakan hal bodoh pada appa dan eomma dia bilang dia adalah calon suamiku. apa dia sudah gila?” ucap Wendy. Siwon tertawa mendengar cerita dari Wendy.

“neo?? oppa…. neo jakku useullae !! ” teriak Wendy pada Siwon.

“nde nde..mianhae.. aku terlalu terkejut mendengar ceritamu itu Wendy-ah. karena aku rasa tidak ada yang salah dengan apa yang Sehun lakukan.” ucap Siwon.

“Mwoya? kau bilang tidak ada yang salah? pikirkan jika eomma dan appa salah paham dengan semuanya” ucap Wendy.

“bukankah imo dan samchon ingin melihatmu memiliki seorang kekasih? aku rasa Sehun membantumu”

“oppa tapi tidak dengan Sehun. dia melakukan itu hanya untuk menolongku saja agar orang tuaku tidak lagi membicarakan tentang pasanganku. Sehun tidak menyukaiku oppa” ucap Wendy.

“aku tau tapi Sehun membantumu bukan? dia menolongmu dengan sangat baik..”

“aku hanya ingin memperkenalkan seorang pria yang menyayangiku dan mencintaiku bukan karena dia kasihan padaku oppa. Percuma saja bicara padamu..” Wendy pun berlalu meninggalkan ruangan Siwon.

 

Siwon mengaruk tengkuknya dan berpikir sesuatu tentang Wendy. Siwon menoleh ke arah jendela , tiba-tiba ia mendapatkan ide untuk membuat Wendy dan Sehun tidak bertengkar lagi.

 

“Tiffany.. ya Tiffany dia bisa membantuku untuk hal ini” Siwon pun mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi Tiffany. sudah 3 kali ia menghubungi Tiffany tapi tidak di jawab, Siwon menyimpan kembali ponselnya.

“kenapa wanita itu tidak mengangkat panggilan telepon dariku? bukankah ini jamnya pulang kerja? sudahlah mungkin dia sedang sibuk” ucap Siwon. ia pun bengkit dan mengambil jas dan kunci mobilnya. Siwon melihat kembali layar ponselnya sebelum ia pulang.

“apa kau harus menghubunginya lagi? ahh tidak. nanti saja” ucap Siwon.Ia pun melangkahkan kaki dan pergi keluar ruangannya.

 

 

Siwon membuka pintu appartementnya dan dengan cepat ia merebahkan tubuhnya di sofa. Siwon memejamkan matanya mencoba untuk berisitirahat barang sebentar, tiba-tiba ponselnya berdering ia pun merogoh ponselnya di saku jas yang masih di pakainya. Siwon tersenyum saat melihat nama Tiffany yang muncul di layar ponselnya.

 

“yeobseo”

“oppa apa tadi kau menghubungiku? waeyo?”

“kau sedang dimana? kenapa berisik sekali?”

“Nichkhun oppa mengajakku ke pesta temannya. disini memang sedikit berisik oppa mianhae..”

 

Siwon menampakkan wajah kesalnya sekarang, saat ia mendengar nama Nichkhun di sebut Tiffany.

 

“oppa.. Siwon oppa are you there?”

“nde.. yasudah lain kali saja aku bicarakan padamu”

“wae? katakan ada apa oppa?”

“hanya hal kecil. punggungku terasa sakit karena cedera itu, tadinya aku ingin memintamu datang ke appartementku untuk mengoleskan krim penghangat dan memijat punggungku tapi ya sudah kau selesaikan saja dulu urusanmu”

“punggungmu sakit? ya sudah aku akan kesana oppa kau tinggal di Luxury appartement kan? beritahu saja di lantai berapa appartementmu”

“tidak usah Tiffany-ah, aku bisa meminta Sulli saja untuk datang ke appartementku”

“Sulli? apa dia seorang wanita?”

“tentu saja dia seorang wanita , dia-”

“aku akan kesana sekarang oppa. sebagai teman yang baik aku harus menolongmu mengobati cederamu itu. jangan bicara lagi tunggu aku”

“tapi Tiff-”

 

Tiffany memutuskan teleponnya dengan sepihak. Siwon menatap layar ponselnya saat Tiffany menutup sambungan teleponnya. beberapa detik kemudian ia tersenyum bodoh mengingat sesuatu.

 

“Sulli adalah adik sepupuku sama seperti Wendy. ahh.. kenapa dia mengkhawatirkanku? dan dia akan datang sekarang ke appartementkan? apa dia mulai menyukaiku? aish~~ aku bisa gila memikirkan reaksi Tiffany yang seperti tadi..” ucap Siwon.

 

30 menit kemudian

 

Tiffany turun dari taksi dan melangkah menuju pintu masuk gedung appartement. Ia pun menghubungi Siwon untuk menanyakan di lantai mana unit appartement miliknya.

 

“yeobseo”

“oppa , lantai berapa unit appartementmu?”

“astaga aku benar-benar datang?”

“cepat katakan dimana appartementmu”

“baiklah appartementku di lantai 7”

“nomor?”

“hey.. ini appartement elite hanya ada 1 unit appartement di setiap lantainya”

“astaga kau ini sombong sekali.. yasudah tunggu aku”

 

Tiffany pun menutup ponselnya dan masuk ke dalam elevator yang ada di hadapannya. Tiffany dengan cepat menekan angka 7. Saat ia akan keluar dari elevator tiba-tiba ada seorang wanita dengan paras yang cantik menggunakan dress berwarna putih keluar dari appartement Siwon, dengan cepat Tiffany menyembunyikan dirinya di balik tumbuhan hiasan yang ada di lorong menuju appartement Siwon , tumbuhan itu lebih tinggi dari Tiffany membuat Tiffany tidak terlihat karena terhalang tumbuhan itu.

 

“oppa terimakasih kau sudah membantuku” ucap wanita itu.

“Jessica , pasti akan sulit berada di posisimu saat ini. tetap menjadi Jessica yang tegar , kuat dan selalu tersenyum. ingatlah adikmu membutuhkanmu Sica-ya.. uljima..” Siwon pun memeluk Jessica dan menyalurkan semangat untuk Jessica dari pelukannya.

“baiklah oppa aku harus segera pulang Jaehyun dan SooJung pasti sudah menungguku pulang..”

“pergilah .. aku akan selalu di sampingmu Sica-ya. aku akan menemui HaJeon lain kali..”

“annyeong..”

“nde annyeong..”

 

Jessica pun membalikkan tubuhnya dan melangkah meninggalkan Siwon yang masih berdiri di ambang pintu. Jessica menoleh ke arah Tiffany yang sedang berdiri di belakang tumbuhan , Jessica tersenyum dan membungkukan tubuhnya di hadapan Tiffany.

 

“apa kau ingin menemui Siwon oppa?” tanya Jessica.

“nde.. aku temannya hanya teman saja kau jangan salah paham” ucap Tiffany.  Siwon melihat ke arah Tiffany dan Jessica.

“salah paham? untuk apa? Jessica Jung imnida” ucap Jessica sambil mengulurkan tangannya pada Tiffany.

“Tiffany Hwang imnida” ucap Tiffany saat ia meraih tangan Jessica.

“jadi kau Tiffany? aku sering mendengar namamu dari Siwon oppa. ya sudah aku harus segera pulang , senang bisa bertemu denganmu disini Tiffany-ssi”

“nde Jessica-ssi aku juga senang bisa mengenal dirimu”

“annyeong”

“nde annyeong..”

 

Jessica pun kembali melangkah menuju elevator. Tiffany melangkahkan kakinya menuju appartement Siwon , Ia bisa melihat Siwon sedang tersenyum bodoh memandangi kedatangannya.

 

“Tiff, kajja masuklah” ucap Siwon. Tiffany pun mengikuti Siwon masuk ke dalam appartementnya.

“aku kira kau tidak benar-benar datang ke appartementku” tambah Siwon.

“Siwon oppa jadi siapa perempuan bernama Jessica itu?”

“dia ada- hmm.. kenapa kau menanyakan Jessica? apa kau cemburu ada wanita lain yang masuk ke dalam appartementku eoh?” Siwon menggerak-gerakan alisnya di hadapan Tiffany.

“apa yang kau bicarakan? untuk apa aku cemburu? percaya diri sekali..”

“dia sahabatku kau tenang saja dia sudah mempunyai anak. sedang ada masalah di dalam keluarganya Kedua adiknya Jung SooJung dan Jung Jaehyun meminta Jessica untuk pulang ke rumah karena sudah berbulan-bulan Jessica dan anak laki-lakinya yang masih berumur 1 tahun itu tidak pulang ke rumah karena dia tertekan dengan hubungannya bersama kekasihnya itu tidak di setujui oleh orangtuanya”

“sudah punya anak?”

“hmm.. aku juga tidak tau siapa kekasihnya yang aku tau Jessica mengenalnya karena blind date, Jessica tidak memberitahuku siapa kekasihnya jadi aku tidak ingin bertanya padanya. yang aku tau kekasihnya itu meninggalkannya saat ia tinggal di luar negeri. padahal  HaJeon anak yang lucu dan menggemaskan , sayang sekali ayahnya meninggalkannya dengan alasan yang entah apa”

“SooJung? Jaehyun? aku tidak asing dengan nama itu.. ahh.. aku ingat SooJung adalah mantan kekasih Sehun dan Jaehyun adalah rival Jungkook untuk mendapatkan Yeri.. iya benar aku mengingat nama itu..”

 

‘dan sekarang Jessica adalah sahabat Siwon oppa. kenapa kakak beradik itu bisa berurusan dengan kedua adikku dan juga aku sekarang’ batin Tiffany

 

“aku pernah dengar SooJung adalah mantan kekasih Sehun tapi aku baru tau bahwa Jaehyun juga rival Jungkook. ahh.. sudahlah jangan di bahas , kau duduklah aku akan membawakanmu minuman” ucap Siwon yang berlalu menuju dapur.

 

Tiffany mengedarkan pandangannya melihat setiap sudut appartement Siwon yang terlihat rapi untuk di tinggali seorang pria seperti Siwon. Tiffany tersenyum saat melihat Siwon yang kembali dari dapur dan membawa 2 cangkir coffee untuknya dan Tiffany.

 

“aku hanya punya coffee tidak apa-apa kan?” ucap Siwon sambil duduk di samping Tiffany.

“gwenchana oppa. aku rasa coffee panas di udara dingin malam sangat membantu” ucap Tiffany sambil menyesap coffee buatan Siwon.

“Tiff , sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan padamu selain memintamu memijat punggungku”

what?

“ini tentang Sehun.”

“ada apa dengannya? apa dia melakukan sesuatu atau dia menyembunyikan sesuatu dariku dan ia hanya mengatakannya padamu?” Siwon terkekeh melihat reaksi Tiffany yang berlebihan tentang adiknya.

“anniya.. bukan itu. Wendy adalah adik sepupuku dia menyukai Sehun saat masih di bangku sekolah, tapi Sehun berpacaran dengan SooJung sampai akhirnya SooJung menyakiti Sehun dan bersama laki-laki lain bernama Jongin. Wendy masih menyukai Sehun sampai sekarang. Ada tindakan bodoh yang di lakukan Sehun tapi menurutku itu tidak bodoh di-”

“apa dia menodai Wendy?” ucap Tiffany memotong ucapan Siwon.

“mwo? apa yang kau katakan tentu bukan seperti itu, kau ini kakak macam apa? astaga.. aku tidak percaya kau menuduh adikmu seperti itu”

“lalu apa?”

“Sehun mengatakan pada SooJung dan Jongin bahwa dia adalah kekasih dari Wendy , sebenarnya Wendy tidak mempermasalahkan jika dia melakukan itu untuk membuat SooJung iri tapi yang terparahnya adalah Sehun mengatakan dia adalah calon suami Wendy pada kedua orangtua Wendy yang tidak lain adalah paman dan bibiku. Kau tau paman dan bibiku meminta Sehun dan Wendy bertunangan ,Sehun mengiyakan permintaan orang tua Wendy dan itu melibatkan aku. bisakah kau membantuku untuk bicara pada Sehun agar menghentikan status palsunya bersama Wendy? aku takut dia terlalu jauh untuk membalas kesakitan hatinya pada SooJung dan Jongin..”

“apa yang di lakukan anak itu? pantas saja dia jarang bicara denganku akhir-akhir ini. apa Wendy marah pada Sehun?”

“ya begitulah , dia memang menyukai Sehun tapi tidak seperti ini jika ingin mendapatkannya bukan? Sehun terlalu terkendali dengan emosinya melihat kebersamaan SooJung dan Jongin.” ucap Siwon sambil menyesap coffee miliknya.

“aku akan bicarakan itu pada Sehun. Apa boleh aku meminta nomer ponsel Wendy? aku akan bicarakan ini dengannya sebagai seorang wanita”

“tentu.. akan aku kirimkan nomer ponsel Wendy padamu nanti.. ahh.. aku rasa masalah yang satu sudah selesai dan sekarang masalah kedua Ny. Hwang..” ucap Siwon sambil menunjuk ke arah punggungnya, Tiffany mengangguk. Siwon pun membuka bajunya di hadapan Tiffany.

arrgghhh.. oppa apa yang akan kau lakukan?” teriak Tiffany.

“Yak!! kenapa kau berteriak? aigoo~ apa suaramu titisan siluman lumba-lumba? telingaku hampir pecah..” ucap Siwon sambil mengusap-usap telinganya.

“ini krim penghangatnya cepat kau oleskan ke punggungku dan pijat aku pelan-pelan..” Siwon membelakangi Tiffany. Tiffany menggigit bibir bawahnya melihat tubuh kekar Siwon yang topless dan terlihat sempurna meskipun dari belakang.

 

‘tubuhnya sempurna. apa selama 13 tahun ini dia menghabiskan waktunya ke gym?’ batin Tiffany

 

Perlahan Tiffany mengoleskan krim penghangat itu di pundak dan punggung sebelah kanan Siwon. Siwon tersenyum bodoh saat tangan mulus Tiffany memijat perlahan pundak dan punggungnya. Tiffany tidak kalah tersenyum bodoh saat merasakan tubuh kekar Siwon yang sangat berotot.

 

“Tiff apa aku boleh bertanya sesuatu padamu?”

“ya, apa?”

“kenapa kau mengenal Nichkhun? maksudku darimana kau bisa mengenalnya? jangan salah paham..” ucap Siwon.

“dia mantan kekasihku” ucap Tiffany sambil memberikan penakanan pada kata ‘mantan kekasihku’. Siwon terdiam dan merasa tak suka pada kenyataan mereka adalah mantan sepasang kekasih.

“oh… mantan kekasihmu, pantas saja kau begitu akrab dengannya. Aku juga punya mantan kekasih dia bernama Stella Kim dia adalah wanita cantik , sexy dan dia juga seorang fashion designer di Amerika.” ucap Siwon dengan sedikit nada yang meninggi.

“oppa , aku tidak bertanya tentang itu.” Siwon menelan ludahnya ia merasa bodoh mengucapkan itu, Tiffany mana mungkin ingin mengetahui siapa mantan kekasih Siwon.

“aku hanya bercerita padamu tentang mantan kekasihku itu. kau ini..” ucap Siwon.

“ohhhhh..” jawab Tiffany singkat.

“bisakah kau memijatnya lebih keras tenagamu lemah sekali..” Tiffany menekannya lebih keras.

awww.. appo.. appo.. kau ingin membuat cederaku lebih parah?” protes Siwon.

“kau sendiri yang meminta lebih keras , kau ini kenapa? seharusnya kau bersyukur aku ingin memijatmu. kau tau diluar sana banyak para pria yang ingin berpegangan tangan denganku dan kau ini mendapatkan sentuhan tanganku dengan cuma-cuma seharusnya kau berterima kasih.. ”

“baiklah jika memang di luar sana banyak pria mendambakan tanganmu untuk di genggam aku akan mendapatkan yang lebih” ucap Siwon sambil menyandarkan tubuhnya kebelakang mengenai dada atas Tiffany. Siwon tersenyum saat kepalanya mendarat di dada atas Tiffany.

“oppa ireona…” ucap Tiffany

“andwae..” ucap Siwon sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada dan memejamkan matanya.

“aish~ kau in-” Tiffany melihat luka di kepala sebelah kiri dekat telinga Siwon. Ia mengingat sesuatu saat Siwon membelanya dari kedua temannya yang mengganggu Tiffany. luka itu memang tidak akan terlihat karena tertutup rambut Siwon tapi sangat jelas jika sedekat ini. Tiffany menyentuh luka itu dan membuat Siwon membuka matanya dan menoleh ke arah Tiffany.

“kau pernah terluka disini?” Siwon tersenyum. ia pun terduduk dan menghadap ke arah Tiffany.

“luka ini 13 tahun yang lalu. sudahlah jangan membahas luka ini jika aku menyentuh dan melihatnya di cermin aku akan merindukan cinta pertamaku saat itu. tunggu disini , aku akan mengambil cemilan di kulkas” Siwon pun bangkit. Tiffany menarik tangan Siwon dan membuat Siwon terduduk kembali ke sofa. Siwon dan Tiffany saling bertatapan.

“oppa apa ada sesuatu yang kau temukan dariku? apa kau tidak melihat sesuatu terjadi padaku sekarang? atau apa kau mengingat sesuatu saat melihatku? ” Siwon menatap lekat wajah Tiffany.

“ya, aku menemukan sesuatu”

“mwo?” Siwon mendekatkan wajahnya pada Tiffany menyadari Siwon semakin dekat dan akan melakukan sesuatu padanya, Tiffany pun memejamkan matanya.

“aku menemukan sesuatu bahwa hidungmu terlihat besar seperti jamur dalam jarak yang sedekat ini” ucap Siwon sambil tersenyum namun seperkian detik kemudian Siwon menghilangkan senyumannya dan berpikir sesuatu tentang apa yang  baru di ucapkannya. ucapan itu sama seperti ucapannya pada Princess Mushroom 13 tahun yang lalu. Tiffany mendorong tubuh Siwon menjauh darinya.

“kau ini kenapa ti-”

“aku ingin ke toilet. kau tunggulah disini” Siwon pun berlalu meninggalkan Tiffany dan masuk ke dalam toilet di dekat dapur.

“pria itu bodoh aku ini Princess Mushroom, Hwang Miyoung. katanya dia akan langsung mengenaliku tapi sampai sekarang tidak menyadari itu, Ppabo-ya..” gumam Tiffany.

 

Di sisi lain Siwon menatap pantulan dirinya di cermin, ia memikirkan sesuatu tentang ucapannya pada Tiffany dan pada Princess Mushroom yang terasa sama baginya.

 

“kenapa ini terasa aneh bagiku? wajah Tiffany mengingatkanku pada Miyoung. kenapa saat menatapnya sedekat itu aku merasakan keadaan yang sama 13 tahun yang lalu? apa Tiffany adalah Miyoung? tidak mungkin Miyoung itu memiliki tubuh yang gemuk dan dia sangat lucu tapi Tiffany sangat berbeda. kenapa jadi seperti ini?” ucap Siwon sambil membasuh mukanya dengan air.

 

Siwon keluar dari toilet dan mengambil cemilan yang dia simpan di lemari makanan , ia pun melangkah menuju Tiffany. Tiffany terkekeh melihat ke arah Siwon masih topless. Tiffany melemparkan kaos ke arah Siwon.

 

“pakai bajumu , kau pikir tubuhmu itu bagus” ucap Tiffany. Siwon pun memakai kaos itu dan duduk di samping Tiffany.

“apa kau suka menonton action film  seperti expandable or….?

action? aku lebih suka melihat film dari Disney , aku juga suka  Captain America, Harry Potter , Thor , The Lord Of The Ring , Ant Man, Despicable Me , and….. Fifty Shades Of Grey.

fifty shades of grey?

“ya.. i recently re-read ‘fifty shades of grey’ and saw the movie as well. the music in the movie was so good so….

are you serious? the novel is incredibly erotic, Fany-ah..

Yes, that’s true. but I’m 28 years old now. so,  can’t i say things like that?”

you can Tiff.. wow.. unbelievable.. ” ucap Siwon sambil membulatkan matanya.

“Chistian Grey pria yang tampan dan mempunyai kharisma..” ucap Tiffany.

“jadi bisakah aku melakukan apa yang di lakukan Grey pada wanitanya?” ucap Siwon sambil mendekatkan wajahnya pada Tiffany.

“kau ingin mati? jauhkan wajahmu yang pervert itu..” Tiffany menjauhkan wajah Siwon dari hadapannya.

“aku pun tidak tertarik padamu lagipula wanita bertubuh tambun lebih menggoda di banding wanita bertubuh tipis sepertimu” Tiffany memukul tangan Siwon dan mencubit perutnya.

aww.. Tiffany kau- ahh.. sudahlah kita nonton film horror saja bagaimana?” Tiffany terdiam tidak menjawab pertanyaan Siwon. Siwon menyadari perubahan di wajah Tiffany.

“apa kau takut Ny. Hwang?”

“anniyo.. cepat putar film yang paling menakutkan, aku bisa jamin kau yang akan ketakutan nantinya” ucap Tiffany

 

Siwon pun menekan beberapa  tombol di remote control , Ia memilih film yang menurutnya tidak menakutkan film horror Thailand yang menurut beberapa temannya ini adalah film horror yang menakutkan, PHOBIA.

Siwon bisa menyadari bagaimana Tiffany mengepal tangannya sangat erat di tambah Siwon yang mematikan lampu di ruang tengah membuat Tiffany menelan ludahnya banyak-banyak. Siwon mengangkat tangannya ke belakang Tiffany, ia sudah mempersiapkan dirinya jika Tiffany ketakutan Tiffany bisa dengan mudah memeluk tubuh Siwon.

 

“apa yang di lakukan anak itu? perut kosong membuatnya nekad melanggar aturan dari biksu.” ucap Siwon yang mengomentari film yang di tontonnya.

“kau diamlah Tn. Choi !” ucap Tiffany yang masih serius menatap layar Televisi. Siwon bisa melihat tangan Tiffany mencengkram ujung sofa dan wajahnya terlihat tegang. Siwon memang bukan pria penakut bahkan saat temannya mengalami kerasukan hanya Siwon yang tetap tenang dan malah menantang jika ada hantu yang mengganggu temannya itu.

“detak jantungmu bisa ku dengar jelas Tiffany.. kau penakut sekali..” ucap Siwon.

 

Arrghhhh.. Oppa….” Tiffany berteriak dan memeluk Siwon. Siwon terkejut dan tersenyum melihat Tiffany yang begitu erat memeluk dirinya , Siwon mengelus kepala Tiffany.

“ini maksudku..” ucap Siwon sambil tersenyum bodoh.

 

Tiffany membuka matanya dan merasakan kenyamanan luar biasa di dalam pelukkan Siwon, Ia mengangkat kepalanya dan melepaskan pelukan Siwon. Mereka berdua saling bertatapan , Siwon mendekatkan wajahnya pada Tiffany,  beberapa inci lagi bibir mereka bertemu, Tiffany memalingkan wajahnya dan membenarkan posisi duduknya. Siwon tersenyum dan beranjak menuju saklar lampu, Tiffany merapikan rambutnya tanpa sengaja kalung berliontin kepala babi yang selalu di pakainya itu tertarik oleh tangannya dan menggantung keluar tanpa ia sadari. Siwon kembali duduk di samping Tiffany dan saat ia menoleh ke arah Tiffany , Siwon mematungkan pandangannya pada liontin kepala babi berwarna pink dengan kilauan batu permata kecil-kecil yang memantulkan cahaya. Tiffany menoleh ke arah Siwon yang memandangnya dengan tatapan aneh.

 

“oppa? kenapa kau memandangiku seperti itu? kau jangan macam-macam oppa..” ucap Tiffany

“Miyoung ??”

“mwo?”

“kau Hwang Miyoung?”

“mworago?” Tiffany mengikuti tatapan Siwon yang mengarah ke dadanya. Tiffany menggigit bibirnya saat menyadari kalungnya menggantung keluar. Tiffany tersenyum kaku pada Siwon.

“nde oppa.. aku Hwang Miyoung, your Princess Mushroom.. ” Siwon semakin terheran mendengar ucapan Tiffany.

“kau sudah mengetahui siapa aku?” Tiffany mengangguk dan tersenyum.

“aku mengetahuinya saat kau memberikan aku sapu tangan berwarna pink yang terukir namaku disana dan luka di kepalamu membuatku yakin kau adalah Prince Simba-ku.. kau bilang kau akan mengenaliku saat pertama kali bertemu tapi lihatlah kenyataannya kau tidak mengenaliku oppa..” ucap Tiffany sambil menampakan wajah pura-pura kesalnya, Siwon terlihat gemas melihat wajah Tiffany yang seperti itu karena biasaanya Tiffany akan marah-marah dan membentak padanya tapi berbeda dengan hari ini Tiffany begitu manis dan cantik dengan senyuman terbaiknya.

 

you know, you look so different..

“maksudmu? dulu aku mirip babi pink yang gemuk dan pendek tapi sekarang tidak?” Siwon terkekeh dan memandangi Tiffany dari atas sampai bawah.

“bukan seperti itu. kau berubah menjadi wanita dewasa yang cantik dan lumayan .. sexy..” Tiffany memukul lengan Siwon saat ia mengatakan kata sexy.

“jadi 13 tahun yang lalu aku tidak cantik di matamu?” teriak Tiffany

“jujur saja kau lebih menyukaimu 13 tahun lalu. kau lucu , gemuk , menggemaskan dan pipimu itu sangat chubby.. tapi lihatlah kau sekarang kau berubah menjadi wanita karir yang sempurna , cantik , tubuhmu langsing , pipimu tidak chubby seperti dulu. saat aku pergi aku selalu berdoa pada Tuhan jika nanti aku di pertemukan lagi denganmu aku ingin kau tetap seperti yang ku kenal dengan tubuh gemukmu itu” Tiffany mengerutkan dahinya mendengar ucapan Siwon.

“bukankah semua pria ingin wanitanya terlihat cantik, langsing dan sexy? jika aku bertubuh gemuk seperti 13 tahun yang lalu mungkin saja kau akan berpura-pura tidak mengenalku. kau tau saat aku menjalin hubungan dengan Nichkhun dia selalu menjaga pola makanku agar tubuhku terlihat sempurna. Aku mendapat efek baiknya mulai dari hidup sehat dan menjaga kadar kolesterol di tubuhku. Bukankah bertubuh langsing lebih baik?”  Siwon menarik tangan Tiffany agar ia berdiri. Tiffany mengerutkan dahinya menatap Siwon di hadapannya. dengan satu gerakan Siwon menarik tangan Tiffany dan memutar tubuh Tiffany membuat Tiffany membelakangi Siwon.

“apa yang kau lakukan oppa?” tanya Tiffany. Siwon tersenyum dan menarik tangan Tiffany ke belakang.

awww.. oppa sakit..” teriak Tiffany.

“dulu kau bisa membantingku dalam satu gerakan dan melepaskan tanganmu dari cengkramanku. aku setuju dengan Nichkhun bahwa menjaga tubuh itu baik tapi dia lupa akan sesuatu sebagai seorang Dokter seharusnya kau di anjurkan untuk berolahraga. bukan hanya menjaga pola makan tapi olahraga juga penting untukmu Tiff..” Siwon melepaskan tangannya dari Tiffany. Siwon pun kembali duduk di sofa di susul dengan Tiffany yang duduk kembali di sampingnya.

“kau tau saat aku kembali ke Korea banyak sekali yang mengejekku. sempat aku merasa ingin mati saja daripada harus di ejek. Sehun akan menghajar siapapun yang mengejekku begitu pun dengan Jungkook. saat aku kelas 2 di High School aku mengenal Nichkhun dan dia yang merubahku seperti saat ini dia bilang aku lebih cantik jika memliki tubuh langsing. dan saat aku berhasil menurunkan berat badanku selama 3 tahun dia memintaku menjadi kekasihnya. Saat itu aku sangat bahagia karena Nichkhun adalah pria yang baik dan aku menyukainya saat itu, tapi sayangnya dia pergi ke Jerman dan melanjutkan karirnya sebagai Dokter.” ucap Tiffany

“lalu kau menyesal berpisah dengannya?”

“awalnya begitu tapi tidak begitu buruk 1,5 tahun menurutku cukup untuk membuat kisah baru di hidupku. Saat aku tau Nichkhun punya kekasih disana aku bahagia karena akhirnya dia menemukan seorang wanita yang dia cintai lagi.” Siwon menyunggingkan senyumnya.

“jadi Nichkhun cinta pertamamu? bukan aku? ahh.. sebenarnya aku berharap aku adalah cinta pertamamu.”

 

Tiffany menoleh ke arah Siwon. Tiffany mengangkat tangannya dan mengarahkan wajah Siwon padanya. Siwon bisa melihat mata indah Tiffany yang sedang lenyap karena senyumannya.

 

“apa aku cinta pertamamu?” tanya Tiffany.

“iya. tapi aku rasa tidak lagi karena kau sudah berubah menjadi wanita kurus seperti cacing” Siwon pun tersenyum. Siwon menurunkan tangan Tiffany dari wajahnya. Siwon menyentuh pipi kiri Tiffany dengan tangan kanannya.

“terlepas dari kata cinta pertama atau bukan. Kau tetap Princess Mushroom dan Hwang Miyoung untukku , kau tetap wanita paling cantik untukku. mata itu, hanya kau yang mempunyai mata seindah itu Tiff.” ucap Siwon. Tiffany tersenyum dan memeluk Siwon dengan erat, Siwon menahan rasa sakit di punggungnya karena Tiffany terlalu erat memeluknya.

“aku merindukanmu oppa.. My Prince Simba” ucap Tiffany. Siwon membalas pelukan Tiffany. tiba-tiba ponsel Siwon yang berada di atas meja berdering. Siwon pun melepaskan pelukannya dan mengambil ponsel miliknya.

“Wendy?”

“angkat saja oppa mungkin Wendy sedang butuh pertolonganmu” Siwon pun mengangguk dan menjawab panggilan telepon dari Wendy.

 

“yeobseo”

“oppa.. hiks..hiks..”

“Wendy kau menangis? waeyo? apa Sehun bertengkar denganmu atau Sehun-”

“bukan oppa”

“bukan , hanya Sehun yang bisa membuatmu menangis seperti ini. katakan ada apa?”

“Paman Choi..”

“appa? ada apa dengan appa-ku?”

 

Tiffany melihat perubahan di wajah Siwon. Siwon terlihat terkejut dalam diamnya , ia menjatuhkan ponselnya dan menatap Tiffany.

 

“oppa? waeyo? gwenchana?”

 

“appa.. andwae.. ini pasti ada kesalahan , Tiffany katakan ini adalah kesalahan..”

calm down oppa.. ” ucap Tiffany sambil menggenggam tangan Siwon.

 

 

“ANDWAE !!!!!!!!!”

 

 

 

 

 

 

 

To Be Continue……

39 thoughts on “(AF) Be Natural Part 3

  1. Akhirnya kambek jugaaaa 😭😭😭
    Btw itu kenapa ehh, wendy kenapa coba? Bapaknya siwon ngelakuin apa si? Gregetan ihh, ditunggu kelanjutannya 🙌🙌

  2. Akhirnya siwon mengenali fany,ikut senang deh. Mudah2an siwon dan fany jadian deh.
    Ada apa dengan siwon appa….?
    Terjadi sesuatukah…..?
    Penasaran thor…..
    Ditggu next partnya thor.

  3. Ap yg trjd dg tuan choi shingga reaksi siwon segituny….
    hn.. smga aj hal it gk bpengaruh trhdap hub sifany yg baruuuu aj mbaik. Aplg stlh mengetahui latar belakang masing2..

    Nsxt part dtunggu..
    sempat down ggra n blogg gk ad posting kmarin2. Tp syukurlah skrng sdh ad..

  4. Huhuhu kenap blog ini sepi banget yaaa sekarang😥 sifany kok jadi aneh gitu sih hubunannya di real life *shipper galaw*. Huhu untung ffnya di publish setelah sekian lama yaaaa… Ini ffnya tetep bagus gak bosenin. Ditunggu ya next partnya

  5. Selalu ku tunggu updata dari cerita ini… pasangan simba dan mushroom haha^_^. Cinta lama bersemi kembali, cie cie oppa eonni❤. Appanya siwon oppa kenapa?? Bikin deg2an aja nihhh. Next update… always waiting…. hehe

  6. Waaa akhirnya update
    Cieee skrg siwon udh tau klo tiffany itu mi young😊
    Itu appa nya siwon knapa ?? Padahal lgi seru, eh tbc, ditunggu bnget lanjutannya thor, fighting ^^

  7. Cute ff nya cute apalagi bagian sifany hihi. Dugaanku ayahnya siwon kecelakaan sampai wendy histeris gitu.
    Next ya thor, jgn lama2 di post.

  8. Ya ampunn thor sekian lama mnunggu akhir’a update jg
    sampe2 lp crita’a kaya apa alhasil mesti baca part sebelum’a haha
    Btw seneng dh akhir’a mreka di pertemukan kembali
    tp sedih jg nh, pasti ada sesuatu yg trjadi sm bapake
    ok next ya thor
    di tnggu

  9. Annyeong…
    Oouuuhhh…… akhirnya, nadi di SI kembali berdenyut, terimakasih utk Dewi Astri-ssi setelah sekian lama..
    Semoga ini menjadi awal kebangkitan Sifany, udah kangen banget sama kisah2 TiffMommy n WonDaddy.
    Dinanti dengan sangat kelanjutan kisah ini. FIGHTING !!!
    Gomawo.. 😄

  10. Waduhhh appa-nya siwon kenapa tuh wendy koq sampai histeris gitu terus siwon juga bener” shock padahal baru aja seneng karena tau klow tiffany itu princess mushroom-nya😭
    Ditunggu kelanjutannya…
    Fighting…!!!

    BTW…
    Terima kasih karena tetep nglanjutin ni ff author☺

  11. crtny makin bergejolak.baik segun ato jongkook.
    brt baik akhirny sifany sm2 slg th bhwa mrkbtmn ms kcl n cinta prtm.
    dsr jongkoor msh aj gengsi akui perasaanny pd Yeri,eh gilirn mknan aj mau…heol…
    sehun jg g pst am hatiny bhkn mkin gaje…omg..
    ap appa siwon meninggl?no..no…no..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s