(AF) That Problem Part 1

That Problem Part 1 (SEQUEL THAT MAN)


Author: ayuhwang

Main cast:  Tiffany Hwang–Choi Si Won

Other Cast: Bae Irene-Song Mino- Kim Taehyung

Genre: action, drama, romantic

Rating: 17

Disclaimer: semua cast milik Tuhan YME. Aku hanya meminjam nama mereka untuk memudahkan imajinasi aku dan kalian semua. Jangan lupa meninggalkan saran dan komentar, oke..Happy reading!!!

 

@Kantor Pusat Rahasia, Seoul

“selamat datang kembali siwon-sii”

“terimakasih tuan park”

“maafkan aku tidak bisa langsung membebaskanmu. Kau tahu kan?”

“iya pak, aku mengerti. Aku sudah tahu resikonya dari awal”

Kepala park tersenyum melihat anak buah kesayangannya sudah kembali ke kantor. Siwon adalah agen rahasia paling muda dan berbakat yang pernah ditemuinya. Karena itulah siwon diberikan tugas berat langsung dari presiden.

“hari ini presiden akan datang khusus untuk menemuimu”

“saya merasa terhormat tuan park”, jawab siwon

Presiden memberikan perintah langsung pada siwon untuk mengacaukan oknum-oknum yang berusaha menggelapkan uang negara. Karena masalah ini semakin lama semakin menggerogoti uang negara,  presiden mempunyai inisiatif sendiri untuk mempekerjakan agen paling berpotensi untuk mengemban beban berat ini. pekerjaan ini diluar divisi yang ada. Choi siwon bekerja sendiri meskipun dia anak baru. Bahkan kepolisian dan divisi lain pun tak ada yang tahu. Oleh karena itulah mereka tidak bisa langsung mengeluarkan siwon dari penjara. jika misi ini diketahui oleh kepolisian, maka hanya akan menimbulkan perdebatan yang berkepanjangan.

“ngomong-ngomong, kau benar-benar akan menikah?”, tanya tuan park

Siwon tersenyum lebar kali ini, “Ya dan aku akan sangat senang kalau tuan park mau hadir”

“tentu aku harus hadir. Kau sudah kuanggap sebagai anakku sendiri. Walau aku kurang setuju,  jika memang sudah keputusanmu. Aku bisa apa”

Tuan park sebelumnya menentang mentah-mentah rencana siwon menikahi tiffany kala siwon memberitahukannya tempo hari. Siwon memberikan berbagai alasannya dan tuan park menyerah. Jika siwon sudah bertekad, tidak ada yang bisa menghentikannya.

“ingat kata-kataku, jangan sampai menganggu pekerjaanmu”

“siap”, jawab siwon antusias

@apartement tiffany

“selamat malam baby”, sapa siwon

“astaga, kau mengagetkanku oppa”

Seperti biasa, siwon masih sering ke apartemen tiffany (lebih tepatnya hampir setiap hati). Membuat tiffany kaget dengan kehadirannya dan menyiapkan berbagai menu makan malam yang menggugah selera.

“aku suka melihat ekspresi kagetmu”, jawabnya sambil terkekeh. “kau sangat imut-“, kali ini ia memainkan hidung tiffany, “-lucu, rasanya aku ingin mencubitmu, , disini, disini ..”, dan siwon mulai memainkan wajah tiffany seperti halnya boneka, mencubitnya disana dan disini.

“oppa, ah..oppa, hentikan, opppaaa”, teriakan tiffany akhirnya menghentikan perbuatan konyol siwon

Tiffany memandang tunangannya itu dengan kesal. Sejak menjadi tunangannya perlakuan orang paling seenaknya itu semakin menjadi-jadi. Kadang tiffany ketakutan kalau-kalau manusia di depannya itu tiba-tiba memakannya hidup-hidup.

Berbeda dengan siwon yang –apapun yang terjadi- dia akan selalu tersenyum sangat tampan dan memandang tiffany penuh cinta. jika memang itu yang diberikan oleh seorang choi siwon, tentu tiffany tidak mungkin bisa marah-marah, HANYA SANGAT KESAL.

“iiih saking gemasnya aku rasanya ingin memakanmu”, ucap siwon tanpa beban sebelum berlalu meninggalkan tiffany ke ruang makan.

Tiffany mematung, wajah horrornya bercampur takut dan cemas. Dia benar-benar ingin memakanku?

Setelah makan mereka memutuskan menonton film bersama. Walau sebenarnya tiffany sangat capek hari ini tapi siwon ingin menghabiskan waktu berdua.

“kau kemana saja hari ini baby?”, tanya siwon sambil merangkul tiffany dan memainkan rambutnya

“hmm.. hari ini..hari ini aku harus bekerja. setelah itu aku harus mengurus pesta pernikahan kita seperti yang kau harapkan”, jawab tiffany sambil berusaha menahan rasa kantuk luar biasa

Tiffany sebenarnya ingin pesta yang biasa tapi siwon tidak mau hal itu. siwon memang ingin menikah dengan sederhana, tapi dengan detail ini dan itu, hanya keluarga, kerabat, dan sahabat.

“tapi kalau kita membuat pesta yang sederhana dengan orang-orang yang istimewa juga akan menjadi pesta yang istimewa baby”, ucap siwon kala berdebat dengan tiffany

Siwon tidak mau tahu, tidak mau didebat, dan tidak menerima penolakan. Tiffanypun demikian, sampai akhirnya tiffany mengalah. Bukankah tiffany yang selalu mengalah pada akhirnya?

“Terimakasih baby”, ucap siwon seketika waktu itu. ia langsung memeluk tiffany erat

“bagaimana denganmu?”, tanya tiffany balik

“kau tahu kan baby kalau aku dipindah tugaskan ke divisi lain?”, siwon sangat antusias

“hmm”, jawab tiffany

“aku akan mempunyai anak buah. Kali ini pekerjaanku tidak akan sendiri. aku sebenarnya agak takut. kau tahu kan, aku biasa bekerja sendiri. aku tidak tahu apa aku bisa menjadi tim atau tidak. Apa aku bisa membimbing anak buahku? Apa aku bisa-“

“kau bisa oppa, kau pasti bisa”, jawab tiffany lirih

Matanya masih berada di layar film meskipun sudah terasa berat. Dan ia juga masih mendengarkan cerita-cerita siwon.

“baby, kau mengantuk”

“tidak”

“kau tahu kenapa baymax berubah menjadi hijau seperti itu?”, mereka sedang melihat big hero 6. Siwon walau bercerita tak pernah ketinggalan cerita.

“hmm?”, siwon tersenyum mendengar jawaban tiffany. ia tahu benar sifat kekasihnya

“kau mengantuk baby”, ucap siwon lagi

“tidak”, siwon kembali tersenyum mendengar jawaban tiffany

“kau tahu kalau kau lucu seperti baymax?”

“hmm?”

“dan aku ingin mencium baymax”

“hmm”, dan seketika siwon mengangkat tiffany untuk duduk di atasnya

“oppa, apa yang-“

Siwon tersenyum, ia mengangkat tiffany ke kamar tidurnya, “tidurlah baby. Selamat malam”, siwon mencium kening tiffany dan memeluk tiffany seperti biasa. Tiffany tersenyum, ia pun mengucap selamat malam dan tidur.

@Pesta Pernikahan Siwon&Tiffany

10.10 KST

Pesta yang sederhana dan istimewa akhirnya terselenggara. Keluarga kecil siwon, sahabat dekat tiffany dan siwon, dan kedua mempelai terlihat sangat bahagia di gereja kecil tersebut. Siwon benar, pesta sederhana, dengan orang-orang dan detail-detail istimewa menjadi pesta yang teramat spesial.

“kau sangat cantik baby”, bisiknya pada tiffany

“iya oppa, kau sudah mengucapkannya ratusan kali”

“god, dan kau milikku. Aku tidak percaya ini”, tiffany menangis melihat cinta di mata suaminya

Setelah semua mengucapkan selamat, mereka berdua bersiap ke rumah mereka. Tiffany sempat menangis saat nyonya choi memberikan pelukan hangatnya. Nyonya choi sangat lembut, ia juga sangat mencintai tiffany. rasanya sudah lama sekali dia tidak merasakan hangat pelukan seorang ibu, terlebih di hari pernikahannya.

“sudah sudah, adik iparku, make up mu akan rusak kalau kau menangis terus”, ucap won bin, kakak tertua siwon

“menangis saja terus, kau semakin cantik kalau menangis”,  jun jin, kakak siwon yang lain menambahkan

“kapan kalian akan mengenalkan calon kalian?”, ucap nyonya choi

Jika nyonya choi sudah membicarakan tentang pernikahan. Kedua kakak choi siwon ini akan saling menatap dan enggan memberikan komentar. Tiffany tersenyum melihat bagaimana nyonya choi menasehati dua choi itu. siwon di belakang akan tersenyum penuh kemenangan.

Tiga anak tuan choi, salah satunya telah menikah dan dia anak seorang maknae.

@rumah baru Siwon&Tiffany

“oh, kau sudah bangun?” suara choi siwon mengalihkan pandangan tiffany. suaminya itu tampak segar dengan balutan kaos dan celana putih. Bersandar tampan di pintu kamar.

“kau mulai terpesona denganku lagi baby”, senyum menggodanya semakin membuat seorang choi siwon semakin tampan

“mmm…jam berapa sekarang?”, tanya tiffany masih dengan mata setengah tertidur

Berbanding terbalik dengan suaminya, tiffany terlihat sangat kacau dengan rambut berantakan. Berbaring cantik tanpa busana, hanya selimut yang menutupinya

“jam sepuluh tiga puluh”

“apa?”, tiffany terkejut mendengarnya. Dia tertidur selama itu?

“apa tadi malam sangat melelahkan? Tidurmu sangat pulas baby”, Siwon mendekat, menyapu pipi istrinya dengan ibu jarinya. Pipi tiffany merona, tersipu. Lelaki ini, tak ada beban menanyakan tentang malam pertamanya

“apa aku terlalu menyakitimu?”, imbuhnya karena tiffany tak juga menjawab. kali ini ada nada khawatir disana

“anie oppa, tadi malam..” ada jeda sesaat. Tiffany sebenarnya malu untuk mengatakannya tapi wajah suaminya benar-benar membutuhkan jawaban. “sangat romantis dan lembut. gomawo”, tiffany menjawab dengan mata tak memandang suaminya, terlalu malu.

Siwon tersenyum penuh arti. Ia benar-benar telah menjadi suami tiffany hwang sekarang. “uuummm.. kau lucu sekali baby”, lagi, kebiasaannya, memainkan hidung tiffany.

“sampai kapan kau membuat hidungku sakit?” tiffany mengeluh,

CUP. “sudah baikan?”,  satu kecupan seorang choi siwon di hidung tiffany

“mmm,, yang ini juga sakit” tiffany menunjuk pada bibirnya, tiffany mulai nakal sekarang dan siwon menyukainya

CUP. “mana lagi yang sakit?”

“saranghae choi siwon”

“nado saranghae tiffany”, mereka tersenyum bersama. Serasa tidak menyangka ini semua benar-benar terjadi.

Dalam hatinya, siwon dan tiffany tak henti-hentinya berterimakasih pada tuhan telah memberikan pendamping hidup dengan kisah cinta yang begitu indah.

Tiffanny telah selesai mandi, badannya yang masih lemah terlihat lebih segar sekarang. dia berjalan menuju meja makan sambil mengamati rumah barunya. “astaga, bersih sekali”, gumamnya

“hai baby, ayo sarapan”

“kau belum sarapan?”

Sekarang menunjukkan jam sebelas siang. Tidak lagi dikatakan sarapan, lebih tepatnya brunch.

“aku menunggumu”

Tiffany tersenyum. siwon selalu bisa membuat dia merasa istimewa dengan detail-detail kecil sekalipun. Apa yang aku lakukan di masa lalu sampai seorang choi siwon begitu mencintaiku?

“kau yang membersihkan semua ini?”

“mmm. Aku rasa kau harus mengubah kebiasaanmu baby. Kau sekarang menjadi istri. Kau seharusnya lebih bersih dan pandai memasak dari suamimu”

Tiffany merasa kata-kata siwon adalah sindiran. Dia adalah wanita yang mandiri sejak kecil, tentu ia pandai mengatur rumah sendiri. hanya saja, kalau urusan dapur, ia tidak bisa mengalahkan chef choi.

“sepertinya kita tidak perlu menyewa pembantu rumah tangga. suamiku sudah sangat memenuhi kriteria, pandai memasak dan membersihkan rumah”, siwon hanya tersenyum menanggapi istrinya

“istriku sekarang pandai bicara”, bisiknya. Tiffany tersenyum

Istriku?Oh my God…

“aku tidak percaya kau berangkat kerja sehari setelah pernikahan kita” tiffany meracau di pagi hari berikutnya

“kau tahu kan aku masuk divisi baru”, ada perasaan sedih di hati siwon sebenarnya. Seharusnya mereka bulan madu sekarang, seperti pasangan suami istri bahagia lain. Tapi pekerjaan siwon bukan jenis pekerjaan yang bisa ditinggal begitu saja. “aku harus memperlihatkan kualitasku”, tambahnya

Siwon dipindah tugaskan ke divisi lain, Masalah internasional korea, dan sebenarnya ini sedikit mengganggunya. dia akan lebih sering bertemu penjahat kali ini, bukan penjahat yang rakus dengan uang negara tapi orang-orang yang rakus dengan banyak hal, itu jauh lebih mengerikan. Dia punya tiffany, itu yang paling dikhawatirkannya. Dia mengingat apa yang dikatakan oleh atasannya saat ia meminta restu untuk menikah.

“aku tidak akan melarang. Kau tahu sendiri tanggung jawabmu seperti apa” hanya itu kalimatnya, singkat dan padat. Tapi mampu membuat siwon gelisah sepanjang waktu.

Tiffany memeluknya erat membuyarkan lamunannya, “baiklah, hati-hati”.

“mmm, aku mungkin akan pulang malam baby”

Tiffany mendesah berat, ingin sekali protes “nde, oppa. aku akan menghabiskan waktuku di rumah appa dan oemma saja”

“oh, aku lupa”

“lupa apa op-mmmhhmmm”, siwon begitu saja meraih tengkuk tiffany dan mencium istrinya dalam. Tiffany menutup matanya dan menikmati setiap inchi bibir suaminya yang seolah ingin melahapnya itu

Nafas mereka berperang saat mereka melepaskan ciuman itu. siwon kembali meraih tengkuk tiffany dan mengecup bibir istrinya lagi, “saranghae tiffany choi”

Siwon tersenyum begitupun dengan tiffany, “nado”

@choi house

18.18 KST

“wooaach, adik iparku yang cantik datang”, won bin memberikan pelukan eratnya pada tiffany

Tak lama setelah itu, jun jin pasti juga tak mau kalah, mereka berdua sama-sama memeluk tiffany erat.

“oppaaa”  setelah tiffany protes barulah mereka melepaskan pelukannya. “kalian sama menyebalkannya dengan adik kalian”

Won bin dan jun jin sama-sama tersenyum mendengarnya.

“hei, bagaimana malam pertamamu?” tanya jun jin menggoda

“apa?”, kakak dan adik sama saja, pikir tiffany

“aeee, jangan malu seperti itu”, kata won bin melihat wajah merah tiffany

“jangan mengganggu menantuku”, seru nyonya choi dari belakang. “seharusnya kalian cepat mencari saudari ipar buat tiffany daripada menganggunya seperti itu”

Kembali, nyonya choi sudah bicara mengenai menantu. Won in dan jun jin saling melirik.

“aku akan segera memperkenalkannya dengan  oemma”, semua orang sejenak tidak percaya

“yah, hyung. Aiisshh”, jun jin merasa dikhianati.

Nyonya choi tersenyum memandang tiffany dan memeluk won bin bangga. Kakak siwon itu tidak terlalu antusias. “aku harap oemma bisa menerimanya nanti”

Jun jin pergi meninggalkan mereka, won bin berlari mengejarnya.

“aigoo menantuku. Bagaimana kalau kau ikut membantu oemma berbelanja saja?”, ucap nonya choi setelah anak-anaknya pergi

Tiffany mengiyakan dan kedua nyonya choi itu pergi meninggalkan rummah besar itu.

@Hyundai Mall

Saat berbelanja dengan nyonya choi, tanpa disadari tiffany terpaku melihat seorang pria yang berjalan mondar-mandir di area susu bayi dan balita. Dia sepertinya kebingungan mau membeli apa. pria itu meracau terus tapi juga tak kunjung mengambil salah satu kotak susu

“tuan, apa ada yang bisa aku bantu?”

Pria itu menoleh, mematung, menatap tiffany seolah tiffany adalah orang aneh.

“aku hanya ingin membantu, sepertinya tuan kesusahan”

Pria itu akhirnya mengiyakan. Dia membicarakan detail susu yang diinginkannya sambil terus menatap tiffany dengan aneh. ia mengikuti setiap pergerakan tiffany.

“kau yakin susu yang ini?”

“iya, lihatlah. Ini spesifikasinya seperti yang kau harapkan untuk bayi berumur satu setengah tahun yang alergi terhadap susu sapi. Jadi ini susu kedelai”

“baiklah, terimakasih”, ucap pria itu sambil tersenyum

“wow, kau bisa tersenyum”

“hmm?”

“tidak, aku hanya meracau. Semoga anakmu suka susunya”

“anak?”

“iya, ini untuk anakmu kan?”

“oh, bukan bukan bukan. Ini untuk keponakanku”, jawabnya dengan segera.” Aku masih single”, tambahnya di akhir kalimatnya

“oh”, hanya itu kalimat yang keluar dari mulut tiffany. “baiklah aku permisi tuan”

Tiffany berlalu begitu saja, pria itu hanya menatap punggung tiffany yang semakin lama semakin hilang kemudian ia memegang dadanya sambil bergumam apa yang terjadi denganku.

“astaga, aku lupa menanyakan namanya”, ia setengah berlari mengukti arah tiffany pergi. Tapi percuma, ia tidak menemukan jejak tiffany sepanjang matanya memandang

@choi’s House

23.30 KST

Hari-hari berlalu, keluarga kecil tiffany juga semakin hari semakin diliputi kebahagiaan. Seperti biasa, pekerjaan siwon semakin menyita waktunya dan tiffany semakin sering ke rumah keluarga choi. Terkadang, jika siwon tidak juga menjemput tiffany. tiffany akan tertidur di rumah mertuanya, di kamar siwon dulu.

“baby, kau tertidur disini? Ayo kita pulang”, bisik siwon

“eemmmnnggghh” tiffany terlihat sangat mengantuk dan akhirnya siwon akan menggendongnya dan membawanya pulang

“siwon, dia terlihat mengantuk sekali, sepertinya dia kelelahan. Dia tadi juga makan sangat banyak hingga appa dan oemma terkejut melihatnya nafsu makannya”

“benarkah?” siwon tak percaya sambil memandang tiffany yang tampak terlelap di gendongannya

“dia lucu sekali siwon. jaga menantuku baik-baik”

Siwon tertawa, jenis perintah yang tidak perlu dikatakan. “tentu appa. Aku pamit pulang dulu”

Tiffany memang menyukai rumah keluarga choi. Tidak hanya appa dan oemmanya, hyung-hyung siwon juga semuanya baik. Sebagai kakak, won bin dan jun jin juga sangat menyayangi tiffany. siwon selalu tersenyum lebar jika tiffany bersama keluarga, dia tidak salah memilih wanita, batinnya.

@Kantor Pusat Rahasia

Plak.. plak.. plak satu per satu batu kertas berterbangan ke arah gadis cantik yang sedang serius dengan dokumen yang dipegangnya

“ya, berhenti menggangguku mino”, lelaki itu tersenyum, akhirnya gadis itu memperhatikannya.

“wuuu… aku suka saat kau marah”

“dasar pemuda menyebalkan. Kemari kau” dia membalas melempar bola kertas pada lelaki yang bernama song mino itu, tapi meleset.

“kau kurang pintar irene bae”, pemuda itu semakin menggoda gadis itu

Diantara mereka, ada pemuda lain yang hanya bisa mendengarkan headset sambil berpura-pura tak melihat hal itu. dia sudah sering melihatnya, song mino memang mencintai irene bae, tapi gadis itu tak pernah bisa melihatnya. Akhirnya, song mino hanya selalu menggodanya.

“kim taehyung, kenapa kau tidak membelaku?” teriak irene yang melepas paksa headset taehyung

“haakh”, pemuda itu menghela nafas. Sebelum dia berkoar, bos mereka datang, choi siwon

“selama pagi”

“selamat pagi”

“bagaimana? Apa yang kalian dapatkan?”

Irene sudah akan membuka mulutnya saat mino menginterupsinya , “aku menemukan satu orang yang mungkin akan mengantar kita pada jaringan itu”

“mmm, aku ingin perkembangannya lebih dari ini song mino. Kita sudah berminggu-minggu menyelidiki dan kita belum bisa menemukan jaringan utama pembawa obat-obat terlarang itu ke korea. Ini bukan masalah sederhana, ini masalah serius”, wajah irene berseri setiap menatap kaptennya yang sangat tampan itu

“nde kapten”, jawab mino tegas.

“irene, kau menemukan apa?”

“obat-obatan terlarang itu sepertinya masuk melalui box-box industri di daerah perbatasan korut-korsel. Kalau sudah begini, kita sudah bisa memastikan 70% kalau korut ada di balik semua ini”

“nona bae”, siwon menghela nafas berat sepertinya ingin mengatakan sesuatu yang serius. “bukan, aku rasa ini untuk kalian semua”

Semua duduk dengan menatap kaptennya. Mereka tahu kaptennya kini sedang ingin memberi nasehat-nasehat pada mereka yang masih rookies dan ini adalah hal yang paling menyenangkan. siwon adalah agen pemerintah yang walau masih muda telah dipercaya untuk memimpin tim. Siwon selalu santai dan membawa enjoy anak buahnya. Siwon tahu bagaimana anak muda.

“kita adalah manusia. Jika manusia telah dipengaruhi prasangka. Maka hal-hal yang mengikutinya adalah apa yang di prasangkannya. Tahu kenapa aku mengatakan ini?”

Tahyung mengacungkan tangan dengan antusias

“kita tidak boleh menduga suatu hal tanpa bukti yang benar-benar 100% benar. Jika hanya menduga dan menduga, larinya hanya akan pada dugaan kita bukan bukti yang ada”

“Tepat sekali kim taehyung”

Taehyung berhigh five dengan kaptennya

“bagaimana irene?”

“nde kapten, maaf. Aku akan bekerja dengan lebih baik”

“korut memang musuh kita sejak 1950 lalu. Tapi, kalau kita berprasangka bahwa mereka yang melakukannya, maka kita hanya akan mencari bukti-bukti yang mengarah pada mereka. Aku tidak mau negara kita terus bersitegang lagi. Kita sedang dalam masa yang cukup tenang sekarang. oke? Ada lagi”

“no kapten” jawab mereka serentak

Mereka bersiap untuk makan siang karena jam menunjukkan waktu istirahat.

“ehmm kapten. Mau makan siang bersama?” tanya irene yang disertai wajah malu-malunya. Kim taehyung menaikkan alisnya sambil melirik mino yang terlihat tidak tertarik dengan apa yang dilihatnya

“wah, ide bagus. ayo kita makan bersama-sama”, seketika wajah irene kecewa karena siwon mengatakannya juga pada dua pemuda tampan di belakangnya. Kenapa jadi makan bersama seperti ini? siwon tidak berpikir apa-apa sebenarnya. Kebetulan dia ingin makan siang di rumah karena istrinya sakit, tidak bekerja.

“wooooah, asik. Traktir kapten” seru taehyung

“iya kapten. Ayolah sekali-kali” mino tampak bahagia sambil menatap irene

“baiklah. kita makan di rumahku. Bagaimana?”

“siaaap”

“jangan lupa bawa peralatan kalian semua. kita bisa bekerja di rumahku”

@Siwon and Tiffany’s house

“wooach, ini rumah kapten? Besar sekali. Kapten merampok bank mana?” taehyung memang selalu begitu, apa adanya. Dia anak buah siwon paling kekanak-kanakan

“masuklah. Aku kenalkan pada istriku”

DEG, seketika kaki irene membatu. Bukan hanya irene sebenarnya, taehyung dan mino pun ikut terkejut.

“istri? Kapten sudah punya istri?”

Siwon menaikkan alisnya, sedikit menarik bibirnya, memberikan wajah penuh kesombongan bahwa ia telah menikah. Tentu, bukankah siwon amat bangga dengan istrinya?

Siapa yang tidak bangga mempunyai istri seperti tiffany choi?

“babyyy, aku pulang” teriaknya setelah membuka pintu

Tiffany terlihat sedikit berlari, menghambur ke pelukan siwon, berulang kali mengucap saranghae sambil menciumi muka siwon. Sebelum siwon menanyakan kenapa tiffany begitu bahagia, tiffany melepaskan pelukannya. Wanita muda itu tekejut, ada tiga pemuda dan satu gadis cantik yang sedang mengamati siwon dan tiffany dengan malu-malu.

Siwon sendiri tersadar dan langsung memperkenalkan mereka pada istrinya.

Selama makan siang berlangsung. Mereka semua bercanda, saling memuji, dan mengolok. Siwon, dengan bangganya selalu membicarakan istrinya dan hal-hal yang mereka lalui bersama. Tiffany sebenarnya malu, tapi mau bagaimana lagi. Mino juga merasa nyaman dengan kapten dan istrinya yang tampak cantik itu. irene? Gadis ini masih terkejut dengan kebenaran yang diterimanya. Dia terdiam sepanjang makan, hanya sedikit menimpali percakapan yang berlangsung seru itu.

“nde noona. Jadi temanku itu ada yang suka dengan seseorang yang ternyata  sudah mempunyai istri. Kasian sekali”, irene memberikan death glare pada mino.

Semua tertawa mendengar cerita dari mino. Mino sangat antusias menceritakannya, terlihat sekali dia sedang bahagia dan taehyung tahu alasannya. Mereka bercerita banyak, dan dari sepanjang waktu itu yang membuat anak buah siwon tahu bagaimana cintanya kaptennya dengan istrinya. Siwon tidak membiarkan tangan tiffany lepas darinya. Tangan satu memang memegang sendok, tapi tangan lain sibuk mengelus tangan tiffany sambil sesekali memainkan hidung tiffany jika gadis itu mengeluarkan joke-jokenya.

“kalau aku memang paling suka memanah dan hanggar uni”

“benarkah?” tanya tiffany antusias. “berarti kita bisa bermain bersama kapan-kapan. Aku bosan bermain dengan orang ini”, wajah siwon berubah kesal

“tentu noona. dengan senang hati” jawab taehyung tak kalah antusias

“bagaimana mungkin kau bosan dengan suamimu sendiri?” protes siwon

“baiklah, kalau aku sedang ingin bermain aku akan memanggilmu taehyung“, tiffany tidak menggubris suaminya

“noona, panggil aku V. aku suka dipanggil itu” mino yang mendengarnya tak percaya. Itu kan panggilan pacar-pacar taehyung? Dasar anak ini

“V. auumm, kau lucu sekali” tiffany tampak gemas dengan taehyung sedangkan siwon tampak semakin tak antusias

Di tengah-tengah pembicaraan mereka siwon berbisik ”aku senang kau sudah sehat. Tadi apa kata dokter?”

“sshhh. Nanti saja”, siwon mulai khawatir, wajah istrinya berubah sedih. “irene, kenapa kau diam saja? kau tidak suka masakannya?”

“ani ani” irene menggeleng-gelengkan kepalanya. “enak uni”

“maaf irene. Istriku ini memang kurang pandai memasak dibandingkan aku” seketika siwon merasakan kakinya sakit, diinjak istrinya

Setelah makan siang, mereka semua melanjutkan pekerjaannya di rumah siwon. sedangkan tiffany sedangkan tiffany sedang di kamar .

“aku akan ke atas dulu ya. Kalian lanjutkan pencarian daftar orang-orang di jaringan itu”

“nde kapten” jawab mereka bersamaan

“ada yang patah hati” celetuk mino setelah kaptennya pergi

“kalau tidak bisa diam aku akan membungkammu”

“dengan bibirmu?” taehyung terkejut, badannya membatu, tidak biasanya mino mengeluarkan joke yang vulgar seperti itu.

Irene menoleh. lelaki ini? seketika mino ditendang oleh irene hingga merintih kesakitan. Taehyung terkekeh melihat tingkah teman-temannya

“baby” bisik siwon di telinga tiffany yang tampak tertidur siang

“oppaaa. Kau membuatku kaget. Kenapa kau disini ? anak buahmu di bawah”

“aku hanya ingin tahu, kau sakit apa? apa kau hamil?”

Sudah berkali-kali siwon bertanya seperti ini saat tiffany sakit. Dia berharap bahwa ia segera akan menjadi seorang ayah.

Tiffany tersenyum, “maaf”

Siwon menghela nafas, meski ada raut muka kesedihan disana, “aku baik-baik saja. sekarang yang aku khawatirkan dirimu. Bagaimana? Kau masih sakit?”

“kau menghancurkan berita besarku oppa kalau kau pandai menebak”

“apa?”, siwon seolah masih belum menangkap kalimat tiffany

“aku hamil oppa”

Seketika mata siwon terbuka, terkejut dan bahagia. “kau serius?”

Tiffany mengangguk sebagai jawaban

Siwon bahagia, itu terlihat di pancaran matanya. dia langsung menghujani tiffany dengan ciuman dan ucapan saranghae dan gomawo tanpa henti. Di tengah-tengah ciuman itu ia tak henti-hentinya mengucapkan kalimat manis.

Babyku hamil

Aku akan menjadi seorang ayah

Oh my god, aku mencintaimu

“oppaaa” tiffany menginterupsi, menghentikan ciuman-ciuman siwon yang semakin lama semakin dalam. dia tahu arahnya nanti akan kemana

“ayolaaah”,  rengek siwon, tiffany menggelang

“aaah wae?”

“ini siang oppa”

“memangnya kenapa?”

“di bawah juga ada anak buahmu oppa, kau harus profesional” tiffany benar dan siwon dengan sangat terpaksa menurutinya. Tiffany tertawa melihat suaminya.

Astaga, kenapa suamiku semakin lama seperti anak kecil?, pikirnya

@Kantor Pusat Rahasia

“nde sajangnim, aku memohon. Suratnya aku sudah kirimkan. iya terimakasih”

Siwon menutup telfonnya dengan segera. Dia sedang dalam misi sekarang, setelah berminggu-minggu melacak. Mereka menemukan jaringan pemasok obat-obatan terlarang ke korea.

“kapten, apakah kita bergerak sekarang?”

“taehyung”

“nde kapten”

“bersiaplah”, pemuda itu langsung memakai pakaiannya yang menunjukkan seorang kuli bangunan. Dalam menjalani misi, taehyung memang adalah orang yang sering bertugas dalam menyamar. “divisi penyerbuan sudah siap, mereka akan bergerak setelah kita”

Semua sudah siap. Taehyung dengan berani mendekati salah seorang yang diketahui membawa dokumen perjanjian. Taehyung dengan sigap menyerangnya dan menggantinya. Siwon dan mino bersiap dari jauh, dan irene mengontrol pergerakan mereka dari jauh.

Semua berjalan lancar, sampai terdengar bunyi tembakan yang tidak terduga. Semua pistol tertodong ke arah taehyung, semua terkejut. Divisi penyerbuan ternyata datang sebelum saat yang diharapkan. Semua oknum yang terlihat terlibat berhamburan berlari. Tembakan disana-sini terdengar.

Siwon menggembrak mejanya. Dia segera berlari ke tempat lokasi dimana taehyung dan mino berada. Irene ikut membawa pistolnya dan bergerak bersama kaptennya.

Bang.. Bang.. Bang..

Bunyi tembakan terdengar bergemuruh, semua berlarian mengejar setiap orang yang berusaha kabur. Hingga akhirnya menit demi menit berlalu, tiga penjahat berhasil ditangkap, yang lain masih dalam pencarian.

“aku butuh penjelasan tentang ini”, teriak siwon pada kapten divisi penyerbuan

“apa maksudmu? kau yang telah memberitahukan bahwa kami harus bergerak”, mereka saling berteriak

“aku sudah bilang bahwa aku sendiri yang akan memberikan aba-aba jika-“

“tapi anak buahmu taehyung membutuhkan bantuan. Penyamarannya terbongkar”

“itu urusanku dan anak buahku”

“bagaimana kau bisa egois seperti itu?”

Percekcokan semakin menjadi-jadi. Bahkan siwon melayangkan tinjunya pada kapten nam. Anak buah mereka berusaha sekuat tenaga melerai mereka hingga mereka sampai di kantor. Sesampainya di kantor kapten park benar-benar kecewa dengan semua divisi yang terlibat, terlebih pada siwon yang tidak bisa kerjasama dengan divisi lain. Siwon bersihkukuh bahwa dia benar hingga rapat tidak bisa dilanjutkan lagi mengingat semua orang sedang dalam masa yang buruk.

“rapat kita lanjutkan lagi besok. Semua bubar”

“nde kapten”

Siwon tidak mengatakan kalimat apapun. dia berlalu begitu saja dan segera menginjak pedal gas menuju rumahnya.

@@@

Siwon masuk ke rumahnya tanpa mengucapkan salam. Penangkapan kali ini gagal, benar-benar gagal. Ini adalah pekerjaan pertamanya di divisi ini. pertama kalinya dia dipercaya mempunyai anak buah, tapi dia gagal. Seorang yang pernah dipercaya langsung oleh presiden dalam mengemban tugas penting gagal, ini memalukan.

“choi siwon, akhirnya kau pulang”, suara tiffany lantang

“baby” siwon langsung memeluk tiffany. istrinya adalah satu-satunya pengobatnya

Dipeuknya tiffany erat. Seolah ingin melepaskan seluruh emosi yang ada dalam pelukan tersebut. Tapi, saat dirasakannya tiffany tidak memeluknya balik, dia melepaskannya.

“kenapa baby?”

“kau”, tiffany sejenak menahan diri. sepertinya terpendam emosi yang besar. “kenapa tadi pagi saat aku bekerja aku mendapatkan surat pemberhentian dari kepolisian dan setelah aku check, suamiku ternyata dibalik semua ini”

Wajah tiffany yang merah padam membuat siwon berusaha memilih kata yang baik sebelum bicara. Istrinya sedang hamil, tiffany sedang sensitif, dan ini adalah pembicaraan yang sangat sensitif.

Siwon mengandeng tiffany untuk duduk di sofa. Menjernihkan pikirannya dari masalah di luar sebelum ia  harus menghadapi masalahnya di rumah.

“baby, aku tidak ingin kau membahayakan kau dan bayi kita dengan pekerjaanmu yang berbahaya”, baiklah, ternyata hari ini dia belum selesai berargumen. Setelah berdebat menemui jalan buntu di kantor tadi, sekarang ia juga harus berdebat dengan istrinya

“tidak dapat dipercaya. Oppa, kau tahu bagaimana aku ingin mendapatkan pekerjaan ini. kau tahu bagaimana perjuanganku mendapatkan pekerjaan ini. kenapa kau tiba-tiba melakukan hal ini tanpa persetujuanku?”

“kita sudah membicarakannya tiffany dan kau, tetap bersikeras menolak”, nada siwon mulai tinggi

“itulah, itulah kau. Kau selalu egois. Seenaknya sendiri. kau tidak pernah memikirkanmu, kau egois, kau-”

“TIFFANY”, tiffany terlonjak kaget mendengar teriakan siwon

Sejak kapan suaminya pernah meneriakinya seperti ini

Hari ini adalah hari yang buruk dan istrinya membuatnya semakin buruk. Sudah cukup orang lain yang mengatai dirinya egois. Tidak dengan istrinya.

“aku tidak akan membiarkanmu membahayakan kau dan bayi kita. mengerti?” tambahnya, siwon tidak pernah seperti ini, semarah ini.

Mata siwon menyala. Bahkan tiffany bergetar setelah apa yang diucapkan siwon, dia ketakutan. Bukankah choi siwon adalah seorang lelaki yang lembut jika di depan tiffany? kenapa tiba-tiba ia sangat kasar?

Mata siwon melembut kala melihat bagaimana istrinya itu terlihat begitu ketakutan bahkan tak lama kemudian mata indah itu berkaca-kaca. Seketika itu dia sadar, dia meneriaki tiffany, istrinya, untuk pertama kalinya. Astaga, apa yang aku lakukan?

“baby”

“lepaskan”, tiffany menolak sentuhan siwon

Dia masih shock dan tidak percaya dengan kelakuan suaminya. Nafasnya masih memburu, belum bisa menerima apa yang baru di dengarnya.

“mianhe mianhe baby”,

“kau jahat, kau jahat oppa, aku membencimu”

“mianhe baby, oh my god, mianhe, iya aku jahat maafkan aku, maafkan aku baby”, ucap siwon sambil memeluk tiffany yang tetap meronta

“aku mau pembatalan, besok”, ucap tiffany lagi, penuh keyakinan dalam pelukan suaminya

Siwon memejamkan mata, mengambil nafas besar melihat tingkah istrinya. dia hanya ingin melindungi istrinya. Sedangkan tiffany juga melakukan hal sama, dia hanya ingin siwon egois.

“baiklah, besok kita bicarakan lagi”, tiffany tahu, suaminya hanya ingin menenangkannya.

Tidak satu dua kali mereka berdebat sejak mereka saling kenal. Perdebatan itu akan membuat tiffany menggebu-nggebu hingga berteriak-teriak dan siwon yang akan sabar menghadapainya. Tapi jika kita melihat ujungnya, selalu pilihan siwonlah yang akan menang. Bagaimanapun perdebatan mereka, pilihan siwonlah yang akan terjadi.

Tapi tidak untuk kali ini. perlakuan siwon sudah keterlaluan. Tiffany melepaskan pelukannya, dia melihat bagaimana keadaan siwon. diamatinya suaminya itu dari atas ke bawah, terlihat kacau. Saat dia mau beragumen, membuka mulutnya, tak ada kata yang keluar.

“mandilah, aku sudah menyiapkan makanannya”, akhirnya itulah kata yang terucap

Suasana makan malam kali ini hanya diisi dengan keheningan. Tiffany enggan berkata apapun dan siwon tahu tiffany masih jengkel. Setelah makan malampun tiffany hanya mencuci piringnya dan beranjak ke tempat tidur.

“baby“, ucap siwon kala melingkarkan tangannya di tubuh istrinya. “aku hanya ingin kau dan bayi kita aman, kau mengerti kan?”

Tiffany terlihat tertidur, enggan berkomentar, percuma.

“saranghae baby”, ucapnya sambil mencium kening tiffany. “saranghae my little baby”,  kemudian siwon mengecup perut tiffany

Sesaat kemudian, saat siwon tertidur, tiffany membuka matanya dan berkata “nado saranghae oppa”

@@@

 

@@@

hari demi hari berlalu. Siwon sudah kembali disibukkan dengan kasusnya yang harus ia selesaikan. Misi kali ini tidak boleh gagal lagi. ia dan timnya sudah mempersiapkan segalanya dengan baik. masalah dengan divisi lain kemarinpun sudah terselesaikan.

“taehyung, aku harap kau lebih hati-hati lagi kali ini”

“nde kapten”

“mino dan irene, apakah kalian sudah menyiapkan segalanya?”

“nde apten”

“baiklah, karena ini sudah larut, aku harap kalian segera beristirahat untuk besok. Selamat malam”

“selamat malam kapten”, seru mereka

Siwon sesegera mungkin kembali ke rumahnya. akhir-akhir ini dia seringkali meninggalkan tiffany dalam waktu yang lama. hubungan dia dan tiffany akhirnya membaik meski meski jarang sekali bicara seperti sebelumnya. Setidaknya tiffany sudah mau tersenyum padanya dan bersikap seperti biasanya, tidak lagi dingin seperti saat pertengkaran mereka.

“baby aku pulang”

Tak ada yang menjawab, mungkin tiffany memang sedang tidur. siwon melangkahkan kakinya masuk ke kamar dengan hati-hati, tidak ingin mengganggu istrinya.

“oh, kau masih bangun baby”

Tiffany bersandar dengan kacamatanya. Membaca buku sambil mengelus perutnya. Sesaat dia menoleh memandang siwon sebelum menjawab, “hmm”

Siwon mengganti pakaiannya dan mandi. Diamatainya istrinya itu saat ia berganti pakaian, bagaimana bisa dia seberuntung ini. mendapatkan istri yang semakin hari semakin cantik. Apakah ini efek kehamilannya?

“berhenti memandangiku seperti itu oppa”, ucap istrinya itu masih dengan memandang bukunya

Siwon tersenyum kala tertangkap basah. Ia mendekati tiffany dan berinisiatif menciumnya, namun saat ia mendekat, tiffany menjauh. “mandi dulu oppa, kau bau”, ditutupnya hidung mungilnya itu dengan gaun tidurnya

Siwon akhirnya menjauh dan segera mandi. Dia berniat tidak akan mandi terlalu lama. dia sudah sangat merindukan istrinya. Namun, sepertinya apa yang direncanakannya gagal, saat ia selesai mandi, tiffany sudah tertidur.

@@@

“bagaimana, kau sudah temukan dia”, suara jiyoung penuh pengharapan

“belum tuan muda”, wajah jiyoung berubah muram. Sudah berbulan-bulan dia berusaha menemukan gadis cantik yang ia temui pertama dan terakhir kalinya di supermarket itu. sayangnya gadis itu seolah menghilang tanpa jejak

“bagaimana mungkin hyung memperkerjakan orang-orang tidak berguna seperti kalian”, jiyoung kemudian berlalu meninggalkan anak buah hyungnya

Dia akan mencari gadis cantik itu sendiri. percuma mempercayakan misi ini pada orang-orang yang kerjanya menyelundupkan obat-obat terlarang di negara yang besar ini tapi kesulitan untuk mencari gadis cantik di kota seoul.

“dimana kau angel?”, gumam jiyoung

Dia hanya bisa membayangkan gadis itu saat sendiri. sosoknya memang hanya terpatri dalam ingatannya. jiyoung hanya bisa tersenyum sendiri mengingat bagaimana ia bisa terjebak dalam hal seklise ini, cinta pada pandangan pertama. Ini bukanlah hal yang bisa diterima otaknya namun hatinya selalu mengatakan itu.

“aku akan menemukanmu angel”

Ciiitttt, BRUKK

Jiyoung baru saja hampir mencelakai dirinya sendiri dengan melamukan gadisnya.

“Omooo”, dia segera membuka pintu audinya dan mengecek apakah wanita yang hampir ditabraknya baik-baik saja.

Saat ia memandang wanita itu, dia membeku. Berbulan-bulan ia mencari angelnya dan ia baru saja akan menabrak wanita yang dicarinya setengah mati itu?

Angelnya terlihat lebih angel, lebih indah, lebih cantik, dan lebih menggememaskan. Tunggu, angelnya memang sedikit gemukan. Jiyoung tak sadar dalam beberapa waktu, hingga akhirnya angelnya itu bicara.

Teasers

“apa maumu?”

“kau pernah melihat filmnya won bin, ahjussi? Kau tahu apa yang terjadi pada istrinya? Bukankah situasinya mirip denganmu sekarang?”

Oh Shit, siwon melempar perlengkapan bayi  yang dipilihnya dengan hati-hati itu. Ia berlari secepat mungkin ke arah parkir mobil sambil mencoba menghubungi tiffany dari handphonennya

Plase baby, please angkat telfonku. Oh God, help me

Author’s Note

Wow, banyak sekali ceritaku. Omooo…

That problem sebenarnya telah ada sejak banyak yang minta sequel that man. Tapi sorry banget baru bisa ngepost hari ini.

Saran saran saran!!!

50 thoughts on “(AF) That Problem Part 1

  1. akhirnya ada sequelnya,, seneng bgt. tiffany dalam bahaya ya itu, jiyoung suka dg tiffany dan ternyata jiyoung dan hyung nya adalah musuh yg dicari siwon, kyknya bukan hanya masalah negara aja nih, bakalan merambat jd masalah pribadi. deg2 an baca nya, dan mudah2 an ga terjadi apa2 sm keluarga kecil nya siwon.

  2. Akhirnyaaaa ada minrene di ff sifany 😍😍 2 kopel favoritku 😘
    Itu jg pdahal diawal udh ngira yg ditemuin tiff di supermarket itu seunghyun atw mmber SJ lain, ehh trnyata jiyoung 😆 mana ada kaitannya sma kasus yg ditangani siwon pula
    Oke lah, fix! Harus cepet nextnya 💪💪

  3. Duh, siwon jd agen pemerintah. Sdgkan tiffany lg hamil. Jd takut kl ada musuhnya yg manfaatin tiffany buat balas dendam atau nyelakain siwon

  4. wahhh….
    ada sequel nya hihi. suka deh….
    tp menurut ku ceritanya agak kecepatan gtu. tp ggp kok aku suka…
    pnasaran knp tiffany di culik gmana ya kelanjutannya…
    d tunggu next nya

  5. Ih suka…
    Suka bangettt
    Akhirnya squel nya di pos 😍😘😘
    Unnie juara bikin penasaran. Siwon egois mungkin karna dia terlalu takut kehilangan tiffany. Tiffany harusny tau itu.
    Kasian siwon, kasian tiffany juga.
    Trus siapa cowok yg suka ma tiffany itu ? Duh

  6. yeee akhirnya ada sequelnya.. keren-keren…. next min pnasaran sama cerita selanjutnya, tiffany knapa d teasr itu? smga baik-baik aja nextttttttt

  7. Aaaaaaa…. authoooooorr..!! ff That Man adlah salah satu ff favorit aku {}
    Dan skrg ada sequel nya?? Aku ga nyangka #gubrakk #abaikan
    Lanjut thor please gepeel yaa🙂 semangat nulisnya!..

  8. sempat mikir that man yg mana.hahahaha lupa…
    bakal banyak adegan yg bikin hati dag dig dug gak jelas nich. keren dah
    sarannya cepet cepet dpost lagi part selanjutnya. hehebeb

  9. Selmt atas pernikhan a sifany
    Aigooo keluarga choi a senang sekali dg ad a tiffa…lucu jg knp hyung a siwon kok blm pd nikah a….n slamat tiff akhir a hamil….
    Crt a jgn sampai ky crt wonbin dong….itu sedh
    Moga baby n tiffa slmat dh…

  10. antara gak bisa bayangin dan bisa bayangin nihh next.nya… daebakk banget.. that man ada sequelnya.. pasti ini akan merambat di masalah pribadi dan negara.. ditunggu pokoknnya nextnya

  11. Wooww ada sequelnyaa!!! Seneng bgt pas liat!!! Gk nyangka bkl dibuat wkwkwk. Pas ngeliat ada tulisan sequel dr That Man lgsg tau deh yg mana ff nya walopun udh lama. Sifanynya udh menikah jadi makin seruu!!! Aduhhh gmn nih keadaan Tiffany. Penasaran bgt. Ditunggu part selanjutnya, moga” jgn lama lama wkwkwk

  12. Yeaay Sequel nya.. Siwon and Tiff akhirnya bisa menikah juga. Tapi jujur khawatir dengan Tiff, mengingat pekerjaan Siwon. Apalagi muncul Jiyoung yg cinta pd pandangan pertama sama Tiff kesan nya jdi kaya terobsesi gtu. Teaser next chapter nya juga bikin penasaran.

  13. astaga ngeri spoilernya…semoga ini cerita gak sad ending, gak mau ah thor mereka udah sweet gitu, huhu..ditunggu kelanjutannya

  14. Annyeong…
    Aduuh… Aku lupa kisah “That Man” tapi aku suka sifany married life, part berikutnya pasti lebih menegangkan lagi, pakek ada ancaman dgn persamaan film ahjussi lagi, gimana nasib TiffMommy nih, jngn sampe kyk istri nya wonbin di film ahjussi.
    Gomawo

  15. Wahh akhirnya sequelnya muncul tpi menurutku alurnya kecepetan deh…
    But kasus yg dipegang siwon pasti ada kaitannya ma orang yg suka fany,, bakal ada perebutan nih/? xD
    Next thor

  16. Akhirnya ada jg squelny That man..crtnya tmbh menarik plus romantis bt Sifany nya..semoga rmhtgga mrka baik”aj..dan tiffany ma bayinya jg sllu sama siwon…tp klo blh Q ksh saran kyknya agk cepet ap y crtnya..Ap Q yg salah..itu hanya menurut Q..maaf jk salah

  17. ap ??
    jgn2 fany keguguran krn ktabrak gd ??
    smga gk…
    klo gk tambah kacau hidup siwon..

    hn. klo gd adikny bos penyelundup obat2 yg dcari siwon slma n..
    jd kira2 siapa kakany ???
    penasaraan ak..

  18. Mudahan2 fany gak napa2 dan juga baby choinya.jangan2 fany dalam bahaya nih.
    Dan jiyoung merupakan adik dari penyelundupan obat2an,yang diincar siwon.tapi siapakah kakaknya jiyoung….?
    Wow…..author benar2 daebak.suka banget ffnya author.ditggu next partnya thor.fighting thor.

  19. Sequel^^
    Aaww sifany sweet bgt siihhh gemes dh n Tippa hamil wah seneng’a
    Tp sayang NC’a di skip *loh0_0
    Btw itu adik’a musuh demen sm istri musuh! Ok fix konflik’a udh mulai nih gawat, mudah2’an tippa n baby’a gpp ya
    Klo bsa di panjangin n di banyakin sifany moment’a hehe..
    Lanjooottt

  20. ow fany un dlm bahaya tuh . apalagi fany un udh ketemu jiyoung dan ternyata jiyoung musuhnya wonpa , dan lagi fany un lagi hamil…

  21. squelnya manteb ni thor…..sifanynya tetep aja romantis, walaupun sempet brantem gara2 siwon gak pengen tiffany krja lgi….kalo di that man saingannya siwon kapten kim, di that problem ini kayaknya saingannya jiyoung yg udah love at the first sight ma fany…

  22. Squel?? Semakin kebawah semakin greget.sepertinya tiffany dalam bahaya,tiffany kan lagi hamil ?? .tapi tenang.ada siwon oppa yg selalu setia disamping tiffany 😁

  23. Gak pernah baca ‘that man’ makanya agak bingung bacanya hehe.
    Bagus story plotnya cuma banyak typo-nya jadi kurang ‘enak’ bacanya, tapi masih bisa dimengerti kok
    Ditunggu ya thor lanjutannya, fighting!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s