(AF) Perfect Love Part 4

PERFECT LOVE

(Part 4)

P2

 

 

Author : Dewi Astri

 

Main Cast :

Choi Siwon

Tiffany Hwang

 

Other Cast :

Choi Seunghyun – Oh Sehun – Jung SooJung – Kim Taeyeon – Kwon Jiyong – Kwon Yuri

 

Genre : Soft Romance and Family

Rate : 16

Length : –

 

Disclaimer :

Cerita ini hasil murni dari pemikiranku , semoga cerita ini di sukai oleh para reader.

 

 

 

 

 

 

*****

 

 

Seoul Hospital Center , Seoul

21 : 00 KST

 

POV

 

 

 

 

Tiffany berlari sekuat yang ia bisa melewati beberapa lorong di rumah sakit. Seunghyun berlari di belakang Tiffany ia begitu khawatir dengan keadaan wanita yang ia cintai, Tiffany menangis dan sangat ketakutan.

 

“Tiffany..” ucap Seunghyun saat ia berhasil meraih tangannya, Tiffany menatap Seunghyun.

“oppa, lepaskan aku aku harus segera menemui daddy” ucap Tiffany

“kendalikan dirimu , aku yakin Hwang abeoji baik-baik saja tenanglah jika kau seperti ini kau akan membuatnya semakin sakit” ucap Seunghyun. Tiffany pun menundukkan kepalanya.

“kita akan menemui Hwang abeoji kau tenanglah aku akan menemani , ok?” ucap Seunghyun. Tiffany mengangguk dan berjalan lebih teratur karena Seunghyun menggenggam tangannya sekarang. Tiffany menatap ke arah tangan Seunghyun yang sangat erat menggenggam tangannya.

 

‘Siwon oppa aku membutuhkanmu sekarang’ batin Tiffany.

 

Tiffany melihat Leo dan istrinya sedang duduk di kursi rumah sakit tepat di depan ruang inap Tn. Hwang.

 

“oppa eonni bagaimana kondisi daddy?” tanya Tiffany

“daddy membaik Tiff. dia sudah sadar dan sedang bersama Michele eonni di dalam” ucap istri Leo

“aku akan ke dalam” ucap Tiffany.

 

Tiffany dan Seunghyun pun masuk ke dalam untuk melihat konsidi daddy-nya itu. Tiffany menangis saat melihat Tn. Hwang sedang berbaring di ranjang pesakitan di temani Michele.

 

“Tiffany…” ucap Tn. Hwang

“daddy … apa yang sudah terjadi?”

“aku baik-baik saja nak.. Seunghyun kau disini?”

“nne abeoji , aku sangat terkejut mendengar kabar tentangmu” ucap Seunghyun.

“Tiff, bisakah kau temani daddy malam ini? aku dan Leo harus pulang besok pagi kami akan kembali” ucap Michele

“tentu eonni , kau pulanglah.. ”

“daddy.. aku dan Leo harus pulang. aku meninggalkan anak-anak di rumah. aku berjanji akan kembali besok pagi” ucap Michele

“daddy sudah membuat kalian khawatir. pulanglah ada Tiffany disini” ucap Tn Hwang.

“Seunghyun , kau temani Tiffany nne?!  aku percayakan padamu” Seunghyun pun mengangguk tanda menerima perintah dari Michele

“aku pamit annyeong” ucap Michele

 

Tiffany duduk di kursi yang ada di samping ranjang pesakitan Tn. Hwang dan menggenggam tangan daddynya itu.

 

“kenapa bisa seperti ini dad??”

i don’t know.. aku baik-baik saja dokter hanya bilang aku kan membaik ini sudah sering terjadi dari 3 tahun terakhir. aku sudah tua tubuhku tidak sekuat dahulu dan Jantungku tidak sebaik dulu” ucap Tn.Hwang

“abeoji aku yakin tidak akan apa-apa percayalah. Tiffany aku akan membeli secangkir kopi dan hot chocolate untuk Tiffany , apa kau ingin sesuatu abeoji?” tanya Seunghyun

“anniya , kau belikan saja Tiffany makanan aku sudah makan tadi”

“baiklah , aku pergi dulu nne” Seunghyun pun berlalu keluar ruang inap untuk membeli makanan.

 

Tiffany menatap wajah daddynya dengan penuh rasa khawatir dan cemas , Tn. Hwang membelai wajah Tiffany dantersenyum padanya.

 

“apa yang kau khawatirkan nak? lihatlah kau sudah mempunyai Seunghyun yang sebentar lagi akan menjadi tunanganmu dan akan menjadi suamimu. daddy menyukai Seunghyun dia sangat serasi denganmu. nak, menikahlah dengannya dan hidup bahagia dengannya” ucap Tn. Hwang , Tiffany hanya terdiam dan menundukkan kepalanya.

“apa itu membuat daddy bahagia?”

“tentu daddy akan sangat bahagia jika memiliki menantu Seunghyun dia baik dan orang yang bekerja keras. akan sangat menyenangkan jika daddy punya cucu dari kau dan Seunghyun” ucap Tn. Hwang

 

Tiffany hanya tersenyum tipis mendengar semua keinginan Tn. Hwang , ia hanya memikirkan Siwon saat ini hanya Siwon. Tiffany sangat membutuhkan Siwon di sampingnya hanya untuk melepaskan semua beban yang membuatnya lelah.

 

 

 

*****

 

 

 

International Airport Incheon, South Korea

09 : 00 KST

 

 

 

POV

 

 

 

Keluarga Choi dan Keluarga Kwon baru saja tiba ke Korea. Siwon menoleh ke sembarang arah dan mengingat awal pertemuannya bersama Tiffany di bandara ini. Yuri menyadari bahwa Siwon sedang memikirkan sesuatu ia pun mendekat ke arah Siwon dan menyenggol lengannya.

 

“apa kau memikirkan sesuatu oppa?” tanya Yuri

“anniya..” ucap Siwon dan tersenyum pada Yuri

 

‘astaga kenapa saat bertemu dengan Siwon oppa aku menjadi aneh? bukankah aku yang mengajaknya untuk membatalkan perjodohan ini? tapi tatapan dan senyumannya membuatku kehilangan pertahanan dalam hatiku sendiri’ batin Yuri

 

“Sehun-ah..” teriak Siwon

“hyung-ah.. aku senang kau sudah pulang” ucap Sehun

“Sehun apa kau sudah menyiapkan kendaraan untuk keluarga Kwon?” tanya Tn. Choi

“sudah paman dan aku punya kabar tentang Tn. Hwang , beliau masuk rumah sakit karena penyakit Jantungnya kambuh ” ucap Sehun. Siwon langsung menoleh ke arah Sehun

“appa , aku rasa kita harus segera melihat kondisi Hwang abeoji” ucap Siwon. Tn. Choi juga tau selain dia mengkhawatirkan Tn. Hwang dia juga mengkhawatirkan Tiffany.

“aku rasa kau benar.. ehmm.. Yuri-ah jika kau tidak keberatan maukah kau ikut denganku ke rumah sakit? bukankah kau ingin bertemu dengan saudara Siwon? aku yakin Seunghyun juga sedang di rumah sakit bersama kekasihnya” ucap Tn. Choi. Siwon hanya menundukkan kepalanya dan menoleh ke arah Ny. Choi yang tersenyum dan memberi isyarat untuk Siwon tetap mengikuti aturan Tn. Choi

“baiklah abeoji , aku akan ikut” ucap Yuri

“kalau begitu aku dan istriku harus segera tiba di rumah dan berikan salamku pada Tn. Hwang” ucap Tn. Kwon

“baiklah”

“Yuri-ah kabari appa jika kau akan pulang. appa akan perintahkan orang untuk menjemputmu” ucap Tn. Kwon

“andwae , Siwon akan mengantarkan Yuri pulang benarkan Siwon-ah?” ucap Tn. Choi , Siwon mengangguk dan tersenyum.

 

 

 

 

Seoul Hospital Center , Seoul

 

 

 

POV

 

 

 

Siwon meninggalkan Yuri dan kedua orangtuanya. ia berlari mencari dimana ruang inap Tn. Hwang ia tersenyum saat melihat Soojung ada disana.

 

“Soojung-ah..”

“oppa?”

“ini kamar inap Tn. Hwang?” tanya Siwon

“benar oppa tapi di dalam ada Tiffany eonni dan Seunghyun oppa” Siwon menyunggingkan senyumnya mendengar Seunghyun ada di dalam.

“aku baik-baik saja Soojung-ah ” Siwon pun masuk ke dalam kamar inap dan melihat Tiffany sedang menyandarkan kepalanya di pundak Seunghyun.

“Siwon-ah..” ucap Seunghyun. Tiffany pun menoleh ke arah Siwon ia terkejut melihat kedatangan Siwon.

“bagaimana keadaan Tn. Hwang?”

“Tn. Hwang membaik Siwon-ah”

“Siwon-ah…” ucap Tn. Hwang yang baru saja terbangun dan tersenyum pada Siwon, Siwon pun mendekat pada Tn. Hwang.

“aku sangat khawatir mendengar berita tentangmu abeoji..”

“aku baik-baik saja Siwon-ah dimana Tn. Choi?.” tanya Tn. Hwang

“aku disini Tn. Hwang” Tiffany menoleh ke arah wanita yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.

“aku baru saja pulang dari Inggris dan ini perkenalkanlah dia adalah putri dari Tn. Kwon..” ucap Tn. Choi

“Tn. Kwon? sudah lama sekali aku tidak bertemu dengannya”

“annyeonghaseyo , Kwon Yuri imnida” ucap Yuri pada Tn. Hwang

“kau sangat cantik nak” ucap Tn. Hwang.

“Kwon Yuri? jadi kau adalah wanita yang akan di jodohkan dengan Siwon? senang bertemu denganmu. Choi Seunghyun imnida” ucap Seunghyun. Tiffany menoleh  pada Siwon.

“Yuri kenalkan ini Tiffany dia calon tunanganku” tambah Seunghyun

 

Yuri pun mengulurkan tangannya pada Tiffany “Kwon Yuri imnida” ucap Yuri

“Tiffany Hwang imnida” ucap Tiffany sambil menyambut tangan Yuri.

 

“ini kesempatan yang baik bagaimana jika kita berempat mengobrol di café yang ada di dekat rumah sakit ini?” ucap Seunghyun

“kalian benar , kalian pergilah biar aku yang menjaga daddy” ucap Michele yang baru saja datang

“noona?” ucap Siwon

“kalian pergilah untuk makan bersama.” ucap Michele.

“baiklah kajja, kita janagn sia-siakan kesempatan ini.. ” ajak Seunghyun

 

 

 

 

Saat mereka sudah berada di café Siwon danTiffany lebih banyak diam di banding sebelumnya mereka duduk berhadapan namun mereka tidak sekalipun saling menatap hanya untuk tersenyum atau yang lainnya.

“Siwon-ah aku baru mengetahui bahwa Appartemnet Tiffany satu gedung dengan appartementmu , Tiffany bilang dia juga baru mengetahui bahwa kau ada di gedung appartement yang sama” ucap Seunghyun

 

‘mwo? dia mengatakan baru mengetahuinya?’ batin Siwon

 

“benarkah? aku juga baru mengetahuinya” ucap Siwon.

“ceritakan kesan pertama saat kau bertemu dengan Siwon saudaraku ini Yuri-ssi, ceritakan!” ucap Seunghyun pada

“awal pertemuan kami adalah berdebatan kecil , bahkan aku menolak untuk di jodohkan dengan pria menyebalkan seperti Siwon oppa tapi aku rasa tidak buruk jika mengenalnya lebih jauh” ucap Yuri

“benarkah? apa kau tidak akan menyesal mengenalku? bagaimana jika aku akan menyakitimu Kwon Yuri?” tanya Siwon. Yuri mendekatkan wajahnya pada Siwon dan menaruh tangannya di pundak Siwon.

“Hey bung , sebelum kau berani menyakitiku aku akan patahkan dulu lehermu” ucap Yuri. Tiffany tersenyum kecil melihat Yuri yang begitu berani menantang Siwon.

“wow .. aku baru melihat bahwa ada seseorang yang menantang Siwon” ucap Seunghyun

“Seunghyun dia ini adalah ketua gang motor , pakaian dress yang dia pakai sekarang hanya untuk menutupi ke galakannya saja” ucap Siwon

“jangan mengomentariku tentang apapun Mr. Choi Siwon , lihatlah dirimu kau juga tidak inginkan memakai jas beserta dasi seperti ini kau memakainya karena Choi abeoji”

“kalian sangat cocok , kalian mempunyai banyak kesamaan mulai dari pakaian dan gaya hidup kalian yang sama aku terkesan. Siwon lebih suka memakai kaos dan sepatu sneakers.” ucap Seunghyun

“kalian juga terlihat serasi Seunghyun oppa yang cool and gentle  di tambah Tiffany yang feminin and glamour kalian sangat serasi” ucap Yuri

“berhentilah bicara cepat makan makanan kalian” ucap Siwon. Yuri mendelik kesal pada Siwon.

“apa dia seperti ini? kau ini sering sekali marah bisa-bisa wajahmu berubah menjadi-”

“berhenti bicara atau aku akan-”

“akan apa?”

 

Siwon menatap tajam pada Yuri dan menyeringai , Siwon memasukkan sepotong steak berukuran besar ke dalam mulut Yuri.

 

“oppa…” teriak Yuri dan memukul tangan Siwon

“hajima.. hajima .. hajima..” rintih Siwon dan tertawa karena wajah kesal Yuri terlihat konyol baginya. Tiffany tersenyum sinis dan meneguk minumannya.

“kalian sangat serasi sekali, aku rasa Siwon pria yang tepat untukmu Yuri-ya..” ucap Tiffany membuat Siwon terdiam dan menghentikan tawanya.

“aku dan Seunghyun oppa akan bertunangan hari minggu ini aku harap kalian akan juga akan bertunangan” tambah Tiffany.

“Tiffany-ah aku dengar kau adalah seorang desainer, bisakah aku memesan atau membeli gaun dari butikmu? aku rasa pesta pertunanganmu bukan hal yang kecil ” ucap Yuri

“tentu bahkan aku juga punya baju special untuk di pakai Siwon dan aku juga punya gaun yang belum pernah aku perlihatkan pada siapa pun aku rasa gaun itu cocok untukmu” ucap Tiffany.

“jeongmal? bagaimana jika besok aku datang ke butikmu?”

“dengan senang hati aku akan menunggumu Yuri-ya” ucap Tiffany.

“aku akan memakai pakaianku sendiri , jadi aku tidak akan menggunakan pakaian darimu aku minta maaf” ucap Siwon pada Tiffany

“Hey , kau ini tidak bisa menghargai niat baik dari orang lain? Tiffany sudah akan menyiapkan pakaian untuk kita seharusnya kau berterima kasih dasar tidak tau diri..” ketus Yuri pada Siwon

“tapi aku tidak bisa me- aww appo..” Yuri mencekik leher Siwon dengan rangkulannya di leher Siwon

“diam atau akan ku bunuh kau..” ucap Yuri. Seunghyun tertawa melihat Yuri dan Siwon.

 

‘Siwon kau membuatku muak’ batin Tiffany

 

“aku harus ke toilet kalian habiskan makanan kalian , dalam 10 menit aku akan kembali lagi” ucap Tiffany, Seunghyun mengangguk pada Tiffany.

 

 

 

*****

 

Luxury Appartement

 

 

POV

 

Tiffany membuka pintu appartementnya dan ia pun langsung duduk di sofa miliknya rasanya begitu lelah dan menjengkelkan setelah melihat Siwon begitu menyebalkan untuknya saat makan bersama tadi. tiba-tiba lampu di appatementnya mati dan membuat ruangan menjadi sangat gelap , saat ia menoleh ke samping di melihat cahaya dari lilin kecil yang di tancapkan di atas cake. Tiffany melihat wajah Siwon yang terlihat dari pantulan cahaya dari lilin itu.

 

“apa kau marah padaku?” tanya Siwon

“anniyo”

“apa kau merindukkanku?”

“anniyo”

“apa kau menungguku?”

“anniyo anniyo anniyo..” ucap Tiffany. Siwon tersenyum dan menaruh cake itu di atas meja. Siwon pun duduk di samping Tiffany dan membelai wajahnya.

“hanya ada cahaya dari lilin kecil itu, itu sama sepertiku hanya setitik itu aku bercahaya di dalam ruangan yang gelap Tiffany-ah. maafkan aku jika aku sudah membuatmu menangis dan bersedih seperti ini.” ucap Siwon sambil mengusap air mata Tiffany yang keluar dari pelupuk matanya

“oppa , daddy memintaku untuk menikah dengan Seunghyun oppa dan kau tau hanya itu permintaan daddy kau tau aku tidak bisa menolak permintaan daddy.. aku mencintaimu oppa ..” Tiffany pun memeluk Siwon dan membelai rambutnya yang halus, Siwon melepaskan pelukkannya dan menatap Tiffany.

“kau bukan milikku lagi dan kedatanganku kesini untuk .. hhmmm..” Tiffany mencium bibir Siwon seolah membungkam Siwon untuk tidak bicara apapun ia tidak ingin mendengar kata apapun dari mulut Siwon saat ini.

“jangan katakan apapun aku tidak ingin mendengar apapun darimu” ucap Tiffany ia pun berdiri dan menyalakan lampu di dalam appatementnya

“Hwang abeoji memintaku untuk membantumu dan Seunghyun di hari pertunangan kalian dan ia memintaku untuk mengabadikan pertunangan kalian. kau taukan aku kan, aku seorang sutradara jadi besok datanglah ke kantorku bersama Seunghyun kita kan mulai mengabadiakan pertunangan kalian” ucap Siwon

“apa maksudmu?”

“Hwang abeoji memintaku membuatkan short film untuk pertunangan kalian”ucap Siwon

“dan kau menerimanya?”

“Hwang abeoji adalah daddymu dan aku juga menganggapnya seperti appa-ku sendiri jadi aku tidak bisa menolaknya, cake ini untuk permintaan maafku padamu .. aku harus segera ke appartementku” Siwon pun bangkit dan pergi meninggalkan Tiffany

“chankaman !!” Siwon pun menghentikan langkahnya saat ia mendengar Tiffany berteriak memintanya untuk berhenti

 

PLAAAKKK !!

 

“ini untuk kedua kalinya kau menamparku Tiff..” ucap Siwon

“dan untuk kedua kalinya kau mencampakkan perasaanku Siwon” ucap Tiffany. Siwon membalikkan tubuhnya dan kembali melangkah meninggalkan appartement Tiffany.

 

 

*****

 

SJ Art Studio , Seoul

10 : 30 KST

 

POV

 

Siwon masih sibuk dengan kameranya yang akan dia pakai untuk mengambil gambar Seunghyun dan Tiffany hari ini. Siwon terlihat sangat santai dengan celana jeans dengan sobekkan di lututnya, kaos tanpa lengan di tambah topi yang di pakai terbalik di kepalanya dan permen karet yang sedang di kunyahnya. Soojung menatap Siwon yang begitu tegar menghadapi situasinya sekarang.

 

“oppa ini untukmu ambillah” ucap Soojung yang memberikan satu kaleng soda untuk Siwon

“gomawo Soojung-ah..” ucap Siwon sambil meminum kaleng soda yang di berikan Soojung

“apa kau sanggup dengan hari ini oppa?”

“kenapa kau bertanya seperti itu? tentu saja aku siap..” ucap Siwon sambil meneguk air soda itu.

“aku rasa kau tidak siap.. oppa jangan memaksakan perasaanmu sendiri jika kau tidak sanggup biar aku dan kamera-man lain saja yang mengerjakan pekerjaan ini” ucap Soojung

“oppa….” Siwon menoleh ke belaknag dan melihat Yuri datang dengan pakaian yang sangat santai hanya menggunakan hotpants dan kaos berwarna abu-abu dan sepatu sport berwarna hitam..

“Yuri kenapa kau datang kemari? ” tanya Siwon

“aku di hubungi Seunghyun oppa untuk datang kesini , dimana Seunghyun oppa?” tanya Yuri

“dia belum datang.. duduklah, kau ingin minum sesuatu?” tanya Siwon. Yuri pun menggelengken kepalanya dan menoleh ke arah Soojung.

“Hai, Kwon Yuri imnida” ucap Yuri pada Soojung sambil mengulurkan tangannya, Soojung pun menggapai tangan Yuri dan tersenyum padanya.

“Jung Soojung imnida.. Yuri-ssi apa kau-”

“anniya , Yuri saja”

“baiklah bagaimana jika Yuri eonni? aku rasa kau lebih tua dariku” ucap Soojung

“baiklah , not Bad

“eonni aku akan bawakan kau minuman kau tunggu disini nne bersama oppa” ucap Soojung. ia pun berlalu meninggalkan Siwon dan Yuri di dalam studio, Yuri pun memperhatikan Siwon yang begitu serius mempersiapkan kamera dan peralatan yang lain.

“oppa , jangan terlalu serius ”

“ini untuk Seunghyun jadi aku akan kerjakan dengan sangat baik” ucap Siwon. Yuri pun tersenyum , ia pun medekatkan dirinya pada Siwon.

“ehhh.. wae? kau mulai menyukaiku bukan?” ucap Siwon.Yuri pun menjitak kepala Siwon

aww..

“jangan menuduhku seperti itu , kau mendekatimu karena aku ingin mengambil ini…” Yuri merebut kamera milik Siwon dan berlari menjauh dari Siwon.

“Yuri-ah apa yang kau lakukan? kembalikan..” ucap Siwon

“tangkap aku jika kau bisa , kau ini mengabaikanku sedaritadi Choi Siwon” teriak Yuri

“ahh .. dasar wanita gila berikan padaku” ucap Siwon , Siwon melihat kaki Yuri menginjak tali pengait lampu di atas Siwon pun melihat bahwa lampu yang sudah terpasang rapi itu akan jatuh tepat di atas kepala Yuri , Siwon pun berlari ke arah Yuri.

“awaaasss !!” teriak Siwon dan ia pun menarik tubuh Yuri

BRUUKKK !!

Yuri mendekap di dada bidang Siwon mereka pun saling bertatapan satu sama lain, Yuri berkali-kali mengerjapkan matanya mantap keteduhan di mata Siwon.

‘Tuhan perasaan apa ini? kenapa aku mengagumi tatapannya?’ batin Yuri

 

“adegan yang bagus” Yuri dan Siwon pun menoleh ke arah Tiffany dan Seunghyun yang baru saja datang, Tiffany mendelik pada Siwon dan memasang wajah kesal disana.

Siwon pun melepaskan tubuh Yuri “kembalikan” Siwon pun merebut kamera miliknya di tangan Yuri

aww..” rintih Yuri, Siwon menoleh ke arah lengan kiri Yuri yang terluka karena tergores tiang penyanggah lampu yang runtuh karena ulahnya. darah dari tangan Yuri pun keluar cukup banyak.

“darah???” gumam Tiffany, Siwon menyadari bahwa Tiffany juga trauma terhadap darah , Siwon mendekat ke arah Tiffany dan Siwon membalikkan tubuh Tiffany untuk membelakangi Yuri.

“ tutup matamu dan jangan melihatnya !!” gumam Siwon tepat di telinga Tiffany

“Tiffany gwenchana?” tanya Seunghyun

“dia trauma terhadap darah bawa dia keluar Seunghyun-ah.. aku akan membawa Yuri ke rumah sakit” ucap Siwon, Seunghyun mengerutkan dahinya dan memeluk Tiffany.

Siwon melilitkan handuk kecil berwarna putih di lengan Yuri agar darahnya tidak banyak keluar “Yuri kajja kita harus ke rumah sakit” ajak Siwon.

‘kenapa Siwon mengetahui trauma Tiffany? aku tidak mengetahui tentang itu..’ batin Seunghyun

 

*****

 

Seoul Hospital Center

12 : 00 KST

 

POV

 

Seunghyun dan Tiffany berjalan di setiap lorong , Seunghyun mengenggam erat tangan Tiffany. di arah yang berlawanan mereka melihat Siwon yang memakai sudah memakai kemeja yang tidak di kancing dan di biarkan terbuka.

“Siwon-ah..”ucap Seunghyun

“mianhae karena anak itu kita harus mengundur waktu pengambilan gambar kalian” ucap Siwon

“sudahlah yang terpenting sekarang keadaan Yuri kita batalkan pembuatan short film dan semuanya, dimana dia?”

“dia masih di tangani Dokter , sobekkan di tangannya cukup dalam dan panjang jadi harus di jahit beberapa jahitan but it’s ok” ucap Siwon

“kajja kita harus melihatnya” ucap Tiffany.

 

Tiffany mendekat ke arah Yuri yang sedang duduk di sofa dan duduk di sampingnya.

“kenapa kau duduk disini? seharusnya kau berbaring disana..” ucap Tiffany

“gwenchana , aku hanya terluka di tangan tidak perlu di lebih-lebihkan seperti ini” ucap Yuri

Siwon pun duduk id samping Yuri dan Seunghyun di samping Tiffany “ini minumlah bukannya tadi kau ingin air soda??” ucap Siwon sambil memberikan satu kaleng soda pada Yuri

“gomawo oppa..” ucap Yuri , ia pun mengenggam tangan Tiffany “Tiffany-ah Seunghyn oppa mianhae karenaku semuanya kacau dan kalian tidak bisa mengabadikan moment sebelum kaling bertunangan jeongmal mianhae..” ucap Yuri

“yang terpenting adalah dirimu Yuri-ya” ucap Tiffany

“ini semua juga salah Siwon oppa , coba saja jika dia memberikan kamera itu padaku tidak akan ada kejadian seperti ini..”

“mwo? nan? hey , apa kau sudah gila? ini semu karena ulah konyolmu itu kenapa menyalahkanku?”

“sudahlah bagaimana jika kita ke appartement Siwon oppa , aku belum penah kesana..” ajak Yuri

“ppabo-ya .. kau ini masih sakit dan dokter melarangmu un-”

“Heeh , berhentilah bicara cepatlah kita pergi dari sini aku tidak tahan dengan bau rumah sakit” ucap Yuri

 

 

*****

 

Luxury Appartement Building

14 : 00 KST

 

 

POV

 

 

Yuri dan Tiffany saling bertukar pikiran di dapur mereka berdua adalah 2 wanita payah yang tidak bisa memasak dan sekarang mereka melakukan apapun yang mereka bisa Yuri memotong-motong kimbap dan Tiffany memasak sup kimchi yang entah bagaimana rasanya, Seunghyun yang duduk di area dapur pun hanya memperhatikan mereka dan sesekali memberitahu bagaimana memotong dan memasukkan bumbu.

“oppa kenapa kau diam disana? seharusnya kau temui Siwon dan bergabung dengannya” ucap Yuri

“kau benar juga Yuri-ya , yasudah kerjakan yang benar danjangan sampai rasanya tidak enak” ucap Seunghyun

Seunghyun pun pergi meninggalkan merek adan mencari dimana Siwon , saat ia melewati balkon ia melihat Siwon sedang memainkan gitar disana Seunghyun pun mendekati Siwon dan duduk di sampingnya.

“Seunghyun-ah ..”

“Siwon-ah apa kau menyukai Yuri?” Siwon mengehentikan pergerakkan jari-jarinya yang sedang memetik gitar.

“kenapa kau bertanya seperti itu? Yuri wanita yang baik , easy going , sedikit gila dia sama sepertiku tidak suka aturan dan selalu melanggar aturan. aku menyukainya, seharusnya aku yang bertanya padamu bagaiaman perasaanmu lusa akan bertunangan dengan Tiffany?” tanya Siwon

“aku sangat bahagia tapi aku tidak mendapatkan kebahagiaan itu di mata Tiffany , oh ya bagaimana kau bisa tau dia punya trauma terhadap darah?” Siwon menelan ludahnya ia benar-benar kebingungan sekarang apa yang harus di jawabnya.

“kau tidak megetahuinya?” tanya Siwon , Seunghyun menggelengkan kepalanya

“aku kira kau mengetahuinya , waktu itu aku bertemu dengan Tiffany di lift sebelum aku pergi ke Inggris bersama appa dan saat itu seseorang di sampingnya terjatuh di pintu lift membuatnya ketakutan saat aku masuk Tiffany sedang menutup wajahnya saat aku bertanya padanya dia tidak bisa melihat darah. kurang lebih seperti itu, aku pikir dia juga bercerita padamu tentang kejadian itu” ucap Siwon bohong

“dia jarang sekali bercerita padaku bahkan tidak pernah , lebih banyak aku yang menceritakan segala hal padanya” ucap Seunghyun, Seunghyun pun menoleh ke arah samping Siwon ada 1 gitar yang di biarkan begitu saja ia pun mengambilnya.

cah.. baiklah kau sudah memegang 1 gitar dan aku juga sudah memegang 1 gitar, kajja kita mainkan alat musik ini..” ucap Seunghyun

“setelah aku pergi ke Amerika aku tidak pernah bernyanyi lagi bersamamu , mainkanlah” Siwon pun mulai memainkan gitarnya dan di ikuti oleh Seunghyun memetik gitarnya yang menjadi pelengkap suara 2 gitar itu.

 

 

♪♪♫..(Siwon) Loving can hurt, loving can hurt Sometimes. But it’s the only thing that i know.. ♪♪♫

♪♪♫..(Seunghyun) When it gets hurt, you know it can get hard sometimes. it is the only thing makes us feel alive.. ♪♪♫

♪♪♫ (Siwon&Seunghyun) We keep this love in a photograph , we made these memories for ourselves ..”

♪♪♫.. (Seunghyun) where our eyes are never closing , Heart are never broken and times forever frozen still..”

♪♪♫.. (Siwon&Seunghyun) So you can keep me inside the pocket of your ripped Jeans..

Holding me closer ‘till our eyes meet , you won’t ever be alone.. Wait for me to come home..”

♪♪♫.. (Seunghyun) Loving can heal , loving can mend your soul. And it’s the only thing that i know, know..”

♪♪♫.. (Siwon) I swear it will get easier, remember that with every piece of you. And it’s the only thing we take with us when we die..”

♪♪♫ (Siwon&Seunghyun) We keep this love  in a photograph , we made these memories for ourselves ..”

♪♪♫.. (Siwon) where our eyes are never closing , Heart are never broken and times forever frozen still..”

♪♪♫.. (Siwon&Seunghyun) So you can keep me inside the pocket of your ripped Jeans..

Holding me closer ‘till our eyes meet , you won’t ever be alone..

And if you hurt me , that’s okay baby only word bleed..

Inside these pages you just hold me and i won’t ever let you go

wait for me to come home.. wait for me to come home.. wait for me to come home.. wait for me to come home..

You can fit me , Inside the necklace you got when you were sixteen , Next to you heartbeat where i should be keep it deep within your soul”

♪♪♫.. (Siwon) When i’m away, i will remember how you kissed me.

under the lamppost back on sixth street hearing you wishper through the phone ‘wait for me to come home’..

 

Tiffany dan Yuri berdiri di ambang pintu mendengarkan 2 pria bersaudara itu bernyanyi , Yuri bertepuk tangan membuat Siwon dan Seunghyun menoleh ke belakang.

 

“kalian sudah selesai memasak?” ucap Seunghyun sambil menyimpan gitar yang baru saja ia mainkan di tempat semula.

“suara kalian lumayan juga” ucap Yuri

“aku dan Yuri berusaha memasak yang terbaik untuk kalian , cobalah ..” Tiffany mengarahkan sepotong kimbap untuk Seunghyun dan tepat di hadapan Siwon.

“oppa makanlah kau harus makan dari suapanku” ucap Tiffany, Seunghyun pun menerima suapan dari Tiffany.

 

Yuri pun mengarahkan sepotong kimbap untuk Siwon, Siwon menoelh ke arah Yuri yang tersenyum.

 

“aku bisa mengambil kimbap ini sendiri kau tidak perlu menyuapiku” ucap Siwon sambil mengambil sepotong kimbap dari piring dan memakannya

“aku ini berbaik hati menyuapimu dasar menyebalkan… aww..” rintih Yuri sambil meenyuntuh luka di lengannya

“sudahku katakan jangan banyak bergerak kau ini , sudahlah aku akan mandi dan setelah itu aku antarkan kau pulang” ucap Siwon

“aku akan menginap di apartement Tiffany benarkan Tiff?” tanya Yuri, Tiffany mengangguk

“aku meminta Yuri menginap, tidak apa kan oppa?” ucap Tiffany sambil menggandeng tangan Seunghyun di hadapan Siwon, membuat Siwon semakin geram karena Tiffany sengaja melakukan itu di hadapan Siwon.

“tentu sjaa itu appartementmu dan kau tidak akan kesepian lagi bukan?” ucap Seunghyun

“terima kasih oppa..” Tiffany mendekatkan wajahnya pada Seunghyun berniat untuk mencium pipi Seunghyun namun tanpa di sengaja Seunghyun menolehkan wajahnya pada Tiffany dan membuat Tiffany menciumnya tepat di bibir Seunghyun.

Siwon membulatkan matanya dan mengdengus kesal pada Tiffany , Tiffany pun tidak kalah terkejut dengan apa yang baru saja dia lakukan. Yuri tersenyum konyol melihat Seunghyun dan Tiffany

“Fany-ah kau??” ucap Seunghyun

“aku harus segera mandi udara semakin panas ku rasa..” Siwon pun berlaluemnuju kamar mandi

“pria bodoh udara sedang dingin dan sebentar lagi pasti turun hujan dia bilang dia kepanasan? dasar bodoh..” gumam Yuri

Seunghyun menatap Tiffany yang menundukkan wajahnya seoalh ia menyesal sudah menciumnya ‘sikap Tiffany menjadi aneh hari ini padaku , di tambah udara panas di saat cuaca sedingin ini? ada apa ini?’ batin Seunghyun

 

 

Appartement Tiffany

01 : 00 KST

 

 

Tiffany masih betah duduk di kursi kerjanya sambil menatap layar laptop di hadapannya sampai larut malam, sesekali ia menoleh ke arah Yuri yang sedang tertidur di ranjang kingsize miliknya. ia melihat perubahan dari wajah yuri yang terlihat lebih pucat dan tubuh Yuri yang terlihat mengigil, Tiffany pun langsung mendekat pada Yuri dan menaruh tepalapak tangannya di atas dahi Yuri.

 

“aigoo~~ tubuhnya panas..” ucap Tiffany , ia pun langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Siwon

“yeobseo”

“oppa , datanglah ke appartementku tubuh Yuri sangat panas dan bawa kotak obat milikku yang aku tinggalkan di appartementmu saat kau sakit”

“baiklah aku akan segera kesana , ”

 

Tiffany pun menutup sambungan telponnya dan mengambil air dingiin dan kain untuk mengompres Yuri. tdiak lama kemudian Siwon datang dengan membawa kotak obat yang berisikan persediaan obat milik Tiffany.

“kenapa dia bisa demam?” tanya Siwon

“entahlah oppa.. mungkin karena luka di tangannya membuat tubuhnya demam” ucap Tiffany

“Si..won.. Siwon …op..oppa..” gumam Yuri tanpa membuka matanya, Yuri sedang sakit dan tubuhnya sangat panas dan tanpa di sadari oleh Yuri dia memanggil orang yang di butuhkan saat ini. Siwon duduk di samping Yuri dan mengenggam tangan Yuri

“ini aku Yuri-ya .. bangun lah kau harus minum obat” Yuri pun memaksakan matanya untuk terbuka dan di bantu Siwon untuk meminum obat penurun panas.setelah Siwon merasa Yuri sudah kembali tertidur ia pun keluar dari kamar Tiffany dan mengambil bir kaleng miliknya yang ia taruh di dalam kulkas milik Tiffany.

Siwon melihat Tiffany menyimpan wadah kompresan dan meyimpannya di dapur namun sebelum ia pergi Siwon menahan tangan Tiffany agar ia tidak meninggalkan Siwon disana.

 

“wae?” tanya Siwon

“wae?? wae..waeyo?”

“kenapa kau mencium Seunghyun di hadapanku?”

“itu ketidaksengajaan, oppa”

“aku tau kau ingin membuatku cemburu padamu bukan? haah , kau memang menyebalkan Tiffany..”

“mwo? aku menyebalkan? heh Tn. Choi bisakah kau bercermin pada dirimu sendiri? kau yang memulainya dan aku mengikuti caramu.. kau juga sengajakan memberi perhatianmu pada Yuri??” bentak Tiffany

“lalu bagaimana dengan pertunanganmu lusa nanti?” tanya Siwon , Tiffany menggelengkan kepalanya.

“aku tidak bisa menghentikan semua ini oppa, mianhae” ucap Tiffany

“apa ini akhir dari kisah kita Tiff? aku tidak bisa membayangkan bagaimana aku melihatmu bersanding dengan Seunghyun” ucap Siwon

“aku tidak bisa menolak keinginan daddy , apa yang harus aku lakukan?”

“kita harus berpisah” ucap Siwon

“oppa ???”

sometimes goodbye the only way , Tiffany..” ucap Siwon

 

Tiffany memeluk Siwon dan menangis di dada bidang milik pria bernama Choi Siwon itu , ia tidak ingin melepaskan Siwon begitu saja terpukul, menyesal dan sakit hati itu yang di rasakan mereka sekarang.

 

“uljima , jaebal… jangan menagis baby ini akan lebih menyiksaku..” ujar Siwon

“biarkan oppa , aku mohon biarkan seperti ini karena ini adalah terakhir kalinya aku memelukmu dan mencitai…mu..oppa..” Tiffany makin menangis dan Siwon pun mengeratkan pelukkannya lebih erat.

 

*****

 

SJ Art Studio , Seoul

11 : 00 KST

 

 

POV

 

Sehun datang ke kantor Siwon untuk menanyakan sesuatu pada Siwon, saat ia baru saja tiba di depan kantor Siwon ia melihat Soojung sedang menangis di area parkir. Sehun berniat untuk menanyakan apa yang terjadi padanya namun ia menghentikan langkahnya saat ia melihat seorang pria di hadapannya yang tidak asing untuk Sehun, Kim Jongin.

“annyeonghaseyo..” ucap Sehun , Soojung danJongin pun menoleh ke arah Sehun.

“Sehun??” ucap Jongin

“Jongin-ssi , apa kabar?”

“apa yang kau lakukan disini eoh?” bentak Jongin

“aku ingin menemui hyung-ku , waeyo? Soojung-ah kenapa kau menangis?” tanya Sehun

“jangan menjawab apapun dari pria ini Soojung-ah , kajja kita pergi..” Jongin menarik tangan Soojung namun Soojung menarik tangannya kembali.

“aku tidak ingin mengenalmu lagi Kim Jongin” teriak Soojung

“kau harus percaya padaku wanita itu hanya temanku , percayalah ”

“temanmu ? lantas kenapa kau menciumnya? apa itu perlakuan seorang teman pada temannya?” teriak Soojung

PLAAK !

“kau ini kenapa kau seperti itu?” teriak Soojung sambil memegangi pipinya yang di tampar oleh Jongin.

“Hey Tn. Kim , maaf jika aku ikut campur dalam masalah kalian jujur saja aku tidak bisa terima kau menampar Soojung. dulu saat aku masih bersama Soojung tidak pernah sekalipun aku menampar atau menyelingkuhinya, apa kau ingat ucapanku sulu aku akan membiarkan Soojung bersamamu karena aku percaya bahwa kau lebih baik dan tidak akan membuatnya menangis tapi sekarang aku rasa aku salah menilaimu” ucap Sehun

“jadi apa maumu?” teriak Jongin

“mengambil Soojung kembali darimu” Soojung menoleh ke arah Sehun dan menatapnya.

Sehun menarik tangan Soojung hingga tepat di sampingnya “kau tidak bisa semudah itu Sheun-ah” ucap Jongin

“pergilah jangan membuatku menghajarmu” ancam Sehun

“kau ingin menghajarku? baiklah aku terima tantanganmu” ucap Jongin, Jongin pun langsung melayangkan pukulannya pada Sehun karena tidak terima Sehun pun melayangkan pukulan balik pada Jongin.

“hentikan .. Jongin-ah Sehun-ah” ucap Soojung

“jongin-ah kau pergilah hubungan kita sudah berakhir” tamabah Soojung

“Soojung-ah tapi bukankah ka-”

“pergilah..” teriak Soojung, Jongin pun pergi dari tempat itu danhanay ada Soojung dan Sehun yang sedang terduduk lemah disana. Soojung pun pergi meninggalkan Sehun dengan gerakkan cepat Sehun menahan tangan Soojung

“jangan pergi Soojung-ah..”

“lepaskan aku dan jangan permainkan aku lagi dengan ucapanmu Sehun-ah” Sehun pun berdiri dan menghadapkan Soojung padanya. Sehun pun mencium bibir Soojung , Soojung hanya membulatkan matanya dan terdiam saat Sehun menciumbibirnya.

 

“SEHUN-AH …..” teriak Siwon

“Siwon oppa?” “Siwon hyung?” ucap Soojung dan Sehun bersamaan

 

“Ppabo-ya …”

 

 

 

 

 

To Be Countinue…..

45 thoughts on “(AF) Perfect Love Part 4

  1. Duh gimana dong jadinya? Hari pertunangan tiffany dan seunghyun udah makin dekat. Masa sih sifany yg harus ngalah? Seunghyun sama yuri aja deh hehehe

  2. Gimana ya sama kelanjutan hubungan Sifany? Beneran selesaikah? Diantara ke4 orang itu cuma ada 2 orang yg bener2 jatuh cinta, please jangan selesai hubungan Sifany😢 ehhh ada iklan Kai sama Krystal ya cieeee

  3. Antara kesel sama kasian sih ke siwon, liat tiff mau tunangan sma kakaknya sendiri 😭😭😭
    Plisss jadiin sifany brsatu, pokoknya gk boleh pisah! Next ditunggu

  4. Akhirnyaaa….
    Aaaa jadi hubungan fanny sama siwon haruss pisahh???
    Gakk mauuuu😭😭😭😭😭
    Mudah2an seunghyun tauu smuanyaa biar dya ngebatalin pernikahan nyaaa.. amminnnnn..
    Gak mauu siwon sama yurii 😭😭😭 ama tipaa aja ..
    Lanjuttt

  5. masih teka teki kelanjutan hubungan sifany😥 maunya siwon sama tiffany aja hihihi 😁 eihhh sehun – soojung ciuman di depan umum yee hihihi

  6. Entah kenapa jadi kesel sama karakter yuri, kayyanya caper banget ke siwon.. gemeeeeeeesssss iihh pengen nabok seunghyun sama yuri, pengen sifany cepet2 bersatuuuu. Terus nasib mereka gmna dong? Nexttt

  7. update😁😁😁.
    sifany bener dah mereka malah saling menyakiti. kirain siwon dah bener2 mau nglupain fany,eh masih cinta ternyata.
    pertunagn fany dan seunghyun kayake gak bakal batal.
    ditunggu next partnya dech…

  8. update😁😁😁.
    sifany bener dah mereka malah saling menyakiti. kirain siwon dah bener2 mau nglupain fany,eh masih cinta ternyata.
    pertunagn fany dan seunghyun kayake gak bakal batal.
    itu mgkin yuri denger pas sifany ngomong2.
    ditunggu next partnya dech…

  9. Akhirnya dipost juga nih ff. Aduuhh gmn nih hubungan sifany, Tiffanynya msh blm berani bilang ke daddynya Siwonnya jg gitu. Ff di part ini seru jg sama kyk sebelumnya tapi cuma satu sih yg krg. Kurang panjaannggg. Ditunggu slnjtnya. Fighting!!!

  10. sebel liat sikap fany ma siwon ..
    pasrah2 ja ni pada..
    mdah2an ja seunghyun cpet sdar klaw da sesuatu antra fany dan siwon…
    lgian seunghyun uda fany gak da rasa ma dia,,pi ttet ja mw nikahin fany…
    mga pda cpet sdar deh smuanya.

  11. sedih banget kisah cinta sifany-_-
    Penasaran gimana reaksi keluarga tiff, seung sama yuri kalau tahu hub sifany
    Apa tindakan tn.choi selanjutnya?
    Next Quickly!

  12. Haha.. koplak pada maen panas2’an *sayurkalidipanasin
    Ayo donk jgn biarkan sifany b’pisah
    Klo perlu satukan yuri & seunghyun *loh
    Next banyakin moment sifany please!!

  13. Entahlah pas baca ff ini rasanya aneh ada benci,kecewa,sedih,bingung campur aduk •﹏• jujur aku kurang suka pas yuri mulai mencintai siwon oppa-,
    apa endingnya tiffany akan bner pisah sama siwon?atau mereka kembali nyambung? ditunggu kelanjutannya thor^^

  14. aku harap d tengah tidurnya, yuri denger obrolan sifany dan yuri cerita k seunghyun. di kamera itu isinya sifany momen yaa makanya siwon takut ketahuan? aku harap sifany bisa bersatu meskipun momen yulwon lebih seru. aaah.. daddy fany sakit lagi. tn. hwang, choi dan kwon kuharap bisa lebih bijaksana. ya sudahlah d tunggu aja lanjutannya. jalja! haha.

  15. dr awal hingga bagian akhir bkin ak baper. aplg slain couple sifany, couple favorit ak kaistal jga ad..
    tp sayang knp hub mereka meati kya gini. ckckck..

    hnn..klo ak kd siwon, mgkin hidup ak gk bklan tenang. tp gk ad cara lain. aplg kyany tuan choi trlihat bgt pilih kasih antara siwon & seunghyun..

    next part dtunggu

  16. yaampon pertunangannya udah lusa aja cepet banget :(( masa sih sifany harus ngalah buat seunghyun ugh kzl >< itu mana yuri caper banget lagi duh pulangin aja ke inggris deh si yuri 😂😂
    gamau tau pokomya sifany gaboleh pisah authornim! gaboleh! /slap 😂😂
    next chapt ditunggu yaa.. bikin penasaran hehehe

  17. hmm bagaimana iniiiii siwon sama fany pake acara dijodohin sgala sama bokap nya yakali jaman gini masih dijodohin gtuuu lalu hubungan sifany gimana? diakhirin?? yah….

  18. Seharusnya sifany mempertahankan cinta mereka dan memberitahukan yuri dan seunghyun kalo mereka saling mencintai.sedih banget sifany berpisah.authornim sifany tidak boleh pisah dan sifany harus menikah dan punya anak.
    Readernya kok ikutan kepo ya.hihihi……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s