(AF) Perfect Love Part 2

PERFECT LOVE

(Part 2)
P2

Author : Dewi Astri

Main Cast :

Choi Siwon

Tiffany Hwang 

Other Cast :

Choi Seunghyun – Kwon Yuri – Oh Sehun – Jung SooJung – Kim Taeyeon – Kwon Jiyong

 

Genre : Soft Romance and Family

Rate : 16

Length : –

 

Disclaimer :

Cerita ini hasil murni dari pemikiranku , semoga cerita ini di sukai oleh para reader.

*****

 

 

POV

 

“sebentar lagi akan ada sebuah pertunjukkan yang luar bisa di appartementku , aku tidak sabar. baiklah aku akan hitung …. Hana.. Dul………….. Set…”

 

Arrggghhhh… CHOI SIWON !!!!!!!! ”

HA..HA..HA..HAHAHA ” Siwon tertawa terbahak-bahak mendengar teriakan ketakutan dari Tiffany.

 

Tiba-tiba Tiffany keluar dari kamar Siwon seketika itu juga Siwon menghentikan tawanya dan menatap Tiffany.

 

“Mwo ? Mwo? apa yang terjadi?” tanya Siwon yang berpura-pura tidak mengetahui apapun.

“ambilkan buku catatanku aku tidak bisa mengambilnya” ucap Tiffany dengan nafas yang masih tersenggal-senggal

“kenapa? kau tinggal mengambilnya bukan?” tanya Siwon

“tapi di dalam laci nakasmu ada kecoa Choi Siwon .. aku tidak bisa mengambilnya” teriak Tiffany

HA..HAHAHAHA.. jadi ini semua karena kecoa mainan itu? HAHAHA .. kau ini bodoh itu hanya mainan saja Tiffany..” ucap Siwon dan ia tidak berhenti menertawakan Tiffany.

“Ppalli … !!!!”  teriak Tiffany

ok .. ok.. berhentilah berteriak akhhh.. kau ini..” Siwon pun masuk ke dalam kamarnya dan mengambilkan buku catatan Tiffany.

 

Tiffany menatap Siwon dengan tatapan menakutkan saat ini , ia benar-benar takut pada hewan menjijikan itu. Siwon sudah menyiapkan semuanya. ia sudah berhasil membuat Tiffany berteriak ketakutan, tiba-tiba hujan turun cukup lebat ini terlihat dari jendela appartement Siwon yang besar.

 

“Tiffany-ah ini buku catatanmu” Siwon melihat Tiffany yang sekarang sedang duduk sambil memejamkan matanya ia terlihat sangat ketakutan , wajahnya menegang dan berkeringat.

 

Siwon mendekat pada Tiffany dan duduk di sampingnya , tiba-tiba petir kembali menyambar Tiffany kembali menegang dan saat ini ia sudah menangis. Siwon teringat akan trauma Tiffany yang membenci hujan dan suara petir, Siwon menyentuh pundak Tiffany mencoba menenangkan dirinya.

 

DUAARRR !!!

 

“Mommy..” Teriak Tiffany saat mendengar suara petir dan tanpa ia sadari ia memeluk Siwon yang ada di sampingnya, Siwon pun memeluk tubuh mungil Tiffany dan mengusap kepala Tiffany.

 

“tenanglah Tiff , ada aku disini” ucap Siwon

“aku takut Siwon-ah..” ucap Tiffany dalam pelukan dan tangisannya.

“tenanglah , All is well..” ucap Siwon.

 

Ada rasa nyaman yang mereka rasakan saat mereka saling berpelukan, Siwon memejamkan matanya seolah ia tidak ingin melupakan rasa yang begitu nyaman dalam hidupnya.

Beberapa waktu kemudian Tiffany sudah mulai bisa mengendalikan dirinya , Siwon pun membawakan secangkir hot chocolate kesukaan Tiffany.

 

“ini untukmu..” ucap Siwon sambil duduk di samping Tiffany

“ini minuman kesukaanku” ucap Tiffany , Siwon pun menoleh ke arah Tiffany

“benarkah? sungguh kebetulan” ucap Siwon yang berpura-pura kembali seolah ia tidak mengetahui apapun.

“mianhae ,  tadi aku memelukmu aku benar-benar ketakutan dan-”

“tidak masalah , lagi pula kau menikmatinya” Tiffany memukul lengan Siwon

“Siwon hentikan..”

“aku hanya bercanda.. apa kau trauma pada petir dan hujan?” tanya Siwon

“aku tidak trauma aku hanya membenci hujan dan petir, karena saat itu juga aku kehilangan ibuku..”

“ceritakan padaku , aku bisa menjadi pendengar yang baik dan teman yang baik.. kajja kita berteman?” ucap Siwon sambil mengacungkan kelingkingnya di hdapan Tiffany, Tiffany terkekeh melihat kelakuan Siwon yang seperti anak kecil. ia pun mengaitkan kelingkingnya pada kelingking Siwon.

 

“baiklah kita berteman..” ucap Tiffany

“jadi berceritalah padaku..”

“aku sedang menunggu di gerbang universitas dan saat itu mommy-ku berjanji ingin makan malam bersamaku, hujan lebat dan petir yang menyambar membuatku khawatir pada mommy yang belum juga datang tapi tidak lama kemudian dia keluar dari mobilnya di sebrang universitasku. dia melindungi dirinya dengan menggunakan payung derasnya hujan membuat payung yang di pegang ibuku terbawa angin. tiba-tiba kaki mommy terpeleset dan saat yang bersamaan juga truk menabrak tubuh mommy-ku hingga dia meninggalkan aku, kedua kakakku dan juga daddy-ku itulah kenapa aku membenci hujan dan petir di tambah aku tidak bisa melihat darah yang mengalir itu membuatku takut” ucap Tiffany yang sekarang mulai kembali menangis, Siwon mengusap air mata Tiffany dan membuat Tiffany menoleh ke samping dan menatap wajah Siwon.

“uljima , kau tidak sendirian eomma-ku juga sudah meninggal saat aku berusia 18 tahun. eomma adalah istri kedua dari appa-ku ,aku memiliki 1 saudara tiri laki-laki dan ibu tiri. saudara dan ibu tiriku sangat menyayangiku tapi tidak dengan appa-ku , dia membenciku. dia menginginkanku menjadi pewaris dari perusahaannya dan menyuruhku menjadi seorang pebisnis seperti saudara tiriku itu tapi aku menolaknya karena aku mencintai dunia seni, pada akhirnya aku di usir dari rumah dan aku pun pergi ke Amerika untuk mewujudkan impianku. Saat aku kembali ke Korea aku pikir selama 7 tahun aku di Amerika appa akan melupakan semuanya.

Tapi saat aku menemuinya kemarin , aku masih tidak di terima sebagai anaknya bahkan ia menyuruhku kembali pergi. Setelah pulang dari rumah appa aku kembali tersenyum saat bertemu denganmu di café” ucap Siwon

“astaga kau masih saja mengodaku , dasar Mr. Amerika ” ucap Tiffany

“Mr. Amerika?”

“kau baru pulang dari Amerika kan? ahh.. kau ini sombong sekali, aku juga pernah tinggal di Amerika tapi tidak se-sombong dirimu”

“sudahlah ini hampir larut malam apa aku mau aku antarkan ke appartementmu?” ujar Siwon

“appartementku hanya berjarak 1 lantai dari appartementmu jadi kau tidak perlu mengantarku. oh ya apa benar kau tidak membuaka buku catatanku?” tanya Tiffany

“tidak , kau ini tidak percaya sekali” ucap Siwon bohong

“baguslah jika kau membuka dan membacanya kau bisa tau akibatnya.” ucap Tiffany

“baiklah aku harus segera kembali ke appartement , terimakasih kau sudah menjadi temanku Siwon… oppa..” Siwon tersenyum saat Tiffany memanggilnya oppa

“baiklah , sekarang kau pulang dan beristirahatlah..” ucap Siwon

 

 

*****

 

 

GG Boutique Building, Seoul

14 : 00 KST

 

 

POV

 

 

Tiffany memainkan pensil yang di genggamnya bahkan  ia mengigiti ujung pensil itu dan tersenyum sendiri. entah apa yang sekarang di rasakan Tiffany yang jelas pikirannya tersita oleh namja bernama Choi Siwon itu , tiba-tiba ia mengingat kejadian semalam di appartement Siwon.

 

DUAARRR !!!

 

“Mommy..”

“tenanglah Tiff , ada aku disini”

“aku takut Siwon-ah..”.

“tenanglah , All is well..”

“ceritakan padaku , aku bisa menjadi pendengar yang baik dan teman yang baik.. kajja kita berteman?”

“baiklah aku harus segera kembali ke appartement , terimakasih kau sudah menjadi temanku Siwon… oppa..”

 

Tiffany kembali tersenyum mengingat kejadian semalam , Tiffany tersenyum bodoh dan mengusap wajahnya.

 

‘dia memang namja menyebalkan tapi dia juga sangat baik padaku, aku masih tidak percaya namja itu juga punya pengalaman pedih dengan keluarganya. dasar Choi Siwon … hmm.. bukan tapi Siwon oppa’ batin Tiffany

 

Tiba-tiba ponsel Tiffany berdering ia pun melihat layar ponsel itu bukan nomer yang ia kenal,

 

‘aku tidak pernah mengangkat telpon dari nomer yang tidak di kenal tapi kenapa sekarang aku ingin mengangkat panggilan ini? apa ini dari Siwon oppa?’ batin Tiffany

 

Tiffany pun mengankat panggilan itu..

 

“yeobseo”

“yeobseo , Mrs. Mushroom. bagaimana hari ini?”

“Choi Siwon? hm.. maksudku Siwon oppa?”

“ya ini aku Tiffany-ah”

“kenapa kau tau nomer ponselku?”

“kau ini sudah pikun? kau kan yang memberikanku kartu namamu saat di café itu?”

“kau benar oppa.. jadi kenapa kau menghubungiku?”

“aku ingin mengajakmu makan malam di luar malam ini dan aku juga ingin mengajakmu ke suatu tempat, bagaimana?”

“baiklah , pulang kerja nanti kau bisakan menjemputku di butik? kebetulan aku tidak membawa mobil hari ini”

“tentu , aku akan menjemputmu. baiklah kalau begitu sampai jumpa nanti malam nne annyeong”

“nne annyeong”

 

Tiffany memandangi layar ponselnya dan tersenyum bodoh memperhatikan satu persatu angka dari nomer ponsel Siwon.

 

“kenapa aku seantusias ini menerima ajakkan makan malamnya? apa aku ?? tidak mungkin aku dan Siwon oppa kan baru saling mengenal tapi kenapa rasanya begitu mendamaikan?” gumam Tiffany

 

“Tiffany-ah …” ucap Taeyeon yang baru saja masuk ke ruangan Tiffany

“nde”

“Tiff , apa kau tau Choi Seunghyun memesan baju tuxedo di butik kita dan ia ingin kau yang merancangnya dia ingin membuat 2 pakaian dengan ukuran yang sama dan warna yang sama” ucap Taeyeon

“2 pakaian? warna dan ukuran yang sama? kenapa dia harus memesan 2?” tanya Tiffany

“entahlah dia ingin memberikan baju itu juga untuk seseorang, mungkin untuk Sehun adik sepupunya itu..” ucap Taeyeon

“mungkin saja , yasudah tolong kabari dia aku akan membuat pakaian itu untuknya” ucap Tiffany

“oh iya Taeng-ah , sepertinya aku harus pulang lebih cepat hari ini karena Siwon oppa mengajakku makan malam diluar”

“Siwon oppa? kau sudah memanggil namja yang kau bilang menyebalkan itu dengan sebutan oppa? yang benar saja..”

“dia tidak seburuk yang ku pikirkan” ucap Tiffany

“lalu bagaimana dengan perjodohanmu dengan-”

“itu tidak terlalu penting lagipula aku akan menolaknya” ucap Tiffany

 

Taeyeon pun mengangguk dan kembali melakukan pekerjaannya. Tiffany menatap foto dirinya bersama mommy-nya yang berada di atas meja kerjanya dan tersenyum bahagia menatapnya.

 

 

*****

 

 

Sungai Han

21 : 00 KST

 

POV

 

 

Siwon berlari menuju Tiffany yang sedang duduk di pinggiran sungai Han , Siwon mendekat dan duduk di samping Tiffany. Siwon memberikan segelas hot chocolate kesukaan Tiffany , Tiffany tersenyum dan kembali memandangi sungai Han di cuaca dingin seperti sekarang ini,Tiffany menoleh ke arah Siwon yang sedang menyesap segelas kopi.

 

“apa yang kau pesan oppa?” tanya Tiffany

americano coffee ” jawab Siwon

“kau menyukai kopi itu?”

“hm.. ini terjadi saat aku berada di Amerika..” Tiffany tersenyum dan kembali memandang air yang mengalir tenang di hadapannya.

“aku juga pernah tinggal di Amerika” ucap Tiffany

“benarkah? lalu kenapa kau ke Korea?”

“saat umurku 13 tahun daddy-ku mendirikan HWG Restaurant dan HWG Hotel di Korea jadi aku mengikuti kemana daddy-ku pergi” ucap Tiffany

“HWG ?? jadi kau itu putri dari Tn. Hwang? ”

“kau mengenal daddy-ku?”

“tentu , saat di Amerika aku pernah bekerja sama dengannya. Tn. Hwang memintaku membuat iklan untuk Hotel dan Restaurantnya yang di Amerika aku kira dia hanya memiliki HWG Restaurant dan HWG Hotel di Amerika ternyata dia juga membuka cabang di Korea? dia pria yang hebat” ucap Siwon

“dia memang pria yang hebat , aku merindukkanya dia terlalu lama meninggalkanku disini. aku juga sangat merindukkan mommy” ucap Tiffany

“kau merindukan mommy-mu? apa kau ingin mengungkapkan rasa rindumu padanya?”

“setiap saat mommy pasti tau aku sangat merindukkannya”

“itu tidak cukup , kajja ikut aku”

“kemana? ”

“sudahlah kajja” Siwon pun menarik tangan Tiffany.

 

Siwon menarik Tiffany sambil berlari , tidak lama kemudian Siwon berhenti dengan nafas yang masih tersenggal-senggal Tiffany menoleh ke depan dan ….

 

“Gereja??” tanya Tiffany. Siwon mengangguk.

“berlari di cuaca dingin membuatku sedikit hangat, kajja kita masuk” Tiffany dan Siwon pun masuk ke dalam gereja , hanya mereka yang ada disana.

 

Siwon mengajak Tiffany ke tempat duduk paling depan di gereja ini.

 

“duduklah ” Tiffany pun duduk di samping Siwon

“aku selalu ke Gereja saat aku merindukkan eomma dan merindukan keluargaku. aku selalu berdoa tentang eomma , eomma tiriku , saudara tiriku dan appaku itu akan membantuku mendapatkan energi baru” ucap Siwon

“kau benar oppa” ucap Tiffany

“sekarang satukan dan kepalkan tanganmu menghadap ke depan dan pejamkan matamu lalu berdoalah di hadapan Tuhan” ucap Siwon , Tiffany mengikuti semua perintah Siwon.

 

Tiffany menoleh ke arah Siwon yang sudah memejamkan matanya dan mulai berdoa, Tiffany tersenyum dan kembali menghadap ke depan dan mulai menutup matanya.

 

‘Tuhan , aku sangat merindukan mommy. aku selalu berdoa agar dia bahagia disana. Tuhan sesuatu terjadi di dalam hatiku aku jatuh cinta untuk pertama kalinya pada pria yang sekarang ada di sampingku, Choi Siwon.’ batin Tiffany

 

Tiffany pun menghadapkan pandangannya ke depan dan saat yang hampir bersamaan Siwon membuka matanya dan menoleh ke arah Tiffany yang sedang memejamkan matanya sedang berdoa pada Tuhan. ia menatap Tiffany dengan tatapan penuh cinta.

 

‘Jika Tiffany adalah tujuan terakhirku maka dekatkan aku dan dirinya Tuhan. aku hanya ingin bahagia dengan wanita yang mampu membuatku bersedih saat melihatnya menangis, bahagia hanya dengan melihat senyumnya dan ketakutan saat aku berada jauh dengannya. Hwang Miyoung’ batin Siwon.

 

“apa yang kau pinta Hwang Miyoung-ah??” tanya Siwon , Tiffany langsung membuka matanya dan menoleh ke arah Siwon.

“Hwang Miyoung? darimana kau tau nama Korea-ku? apa kau membaca buku-”

“hmm… kau membacanya sampai halaman terakhir”

“oppa kau-”

“mianhae , awalnya hanya sedikit tapi aku penasaran hingga halaman terakhir” ucap Siwon

ahhh.. ya sudahlah , berjanjilah jaga semua rahasia yang tertulis disana, arraseo??” ucap Tiffany

“kau bisa percayakan itu padaku , udara malam sangat dingin.  apa kita pulang saja?” ucap Siwon sambil menggosok-gosokan kedua tangannya.

“aku rasa lebih baik kita pulang saja oppa.. kajja.. ”

 

Siwon dan Tiffany pun keluar dari Gereja menuju mobil Siwon yang di parkir tidak jauh dari tempatnya sekarang. Tiffany menoleh ke arah Siwon yang saat ini sedang mengemudikan mobilnya. Siwon yang mendominasi percakapan mereka, Tiffany membiarkan namja di sampingnya ini banyak bercerita karena Tiffany senang bisa mendengarkan semua cerita dari Siwon.

 

*****

 

3 bulan kemudian

 

 

Choi’s House

07.40 KST

 

 

POV

 

 

Seunghyun baru saja pulang dari kegiatannya olahraga lari pagi di hari minggu ini , ia masuk ke dalam rumahnya yang besar bak istana itu. banyak pelayan dan penjaga rumah yang membungkuk hormat padanya. Saat ia masuk ia melihat foto dirinya bersama Siwon sewaktu kecil, ia tersenyum dan tiba-tiba merindukkan Siwon.

 

“Tuan Seunghyun ini kopi untukmu” ucap Ahn Ahjumma kepala pelayan yang sudah lama sekali bekerja di ruamhanya bahkan Seunghyun dan Siwon sudah menjadi anak untuk Ahn Ahjumma. Seunghyun dan Siwon sangat dekat dengan Ahn Ahjumma

“ahh .. gomawo ahjumma, dimana eomma dan appa?” tanya Seunghyun

“mereka sedang di taman belakang Tuan, kemarin aku bertemu dengan Tuan muda Siwon di Supermarket dia bersama seorang wanita yang cantik dan saat aku tanya siapa wanita itu Tuan muda Siwon dia hanya berkata dia itu teman tapi aku yakin Tuan muda Siwon menyukainya buktinya dia rela membawakan semua barang wanita itu” ucap Ahn Ahjumma

“itu bagus Ahjumma , dia bisa menemukan wanita yang dia cintai. aku bangga padanya , tapi kenapa dia tidak memberitahukanku? ahh…. Ahjumma apa kau bertanya siapa nama wanita itu?” tanya Seunghyun

“aku tidak menanyakannya , lagipula wanita itu tidak menyadari pertemuanku dan Tuan muda saat kami bertemu wanita itu sedang mengambil beberapa peralatan wanita jadi Tuan muda hanya menunggu di ujung lorong. saat aku di kasir dan Tuan muda sudah mau pergi jadi aku hanya bertatapan dan saling menyapa dengan wanita itu dari jauh Tuan. andai saja aku tau nama wanita itu pasti senang sekali, kau tau wanita itu sangat cantik dan serasi dengan Tuan muda Siwon” ucap Ahn Ahjumma

“Siwon itu tampan pasti dia juga mendapatkan wanita yang cantik juga benarkan?” Ahn Ahjumma pun mengangguk setuju dengan ucapan Seunghyun

“aku akan menemui Siwon dan menanyakan tentang wanita itu aku akan me-”

“Seunghyun-ah , sudah appa katakan jangan menemui Siwon lagi ” ucap Tn. Choi yang tiba-tiba datang.

“Ahn Ahjumma kau kembalilah bekerja” ucap Seunghyun dan Ahn Ahjumma pun pergi meninggalkan Seunghyun dan Tn. Choi di ruang tengah rumah ini.

“Aku tidak akan mengijinkanmu pergi kemana pun hari ini apa lagi menemui Siwon. jika kau selalu berhubungan dengannya dan bertemu dengannya dia akan merasa menang dari appa dan appa tidak ingin dia merasa menang” ucap Tn. Choi

“apa yang appa katakan? Siwon adalah anakmu tidak ada pemenang dan tidak ada yang kalah di antara kalian. apa salah Siwon? apa karena dia tidak ingin menjadi pebisnis dan penerus perusahaan, appa membencinya? aku sudah katakan pada appa , sesungguhnya aku pun tidak ingin menjadi penerus perusahaanmu aku ingin seperti Siwon bisa berdiri tegap dengan kemampuan dan kakinya sendiri. Tapi aku mengikuti apa yang appa inginkan , aku menjalankan pekerjaan ini karena aku mencintai pekerjaanku bukan karena appa atau tahta dan harta yang akan aku dapatkan” ujar Seunghyun.

“tetap saja dia yang memulai ini semua dan membuatku membencinya. sudah jangan bahas anak itu , hari ini kau dan appa akan pergi ke rumah teman appa untuk membicarakan perjodohanmu dengan anaknya , tidak ada penolakan kau harus menurutiku” ucap Tn. Choi dan ia pun berlalu pergi meninggalkan Seunghyun.

“selalu saja aku dan Siwon menjadi korban ambisimu appa” gumam Seunghyun.

 

 

 

 

Luxury Appartement Building

 

 

 

TIFFANY POV

 

 

Berkali-kali aku menguap , aku terduduk malas di sofa yang ada di appartementku ini semua karena namja menyebalkan bernama Choi Siwon itu entah sejak kapan dia masuk ke Appartementku dan mengacaukan Appartementku. awalnya dia membangunkanku dan menyuruhku untuk membersihkan diri dan bergosok gigi, setelah itu dia menarikku keluar kamar dan menyuruhku duduk di sofa.

Aku memejamkan mataku dan menyandarkan kepalaku di sofa ini dan menaikkan kakiku ke atas sofa tepatnya aku berbaring di sofa. aku masih merasakkan kantuk yang luarbiasa pagi ini. entah apa yang di lakukan namja gila itu seperti yang kudengar dari suara wajan yang beradu dengan spatula dan suara pisau yang di mainkannya sepertinya dia sedang memasak , aku tidak perduli dengan apa yang di lakukannya aku ingin tidur saat ini.

 

“Bangunlah Mrs. Mushroom..” aku bisa mendengar suaranya yang jelek itu membangunkanku lagi.

“aku masih mengantuk oppa..”

“bangunlah aku memasakkanmu sesuatu” aku bisa mencium aroma lezat saat ini, aku membuka mataku perlahan dan aku melihat Siwon oppa sedang duduk di samping sofa. aku geser penglihatanku ke arah meja aku melihat 2 mangkok mie dengan asap yang masih mengepul.

“Ramen?? tapi ini masih pagi ini bukan makanan yang pas untuk sarapan..”

“bangunlah , kajja kita makan bersama”

“baiklah ” aku pun mendudukan tubuhku di samping Siwon oppa dan mengambil satu mangkok mie ramen , aku pun mencoba bagaimana rasanya karena ini pertema kalinya namja bodoh ini memasakkanku sesuatu. aku pun memasukkan mie buatannya pada mulutku.

“hm.. mashita , oppa ini enak” ucapku

“memang enak , memangnya ini masakan buatanmu yang payah. kau tidak bisa memasak, wanita seperti apa kau ini?”

“jangan mengejekku terus.. habiskan saja”

“kau berkata seperti kau yang memasak makanan ini saja”

“makanlah oppa”

 

Aku dan Siwon oppa pun hening menyantap ramen yang di masakannya, aku menoleh ke arah Siwon oppa yang sedang menyantap makanannya tapi aku merasa sesuatu sedang terjadi padanya meskipun ia tertawa dan bercanda sedaritadi aku yakin ada sesuatu yang menyita pikirannya saat ini.

 

“oppa , apa kau sedang punya masalah?”

“anniyo, kenapa kau bertanya seperti itu?”

“entahlah aku merasa kau sedang memikirkan sesuatu, oppa bukankah kau yang bilang kita adalah teman kenapa kau tidak ingin membagi ceritamu padaku?”

“aku sedang memikirkan appa-ku , kau ingat kan wanita paruh baya yang kemarin bertemu denganku di supermarket?”

“tentu , sayang sekali aku hanya menyapanya dari jauh”

“Ahn Ahjumma adalah pelayan di rumahku dia juga sudah seperti ibu untukku dan saudara tiriku , aku bertanya tentang appa padanya dan dia menjawab appa baik-baik saja bahkan dalam waktu dekat ini dia akan menjodohkan saudara tiriku dengan anak dari sahabatnya. aku ingin sekali bertemu dengan saudara tiriku itu setelah mengantarkanmu pulang kemarin aku menelpon eomma tapi yang menjawab panggilanku adalah appa. Dia tidak ingin aku mendekati eomma dan saudara tiriku karena aku bukan anggota keluarga lagi jika aku tidak ingin menjadi penerus perusahaan appa dan aku tidak tau apa yang harus aku lakukan..”

“oppa, kenapa kau tidak penuhi saja keinginan appa-mu itu? maksudku mungkin jadi seorang penerus perusahaan tidak buruk kan? kau juga seorang pebisnis sekarang dan berhasil menjadi seorang sutradara”

“aku lelah Tiff, appa selalu mengatur hidupku dan saudaraku sejak aku kecil. mulai dari les bahasa Perancis sedangkan aku lebih suka bahasa Mandarin , memaksaku menjadi atlete badminton sedangkan aku lebih menyukai Basket , les piano tapi aku menyukai drum dan memaksaku menjadi penerus perusahaan. Satu lagi yang tidak bisa aku patuhi adalah Perjodohan aku sempat akan di jodohkan dengan anak dari teman appa tapi aku menolak karena menurutku cinta itu bukan hal yang harus di atur dan di rencanakan ,

aku tidak seperti Saudaraku yang mematuhi semua aturan appa meskipun aku tau dia pun tidak menyukai peraturan appa tapi dia tetap mematuhinya. banyak sekali perbedaanku dengan saudaraku itu dia pintar di bidang bisnis aku tidak begitu menguasainya meskipun sekarang aku bisa membangun perusahaan sendiri aku tidak sehebat saudaraku itu, dia anak yang pendiam sedangkan aku tidak bisa diam, dia selalu mematuhi dan aku selalu melanggar. appa lebih menyukainya di banding diriku tapi bukan masalah untukku karena memang dialah yang pantas menjadi penerus perusahaan”

“aku pun kurang lebih seperti itu oppa, daddy selalu memerintahkanku menjadi A menjadi B dan apapun itu tapi ku selalu melakukan apa yang membuatku nyaman dan yang aku suka, terkadang aku pun selalu di marahi daddy jika aku menolak ke inginannya. termasuk perjodohan , yang aku tau juga dia akan menjodohkan aku dengan pria dari rekan kerjanya ”

“apa kau menerima perjodohan itu?”

“aku mencintai seseorang oppa , jadi tidak semudah itu aku menerima perjodohan ini. oppa , sebentar nne aku akan menaruh mengkok kosong ini ke dapur” aku pun mengambil mangkok punyaku dan Siwon oppa ke dapur karena isinya sudah habis tak bersisa.

 

 

TIFFANY POV END

 

 

 

*****

 

 

POV

 

 

“aku pun kurang lebih seperti itu oppa, daddy selalu memerintahkanku menjadi A menjadi B dan apapun itu tapi ku selalu melakukan apa yang membuatku nyaman dan yang aku suka, terkadang aku pun selalu di marahi daddy jika aku menolak ke inginannya. termasuk perjodohan , yang aku tau juga dia akan menjodohkan aku dengan pria dari rekan kerjanya ”

 

Siwon mengingat kembali ucapan Tiffany yang baru saja ia ucapkan ,Siwon menoleh ke arah Tiffany yang sedang mencuci piring di dapur. Siwon menundukkan kepalanya dan berpikir keras untuk sesuatu yang harus dia lakukan pada Tiffany saat ini.

Siwon menolehkan matanya ke arah piano yang ada di ujung ruangan appartement Tiffany ini , ia pun mendekat ke arah piano itu dan duduk di depan piano milik Tiffany.

 

“Tiffany apa aku boleh meminjam pianomu?” teriak Siwon pada Tiffany yang agak jauh dari jaraknya.

“pakailah jika kau bisa memainkannya oppa” jawab Tiffany

 

Siwon pun membuka penutup kayu yang menutupi piano itu, Siwon pun menempelkan tangannya tepat di atas barisan kotak memanjang berwarna putih dan hitam itu. perlahan Siwon mulai menekan setiap nada sebisa yang ia mainkan.

 

 

♪♪♫..(Siwon) Beautiful girl, wherever you are

I knew when i saw you , you had opened the door

I knew that i’d love again after a long long while.. i’d love again..

You said Hello and i turned to go

But Something in your eyes left my heart beating so

I just knew that i’d love again after a long long while.. i’d love again..

 

It was destiny’s game

Will love finally came on

I rushed in line only to find that you were gone.. ♪♪♫

 

 

Siwon menghentikan saat menoleh ke arah Tiffany yang sedang berdiri di sampingnya menikmati nyanyian Siwon.

 

“kenapa berhenti oppa? suaramu lumayan juga” ucap Tiffany

“kau menghinaku?”

“tidak, lanjutkan nyanyianmu oppa!!”

“andwae”

 

 

♪♪♫..(Tiffany) wherever you are i fear that i might. ♪♪♫.” Tiffany pun bernyanyi melanjutkan lirik lagu itu, Siwon terpukau mendengar Tiffany bernyanyi ia pun melanjutkan memainkan piano itu.

 

“kajja lajutkan” ucap Siwon, Tiffany pun duduk di samping Siwon di kursi piano yang lemayan panjang hingga cukup jika di duduk oleh 2 orang.

 

“♪♪♫ ..(Tiffany )have lost you forever like a song in the night

Now that i’ve loved again after a long long while.. i’ve loved again.. ♪♪♫”

♪♪♫.. (SiFany) It was destiny’s game

Will love finally came on

I rushed in line only to find that you were gone.. ♪♪♫Tiffany menghentikan nyanyiannya dan menoleh ke arah Siwon yang memainkan piano.

 

“♪♪♫.. (Siwon) Beautiful girl.. i’ll search on for you, ‘til all of you loveliness in my heart come true..

You’ve made me love again after a long long while.. in love again and i’m glad.. that its you…

Beautiful girl… ♪♪♫”

 

 

Siwon memejamkan mata dan menundukkan kepalanya, Tiffany menatap Siwon dengan penuh cinta di matanya ia begitu mencintai pria yang hampir beberapa bulan terakhir ini selalu ada untuknya.

 

I Love You Tiffany” ucap Siwon. dengan susah payah ia mengatakannya kalimat itu pada Tiffany.

“mwo?”

“aku mencintaimu , aku sangat mencintaimu” ucap Siwon , tidak ada niatan Siwon untuk menatap Tiffany saat ini ia begitu lemah jika sekarang memandang Tiffany. Tiffany menyentuh bahu Siwon dan membuat Siwon mengahadap padanya.

“katakan sekali lagi oppa” ucap Tiffany, dengan seluruh kekuatan yang ada Siwon menatap Tiffany.

“Saranghae..” ucap Siwon, Tiffany tiba-tiba memeluk Siwon dengan sangat erat.

“nado saranghae oppa.. I Love You too..” ucap Tiffany di bahu Siwon , Siwon tidak perlu menanyakannya lagi karena begitu jelas terdengar di telinganya. Siwon pun membalas pelukkan Tiffany dengan sangat eratnya.

 

Siwon melepaskan pelukkannya dan mencium kening Tiffany , Tiffany tersenyum malu di hadapan Siwon.

 

“sejak kapan kau mencintaiku Mrs. Mushroom?” tanya Siwon

“entahlah sejak kapan kau sudah menyita pikiranku tentangmu oppa” Siwon terkekeh, perlahan Siwon pun mendekatkan wajahnya pada Tiffany dan mencium bibir mungil miliknya dengan lembut.

 

 

 

*****

 

 

6 bulan kemudian

 

 

GG Butique , Building

15 : 00 KST

 

 

 

POV

 

 

6 bulan ini mereka saling mencintai bahkan entah sudah berapa kali Siwon memberi kejutan untuk Tiffany. mereka saling mencintai dan saling menjaga satu sama lain. Tiffany tidak pernah mengatakan apapun tentang perjodohannya pada Siown dan Siwon pun belum mau memperkenalkan Tiffany pada keluarganya.

Tiffany berkali-kali menoleh ke arah ponselnya ia mulai kesal dengan Siwon yang sedari tadi pagi tidak memberikannya, bahkan saat Tiffany mendatangi appartement Siwon pun dia sudah tidak ada disana.

 

“lihat saja jika dia mengabariku aku akan membuatnya menyesal” gumam Tiffany

 

Tiba-tiba seseorang membuka pintu ruang kerja Tiffany ia pun menoleh ke arah pintu dan seketika mukanya tersenyum lebar melihat siapa yang datang.

 

“Soojung-ah..” ucap Tiffany, Soojung dan Tiffany baru mengenal akhir-akhir ini karena Siwon. sudah beberapa kali membawa Tiffany ke kantornya dan mengenalkan Soojung sekertarisnya itu pada Tiffany , mereka pun mulai dekat karena kesamaan mereka yang tertarik pada dunia Fashion.

 

“eonni , aku di perintahkan Siwon oppa kesini untuk memberimu kabar dan memberikan ini padamu” ucap Soojung sambil menyerahkan kotak makan berwarna pink pada Tiffany.

“ini apa?”

“Siwon oppa bilang tadi pagi ia membuatkanmu bekal makanan tapi karena suatu hal dia harus buru-buru ke kantor dan tidak sempat memberikan ini padamu” ucap Soojung

“dia selalu menyusahkan orang lain” ucap Tiffany

“anniyo , aku senang bisa membantunya apalagi dia memberiku kesempatan bertemu denganmu itung saja aku sedang mendapatkan jam istirahat lebih” ucap Soojung

 

TOK .. TOK .. TOK..

 

“Masuklah” teriak Tiffany pada si pengetuk pintu

“Ny. Hwang , Tn. Oh sudah datang”

 

‘yang aku dengar Sehun sedang sendiri dan Soojung juga sendiri , bagaimana jika aku mendekatkan mereka berdua’ batin Tiffany

 

“suruh dia masuk” ucap Tiffany

 

Tidak lama kemudian Sehun masuk ke dalam ruangan Tiffany.  Soojung dan Sehun saling bertatapan satu sama lain mereka kembali di pertemukan di situasi tidak terduga seperti ini.

 

“Soojung?” “Sehun?” ucap mereka bersamaan

“kalian saling mengenal?” tanya Tiffany

 

Tidak ada niatan Sehun dan SooJung menjawab pertanyaan dari Tiffany. Tiffany menatap ke arah Sehun dan SooJung secara bergantian.

 

“dia mantan kekasihku noona” ucap Sehun

“mantan kekasih? aku tidak menyangka tentang hal itu” ucap Tiffany

“eonni sepertinya aku harus segera kembali ke kantor pasti Siwon oppa sudah menungguku dan aku harap kau memakan makanan yang di buatkan Siwon oppa untukmu” ucap Soojung.

“di buatkan Siwon ? apa maksudmu??” tanya Sehun pada Soojung.

“astaga , kau tidak tau? Siwon oppa dan Tiffany eonni kan sepasang kekasih sekarang. sudahlah aku harus pergi.. aku pamit nne eonni, annyeong..” ucap Soojung sambil keluar dari ruangan Tiffany.

“Sehun , gwenchana?” Sehun menggelengkan kepalanya.

“ada sesuatu yang harus aku bicara pada Soojung ” Sehun pun menyusul Soojung dan meninggalkan Tiffany disana.

“mereka pasti masih saling mencintai” ucap Tiffany , ia pun kembali duduk di kursi kebesarannya dan membuka makanan yang di buatkan Siwon

“ini terlihat sangat lezat .. Siwon oppa memang pintar memasak” gumam Tiffany

 

 

 

 

Sehun menarik tangan Soojung saat dia akan masuk ke dalam mobilnya , Soojung pun menatap kesal pada Sehun.

 

“lepaskan aku Sehun”

“jelaskan tentang yang kau katakan lagi tentang Siwon hyung adalah kekasih dari Tiffany noona?”

“mereka memang sepasang kekasih , lalu apalagi?”

“kau masih ingat Seunghyun hyung?”

“tentu dia juga kakak sepupumu kan?” Sehun menoleh ke arah mobil Soojung

“buka mobilmu kita bicarakan hal ini di dalam mobilmu saja” Soojung pun menuruti apa yang di katakan Sehun, Saat mereka berdua sudah ada di dalam mobil.

“cepat katakan apa yang ingin kau katakan..” ucap Soojung

“Tiffany noona dan Seunghyun hyung mereka akan di jodohkan dan itu sudah menjelaskan bahwa Seunghyun hyung adalah calon suami Tiffany noona” Soojung membulatkan matanya , ia tidak percaya dengan apa yang ia dengar.

“tapi Siwon oppa tidak pernah bercerita tentang Seunghyun hyung yang akan di jodohkan”

“karena Siwon hyung tidak mengetahui tentang semuanya. aku yakin Tiffany noona juga belum mengetahui bahwa Seunghyun hyung adalah saudara tiri dari Siwon dan mungkin Tiffany noona juga tidak mengetahui bahwa aku juga sepupu Siwon hyung” ucap Sehun.

“jadi apa yang harus aku lakukan? mereka sangat serasi dan saling mencintai, aku tidak ingin membuat mereka kecewa dengan kenyataan hubungan mereka” ucap SooJung.

“jangan pernah memberitahu Tiffany noona bahwa aku juga sepupu dari Siwon hyung dan jangan memberitahu Siwon hyung tentang perjodohan Tiffany noona dan Seunghyun hyung. bantulah aku, ini rahasia di antara kita” ucap Sehun, Soojung pun menganggukan kepalanya.

“ya sudah lebih baik kau kembali ke kantor.  ada sesuatu yang harus aku selesaikan dengan Tiffany noona” ucap Sehun

“baiklah , kalau begitu sekarang kau keluar dari mobilku” Sehun pun mendengus kesal pada Soojung

“baiklah aku keluar” ucap Sehun.

 

 

 

*****

 

 

 

SEHUN POV

 

 

 

Aku pun masuk kembali ke dalam butik milik Tiffany noona , aku sangat terkejut dengan kenyataan yang aku dengar hari ini. Bagaimana jika Seunghyun hyung dan Siwon hyung tau mereka menyukai wanita yang sama? ini gila…

Aku pun masuk ke dalam ruangan Tiffany noona , aku melihat Tiffany noona sedang memakan kimbap yang di buatkan Siwon hyung.

 

“Sehun-ah kemarilah..” ucapnya , aku pun duduk tepat di samping Tiffany noona di sofa yang ada di ruangan itu.

“cobalah ini kimbap buatan kekasihku”

“baiklah aku akan mencobanya”

“kau akan membawa pakaian yang di pesan Seunghyun oppa untuk kau juga kan?”

 

‘untukku? ahh pasti Tiffany noona mengira kalau Seunghyun hyung memesan 2 pakaian untukku dan juga Seunghyun hyung’ batin Sehun

 

“benar noona aku kesini untuk membawa baju itu”

“ini aku sudah siapkan untukmu , oh ya apa daddy-ku ke rumah Seunghyun oppa kemarin?”

“aku tidak begitu tau tapi yang aku tau Tn. Hwang mendatangi Tn. Choi untuk membicarakan perjodohan kalian”

“aish~~ itulah kenapa aku tidak menjemput daddy di bandara, pasti akan ada pembicaraan tetang perjodohan tapi tenang saja aku kan sudah punya kekasih jadi tidak masalah. terimakasih nne dan berikan ini pada Seunghyun oppa”

“apa ini?”

“itu adalah syal , aku tau Seunghyun oppa sering memakai syal kan? jadi aku buatkan untuknya”

“baiklah aku akan berikan padanya , kalau begitu aku pamit nne annyeong”

 

‘andai saja kau tau mereka itu bersaudara noona..’ batinku

 

 

SEHUN POV END

 

 

*****

 

 

Hwang’s House

20 : 00 KST

 

 

 

POV

 

 

 

Tiffany baru saja tiba di rumah orang tuanya. Ia memenuhi perintah daddy-nya untuk datang ke rumahnya malam ini. Tiffany keluar dari mobilnya dan saat ia berjalan menuju rumahnya para pelayan dan penjaga disana membungkuk hormat pada Tiffany. Tiffany pun membalas mereka dengan senyuman terbaik Tiffany.

 

“Tiffany kau sudah datang?” ucap Tn. Hwang.

“daddy..” Tiffany pun memeluk Tn. Hwang.

“kajja kita ke ruang makan sudah ada kedua kakakmu dan keluarga Choi disini”

“keluarga Choi?”

 

Tn. Hwang pun menarik tangan Tiffany menuju ruang makan, Tiffany membungkuk hormat pada Tn. dan Ny. Choi , Tiffany pun tersenyum pada Suenghyun dan menepuk pundak Sehun yang juga ada disana.

 

“Tiff , duduklah” ucap Michele kakak perempuan Tiffany

“eonni… oppa .. kau juga datang dimana anak kalian?” tanya Tiffany

“mereka sedang tidur , mereka kelelahan karena seharian tadi bermain bersama daddy” ucap Leo kakak laki-laki Tiffany.

 

Tiffany pun duduk tepat di depan Seunghyun yang sudah rapi menggunakan syal yang di berikan Tiffany untuknya.

 

“Tiffany terimakasih syal ini aku suka” ucap seunghyun pada Tiffany.

“aku ingat kau menyukai syal jadi aku membuatkannya untukmu” jawab Tiffany.

“jadi syal ini dari Tiffany? kau memang sangat hebat Tiffany, tidak salah jika aku menjadikanmu menantu di keluargaku” ucap Tn. Choi

“menantu?”

“benar Tiff , daddy dan Tn. Choi akan menikahkanmu dengan Seunghyun dalam waktu dekat ini” Tiffany mengerutkan dahinya ia begitu shock mendengar pernikahannya dalam waktu dekat ini

“tapi dad aku-”

 

Tiba-tiba ponsel Ny. Choi berdering ia pun langsung mengangkatnya..

 

“yeobseo”

“…”

“kau sudah datang? baiklah eomma akan menyuruh Sehun menjemputmu diluar nne” Ny. choi pun mematikan sambungan telponnya.

“Sehun dia sudah datang kau jemputlah dia di depan” ucap Ny. Choi

“baiklah , aku permisi” Sehun pun pergi menemui seseorang yang di perintahkan Ny. Choi.

“putraku yang satu lagi beberapa bulan yang lalu datang dari Amerika dan aku menyuruhnya untuk datang kesini” ucap Ny. Choi.

 

‘kenapa hanya Seunghyun oppa yang memakai baju rancanganku ? kenapa Sehun tidak memakainya? jadi untuk siapa baju yang satunya lagi?’ batin Tiffany

 

Tiffany menghela nafasnya dan berusaha mengumpulkan nyali untuk mengatakan bahwa dia sudah memiliki kekasih , Saat Tiffany mengangkat kepalanya dan akan bicara

 

“sebenarnya aku su-”

“SIWON !!” teriak Seunghyun, Tiffany pun menoleh ke belakang

 

“Siwon oppa??”

 

 

 

 

 

 

To Be Countinue….

56 thoughts on “(AF) Perfect Love Part 2

  1. jdeer….jdeerr..hwaaa tbc saat lgi tegang2nya…..waduh, gmna nasib hubungan siwon ma tiffany ya….di satu sisi g pengen mereka pisah gara2 prjodohan itu, tp kasian jg kalo mesti ngeliat senghyun yg baik ntu patah hati…

  2. nah loh nah loh ketemu deh! rempong ya :((
    nasib siwon oppa pakabar? susah ya di posisi siwon😦 daebak authornim keren!
    karna sudah ada next part, aku baca dulu yaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s