(AF) Perfect Love Part 1

PERFECT LOVE

s

Postered by :

DANDELIONS_FLO

Author : Dewi Astri

Main Cast :

Choi Siwon

Tiffany Hwang

Other Cast :

Choi Seunghyun – Oh Sehun – Jung SooJung – Kim Taeyeon – Kwon Jiyong

 

Genre : Soft Romance and Family

Rate : 16

Length : –

 

Disclaimer :

Cerita ini hasil murni dari pemikiranku , semoga cerita ini di sukai oleh para reader.

 

 

*****

 

Internasional Airport Incheon , South Korea

09 : 00 KST

 

 

 

SIWON POV

 

 

 

Ini adalah hari pertama untukku kembali ke Korea setelah 7 tahun ini aku tinggal dengan pamanku di Amerika dan mewujudkan impianku menjadi seorang Sutradara.Meskipun aku hanya berhasil menjadi sutradara iklan itu tidak masalah untukku, karena impianku inilah aku dan appa-ku tidakmemiliki hubungan yang baik 7 tahun terakhir ini. Ia menginginkan aku menjadi seorang pebisnis seperti saudara tiriku, Choi Seunghyun.  Dia berhasil membuat appa bangga dengan menjadi seorang pebisnis sukses mengurus ZE.Property Corps milik  appa di Korea, di balik itu semua aku tau appa bangga padaku sama seperti ia bangga pada Seunghyun.

Ibuku adalah Istri kedua dari seorang Choi SooMin appa-ku dan ibu Seunghyun adalah istri pertamanya. Ibu ku sudah meninggal saat aku berumur 18 tahun karena serangan jantung, meskipun aku hanya punya ibu tiri yang tidak lain adalah ibu Seunghyun tapi wanita itu selalu menganggapku anak kandungnya juga, kasih sayang yang dia berikan padaku sama seperti apa yang di berikan untuk Seunghyun. Aku dan Seunghyun pun tumbuh menjadi saudara yang akrab dan saling menyayangi.

Aku dan Seunghyun sangat berbeda, dia adalah pria yang cenderung pendiam dan tidak pintar bergaul, dia juga sangat patuh pada perintah appa tidak seperti diriku yang melakukan apapun dengan kehendakku sendiri aku tidak ingin di atur, appa ingin aku dan Seunghyun mengurus perusahaannya bersama tapi aku memilih untuk menjadi Sutradara dan melanjutkan pendidikan di Amerika dan mewujudkan impianku. aku pulang ke Korea karena aku ingin membuka cabang perusahaan periklananku di Negara-ku sendiri.

Aku berjalan menuju mobil yang sudah menungguku di depan Bandara , namun tiba-tiba seorang wanita yang sedang sibuk memandangi ponselnya menabrakku. Semua barang yang di pegangnya berserakkan di lantai.

oh My God , my Handphone..” ucapnya sambil berjongkok mengambil ponselnya

“mianhae , ” wanita itu berdiri dan menatapku

‘astaga , dia sangat cantik’ batinku

“Tuan, apa kau tidak bisa gunakan matamu? lihatlah kau menghancurkan ponselku” teriaknya

“aku? bukankah kau yang tidak memperhatikan jalan? kau sibuk dengan ponselmu jadi wajar saja jika kau bertabrakkan denganku”

“bahkan kau tidak minta maaf”

“untuk apa aku minta maaf , kau yang bersalah !” Dia pun menatapku dengan tatapan sinis

“sudahlah tidak ada gunanya berdebat dengan orang sepertimu” dia pun pergi dari hadapanku dan …

aaawwww..” dia menginjak kakiku dan langsung pergi begitu saja

“Yak !! kau harus bertanggung jawab menginjak kakiku , astaga ini sakit sekali” teriakku pada gadis itu.

 

“hyung-ah, gwenchana-yo?” aku menoleh ke samping dan menemukan Sehun adik sepupuku dia juga bekerja di perusahaan Seunghyun menjadi orang kepercayaan Seunghyun ,mungkin bisa di katakan Sehun adalah wakil dari Seunghyun. ya begitulah dia berhasil menjadi seorang pria tampan yang banyak di gandrungi para gadis.

“kenapa kau lama sekali?”

“mianhae hyung , aku baru saja selesai meeting dengan klien jadi aku baru bisa menjemputmu”

“ya sudah , kajja antarkan aku ke Appartement”

“kau sudah mendapatkan Appartement?”

“Seunghyun yang membelikannya beberapa hari yang lalu untukku , aku tidak mungkin kan pulang ke rumah??”

“hyung apa buku itu milikmu?” aku menoleh ke arah yang di tunjukkan Sehun , aku melihat buku catatan di bawah lantai.

“ini pasti punya wanita yang tadi” ucapku sambil mengambil buku itu

“wanita tadi???”

“sudahlah , aku akan mengembalikkannya jika bertemu lagi” ucapku

 

SIWON POV END

 

*****

 

GG Boutique , Seoul , South Korea

12 : 40 KST

 

 

POV

 

 

Seorang desainer cantik yang bernama Tiffany Hwang ini sedang sibuk mencari sesuatu di dalam tasnya , ia benar-benar terlihat sangat kebingungan dimana ia terakhir menaruh barang yang ia cari.

 

“Tiffany? apa yang kau cari?” tanya Taeyeon sahabat sekaligus menjadi rekan kerjanya.

“buku catatanku”

“astaga itu hanya buku ” ucap Taeyeon

“disana ada semua hidupku , fotoku bersama mendiang mommy-ku dan masih banyak hal yang aku simpan disana” ucap Tiffany

“coba ingat-ingat lagi dimana kau terakhir menyimpannya?”Tiffany termenung dan berpikir keras dimana terakhir dia manyimpan buku catatan miliknya.

“Bandara !! iya di bandara pasti pria itu yang mengambil bukuku” ucap Tiffany

“Bandara ? pria itu? apa maksudmu?” ucap Taeyeon yang kebingungan dengan perkataan Tiffany

“kemarin saat aku baru saja tiba setelah perjalanan bisnisku dari Jepang , aku bertabrakkan dengan seorang pria menyebalkan di bandara dan aku yakin dia pasti mengambil bukuku” ucap Tiffany

“dia itu bertabrakkan denganmu mana mungkin dia yang mengambilnya?? kau gila..”

“maksudku buku itu pasti terjatuh saat bertabrakkan dan pasti dia sudah mengambilnya, aku harap pria itu mengembalikkannya padaku karena disana juga ada kartu namaku” ucap Tiffany

“jika bukan pria itu?”

“siapapun yang menemukannya aku harap di kembalikkan padaku”

“semoga saja Tiff , siapapun dia akan mengembalikannya padamu.. oh ya bagaimana dengan perjodohanmu itu? ” tanya Taeyeon

“entahlah , daddy belum memberitahuku lagi tentang hal itu lagipula aku pasti menolaknya. wait.. wait.. wait.. kenapa kau bertanya tentang perjodohanku?” ucap Tiffany sambil menatap Taeyeon dengan tatapan yang penuh selidik

“Fany-ah , kau ini sudah bukan anak remaja lagi bahkan kau tidak bisa menentukkan pria yang kau cintai. lihatlah Tn. Hwang saja mencoba menjodohkanku dengan anak temannya apa kau tidak ingin menemukan pria dengan pilihanmu sendiri?”Taeyeon memang sahabat yang selalu ada untuk Tiffany bahkan dia hampir kehabisan akal bagaimana caranya Tiffany bisa sedikit memperhatikan kisah asmaranya.

“untukku pria sama saja apalagi jika memandangku, mereka akan melihatku dari fisik dan tahta yang ku punya. apa kau ingat pria yang di jodohkan oleh appa tahun kemarin dia hanya menyukaiku karena menurutnya kau ini cantik dan anak dari seorang pengusaha kaya raya bukan karena ia tulus ingin mengenalku. aku ingin mendapatkan pria yang bisa menerimaku apa adanya bukan apa yang ku punya..” ucap Tiffany

“tapi sampai kapan Tiff? kau taukan beberapa bulan lagi aku akan mengakhiri masa lajangku bersama Jiyong oppa , aku ingin kau juga menyusulku??” ucap Taeyeon

“itu pasti Taeng-ah , tapi kau harus menunggu. Sudahlah kajja kita makan siang perutku sudah berisik meronta-ronta minta di isi sedari tadi” ajak Tiffany pada Taeyeon

 

*****

 

 

Luxury Appartement  Building, Gangnam

13 : 00 KST

 

 

POV

 

 

Siwon menyesap americano coffeekesukaanya, ia memandang pemandangan luar dari jendela kamarnya Siwon pun mengedarkan pandangannya dan menoleh ke arah buku catatan milik wanita yang kemarin bertabrakkan dengannya di Bandara. Siwon mengambil buku itu dan membuka halaman pertama dari buku itu ia membaca sebuah nama disana ‘Hwang Miyoung’  dan ia juga melihat kartu nama yang di selipkan di bagian cover dalam buku itu.

“disini tertulis Hwang Miyoung’s World tapi kartu nama ini bertuliskan Tiffany Hwang, aneh sekali” gumam Siwon

Siwon melihat ada lembaran lain yang di selipkan di cover dalam buku itu, ia pun mengeluarkannya dan ia melihat ada beberapa lembar foto. foto pertama adalah foto keluarga 2 orang anak perempuan , 1 anak laki-laki dan sepasang suami istri , foto kedua  foto Tiffany bersama kedua orang tuanya , foto ke tiga foto Tiffany bersama eonni dan opp-nya di belakang foto itu tertulis ‘my gorgeous brother and sister’, foto ke empatadalah foto Tiffanybersama seorang sahabatnya bernama Kim Taeyeon karena di balik foto itu tertulis ‘bestfriend = my boo , Kim Taeyeon’  dan terakhir foto dirinya sendiri dalam satu lembar foto ada 9 foto dirinya dengan gaya yang berbeda ia yakin Tiffany mengambil foto ini dengan berselca.

“astaga wanita itu memang sangat cantik.. tidak ! sebenarnya dia itu menyebalkan” ucap Siwon, Siwon pun menyimpan kembali lembaran foto itu ke tempatnya semula kecuali foto terakhir , foto yang menampakkan 9 gaya Tiffany saat berselca, Siwon menyimpan foto itu di laci yang ada di nakas kamarnya.

Siwon kembali membuka lembar berikutnya dan ia melihat sebuah desain gaun pengantin dan lengkap dengan desain pakaian bagi pengantin pria , disana bertuliskan ‘for me and my future husband’

Siwon membaca semua tulisan Tiffany di buku itu mulai dari ibunya yang meninggal saat umurnya 20 tahun karena kecelakaan di hujan lebat dan petir yang menyambar , saat itu ibunya sedang menyebrang menuju Tiffany yang sedang menunggu ibunya di gerbang sekolah namun ibunya terpeleset di tengah jalan dan tertabrak truk tepat di hadapannya dan karena itulah ia membenci hujan dan petir, jika ia mendengar hujan dan petir saling bersahutan dia akan kembali mengingat kejadian 8 tahun lalu itu.

Saat ia lelah selalu membahas seorang pendamping hidup dengan keluarganya dan sahabatnya Kim Taeyeon, harapan atau kriterianya tentang pria yang dia inginkan. Siwon pun membaca semua keluh kesah Tiffany selama ini, Siwon tersenyum saat dia membaca tentang ceritanya sangat menggilai warna pink dan tragedi menyebalkan tentang kecoa yang pernah merayap di punggungnya dia sangat membenci kecoa. Saat Siwon dengan asik membaca lembaran demi lembaran buku Tiffany tiba-tiba seseorang masuk ke dalam kamarnya

“Siwon..”

“Seunghyun-ah? kau disini?” ucap Siwon sambil memasukkan buku catatan itu ke dalam laci nakas.

“kau keterlaluan kau bilang kau akan datang seminggu lagi tapi kau datang sekarang dan tidak memberitahuku? ” kesal Seunghyun

calm down , brother.. aku hanya ingin membuat kejutan untukmu tapi kau sudah datang” ucap Siwon sambil memeluk Seunghyun.

“cepatlah kita keluar aku membawakan makanan untuk makan siang , aku ingin makan siang denganmu” ucap Seunghyun , Siwon pun mengangguk dan saat ia keluar kamar Siwon terkejut karena Seunghyun tidak datang sendirian ia bersama Ny. Choi yang tidak lain adalah ibu tirinya.

“eomma?? ” teriak Siwon dan berlari memeluk wanita yang sudah tidak muda lagi itu.

you look so beautiful ” ucap Siwon

“kau juga terlihat sangat tampan anakku , aku sangat merindukkanmu Siwonie..” ucap Ny. Choi

“sudahlah eomma , kajja kita makan bersama ini semua masakan eomma dia sengaja datang kesini dan memasak untukmu” ucap Seunghyun

“jeongmal-yo? aku ingin sekali menghabiskannya” ujar Siwon sambil duduk dengan semangat menunggu Ny. Choi membagi makanan untuknya

“ini special untuk putraku yang sudah berhasil mendirikan perusahaan periklanan dengan kemampuannya sendiri” ucap Ny. Choi

Saat mereka sedang menyantap makanan , Seunghyun menatap lekat pada Siwon dan tersenyum.

“Siwon-ah , kembalilah dan tinggallah dirumah” ucap Seunghyun membuat Siwon dan Ny. Choi menghentikan kegiatannya, Siwon menatap Seunghyun dan tersenyum padanya.

“untuk sekarang lebih baik aku tinggal disini, aku tidak ingin merusak suasana di rumah lagipula aku tidak ingin bertemu appa jika appa masih membenciku” ucap Siwonsambil memasukkan sesendok sup ayam ke dalam mulutnya.

“dia itu appa-mu , aku yakin di dalam hati appa dia sangat merindukkanmu Siwon-ah percayalah” ucap Seunghyun

“aku hanya tidak ingin membuat appa semakin benci dengan kedatanganku”

“tidak nak. tidak ada orangtua yang membenci anaknya , eomma yakin dia bangga padamu yang sudah mendapatkan penghargaan sutradara iklan terbaik di Amerika dan kau juga punya perusahaan sendiri itu sangat luar biasa” ucap Ny. Choi

“kau ini lebih hebat dariku Siwon-ah , aku saja tidak bisa mendirikan perusahaan sendiri tapi lihatlah dirimu kau bisa berdiri tegap dengan kakimu sendiri kau itu lebih luar biasa dariku” tambah Seunghyun

“makanlah , jangan banyak bertanya hal-hal yang aku pun sulit menjawabnya” elak Siwon.

“kau memang tidak berubah anakku” ucap Ny. Choi pada Siwon.

Mereka pun kembali menyantap makan siang mereka dan saat mereka selesai Ny. choi pun membawa piring-piring kotor ke dapur hanya ada Seunghyun danSiwon sekarang duduk berdampingan di sofa sambil menonton Tv bersama.

“Seunghyun-ah aku dengar dari Sehun kau akan di kenalkan dengan seorang wanita anak dari rekan kerja appa , apa itu benar?” tanya Siwon, Seunghyun menoelh ke arah Siwon dan mengangguk

“hmm… itu benar”

“kau sudah bertemu dengannya? bagaimana dia?”

“aku pernah di pertemukan satu kali dengannya dia wanita yang cantik dan memiliki mata yang indah aku tidak bisa melupakan senyuman dan tatapan matanya” ucap Seunghyun membanggakan seorang wanita yang sudah menyita pikirannya akhir-akhir ini.

“kau ini, dengarkan aku.. kau jangan terlalu gegabah mendekati seorang wanita ingatlah kau ini hanya memiliki satu mantan kekasih kau harus bertanya padaku yang sudah sangat berpengalaman dalam hal asmara” ucap Siwon

“aku tau kau ini mudah sekali menarik perhatian wanita tidak sepertiku , kau taukan aku menjalin hubungan denganYoona saja itu semua karena suruhanmu” ucap Seunghyun

“jadi kapan kau di pertemukan lagi dengannya?”

“aku tidak yakin , karena saat aku bertemu dengannya itu karena ada acara perusahaan dan dia datang bersama ayahnya jadi kami di kenalkan, hanya sebatas itu tidak lebih” ucap Seunghyun, Siwon merangkul pundak Seunghyun

“kau tenang saja kau akan segera di jodohkan dengannya itu pun aku dengar dari Sehun dan jika aku perhatikan dari caramu menceritakan yeoja itu sepertinya kau menyukainya” Siwon pun menatap Seunghyun dan menggerak-gerakkan alisnya.

“berhentilah menggodaku ,.. saat bertemu denganku dia memang orang yang baik, ramah dan mudah menyesuaikan diri denganku tapi saat aku bertanya apa dia sudah mempunyai kekasih dia menjawab bahwa dia belum tertarik pada sebuah hubungan” ucap Seunghyun

“Sombong sekali wanita itu , tenang saja dia pasti menyukai saudaraku ini.. aku yakin itu” ucap Siwon

“sudah lama sekali eomma tidak melihat kalian bersama putra-putraku. rasanya aku semakin tua saja” ucap Ny. Choi yang tiba-tiba datang dan duduk di sofa yang lainnya.

“eomma kau ini belum tua , bagiku kau tetap wanita yang cantik” ucap Siwon yang sekarang berpindah tempat duduk di sebelah Ny. Choi

“benarkah itu?”

“sudahlah , eomma aku harus kembali ke kantor. Siwon aku minta tolong nne antarkan eomma pulang, aku tau kau tidak ingin bertemu dengan appa tapi bagaimanapun kau harus menemuinya barang sebentar, arraseo?” ucap Seunghyun

Siwon mengangguk pasrah “baiklah..” ucap Siwon

“eomma aku kembali ke kantor nne , annyeong”

“annyeong”

 

*****

 

POV

 

Saat di perjalanan Siwon hanya fokus pada kemudinya sesekali Ny. Choi menoleh dan tersenyum melihat wajah Siwon. Ny. Choi mengusap pipi Siwon membuat Siwon menoleh padanya.

 

“waeyo eomma?”

“kau takut , nak?” Siwon menggelengkan kepalanya

“anniyo , aku hanya tidak tau apa yang harus aku lakukan saat bertemu appa” ucap Siwon

“eomma ada di sampingmu, percayalah appa-mu sangat merindukkanmu. tetap tunjukkan rasa hormatmu padanya” Siwon mengangguk dan tersenyum

 

Siwon pun menghentikan mobilnya saat ia sudah sampai di halaman rumah Tn. Choi yang tidak lain ayahnya. Siwon keluar dari mobilnya dan menatap rumah bak istana di hadapannya, wajah Siwon menggambarkan rasa takut, malu, dan tetapiia tetap menujukkan percaya diri begitulah dirinya saat ini.

 

‘appa , aku merindukkanmu’ batin Siwon

“kajja , kita masuk” ucap Ny. Choi , ia mengangguk dan berjalan di samping Ny. Choi.

Saat Siwon masuk ke dalam rumah ia tidak melihat sesuatu yang berubah signifikan masih ada foto dirinya bersama mendiang ibunya saat ia masih balita yang terpajang disana dan masih ada foto dirinya bersama Seunghyunsaat masih kecil, mereka hanya berbeda satu tahun jadi sangat mudah bagi Siwon dan Seunghyun untuk foto bersama saat mereka masih kecil. Siwon dan Ny. Choi masuk ke dalam kamar kerja Tn. Choi.

“Yeobo-ya kau sudah pulang” ucap Tn. Choi yang masih fokus membenarkan posisi arloji yang melingkar di tangannya tanpa melihat siapa yang masuk ke dalam ruangannya, Ny. Choi dan Siwon mendekat ke tempat Tn. Choi

“appa..” ucap Siwon , Tn. Choi mengangkat kepalanya dan terkejut melihat Siwon ada di hadapannya saat ini.

“Siwon??”

“aku hanya mengantarkan eomma pulang dan aku juga senang melihat appa baik-baik saja. kalau begitu aku harus kembali ke appartement” ucap Siwon, ia pun menoleh ke arah Ny. Choi dan tersenyum padanya

“eomma aku harus pulang , jaga dirimu dan terima kasih makan siangnya” ucap Siwon

“Siwon, kau tidak boleh pergi ini adalah rumahmu nak. kembalilah ke sini” ucap Ny. Choi

“biarkan dia pergi, bukankah dia sudah mempunyai perusahaan sendiri? dia tidak membutuhkan rumah ini jadi biarkan dia pergi” ucap Tn. Choi yang terdengar begitu sakartis di telinga Siwon.

“yeobo , kau tidak bisa seperti itu ini juga rumah Siwon dan dia juga anakmu. ibunya sudah meninggal jika bukan aku dan dirimu siapa yang akan selalu menyemangatinya?” ucap Ny. Choi

“dia tidak butuh semangat dariku , dia bisa memilih hidupnya sendiri. bukan begitu Tn. Choi Siwon?” ucap Tn. Choi dengan penuh nada sindiran pada Siwon.

“sebenarnya aku merindukkanmu appa , aku tau aku bukan anak yang bisa membuatmu bangga tapi yang jelas aku bangga dengan diriku sendiri. maafkan semua kesalahanku appa” Tn. Choi mengerutkan dahinya dan menundukkan kepalanya

“eomma aku harus pergi dan jika kau punya waktu luang lagi aku ingin makan semua makanan yang kau masakan. aku pamit nne annyeong” Siwon pun membalikkan tubuhnya dan berjalan keluar dari rumah Tn. Choi , saat ia sampai di depan mobilnya Siwon mengusap airmatanya yang lolos keluar dari pertahanannya sendiri. Ia pun masuk dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.

 

 

*****

 

 

Qua Café and Resto ,Gangnam , South Korea

20 : 00 KST

 

 

POV

 

 

Tiffany baru saja turun dari taksi dan masuk ke dalam sebuah café , ia benar-benar menginginkan hot chocolate di cuaca yang dingin seperti ini. Tiffany berjalan menuju lantai 2 dari café ini dan tiba-tiba matanya terhenti pada seorang pria yang sedang menyesap secangkir kopi dan sedang sibuk memperhatikan sesuatu dalam ponselnya.

“itukan namja yang bertemu denganku di bandara? ahh.. bagus sekali bisa bertemu disini, aku akan menanyakan buku catatanku” gumam Tiffany , ia pun berjalan menuju meja dari pria yang tidak asing untuknya.

“annyeonghaseyo..” ucap Tiffany , Siwon menonggakkan kepalanya dan terkejut melihat Tiffany ada di hadapannya.

“kau ? kau kan wanita menyebalkan yang menabrakku di bandara , benarkan?” ucap Siwon, Tiffany menarik nafasnya dan membuang nafasnya perlahan.

“menyebalkan? bukankah itu kata yang pas untukku katakan padamu?” ucap Tiffany dan menatap Siwon dengan tatapan mematikkan yang di pancarkan dari matanya.

“baiklah , jadi kenapa kau mengikutiku ke café ini?”

“mengikutimu? hey , kau percaya diri sekali? ada sesuatu yang ingin kau tanyakan padamu” ucap Tiffany  dan membuat Siwon menyunggingkan senyumnya.

“oh my goodness. duduklah Ny. Hwang..” ucap Siwon

“darimana kau tau namaku?”

“tentu aku mengetahuinya kau ini desainer berbakat dan kau LUMAYAN TERKENAL di Korea..” ucap Siwon dengan penuh penekanan di kata ‘lumayan terkenal’ pada Tiffany, Tiffany pun duduk di hadapan Siwon.

“mau pesan apa?” tanya Siwon, sambil melambaikan tangan pada seorang pelayan

“annyeonghaseyo , apa kau akan menambah pesanan Tuan?” tanya pelayan itu

“nde .. tapi wanita ini yang akan memesan” ucap Siwon

“aku pesan Hot Chocolate ” ujar Tiffany ,Siwon mengangguk dan tersenyum tipis

“baiklah , tunggu sebentar nona” ucap pelayan itu dan pergi mengambilkan pesanan Tiffany.

 

Tiffany menatap Siwon dan mulai bicara serius pada namja yang tidak ia kenal ini.

“Tu-”

“Choi Siwon” Tiffany menyunggingkan senyuman karena belum juga dia bertanya Siwon sudah menjawab siapa namanya

“baiklah , Choi Siwon-ssi saat kita bertemu di bandara apa kau menemukan buku catatanku yang terjatuh saat itu?” tanya Tiffany

“buku catatan? hmm…. aku rasa aku menemukannya.” ucap Siwon

“benar dugaanku , jadi dimana buku catatanku?”

“ada di appartementku tentunya,  mana mungkin aku membawa buku itu kemana pun aku pergi kan? ” Tiffany menghela nafasnya , Siwon benar itu pertanyaan bodoh.

“baiklah , ini kartu namaku dan aku ingin besok kau kembalikan buku itu padaku bagaimana?” ucap Tiffany sambil memberikan kartu namanya, Siwon pun mengambilnya.

“aku rasa aku akan sangat sibuk Tiffany Hwang” ucap Siwon sambil membaca kartu nama itu.

“tapi itu adalah barang berharga bagiku”

“dan pekerjaanku juga hal yang berharga untukku ,Tiffany-ssi”

“Siwon-ssi , jika kau tidak mengantarkan buku itu besok padaku aku akan-”

“akan apa? Tiffany-ssi tidak bisakah kau memohon padaku ? ayo.. memohonlah padaku !!” Tiffany membuang nafasnya dan menggebrak meja di hadapannya.

“jika kau tidak bisa mengantarkannya aku akan melaporkanmu ke polisi karena kau sudah mencuri barang berhargaku”

“itu hanya sebuah buku Tiffany-ssi” Tiffany menatap Siwon dengan tatapan penuh kekesalan saat ini.

“bagiku itu lebih dari hartaku Siwon-ssi, ahh.. sudahlah percuma berbicara padamu. aku tunggu besok kau di kantorku” Tiffany pun bangkit dan melangkahkan kakinya meninggalkan Siwon disana.

“nona kau mau kemana ini pesananmu” ucap pelayan

“simpan sajadi meja itu dan suruh pria itu yang membayarnya” Tiffany pun berlalu dan pergi meninggalkan café.

 

Siwon tersenyum melihat Tiffany yang pergi dengan kekesalan karena dirinya , saat Tiffanysudah sampai di mobilnya ia menoleh ke arah atas café dan melihat Siwon sedang memandangnya penuh kemenangan dan memberikan flying kiss pada Tiffany , namun Tiffany menghiraukannya dan masuk ke dalam mobilnya.

you make me going crazy Tiffany Hwang” gumam Siwon dan mengacak rambutnya sendiri.

 

 

 

*****

 

 

Luxury Appartement Buliding , Gangnam

08 : 30 KST

 

 

POV

 

 

Tiffany keluar dari unit appartementnya menuju lift, Appartement ini memang termasuk apparetement elite yang hanya 1 unit appartement di setiap lantainya. Tiffany menunggu pintu lift terbuka dan saat pintu lift terbuka ia terkejut melihat Siwon sedang berada di dalam lift.

“KAU !!! ” ucap Tiffany dan Siwon bersamaan

“astaga kau lagi..” kesal Tiffany sambil masuk ke dalam lift,

“mungkin Tuhan memang menjodohkan kita berdua , buktinya lihat kita bertemu di bandara , di café dan sekarang kita tinggal di gedung appartement yang sama sungguh menakjubkan” ucap Siwon , Tiffany menyunggingkan senyumnya.

“kau ini percaya diri sekali Tn. Choi , kembalikan buku catatanku!!”

“tentu akan ku kembalikan jika kau ingin bertamu ke appartementku , appartementku ada di lantai 10 lantai paling atas karena kau ada di lantai 9 tidak masalahkan jika besok kau datang ke appartementku ,bukankah besok hari libur?” Tiffany menghembuskan nafas beratnya lagi dan menatap Siwon dengan tatapan tak suka.

“baiklah , Tn. Choi aku akan mengambil buku catatanku besok. jangan pernah menyentuh benda berhargaku jika kau sampai membukanya… akan ku bunuh kau ! ” ucap Tiffany , di waktu yang sama pintu lift terbuka,Tiffany pun keluar lift namun tiba-tiba sepatu heels yang di pakainya tertancap pada pembatas lift, untung saja Siwon dengan cepat menangkap tubuhnya yang mungil. Tanpa sengaja mereka pun saling bertatapan.Tiffany menatap keteduhan di dalam mata Siwondan menatap kenyamanan yang di aliran mata Siwon.

Tiffany melepaskan tubuhnya dan mencoba berdiri tegap , tapi kakinya terlalu sakit untuk berjalan sekarang. Siwon merangkul pundak Tiffany dan melepaskan heels yang sudah patah itu dari kaki Tiffany.

“aku bantu ..” ucap Siwon , Tiffany pun tidak menolak bantuan Siwonkarena ia benar-benar membutuhkan bantuan saat ini , semua orang yang ada di appartement menoleh ke arah mereka berdua, mereka menatap takjub pada keserasian Siwon dan Tiffany.

“lebih baik aku mengantarkanmu saja ke butikmu atau apa kau ingin ke rumah sakit?” tanya Siwon

“tidak usah aku bisa mengurus diriku sendiri terima kasih” ucap Tiffany yang masih dengan nada sinisnya.

“baiklah aku akan melepaskanmu…” Siwon pun melepaskan Tiffany dan membuat Tiffany terjatuh di depan pintu masuk gedung appartement.

“Siwon..!! ” teriak Tiffany

“kau bilang kau bisa mengurus dirimu sendiri..”

“ahh , baiklah aku mengalah. Tn. Choi bisakah kau bantu aku untuk berdiri?” Siwon mengangguk dan menarik tubuh Tiffany.

“kau akan ku antar tidak mungkinkan kau membawa mobil dalam kondisi kakimu seperti ini?? ” Tiffany pun memejamkan matanya seolah dia memaksakan dirinya untuk menerima tawaran Siwon.

“baiklah antarkan aku” ucap Tiffany

“begitu lebih baik , dasar keras kepala..” ucap Siwon , ia pun membuka pintu mobilnya dan membantu Tiffany untuk duduk di bangku sebelah pengemudi.

 

Siwon pun menjalankan mobilnya menuju butik Tiffany, Siwon berkali-kali menoleh ke arah Tiffany yang sedang menatap jalanan , Siwon memuji kecantikkan wajah Tiffany saat ia sedang diam dan marah.

“apa kita perlu ke rumah sakit dulu untuk memeriksakan kakimu?”

“kau cukup antarkan aku ke butik , hanya itu.” ketus Tiffany

“tapi kakimu perlu periksa atau semacamnya aku rasa kau ha-”

“jangan sok perhatian padaku Tn. Choi , cukup kau antarkan aku ke butik aku lebih percaya pada sahabatku di banding padamu aku takut kau akan membawaku ke tempat aneh dan berbuat macam-macam ,bukan mengantarku ke rumah sakit tapi kau membawaku ke suatu tempat dan menjebakku..” ucap Tiffany

“tempat aneh ? hotel maksudmu? tenang saja aku tidak tertarik pada wanita berfostur tubuh pendek sepertimu”

“apa kau bilang? kau mengataiku pendek?” teriak Tiffany

“pelankan suaramu !! astaga , suaramu bisa membuat telingaku pecah bahkan mungkin kaca mobilku juga bisa pecah karena suaramu. aku tidak percaya suaramu seperti itu”

“kau pikir kau ini tampan? lihatlah wajahmu saja di tumbuhi bulu-bulu halus disana, kau ini mirip seperti raja hutan kau itu seperti singa” tiba-tiba Siwon menghentikan mobilnya dan membuat Tiffany sedikit terpental ke depan.

Siwon mendekatkan wajahnya pada Tiffany dan menatap Tiffany sangat lekat.

“jangan macam-macam Choi Siwon , cepat lajukan kembali mobilmu” ucap Tiffany yang menundukkan wajahnya.

“lihatlah bahkan hidungmu terlihat besar seperti jamur dalam jarak sedekat ini.” ucap Siwon

“kau?? cepat lajukan lagi mobilmu dan anatrkan aku ke butik!!” Teriak Tiffany, Siwon menutup telinganya saat Tiffany berteriak padanya.

“ Hey , bodoh kita sudah sampai” Tiffany menoleh ke arah samping dan ia melihat butiknya sudah terlihat jelas di hadapannya.

“jauhkan mukamu Choi Siwon”Tiffany menjauhkan wajah Siwon dengan kekuatan super dari tangannya dan membuat kepala Siwon terbentur kaca jendela mobil.

“Tiffany kau !!” ucap Siwon

“sudah jangan banyak bicara , sekarang bantu aku keluar dari mobilmu”

“kau berani memerintahku??”

“Ppalli…..” teriak Tiffany

“baiklah , jangan berteriak” Siwon pun keluar dari mobilnya dan berjalan menuju arah Tiffany dan membantunya keluar dari mobil.

“Tiffany?” ucap Taeyeon sambil berlari ke arah Tiffany

“apa yang terjadi?” tanya Taeyeon

“hanya kecelakaan kecil” ucap Tiffany

“dia itu bodoh jadi mengalami kecelakaan yang bodoh juga” ucap Siwon pada Taeyeon

“ahh , Choi Siwon imnida” ucap Siwon mengenalkan dirinya pada Taeyeon

“Kim Taeyeon imnida” ucap Taeyeon

“kau mengataiku lagi Tn. Choi …. , ahh sungguh menjengkelkan” ucap Tiffany , Taeyeon pun mengulurkan tangannya pada Tiffany agar Tiffany berpindah bertumpu di pundaknya. Tiffany pun mengerti dan dia berpindah di bahu Siwon ke bahu Taeyeon.

“sekarang kau pergilah” ucap Tiffany pada Siwon

“bahkan kau tidak mengucapkan terima kasih” ucap Siwon

“khamsahamnida Tn. Choi Siwon” ucap Tiffany

 

Siwon pun tersenyum dan kembali masuk ke dalam mobilnya , ia melajukan mobilnya menjauh dari butik Tiffany. Tiffany melihat mobil Siwon yang semakin menjauh dari butiknya ia pun tersenyum, Taeyeon menyadari perubahan dari wajah Tiffany saat ini.

“apa kau sudah menemukan cinta Tiffany Hwang?” tanya Taeyeon

“aish~ apa yang kau katakan? Choi Siwon itu pria menyebalkan, dia adalah priayang bertemu denganku di bandara saat itu , jadi mana mungkin aku menyukainya” ucap Tiffany

“aku tidak mengatakan kau menyukai pria bernama Choi Siwon itu , aku hanya bertanya apa kau sudah menemukan cinta atau belum?? ” Tiffany menggigit bibir bawahnya , ‘bodoh kau Tiffany’ batin Tiffany. Taeyeon menggerakkan alisnya dan menatap Tiffany dengan tatapan selidiknya.

“sudahlah sekarang kau harus membawaku ke ruanganku dan mengurut kakiku” ucap Tiffany,

“kau ini, ya sudah kajja” ucap Taeyeon.

 

 

*****

 

 

ZE.Property Corps Building , Seoul

10 : 30 KST

 

 

POV

 

 

Seunghyun masih saja memaksakan dirinya untuk fokus dengan semua pekerjaan di kantornya , ia tidak dapat fokus dengan pekerjaannya setelah apa yang di ceritakan eomma-nya bahwa Siwon tidak di terima di rumah oleh Tn. Choi. Seunghyun tidak ingin mendebatkan apapun dengan appa-nya karena ia tidak ingin membuat masalah baru di dalam keluarganya.

“Hyung-ah..” ucap Sehun yang baru saja masuk ke dalam ruangan Seunghyun

“Sehun-ah , waeyo?”

“ada beberapa dokumen yang harus kau tanda tangani hyung, ohya apa kau sudah bertemu dengan Siwon hyung?” tanya Sehun

“sudah dia juga sudah bertemu appa”

“benarkah? lalu bagaimana tanggapan paman Choi?”

“dia tidak menerima dengan baik kedatanganSiwon, aku pun tidak tau apa yang harus aku lakukan sekarang agar appa bisa menerima Siwon kembali” ucap Seunghyun

“bersabarlah hyung , paman pasti sangat merindukkan Siwon hyung hanya saja dia masih terlalu malu pada dirinya sendiri jika harus mengalah pada Siwon hyung, benarkan?” ucap Sehun

“kau benar Sehunie..”

“hyung , aku ingin menemui Siwon hyung di kantornya ada sesuatu yang ingin kau tanyakan padanya apa kau mengijinkanku untuk pergi?”

“tentu saja , temuilah Siwon dan sampaikan salamku padanya” ucap Seunghyun

 

 

SJ Art Studio, Building

13 : 00 KST

 

 

Sehun berjalan masuk dalam kantor Siwon berlantai 3 ini , Sehun memperhatikan semua decor desain di dalam gedung ini yang begitu cozy dan banyak sekali alat permainan seperti arena golf mini , table mini soccer dan yang lainnya yang akan membuat para pegawainya lebih kreatif dengan suasana kantor seperti ini.

Karena ia terlalu terpesona dnegan desain kantor milik Siwon ini tiba-tiba ia bertabrakkan dengan seorang wanita yang sekarang sudah jatuh di bawah lantai merapikan berkasnya yang berserakkan.

“mianhae” ucap Sehun sambil membantu wanita itu dan saat mereka saling bertatapan.

“SooJung-ah??”

“Sehun-ah? kau disini?” tanya Soojung

Sehun membantu Soojung berdiri “aku ingin menemui Siwon hyung”

“kau mengenalnya?”

“tentu dia kakak sepupuku dan kau kenapa kau berada di kantor Siwon hyung?”

“aku bekerja disini, aku tidak menyangka kita bertemu lagi setelah 2 tahun lamanya” ucap Soojung

“kau benar Soojung-ah , selama 2 tahun juga kau meninggalkanku dan pergi bersama pria lain” ucap Sehun dan membuat Soojung menundukkan wajahnya ia mengingat kembali kejadian 2 tahun yang lalu.

 

FLASHBACK

 

Soojung menagis di hadapan Sehun ia meminta Sehun untuk menerima keputusannya karena Soojung memilih untuk mengakhiri hubungan mereka. Sehun membelakangi Soojung karena ia begitu kecewa dengan apa yang di putuskan ia lebih memilih pria bernama Kim Jongin.

 

“berhentilah menangis Soojung-ah selama 3 tahun kita bersama ini balasanmu padaku?” ucap Sehun

“mianhae.. Sehun-ah mianhae..”

“kau berselingkuh di belakangku dan sekarang kau meminta perpisahan? baiklah jika itu maumu aku ak-”

“aku tau aku bersalah , kau tidak pernah memberiku waktumu yang berharga itu kau selalu sibuk dengan kegiatanmu sendiri inilah itulah dan banyak lagi. aku hanya meminta waktumu memperhatikanku Sehun aku ini kekasihmu aku ingin sekali saja kau memprioritaskan aku di banding teman-temanmu dan kesibukkanmu itu, aku mencintaimu dan aku-”

“jangan mengatakan cinta lagi padaku Soojung-ah , kau taukan aku di percaya mengurus kegiatan di kampus dan di tambah lagi aku sedang mempersiapkan pertandingan basket berikutnya dan aku juga sedang menyusun tugas akhirku jadi-”

“jadi lebih baik kita putus Sehun-ah , aku tau kau ini sangat sibuk kau juga populer di kampus. bahkan saat kita bertemu di kampus pun kau jarang menyapaku Sehun-ah. aku tidak mengerti lagi tentang dirimu dan tentang duniamu, tidak bisakah kau memprioritaskan aku?” Sehun pun terdiam mendengar ucapan Soojung

“bahkan kau tidak bisa menjawabnya kan? pernahkah kau mengerti perasaanku? aku juga ingin seperti wanita lainnya merasakan di perhatikan dan memiliki kekasih yang bisa makan bersama di sebuah kedai mie atau semacamnya barang waktu yang sebentar. apa kau pernah melakukan itu untukku? kau selalu memprioritaskan kesibukkanmu. Jujur saja Jongin bisa memberi waktunya untukku dia rela membagi waktunya untukku. aku minta maaf lebih baik kita akhiri semuanya ,aku memilih pria yang bisa memperjuangkanku dan menunjukkan kasih sayangnya dengan sikapnya bukan dengan pria yang setiap harinya mengatakan cinta padaku tapi dia tidak bisa menunjukkan sikapnya mencintaiku” ucap Soojung

“apa harus seperti ini hukuman untuk kesalahanku Soojung-ah? beri aku kesempatan 1 kali lagi” ucap Sehun sambil menggenggam tangan Soojung

“selalu seperti ini , di saat kita bertengkar karena masalah yang sama kau akan minta maaf dan aku akan memaafkanmu setelah itu kau melakukan lagi kesalahanmu ,kita bertengkar dan saling memaafkan. sampai kapan akan seperti ini hmm? kau yang setiap harinya mengantar dan menjemputku , mengatakan cinta beribu kali padaku dan hanya itu saja yang terjadi dalam setiap harinya. aku tidak membutuhkan dirimu menjadi sopir pribadiku aku membutuhkanmu untuk memberiku sedikit waktumu yang sibuk itu dan aku ingin kau memelukku saat aku kedinginan dan merasa kesepian , aku tidak ingin punya kekasih yang populer

aku memilih Jongin karena dia bisa memprioritaskan aku , mianhae..” Soojung pun berlalu meninggalkan Sehun dan jika saja Soojung menoleh ke belakang ia kan melihat betapa rapuhnya Sehun dengan airmata yang sudah mengalir deras di pipinya.

 

FLASHBACK END

 

 

“Sehun-ah …” ucap Siwon yang baru saja datang

“hyung” “oppa” ucap Sehun dan Soojung bersamaan.

“Sehun ini adalah sekertarisku Jung Soo-”

“aku tau hyung , aku ingin membicarakan beberapa hal padamu hyung” ucap Sehun, Siwon menatap keanehan antara Sehun dan Soojung

“Siwon oppa , aku harus menyelesaikan pekerjaanku”

“baiklah Soojung-ah”

“annyeong” Soojung pun berlalu pergi meninggalkan Sehun dan Siwon

“Sehun-ah , apa yang terjadi?”

“kau ingat wanita yang pernah aku ceritakan padamu yang sudah meninggalkanku bersama pria lain 2 tahun lalu? itu adalah Soojung” ucap Sehun, Siwon membulatkan matanya mendengar ucapan Sehun.

“Soojung? dia orangnya? Daebak ! kau hebat bisa mendapatkan wanita secantik Soojung , pilihan yang tepat jika dia meninggalkanmu Sehun-ah..” goda Siwon pada Sehun

“aku sudah salah orang, kenapa aku menceritakannya padamu saat itu hyung? sudahlah aku tidak akan menceritakan apapun lagi..” kesal Sehun

“kau ini pemarah sekali Tn. Oh , santailah sedikit. kajja kita ke ruanganku” ajak Siwon pada Sehun.

 

 

*****

 

 

Luxury appartement , Building

20 : 30 KST

 

 

POV

 

 

 

Tiffany masih duduk di atas sofa dan menonton serial drama Korea kesukaannya , ia sangat fokus memperhatikan setiap adegan pemeran wanita Park ShinHye dan pemain prianya Lee MinHo. Tiba-tiba Tiffany teringat tentang tatapan mata Siwon yang begitu teduh dan tajam menatapnya, Tiffany mengigit bibir bawahnya dan tersenyum mengingat kejadian itu.

“bukankah pria itu menyuruhku untuk mengambil buku catatanku malam ini di appartementnya?” gumam Tiffany

“ahh.. kenapa aku yang harus datang padanya? seharusnya dia yang mengantarkannya  tapi aku membutuhkan buku itu.. sudahlah aku harus mendatanginya malam ini dan agar semuanya cepat selesai” ucap Tiffany

 

Tiffany pun melangkahkan kakinya yang masih sedikit pincang itu menuju lift, saat pintu lift terbuka ia pun masuk ke dalam dan menekan tombol angka 10 yang dimana itu adalah lantai teratas di mana appartement Siwon berada. Saat ia sampai di depan pintu appartement Siwon ia menutup matanya dan mengumpulkan mentalnya, ia pun menekan bell di sebelah pintu appartement Siwon, tidak lama kemudian Siwon membuka pintunya dan tersenyum lebar mendapati Tiffany yang bertamu ke appartementnya.

“Tiffany-ah ternyata kau datang juga , silahkan masuk” ucap Siwon , Tiffany pun tidak membalas ucapan Siwon dan langsung masuk ke dalam appartementnya.

“duduklah disana.. ohya kau mau minum apa? biar aku ambilkan”

“tidak perlu aku hanya membutuhkan buku catatanku, Siwon-ssi” ucap Tiffany

“kau ini kaku sekali panggil aku Siwon saja atau Siwon oppa itu lebih baik. kau duduklah aku akan mengambilkanmu orange juice”Siwon pun pergi ke dapur dan mengambilkan orange juice dan cemilan yang ada di dalam kulkasnya.

 

Tiffany memperhatikan setiap sudut appartement Siwon yang sedikt berantakan maklum saja Siwon adalah seorang pria dan ada beberapa lukisan abstrak yang indah menghiasai dinding , Tiffany melihat gitar dan beberapa lembar kertas yang sudah penuh dengan beberapa partitur yang di tulis Siwon.

 

“ini minuman untukmu Tiffany-ah” ucap Siwon yang baru saja datang

“Tiffany-ah?” ucap Tiffany

“iya Tiffany-ah , kita kan sudah berteman jadi tidak masalah jika aku memanggilmu seperti itu, benarkan?”

“kapan aku mengatakan ingin berteman denganmu eoh?” tanya Tiffany

“kita sudah bertemu 3 kali jadi aku anggap kau adalah temanku” ucap Siwon

“baiklah .. sekarang terserah padamu saja Siwon, jadi dimana buku catatanku?”

“di laci nakas yang ada di kamarku” ucap Siwon santai

“kalau begitu kau ambilkan sekarang Choi Siwon” ucap Tiffany , Siwon pun menggelengkan kepalanya.

“kau bilang padaku aku tidak boleh menyentuh barang berhargamu dan buku itu barang berhargamu bukan? jadi kau saja yang ambil ke kamarku” ucap Siwon, Tiffany lagi-lagi menghembuskan nafasnya dengan kasar ia berusaha sesabar mungkin menghadapi Siwon.

“di masa depan nanti kamar itu juga akan menjadi kamarmu juga kan my future wife?” Tiffany membulatkan matanya dan memukul lengan Siwon denagn kekuatan penuh yang Tiffany punya.

 

aww.. ” rintihan Siwon

 

“jaga bicaramu aku tidak akan pernah menyukaimu” ucap Tiffany

“sekarang memang kau tidak menyukaiku tapi entahlah jika suatu saat nanti..” ucap Siwon, Tiffany menggelengkan kepalanya dan mengusap wajahnya.

“kau ini sudah gila Siwon, ya sudah yang mana kamarmu?” tanyaTiffany karena disana ada 2 kamar jadi Tiffany ragi dimana letak kamar Siwon.

“kau tidak bisa lihat kamar sebelah kanan itu terbuka dan kau bisa lihatkan disana tidak ada ranjang sudah pasti itu bukan kamarku, bodoh sekali” ucap Siwon , Tiffany menjitak kepala Siwon

 

aww, kau ini” teriak Siwon

 

“kau memanggilku bodoh lagi, ini adalah appartementmu jadi manaku tau yang mana kamarmu .. kau yang bodoh, dasar idiot..” ucap Tiffany

 

Tiffany pun melangkahkan kakinya menuju kamar Siwon dan ia pun masuk ke dalam kamar Siwon. di sisi lain Siwon terkekeh menahan tawanya.

 

“sebentar lagi akan ada sebuah pertunjukkan yang luar bisa di appartementku , aku tidak sabar… ahh…. baiklah aku akan hitung …. Hana.. Dul………….. Set…”

 

 

Arrggghhhh… CHOI SIWON !!!!!!!! ”

 

 

 

 

 

 

 

To Be Continue ….

62 thoughts on “(AF) Perfect Love Part 1

  1. Kayaknya bakal ada cinta segitiga nih-_-
    Tiff di kasih kecoa sama siwon kah?
    Kocak hahah banyakin sifany moment nya ya!

  2. Jalan cerita yg bakalan menarik sepertinya, tiff sudah di jodohkan tp mungkin saja setelah pertemuan sifany yg tantpa d sengaja itu bisa menumbuhkan getaran cinta antara mereka walapun pertemuan mereka kerap d warnai adu mulut. Apalagi siwon yg sudah seperti mengenal tiff dengan akrab karena sdh membaca buku catatan tiff.

  3. waaah…kayaknya siwon ngerjain tiffany tuh….lucu banget ngeliat kelakuan mreka disini, bikin senyum2 sndiri bacanya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s