(AF) My Child Part 1

 My Child

My Child - SiFany

Author: Airyl.

Main cast: Choi Siwon, Tiffany Hwang.

Other cast: Lee Haeyeon / Cristy Lee, Jessica Jung, Lee Donghae, Im YoonA, Choi Sooyoung.

Genre: married life, family, friendship, romance, sad.

Rating: PG-15.

Length: chapter.

Disclaimer:

Jalan cerita milik saya, murni dari hasil pemikiran saya. Semua cast milik Tuhan, dan saya hanya meminjam nama dan beberapa hal untuk keperluan cerita. Kesamaan tokoh, tempat, alur cerita, maupun yang lainnya merupakan hal yang tak di sengaja.

DON’T BE PLAGIATOR, and KEEP RCL!!!

Annyeonghaseyo! Saya membawa ff SiFany untuk para readers di SI. Semoga kalian suka. Dan terima kasih untuk SI yang udah ngizinin buat ngepost ff disini. Sebelumnya, saya ingin mempromosikan blog saya juga, meskipun bukan blog khusus ff SiFany, tapi disana ada ff SiFany juga kok. www.allmylife3339.wordpress.com.

#########################################################################

 

Pagi yang indah bagi anak-anak di salah satu panti asuhan di kota Seoul. Bagaimana tidak? Hari ini mereka kedatangan banyak makanan, pakaian, dan hadiah dari sepasang suami istri yang namanya mungkin sudah sangat dikenal di seantero Korea, Choi Siwon dan Tiffany Hwang. Anak-anak di panti asuhan tersebut saling berebut berusaha mendapatkan bagian untuk diri mereka, meskipun sudah pasti mereka akan mendapatkannya.

“Berbarislah. Semua pasti akan dapat,” ucap Tiffany Hwang, istri dari Choi Siwon, salah satu pengusaha muda yang sangat sukses di Korea.

Wajah wanita cantik berusia 29 tahun itu tak henti-hentinya memancarkan senyum. Sedangkan sang suami, Choi Siwon, berdiri tak jauh darinya, mengamati kegiatan sang istri membagi apa yang mereka bawa untuk anak-anak itu. Disampingnya, nampak pengurus panti yang juga tersenyum senang.

“Terima kasih banyak atas semua ini, tuan Choi. Anak-anak sangat senang,” ucap pengurus panti itu, Ny.Jang.

Siwon tersenyum. “Jangan sungkan, ahjumma. Melihat Tiffany bahagia bersama anak-anak lebih berarti bagiku.”

Siwon dan Ny.Jang kembali diam dan memperhatikan Tiffany yang masih asyik dengan kegiatannya. Keduanya tersenyum, meskipun ada sesuatu yang janggal yang harus di tahan keduanya untuk menjaga perasaan wanita yang kini mereka tatap.

“Gamsahamnida, Fany-ahjumma dan Siwon-ahjussi!” ucap semua anak itu kompak saat Siwon dan Tiffany akan pulang.

Tiffany kembali tersenyum, yang otomatis menampilkan eye smile di kedua mata indahnya, membuat luluh siapa pun yang melihatnya.

“Cheonma! Jaga kesehatan kalian. Ahjumma akan datang lagi nanti.”

“Ne!!!”

*********

_Malam harinya_

@SiFany’s Home.

Siwon duduk bersandar di tempat tidur sambil memangku laptopnya. Pria itu sibuk memeriksa beberapa file pekerjaannya. Sementara tak jauh darinya nampak Tiffany yang mengambil gaun tidurnya di lemari, kemudian menuju kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. Bertepatan dengan masuknya Tiffany ke kamar mandi, ponsel Siwon berdering. Nampak panggilan masuk dari seseorang dengan nama ‘Yoona’. Tanpa menunggu lama, Siwon pun mengangkat panggilan dari gadis yang merupakan adik sepupunya itu.

“Yoboseyo, Yoona-ya.”

“Yoboseyo. Oppa, apa besok kau sibuk?”

“Hmm, ne. aku ada rapat pagi, siangnya aku harus bertemu rekan bisnisku. Memangnya ada apa?”

“Aish, besok aku pulang!”

“Mwo? Besok kau pulang? Ku pikir seminggu, padahal cuman beberapa hari.”

“Aniyo, aku pulang lebih cepat. Jika oppa tidak bisa menjemputku, Tiffany-eonni sajalah. Tolong katakan padanya. Sudah dulu ya. Annyeong!”

Sambungan putus setelah Yoona mengatakan itu. Siwon hanya dapat menggeleng. Adik sepupunya itu memang seenaknya. Beberapa hari yang lalu pergi ke Jepang tanpa memberitahu siapa pun, kini akan pulang tiba-tiba dan memaksa untuk di jemput.

Tak lama kemudian, Tiffany keluar dari kamar mandi dengan memakai gaun tidurnya. Wanita itu langsung naik ke tempat tidur dan berbaring di sebelah sang suami. Siwon pun menyimpan laptopnya dan ikut berbaring. Tak pernah sekalipun dia ingin mengacuhkan istrinya itu.

“Fany-ah, besok Yoona pulang.”

“Jinjja? Aku akan menjemputnya!” ucap Tiffany antusias.

“Baiklah. Aku akan menyuruh Han-ahjussi mengantarmu. Tidurlah. Ini sudah malam.”

Siwon mengecup sekilas kening Tiffany. Tiffany pun tersenyum menerimanya, kemudian masuk ke pelukan hangat pria itu, bersiap masuk ke dunia mimpi.

*********

Sedangkan di sebuah kamar hotel di salah satu hotel berbintang di Tokyo, nampak sepasang suami istri sedang sibuk memasukkan pakaian-pakaian mereka di koper masing-masing. Keduanya tak menyadari tatapan gadis kecil yang menatap mereka dari atas tempat tidur.

“Mommy, daddy, kapan selesainya?”

Akhirnya, sepasang suami istri itu menyadari bahwa anak yang mereka kira sudah tidur kini masih terjaga menatap mereka.

“Yak! Cristy Lee! Kau belum tidur?” tanya sang istri, Jessica Jung.

“Aku tak bisa tidur tanpa mommy,” jawab gadis kecil bernama Cristy Lee itu dengan bibir yang mengerucut lucu.

“Aish, tidurlah. Besok kita berangkat pagi, baby.”

“Shireo! Aku ingin tidur dengan mommy!”

Baru saja Jessica hendak membuka mulut untuk mengomeli putrinya itu, dengan segera suaminya, Lee Donghae, mencegahnya.

“Gwenchanna, Sica. Kau temanilah dia tidur. Biar aku yang melanjutkannya,” ucap Donghae. Haeyeon adalah nama Korea untuk putri mereka itu. Dan Donghae lah yang paling sering menggunakannya untuk memanggil putrinya itu.

Jessica pun mengangguk dan segera naik ke tempat tidur. Sang putri langsung tersenyum senang dan memeluk mommy-nya itu.

“Aku ingin tidur di peluk mommy. Saranghae, mommy!”

Kekesalan Jessica sirna seketika saat mendengar itu, berganti dengan senyuman bahagia. Dia memang tak pernah bisa benar-benar marah pada putrinya itu. Donghae yang sesekali melirik keduanya pun ikut tersenyum.

*********

_Esok Harinya_

@Incheon International Airport.

“Tiffany-eonni!”

Tiffany yang baru saja sampai di bandara langsung menoleh saat mendengar seseorang memanggil namanya. Senyumnya pun mengembang saat mengetahui bahwa orang yang akan di jemputnyalah yang memanggilnya, Im Yoona. Yoona berlari mendekat ke arah Tiffany sambil menyeret kopernya.

“Kajja, kita pulang,” ajak Tiffany.

Namun Yoona menggeleng. “Kita tunggu Sooyoung-eonni dulu,” ucapnya.

Tiffany pun terkejut mendengar nama Sooyoung. Seingatnya yeoja itu berada di Jeju. Sooyoung sendiri adalah adik Siwon, anak bungsu di keluarga Choi.

“Bukannya dia di Jeju bersama orang tua Siwon-oppa?”

“Aniyo. Dia pulang dari Jeju 2 hari yang lalu, dan langsung menyusulku ke Jepang.”

Tiffany mengangguk mengerti. Keduanya pun memutuskan untuk menunggu Sooyoung yang berada di WC sambil duduk di kursi tunggu yang tersedia di bandara. Namun beberapa menit berlalu, orang yang mereka tunggu tak kunjung datang. Yoona nampak mulai kesal.

“Aish, sebenarnya apa yang dia lakukan di WC? Eonni, tunggu sebentar, aku akan mengeceknya.”

Yoona pun langsung berdiri dan menuju WC, meninggalkan kopernya dan koper Sooyoung bersama Tiffany. Tiba-tiba ponsel Tiffany berbunyi saat yeoja itu tengah menunggu Yoona dan Sooyoung. Dia pun segera mengangkat panggilan dari Siwon itu.

“Yoboseyo, oppa.”

“Fany-ah, kau sudah bertemu Yoona dan Sooyoung? Yoona bilang Sooyoung juga ikut dengannya.”

“Ne. Mereka sedang di WC.”

“Setelah itu, langsunglah pulang. Menurut perkiraan cuaca, hari ini akan hujan. Jangan sampai kau kehujanan.”

Tiffany pun tersenyum senang mendengar penuturan suaminya itu. “Ne. Araseo, oppa.”

*********

“Mommy, aku haus. Belikan aku ice cream!”

Jessica mengernyit mendengar rengekan putrinya itu. “Kau bilang haus, tapi kenapa malah minta ice cream?” Dia tau anak itu hanya mencari alasan untuk mendapatkan ice cream yang sudah tidak di rasakannya hampir seminggu.

“Bagiku, ice cream itu untuk menghilangkan haus, mom.”

“Nanti saja. Kita tunggu daddy dulu.”

Tak lama kemudian, Donghae datang dengan membawa sebotol air mineral yang di minta Jessica. Dia menyerahkannya kepada istrinya itu. Kemudian berlutut di hadapan sang putri.

“Haeyeon-ah, kau tau sekarang kita di mana?”

“Di Korea!”

“Jadi, kau adalah Haeyeon, bukan Cristy. Araseo?” Donghae beralih menatap Jessica. “Sica-ya, kita daftarkan dia pakai nama Lee Haeyeon.”

Jessica pun mengangguk. “Ne, oppa. Sudah pasti aku akan mendaftarkannya dengan nama yang kita berikan.”

Mendengar itu, Haeyeon pun mengernyit. “Memangnya nama Cristy itu dari siapa, mommy?”

Jessica terkejut mendengar pertanyaan Haeyeon. Dia pun hanya terkekeh dengan wajah yang menegang.

“Sica-ya, kau tidak jadi ke WC?” tanya Donghae mengalihkan topik.

“Ah, ne. Mommy ke WC dulu ya.”

Jessica pun langsung melangkah meninggalkan Donghae dan Haeyeon, menuju WC.

“Daddy, aku mau ice cream,” rengek Haeyeon pada daddy-nya.

“Ya sudah, tunggu di sana. Daddy akan membelikannya untukmu,” ucap Donghae sambil menunjuk deretan kursi tunggu. Haeyeon pun mengangguk mengerti.

Setelah memastikan putrinya itu duduk dengan aman di tempat yang di tunjuknya, Donghae pun segera menuju toko yang tersedia di bandara.

Sementara itu, Haeyeon nampak duduk tenang di salah satu kursi tunggu sambil menatap sekitarnya. Tak jauh dari tempatnya duduk, nampak seorang wanita yang juga tengah duduk sambil menelpon. Haeyeon tertawa kecil saat menatap wanita yang menurutnya sangat cantik itu. Tak lama berselang, wanita itu selesai menelpon dan tanpa sengaja menatap Haeyeon. Haeyeon pun menunduk malu karena ketahuan memperhatikan wanita itu. Wanita yang di perhatikannya itu pun tertawa melihat tingkahnya. Baru saja wanita itu hendak mendekat, sebuah suara mengalihkan perhatiannya.

“Cristy-ya!!!”

*********

Tiffany POV

Aku baru saja mengakhiri telponku dengan Siwon-oppa. Yoona dan Sooyoung lama sekali. Aku mengalihkan pandanganku menatap sekitar. Dan tatapanku terhenti pada gadis kecil yang duduk tak jauh dariku. Dia tengah menatapku. Tapi sepertinya dia malu karena ketahuan. Hahaha…anak itu lucu sekali. Kini wajahnya memerah dengan kepala yang tertunduk. Baru saja aku hendak mendekat untuk menyapanya, tiba-tiba sebuah suara yang sangat familiar mengalihkan perhatianku.

“Cristy-ya!!!”

Aku menoleh ke sumber suara itu. Dan…

DEGG

Jantungku terasa berhenti. Aku terpaku. O-orang itu… wanita itu…Jessica Jung.

Tuhan, apa aku tak salah lihat? Aku terus memperhatikannya. Dia mendekat ke arah gadis kecil yang memperhatikanku tadi.

“Mommy…”

Dahiku berkerut. Tanda tanya besar muncul dalam benakku. Mommy? Anak itu memanggilnya mommy? Sejenak aku hanya diam terpaku. Sampai akhirnya tanpa sengaja mata itu juga menatapku. Mata dengan tatapan tajam yang sudah beberapa tahun ini tak ku lihat.

Jessica Jung. Dia juga menatapku dengan tatapan terkejut.

Tiffany POV End

“Cristy-ya!!!”

Haeyeon langsung mengalihkan tatapannya ke sumber suara yang memanggilnya. Anak itu tersenyum menyadari bahwa orang yang memanggilnya adalah sang mommy.

“Mommy…”

Jessica ikut tersenyum dan beranjak duduk di sebelah putrinya itu. Namun belum sempat dia benar-benar duduk, tatapannya tanpa sengaja tertuju pada wanita yang duduk tak jauh dari putrinya. Tiffany Hwang. Jessica terkejut. Wajahnya mendadak pucat. Dia mengedipkan matanya beberapa kali, memastikan bahwa dirinya tak salah melihat orang. Dia sadar. Itu benar-benar Tiffany Hwang, salah satu sahabat terdekatnya semasa sekolah.

Jantung kedua wanita yang saling bertatapan itu berpacu kencang, bagaikan sedang lari maraton. Namun Jessica langsung teringat pada Haeyeon, putrinya. Wajahnya pun makin pucat pasi.

“Mommy…”

Jessica beralih menatap Haeyeon, kemudian melirik Tiffany sekilas. Wanita itu juga tengah menatap putrinya. Tidak! Ini tidak bisa di biarkan!

“Baby, ikut mommy. Kau tidak boleh di sini.”

“Daddy menyuruhku menunggu di sini, mom.”

“Mommy bilang ikut mommy!”

Jessica tak bisa menahan kegugupannya lagi. Dia langsung menarik tangan putrinya itu dan segera membawanya menjauh dari situ.

*********

_Sore harinya_

@SiFany’s Home.

Siwon memasuki rumahnya. Dia pulang lebih awal hari ini. Dia yakin Tiffany akan terkejut. Pria itu pun masuk dengan senyum lebar di wajahnya, menanti ekspresi kaget dari sang istri. Begitu masuk, nampak Tiffany nya tengah duduk di sofa sambil menonton tv.

“Aku pulang!”

Tak ada jawaban maupun reaksi apapun. Tiffany tak bergeming di tempatnya. Siwon pun mengernyit.

“Aku pulang, chagi!” ucapnya lagi. Namun tetap tak ada jawaban.

Siwon yang khawatir pun langsung mendekat dan menyentuh bahu istrinya itu. Tiffany langsung tersadar dari lamunannya dan menoleh. Siwon terkejut. Mata yeoja itu memerah dan wajahnya basah oleh air mata.

“Fany-ah, ada apa? Kau kenapa?”

Khawatir. Tentu Siwon sangat khawatir. Dia langsung duduk di sebelah Tiffany. Bukannya menjawab, wanita itu malah memeluknya dan kembali menangis.

“Fany-ah, ada apa? Ceritakan padaku. Kenapa kau menangis?” tanya Swon yang makin khawatir.

Tak ada jawaban dari mulut wanita itu. Yang terdengar hanyalah isakan-isakan kecil.

Siwon pun memutuskan untuk diam dan mencoba menenangkan istrinya itu.

 

_Malam Harinya_

Siwon berada di ruang kerjanya. Dia mencoba menghubungi Yoona untuk menanyakan apa yang terjadi pada Tiffany tadi sore. Karena setelah berhenti menangis, wanita itu tak bicara sama sekali, membuat Siwon makin khawatir dan penasaran.

“Yoboseyo, Yoona,” ucap Siwon begitu Yoona menerima panggilannya.

“Yoboseyo. Ada apa, oppa?”

“Apa yang terjadi pada Tiffany?”

“Apa maksud oppa? Fany-eonni kenapa?”

Siwon terdiam sebentar. Dia tak ingin membuat adik sepupunya itu khawatir dengan memberitahu tentang Tiffany.

“Aniyo. Aku hanya bertanya. Tiffany baik-baik saja saat di bandara tadi kan?”

“Hmm…, ne. Hanya saja, saat aku dan Sooyoung-eonni kembali dari WC, dia mendadak pucat. Sepanjang perjalanan pulang juga Fany-eonni mendadak diam. Memangnya ada apa, oppa? Apa fany-eonni sakit?”

“Anni. Jangan khawatir. Dia baik-baik saja. Sudah dulu, Yoona-ya. Selamat malam.”

“Ne. Selamat malam, oppa.”

Setelah menutup telpon tersebut, Siwon pun beranjak menuju kamarnya. Tiffany pasti sudah akan tidur. Sesampainya di kamar, dapat di lihatnya wanita itu duduk melamun di atas tempat tidur. Siwon pun naik ke tempat tidur, duduk di sisi wanita itu.

“Fany-ah…”

Tiffany menoleh dan memaksakan senyum di wajahnya.

“Oppa…”

“Ne?” sahut Siwon langsung.

“Dia kembali, oppa.”

Siwon mengernyit. “Siapa, Fany-ah?”

“Jessica. Dia kembali. Aku melihatnya sendiri, oppa. Apa yang harus ku lakukan sekarang?”

DEGGG

Siwon terkejut begitu mendengar nama itu. Jessica? Apa dia tak salah dengar? Sedangkan di sebelahnya, nampak mata Tiffany kembali berkaca-kaca.

“A-aku…aku melihat seorang anak bersamanya juga, oppa. Anak perempuan! Dia…dia…”

Tatapan Tiffany kembali menerawang, kembali teringat saat-saat dirinya melihat Jessica dan anak perempuan yang memanggilnya ‘mommy’. Hatinya perih. Dia tak sanggup melanjutkan kata-katanya dan kembali menangis.

Siwon yang nampak masih terkejut mencoba menetralisir perasaannya, kemudian memeluk Tiffany yang sudah kembali menangis. Mengusap kepala wanita itu, berusaha menenangkannya.

“Hiks..hiks…eottokhae? A-apa yang harus ku lakukan, oppa? Hiks… Anak itu…hiks…dia perempuan. Dia anak kita kan?”

DEG

Siwon merasa jantungnya berhenti berdetak begitu mendengar pertanyaan istrinya itu. ‘Anak kita’, dua kata yang beberapa tahun ini di hindarinya, baik untuk dirinya sendiri, maupun istrinya, Tiffany Hwang.

 

~~~TO BE CONTINUE~~~

78 thoughts on “(AF) My Child Part 1

  1. jessica dan tiffany?? dan haeyeon?? benarkah ana tiffany? tapi kenapa bisa sama pasangan jessi-donghae eemmm sangat menarik😀 next part authornim😉 sukaakk deh yang genre family ginih😉 see ya ~

  2. Part 1 udh ada konflik seru crita nya
    Itu si christy anak spa? Sifany atau haesica?
    Penasaran jdi nya
    Bagus crita nya
    Ditunggu part selanjut nya
    Fighting buat author nya

  3. Jadi sebetulnya Haeyeon itu anak pasangan Donghae-Jessica atau Siwon-Tiffany yah, penasaran cerita masa lalu mereka kaya gimana.
    Suasana cerita yang baru lagi, bagus author, cuma kalo boleh saran WC’nya mungkin lain kali diganti aja dengan Toilet, biar lebih oke.
    Semangat buat lanjutinnya author, Hwaiting.

  4. Kok bisa siwon dan tiffany bilang itu anak mereka .. Pasti terjadi sesuatu di masa lalu .. Bikin penasaran .. Next thor .. Jangan lama” yahh ..

  5. Jadiiii, christy itu anaknya siapa? Trus apa yg terjadi antara mereka? Anak yg tertukar, atau saling merebutkan anak? Aishhhh, membingungkannn! Oke, nextttt, i’ll be waiting!^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s