(AF) This Love Is Difficult Part 1

LOVE, This is Difficult Part 1

poster Love this is difficult

Author: ayuhwang

Main cast:  Tiffany Hwang–Choi Si Won

Other Cast: Oh Sehun, Kim taeyeong, Irene Bae

Genre: drama, romantic, historical

Rating: 17

Disclaimer: semua cast milik Tuhan YME. Aku hanya meminjam nama mereka untuk memudahkan imajinasi aku dan kalian semua. Jangan lupa meninggalkan saran, oke..Happy reading!!!

Putri tiffany berlari di koridor kerajaan. Langkahnya tampak tergesa-gesa. Baju yang dipakainya pun masih berupa baju lusuh yang dikenakannya dari luar kerajaan. Hari ini adalah hari penting kerajaan, ada acara yang seharusnya dia datangi dan dia lupa.

Astaga, oemma pasti marah dengaku,pikir tiffany.

Brukkk,, tiffany tertabrak, tubuhnya terduduk dengan sangat keras

“awww, appooo”, racaunya

“putri? Astaga, kau kemana saja? baginda mencarimu”, taeyeon membantu tiffany berdiri dan segera menarik tiffany berlari bersama menuju istana bae

“pelan-pelan taeng, kakiku sakit”

Taeyeon tidak punya waktu untuk meladeni sakit putri yang dilayaninya. Hari ini sudah cukup teman kecilnya itu membuatnya dimarahi oleh selir bae gara-gara tiffany menghilang di hari penting kerajaan. Jika saja baginda tahu apa yang dilakukannya, mungkin tiffany akan dihukum.

Taeyeon segera mendudukkan tiffany di depan kaca rias dan mulai membersihkan wajah tiffany yang penuh  debu. menanggalkan pakaiannya, dan mulai membuat sahabatnya sekaligus putri yang dilayaninya itu berubah menjadi layaknya putri kerajaan hwang yang cantik.

“apakah bertemu dengannya lagi?”, tanya taeyeon sambil membenarkan make up tiffany

“ehmmmm..”

“sudah aku duga. Kau pasti menyelinap keluar dari kerajaan lagi dan berjalan-jalan dengan panglima yang sangat kau cintai itu. Entah apa yang kalian lakukan di luar sana. Walau kau bilang tidak ada yang terjadi siapa yang bisa menjamin kalau kau tidak bercinta disana..”

“TAENG!!!”, , tiffany membalikkan badannya menatap kesal pada sahabatnya

“wae? Aku tidak peduli apa yang kau lakukan tapi kau harus tahu ini adalah hari penting kerajaan. Raja Agung akan datang, semua bersiap menyambutnya dan kau dengan seenaknya melupakan hari ini”

“baiklah, aku bersalah aku minta maaf. Tapi kau tidak seharusnya mengatakan itu padaku. aku adalah putri, akutidak akan mempertaruhkan harga diriku seperti itu aww”, Taeyeon mengeratkan tali baju tiffany

“baiklah aku juga minta maaf, aku tahu kau tidak mungkin melakukannya. Sekarang ayo kita ke gedung pertemuan. Semua sedang berkumpul disana, termasuk baginda yang ingin sekali mengenalkanmu pada Raja agung”

Tiffany memutar bola matanya. sebenarnya dia tidak menyukai menghadiri acara-acara menjemukan kerajaan tapi baginda selalu saja mengajaknya ke acara-acara seperti itu. Padahal menurut tiffany sudah ada Jessica sebagai anak dari permaisuri kerajaan.

%%%

Tiffany sudah tiba di pintu utama memasuki gedung pertemuan. Namun sebelum ia masuk gedung tersebut, oemmanya selir bae telah lebih dulu melarangnya.

“annyeonghaseo selir bae, maaf atas keterlambatan hamba”

“tiffany, kau tahu sudah jam berapa sekarang? aku sudah mengatakan pada baginda kalau kau tidak bisa mengikuti acara karena kau sakit, untunglah baginda tidak terlalu mempermasalahkan karena raja agung sendiri hanya menghadiri acara sebentar. Sekarang pulaglah dan siap-siap menjelaskan padaku kesalahanmu hari ini”, selir bae terlihat sangat kecewa dengan kelakuan putri sulungnya tersebut

Habislah aku, pikir tiffany. Hari ini dia tidak hanya dimarahi oleh kekasihnya, tapi oemmanya dan sahabatnya taeyeon juga juga ikut memarahinya.

Selir bae kembali ke gedung pertemuan dengan anggun dan tiffany hanya bisa menggerutu ditemani taeyeon yang dengan setia selalu menemani tiffany dimanapun dan kapanpun.

“taeng”

“nde, putri tiffany”

“aku ingin sedang ingin sendiri”

“baiklah putri”

Taeyeon tahu kebiasaan tiffany, termasuk kebiasaan menyendiri di taman kerajaan yang terhampar indah di belakang Istana tamu. Tiffany terbiasa duduk di tepi kolam dengan menuliskan puisi-puisi indah ataupun belajar filosofi china. Tapi hari ini dia tidak membawa secarik kertaspun, dia hanya sedang ingin menyendiri.

Taman belakang kerajaan terdengar lebih damai daripada biasanya.  Mungkin karena suara bising dari kerajaan yang tidak terlalu terdengar, semua sedang berkumpul di gedung pertemuan yang letaknya jauh dari taman itu.

Tiffany mulai bernyanyi, diantara bunga-bunga merah yang bermekaran tampak indah mengelilinginya. Kulitnya yang putih mulus dipadukan dengan gaun kerajaannya yang berwarna pink membuat kecantikannya melebihi bunga-bunga merah itu.

“suaramu sangat indah”

Tiffany menengok, mencari sosok yang mengganggu waktu tenangnya dam senyum indah seorang lelaki tampan mengejutkannya.

“kau, siapa?”, tanya tiffany polos

Tiffany merasa tidak pernah melihat sosok lelaki tampan yang berdiri beberapa meter darinya itu. baju yang dikenakannya pun juga berbeda dari kerajaannya. Oh, jangan-jangan..

“kau dari kerajaan utama?”, tanya tiffany lagi

“nde putri, aku dari kerajaan utama. Kalau boleh tahu kau siapa putri? Aku tidak melihat kau waktu perkenalan kerajaan tadi?”, tanya lelaki itu balik

“oh, aku-  aku sakit jadi tidak bisa ikut pertemuan. Bukankah kau seharusnya ada di gedung pertemuan?”, tanya tiffany

Lelaki terkekeh sebelum akhirnya mendekat, ikut duduk di samping kolam di dekat tiffany, “Raja agung sedang sakit, dia tidak bisa mengikuti acara penyambutan terlalu lama”

“oh, jadi kau keluarga kerajaan dari pusat? Selamat datang di kerajaan hwang pangeran”, tiffany menyambut siwon dengan senyuman

“pangeran?”

“oh, kau bukan pangeran?”

“nde nde, pangeran, pangeran siwon”, jawab siwon membenarkan. “kau sakit, lalu kenapa kau ada disini?”, tanya siwon

“ah, nde, ehmmm”, tiffany bingung harus mengatakan apa, tidak mungkin dia mengatakan bahwa ia lebih memilih bertemu dengan kekasihnya daripada mengikuti acara penyambutan Raja Agung?

“menyanyilah lagi, suaramu indah, aku akan mendengarkannya”, siwon tidak perlu jawaban, ia cukup tahu kalau sakit itu hanyalah kebohongan. dia memejamkan matanya, bersiap mendengarkan suara indah tiffany.  ada perasaan tenang tak terkatakan saat gadis itu melantunakan lagunya.

“ah anieyeo, aku tidak bisa menyanyi”, ungkapnya malu-malu

Siwon kembali membuka matanya, tampak kecewa, “kenapa kau merendahkan diri begitu? aku sudah mendengar suaramu. Kau tahu, aku suka liriknya, apa lagu tadi kau membuatnya sendiri? aku tidak pernah mendengarnya”, tanya siwon sambil menatap kakinya yang ia gerak-gerakkan di kolam, mengikuti tiffany yang secara tidak sadar melakukan hal itu.

“ah, nde. aku membuatnya sendiri”

“aku rasa itu seperti puisi-puisi filosofi dari china, apakah aku benar?”

Tiffany seketika menoleh, “kau tahu pangeran? Ya, aku banyak membaca sastra dan filosofi china. Aku juga banyak menulis dari buku-buku china. Kebanyakan disini tidak begitu suka mempelajari itu”, tiffany tampak antusias, sudah lama sekali dia mendampakan bisa berdiskusi dengan orang yang sama-sama menyukai sastra dan filosofi china kecuali gurunya.

“benarkah? aku juga menyukainya. Aku banyak menggunakan filosofi mereka untuk mengambil keputusan dalam hidupku”

“benarkah? wah, kita bisa menjadi teman diskusi”, jawab tiffany semangat

siwon juga tak kalah semangat, dia tersenyum lebar melihat reaksi gadis cantik di sebelahnya itu. senyum indah tiffany seolah terpatri, dia tidak bisa tidak tersenyum melihat tiffany

Mereka kemudian mulai berdiskusi, membicarakan banyak hal, dari hal-hal ringan hingga hal-hal berat yang mereka sendiri tidak tahu bagaimana pemecahannya.

“putri tiffany”

“nde?”

“menurutmu tanggung jawab itu apa?”, tanya siwon

“tanggung jawab adalah hal yang memang harus dilakukan apapun yang terjadi. bukankah begitu? kenapa kau menanyakannya?”

“apapun yang terjadi? itu adalah kata yang mudah, tapi sangat sulit untuk direalisasikan, sangat berat”

“keapa kau jadi tiba-tiba bertanya itu?”

“entahlah, lupakan”

Tiffany terkekeh, “kau aneh pangeran siwon”

“menyanyilah”, kata siwon lagi. “aku benar-benar ingin mendengarnya

Setelah itu tiffany bernyanyi, melantunkan lagu yang indah. bahkan kupu-kupu di di taman pun ikut menari menikmati lantunan lagu tiffany. setelah lagu itu selesai, tiffany mengangkat kakinya dari kolam. Waktu sendirinya sepertinya sudah habis, dia harus kembali ke rumah sebelum oemmanya kembali marah-marah.

“pangeran, aku harus pamit”

“tunggu, bukankah kita baru saja bicara. Kenapa kau kembali? Kau harus menyanyi lagi untukku”, protes siwon

“aku harus kembali pangeran, kalau tidak oemmaku akan memarahiku dan beliau akan semakin marah jika aku tidak ada di istanaku”

“marah padamu?”

“nde, karena aku tidak mengikuti acara penyambutan rajamu”

“oh,, tunggu bukankah dia juga rajamu?”, wajah siwon tapak terganggu

“tentu dia juga rajaku pangeran. Baiklah aku pamit dulu”

“oemmamu, siapa oemmamu?”

“hmm? kau pasti melihatnya tadi saat perkenalan, oemmaku selir bae”

Tiffany pamit dan beranjak pergi sedangkan siwon terus menatap tiffany hingga gadis cantik itu hilang dalam pandangnnya. Gadis itu terasa special, suaranya yang indah, senyumannya yang membuatnya selalu ingin ikut tersenyum bersama, nyanyiannya yang menyentuh hatinya, pola pikirnya yang cerdas, semangatnya yang besar, dan segalanya yang ada di diri tiffany.

Siwon pun tersenyum di saat gadis itu benar-benar hilang dari pandangannya.

%%%

“oh, hi putri tiffany. kudengar kau sakit”, di tengah perjalanan kembali ke istananya tiffany bertemu dengan jessica

Sebenarnya tiffany tidak membenci jessica, hanya saja kelakuannya dari kecil selalu saja membuattiffany naik darah. Menurut tiffany jessica dan dia dulu justru lumayan akrab tapi karena permaisuri yang memang tidak menyukai oemmanya membuat jessica juga tidak menyukainya.

“ah, nde, aku memang sedang sakit. Aku hanya sedang jalan-jalan untuk mengurangi pusing kepalaku”

“oh, baiklah. semoga kau cepat sembuh”, ucap jessica disertai senyuman. Melenggang cantik melewati tiffany yang terpaku setelah mendapatkan senyum jessica

“dia tersenyum padaku?”

%%%

Selir bae masuk ke kamar tiffany. gadis itu sudah siap-siap mendapat kemarahan dari oemmanya yang sangat dicintanya itu.

“aku tidak akan memarahimmu. Tapi kau harus bisa merenungi kesalahanmu tiffany. oemma sangat menyayangimu, kau tahu itu kan? Tidurlah”

Tiffany mengedipkan matanya berkali-kali. benarkah? dia tidak dimarahi? Sebelum tiffany bertanya oemmanya apa alasan oemmanya tidak memarahinya oemmanya bilang bahwa ada urusan yang harus diselesaikan.

“syukurlah, selir bae tidak memarahimu. Aku snagt khawatir putri”, taeyeon sedang menanggalkan pakaian putri tiffany

“aku juga sangat lega taeng”, ucap tiffany bahagia. “taeng, kau tahu? Tadi putri jessica senyum padaku. aku rasa hari ini dia sangat bahagia hingga melupakan bahwa aku adalah orang yang dibencinya”

Taeyeon tertawa mendengar ucapa tiffany, “tentu saja, dia akan dipersunting oleh Raja Agung. Kau tidak tahu? Salah satu alasan Raja Agung kemari adalah untuk mengambil salah satu putri dari baginda untuk dijadikan selir di istana Kerajaan utama”

Tiffany menngerti sekarang. sekarang dia justru tidak mengerti mengapa putri-putri dari kerajaan-kerajaan provinsi sangat bahagia ketika mereka dijadikan selir di keajaan utama. Memperoleh seorang suami raja adalah salah satu hal yang tiffany hindari. Dia harus berbagai suami dengan orang lain. Membayangkannya saja dia tidak mau melakukan hal itu.

“bagaimana pertemuanmu dengan panglima oh?”, tanya taeyeon membuyarkan pikiran-pikiran tiffany

“dia justru memarahiku karena meminta bertemu di saat kerajaan sibuk, aku membencinya”, tiffany menggerutu

Tiffany sangat merindukan kekasihnya pagi ini, panglima Oh. Tiffany bersikukuh ingin bertemu, dia menitipkan surat pada penglima kim seperti biasa dan menuliskan bahwa ia ingin bertemu hari ini juga di tempat biasa. Terang saja panglima oh kaget dan langsung menuju bukit tempat biasa mereka bertemu.

“lalu?”

“lalu aku menangis karena dimarahi dan dia menghentikan marahnya”, ucap tiffany masih dengan nada kesal. “Aku marah padanya dan dia meminta maaf sambil memelukku, emmm… lalu menciumku”, di akhir kalimat tiffany tampak malu-malu sambil tersenyum. wajahnya memerah

“aigoo sahabatku ini sudah besar. Bagaimana dia akan tega memarahi putri cantik sepertimu. bagaimana ciuman panglima Oh?”, goda taeyeon

Tiffany tersenyum mengingat kejadian tadi. Hari ini adalah hari yang sangat indah untuknya meski dia dimarahi banyak orang. Akhirnya dia bisa bertemu dengan kekasihnya yang telah lama dirindukannya.

%%%

“selamat pagi baginda. Hormatku untuk baginda semoga selalu bahagia”, ucap tiffany manis saat memasuki istana utama

“aigoo, putri cantikku sudah datang”, seru raja hwang

Raja hwang lalu menyuruh semua pengawalnya keluar dari ruangan tersebut. dia menyuruh tiffany duduk di kursi di sampingnya seperti biasa dan mereka mulai mengobrol.

“appa, maaf kemarin aku tidak bisa ikut acara penyambutan Raja Agung”

“tentu saja tidak apa-apa anakku. Bukankah kau sakit? Bagaimana sakitmu sekarang?”

Raja hwang memang sangat menyayangi tiffany. tiffany adalah anak kesayangan dari selir yang sangat dicintainya. Itulah yang membuat permaisuri jung dan anaknya jessica iri dan membenci keluarga bae.

“oh, aku sudah sehat appa. Lihatlah aku sudah bisa menggodamu”, tiffany memberikan wink pada appanya dan seketika raja hwang tertawa terpingkal-pingkal

“kau sangat manis tiffany. bagaimana adikmu? Kenapa dia tidak ikut kemari?”

“irene masih berlatih memanah baginda. Katanya dia akan menyusul kemari nanti”

“apa? dia masih saja..”

Putri Irene memasuki Istana, suara peringatan itu menginterupsi raja hwang dan beberapa saat kemudian irene datangsambil memberi salam pada raja hwang.

“putri cantikku satu lagi datang”, irene tersenyum melihat appanya dan mendekat memeluk appa dan onnie nya itu dengan erat.

“aku sangat merindukan kalian”, ucap irene sambil mempererat pelukannya

Raja hwang dan tiffany tersenyum dan membalas pelukan irene.

“lihatlah, kau tidak lagi cantik”, kata tiffany melihat penampilan adiknya

Jika tiffany adalah gadis cantik yang liar tapi jinak. Maka irene adalah burung yang benar-benar terbang bebas. Irene tidak pernah berkelakuan layaknya putri kerajaan. Dia senang melakukan hal-hal seperti belajar memanah dan berperang. Pernah suatu kali dia ingin mengikuti suatu pertempuran dan sontak saja raja hwang melarangnya. Tiffany dan irene adalah dua orang yang sangat berharga untuknya.

Irene dan tiffany akhirnya menghabiskan berjam-jam bersama appanya. Hal yang paling membuat raja hwang semakin sehat setiap harinya. Melihat putri-putrinya tumbuh dengan baik. Tak jarang dua putri selir bae itu adu argumen dan kecerdasan di depan raja hwang.

Permasuri Jung datang

“hah, nenek sihir datang”, ucap irene lirih

“irene, jaga mulutmu”, desis tiffany

“nde, onnie”

Untungnya Raja hwang tidak mendengar perkataan irene. Kalau tidak dia pasti sudah mempertanyakan panjang lebar dan tiffany akan mendapat marah dari oemmanya. Raja hwang adalah orang yang tidak tahu menahu bagaimana panasnya istana bae dan istana jung selama ini.

“oh, dua putri selir bae ada disini. Baginda, ada hal yang ingin saya sampaikan pada baginda”, permasuri jung mengatakannya sambil menatap sinis kedua putri bae dan tiffany tahu apa maksudnya

“baginda, kami mohon pamit. Ada urusan yang harus kami kerjakan di luar”, ucap tiffany hormat sedangkan irene memperlihatkan wajah protesnya

“begitukah? Baiklah. jangan lupa irene nanti malam ada makan malam dengan raja agung”, raja hwang mengingatkan

“nde baginda, kami undur diri”, tiffany pamit dan menggeret adiknya keluar bersama dari istana utama

“aisshh, unnie, kenapa kau mengalah dengan nenek sihir itu?”

“irene, kau putri. Kau harus tahu apa yang seharusnya diucapkan dan tidak. Kau harus tahu aturan dan kau harus mengerti mana saatnya mengalah. Hidup tidak hanya urusan menang dan kalah, kau harus tahu itu”

Irene terdiam. Dia tidak pernah bisa menimpali ucapan unnienya yang sangat dihormatinya itu. dia hanya terdiam sambil tetap menggerutu.

“aku tidak mau tahu. Mulai sekarang kau harus belajar tata krama lebih. Temui guru Oh sekarang juga, aku sudah pernah bicara padanya tentangmu padanya dan dia akan mengerti apa yang harus dilakukannya padamu”

%%%

“hai”

“oh, pangeran choi”

Tiffany sedang menyendiri setelah sedikit bertengkar dengan adiknya dan sekarang ia kembali bertemu dengan choi siwon di taman indah itu. tiffany sedikit merutuki mengapa ada orang lain yang akhirnya tahu tempat menyendirinya. Bagaimana dia akan menghabiskan waktu menyendirinya jika ada orang lain? Tapi tiffany buru-buru menghilangkan pikiran itu. pangeran choi adalah tamu, dia seharusnya bisa menjamu tamu dengan baik. Lagipula, mereka tidak akan selamanya di kerajaan hwang.

“apakah kau mengikutiku?”

“anie”,siwon menggeleng

“kenapa kau bisa berada disini tepat setelah aku tiba”

“mungkin karena kita berjodoh”

“nde?”

siwon tersenyum melihat ekspresi kaget tiffany, “aku melihatmu berjalan dengan wajah kesal dan itu membuatku penasaran. Jadi aku mengikutimu kesini putri tiffany. boleh aku tahu kenapa putri?”

tiffany tersenyum, dia menyuruh siwon untuk duduk disampingnya kembali seperti kemarin dan dia mulai bercerita.

“jadi kau kesal dengan adikmu?”

“anie,tiap kali aku memarahinya aku justru aku akan kesal dengan diriku sendiri. tapi aku harus memarahinya. Bukan karena aku membencinya tapi karena aku ingin mendidiknya”

“kau unnie yang baik”, kata siwon

“entahlah, kadang, apa yang kita pelajari dari buku sulit untuk diterapkan di kehidupan nyata. Begitupun dengan mendidik seseorang, aku sendiri masih terus mendidik diriku meski terkadang nafsuku juga memenangkan pikiran rasionalku”, tiffany mengingat bagaimana cintanya pada panglima oh yang membuat dirinya selalu melanggar banyak aturan kerajaan

“kau akan menjadi ibu yang baik”

“nde?”, tiffany menoleh pada siwon

“kau tahu bagaimana saatnya keras dan lembut pada adikmu. Kau tahu bagaimana mendidik adikmu dengan baik. Kau pasti sering memberikannya banyak pelajaran tidak hanya dari ucapanmu tapi juga dari tindakanmu. Kau akan menjadi seorang ibu yang baik nantinya”

Tiffany tersenyum sangat lebar mendengar pujian dari siwon. dia sudah membayangkan itu, membayangkan bagaimana kelak dia akan menikah dengan panglima oh dan dikaruniai banyak anak. dia akan mempersiapkan anak-anaknya pendidikan terbaik kelak.

Siwon pun juga tersenyum melihat senyum tiffany. dia semakin terpesona dengan pemikiran gadis cantik disampingnya. Mungkin, justru ia berkeinginan untuk menjadikan putri tiffany salah seorang pendamping hidupnya? Siwon juga mulai membayangkan hal-hal indah sekarang. mereka berdua tersenyum membayangkan hal-hal indah ditemani suara gemericik air yang mereka hasilkan dari kaki mereka.

“terimakasih pangeran choi siwon, kau sudah mau menjadi temanku”

“teman?”

“nde, aku bercerita banyak hal padamu hari ini. Apakah kau tidak mau menjadi temanku?”

“tentu suatu kehormatan putri. Maukah kau memenuhi permintaanku?”, tanya siwon

“hmm? Apa itu?”

“jangan panggil aku pangeran. Panggil saja siwon, bukankah aku temanmu?”

“baiklah pange- uhm, siwon”, dan mereka tertawa bersama

“kau mau bermain denganku?”, tanya tiffany antusias

“maksudnya?”

“kau akan mengerti”, dan tiffany menggeret tangan siwon sambil sedikit berlari

%%%

Disinilah mereka, keluar dari kerajaan dengan menanggalkan beberapa baju resmi mereka. Tiffany tahu benar apa yang harus dilakukannya untuk pergi keluar istana. Sebagai hadiah karena telah mau menjadi teman, siwon diajaknya keluar melihat indahnya dunia luar kerajaan.

“kau sering melakukannya, iya kan?”, tanya siwon penuh selidik saat mereka berjalan bersama si sebuah jalan setapak yang sepi

Tiffany tertawa, “kau bisa menebaknya? Kau sangat pintar siwon-ssi bahkan aku yakin kau juga terkadang melakukannya”

Siwon tersenyum mendengar jawaban yang tepat dari tiffany.

Mereka menghebiskan waktu bersama hingga waktu akan gelap. Saat itulah baru mereka akan kembali. Siwon sangat menyukai perjalanan hari ini. tiffany menunjukkan banyak hal baru untuknya. Orang-orang yang berjuang dalam mempertahankan hidupnya, sungai-sungai yang  mengalir, dan bukit-bukit yang indah.

“terimakasih tiffany-ssi atas hari ini”

“sama-sama siwon-ssi, aku pamit dulu”

“tunggu, aku ingin mengatakan sesuatu”

“nde?”

“aku adalah…”

Siwon menyimpan suatu rahasia dan ia ingin tiffany tahu itu tapi siwon tidak tahu dia harus memulai dari mana.

“siwon-ssi, aku benar-benar harus pergi sekarang. besok saja bagaimana? terimakasih untuk hari ini”, Tiffany pamit dan meninggalkan siwon yang kembali tersenyum sangat lebar hari itu.

“aku sepertinya menyukaimu, tiffany. aku ingin mengatakan bahwa aku adalah rajamu”

%%%

Choi siwon kembali ke Istana tamu dengan hati-hati

“Raja agung, astaga, kami mencarimu”, ucap kwon jiyoung, jenderal kerajaan utama sekaligus sahabat choi siwon dari kecil

Jika tiffany mempunyai taeyeon maka choi siwon selaku raja agung mempunyai kwon jiyoung. Mereka telah tumbuh bersama dan menghabiskan hampir seluruh hidupnya bersama satu sama lain.

“kenapa baginda senyum-senyum sendiri seperti itu?”, jiyoung tekah lama hidup dengan siwon dan setaunya, rajanya yang terkenal keras dan kejam itu telah lama tidak tersenyum  polos seperti itu

“aku bertemu calon putri kerajaan utama”

Jiyoung berhenti berjalan dan memandang siwon penuh seksama, “apakah kau baru bertemu putri jung jessica?”, tanya jiyoung

“jessica? Anieyo. Aku bertemu putri lain, namanya tiffany, putri tiffany. dia snagat cantik dan cerdas jenderal, aku yakin kau akan menyukainya”

Jiyoung mulai tidak suka dnegan hal ini, “maafkan hamba baginda, tapi aku harap kau mengingat bahwa selain ini kunjungan kerajaan kau kesini juga untuk mengambil selir dari kerajaan ini. putri dari permaisuri jung adalah jung jessica dan krystal…”. Kwon jiyoung mulai menjelaskan panjang lebar sedangkan siwon pikirannya melayang, dia tidak mendengarkan apa yang jenderalnya katakan

“bisakah kau berhenti bicara? Kau mengangguku jiyoung”,  siwon dan jiyoung telah sampai di kamar siwon. mereka telah berdua dan tidak ada lagi percakapan formal di ruangan pribadi

“tapi baginda, kau memilih orang yang salah”

Siwon langsung menatap penuh amarah, “apa maksudmu orang yang salah? Tidak ada yang salah dengan cinta”

Siwon marah. Bagaimana mungkin kecintaannya pada putri tiffany dianggap sebuah kesalahan oleh jenderalnya.

“cinta, kau jatuh cinta dengannya baginda?”, ucap jiyoung tidak percaya

“entahlah, aku juga tidak tahu yang jelas aku menyukainya dan aku ingin dia yang dibawa ke kerajaan  pusat”

Jenderal jiyoung mulai kebingungan. Rajanya ini adalah raja yang bijaksana dan cerdas. Hanya saja, terkadang teman kecilnya itu juga mengambil keputusan sesuai dengan keinginannya.

“baiklah baginda, hamba undur diri. hamba hanya ingin menyampaikan nanti malam ada makan malam dengan keluarga kerajaan hwang”

%%%

“sehun”

Tiffany berlari dan memeluk kekasihnya itu dengan erat. Sehun tertawa melihat tingkah tiffany yang selalu seperti anak kecil jika berada di dekatnya. Sehunpun membalas pelukan tiffany dan mereka berpelukan dalam waktu yang sangat lama, seperti biasa. Mereka bahkan tidak melepaskan pelukan mereka saat berbincang.

“kau tahu aku merindukanmu?”, tiffany merajuk

“tentu putri, aku juga sangat sangat sangat merindukanmu”

“gojimal, kau selalu sibuk dengan urusanmu”

“aigoo, kau marah padaku”, tiffany hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan sehun tersenyum . “bogoshipo tiffany, joengmal. Saranghae”

Tiffany tersenyum dan melepaskan pelukannya. Dia menangkup wajah sehun dan menjawab pernyataan sehun dengan nada yang teramat manis, “neomo neomu saranghae oh sehun”

Tidak ada yang tahu kisah cinta mereka dimulai dari mana. Panglima oh, taeyeon, dan tiffany adalah sahabat dari kecil. Mereka sering menghabiskan waktu bersama. Hingga suatu hari tiffany menyadari bahwa ada perasaan yang tak terkatakan saat dekat dengan sahabatnya itu. dia akan marah-marah tidak jelas saat sehun tidak perhatian padanya, dia kan cemburu saat wanita lain dekat dengan sehun, dan dia akan benar-benar merindukan sehun saat sahabatnya itu tidak terlihat.

“putri, kenapa kau hujan-hujanan begini”, ucap sehun pada tiffany saat gadis itu dengan nekat ke rumahnya di saat hujan deras

“aku.. aku.. kau kemana saja? aku tidak melihatmu sama sekali. Guru oh mengatakan kalau sakit, aku khawatir”

“oh, appa terlalu melebih-lebihkan. Aku hanya sedang terkena flu putri”

Sehun menyuruh tiffany masuk rumah dan ia segera memberikan handuk pada tiffany. gadis itu membersihkan diri dan memakai baju sehun sebagai ganti dari bajunya yang basah.

“sepertinya hujan sudah berhenti. Bagaimana kalau kita jalan-jalan? Bukankah kita sudah lama jalan-jalan?”

Sontak ajakan sehun di iyakan oleh tiffany. Mereka berjalan keluar istana dan menikmati sore bersama hingga mereka sampai pada bukit indah tempat yang sangat pas untuk melihat matahari terbenam.

“putri”

“hmm?”

 “di saku bajuku ada kertas, bacalah”

“nde?”, tiffany mulai mencari kertas yang dimaksud sehun. dia merogoh-rogoh saku bajunya. Sehun berdiri menjauh dari tiffany

 “sehun, ini..”, ucap tiffany setelah membaca kertas yang dimaksud sehun.

Kertas sehun berisi prosa yang sangat indah dan tiffany tahu betul apa makna prosa di dalamnya.

Sehun mendesah. Memejamkan matanya untuk kemungkinan terburuk, “maafkan aku putri, aku tahhu aku telah lancang, aku bukanlah orang yang pantas untuk..”

Sehun menghentikan ucapannya, bahkan untuk seketika ia berhenti bernafas kala itu. Putri tiffany menciumnya. Sehun seketika membuka matanya, tersenyum di antara ciuman itu dan membalas ciuman tiffany. ia melingkarkan tangannya di pinggang tiffany sedangkan tiffany menagkup wajah sempurna sehun.

Ciuman penuh cinta itu akhirnya terlepas dan tiffany memeluk sehun, “nado saranghae, nado saranghae oh sehun”

Tiffany makan dengan lahap makan malam yang dihidangkan oleh sehun. akhirnya mereka mempunyai waktu luang bersama dan mereka tidak akan menyia-nyiakannya.

%%%

Makan malam kerajaan tampak meriah. Lampu-lampu bertebaran, makanan tersedia di banyak meja, dan penari-penari menarikan tarian yang indah untuk menyambut raja agung.

Raja agung tiba, seruan itu seolah membekukan suasana. Semua tampak bersiap dengan datangnya raja agung.

Kami mengucap salam pada raja agung semoga selalu bahagia,

Semua tampak terduduk selama raja agung berjalan menuju meja utama. Raja agung was-was,malam ini akan menjadi malam yang besar. Malam dimana tiffany akan mengetahui siapa dirinya. Sejak beberapa jam lalu siwon sudah mempersiapkan dirinya. Dia benar-benar sudah yakin pada tiffany dan dia ingin tiffany tahu siapa dirinya malam itu.

Namun, apa yang dipikirkan siwon ternyata salah. Bahkan tiffany tidak ada diantara puluhan orang yang sedang berkumpul malam itu. selama makan dia hanya memikirkan kemana perginya gadis pujaannya itu. kenapa gadis itu tidak hadir si saat ia ingin mengatakan siapa dia sebenarnya?

“raja agung, apakah ada yang menganggumu?”, tanya raja hwaag dengan hormat

Raja hwang menyadari ada yang tidak beres dengan raja agung. Dia tidak memakan makanannya dengan baik dan bahkan dia yakin pemikiran raja agung tidak berada di gedung ini.

“tidak raja hwang, terimakasih”, ucap siwon. “maaf selir bae, kenapa anakmu tidak datang hari ini?”

Sontak semua mata tertuju pada selir bae. Raja hwang sendiri tidak tahu menahu kenapa tiba-tiba raja agung bertanya mengenai putrinya yang bahkan belum dikenalkannya. Dia tahu siapa yang dimaksud raja hwang mngingat putri irene juga berada di antara mereka. Permaisuri jung dan anaknya juga kaget dengan apa yang diutarakan raja agung. Sedangkan selir bae tidak heran mengingat dia pernah bertemu raja agung tempo hari dan raja agung melarangnya memahari putrinya.

“putri tiffany tidak pernah suka menghadiri acara makan malam besar raja agung, maafkan putriku”, ucap selir bae sopan

“maaf raja, apakah raja mengenal putriku?, raja hwang menginterupsi

“nde. putrimu tiffany adalah putri yang cantik, ceria, dan cerdas”, puji raja agung

Selir bae tersenyum lebar merasa tersanjung sedangkan Irene dengan wajah sombongnya melirik ke arah permaisuri jung dan putrinya yang tampak semakin marah.

%%%

“putri tiffany, apa yang kau lakukan disini?”

“guru oh? Annyeong haseo guru oh. Aku disini untuk…”

“putri tiffany, aku harap kau segera pulang ke istanamu sekarang sebelum baginda mencarimu”, ucapan guru oh terasa sangat dingin dan penuh amarah

Bukankah guru oh biasanya akan selalu baik pada tiffany, tapi kenapa seperti ini?

“appa, putri tiffany tidak berslah. Akulah yang bersalah…”

“sehun, masuklah ke dalam”

“tapi..”

“aku akan mengantar putri tiffany pulang”

%%%

Raja hwang sedang tidur ditemani oleh selir kesayangannya. Mereka belum benar-benar tertidur. Raja hwang justru terlihat masih membuka matanya lebar-lebar dan tersenyum bahagia.

“aku tidak menyangka ini terjadi, harapanku menjadi kenyataan”, ucap raja hwang tak percaya

“aku juga sangat bahagia raja hwang akhirnya memilih tiffany sebagai pasangannya”, ucap selir bae sambil mempererat pelukannya pada raja hwang

“Kita masih menyembunyikan ini, raja agung meminta untuk tidak mengungumkannya hingga ia berbicara sendiri dengan tiffany. bukankah ini hebat. Aku sudah mendiskusikan ini dengan guru oh tadi, menurutnya tiffany memang pantas dibawa ke kerajaan utama.”

Raja hwang tidak tahu bahwa guru oh sebenarnya menyembunyikan kekecewaannya saat itu. guru oh tidak buta, dia bisa melihat bagaimana tumbuhnya cinta diantara anaknya dan putri tiffany. guru oh tidak pernah mempermasalahkannya, hingga hari ini. Hari dimana ia akan meminta anaknya untuk berhenti mencintai putri tiffany

%%%

Sehun menanti dengan gelisah kedatangan tiffany di bukit biasa mereka bertemu. Jarinya-jarinya seringkali direnggangkan karena dia terlalu gelisah. Saat tiffany sudah tiba dia langsung memeluk tiffany dengan erat.

“sehun?”, tiffany tampak kaget. Sehun memeluknya dengan sangat erat dan berulang kali mengatakan “saranghae”

Saat pelukan itu terlepas, diciumnya gadisnya itu dengan penuh. Tiffany tidak apa yang terjadi tapi ia tahu kekasihnya itu sedang gelisah dan ketakutan. Ia membalas ciuman sehun. ia memperdalam ciuman mereka dan mengeratkan tangannya ke leher kekasihnya. ia ingin mmeberi tahukan bahwa semua akan baik-baik saja. Sehun tidak ingin menghentikan ciuman mereka. Saat ciuman itu terlepas dia akan kembali mencium tiffany. bahkan tiffany bisa merasakan gurat kesedihan, kegelisahan, ketakutan, dan semua perasaan sehun dalam ciuamn itu.

“sehun, ada apa?”, ucapnya di sela-sela ciuman itu. tiffany tidak bisa menahan tanya saat dia merasakan air mata sehun di sela-sela jarinya-jarinya

Sehun tidak menjawab, dia hanya semakin memperdalam ciuman mereka. Sehun tidak bisa menjawabnya. Bagaimana dia akan menjawab bahwa dia harus meninggalkan kekasihnya kekasihnya? bahwa appanya kemarin dia mendapat kabar yang mengharuskannya meninggalkan tiffany.

Tak jauh dari sana. Choi siwon menatap dua kekasih itu penuh dengan amarah. Matanya seolah berkobar, buku-buku jarinya tertekan, dan seluruh tubuhnya seolah terbakar. Baru saja ia mengikuti tiffany dengan bahagia, ia akan memberikan kejutan pada tiffany bahwa ia kali ini kembali mengikutinya tapi justru kini ia yang mendapat kejutan. Mendapati gadis yang disukainya berpelukan dan berciuman dengan lelaki lain tidak masuk dalam rencananya. Choi siwon memalingkan mukanya dan berjalan dengan penuh amarah kembali ke istana hwang.

%%%

How How How???

Sorry membuat keluarga Jung disini Villain. This is just story. Okee..

Dan aku sedang bosan dengan pihak ketiga nihckhun atau choi seunghyun jadi aku meletakkan nama orang paling aku restui di EXO jika bersanding dengan baby tiffany,,, maknae sehun, hahaha…

 

 

66 thoughts on “(AF) This Love Is Difficult Part 1

  1. Cerita kerajaan versi sifany,suka suka suka baget thor.author emang benar2 daebak.dari pertama sifany bertemu,siwon sudah suka ama fany,tapi tidak dengan fany sendiri,fany udah punya kekasih oh sehun.
    Gawat nih,siwon udah tau kalo fany punya kekasih dan juga siwon melihat fany dan sehun kisseu,gmn nih,pasti kacau deh,siwon pasti marah besar deh.sifany aja ya thor,lebih klop.hehehe….
    Thor,penasaran akan respon fany kalo siwon adalh raja agung dan juga apakah fany bersedia menjadi selirnya siwon.aiyoo…….penasaran abis.
    Kayak drama silat chinese.HUAN ZHU GE GE.
    next ya thor,ditggu next partnya.jjang thor.
    Yg semangat thor.keep writing thor.fighting.
    Sifany 4ever♥♥♥♥♥

  2. This could be one of my fav sifany fics ever. Selain karna aku suka cerita yg berlatar historical, aku jg suka cast2 yg ada di sini. Sifany dan Hunfany omo omo cant ask more haha semangat buat lanjutinnyaaa

  3. Critanya ttg kerajaan gitu hehe suka deh… Fany sama siwon aja hehe gausah sama sehun kalo sama siwon lebih dapet aja gitu haha ditgg next nya ya thor

  4. Ceritanya bener2 keren.. biasanya aku gk terlalu suka sama ff sifany yg tentang kerajaan.. tpi kali ini aku suka bnget..
    Terus gimna ya sma sifany nya? Pasti bersatu kan?
    Agak gak suka sama adegan romance nya tiffany sama sehun.. huh.. yaudah deh aku yakin ending nya pasti happy..
    Next nya jgan lama2 ya thor..

  5. Setidaknya pihak ke 3nya sehun membuat suasana tidak semenyebalkan ketika pihak ke 3’nya emm aku males sebut namanya, hahaha xD
    Suka-suka ceritanya author, menarik dan bakalan penuh intrik nih kayanya. Duh penasaran banget apa yang akan Siwon lakukan setelah melihat Tiffany sama Sehun, Jangan-jangan Siwon berubah pikiran, Andwae >.<
    Semoga part 2'nya segera datang, sangat-sangat dinantikan author, semangat tulisnya oke.. Hwaiting

  6. ommo ap yg akn dlakukan siwon stlh mg.etahui hub fany dg sehun ..?
    smga sehun gk diapa2in dh..

    siwon harus cepet mengakui siapa diriny yg sbnarny .
    spya gk mnimbulkan kslah pahaman di kemudian hari

    next part dtunggu

  7. Nah loh siwon cemburu tuh, yaiyalah cwe yg disukain mlh ciumn sma cwo lain, duh kasian, knp mereka ktmu wktu fany udh pnya pacar 😭😭 gimna ya klnjutnnya?? Smg hubngn sifany baik” aja🙏

  8. Ayo won rebut paksa tiff dari sehun, langsung nikahin aja
    Biar si sehun sama irene aja hahah
    Btw jangan bikin sica antagonis dong, ketemuin dia sama hae ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s