(AF) Unbreakable Part 4

Unbreakable

 poster

Author: @bugsy_hrh79 https://twitter.com/bugsy_hrh79

Genre: Romance, Marriage Life, Sad

Rating: PG-17

Cast:

Tiffany Hwang – Choi Siwon

Stella Kim

Kim Taeyeon

Jessica Jung

Kwon YuRi

Choi Sulli

Byun Baekhyun

Disclaimer : Names, characters, places, events and incidents either are the product of the author’s imagination. Keep RCL readers ^^

Poster BY: HRA@POSTERCHANNEL

Part 4

~Sifany~

 

Jealous…

 

Siwon POV

Aissh! Apa Tiffany sengaja mengacuhkanku seperti ini?. Yang benar saja, setelah memperkenalkanku kepada temannya Donghae itu sekarang dia malah asik bernostalgia dengan pria itu. Yah, ku akui Donghae LUMAYAN tampan. Tapi tentu saja lebih tampan aku.

Dan lihatlah pria ini, caranya menatap istriku seakan-akan aku bukan siapa-siapanya Tiffany.

Belum mulai setengah acaranya saja aku sudah bosan menatap tiga orang yang tengah berbicara dengan asiknya tanpa memperdulikan aku dan Taeyeon yang hanya diam mendampingi.

dari tempatku berdiri kulihat Sulli dan Baekhyun yang dengan wajah seriusnya mendengar sesuatu yang keluar dari mulut Yoona, ya bisa kutebak dia pasti tengah menceritakan sesuatu kepada mereka.

Baby, aku kesana sebentar…”bisikku ketelinga istriku, lalu menatap singkat Leeteuk dan Donghae. Tanpa menunggu jawaban Tiffany aku langsung beranjak pergi menjauhi mereka. Lebih baik bergabung bersama Yoona dan anak-anak daripada berdiri seperti orang asing.

Author POV

 

eoh, oppa!”ujar Yoona ketika melihat Siwon duduk tiba-tiba disampingnya dengan wajah kesalnya. Terang saja Yoona terkekeh melihat suami sahabatnya itu.

waeyo oppa? Apa kau bosan?”tanya Yoona. Baekhyun dan Sulli kini ikut menatap Siwon

“kapan acara ini akan selesai Yoona-ya. Tch. Sungguh membosankan”kata Siwon yang sekilas seperti umpatan.

“eiii… kenapa tidak langsung katakan saja pada pemilik acaranya? La-”

wae? Samchon tidak suka acaraku?” ucapan Yoona dipotong Baekhyun yang kini memasang raut sedihnya.

a-aniya Baekhyun-ah, Samchon hanya..”

Dad?!

Shit! Siwon merutuki dirinya sendiri. Bersiaplah mendengarkan omelan dari mulut manis Sulli. Tapi keberuntungan masih ditangan Siwon, karna kini pembawa acara menyebutkan nama Baekhyun karna acara akan dimulai.

~~~

Kini keluarga kecil itu tengah terdiam didalam mobil. Sulli dan Tiffany menepati janji mereka untuk pulang cepat.

Merasa ada yang aneh dengan putrinya -yang biasanya cerewet- Tiffany megalihkan pandangannya menatap Sulli yang duduk manis di belakang dengan wajah datarnya.

“Ada apa dengan putriku, bukankah seharusnya senang karna bertemu teman-temanmu tadi?” tanya Tiffany yang membuat Siwon menatap anak itu lewat kaca mobilnya. Anak itu kini menyilangkan kedua tangannya,  tanpa menjawab Mommy-nya.

Mungkin dia mengantuk Fany-ah..”kata Siwon dengan senyumnya. Dia tahu anak itu ‘sedikit’ marah padanya karna membuat Baekhyun sedih tadi.

~~~

House

“Mau Daddy gendong?”tawar Siwon setelah turun dari mobil kepada Sulli bermaksud untuk membujuknya. Tiffany juga ikut menatapnya.

Mom…”tanpa membalas tawaran Daddy-nya, anak itu kini mengangkat kedua tangannya meminta pelukan Mommy-nya. Tiffany hanya tersenyum geli melihat kedua orang dihadapannya itu.

“Ayolah Sulli, kau bisa membuat Mommy kelelahan..”kata Siwon yang tidak terima dengan perlakuan anaknya itu. Tanpa mengindahkan perkataan Siwon, kini Tiffany telah menggendong Sulli dan berjalan meninggalkan Siwon dibelakangnya.

~~~

“apa yang kau lakukan sampai Sulli seperti itu oppa?”tanya Tiffany yang hampir selesai membersihkan makeup-nya.

“Ahhh, tidak apa-apa. Mungkin dia masih ingin berlama-lama di pesta” kata Siwon menghampiri Tiffany dimeja riasnya.

Tanpa basa-basi dia memutar tubuh istrinya itu, mengambil botol lotion dan mengoleskan cairan itu di kulit putih Tiffany dengan perlahan. Tidakkah dia sangat manis?. Dia melakukan rutinitasnya ini setiap malam. Ya, dia juga melakukan hal ini saat Tiffany mengandung Sulli dulu.

Tiffany, hanya bisa menatap lembut suaminya itu. Tentu saja dia sangat bahagia, meskipun kini setiap kali Siwon berlaku manis didepannya maka disaat itu juga dia selalu mengingat pengkhianatan yang pernah Siwon lakukan dulu.

Gomawo Oppa..”kata Tiffany mengusap pipi suaminya. Siwon tersenyum.

“Wae? Bukankah sudah seharusnya aku menemani istriku ke pesta? Lagi pula aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika tidak menemanimu..” kata Siwon yang tidak mengerti dengan maksud Tiffany.

“aissh, bukan itu maksudku! Sudahlah, aku mengantuk oppa..”kata Tiffany lalu menepuk punggung Siwon yang masih duduk menghadap kakinya.

nde? Lalu apa maksudmu?”kata Siwon sambil berdiri menatap Tiffany.

ani…ayo kita tidur”setelah mengecup singkat pipi suaminya, dia-pun naik ke tempat tidurnya.

***

Tiffany POV

 

Hari ini aku berencana ke butik, rasanya tidak tahan jika aku hanya berdiam saja dirumah meninggalkan semua pekerjaanku. Dan nyatanya hari ini aku akan ke sana untuk bertemu dengan Taeyeon dan Jessi. Ya, hal yang cukup menyedihkan tapi hanya untuk sementara. Tentu saja demi kebaikan kandunganku aku harus mengambil cuti mengingat usia kandunganku memasuki 6 bulan. Sebenarnya aku baik-baik saja, tapi bagaimanapun juga aku harus menuruti semua nasehat kedua orang tua Siwon Oppa dan tentu saja dia.

“Hahahaha… Dad! Hentikan! Kyaaa…Mom.” Sulli dan Siwon oppa menatapku dengan sumringah saat aku keluar dari toilet. Mereka sedang bermain-main diatas tempat tidur.

Oppa! Kau membuatnya berkeringat.”

“Hehehe, mian. Kajja!”katanya lalu mengangkat Sulli kepelukkannya.

“Aissh, lihatlah! Kemeja-mu berantakan..” omelku sembari merapikan kerah bajunya lalu merapikan rambut Sulli dengan jariku.

“Jangan marah-marah Mommy…”kata Siwon oppa lalu mengecup singkat bibirku. Langsung saja aku melotot menatapnya. Yang benar saja, sudah berulang kali kukatakan jangan menciumku didepan Sulli.

Mom, kau sangat manis jika mengomel seperti itu…”kata anak itu sambil terkekeh menatapku.

Ya! Siapa yang mengajarkanmu berkata seperti itu heuh?” kataku sambil mencubit hidung anak itu gemas. Dia hanya tersenyum lalu memberiku wink membuatku tersenyum geli melihatnya.

~~~

Author POV

 

“Aku akan sesekali datang jika Siwon Oppa mengijnkanku. Aku yakin kalian bisa menghandle semuanya dengan baik..”kata Tiffany menatap Taeyeon dan Jessica dengan senyum terbaiknya.

Huft.. Kenapa sahabatku harus menikah dengan pria over seperti itu..” umpat Jessica membuat Taeyeon mengeluarkan tawanya.

Ya! Kau akan mati jika dia mendengarnya sica-ya… hahaha...”kata Tiffany sambil mengusap perut buncitnya.

“Dan kau akan menjadi gila jika suamimu itu masuk penjara karena membunuh sahabat istrinya sendiri Fany-ah..”

Begitulah persahabatan mereka. Meskipun mereka terlihat begitu profesional jika sedang bekerja, tapi diluar itu akan ada banyak hal-hal menarik yang akan mereka lakukan.

~~~

I don’t like the way he’s looking at you…

 

Siwon POV

 

Setelah mengantar Tiffany sekarang aku mengajak keluarga kecilku makan siang di restoran dekat butiknya.

“Jadi, apa yang mereka katakan saat kau bilang akan cuti Fany-ah?”kataku membuka pembicaraan. Tiffany tersenyum manis menatapku.

“hmmm… mereka tidak protes hanya saja Jessi bilang kenapa aku harus menikah dengan orang protective sepertimu..”Tiffany terkekeh diakhir kalimatnya.

Mwo? Dasar ice princess! Lalu kau setuju kalau kau menikahi seorang pria protective?”kataku penasaran dengan jawabannya.

Nde. Bukankah itu bagus selama kau tidak merugikanku? Hehehe… ”katanya sambil memakan makanannya. Ya, kalaupun yang dikatakan Jessica benar setidaknya istriku tidak pernah keberatan dengan itu.

Eohh, Mom.. itu ajjusshi yang ada di pesta Baekhyun oppa!” seru Sulli sambil menunjuk seorang pria yang baru saja duduk tepat disamping meja tempat kami duduk. Merasa di bicarakan pria itu kini menatap kami.

Tch! Bukankah itu Donghae teman Tiffany? Yang benar saja, apa Seoul sangat sempit sampai kita bertemu ditempat ini?

“Oh! Donghae oppa!!”kata Tiffany yang kaget melihat teman lamanya itu.

“Fany-ah..”kata pria itu. ‘Fany-ah?’ aku tidak tahu sedekat apa kedua orang ini dulu.

Eoh, annyeonghaseo Siwon-ssi”sapanya membungkuk hormat dihadapanku. Ya, meskipun aku tidak menyukainya tapi tidak ada salahnya aku juga menyapanya.

Nde. Annyeonghaseo.”kataku membalas.

Oppa. Kau sendiri?” kata Tiffany. Jangan katakan kau ingin mengajaknya duduk disini Tiffany Choi!

“Nde..”Donghae tersenyum manis menjawab istriku. Oh tidak, apa aku baru saja memujinya?!

“Kalau begitu bergabunglah oppa…”kata Tiffany  memberi tempat untuk Donghae tanpa persetujuanku.

ahh, nde..”

Dan hari ini berakhir panjang karena Tiffany mengajak pria itu bersama kami. Padahal aku ingin menghabiskan waktu cuti hari terakhir ini ‘hanya’ bersamanya dan Sulli.

~~~

House

 

Jujur saja, mood-ku hilang sejak tadi. Di mobil aku bahkan tidak mengajak Tiffany berbicara sedikitpun. Aku sudah berusaha menemaninya diwaktu senggang-ku tapi dia seakan tidak mengerti dengan semua itu. Dia tau aku marah, tapi tidak berusaha untuk berbicara denganku.

Ya, Tiffany yang sekarang berbeda dengan Tiffany yang dulu. Itulah yang aku pelajari darinya semenjak dulu aku berkhianat kepadanya. Tiffany yang sangat peka kini seakan tidak perduli dengan apa yang aku lakukan kepadanya. Tiffany yang dulu selalu berinisiatif duluan untuk berbicara jika ada kesalahan diantara kita kini menjadi Tiffany yang ‘egois’.

Dan jujur saja, ada satu hal yang paling kurindukan semenjak pertengkaranku dan Tiffany beberapa bulan yang lalu. Kalimat yang sejak saat itu tidak pernah kudengar keluar dari mulut Tiffany. Jika dulu aku akan selalu mendengarnya disaat aku bercinta dengannya, disaat aku mengatakan cinta kepadanya, ataupun disaat aku menciumnya dimalam dan pagi hari. Yang dia lakukan hanyalah ‘gomawo oppa’ sambil tersenyum manis kepadaku.

Semenjak kejadian itu Tiffany tidak pernah mengatakan ‘I Love You’ ataupun ‘Saranghae’ kepadaku. Apa aku harus bertanya kenapa? Tidak mungkin aku melakukan hal itu. Aku sadar akulah yang memulai semua itu. Jika Tiffany masih terluka dengan semua yang kulakukan, aku pikir hanya waktu yang bisa menyembuhkan luka itu. Toh selama ini Tiffany masih berada disampingku.

Ku lihat Tiffany keluar dari kamar mandi, dia manatapku yang kini duduk diam di atas tempat tidur kami.

“Fany-ah… ada yang ingin kusampaikan..”kataku tanpa melepaskan tatapanku kepadanya.

Dia lalu berjalan naik ketempat tidur duduk disampingku “wae?

“a-apa kau dan Donghae pernah memiliki hubungan spesial dulu?”kataku sambil merangkul bahunya.

Tiffany menyandarkan kepalanya dibahuku “nde…”

mwo?! Jadi? Dia..?”

Eiii, tentu saja hubungan kami sangat spesial oppa. Kau tau, Leeteuk oppa dan Donghae oppa-lah yang menjagaku  saat kami kuliah di California. Merekalah yang menjagaku  disaat ada pria lain berusaha mendekatiku. Mereka sudah seperti kakak kandungku sendiri…” Jelas Tiffany dengan panjangnya.

Haruskah aku senang?, tapi entah kenapa aku tidak suka cara Donghae menatap Tiffany. Untunglah hubungan spesial yang dimaksudnya bukanlah seperti yang ada dalam pikiranku.

“tapi kau tidak pernah menceritakan Donghae padaku baby…”

“Ayolah oppa. Apa kau ingin aku bercerita tentang pria lain dihadapanmu? Aku lelah oppa…”kata Tiffany sambil membaringkan tubuhnya disampingku. Ya benar juga, aku pasti akan geram sendiri mendengar cerita pria itu.

Setelah ikut membaringkan tubuhku disampingnya. Aku mengecup dahi, lalu bibirnya.”Saranghae Tiffany..

“nde..”itulah yang dikatakannya sambil tersenyum indah menatapku lalu mengusap pipiku sambil memejamkan matanya.

***

Author POV

 

“Good morninggg~” pagi hari di kediaman Siwon, suara nyaring adiknya Siwon -Sooyoung- terdengar menggema diruang tamu.

Dengan kaki panjangnya itu, dia lalu melangkahkan kakinya kelantai dua rumah itu untuk membangunkan orang-orang didalamnya.

Tok!Tok!Tok!

 

Tanpa menunggu jawaban sang pemilik kamar dia langsung masuk kedalamnya “Annyeong~~ Good morning Choi Sulli…”sambil memberi morning kiss kepada anak itu, Sooyoung membuka bed cover yang menutupi tubuh mungil itu.

“Yaa-aahh.. bangunlah princess Choi… kau tidak boleh malas seperti kedua orangtuamu itu. Shh! Mana ada orang tua yang masih tidur dijam seperti ini!”omel Sooyoung mengingat tidak ada yang menyambutnya saat masuk ke rumah ini selain Kim Ajumma yang datang dari rumah orang tua Siwon untuk memasak.

eungghh… Aunty…?”gumam anak itu melihat Aunty kesayangannya itu.

“bangunlah sayang…”Sooyoung kini menarik kedua tangan Sulli untuk berdiri dari tempat tidurnya.

Waeyo aunty, aku masih mengantuk..”kata anak itu.

andwe.. mulai saat ini aunty yang berhak atasmu Choi Sulli…”kata Sooyoung sambil mengeluarkan smirknya.

nde? Aku tidak mengerti aunty..” kata Sulli yang bingung dengan kalimat Auntynya itu.

“Ahh, sudahlah.. bangun dan mandilah, kita akan pergi belanja untuk keperluanmu besok. Besok masa liburmu habis bukan?”kata Sooyoung sambil mengusap rambut panjang keponakannya itu. Anak itu hanya mengangguk patuh.

Setelah merapikan tempat tidur Sulli, kini Sooyoung melangkahkan kakinya ke kamar di-sebelahnya.

Oppa! Fany-Eonnie! Ireonaa!!”sambil mengetuk pintu kamar itu, dia memanggil-manggil kedua orang didalamnya.

Ya! Bangunlah! Apa kalian bercinta sampai tengah malam hingga tidak bisa bangun dipagi hari?” yang benar saja Sooyoung, dia bahkan tidak memikirkan perkataannya terlebih dulu.

Sementara didalam kamar Siwon dan Tiffany terang saja langsung terbangun mendengar suara nyaring Sooyoung.

Mendengar semua yang dikatakan Sooyoung wajah Siwon langsung berubah kesal. Bagaimana bisa dia mengakatakan ‘hal itu’ dengan suara seperti itu. Bagaimana kalau Sulli mendengar dan bertanya kepadanya.

Yak? Siapa bilang kau bisa berteriak seenaknya di rumah orang Choi Sooyoung?!!”omel Siwon saat membuka pintu kemudian menjitak dahi adiknya itu. Sejenak Sooyoung menutup matanya untuk tenang lalu kembali menatap Oppa-nya itu denga tatapan menantangnya.

“Rumah orang? Memangnya ini rumah siapa? Ini rumah Oppa, eonnie, dan keponakanku! Arra?!”balas Sooyoung

“Aiissh! Da-“

Youngie-ahh..”seru Tiffany yang kini telah berada bersama kedua kakak-beradik itu.

“Eonni! Oh , aku merindukanmu!”dengan mengabaikan Siwon, dia langsung memeluk pelan Tiffany.

“Kyaaa~~ keponakanku sudah semakin besar!!”setelah memeluk Tiffany, kini dia beralih pada perut buncit eonnienya itu.

Ya! Atas dasar apa kau datang kemari?”tanya Siwon. Dia masih kesal dengan sikap ‘sembarangan’ adiknya itu.

“Eonnie, lihatlah! Apa seperti itu seorang kakak menyambut adiknya sendiri?Aissh! dia bahkan lupa semua jasa-jasaku selama ini”adu Sooyoung dengan wajah yang dibuat-buatnya kepada Tiffany. Tiffany hanya tertawa lalu mencubit pelan lengan suaminya itu.

“Tapi ada apa kau kemari pagi-pagi begini Youngie?”tanya Tiffany.

Hmm, bagaimana kalau aku menjelaskannya di bawah saja eonnie? Aku lapar. Hehehe…”

“Siapa suruh datang diwaktu yang tidak tepat!”kata Siwon lalu kembali masuk kekamarnya.

ahh, nde. Kebawalah duluan Youngie, aku akan mandi.”

Okay, mandilah bersama Siwon Oppa, eonnie! Aku tidak suka menunggu lama.”Sooyoung memberi smirknya kepada Tiffany lalu berlalu pergi begitu saja.

Yak!

~~~

“Jadi apa alasanmu datang?”tanya Siwon to the point kepada Sooyoung. Mereka telah selesai makan.

Ehhmm, jadi eomma dan appa yang menyuruhku kesini. Eomma bilang aku akan menemani eonnie sampai baby-nya lahir, sekaligus menjaga Sulli.”jelas Sooyoung panjang.

Mwo?! Memangnya aku tidak bisa menjaga istri dan anakku sendiri? Ada-ada saja..”tanya Siwon yang cukup kaget. Yang benar saja? Ini bukan yang pertama baginya.

“Dan kau mau Youngie-ah?”tanya Tiffany

“Sebenarnya aku tidak mau, tapi Appa bilang akan memberiku hadiah nanti. Hehehe, dan aku pikir tidak ada salahnya aku menemani eonnie dan menjaga Sulli. Ya, hitung-hitung aku bisa latihan untuk masa depanku.”kata Sooyoung membuat Tiffany terkekeh. Dia tidak keberatan sama sekali jika Sooyoung tinggal bersamanya.

Andwe! Aku tidak setuju. Kau pulanglah sebentar, nanti oppa yang bicara dengan Appa!”kata Siwon. Dia masih bisa mengurus Tiffany dan Sulli.

Tch! Sudahlah oppak-u sayang. Appa bilang kau memiliki banyak tugas kantor tahun ini. Dan hanya kau yang bisa menanganinya, apa kau ingin aku bergabung dengan perusahaanmu itu?. Dan karena Appa-ku sangat menyayangi menantu dan cucu-cucunya maka dia mengirimkan malaikat penolong untukmu! Mengerti?!”kata Sooyoung  lalu berdiri.

“Sudahlah oppa… bukankah lebih baik jika aku memiliki teman dirumah? Lagipula kau sendiri yang bilang kalau kau mempunyai proyek yang besar kali ini…”kata Tiffany membujuk suaminya sambil tersenyum kepada Sooyoung.

Ahhh, kajja Sulli-ah. Daddy-mu memang sangat tidak perngertian”

Mom, Dad… aku pergi dulu, bye~”kata Sulli lalu pergi persama aunty-nya.

[TBC]

73 thoughts on “(AF) Unbreakable Part 4

  1. wkwkwk pertamanya greget banget sih ya inget perselingkuhannnya siwon.. sampe tiffany berlutut2 gitu yaampun rasanya pen gigit bgt-..- tp makin kesini romantis gitu xixi suka suka. ditunggu next partnya thor😀

  2. ahhh so swet bngetttt…. fany eon mungkin ja masih sakit hati atas perselingkuhan siwon oppa…. butuh perjuangan lebih siwon oppa

  3. krn aku lupa cerita ff ini kmren gmn ngulang dulu yaahh thor heheheh,tiffany berubah krn kelakuanmu oppa yasalaaamm msh untung punya istri pengertian siwon siwon *eh wkwkkw

  4. Konflik panasnya berubah jadi suasana hangat, sama-sama seru sih walaupun kalo masih ada konflik serunya + greget >.<"
    Ngomong-ngomong anak sifany disini aku ga bisa bayangin sulli kecil, kebayangnya lauren , hihii gpp yah author lol ..
    Next author, hwaiting ^^

  5. Senang ngeliat sifany udah damai tanpa hadirnya stella, tapi thor apa stella di part selanjutnya masih ada ??
    semoga udah gak ada ya thor hehehe
    tapi kayaknya tiffany masih sedikit marah ya mungkin efek hamil kali ya
    next part selanjutnya

  6. siwon udah sadar nihhh. bagus dehh klu gtu. dan semoga dia nggak bakal ngelukai fany lagi. dan klu smpe itu kejadian fany tinggalin aja siwon wkwkwkkwk #bercanda
    dan suka lihat moment sifany di sini sweet bgett …

  7. Ahh siwon oppa manis sekali dan semg dia tidak mengulangi kesalahannya yg lalu~ umm mngkin tiff unnie blm ingin ngucapin saranghae jg krn masih blm bisa menerima hal yg pernah dilakukan siwon oppa dulu n.n

  8. sekarang giliran siwon yg cemburu pd donghae, tapi tiffany dengan cepat menjelsakan hubungannya dengan donghae setelah siwon bertanya. untungnya tiffany hanya menganggap kalau donghae sama seperti leeteuk hanya di anggap sebagai kakaknya. karena dulu leeteuk dan donghae menjaga tiffany saat di california. tapi melihat anggapan siwon terhadap donghae juga bukan tidak mungkin kalau donghae seperti menaruh hati pada tiffany jika donghae menatap tiffany dengan cara yg berbeda.
    tiffany masih pengertian dan peka menurutku, buktinya dia tidak menceritakan perihal laki-laki lain dihadapan siwon.
    meskipun siwon memperlakukan tiffany dengan baik dan romantiis sekalipun, tiff tetap sulit untuk mengucapka saranghae atau i love you ke siwon. mungkin memang hatinya masih belum kembali percaya sepenuhnya terhadap siwon. bagaimanapun perselingkuhan siwon itu sangat menyakitkan utk tiffany.
    sooyoung memang adik yg sangat berjasa, karena selalu membantu dan menjaga tiffany terutama sulli. bahkan saat tiff terpuruk karena perselingkuhan siwon itu, sooyoung menjadi tempat tiffany berkeluh kesah…
    semoga saja keadaan rumah tangga mereka membaik kembali….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s