(AF) Different Part 1

“FF Sifany Different “

Different Pict

Title : Different.

Author : @silvi0931

Main Cast : Tiffany Hwang & Choi Siwon

Other Cast : Lee Donghae, Jessica Jung, Im Yoona.

Genree : sad, action

Rating : G

Lenght : Twoshoot.

Disclaimer : FF ini hanyalah hasil imaginasiku, ide cerita adalah murni hasil pemikiranku, kesamaan alur dan tokoh cerita merupakan hal yg tidak disengaja, Don’t Bash, Don’t be COPAS & keep RCL.

Enjoy it and Happy Readding.

«© Sifany ©»

Falshback.

Disebuah negeri yg bernama Negeri Magistar telah diramalkan akan ada sebuah peperangan yg sangat hebat dan tidak akan berhenti, yang akan membuat sebuah kesakitan dan dendam. Tahta dan kehormatan begitu berharga dari segalanya di Negeri tersebut.

Perang pun terus terjadi setiap tahun di musim dingin yang sangat panjang ini, perebutan Tahta terjadi begitu panas antara Klen Phoenix dan Alexandrite, mereka mengatas namakan kemerdekaan dan perdamaian Magistar untuk mendapatkan gelar kepemimpinan tersebut, ego yg sangat besar tak memperdulikan seperti apa yg akan terjadi pada kondisi masa depan di Negeri tersebut.

Sehingga tanpa mereka sadari mereka telah menyakiti satu sama lain atas keegoisan mereka.

«© Sifany ©»

” bagaimana ? ” tanya seorang pria paruh baya yg berasal dari klen phoenix yg tak lain adalah  adalah pemimpin negeri ini, Tuan Sonju kembali meremas kertas yg dibawamya, merasakan perasaanya yg sangat tak karuan, perasaan takut, menyesal dan juga amarah nya telah bercampur teraduk dalam dirinya.

” kami sudah menghabiskan semua garis keturunan klen Alexandrite tanpa sisa ” ucap seorang prajurit tersebut, Sonju kembali menarik nafasnya berat, awal dari sebuah kehancuran akan terjadi.

” baguslah …….. ” ucapnya lirih, kemudian Sonju langsung melangkah pergi meninggalkan ruang pertemuan tersebut, namun langkahnya terhenti ketika ia melihat cucunya yg sedang berdiri dibalik pintu sedang menguping.

” apa yg sedang kau lakukan ? ” tanya Sonju pada cucunya yg berusia 8 tahun itu, namja kecil itu langsung memunculkan dirinya dengan takut.

” maafkan aku harabouji ” ucap anak tersebut pelan dan menunduk, Sonju hanya tersenyum kecil dan mengajak cucunya untuk ikut bersamanya ke kamarnya.

Namja kecil itu terdiam melihat cahaya merah seperti sunset di ufuk barat, dia berfikir kenapa di malam yg dingin seperti ini ada sunset.

” harabouji, apa cahaya itu?, kenapa cahanya begitu terang?, apa terjadi peperangan di sana ? ” tanya namja kecil itu pada kakeknya Sonju.

Sonju terdiam sejenak ” tidak ada peperangan, mereka memang pantas mendapatkanya untuk negeri ini ” ucap Sonju, saat mengucapkan kalimat tersebut rasanya terlalu berat dan sakit entah kenapa, dia tahu dia telah melakukan kesalahan besar, berbuat kecurangan dan ketidakadilan pada negeri ini.

” kelak nanti ketika kau dewasa jadilah pemimpin yg lebih baik dariku ” ucap Sonju menasehati cucunya itu, namja kecil ini hanya mengangguk polos, karena menurutnya tumbuh besar dan hebat menjadi kakek nya adalah hal yg sangat baik dan juga cita cita yg diimpikanya.

” ne ….. aku akan menjadi sepertimu harabouji, aku akan membuat perdamaian di negeri ini, sampai sekarang aku tidak mengerti kenapa semua orang berperang untuk mendapatkan tahta, bukankah sudah jelas kalau klen kita diramalkan untuk menjadi pemimpin negeri ini ” ucapnya polos, yah …. anak kecil sepertinya belum tahu apa yg telah terjadi sebenarnya di negeri ini, dia hanya bisa mempercayai Haraboujinya yg tanpa ia ketahui bahwa haraboujinya telah melakukan sebuah ketidak adilan kepada negeri ini.

Dia pun langsung melangkah pergi meninggalkan balkon tersebut dan beranjak tidur di ranjang king size kakeknya.

” harabouji ….. apa aku bisa melakukan sihir seperti kau dan Appa juga semuanya, menciptakan api yg sangat besar hanya dari tangan dan sebuah mantra ? ”

” kau pasti bisa melakukanya ”

” aku berjanji aku akan menjadi orang yg paling hebat di negeri ini ” ucap nya, Tuan Sonju terkekeh mendengar ucapan cucunya dan langsung memeluk cucunya untuk segera tidur.

Flashback End.

 

«© Sifany ©»

Hamparan salju yg begitu luas terlihat indah dengan pertunjukan kecil yg Tiffany buat, dia sedang melatih dirinya sendiri seberapa jauhkah sihir yang dia pelajari, Tiffany mengayunkan tanganya kesana kemari sambil berkonsentrasi penuh, kemudian terciptalah butiran butiran salju itu saling bertaburan seiring dengan tangan dan mantra Tffany.

Butiran salju yg bertaburan membentuk sebuah  kupu kupu yg indah dan saling berterbangan mengelilinginya, namum sihir itu langsung dengan begitu saja hancur ketika seseorang datang mengganggu konsentrasinya.

” itu sangat mengagumkan …… ” puji seorang namja yg baru saja datang, Tiffany langsung menghentikan kegiatanya dan menatap dingin namja tersebut, sedangkan namja tersebut hanya tersenyum kikuk  menanggapi tatapan dingin Tiffany.

” wah ……. apa aku bisa melakukan sihir yg seperti tadi ? ” tanya anak lecil yg bersama namja tadi.

” kau tidak bisa melakukanya, tapi kau bisa melakukan sihir seperti ini ” Kata namja tersebut, kemudian diapun memperlihatkan kekuatanya dengan menciptakan bola api kecil di tanganya dan kemudian di terbangkan, tidak hanya satu bola api kecil yg dia buat nya namun begitu banyak bola api kecil yg ia buat dan diterbangkan di udara, sehingga bola api kecil itu berterbangan seperti lampu lampion yg cantik.

Tiffany terpaku di tempatnya melihat sihir tersebut, Api ……. Tiffany melihat begitu banyak api kecil berterbangan di sekeliling nya, yeoja itu membeku di tempatnya peluh pun bercucuran di wajah cantik tersebut, kemudian masa lalu itu terulang kembali di kepalanya, seperti sebuah video flahback yg terulang, kejadian itu terus berulang di benak Tiffany, kobaran api besar yg membuat hampir seluruh klen nya mati dan hancur, kobaran api yg telah membuat semua impian yeoja itu hilang terbakar bersama pembantaian saat itu.

” Nona kau baik baik saja ? ” tanya Siwon yg melihat ekspresi takut Tiffany, Tiffany langsung tersadar dan menatap Siwon.

” nan gwenchana … ? ” tanya Siwon lagi, sedangkan Tiffany hanya diam dan terus menatap nanar mata Siwon, ada begitu banyak kebencian, dendam dan kata kata yg ingin ia sampaikan, tapi apa daya selama ini ia begitu lemah dengan hati kecil nya yg begitu suci menerima semua noda tersebut.

” sihir apa tadi ? ” tanya Tiffany pelan, Siwon tersenyum mendengar yeoja itu mengeluarkan suaranya.

” itu hanya sihir ku, klen kami memang berpotensi dalam mengendalikan api ” ucap Siwon, Tiffany terdiam, Klen …. apakah namja itu berasal dari klen yg telah menghancurkan seluruh klen Tiffany, tanpa sengaja mata Tiffany melihat gambar api kecil dengan burung phoenix di jubah hitam Siwon, Tiffany semakin terdiam, Tiffany diam diam mengepalkan tanganya yg tertutup jubah berwarna putih  miliknya, hatinya merasakan kesakitan kembali setelah sekian lama, kesakitan dan dendam itu kini sudah berhadapan dengan Tiffany.

Tiffany langsung tersadar dan tersenyum miris, dia membuang pandanganya dari jubah Siwon dan menatap datar di depanya. Berusaha memendam perasaan nya dan bersikap tenang seperti biasanya.

” apa kau berasal dari klen Phoenix ? ”

” ne…… kami berasal dari klen phoenix ” ucap Siwon, Tiffany langsung mengalihkan pandanganya pada sekumpulan anak kecil yg bersama Siwon, entah perasaan apa yg menghampirinya, dia begitu membenci klen Phoenix tapi ketika dia melihat segerombolan anak kecil tersebut hatinya kembali miris.

” siapa namamu ? ” tanya Tiffany pada Siwon, Siwon tersenyum senang, akhirnya yeoja yg selama ini di kaguminya secara diam diam kini berbicara padanya bahkan menanyakan namanya, sebelumnya Siwon mengenal Tiffany namun Tiffany tidak mengenalnya karena Siwon diam diam sering memperhatikan Tiffany, sering sekali Siwon berusaha untuk berbicara pada Tiffany namun dia urung melihat sikap diam dan dingin Tiffany, namun tetap saja Siwon menyukai Tiffany.

” namaku Choi Siwon ” jawabnya sembari memperkenalkan dirinya dengan bangga.

” dari klen mana kau berasal …… ehm ….. Ti .. Nona ? ” ucap Siwon terbata, Siwon hampir saja ingin mengucapkan nama Tiffany namun dia batalkan mengingat Tiffany baru mengenalnya, dan Siwon fikir itu akan membuat Tiffany heran pada Siwon.

” namaku Tiffany Hwang, aku berasal dari klen Endelweis ” ucap Tiffany dan tersenyum kecil, kemudian mereka terdiam sejenak dengan fikiran mereka masing masing.

” bukankah klen Phoenix adalah penyebab utama peperangan yg terjadi pada 20 tahun yg lalu, klen Phoenix yg telah membunuh semua klen Alexandrite, bukan ? ” tanya Tiffany menyinggung.

” apa itu benar ? ” tanya namja kecil yg bersama Siwon.

” itu tidak benar, klen Alexandrite memang pantas mendapatkanya klen Alexandrite lah yg memulai peperangan, dan kematian seluruh klen Alexandrite akan membuat Negeri ini merdeka saat itu ” sangah Siwon, Tiffany tersenyum sinis mendengar jawaban tersebut, sungguh miris nasib klen Alexandrite pikir nya.

” jadi semua ini kau anggap kemerdekaan, apa yg membuat seluruh klen mu untuk membunuh klen Alexandrite dengan mengatasnamakan kemerdekaan Negeri ini?, klen Alexandrite tidak pernah memulai peperangan dengan klen Phoenix, mereka memang sengaja dibantai agar klen Phoenix mendapat tahta untuk memimpin Negeri ini ” ucap Tiffany dingin, Siwon terdiam kehabisan kata kata, bagaimana bisa yeoja itu begitu lancang mengucapkan opini tersebut.

” memangnya tahu apa kau tentang peperangan dulu?, semua itu salah, bahkan haraboujiku lah yg mengatakan hal itu padaku dengan jujur, klen kami bukanlah seorang pembunuh ” sanggah Siwon tak terima namun terkesan santai dan sopan, Tiffany pun terdiam ” aku hanya membaca sejarah peperangan dulu, menurutku Negeri ini tidak pernah adil ” ucap Tiffany dingin dan melangkah pergi meninggalkan Siwon, Siwon hanya memandang langkah Tiffany, banyak sekali pertanyaan yg muncul dalam benak Siwon, mengapa Tiffany mengatakan tentang peperangan dulu.

 

Tiffany terus melangkah mejauh dari tempat Siwon, kini hatinya bergemuruh penuh dengan amarah dan kebencian, jadi klen Phoenix telah merubah sejarah, itu sangat kejam, tiba tiba Tiffany langsung menjerit ketakutan dan terjatuh ketika kobaran api hampir mengenainya.

” argggghhhh …….. ” Tiffany berteriak ketakutan, Tiffany memang memiliki phobia api setelah peperangan itu.

Siwon yg tak jauh dari Tiffany langsung panik, mendengar jeritan seorang yeoja yg siwon yakini adalah suara Tiffany, namja itu langsung saja berlari secepat kilat menghampiri Tiffany yg terduduk ketakutan.

” Tiffany-si gwenchana ? ” tanya Siwon khawatir, dan saat itu pula munculah seorang namja berbadan tinggi tertawa melihat adegan tersebut.

” aigoo romantis sekali ” ucap Chanyeol dan minho bebarengan.

” apa yg kalian lakukan, kalian hampir saja melukai seseorang ” bentak Siwon pada sepupunya Minho.

” mianhe hyung, tapi seharusnya kau berterimakasih pada kami karena kau bisa dekat denganya ” ucap Minho, Siwon menatap kesal minho, anak ini benar benar tak tahu sikon,  meskipun mereka membantunya untuk mendekati Tiffany tapi tetap saja cara mereka salah.

Tiffany terdiam mendengar ucapan Minho, apa mungkin Siwon menyukainya, Tiffany bisa merasakan hal itu pada sikap Siwon padanya.

” gomawo ….. kau sudah membantuku, Siwon-ah ” ucap Tiffany dan tersenyum lembut memperlihatkan senyumanya.

” ne … ” ucap Siwon tersenyum, ketika melihat senyum indah itu dia merasakan sesuatu yg berbeda, akankah dia akan selalu melihat senyum indah itu dalam hidupnya.

 

«© Sifany ©»

Mereka berjalan pergi dari padang salju tersebut menuju ke pemukiman, Siwon dan Tiffany hanya diam sepanjang perjalanan, sesekali Siwon mencuri pandang ke arah Tiffany yg berada di sampingnya, Siwon bisa mengerti kondisi ini, Tiffany memang wanita yg pendiam dan dingin namun sebenarnya dia adalah wanita yg anggun dan baik hati, hal itulah yg membuat Siwon menyukai wanita tersebut.

” kemana kau akan pulang ? ” tanya Siwon, Tiffany terhenyak, pulang …… bahkan selama ini dia tidak punya tempat untuk pulang.

” entahlah …… ” jawabnya pelan.

” kenapa kau bilang entahlah, memangnya di mana rumahmu ? ”

” aku tidak memiliki rumah ataupun keluarga ”

” memangnya kemana semua keluargamu ? ” Tiffany menghentikan langkahnya dan menatap dingin Siwon. Kenapa pria iti begitu bodoh, jelas jelas dia mengatakan bahwa dia tidak memiliki sebuah keluarga, fikir Tiffany.

” keluargaku, mereka pergi meninggalkanku ” ucap Tiffany, Siwon terdiam dan menatap iba Tiffany, seharusnya dia tidak menanyakan hal ini.

” maafkan aku ….. aku tidak bermaksud …. ”

” sudahlah, sekarang sudah hampir gelap ” ucap Tiffany dan melangkah pergi, Siwon yg melihatnya pun langsung berjalan cepat mengejar Tiffany.

” kalau begitu, pulanglah ke rumahku ” tawar Siwon, Tiffany langsung menghentikan langkahnya kemudian dia berbalik menatap tegas mata Siwon.

” apa kau fikir itu semudah yg kau katakan ? ”

” mianhe ….. tapi kau bisa tinggal di rumah salah satu sepupu perempuanku Jessica ”

Tiffany terdiam mencerna kata kata Siwon, sekarang hari sudah hampir gelap, tidak mungkin dia kembali ke pemukiman klen endelweis yg cukup jauh.

” baiklah ” ucap Tiffany, Siwon tersenyum senang.

 

«© Sifany ©»

Seorang yeoja langsung membalikan tubuh nya ketika telinganya mendengar langkah kaki yg memasuki rumahnya, memang penampilan yeoja itu begitu cantik dan trendy tapi siapa sangka bahwa yeoja cantik ini memiliki sebuah kekuatan yg tak dimiliki oleh kebanyakan orang di dunia ini, yeoja ini bisa mendengar suara dari jarak jauh dan tapi itu ada batasanya.

” oppa …..kau kemari ? ” tanya Jessica yg melihat Siwon datang ke rumahnya, namun pandanganya teralihkan ketika melihat yeoja berjubah warna putih yg ada di samping Siwon.

” siapa dia ? ” tanya Jessica.

” perkenalkan dia Tiffany Hwang dia berasal dari klen Endelweis, dia akan tinggal disini bersamamu, jadi aku harap kau bisa menerimanya untuku ”

Jessica langsung mengalihkan pandanganya menatap Tiffany dari ujung kepala sampai ujung kaki, dalam hati Jessica berdecak sebal, bagaimana mungkin oppanya itu membawa seorang yeoja yg begitu, iuuhh, bahkan dia tak sanggup mengatakanya, melihat penampilan Tiffany yg berbeda 75% darinya, penampilan Tiffany yg tidak begitu menarik dengan jubah yg sedikit kotor juga tas bekas yg di bawa Tiffany, tapi Jessica akui wajah mulus putih yeoja ini tak kalah darinya.

” baiklah, dia akan tidur di kamar sebelah ” ucap Jessica malas dan melangkah pergi, Siwon kesal dengan sikap Jessica namun dia hanya diam mengingat Tiffany ada disampingnya

” kurasa sepupumu itu tidak menyukaiku, lebih baik aku tinggal di tempat penginapan saja ” ucap Tiffany.

” ani …… dia memang sedikit dingin pada orang namun sebenarnya dia wanita yg baik, percayalah padaku, ini sudah malam tidak baik untuk perempuan tidur diluar ”

” aku bisa menjaga diriku sendiri ” Siwon menjadi kikuk mendengar jawaban Tiffany, kemudian dia langsung saja membawa Tiffany masuk kerumah Jessica.

” aish…… dasar menyebalkan ” gerutu Siwon pada Jessica.

” tinggalah disini Fany-si ” ucap Siwon kemudian melangkah pergi meninggalkan rumah Jessica, Tiffany hanya menatap sendu kepergian Siwon.

” pria yg baik ” batin Tiffany.

” apa motif mu mendekati oppaku ” tanya Jessica dingin, Tiffany menghampiri Jessica dan tersenyum lembut.

” aku tidak memiliki motif apapun, dia yg memaksaku untuk tinggal dirumahmu, terimakasih sudah menerimaku tinggal di rumahmu ”

” jika bukan karena Siwon oppa sepupuku aku tidak akan menerimamu ” ucap Jessica ketus dan melangkah pergi, Tiffany hanya diam menatap Jessica dan diam diam mengepalkan tanganya dari balik jubahnya.

” oh ya bersihkan tubuhmu dan setelah itu kita makan malam, kau pasti belum makan malam bukan ” ucap Jessica yg datang kembali bersama dengan beberapa baju yg layak pakai untuk Tiffany.

” baiklah terimakasih ” ucap Tiffany dan tersenyum lembut.

 

«© Sifany ©»

Sedangkan ditempat lain dikawasan Endelweis yg jauh dari penduduk, seorang yeoja bersabar menunggu kedatangan Tiffany, sudah larut malam seperti ini tapi Tiffany belum juga pulang ke rumah, tempat ini memang bukan seperti rumah biasanya yg layak huni, sebuah gua yg digunakan untuk tempat tinggal juga persembunyian mereka klen Alexandrite yg tersisa, peperangan dulu menimbulkan keturuna klen Alexandrite menjadi sedikit, hanya tersisa beberapa anak anak yg seumur dengan Tiffany, mereka tinggal ditempat ini bersama sampai sekarang, saling melindungi dan saling mengerti, peperangan dulu menyebabkan mereka harus kehilangan cinta dan rasa kasih, juga hidup dalam persembunyian.

Yoona mondar mandir resah menunggu kedatangan Tiffany dan Donghae yg masih belum pulang.

” kenapa mereka lama sekali ” ucap Yoona cemas.

” jangan khawatir yoong, mereka bisa melindungi mereka sendiri lagipula ada Donghae bersama Tiffany ” ucap Taeyeon lembut.

” tapi tetap saja eonni aku mengkhawatirkanya, semenjak keluarga kita meninggal akibat pembantaian 20 tahun yg lalu tidak ada lagi orang yg peduli padaku hanya Fany eonni yg peduli padaku dan selalu melindungiku, kemudian kita bertemu dan saling melindungi hanya kalian yg tersisa dalam hidupku ” ucap Yoona.

” percayalah pada mereka, mereka pasti akan pulang baik baik saja ” ucap Taeyeon, kemudian mereka melangkah memasuki tempat tingal itu, disana terlihat seorang namja yg sedang duduk bermain catur, Lee teuk yg melihat Yoona dan Taeyeon pun langsung mengehntikan permainanya.

” kenapa?, mereka belum pulang juga ? ” tanya Lee teuk, Yoona mengangguk lemah.

” lebih baik kita tidur ini sudah larut, mereka pasti baik baik saja ” nasihat Taeyeon.

 

«© Sifany ©»

Siwon langsung terkejut mendengar Tiffany menghilang dari rumah Jessica semalam, pria itu khawatir pada Tiffany, dia takut terjadi sesuatu pada Tiffany.

” bagaimana bisa dia menghilang Sica, kau pasti membuatnya merasa tidak nyaman ” ucap Siwon kesal, Jessica hanya diam santai di sofanya.

” untuk apa kau memperdulikanya oppa, dia itu hanya berasal dari daerah asing dan kaum rendahan, aku bisa melihatnya dari penampilanya ” ucap Jessica, Siwon semakin kesal.

” apa kau bilang, memangnya kau tahu dimana dia tinggal sehingga kau dengan mudah mengatakan kalau dia kaum rendahan, jaga mulutmu itu Sica, aku benar benar kecewa padamu ” ucap Siwon kemudian melangkah pergi dengan perasaan kesal, kecewa dan marah, Jessica hanya menatap kecewa langkah Siwon, kenapa Siwon begitu memperdulikan wanita asing itu, seharusnya Siwon bisa memilih wanita yg lebih baik dari Tiffany mengingat mereka berasal dari keturunan yg terkenal dengan kehebatanya dan apalagi Siwon adalah putra dari pemimpin Negeri ini.

 

«© Sifany ©»

” Donghae oppa …. ” ucap Yoona yg melihat Donghae memasuki rumah mereka, namun Yoona langsung mengernyitkan dahinya ketika melihat Tiffany tak bersama Donghae, Yoona semakin menjadi khawatit seharusnya hari ini Tiffany sudah pulang tapi yeoja itu belum juga pulang setelah 5 hari ini bahkan tanpa kabar apapun.

” dimana Fany-eonni ? ” tanya Yoona.

Donghae menghela nafasnya dan langsung mendudukan tubuh nya di kursi.

” dia menyuruhku untuk pulang lebih dulu, dia bilang ada sesuatu yg harus dia lakukan ” ujarnya santai dan menutup matanya karena lelah.

” memangnya apa yg telah kalian lakukan ? ”

” kami berjalan jalan sebentar ke wilayah klen Phoenix ” jawab Donghae santai, Yoona membelalakan matanya terkejut.

” mwo …. kenapa kalian pergi kesana, di sana sangat berbahaya oppa, bagaimana jika terjadi sesuatu pada kalian ” ucap Yoona sedikit keras.

” kami bisa menjaga diri sendiri Yoona, untuk apa kita takut pada klen Phoenix, kita punya kekuatan yg cukup hebat untuk melawan mereka, kita tidak boleh terus menerus hidup seperti ini, berlari, bersembunyi dan merasakan kepedihan ” Yoona menundukan kepalanya dan mengepalkan tanganya, hatinya kembali merasa sakit mengingat semua itu.

Kemudian derap langkah seseorang terdengar di tempat tersebut dan menampakan sosok yeoja yg berjalan menghampiri mereka. pandangan mereka pun teralihkan pada Tiffany yg baru saja datang.

” Fany-ah ….. ” ucap Taeyeon.

” Taeyeon-ah, Yoong bagaimana kabar kalian ? ” tanya Tiffany.

” seharusnya kami yg menanyakan hal itu padamu, Yoona sangat mengkhawatirkanmu ” ucap Taeyeon.

” terimakasih …… untuk beberapa waktu aku akan tinggal di wilayah klen Phoenix, ada sesuatu yg sedang ku rencanakan ” ucap Tiffany, semua orang yg ada di tempat tersebut langsung menengokan kepalanya terfokus pada ucapan yg bafu saja Tiffany lontarkan.

” apa yg telah kau lakukan di wilayah Klen Phoenix ? ” tanya Lee teuk.

” kami sedang menyelidiki sistem penjagaan wilayah klen Phoenix, kita akan melakukan pemberontakan pada klen Phoenix ” ucap Donghae selaku ketua dari mereka.

” ani …… kita tidak boleh melakukan pemberontakan secepat ini, beri beberapa waktu agar kita bisa mempersiapkan semuanya ” sanggah Tiffany, semua memandang heran ke arah Tiffany, namun Donghae yg sudah mengerti alasan Tiffany mengatakan hal tersebut hanya bisa menyetujuinya.

” baiklah ” putus Donghae, kemudian Tiffany langsung beranjak dari duduknya untuk segera pergi kembali.

” eonni kau mau kemana ? ” tanya Yoona.

” aku akan melakukan sesuatu, untuk beberapa waktu aku tidak akan pulang kalian tidak usah mengkhawatirkan aku ” ucap Tiffany.

” tunggu …. aku akan ikut bersamamu Fany-eonni ” ucap Yoona.

” tidak ….. kau harus tetap disini ” ucap Tiffany, Yoona menundukan kepalanya kecewa, kemudian menatap sendu langkah Tiffany yg meninggalkan tempat tersebut.

 

«© Sifany ©»

Siwon mencari Tiffany ke padang salju yg sering didatangi Tiffany, kakinya melangkah penuh dengan harap menemukan yeoja itu, Siwon menghela nafas berat sudah beberapa jam dia mencari Tiffany namun dia belum juga menemukan Tiffany.

Namun tiba tiba saja Siwon terdiam menghentikan langkahnya ketika mendengar suara seorang yeoja, kemudian dia langsung melangkah mencari sumber suara tersebut dan diapun menemukan Tiffany, Siwon terdiam memperhatikan Tiffany dari balik pohon, terlihat Tiffany sedang bermain bersama anak anak perempuan.

” eonni … apa yg kau suka, camelia pink atau camelia putih ? ” tanya anak kecil yg sedang memetik bunga camelia, Tiffany tersenyum.

” aku suka Camelia pink ”

” benarkah …. kalau begitu aku akan memberikan ini untukmu ” ucap yeoja kecil yg bernama eunsoo dan menyodorkan setangkai camelia pink pada Tiffany.

Tiffany tersenyum dan menerima bunga itu dengan senang ” terimakasih ” ucap Tiffany, Tiffany langsung membekukan Camelia tersebut dengan sihirnya, Camelia tersebut terlapisi oleh es yg membuatnya terlihat tetap segar.

” wah …. ini sangat cantik ”

” kau boleh memilikinya ”

” apa es ini akan meleleh dalam waktu yg lama ? ”

” tidak akan, bunganya akan tetap segar karena di lapisi es, es nya juga tidak akan meleleh selama aku masih hidup ” ucap Tiffany, eunsoo tersenyum senang.

Siwon ikut tersenyum memperhatikan Tiffany, kemudian tanpa di ketahuinya tumpukan salju yg ada di ranting pohon tersebut jatuh mengenai tubuhnya sehingga membuatnya terjatuh dan mengerang kedinginan.

buk…….

Tiffany terkejut dan langsung membalikan tubuhnya, dia membelalakan matanya melihat Siwon yg terjatuh ke salju, namun detik kemudian ekspresinya kembali seperti semula datar dan dingin.

Siwon langsung terbangun dan membersihkan jubahnya, namja ini kini menjadi malu dan canggung karena ketahuan sedang mengintip, Siwon tersenyum kikuk dan menggaruk tenggkuknya yg tidak gatal karena malu.

” eum ….. mianhe … aku..aku tidak bermaksud mengganggu kalian ” ucap Siwon gugup.

” nan gwenchana ? ” tanya Tiffany, Siwon terdiam mendengar pertanyaan tersebut kini pipi namja itu menjadi merah merona.

” ne …. gwenchana ” jawabnya dan tersenyum manis.

” Tiffany-si kenapa kau pergi dari rumah Jessica?, apa gadis itu membuatmu tidak nyaman atau mengatakan sesuatu yg menyakitkan ? ” tanya Siwon.

” ani …… hanya saja aku tidak bisa tidur jadi aku keluar rumah, maafkan aku sudah merepotkanmu ” ucap Tiffany lembut.

” gwenchana …… sekarang aku senang kau baik baik saja ”

” setelah ini kau mau kemana ? ” tanya Siwon.

” entahlah …. ”

” bagaimana kalau aku menunjukan suatu tempat yg sangat indah padamu, aku yakin kau akan menyukainya ” tawar Siwon, Tiffany langsung menatap Siwon mencari sebuah jawaban.

 

«© Sifany ©»

Siwon menuntun tangan Tiffany menuju ke tempat yg spesial menurutnya, Tiffany melihat takjub pemandanganya, hamparan bunga yg sangat indah, sungai kecil yg terletak di depan hamparan bunga tersebut dan disusul dengan hamparan bunga yg indah di depanya, Tiffany hanya bisa terdiam menikmati keindahan tersebut, kemudian Siwon langsung menarik Tiffany untuk duduk di sebelahnya.

” ini adalah tempat yg sering kukunjungi untuk menyendiri, hanya aku dan harabouji yg mengetahui tempat ini juga dirimu ” Tiffany hanya diam mendengar ucapan Siwon.

” meskipun terjadi pergatian musim tapi tempat ini tidak akan berubah tetap seperti ini ”

” tempat ini sangat indah ”

” kau bisa mendatangi tempat ini kapanpun kau mau Fany-ah ”

Tiffany terdiam mendengar Siwon menyebut namanya dengan Fany-ah, hatinya tergetar ketika namja itu memanggilnya dengan Fany-ah, sebutan nama yg di gunakan untuk orang yg di kasihi.

” eum …. ada sesuatu yg ingin ku katakan padamu, ini tentang perasaanku padamu Fany-ah …… sebenarnya sudah lama aku mengenalmu tapi kau tidak, saat pertama bertemu denganmu melihat sikap mu membuatku penasaran seperti apa dirimu, kau diam dan dingin tapi sebenarnya kau wanita yg baik …… Fany-ah … aku menyukaimu ” ucap Siwon mengutarakan perasaanya, ia sadr ini terlalu cepat bagi mereka yg baru bertemu beberapa hari, tapi dia sudah mengenal yeoja ini begitu lama hanya saja dia begitu takut untuk memulainya.

” ani ….. semua yg kau lihat dariku salah, aku bukanlah orang yg seperti kau nilai, dan aku juga tidak menyukaimu ” ucap Tiffany, Siwon terdiam membeku, sungguh apa benar semua yg di katakan Tiffany, Tiffany tidak menyukaiya, hati Siwon begemuruh hebat hatinya terasa sakit mendengar perkataan Tiffany.

Seumur umur, dia tidak begitu payah dalam menghadapi wanita, bahkan di lingkunganya merekalah ( para wanita ) yg sering mengejat ngejar nya, tapi kini berbeda, Tiffany telah menolak nya.

Siwon tersenyum kecil menahan rasa sakit yg dirasakanya ” aku tahu ….. tapi aku tidak peduli seperti apa dirimu, aku tetap menyukaimu, aku ingin kau menjadi kekasihku ” ujar Siwon, Siwon tahu pernyataan tersebut lebih terdengar seperti memaksa.

” jika seperti itu aku belum bisa mengatakanya sekarang ”

” tidak apa ….. tak peduli berapa lama kau akan menerimaku aku akan menunggunya ”

” bagaimana jika aku belum bisa mengatakanya sampai kapanpun ? ” Siwon terdiam sejenak lalu tersenyum lembut.

” aku akan tetap menunggunya ” Siwon menatap lembut mata Tiffany dan tersenyum, dia yakin suatu saat dia pasti bisa mendapatkan hati Tiffany, Tiffany pun hanya terdiam menatap Siwon yg menatapnya, entah kenapa kini hatinya berdegup kencang mendengar pengakuan Siwon, apakah pria itu akan melakukan seperti apa yg dikatakanya.

 

«© Sifany ©»

Donghae berjalan jalan di daerah penduduk klen Phoenix sambil memperhatikan sekelilingnya, dia datang kesini untuk menjadi seorang mata mata, keramaian dan kegembiraan penduduk klen Phoenix membuat nya kesulitan untuk mencari sesuatu, para penduduk klen phoenix yg sedang menari dan bernyanyi bergembira membuat Donghae semakin pusing melihatnya.

Langkahnya kini menjadi tergesa gesa menjauh dari keramaian tersebut, namun betapa terkejutnya dia ketika menabrak sesorang, sesorang itu terjatuh dan meringis kesakitan.

” aw ….. ” pekik Jessica, Donghae langsung mengalihkan pandanganya menatap Jessica yg terjatuh didepanya, hendak saja Donghae akan mengulurkan tanganya namun niatnya di batalkan mengingat bahwa Jessica merupakan bagian dari klen Phoenix.

” maafkan aku ” ucap Donghae datar dan pergi, namun langkahnya terhenti ketika mendengar teriakan Jessica.

” hei ….. dasar tidak tahu sopan santun, kau tidak membantuku berdiri setelah menabraku ? ” teriak Jessica, Donghae membalikan tubuhnya dan menatap Jessica.

” untuk apa aku membantumu ? ”

” aish … dasar namja …. ” Jessica menghentikan ucapanya ketika melihat Donghae mengulurkan tanganya, entah sejak kapan namja itu kini sudah berada di depanya sambil mengulurkan tangan padanya, Jessica tersenyum senang dan menerima uluran tangan Donghae.

” hei kau mau kemana, Donghae-si ? ” tanya Jessica yg melihat Donghae pergi meninggalkanya begitu saja.

” itu bukan urusanmu ”

” terimakasih sudah membantuku ” ucap Jessica tapi Donghae tak memperdulikanya dia terus berjalan

 

«© Sifany ©»

Siwon dan Tiffany berjalan pelan menelusuri daerah penduduk klen Phoenix, sedari tadi Siwon terus menggenggam tangan Tiffany namun entah kenapa Tiffany tidak menolaknya yeoja itu hanya diam menuruti Siwon, Tiffany tersenyum melihat penduduk klen Phoenix yg sedang bergembira merayakan hari spesial bagi mereka.

” apa kau mau ikut menari ? ” tawar Siwon, Tiffany berfikir sejenak kemudian yeoja itu mengangguk pelan dan tersenyum, tanpa basa basi Siwon pun langsung menarik tangan Tiffany ke kerumunan orang orang yg sedang menari, dengan ragu Tiffany pun mulai mengikuti alunan musik tersebut dan mulai menggerakan tubuhnya menari bersama penduduk klen phoenix.

Alunan musik terus berjalan seiring tarian dan kegembiraan orang orang di tempat tersebut, Tiffany menari bebas bersama penduduk klen Phoenix, Tiffany menari bersama anak anak kecil yg ada di sekitar nya itu, terukir senyuman indah di bibirnya, Tiffany begitu bahagia dan tertawa menikamti kebahagiaan tersebut, sejenak untuk saat ini dia melupakan semua kepedihan dan kesedihan yg dia miliki, Siwon yg melihat Tiffany tersenyum bahagia ikut tersenyum melihat yeoja tersebut.

Karena keasyikanya menari, Tiffany sampai lupa dimana  dia berada ,Yeoja itu kini menari semakin menjauh dari tengah tengah kerumunan tersebut dan tanpa disengaja Tiffany menabrak Jessica yg berada di pinggiran orang orang yg sedang menari.

buk……….

Tiffany terjatuh ke tanah semua tubuhnya kini kotor dengan minuman dan makanan yg Jessica bawa, Jessica terkejut dan marah setengah mati, seketika alunan musik dan tarian orang orang yg sedang menari terhenti dengan kejadian itu.

” apa yg telah kau lakukan ? ” bentak Jessica, Tiffany hanya menunduk bersalah.

” maafkan aku ” ucap Tiffany, Jessica sudah terlanjur marah melihat Tiffany karena mengingat Tiffany lah yg membuat Siwon marah pada Jessica karena malam itu, Jessica langsung menumpahkan minumannya ke tubuh Tiffany, Tiffany membelalakan matanya melihat Jessica melakukan hal tersebut, Tiffany melihat kesekelilingnya dia melihat semua orang melihat kearahnya yg sedang di maki, tatapan itu tatapan yg menyakitkan bagi Tiffany, orang orang menatap Tiffany benci.

” dasar wanita asing, rendahan kenapa kau kemari?, ini bukan daerahmu ” bentak Jessica, Tiffany langsung terbangun berdiri tegap dan menatap dingin dan benci Jessica yg ada dihadapanya. Sudah cukup penghinaan ini, sudah cukup dia menahan semua ini.

” kaulah yg wanita rendahan, seseorang yg tidak pernah memperdulikan orang lain adalah orang yg paling rendah dan tak berguna, jadi kau adalah orang paling tak berguna ” ucap Tiffany sinis, Jessica langsung emosi dan menampar Tiffany.

Plak………

Suasana semakin tegang karena perkelahian kecil tersebur, Siwon yg menyadari bahwa Tiffany tak ada bersamanya langsung membelalakan matanya ketika melihat Tiffany di tampar oleh Jessica, Siwon langsung berlari ke perkelahian tersebut dan melerai Jessica.

” apa yg kau lakukan ? ” bentak Siwon pada Jessica, Jessica terus memberontak tak terima, dia ingin sekali menampar Tiffany yg kini sudah berantakan akibat ulahnya.

” oppa lepaskan aku, untuk apa kau membela wanita ini ”

” hentikan, kau membuat ulah yg sangat memalukan ”

” kenapa, seharusnya oppa sadar siapa dirimu, kau adalah putra pemimpin negeri ini, jadi kenapa kau membela wanita ini ” Tiffany terdiam, putra dari pemimpin negeri ini, jadi Siwon adalah putra dari Pemimpin negeri ini, kini orang orang klen Phoenix menghinanya dan memandang rendah dirinya, akhirnya muncul pemikiran buruk dalam benaknya.

” Siwon-ah , aku menerima untuk menjadi kekasihmu ” ucap Tiffany tiba tiba,  seketika Jessica terdiam terkejut mendengar hal tersebut.

” jadi kau mau menjadi kekasihku ” ucap Siwon tak percaya, Siwon tersenyum bahagia, sedangkan Jessica terkejut tak percaya.

” mwo ….. apa yg kau lakukan oppa ? ” tanya Jessica

” sudah diamlah jangan membuat keributan, kau tahu kau yg bersalah dalam masalah ini, minta maaflah padanya ”

” aku tidak mau ” ucap Jessica kesal dan melangkah pergi

” Fany-ah tolong maafkan adik sepupuku ” Tiffany hanya mengangguk pelan dan tersenyum.

Tak jauh dari tempat tersebut sepasang mata menatap tajam dan penuh kebencian atas kejadian tadi, kini hatinya merasakan sakit yg teramat sakit melihat Tiffany diperlakukan kasar oleh Jessica, Donghae mengepalkan tanganya erat merendam semua benci dan dendamnya, dia tidak terima jika klen nya terus menerus di perlakukan seperti ini.

 

«© Sifany ©»

Tiffany Pov.

Perasaan itu kini menghampiriku lagi dan semakin terasa mendalam, rasa sakit dan kebencian yg kini menghampiriku dan sudah tidak dapat ku pendam lagi, namun apa yg dapat kulakukan sekarang, kini aku hanya bisa diam merasakan kesakitan itu, dalam hatiku yg paling dalam aku ingin sekali memberontak dan memperlakukan mereka seperti apa yg telah mereka lakukan pada klen ku dulu namun hati nuraniku tak sanggup melakukanya, aku tidak sanggup jika harus membuat sebuah tangis dan kepedihan pada mereka yg tidak bersalah, tapi semua ini terlanjur, politik di negeri inilah yg membuat semua menjadi tak tentu arah dan dipenuhi oleh kepedihan.

Dengan pelan aku basuh luka disudut bibirku dengan air sungai, aku memandangi pantulan diriku dari air sungai yg mengalir tersebut, sungguh menyedihkan diriku ini, berharap semua keadilan datang dan tetap berdiri di negeri ini.

” kau tidak apa apa ? ” tanya seseorang aku langsung membalikan tubuhku dan menatap namja itu, kemudian dia menghampiriku dan memberikanku sebuah sapu tangan akupun menerimanya dan tersenyum lembut.

” gwenchana oppa ” ucapku, Donghae oppa tersenyum kecil, kemudian kami terduduk bersama dan diam memandangi langit malam bersama.

” apa yg kau lakukan tadi?, kau menerima untuk menjadi kekasih pria itu ” ucapnya dalam kesunyian yg terjadi.

Aku hanya terdiam, aku sadar aku salah, tidak seharusnya aku menerima perasaan Siwon padaku.

” kita tidak boleh mengaitkan perasaan cinta dalam masalah ini Fany-ah ”

” aku tahu, kau tidak usah khawatir oppa, rasa sakit dan kepedihanku melebihi dari apapun sehingga membuatku menjadi seperti ini, aku tidak akan pernah melupakan rasa sakit yg diturunkan oleh Appa, eomma dan semua orang dari klen Alexandrite, akan aku lakukan apapun untuk membalas semua itu pada mereka ” ucapku, kemudian kami hanya tersenyum pahit mengingat semua itu.

” selama keluargaku meninggal saat pembantaian itu aku telah menutup semua hatiku dan dipenuhi oleh kebencian dan dendam seolah aku bisa merasakan seperti apa kesakitan yg dirasakan oleh klen Alexandrite ” ucap Donghae oppa.

” aku merencanakan sesuatu untuk pembalasan kita ” ucapku

” apa itu ? ”

” aku akan mempengaruhi pikiran Choi Siwon dalam masalah ini, akan ku buat dia semakin mencintaiku, dengan seperti ini dia akan sadar dengan kesakitan yg kita rasakan, kebetulan dia adalah putra dari pemimpin Negeri ini Choi Kiho, dia akan memberontak Appanya sendiri ”

” baiklah, tapi ku peringatkan padamu Fany-ah, jangan sampai kau terjebak dalam perasaanmu sendiri karena itu akan membuatmu semakin merasakan kesakitan dan lupa pada tujuan kita yg sebenarnya ”

” akan selalu ku ingat itu ” ucap ku dan tersenyum, Donghae oppa pun ikut tersenyum.

 

«© Sifany ©»

Siwon mendengus kesal melihat sikap Jessica yg sedang duduk angkuh dan tidak merasa bersalah sedikitpun.

Lihatlah bahkan yeoja itu terus terdiam santai sambil memainkan kukunya yg baru saja di beri kutek cantik dan tak memperdulikan tatapan sebal dan amarah Siwon padanya.

” kenapa kau bersikap seperi itu ? ” tanya Siwon marah, Jessica menatap Siwon kesal.

” kenapa kau membelanya dibanding aku adik sepupumu oppa ? ”

” untuk apa aku membelamu yg jelas jelas sudah bersalah “ucap Siwon dan melangkah pergi

Jessica langsung terbangun dari duduknya dan mengikuti oppanya ” kau mau kemana, oppa ? ”

” aku akan menemui Tiffany, kau sudah membuatnya terluka ”

” aku ikut ” ujar Jessica dan melangkah menyusul Siwon.

” tidak usah, diamlah disini ” ucap Siwon, Jessica tak mempedulikan ucapan Siwon yeoja itu langsung saja melangkah pergi

” kau tidak akan bisa kemana mana ” ucap Siwon tersenyum licik dan langsung menggunakan sihirnya untuk mengikat Jessica dengan sihir rahasianya sehingga Jessica kesusahan untuk melakukan apapun meskipun yeoja itu bisa menggunakan sihir nya.

” oppaaaaaa ………… ” teriak Jessica kesal.

 

«© Sifany ©»

Yoona melangkah pelan memasuki daerah klen Phoenix namun langkahnya langsung terhenti ketika Donghae memanggilnya.

” Yoong, apa yg kau lakukan disini ? ” tanya Donghae, Yoona tersenyum dan langsung menghampiri Donghae dan Tiffany.

” oppa, eonni ……. aku kemari untuk bertemu kalian, sekarang aku tidak boleh takut pada klen Phonix dan terus menerus bersembunyi, aku hanya ingin perdamaian di Negeri ini dan mengembalikan nama baik klen Alexandrite ”

” tapi ini berbahaya untukmu, seharusnya kau dirumah menjaga Taeyeon eonni, dia sedang hamil besar dan kau satu satunya yg memiliki sihir untuk menyembuhkan orang, bagaimana jika terjadi sesuatu pada Taeyeon eonni?, apalagi Jun su oppa sedang mencari orang untuk ikut bergabung dengan kita ”

” Taeyeon eonni sudah melahirkan eonni ” ucap Yoona, Tiffany dan Donghae terkejut bahagia.

” jinja ….. kenapa kau tidak memberitahu kami ” ucap Tiffany

” bukankah sekarang aku memberitahukanya pada kalian ”

” sudahlah ….. sekarang lebih baik kita memikirkan apa strategi kita selanjutnya ” ucap Donghae, kemudian mereka saling tersenyum kecil, benar saat ini tidak ada yg perlu mereka perdebatkan itu hanya akan membuat sebuah perselisihan dan rasa sakit, mereka hanya ingin saling mengerti dan saling melindungi.

Yoona, Tiffany dan Donghae langsung menolehkan kepalanya ketika suara seseorang menghampiri mereka.

Tiffany melihat Siwon berjalan menghampirinya.

” Fany-ah ….. ”

” Siwon kau ada disini, sejak kapan kau kemari ? ”

” baru saja, siapa mereka ? ”

” perkenalkan mereka temanku, dia Lee donghae dan Im Yoona ” Ucap Tiffany sambil menunjuk, Siwon mengangguk pelan sembari tersenyum.

” namaku Choi Siwon, senang bertemu kalian ” ucap Siwon dan membungkuk.

” maafkan Jessica Fany-ah, sungguh aku sangat merasa bersalah ” ucap Siwon

” ne, lupakan saja ”

 

«© Sifany ©»

Siwon Pov.

Semakin hari dan semakin lama waktu yg berjalan tidak akan pernah merubah perasaanku, aku semakin menyukainya dan perasaan untuk melindungi dan lebih mencintainya kini berubah menjadi tujuanku yg palinga utama, wanita yg membuatku memahami dan mengetahui apa arti hidup yg sesungguhnya, wanita yg selalu berada disisiku memberiku keyakinan dan kebahagiaan. Aku tahu semua ini begitu cepat dan tak pantas jika di bilang cinta, namun semua itu tak dapat di sangkal, seperti pepatah yg mengatakan cinta itu tak mengenal waktu dan tempat, seperti itulah cintaku, tapi ini tidak salah aku sudah lama dan sangat lama mengenal Tiffany sebelum dia mengenalku, jadi bisa di bilang aku pernah memendam perasaanku padanya jauh sebelum ini.

Aku dan Tiffany terdiam duduk di rumput memandangi pemandangan di sore hari, angin yg bernyanyi menerpa tubuh ini dan cahaya matahari yg semakin tenggelam, kami hanya terdiam, sesekali aku mencuri pandang ke arahnya, cantik ……. itulah keadaan yg sebenarnya dari sosok Tiffany.

” berhentilah memandangiku seperti itu, Choi Siwon ” ucap Tiffany, aku langsung menjadi salah tingkah, sungguh bodoh aku ini, bagaimana bisa aku tertangkap basah sedang menatap kagum dan penuh cinta yeoja di sampingku.

” mianhe …… ”

” aku ingin sekali pergi ke tempat yg lain, mungkin seperti perpustakaan atau semacamnya, aku ingin sekali membaca ”

” kalau begitu ikutlah denganku, bahkan aku punya perpustakaan yg sangat besar dan semua jenis buku pun ada ” ucapku

 

«© Sifany ©»

Author Pov.

Sesampainya di perpustakaan kerajaan, Tiffany hanya terdiam menatap takjub ruangan yg begitu besar ini, ruangan yg dipenuhi oleh buku dan beberapa lukisan sesepuh dari klen Phoenix.

Tangan mungil Tiffany menelusuri setiap deretan buku yg terjajar rapih di rak buku besar tersebut.

” buku apa yg paling bagus di sini ? ” tanya Tiffany.

” menurutku tidak ada yg bagus, semuanya membosankan dan kuno, aku tidak begitu suka membaca ”

” kita memang berbeda ” gumam Tiffany.

” apa maksudmu kita berbeda?, menurutku semua orang sama hanya tahta yg membedakan ”

” tidak ……. semuanya berbeda, perasaan, cinta, takdir dan hidup seseorang semuanya berbeda Siwon, kadang mereka berbeda dengan dirimu yg selalu merasakan kesenangan, dan terkadang  mereka selalu merasakan ketidak adilan dan kepahitan …….. seperti klen ku ” ucap Tiffany pelan di kalimat terakhirnya, sehingga Siwon tidak mendengar kalimat terakhir yg diucapkan Tiffany.

” ketidak adilan ?, apa maksudmu pemimpin negeri ini melakukan tindakan yg tidak adil ? ” kemudian mereka melangkah menuju lukisan Choi Sonju.

” apa aku mengatakan bahwa pemimpin ini tidak adil? … entahlah, bagaimana bisa aku menjelaskan hal itu padamu, semua itu sangat rumit jika harus dijelaskan oleh kata kata ” ucap Tiffany, Siwon menatap heran Tiffany disampingnya.

” siapa dia ? ” tanya Tiffany mengalihkan pembicaraan.

” dia haraboujiku, dialah pemimpin Negeri ini pada tahun1995, dia adalah orang yg sangat aku kagumi ” Tiffany menghentikan gerakanya yg sedang membuka halaman buku dan mengalihkan pandanganya menatap tajam Siwon disampingnya namun Siwon tak menyadari tatapan tersebut.

” sebentar lagi aku akan dinobatkan sebagai pemimpin negeri ini, aku tidak tahu apa yg harus ku lakukan, aku merasa senang tapi disisi lain aku merasa belum siap dan merasa ada sesuatu yg mengganjal ” ucap Siwon dan menatap Tiffany.

” kau akan menjadi seorang pemimpin dalam kurun waktu yg dekat ? ”

” ne, apa aku pantas ? ” Tiffany memalingkan tatapanya dan beralih membaca bukunya.

” semua orang pantas memimpin negeri ini, tidak peduli dari mana asal mereka dan seberapa besar kekuatan mereka, yg dipentingkan untuk menjadi seorang pemimpin adalah bagaimana pemimpin itu bertindak adil dan bisa membuat perdamaian di Negeri ini ” ucap Tiffany

Tiffany menutup bukunya dan menatap mata Siwon.

” suatu hari nanti, disaat waktu itu telah tiba kau akan tahu yg sebenarnya ” ucap Tiffany dan melangkah pergi menuju rak buku lainya, Siwon menatap heran langkah Tiffany, gadis itu membuat Siwon bertanya tanya pada negeri ini, hal inilah yg mengganjal pada Siwon, apa yg sebenarnya telah terjadi.

 

«© Sifany ©»

Seseorang berjalan pelan ke perpustakan kerajaan klen Phoenix, kemudian dengan pelan dia langsung memilih salah satu buku yg dicarinya, setelah didapatkanya buku itu langsung saja dia masukan buku tersebut ke dalam tas nya.

” apa yg sedang kau lakukan ? ” tanya Jessica tiba tiba, Tiffany membeku di tempatnya, tanpa sepengetahuan Jessica Tiffany menggunakan sihirnya untuk menghilangkan tas miliknya.

” aku hanya sedang membaca buku, lalu apa yg kau lakukan di sini ? ”

” aku berhak melakukan apapun di sini ”

” benar ….. tapi aku juga sepertimu, Siwon sudah mengizinkanku melakukan apapun di sini ”

Jessica mematap geram Tiffany.

” aku mencintai Lee Donghae ” ucap Jessica, Tiffany terdiam dan menatap Jessica.

” mencintai Lee Donghae? …….. tapi aku hanya berharap semoga semuanya berjalan dengan baik ” ucap Tiffany dan melangkah pergi meninggalkan tempat tersebut, Jessica mendengus kesal dan menatap Tiffany.

Tiffany berjalan keluar dari perpustakan dengan ekspresi datar namun dingin.

” dia mencintai Lee Donghae, itu semua semakin tidak mungkin ” batin Tiffany dan tersenyum kecut.

 

«© Sifany ©»

Yoona terkejut ketika dirinya menabrak seorang namja, semua buku nya terjatuh ke lantai.

” mianhe ……. ” ucap Yoona membungkukan tubuhnya dan langsung memunguti bukunya yg berserakan, Kyuhyun hanya diam berdiri melihat Yoona yg memunguti bukunya, namja itu hanya terus memperhatikan Yoona tanpa berniat sedikitpun untuk membantu Yoona apalagi untuk meminta maaf.

Yoona langsung berdiri dan melangkah pergi setelah memunguti bukunya tanpa melihat ke arah Kyuhyun sedikitpun, Yoona langsung berjalan terburu buru.

” Yeoja aneh, biasanya para Yeoja akan terkagum denganku, apa dia tidak mengenalku ? ” gumam Kyuhyun sambil melihat langkah Yoona, namun sedetik kemudian dia tersenyum misterius ketika matanya melihat lambang klen Endelweis di mantel yg Yoona pakai.

 

«© Sifany ©»

” oppa …… dimana Fany eonni ? ” tanya Yoona pada Donghae, mereka terduduk di sebuah tempat yg sepi dan tidak ada orang yg tahu, kemudian Yoona langsung mengeluarkan semua buku sihir miliknya dan menunjukanya pada Donghae.

” dari mana kau mendapatkan semua buku buku ini ? ” tanya Donghae.

” aku mendapatkanya dari perpustakaan yg ada di sekitar desa Klen Phoenix, buku ini berguna untuk mempelajari dalam perubahan dan  penambahan energi ketika energi kita habis ” ucap Yoona menjelaskan.

” baguslah ……. teruslah pelajari sihirmu dalam penyembuhan ” ucap Donghae dan mengacak pelan rambut Yoona, Yoona mempoutkan bibirnya kesal.

” hentikan itu, oppa, aku tidak suka jika kau melakukan hal itu, bagaimana jika Fany eonni melihatnya, dia pasti tidak akan tertarik padamu melihat kau melakukan hal genit seperti ini ” ucap Yoona kesal, Donghae terkekeh.

” aku yakin Tiffany akan tetap selalu tertarik padaku, akan kubuktikan padamu aku dan Tiffany akan memberikanmu seorang keponakan ”

” aish ….. geer sekali kau oppa, Fany eonni tidak menyukai siapapun, apalagi kau, aku yakin dia tidak akan menerima cintamu itu ” ucap Yoona, Donghae terkekeh mendengar ucapan Yoona, sedangkan Yoona mendengus kesal melihat sikap Donghae.

” dasar namja aneh ” gumam Yoona.

” kalian sudah datang, mana yg lainya ? ” tanya Tifany yg baru datang.

” Jun su oppa masih dalam perjalanan kemari ” ucap Yoona.

Tiffany langsung mendudukan dirinya kemudian dia mengeluarkan buku yg baru diambilnya dari perpustakaan Siwon.

” buku apa ini ? ” tanya Donghae.

” buku untuk mengendalikan hewan diamond ”

” hewan diamond, bukankah makhluk itu sudah tidak ada Fany eonni, lagi pula kekuatan hewan itu sangatlah besar mana mungkin kita bisa mengendalikanya ”

” hewan diamond terkuat yg ada di Magistar terdapat di dalam tubuh Choi Siwon ” ucap Tiffany, Yoona dan Donghae langsung terdiam mendengar hal tersebut.

” tidak mungkin ! ” ucap Yoona tak percaya

” diamond tersebut telah di segel oleh Choi sonju, kita harus bisa mengendalikanya agar kita tidak kalah dalam pertempuran nanti ”

” lebih baik kita tidak melakukanya eonni, itu sangat berbahaya bahkan makhluk itu bisa membuat semua yg ada di sini hancur, dan juga itu akan membahayakan Choi Siwon ”

” aku tidak memintamu untuk mempelajari buku ini Yoona ” ucap Tiffany dan melangkah pergi sembari membawa buku itu kembali, sedangkan Yoona hanya menatap sedih Tiffany, kehancuran akan datang di depan mata sebentar lagi jika Tiffany melakukanya

 

 

TBC ……………..

 

Hallooo Readers, Author kembali lagi membawa cerita baru yg aku harap kalian menyukainya, maaf banyak typo berterbangan di ff author yg tak sempurna ini.

Happy reading and Keep RCL terus ya readers ku yg sangat aku hormati, hehehehehe.

65 thoughts on “(AF) Different Part 1

  1. suka bangetttt…. berasa lgi nonton film…. ceritanya seruuuu…. next part… fany eon tdk mncintai siwon oppa kah…??? apa yg akan dilakukan fany eon kpd siwon oppa…??? knp siwon oppa bkln trluka

  2. Wiihhh fantasy wow seruu nih kyaknya, astaga fany mau ngmanfaatin siwon nihh duuhh hbngan mreka bklan gmna ya klo siwn smpk tau, jgn dendam” dong fany 😢 duuhh rumit nih 😱😭 okay ditunggu next partnya😊

  3. 1 lgi ff fantasi dari sifany. brharap ff ini bakalan woww kayak ff fantasi sifany yg lainnya….
    karena baca part 1 nya aja udah bagus apalagi part selanjutnya. h d tunggu next nya yaaww

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s