(AF) Sorry Part 3

SORRY PART 3

 received_808976042509078.jpeg

Author             : @Zoey_loe

Genre              : Sad, Romance

Main Cast        : Tiffany Hwang, Choi Siwon

Length : Capter

Okey!! Happy reading and keep RCL please…….

Aku pun membawa sarapan ke halaman belakang dengan hati hati aku berjalan melewati selang selang yang sedang di gunakan Siwon oppa untuk mencuci mobil nya tetapi langkah yang terakhir aku kurang hati hati dan aku tersandung selang itu.“BUGH!!” aku terjatuh dengan posisi tengkurap cupcake, kopi dan susu yang aku bawa semuanya sudah berserakan.

“AWW SIWON OPPA APPO!!” aku berteriak semampuku rasanya sakit sekali, aku memegang perut ku erat, berharap tidak terjadi apapun pada bayi ku tapi ketika aku melihat kebawah kaki ku sudah penuh dengan darah bahkan dress putih yang aku pakai sudah berganti warna merah dibagian bawahnya. Aku shock sangat shock sampai akhirnya badan ku lemas dan pandangan ku kabur.

 

SIWON POV

“chaa mobil ku benar benar bersih sekarang” baru saja aku selesai mencuci mobil tiba tiba Tiffany menyuruh ku sarapan, aku mengajak nya sarapan di halaman belakang di ayunan favorite kami.

Tiffany masuk untuk mengambil sarapan kami, aku berniat menunggu nya di ayunan tapi ketika aku baru akan duduk tiba tiba aku mendengar teriakan Tiffany. Aku berlari dan melihat Tiffany sudah tergeletak dengan posisi tengkurap dia tak sadarkan diri, ku rengkuh tubuh nya.Aku melihat kaki dan lantai sudah berlumuran darah bahkan dress yang Tiffany pakai terkena noda darah dibagian bawahnya.

aku panik, sangat panik Langsung ku angkat tubuhnya ala bridalstyle dan membawanya masuk kedalam mobil, aku akan membawanya kerumah sakit secepat mungkin. Aku tak perduli pakaian yang aku pakai sekarang yang terpenting aku harus cepat membawa istri ku kerumah sakit.

Sesampainya kami dirumah sakit, aku menggendong istriku berlari memasuki rumah sakit itu dan kami langsung disambut oleh para suster.Tiffany langsung dibawa keruang UGD dan aku tidak diperbolehkan masuk.

“ahjussi” aku memanggil dokter yang akan menangani Tiffany kebetulan dia paman ku.

“tolong selamatkan istri dan calon anak kami” aku menarik tangannya sebelum dia masuk ke ruang UGD

“akan aku usahakan, kau tenang saja” ahjussi menepuk pundak ku dan berjalan memasuki ruang UGD.

“tuhan tolong selamatkan istri dan calon bayi kami” tak henti henti nya aku mengucapkan mantra itu didalam hati. Aku sangat berharap mereka akan baik baik saja.

 

AUTHOR POV

Hampir satu jam Tiffany didalam ruangan itu dan sekarang Tiffany sudah dipindahkan ke kamar pasien. Siwon baru saja masuk ke kamar itu ingin melihat keadaan istri nya, tiba tiba pamannya datang

“siwon” panggil pamannya. Siwon tidak menjawab, dia hanya menengok kearah pamannya

“ada yang ingin aku bicarakan padamu” lanjut paman nya lagi

“hmm katakan lah ahjussi” paman nya berjalan kearah siwon yang sedang berdiri disisi ranjang istrinya.

“Benturan nya sangat kuat dan membuat janin nya benar benar hancur. Aku tak bisa menyelamatkan calon bayi mu, Tiffany keguguran”

“tapi apa Tiffany baik baik saja ahjussi?” Tanya Siwon lirih, dia sedih mendengar calon bayi mereka sudah tidak bisa diselamatkan dan sekarang dia mencemaskan keadaan istri nya.

“dia baik baik saja, Tiffany hanya sedikit shock. Tidak lama lagi dia akan bangun” jawab paman nya.

“ahjussi apa Tiffany bisa mengandung lagi setelah ini?” lama paman nya terdiam membisu

“hmm harapan bisa mengandung lagi sangat kecil, tapi kau berdoa saja agar tuhan cepat memberi mu keturunan lagi hmm” jawab paman nya menyenangkan hati Siwon dan mencoba menyemangatinya.

Paman nya pun keluar, Siwon menatap Tiffany yang sedang tidur dilihat sudut matanya yang mengeluarkan cairan bening “Tiffany menangis? Apa dia mendengar semua perbincangan tadi?” batin Siwon. Siwon langsung duduk ditepi tempat tidur Tiffany dan menggenggam tangan nya erat, setelah itu Tiffany membuka matanya perlahan

“oppa mianhae” kalimat pertama yang diucapkan Tiffany setelah membuka matanya.

“maaf kan kelalaian ku, maaf karena aku tidak bisa menjaga nya dengan baik” lanjut Tiffany lagi kali ini diiringi isakan kecil.

“tidak, ini bukan salahmu. Ini sudah takdir dari Tuhan” jawab Siwon sambil menyeka airmata Tiffany dengan ibu jarinya lalu memeluk tubuh nya erat.Tiffany menangis sejadi jadinya dipelukan Siwon, Siwon pun ikut menangis bersama Tiffany.

 

Sudah dua hari Tiffany dirumah sakit, keadaannya sudah mulai membaik.Tapi tidak dengan hatinya dia benar benar masih merasa sakit, dia belum rela kehilangan calon anak nya itu.andai waktu bisa diputar dia akan lebih hati hati lagi. Siwon sedang mengupas apel untuk Tiffany, ketika sedang fokus dengan apel nya pintu kamar rawat Tiffany terbuka dan munculah Tuan Choi dan nyonya Choi.saat insiden itu terjadi kebetulan mereka sedang berada di jepang mengurus proyek baru perusahaan mereka.

“fany aah maafkan aboji baru bisa menjenguk mu” Tuan Choi langsung memeluk menantu nya, dia sudah menganggap Tiffany sebagai anak nya sendiri.

“mianhae aboji mianhae” tiba tiba Tiffany langsung menangis dan meminta maaf pada ayah mertuanya itu.

“ya..ya..ya.. siapa yang mengizinkan mu menangis, sudah kau tidak perlu merasa bersalah, ini kecelakaan nak ini bukan kehendak kita. Kau jangan bersedih lagi Tuhan nanti akan mengirimkan malaikat kecil lagi di keluarga kita” Tuan Choi mencoba memberi semangat pada menantu nya itu. Tiffany pun menyeka air mata dengan punggung tangannya.

“bagaimana mungkin, dia tidak akan bisa memiliki anak lagi. Dasar wanita ceroboh” ucap nyonya choi setengah berbisik tapi masih bisa di dengar oleh semua orang yang ada di kamar itu.

DEG!! Hati Tiffany rasanya sakit sekali ketika ibu mertuanya bicara seperti itu, siwon langsung menggenggam erat tangan Tiffany.

“omoni” tegur siwon. Baru siwon akan melanjutkan ucapannya, ayah nya langsung memotong dan membawa ibu nya keluar dengan alasan ingin menemui paman nya.

Tiffany menunduk dengan punggung yang bergetar, dia menangis. Siwon langsung menarik tubuh tiffany kepelukannya

“menangislah jika itu membuat hati mu tenang” Siwon mengizinkan Tiffany menangis, mengusap punggung nya dengan sayang membiarkan Tiffany menangis dipelukannya. Sebenarnya Siwon juga sangat sedih tapi dia tidak ingin menunjukkan kesedihannya di depan Tiffany, Siwon hanya bisa menangis dalam diam.

 

2 Tahun Kemudian….

AUTHOR  POV

“Aku pulang” Tiffany memasuki bangunan megah, Rumah yang ia tempati bersama Siwon.

Ketika Tiffany sampai diruang tamu, Tiffany melihat Siwon, nyonya choi dan seorang wanita.Wanita itu sedang tertawa bersama Siwon dan ibu mertuanya, mereka terlihat sangat akrab.

“fany ahh kemarilah” ajak Siwon menyuruh Tiffany ikut bergabung bersama mereka.

“hmm” jawab Tiffany sambil mengambil tempat disebelah suami nya.

“Tiffany, kenalkan ini Yoona” nyonya choi mengenalkan Yoona pada Tiffany.

“Oh jadi ini wanita yang bernama Yoona, wanita yang dekat dengan Siwon oppa,  wanita yang dulu akan di jodohkan dengan Suami ku” ucap Tiffany dalam hati.

“annyeonghaseo” sapa Tiffany singkat sambil sedikit membungkuk

“annyeonghaseo Tiffany ssi, senang bertemu dengan mu” Yoona membalas salam Tiffany dan tersenyum ramah.

Mereka pun mengobrol awalnya Tiffany menikmati obrolan itu tapi lama kelamaan semakin membosankan dan Tiffany merasa di acuhkan. Sebenarnya sudah lama Tiffany ingin bertemu dengan wanita ini, waktu acara pernikahan mereka Yoona tidak datang dengan alasan dia sedang tidak berada di korea waktu itu dan akhirnya Tiffany bisa bertemu dengan wanita yang bernama Yoona.

Karena merasa di acuhkan Tiffany pun meminta izin pergi ke kamarnya, Tiffany berencana untuk mandi dan berendam di bath up. Hari ini Tiffany benar benar lelah setelah seharian pergi bersama Sooyoung, belum hilang rasa lelah nya dia harus menahan kesal pada suaminya.Siwon memang terkadang seperti itu jika sedang bersama ibu nya, Siwon sering bersikap tidak adil pada Tiffany, bukan bermaksud ingin mengacuhkan Tiffany memang Siwon jarang sekali bertemu ibu nya jadi seperti itu lah jika ibu nya sedang berkunjung.Apa lagi kali ini ibu Siwon berkunjung bersama wanita yang Tiffany cemburui.

Sudah dua tahun tapi Tuhan belum memberikan lagi malaikat kecil di dalam keromantisan rumah tangga Siwon dan Tiffany. Tapi mereka tidak putus asa, mereka percaya suatu saat nanti Tuhan pasti akan memberikanketurunan lagi nanti nya.

Siwon masuk kedalam kamarnya dan mencium aroma yang tak asing di indra penciumannya. Ya, itu aroma yang berasal dari lotion Tiffany yang sering Tiffany pakai sebelum tidur.

CUP!!

Siwon mencium pipi Tiffany singkat.Yang di cium tetap melanjutkan aktifitas nya tanpa menghiraukan seseorang yang sekarang duduk disebelahnya.

“kau marah?” Tanya Siwon sambil merangkul istrinya dan menempelkan dagu nya di bahu Tiffany.

“tidak!!” jawab Tiffany Singkat dan menyelesaikan aktifitas nya lalu berbaring dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.

“fany aah kau mengacuhkan ku?” siwon menarik selimut yang Tiffany pakai.

“siapa yang mengacuhkan siapa?” Tanya Tiffany dingin

“aku tak bermaksud mengacuhkan mu, kau tahu hampir satu bulan aku tak bertemu omoni” siwon ikut berbaring dan memeluk Tiffany yang sedang memunggunginya.

“tapi kau lebih menikmati mengobrol bersama wanita itu” Tiffany melepaskan pelukan siwon.

“kau cemburu?” Tanya siwon sambil menarik tubuh Tiffany agar menghadap kearah nya

“tidak, aku tidak cemburu” jawab Tiffany sambil menutupi wajahnya dengan selimut

“yaa kau cemburu, kau manis sekali jika sedang cemburu seperti ini” ledek Siwon.

Tidak ada jawaban dari Tiffany, siwon pun menarik selimut yang menutupi wajah cantik istri nya dan melihat Tiffany yang memejam kan matanya. Siwon tahu Tiffany hanya berpura pura tidur

“dengarkan aku, sampai kapan pun aku akan tetap mencintai mu. hanya kau wanita yang aku cintai setelah omoni, dan Yoona bukan nya aku sudah bilang berkali kali aku hanya menganggap dia sebagai sahabat ku jadi berhentilah cemburu hmm” jelas Siwon sambil menangkup wajah Tiffany.

Tiffany hanya bisa tersenyum dan tersipu malu mendengarkan penuturan suaminya itu, pipi nya pun seketika merah seperti tomat tapi masih dengan mata yang terpejam.

“aku akan mencium mu kalau kau masih menutup mata mu seperti itu” ancam Siwon

Tiffany masih memejamkan mata nya dan CUP

Ciuman singkat tapi sangat manis, dan Tiffany belum juga membuka matanya.

“fany aah kau menantangku” siwon benar benar gemas dengan tingkah istrinya.

“baiklah jika itu yang kau mau” siwon pun mendekatkan wajah nya dan mendaratkan kecupan kecupan ringan di bibir tipis Tiffany bukan hanya sekali tapi berkali kali.

Tiffany tidak juga membuka matanya tapi dia merubah posisinya, Tiffany memeluk Siwon erat menyandarkan kepala nya di dada bidang Siwon. Sudah lama mereka tidak bercanda seperti ini, bermanja manjaan seperti ini karena Siwon yang terlalu sibuk dengan urusan kantor nya.

“bogoshipoe” ucap Tiffany sambil mempererat pelukannya.

“nado” siwon mencium puncak kepala istrinya dengan sayang.

“fany aah  ada yang ingin aku bicarakan” siwon membuka pembicaraan mereka, masih dalam posisi seperti tadi.

“hmm katakanlah oppa” balas Tiffany

“lusa aku akan pergi ke Jeju” ucap siwon.

“iya oppa aku sudah tahu, aku akan mengemasi barang yang akan kau bawa nanti dan oppa sudah pesan tiket bukan” Tanya Tiffany sambil memainkan kancing kemeja yang siwon pakai.

“oppa janji  tidak akan lama disana hanya tiga minggu. Lagi pula sudah lama tidak bertemu keluarga disana semenjak kita menikah, aku kesana ingin menemani omoni” jelas Siwon.

“kenapa oppa baru bicara, aku pikir hanya seminggu oppa disana” ada rasa kecewa di hati Tiffany karena Siwon baru mengatakannya sekarang.

“omoni yang meminta ku untuk menemani nya sampai pulang nanti” jawab Siwon tegas

Tidak ada jawaban dari Tiffany, karena untuk pertama kali nya Siwon akan pergi selama itu biasanya Siwon hanya akan pergi satu minggu saja jika tanpa Tiffany.

“gwencana?” Tanya Siwon lagi karena tidak ada jawaban dari Tiffany

“hmm pergilah” jawab Tiffany singkat.

“besok oppa ingin menghabiskan waktu seharian dengan mu, karena nanti kita tidak akan bertemu selama tiga minggu” lanjut Siwon sambil memeluk Tiffany dan mencium keningnya, Tiffany hanya membalas dengan anggukan kecil. Sebenarnya Tiffany sangat sedih dengan keputusan Siwon .

 

Seharian ini Siwon dan Tiffany menghabiskan waktu nya bersama.Mereka jalan jalan, makan diluar.Mereka benar benar menghabiskan waktu mereka bersama. Dan malam ini Tiffany sedang merapikan keperluan yang akan Siwon bawa ke jeju untuk tiga minggu kedepan. sepanjang merapikan keperluan Siwon, Tiffany menahan tangisnya air mata sudah menumpuk dipelupuk matanya dan akhirnya air mata nya tumpah juga. Cepat cepat dihapus air mata nya karena tidak ingin Siwon tahu.

CKLEEK!! Bunyi pintu kamar mandi terbuka, munculah Siwon yang sudah lengkap dengan piyama tidurnya.Siwon berjalan mendekati Tiffany dan memeluknya dari belakang menempelkan dagu nya dibahu Tiffany. Tiffany masih sibuk menghapus cairan bening yang keluar dari mata indah nya, Siwon yang melihat tingkah aneh istrinya pun memutar tubuh Tiffany

“kau menangis?” Tanya Siwon sambil memegang dagu Tiffany mengangkatnya sedikit agar melihat kearahnya.

Tiffany tidak menjawab dia langsung menghambur kepelukan Siwon dan sedikit terisak di bahu Siwon.Siwon mengusap punggung Tiffany mencoba menenangkan istrinya.

“kau ikut saja ke Jeju, otte?” Tanya Siwon masih dengan posisi memeluk istrinya.Tiffany hanya menggeleng kecil.

“wae?” Tanya siwon lagi

“aku tidak ingin mengganggu waktu mu bersama omoni” jawab Tiffany.

“gwencana oppa, aku hanya sedikit sedih. Tidak usah dipikirkan” lanjut Tiffany sambil melepas pelukan nya dan menghapus sisa air matanya.

Siwon menunduk menatap mata indah Tiffany dan dengan perlahan tangan siwon memegang dagu Tiffany lalu mengangkatnya, Tiffany pun memejamkan mata nya.Siwon semakin mendekatkan wajahnya hingga detik kemudian bibir siwon mendarat di bibir merah muda milik Tiffany.Siwon melumat bibir Tiffany dengan penuh cinta. Tiffany menangis air matanya menetes disela ciuman mereka dan malam ini mereka menghabiskan malam mereka berdua.

 

TIFFANY POV

Siwon oppa tidak pernah meninggalkan ku selama ini, karena kami selalu pergi bersama sama kemanapun dia pergi. Mungkin dia tidak tega mengajak ku bertemu dengan keluarga nya karena aku selalu di kucilkan, bagaimana tidak sampai sekarang pun aku belum bisa memberi keturunan untuk keluarga Choi.ibu Siwon yang sangat membenci ku, dia selalu menghinaku karena belum bisa memberi keturunan.

Aah aku benar benar bosan, sudah satu minggu Siwon oppa pergi, sangat tidak nyaman berjauhan dengan nya. Sedih karena sendirian dirumah, hanya ada ahjumma yang menjadi teman untuk berbagi cerita.Sooyoung sedang sibuk, baru satu kali dia menginap dirumah selama Siwon oppa pergi.

Semenjak Siwon oppa di Jeju komunikasi kami sangat buruk, dia jarang sekali menelpon  atau mengirim ku pesan. Setiap kali menelpon juga nada nya sangat dingin dan selalu marah marah, padahal aku sangat merindukan nya aku ingin dia cepat pulang.

Sudah tiga minggu Siwon oppa di Jeju, malam ini ketika aku sedang asik melihat foto foto kami, ponsel ku berbunyi. Menandakan ada pesan yang masuk

“aku sudah beli tiket untuk pulang, lusa aku akan pulang. Nanti aku kabarin lagi”

MWOYAA??Hanya itu saja isi pesan nya, aissh jinja. Bahkan dia tidak menanyakan apapun tentang ku “nappeun namja”

“awas saja kau Choi Siwon, aku tidak akan mau memberi mu ciuman bahkan senyuman ku tidak akan ku berikan untuk mu jika kau pulang nanti aissh benar benar” marah Tiffany sambil menunjuk foto Siwon seolah olah dia sedang bicara pada foto itu.

 

AUTHOR POV

Tiffany memang berbicara seperti itu tapi hati nya berkata lain, dia merindukan Siwon. Dia merindukan pelukan hangat suaminya, merindukan kecupan manis suaminya, Tiffany sangat merindukan semua yang ada pada Siwon.

 

Hari yang di tunggu pun tiba, Tiffany sudah tidak sabar menunggu Siwon sampai dirumah.Sebagai seorang istri, Tiffany berdandan sangat cantik dan memakai parfum kesukaan Siwon.Tiffany juga sudah memasak makanan favorit Siwon, semua ini Tiffany lakukan untuk menyambut Suaminya.Banyak yang ingin Tiffany bicarakan pada Siwon terutama masalah komunikasi yang sangat buruk saat Siwon di Jeju.

Bel pun berbunyi, Tiffany langsung berlari menuju pintu dan membuka knop nya perlahan. Ketika pintu terbuka Tiffany langsung menyambut Siwon dengan senyum manis dan mata bulan sabit nya yang melengkung seiring dia tersenyum. Tapi Siwon hanya menatap nya dingin, Siwon langsung menerobos masuk begitu saja tanpa memberikan pelukan atau kecupan untuk Tiffany.jangankan pelukan dan kecupan, senyum pun tak di dapatkan Tiffany.

“oppa mandi lah dulu setelah itu kita makan. Aku sudah menyiapkan makanan kesukaan mu” ucap Tiffany sambil berjalan mengikuti Siwon.

“aku lelah, aku ingin tidur” Siwon naik ke lantai atas dan masuk ke kamar mereka.

“hoh baiklah, oppa istirahat saja dulu” balas Tiffany yang berhenti di dekat tangga menuju kamar mereka.

Tiffany tidak berpikiran buruk, dia hanya berpikiran kalau Siwon benar benar lelah.

Setelah Tiffany membereskan meja makan, Tiffany berinisiatif membawa masakan nya ke kamar untuk siwon. Siapa tahu Siwon akan memakan nya pikir Tiffany. Ketika Tiffany masuk ke kamar nya Siwon sudah tertidur, ada rasa kecewa di hati Tiffany mengapa Siwon sedingin ini?Apa Siwon tidak merindukan nya?Apa Siwon marah?Atau dia sedang lelah?

Tiffany berjalan menuju tempat tidur berukurang king size itu, dia duduk di tepi ranjang sambil merapikan letak selimut yang dipakai Siwon. Tangan nya pun mulai menyusuri wajah Siwon dari rambut, kening, mata, hidung dan bibir. Tiffany benar benar merindukan Siwon

“bogoshipoe” lirih Tiffany, tanpa izin Tiffany air matanya pun menetes dengan sendiri nya.

Tiffany mulai mendekatkan wajah nya dengan Siwon hingga tersisa sedikit jarak diantara mereka, Tiffany pun bisa merasakan deru napas Siwon. Tiffany mendarat kan bibirnya tepat diatas bibir Siwon, lama dalam posisi itu Tiffany beralih mencium kening Siwon lalu dia ikut berbaring disamping suaminya sambil memeluk tubuh Siwon erat.

 

Keesokan paginya Tiffany terbangun tapi Siwon sudah tidak ada di sampingnya, ini pertama kalinya Tiffany terbangun tanpa ada Siwon di samping nya.Tidak ada bujuk rayu Siwon yang meminta morning kiss nya pada Tiffany.didengarnya ada suara gemericik air didalam kamar mandi “hmm mungkin Siwon oppa sedang mandi” batin nya.

Tiffany pun beranjak dari tempat Tidur dan menggulung rambut nya asal, tempat utama yang dituju nya adalah dapur. Tiffany ingin menyiapkan sarapan untuk Siwon, Tiffany menghangatkan masakan yang dia masak semalam untuk menyambut Siwon, ada sup ayam gingseng dan japcae.

Ketika Tiffany masih menyiapkan sarapan, Siwon turun dari kamarnya. Tiffany kaget Siwon sudah berpakaian lengkap kantor nya, Siwon juga sudah memasang dasinya dengan rapih. Biasanya Siwon selalu meminta bantuan Tiffany untuk memasangkan dasinya.

“oppa sarapan lah dulu” ajak Tiffany sambil duduk di kursinya.

“hmm” jawab siwon singkat, bahkan sangat singkat.

Suasana di meja makan ini sangat sunyi hanya terdengar dentingan sendok dan garpu yang mereka pakai.Tidak ada yang mau memulai untuk bicara, akhirnya Tiffany pun memberanikan diri untuk membuka suaranya.

“oppa ada ya-“

“aku sudah selesai, aku pergi dulu” seakan tahu akan diintrogasi oleh Tiffany, Siwon pun cepat cepat memotong perkataan istri nya.

Siwon pergi begitu saja tanpa mencium kening Tiffany seperti yang biasa sering dia lakukan.Tiffany melemparkan sendok nya dengan kasar, dia benar benar kesal dengan tingkah laku suaminya ini.Tidak bisa dibiarkan, ini aneh Tiffany tidak bisa diam begitu saja. Tiffany pun mencoba menelpon nyonya Choi menanyakan apa yang terjadi pada Siwon

“yeoboseyo, omoni ini aku Tiffany. Ada yang ingin aku tanyakan” ucap Tiffany setelah panggilan nya dijawab oleh nyonya choi

“cepat katakan aku tidak punya banyak waktu” jawab nyonya choi sinis.

“apa yang terjadi pada Siwon oppa, mengapa sikap nya berubah setelah pulang dari Jeju?” Tanya Tiffany dengan nada lembut.

“kau pikir saja sendiri, mungkin anak ku sudah mulai bosan dengan mu karena sampai sekarang kau belum juga memberinya keturunan” jawab nyonya choi lalu menutup telpon nya dengan kasar.

Tiffany menghembuskan nafasnya dengan kasar. “ada apa ini?” Tanya Tiffany dalam hati, dia benar benar cemas.Mengapa Siwon berubah setelah dia pulang dari Jeju, mengapa Siwon tak mau bicara pada Tiffany, Siwon juga tidak memanjakan Tiffany lagi.

 

SIWON POV

Setelah aku mengetahiu berita itu aku sangat muak, aku benar benar marah pada Tiffany.Setiap melihat senyum nya aku merasa senyumnya bukan untuk ku tapi untuk mantan kekasihnya itu.senyuman yang dulu sangat memabukan sekarang menjadi menjijikan.

 

FLASHBACK ON

@JEJU

“siwon aah, ada yang ingin omoni bicarakan pada mu” ucap nyonya Choi

“apa? Katakana saja” jawab Siwon yang masih sibuk dengan ipad nya.

“igo” nyonya Choi melemparkan sebuah amplop coklat diatas meja.

“ige mwoya?” Tanya Siwon bingung sambil menatap amplop coklat tersebut.

“buka saja, kau akan tahu nanti” jawan nyonya choi sambil memberikan senyuman yang sulit diartikan.

Siwon pun membuka isi amplop tersebut, didalam nya terdapat beberapa lembar foto Tiffany bersama seorang pria yang Siwon ketahui itu adalah Donghae mantan kekasih Tiffany.Walaupun Siwon belum pernah bertemu dengan pria tersebut tapi Siwon mengenali wajah Donghae karena Tiffany pernah menunjukan nya dulu sewaktu mereka masih pacaran.Tidak ada yang special dari foto itu hanya menampakan Donghae dan Tiffany tengah tertawa bahagia di sebuah café, di salah satu foto Donghae tengah memegang tangan Tiffany.Itu yang membuat Siwon sedikit memanas melihat foto tersebut.

“pria itu Lee Donghae, mantan kekasih istri mu, mereka sering bertemu akhir akhir ini? Apa kau tahu?” Tanya nyonya choi

“ck sampai sejauh ini kau mengikuti Tiffany? Sebenci itukah kau dengan nya?” Tanya Siwon dengan nada meremehkan

“Siwon buka matamu, lihat lah foto itu.istrimu bukan hanya sekali bertemu dengan mantan kekasihnya tapi sudah tiga kali. Aku rasa kau tidak mengetahui soal itu bukan?Istrimu tidak pernah cerita soal pertemuan dengan mantan kekasihnya hoh?” nyonya Choi masih berusaha meyakinkan putra semata wayang nya itu.

Siwon mengingat ingat, Tiffany memang tidak pernah cerita soal ini. Padahal Tiffany selalu terbuka, dia selalu bercerita apa yang dia lakukan seharian selama Siwon bekerja. Tapi tidak soal pertemuan dengan mantan kekasih nya.

Tiba tiba hati Siwon sangat sakit, dengan kesal dia tidak menjawab pertanyaan ibu nya.Siwon melempar semua Foto yang ada ditangannya dan langsung masuk kedalam kamar nya.

Mulai saat itu Siwon bersikap dingin terhadap Tiffany, Siwon juga sering marah marah bahkan tak memberi kabar sekalipun.Siwon benar benar kecewa pada Tiffany, dia merasa Tiffany menghianatinya.

FLASHBACK OFF

Sebenarnya aku ingin menanyakan semua nya pada Tiffany tapi aku terlalu malas, semua bukti yang omoni berikan sudah cukup jelas bagiku di tambah lagi Tiffany yang tidak pernah cerita soal pertemuannya dengan pria itu.

Ada rasa kasihan karena mengacuhkan nya tapi hatiku sudah terlanjur sakit.

 

AUTHOR  POV

Pagi ini ketika Siwon tengah bersiap pergi ke kantor tiba tiba Tiffany memaksa untuk memasangkan dasi Siwon.

“biar aku yang memasang nya, bukan kah ini tugas ku” Tiffany merebut dasi berwarna biru muda di tangan Siwon.

“tidak usah, aku bisa sendiri” Siwon menarik dasi nya yang di genggam erat oleh Tiffany

“biarkan aku yang melakukannya” Tiffany sedikit berteriak.

Siwon pun mengendurkan genggaman pada dasi itu, dia mengalah untuk Tiffany.Siwon tahu Tiffany sangat keras kepala dalam hal apapun.

Tiffany memakaikan dasi Siwon dengan perlahan, sengaja dia melakukannya dengan perlahan.Karena mereka harus bicara. Siwon selalu menghindar jadi mau tidak mau Tiffany harus mencari metode lain untuk bicara pada suaminya itu.

“oppa.. ada apa denganmu? Kau berubah setelah pulang dari Jeju?Apa yang terjadi? Apa yang membuat mu bersikap dingin padaku? Apa yang membuatmu mengacuhkan ku?”Tanya Tiffany bertubi tubi, tangannya masih sibuk memakaikan dasi Siwon.

Siwon tidak menjawab pertanyaan Tiffany, satu pun tidak ada yang di jawab oleh nya.

“oppa tolong jelaskan semuanya? Apa yang terjadi hmm?” Tanya Tiffany lagi, dasi Siwon pun sudah terpasang dengan rapih.

Siwon mengedarkan pandangannya kesegala arah, dia tidak ingin menatap mata indah Tiffany.

“oppa tatap aku” ucap Tiffany sambil menangkup wajah Siwon agar melihat kearahnya.

Nihil Siwon melepaskan tangan Tiffany diwajahnya dan pergi, Tiffany pun menyusul Siwon lalu memeluk Siwon dari belakang. Siwon berhenti saat Tiffany memeluk nya

“bogoshipoe, jeongmal bogoshipoeyo” ucap Tiffany lirih, Tiffany menangis di punggung Siwon.

Awalnya Siwon ingin memegang tangan Tiffany yang sedang memeluk pinggangnya, tapi lagi lagi Siwon teringat akan foto itu, diurung kan niatnya Siwon melepaskan pelukan sepihak Tiffany dan meninggalkannya pergi.

Tiffany merosotkan tubuhnya di lantai kamar mereka, dia menangis sejadi jadinya memukul mukul dadanya yang teramat sakit. Tiffany tidak menyangka Siwon akan bersikap dingin seperti ini terhadapnya.

***

 

Hari ini Tiffany ingin merefresh pikirannya, dia benar benar penat.Tiffany ingin pergi ke salon, nonton, makan, ngemall SENDIRI.Tiffany ingin menyenangkan hati nya walaupun sebenarnya hatinya sangat kacau sekarang.

 

TIFFANY POV

Siwon oppa sekarang menjadi orang yang pendiam, seakan dia telah melepas tanggung jawabnya sebagai seorang suami.Kami pun bicara seperlunya saja.Hari ini aku pulang agak larut, aku memang sengaja agar saat pulang aku tidak bertemu dengan Siwon oppa karena dipastikan dia sudah tertidur.Tapi dugaan ku salah, saat aku masuk ke rumah kami Siwon oppa tengah menonton lalu dia berjalan menghampiriku. Dia mengintrogasi dengan nada yang keras, siwon oppa telah berubah

“kau dari mana? Kenapa jam segini baru pulang? Kau juga tidak bilang kalau kau akan keluar?” Tanya Siwon dengan nada sedikit keras tanpa ada rasa kecemasan pada ku.

“kalau aku bilang apa oppa perduli?” aku tidak menjawab pertanyaannya sebaliknya aku malah bertanya.

“tapi setidak nya kau meminta izin, aku ini suami mu” kali ini siwon oppa berteriak lebih keras dan mencengkram tangan ku kuat.

“suami macam apa yang mengacuhkan istri nya tanpa alasan yang jelas hoh” aku sedikit berteriak sambil berusaha melepaskan cengkraman nya.

“oh aku tahu, kau habis bertemu mantan kekasih mu itu dan mengadu padanya? Aku tahu di belakangku kau berselingkuh dengan nya bukan?”

DEG!! Aku kaget saat Siwon oppa menuduhku berselingkuh dengan Donghae, reflek tangan ku langsung menamparnya.Ini sudah keterlaluan dia menuduhku serendah itu.

Setelah aku menampar nya, Siwon oppa langsung menarik tanganku dan mencium bibirku dengan kasar.Tangan kiri nya menekan tengkuk ku dengan sangat kuat, aku mencoba berontak dengan memukul mukul dada bidang nya tapi kekuatan nya lebih besar.Siwon oppa langsung mengunci tangan ku, dia memperdalam ciuman sepihak ini.Ciuman kali ini sangat berbeda, bukan ciuman dengan perasaan cinta tapi penuh dengan amarah, lama Siwon oppa melumat bibir ku dengan kasar sampai aku hampir kehabisan asupan oksigen.Sebenarnya aku sangat merindukan hal seperti ini tapi tidak dengan cara kasar yang dia lakukan sekarang padaku. Tiba tiba dia melepaskan ciuman begitu saja.

“bahkan ciuman ini tidak sama seperti dulu” kalimat itu yang dikeluarkan oleh nya setelah ciuman ini berakhir. Apa maksud nya dia berkata seperti itu.

“oppa ada apa sebenarnya?” Siwon oppa pergi begitu saja, aku menarik tangan nya tapi dia menghempaskan tangan ku dengan kasar lalu masuk kekamar kami dan membanting pintu itu dengan sangat kuat.

Lagi lagi aku menangis, lelah menghadapi sikap nya yang tidak gentle itu. bukan nya bicara baik baik tapi malah mengacuhkan ku dan bersikap kasar.

 

Hello prophets untuk part ini dan selanjut nya aku ngambil konflik dari sebuah novel. Bukan berarti copast yaa hanya terinspirasi. Gimana part 3 ini? Pasti pada sebel sama Siwon yaa? Sama aku juga kkk. Baiklah di tunggu part selanjutnya dan terus RCL yaa……..

66 thoughts on “(AF) Sorry Part 3

  1. jahat! eomma nya siwon oppa jahat hiks.. hah tapi jadi penasaran deh sama next chap nya. konflik yg sering ditemui tapi bikin greget. duuuh next chap ditunggu. daebak!!

  2. Kasihan am tiff uda keguguran siwon jga brubah
    Oemma siwon jga gk punya prasaan msa tega” nya bwt rumah tangga anak ny rusak
    Jgn smpe siwon ninggalin tiff
    Kan ksian tiff uda pernah dikecewain sm donghae, dan skrang sikap siwon jga brubah drastis. Lanjut thor mkin gk sabar nunggu klanjutan nya

  3. Kasian fany keguguran,fanynya jadi sedih.
    Apalagi sih,ini semua ulahnya mama siwon yg merekayasa fany selingkuh ama donghae,mantan kekasihnya.maunya apasih tuh mama siwon,bikin kesal aja.
    Yak….siwon jgn asal nuduh donk,fany tuh setia, fany gak mungkin selingkuh,jelasin masalhnya, fany aja gak tau apa salhnya,kok bisa nuduh selingkuh,gentlement donk siwon.
    Unnie baca nextnya.
    Thanks buat saeng dan ffnya,dipart 3 ini seru apalagi konfliknya.
    Saeng jjang saeng hwaiting.

  4. Siwon oppa kenapa sih?? Kenapa nuduh Tiffany eonni selingkuh sama Donghae oppa??😡😲
    Siwon oppa ga kasihan sama Tiffany eonni lagi… Siwon oppa lupa janji yang oppa ucapkan ke Tiffany eonni sebelum menikah😦😤😣
    Tiffany eonni sabar ya aku harapkan kalian segera berdamai. Next part udah ga sabar last part kan??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s