(AF) SORRY PART 2

SORRY PART 2

received_808976042509078.jpeg

Author             : @Zoey_loe

Genre              : Romance, marriage life

Main Cast        : Tiffany Hwang, Choi Siwon

Length              : Chapter

Okey!! Happy reading and keep RCL please…….

“aku takut kau akan meninggalkan ku, seperti yang di lakukan pria itu padaku. Disaat aku sangat mencintainya dia meninggalkan ku begitu saja” Tiffany mengatakan hal itu sambil menunduk dan sedikit terisak, Tiffany menangis

“kau jangan berpikiran seperti itu, tidak semua pria sama” Siwon meraih tangan Tiffany menggenggam nya sangat erat.

“aku mohon percayalah padaku, aku tak kan meninggalkan mu. Aku janji!!” lagi lagi Siwon mencoba meyakinkan Tiffany

“apa kau bisa menepati janji mu itu?” Tiffany mengangkat kepalanya menatap mata Siwon, mencari kebohongan disana tapi Tiffany tidak menemukan nya. Sepertinya Siwon benar benar yakin dengan kata yang dia ucapkan

“hmm Yakso!!” janji Siwon.

Tiffany pun tersenyum, dihapus nya air mata yang tumpah di pipinya tadi lalu Tiffany memeluk Siwon. Siwon mencium kening Tiffany, lalu turun kebibir manis nya ini ciuman pertama Tiffany dan Siwon mereka melakukannya perlahan dan lembut. Mereka terhanyut ke dalam permainan yang mereka ciptakan sendiri.

***

Sudah enam bulan mereka saling berbagi kasih, bergai cinta dan kesedihan tentunya. Mereka juga sering bertengkar karena hal sepele, Siwon yang terlalu protektif lah atau Tiffany yang sering cemburu karena Siwon terkadang sering menghabis kan waktunya bersama perkerjaan kantor nya dan melupakan Tiffany. Tapi mereka bisa menyelesaikan masalah itu dengan sikap dewasa, mengerti satu sama lain.

Siwon sudah membicarakan soal pernikahan dan Tiffany mengiyakan ajakan Siwon, dia sudah yakin menepatkan hatinya untuk Siwon jadi Tiffany tidak akan berfikir dua kali saat Siwon mengajaknya untuk menikah. Malam ini Tiffany akan makan malam bersama keluarga Siwon, dia sangat takut. Takut jika keluarga Siwon tidak menerima nya dengan baik.

Sampailah Tiffany dikediaman rumah keluarga Choi, Tiffany sangat nervous berulang kali dia menghembus kan nafas kasar untuk menghilangkan rasa takutnya itu. tiffany sangat cantik malam ini dia mengenakan dress selutut berwarna biru muda dengan heels yang senada. Sebelum masuk Tiffany merapikan pakaian dan rambutnya berulang kali tanpa sadar Siwon melihat tingkah laku kekasihnya itu

“baby kau sudah cantik, jadi tenanglah tidak usah gugup kita hanya akan bertemu dengan keluarga ku. Kau santai saja oke?” siwon mencoba menenangkan Tiffany sambil menggenggam tangannya meremasnya dengan kuat dan mengusap tangan Tiffany dengan ibu jarinya. Tiffany hanya mengangguk dan masuk kedalam bersama siwon.

 

Ketika masuk kedalam mereka di sambut dengan hangat oleh Tuan Choi ayah Siwon, tapi Tidak dengan Nyonya choi dia tidak terlalu antusias bahkan dia menatap Tiffany dengan tatapan tidak suka.

“annyeonghaseo Tiffany Hwang imnida. Senang bertemu dengan kalian ahjussi ahjumma” tiffany memperkenalkan dirinya sambil membukuk Sembilan puluh derajat dihadapan kedua orang tua Siwon.

“iya iya kami juga sangat senang bisa bertemu dengan mu dan kau harus memanggil ku aboji karena kau akan menjadi anak ku juga nanti” jawab tuan choi sambil memegang bahu Tiffany. Aah Tiffany lega mendengar nya

“yak!! Siapa yang-“ nyonya choi baru akan bicara tapi tuan choi langsung menarik lengan istri nya kemeja makan sambil menyuruh Tiffany dan Siwon juga.

Mereka sedang asik makan tapi tidak dengan nyonya choi dia terus menatap Tiffany dengan tatapan tidak suka nya itu, yang ditatap hanya menunduk. Sampai tuan choi memergokinya dia pun memulai perbincangan ini

“hmm jadi Tiffany, apa kesibukan mu nak?” Tanya tuan choi setelah meneguk air minumnya

“aku mengajar disekolah balet ahjus- hmm maksudku aboji” sepertinya Tiffany belum terbiasa memanggil tuan choi dengan sebutan aboji

“dia mengajar di sekolah yang Sooyoung pimpin aboji” jawab siwon membantu Tiffany menjawab

“lalu orang tua mu? apa yang mereka lakukan? Apa dia mempunyai perusahaan?” kali ini nyonya choi yang bertanya pada Tiffany

“orang tua ku sudah meninggal beberapa tahun yang lalu ahjumma” jawab Tiffany masih dalam keadaan kepalanya menunduk, Tiffany tidak berani menatap nyonya choi

“jadi kau hanya tinggal sendiri di korea dan bekerja sebagai guru balet. Begitu ck?” Tanya nyonya choi lagi dengan nada meremehkan

“nde” jawab tiffany singkat lalu meneguk air minum nya.

“yeobo kau dengar, kita tidak tahu asal usul wanita ini dan dia juga hanya seorang guru balet. Apa kau masih akan menikahkan putramu dengan wanita seperti dia?” nyonya choi marah pada suaminya

“memang apanya yang salah omoni, aku sudah mengenalnya lama dia wanita yang baik. Soal pekerjaan apa salah kalu dia seorang guru balet?” Tuan choi tidak menjawab, siwon lah yang angkat bicara.

“iya jelas salah, kau calon CEO perusahaan terbesar di korea sedangkan dia. Dia tidak selevel dengan mu siwon lalu bagaimana dengan Yoona bukannya kalian sudah lama dekat dan dia juga mencintaimu. Ayolah Siwon buka matamu” nyonya Choi benar benar marah pada putra nya bahkan dia menyebut wanita lain dihadapan Tiffany. Tiffany tidak bisa berbuat apa apa dia hanya menunduk ketakutan.

“chagia sudahlah, biarkan Siwon memilih pendamping nya sendiri dia sudah dewasa. Kau tidak perlu khawatir Tiffany akan menjaga Siwon begitu sebaliknya” tuan choi mencoba menenangkan istrinya membujuk agar istrinya mau merestui anak semata wayang nya itu

“tidak, aku tetap tidak akan menyetujui hubungan mereka” nyonya choi masih dalam ego nya dia benar benar tidak menyukai Tiffany

“omoni apapun keputusan mu aku akan tetap menikahi Tiffany” jawab Siwon tegas sambil menggenggam tangan Tiffany. Kesal dengan sikap anak dan suaminya nyonya choi meninggalkan meja makan dengan kesal. Tiffany masih menunduk ketakutan.

“tidak usah takut Tiffany, eomma Siwon memang seperti itu nanti lama lama juga dia akan merestui kalian” tuan choi mencoba menenangkan Tiffany yang tampak ketakutan. Tiffany pun mengangguk sambil tersenyum tipis.

 

Setelah pertemuan makan malam yang tidak mengenakan itu Siwon mengantar Tiffany pulang. Di perjalanan Tiffany hanya diam, Tiffany takut dan bimbang saat ini apa yang harus dia lakukan. Saat dia sedang asik berfikir tiba tiba sebuah tangan menggenggam tangannya erat

“kau tidak perlu takut, aku akan tetap menikahimu. Bukannya aboji merestui kita” siwon meyakinkan Tiffany

“nde” Tiffany menghembuskan nafas kasar “keunde oppa apa aku boleh menanyakan sesuatu?” Tanya Tiffany.

“tentu, tell me baby”

“siapa Yoona, siapa wanita itu?” Tanya Tiffany pelan dia takut untuk menanyakan hal itu

“oh Yoona, dia teman ku kuliah dulu. Kami sangat dekat, bahkan orang tua ku sudah menganggap nya sebagai anak nya sendiri. Dia tinggal seorang diri di korea ibu nya di jepang bersama suami baru nya dan ayah nya sudah meninggal sejak dia kecil. Dia seorang dokter hebat tapi aku tak menyukai nya aku hanya menganggap nya sahabat.” Jelas Siwon panjang lebar, agar tidak ada kesalahpahaman diantara mereka.

Tiffany tersenyum lega mendengar penjelasan Siwon, sebenarnya Tiffany penasaran dengan wanita itu. apa wanita itu lebih cantik darinya?

Mereka pun sampai didepan apartemen Tiffany, siwon pun turun dan membukakan pintu mobil untuk Tiffany.

“masuk dan istirahatlah, jangan memikirkan sesuatu yang tidak bisa membuat mu tidur. oke baby” perintah siwon sambil membelai pipi mulus Tiffany

“saranghae” ucap Tiffany sambil mencium pipi siwon secepat kilat. Setelah mencium pipi Siwon Tiffany berlari kecil masuk keapartemennya, dia menghindari siwon dia malu.

 

2 bulan kemudian…

Akhirnya Tiffany dan Siwon menikah, walaupun ibu Siwon belum merestui hubungan mereka Siwon tetap menikahi Tiffany.  Tiffany sangat bahagia pada hari itu menikah dengan seorang pria tampan yang seiman, pintar dan yang pasti sangat mencintai nya. Setelah menikah Tiffany tidak diperbolehkan bekerja lagi oleh nyonya choi dengan alasan dia harus fokus mengurus Siwon dan rumah tangganya. Selalu menuruti kemauan nyonya choi tapi tetap saja ibu mertuanya masih membenci Tiffany bahkan Tiffany sering mendapat perlakuan buruk dari nyonya choi tapi Tiffany selalu menutupi nya dari Siwon.

 

SIWON POV

Senang sekali sekarang ketika aku terbangun selalu disambut senyuman hangat istriku, mendapatkan morning kiss darinya. Aah aku sangat bahagia menikah dengan nya.

pagi ini berbeda, biasanya dia yang selalu menyambut ku ketika aku bangun walaupun itu hari libur, tapi sekarang dia masi terlelap dengan damainya. Aku menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah nya menyelipkan di belakang telinga nya, ketika tanganku menyentuh wajahnya, aku merasakan panas ditanganku apa Tiffany sakit tapi semalam dia baik baik saja bahkan dia makan dengan lahap.

Karena aksiku Tiffany perlahan membuka matanya, mungkin terganggu dengan perlakuan ku tadi. Ketika Tiffany membuka matanya, dia langsung menutupi wajahnya dengan selimut. Lucu sekali pikirku

“oppa mengapa kau menatapku seperti itu? aku malu” Tanya Tiffany yang masih menyembunyikan wajahnya dibalik selimut.

“wae? Apa tidak boleh kau istriku baby” jawab ku sambil mencoba membuka selimut yang menutupi wajahnya tapi Tiffany menahannya lebih kuat

“tenang saja kau tetap cantik ketika tidur” jawab ku lagi dan aku masih berusaha membuka selimut itu

“jinja oppa?” Tiffany pun menurunkan selimut dari wajahnya dan memperlihatkan senyum manisnya.

“hmm lihatlah kau sangat cantik” puji ku sambil mencium pipinya. Panas! Apa dia benar benar demam

“baby badan mu panas, apa kau merasakan sesuatu” Tanya ku sambil memegang keningnya

“kepala ku pusing oppa, semalam aku benar benar tidak bisa tidur karena pusing dikepalaku ini” keluh Tiffany manja sambil mempout kan bibirnya. Lucu sekali ketika aku ingin menciumnya dia menghindar

“jangan mencium ku oppa, aku sedang sakit kau bisa tertular nanti” tolak Tiffany

“baiklah, ayo nanti kita pergi kerumah sakit baby” ajak ku pada nya

“oke tapi abis itu kita jalan jalan ya oppa, aku bosan dirumah hmm?” bujuk Tiffany sambil mengedipkan matanya berulang kali. menggemaskan

“tapi kau sedang sakit, and-“

“pokoknya aku mau pergi, lagi pula kepala ku sudah tidak pusing lagi” potong Tiffany, sepertinya dia benar benar bosan.

“baiklah” aku tidak bisa menolak kalau Tiffany sudah meminta seperti ini.

Tiffany langsung memeluk ku erat, aku pun membalas pelukan nya.

 

AUTHOR POV

Setelah membawa Tiffany kerumah sakit mereka pun pergi jalan jalan. Sambil menunggu hasil periksa Tiffany, karena dokter  nya tidak ada ditempat tadi hanya ada beberapa perawat yang memeriksa Tiffany. Tiffany mengikuti beberapa macam tes, cek darah dan lain lain dan sekarang mereka tinggal menunggu hasilnya saja.

“oppa aku ingin burger, kentang goreng dan ice cream” pinta Tiffany pada Siwon

“ice cream andwae, kau lagi sakit baby” siwon menolak permintaan Tiffany

“sekali saja oppa, please” Tiffany memohon dengan muka memelasnya dan menyatukan kedua tangannya memohon pada Siwon.

“oke oke, kau boleh makan ice cream jangan terlalu banyak tapi” siwon memperingatkan Tiffany. Tiffany pun mengangguk patuh seperti anak berusia lima tahun.

 

Siwon pun membelikan semua yang Tiffany minta dan sekarang mereka sedang menyantap makanan nya di taman favorit mereka. Ketika sedang fokus dengan makanannya tiba tiba handphone Siwon berbunyi

“yeoboseyo”  siwon mengangkat telponnya

“…”

“hmm iya ini aku” jawab siwon

“…”

“jinjayo? Jeongmalyo?”

“nde ghamsanamida” siwon menutup telpon nya. Setelah menutup telpon nya Siwon terus tersenyum. Tiffany yang melihat Siwon tersenyum setelah menerima telpon pun penasaran akhirnya dia bertanya

“oppa siapa yang menelpon?”Tanya tiffany penasaran masih sambil mengunyah makanan nya

“seseorang” jawab Siwon singkat

“nugu? Kau menyembunyikan sesuatu dariku?” Tanya Tiffany lagi, dia benar benar penasaran.

“fany aah mianhae. Sepertinya mulai saat ini aku akan membagi cinta ku untuknya” ucap siwon dengan nada serius

“kau selingkuh?” Tanya Tiffany. dia takut untuk mengatakan kalimat tersebut  tapi kalimat itu tiba tiba mencelos dari bibir tipisnya

“anyio! cukkae baby kau akan menjadi mommy dan aku akan menjadi daddy. Usia nya lima minggu” siwon langsung memeluk istrinya.

“apa maksud nya? Apa aku sedang mengandung anak kita?” Tiffany tampak kebingungan, dia melepas pelukan Siwon dan bertanya pada suaminya.

“right! Gomawo mommy” siwon menarik Tiffany kepelukannya lagi mendekap tubuh istrinya hangat dan berbisik di telinga istrinya.

Tiffany sangat terkejut dengan berita ini, dia tidak menyangka sekarang dia sedang mengandung buah cinta nya bersama siwon. Tiffany menangis bahagia dipelukan Siwon. Tidak lupa Siwon juga memberitahukan kabar bahagia ini pada kedua orang tuanya. Tuan choi sangat senang karena akan ada penerus keluarga Choi tapi tidak dengan nyonya choi, dia tidak terlalu bahagia dengan kabar ini bahkan terkesan tidak perduli.

 

Diawal kehamilah Tiffany tidak seperti ibu hamil pada umumnya yang mengalami mual mual di pagi hari, napsu makan Tiffany pun masih terbilang normal bahkan Tiffany tidak mengidam. Biasanya ibu hamil menginginkan ini dan itu tapi Tiffany tidak. Tiffany sangat nyaman dengan kehamilan pertamanya ini karena tidak terlalu merepotkan. Malah Siwon yang repot setiap harinya dia selalu bertanya apa yang Tiffany inginkan? Tiffany ingin makan apa? Tapi Tiffany selalu menggelengkan kepala nya.

“baby apa ada yang ingin kau makan hari ini?” Tanya Siwon sambil duduk disebelah Tiffany yang sedang asik membaca buku di tempat tidur mereka

“aku tidak menginginkan apapun oppa” jawab Tiffany dengan mata yang masih fokus membaca bukunya.

“kenapa kau tidak seperti ibu hamil lainnya yang menginginkan sesuatu dan meminta suaminya membelikan ini dan itu?” Tanya Siwon lagi sambil menangkup wajah istri nya dan mereka saling berhadapan sekarang.

“bukan kah itu bagus oppa, jadi aku tidak merepot kan mu” jawab Tiffany menutup buku yang sedang dia baca dan menatap mata Siwon dalam.

“tapi aku ingin direpotkan oleh mu baby” jawab siwon lagi sambil pura pura merajuk dan mempoutkan bibir nya

“yak oppa ekspresi  mu menjijikan” tiffany menampar pelan pipi Siwon dan sedikit menjauh

Siwon menangkap tangan Tiffany dan Tubuhnya jatuh diatas tubuh Siwon, lama dalam posisi itu Siwon pun mendekatkan wajahnya berniat mencium bibir tipis istrinya.

“cukur lah bulu bulu halus mu itu oppa, baru kau boleh mencium ku” ucap Tiffany dan menjauhkan wajahnya tapi masi dengan posisi tubuhnya diatas Siwon.

Siwon membalik posisinya, Tiffany lah yang berada di bawahnya sekarang dengan jahilnya siwon menggesekan dagu nya di pipi Tiffany yang membuat Tiffany geli dengan bulu bulu halus yang tumbuh disekitar dagu Siwon.

“oppa hentikan hahah oppa jebal hentikan, ini geli sekali” tolak Tiffany yang berusaha menghindar dari sentuhan sentuhan itu. bukannya menjauh Siwon masih saja melakukan nya yang membuat Tiffany makin meledakkan tawa dan teriakannya tapi Siwon tetap mengabaikan ucapan ucapan Tiffany.

***

 

Kini usia kandungan Tiffany sudah memasuki bulan ke lima, perubahan di tubuh Tiffany pun sudah terlihat. Hari ini weekend, Siwon menghabis kan hari liburnya berdua bersama istri tercinta nya dirumah. Pagi ini Siwon tengah sibuk mencuci mobil sport warna hitam kesayangannya, sedangkan Tiffany asyik didapur membuat sarapan untuk mereka berdua.

 

 

TIFFANY POV

Ini lah kebiasaan kami jika Siwon oppa sedang libur kami menghabis kan waktu hanya dirumah terkadang kalau sedang bosan dirumah kami pergi jalan jalan, makan diluar atau membeli keperluan untuk calon anak kami. Tapi hari ini aku benar benar malas keluar rumah, aku hanya ingin bermalas malasan saja dirumah bermanja manjaan bersama Siwon oppa. Aku sangat suka jika Siwon oppa sedang memanjakan ku.

Pagi ini kami tengah sibuk dengan urusan kami masing masing, Siwon oppa sibuk mencuci mobil kesayangannya dan aku sibuk menyiapkan sarapan kami. Aku hanya membuat beberapa potong cupcake dan segelas kopi untuk Siwon oppa dan susu untuk ku.

“oppa cupcake nya sudah matang, ayo kita sarapan dulu” ajak ku, tapi dia masih sibuk membersihkan mobilnya.

“kita makan disini saja baby, sepertinya makan di sini tidak terlalu buruk” siwon oppa mengajakku untuk sarapan di halaman belakang di ayunan favorite kami.

Aku pun membawa sarapan ke halaman belakang dengan hati hati aku berjalan melewati selang selang yang sedang di gunakan Siwon oppa untuk mencuci mobil nya tetapi langkah yang terakhir aku kurang hati hati dan aku tersandung selang itu. “BUGH!!” aku terjatuh dengan posisi tengkurap cupcake, kopi dan susu yang aku bawa semuanya sudah berserakan.

“AWW SIWON OPPA APPO!!”

 

TBC…

Heyoo readers gimana gimana part 2 nya apa lebih seru dari part 1 atau sama saja? Hmm maklumin sajalah ini ff aku yang kedua setelah “LOVE IS MOMENT” kalo alur nya kecepetan emang sengaja biar cepet kelar hihi baiklah di tunggu aja ya part selanjutnya… thank you….

65 thoughts on “(AF) SORRY PART 2

  1. oh no… jangan sampe tiffanynya keguguran… part slnjutnya konfliknya pasti bakal seru, tp jangan buat sifany menderita dong… nggak tega, terlebih sama tiffany…

  2. Mreka akhirnya nikah
    Tpi tiff jgn sampai keguguran
    Takut ny nnti ny choi mkin benci sm fany
    Takut siwon brubah apalgi oemma ny gk suka sm tiff.

  3. Lagi2 hubungan siwon dan fany tidak direstui oleh mama siwon,kasian fanynya.tapi siwon tetap menikahi fany…..hore akhirnya sifany jadi nikah.
    Omo…..omo…..fanyanya kesandung.
    Mohin dehhh jgn ampai fany keguguran.please.
    Aiggo…..part 2 ini,jadi menegangkan sekali.
    Unnie jadi penasaran,intinya apakah fany keguguran?
    Thanks buat saeng dan ffnya
    Saeng jjang,saeng hwaiting

  4. Omo! Tiffany eonni jatuh😲 semoga baby didalam kandungannya gapapa😵😨
    Kenapa cinta Tiffany eonni selalu terhalang dengan restu orang tua😩 Apa karena Tiffany eonni yatim piatu? Dan berpikir asal usul Tiffany eonni ga jelas? 😯😯
    Siwon oppa aku tau you’re Tiffany eonni’s Hero!😀
    Always love u Siwon oppa and Tiffany eonni😙😍
    Author Daebak! FIGHTING!!

  5. Lncar semuany amoe mrk menikah wlpn ibu siwon g bgtu sk am fany. tp ksungguhn siwon klhkn ego eommany. bhgia ampe ad kbr bhgia n mrk mw pny aegi.tp sesuatu terjdi amg aeginy gpp.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s