(AF) Love In Time Part 2

” Love in time 2 “

Untitled

 

Title : Love in time

Author : @silvi0931

Main Cast : Tiffany Hwang & Choi Siwon

Other Cast : Jessica Jung, Im Yoona

Genree : sad

Rating : G

Lenght : Chapter

Disclaimer : FF ini ahanyalah khayalanku, ide cerita adalah murni hasil pemikiranku, Don’t be COPAS & keep RCL

Happy reading😉

*** Love in time ***

Tiffany dan Yoona terlihat bahagia mengobrol bersama di kamar Yoona, sudah sangat lama dia tidak bertemu dengan sahabat kecilnya itu, dan sekarang dia ingin merasakan kenangan seperti dulu, sebelum Tiffany benar benar tidak akan bisa kembali, sudah duapuluh hari  Tiffany lalui hari harinya tapi sampai sekarang pun dia belum menemukan ” ketulusan abadi “, Tiffany tidak yakin bahwa dia akan bisa mendapatkanya. Tiffany hanya bisa berharap dia bahagia sebelum dia pergi meninggalkan orang orang yg di sayanginya.

” aku akan kebawah sebentar eonni ” ucap Yoona bangun dari duduknya, Tiffany mengangguk, kemudian Yoona pun keluar.

Tiffany mengelilingi kamar Yoona melihat Foto foto yg terpajang di kamar Yoona, kemudian Tiffany terhenti di meja belajar Yoona, dia melihat Foto dirinya,Yoona dan Siwon saat kecil sekilas Tiffany tersenyum melihat foto tersebut, dia takut jika dia tidak bisa merasakan hal itu lagi.

Tak terasa air mata Tiffany mengalir indah di pipinya, Tiffany terus memandangi foto tersebut, dan tiba tiba Jessica datang memunculkan dirinya, Tiffany tidak menyadari kedatangan jessica di belakangnya, Jessica yg melihat Tiffany termenung melihat foto tersebut pun mendekat dan memegang pundak Tiffany, sehingga membuat Tiffany sadar dan langsung menghapus air matanya.

” Sica …. kau ada disini ? ” tanya Tiffany yg melihat Jessica.

” ne …. aku kesini untuk memantau perkembangan pencarian ” ketulusan abadi ” …. aku tahu ini sulit untukmu, tapi saat aku lihat lebih teliti tulisan pada kertas ramuan itu ada kata kata yg hilang, aku sedang berusaha mencari tahu apa itu, kau harus tetap berusaha untuk mencarinya fany-ah ” Jessica tersenyum lembut memberi semangat pada Tiffany.

” aku akan berusaha …. terimakasih sudah membantuku sica ”

” ne, gwechana …. tapi itu tidak gratis ” ucap jessica yg membuat Tiffany tersenyum dengan sikap Jessica.

” ne, aku tahu ….. aku harus menemanimu dalam melaksanakan tugasmu karena kau kesepian ”

” hehehe …. benar, kau pintar ….. aku kesepian karena aku tidak punya teman ” ucap jessica tersenyum getir.

” hei … aku ini teman mu ” ucap Tiffany yg melihat perubahan wajah Jessica, kemudian mereka pun saling tersenyum.

 

Brak……..

Pintu kamar Yoona terbuka dan memperlihatkan Yoona yg masuk dengan tergesa gesa, dia langsung menuju lemarinya tanpa memperdulikan tatapan heran Tiffany, sedangkan Jessica langsung menghilangkan dirinya dari tempat tersebut.

” waeyo yoongie-ah ? ” tanya Tiffany menghampiri Yoona.

” Siwon oppa datang dengan kekasihnya, dia bilang dia akan memperkenalkanya pada eomma dan appa ” ucap Yoona sambil mengambil baju di lemarinya dan bergegas untuk berganti.

 

*** Love in time ***

Tiffany POV.

Aku duduk di meja makan dengan kelaurga Tuan Choi, awalnya aku ingin pulang karena akan ada pertemuan calon menantu tuan Choi dengan keluarganya tapi Nyonya Choi melarangku untuk pulang, aku hanya terdiam dan menikmati makanan dengan biasa, sedari tadi tidak ada satu kata pun yg keluar dari mulut Tuan Choi maupun Siwon oppa, suasananya begitu canggung dan menegangkan, sepertinya Tuan Choi tidak menyukai yeojachingu Siwon oppa.

Suasana makan malam ini sangat terasa kaku, Tuan Choi selalu diam menikmati makananya begitupun dengan nyonya choi, nyonya Choi juga terdiam mengingat suaminya yg sedari terdiam tidak mengeluarkan suara sedikitpun. Sedangkan Yoona dan aku hanya menikmati makanan dengan santai, tapi sesekali aku melirik ke arah Siwon oppa, mereka terlihat serasi menurutku, aku tersenyum miris melihat sepasang kekasih tersebut, mungkin akan terasa bahagia jika kita berada di samping orang yg kita cintai.

” Appa …. dia adalah Choi Sully yeojachinguku ” Siwon oppa memperkenalkan yeojachingunya pada tuan Choi. Tuan Choi hanya diam

” aku tahu …. ” ucap Tuan Choi kemudian.

” Nona Choi Sully, kau tahu keluarga Siwon dan keluargamu memiliki latar belakang yg berbeda, dari dulu aku sudah menyiapkan Calon istri Siwon yg sesuai dengannya dan dia pun adalah gadis yg sangat baik, aku mengenalnya dengan baik, aku tidak menyetujui hubungan kalian, jadi aku harap kau bisa melepaskan putraku ” ucap tuan Choi, Siwon oppa tercengang dengan ucapan tuan Choi, tanganya meremas sendoknya kuat.

” Appa … aku mencintainya, kita saling mencintai ” sanggah Siwon Oppa dia sangat marah dengan ucapan tuan Choi.

” aku akan menjodohkan putraku dengan wanita yg pantas dengannya, wanita itu ada di hadapanmu, nona Choi Sully ” ucap Tuan Choi menujuk ke arahku, aku begitu bingung dan merasa tidak enak dengan Siwon Oppa, bagaimana mungkin Tuan Choi menunjuku sebagai calon wanita Siwon Oppa di hadapan Sully. Siwon oppa terlihat begitu marah, hatinya hancur mendengar appanya menentang keras hubunganya dengan Sully, dia menatapku dingin dan penuh kebencian mendengar bahwa aku adalah wanita yg akan di jodohkan denganya, dia pun langsung meninggalkan meja makan bersama Kekasihnya Sully tanpa memperdulikan amarah Tuan Choi.

Aku menatap getir kepergian Siwon Oppa bersama kekasihnya, entah kenapa hatiku terasa sakit melihatnya bersikap seperti itu.

 

*** Love in Time ***

Author Pov.

Sinar matahari dan kicauan burung di pagi hari mengusik Tiffany yg tertidur nyenyak, Tiffany menggeliat pelan dan perlahan membuka matanya, kemudian dia bangun dari tempat tidurnya dan langsung membersihkan tubuhnya.

Setelah Tiffany membersihkan tubuhnya dia pun langsung turun kebawah untuk sarapan.

” pagi, Appa …. ” sapa Tiffany sambil menunjukan eyes smilenya, dan langsung duduk di kursinya.

” pagi, putriku ” Tuan Hwang tersenyum melihat putrinya, kemudian mereka pun memulai sarapan mereka setelah berdo’a.

” fany-ah …. besok kita akan ke rumah Tuan Choi untuk menjodohkanmu dengan Siwon, Appa rasa dia pria yg baik untukmu ” ucap Tuan Hwang.

Tiffany terdiam sejenak mendengar ucapan Tuan Hwang, menjodohkan!, bahkan Siwon membencinya, apakah dia akan menerima perjodohanya.

” Appa ….. kenapa Appa melakukanya? ”

” Dia adalah pria yg baik, Appa yakin dia pasti bisa menjagamu dengan baik, lagi pula …. Appa ingin melihat putri Appa cepat menikah dan bahagia ”

” bagaimana jika dia tidak bisa melakukanya, Appa. Siwon Oppa sudah memiliki yeojachingu ”

” Tuan Choi bilang mereka sudah berpisah, Appa harap kau bisa menerimanya, ini adalah rencana yg Appa dan Tuan Choi buat sejak kau masih kecil, kami bermaksud untuk menjodohkan kalian jika kalian sudah dewasa, dan Appa rasa ini sudah waktunya, Fany-ah ” ucap Tuan Hwang lembut. Ucapan lembut Tuan Hwang membuat Tiffany tidak bisa menolaknyaTiffany merasa tidak enak, appanya sangat meninginkan perjodohan ini.

Tiffany tidak yakin perjodohan ini akan di terima baik oleh Siwon, tapi apa yg harus dilakukanya, perjodohan ini adalah impian Appanya sejak dulu, Tiffany ingin sekali membuat Appanya bahagia, setidaknya sebelum dia pergi.

 

*** Love in time ***

Tiffany duduk di halte Bus, hujan turun begitu deras, sedari tadi dia menunggu bus datang, tapi sampai sekarang tidak da bus yg datang, bahkan hari sudah semakin gelap, Tiffany mengosok gosok tubuhnya karena dingin.

” jika tahu akan hujan maka aku akan memakai jaket yg lebih tebal, dan meminta pak Jung untuk menjemputku, tapi sekarang Ponselku lowbat” gumam Tiffany.

Tiffany menengok kanan kirinya berharap ada bus datang tapi nihil.

 

Siwon mengendarai mobilnya, dia begitu lelah hari ini, apalagi siang tadi terjadi pertengkaran kecil antara dia dan kekasihnya Sully, Sully memutuskan Siwon karena desakan dari Tuan Choi.

Siwon melihat Tiffany sedang duduk di bangku halte bus sendirian dan kedinginan, Siwon hendak berniat untuk menghentikan mobilnya untuk membantu Tiffany, tapi dia urung mengingat putusnya hubungan Siwon dengan Sully karena Tiffany yg akan dijodohkan denganya.

Siwon terus melajukan mobilnya melewati Tiffany, Siwon terus berusaha memfokuskan dirinya ke jalanan namun dia tidak bisa, dia mengkhawatirkan Tiffany dia tidak tega melihat Tiffany , dia terus melihat Tiffany dari kaca spion mobilnya, dia melihat Tiffany kedinginan. Tiba tiba Siwon langsung membalikan mobilnya kembali dan menghampiri Tiffany.

Tiffany melihat sebuah mobil mewah hitam berhenti di depanya, Tiffany berdiri ketika melihat Siwon yg keluar dari mobilnya dan menghampiri Tiffany.

” oppa … ”

” ayo pulang ” ucap Siwon langsung membawa Tiffany masuk ke mobilnya.

Di mobil Siwon dan Tiffany saling diam, tidak ada satupun kata yg keluar dari mulut mereka, hanya rintikan hujan yg terdengar, mereka begitu sibuk dengan fikiran masing masing.

Tiffany sesekali melihat Siwon yg ada di sampingnya, namja itu terus diam dan fokus pada jalan.

Tiffany yg merasakan suasana canggung di dalam mobilpun mendeham.

” ehem …….. ” Tiffany terdiam sejenak dan melihat ke arah Siwon.

” oppa ……. terima kasih sudah menolongku ” ucap Tiffany memecahkan keheningan, Siwon hanya diam.

” apa kau begitu membenciku gara gara tuan Choi mengatakan pada Sully bahwa aku adalah ….. calon tunanganmu ” ucap Tiffany lirih pada kalimat terakhirnya.

Siwon terhenyak sejenak, dia meremas kemudi mobil.

” lupakanlah …. aku tidak membencimu ” ucap Siwon, Tiffany tersenyum mendengarnya, dia takut jika Siwon membencinya.

” gomawo …. ”

 

*** Love in time ***

Keluarga Choi dan keluarga Hwang mengadakan petermuan Pribadi yg berlangsung di Restaurant mewah, mereka bermaksud untuk melakukan perjodohan Siwon dan Tiffany yg sudah di impikan mereka sejak dulu. Makan malam berjalan dengan baik, Tuan Hwang dan Tuan Choi begitu senang dengan perjodohan ini, mereka berdua selalu mengobrol dengan topik Tiffany dan Siwon, begitupun dengan Nyonya Choi dia pun begitu senang bahwa putranya sudah memiliki calon pendamping, Nyonya Choi terus berbicara keinginannya mengenai jika Siwon dan Tiffany sudah menikah, dia ingin sekali menggendong seorang cucu yg lucu.

Berbeda dengan Tuan Choi, Tuan Hwang dan Nyonya Choi. Tiffany dan Siwon begitu tidak senang dengan perjodohan ini, apalagi Siwon perjodohan ini membuat dirinya ingin semakin memberontak, dia tidak bisa melakukan perjodohan ini karena hatinya masih untuk Choi Sully, Tiffany hanya diam menanggapi pembicaraan tersebut, dia hanya akan angkat bicara jika ada orang yg mengajaknya untuk berbicara, begitupun dengan Siwon dia hanya diam dia terus menikmati makanannya dengan santai, tidak ada yg bisa di lakukanya lagi saat ini kecuali diam dan menuruti perintah Appanya. Sedangkan Yoona dia hanya sibuk dengan makananya dan menjadi pendengar yg baik.

” aku tidak menyangka gadis yg dulu begitu lucu dan cengeng kini sudah menjadi wanita yg cantik dan baik hati, aku tidak salah memilihnya ” ucapa Tuan Choi memuji Tiffany.

” ne … kau benar aku juga tidak menyangka hal itu, dia tumbuh dengan baik, tapi terkadang dia sering bersikap semaunya sendiri, ceroboh dan keras kepala yg bisa membuat membahayakan dirinya sendiri ” ucap Tuan Hwang.

” gwenchana …. tapi dia adalah gadis yg cantik dan baik …. aku dan Yoona tidak akan merasa kesepian lagi, mengingat hanya ada dua wanita di rumah kami …. kami sudah menganggapnya seperti anak sendiri” ucap Nyonya Choi tersenyum lembut pada Tiffany, Tiffany pun membalasnya, dia senang Nyonya Choi begitu baik padanya.

” gomawo …. ” ucap Tiffany.

” kira kira kapan pertunanganya di laksanakan, yeobo ” tanya Nyonya Choi pada suaminya, Tiffany dan Siwon terkejut.

” mwo…. pertunangan ? ” ucap Tiffany.

” ne … kita harus segera melakukan pertunangan Fany-ah, bagaimana jika minggu depan ? ” ucap Tuan Choi.

” hmmm …. apa itu tidak terlalu cepat?, bahkan aku dan Siwon oppa belum mengatakan bahwa kami setuju dengan perjodohan ini ” ucap Tiffany, dia melirik ke arah Siwon yg begitu tidak senang.

” Siwon setuju dengan perjodohan ini ” ucap Tuan Choi, Siwon menatap Appanya kesal.

” Appa, aku ….. ”

” bagaimana denganmu fany-ah?, aku harap kau bisa menerima perjodohan yg aku impikan sejak dulu ” ucap Tuan Choi memotong pembicaraan Siwon.

” ehm …. beri aku waktu untuk memikirkanya Tuan Choi ” ucap Tiffany lemah, kemudian Tuan Hwang menggenggam tangan putrinya dan menatap lembut manik Tiffany seolah olah mengatakan ” terimalah … Appa akan sangat senang jika kau menerima perjodohan ini “, Tiffany yg mengerti tatapan Tuan Hwang tidak bisa mengatakan apapun selain menyetujuinya.

” baiklah ….. aku menerima perjodohan ini ” ucap Tiffany lirih, dia menundukan kepalanya takut melihat tatapan dingin Siwon padanya.

 

Tanpa mereka ketahui Sully mendengar percakapan tentang perjodohan Siwon dan Tiffany, dia tidak sengaja mendengarnya ketika dia akan mengantarkan wine yg di pesan Tuan Choi, dia tidak jadi mengantarkan wine tersebut dan kembali, Sully merasa hatinya begitu sakit seperti tersayat sayat dan di tusuk oleh ribuan jarum, matanya berkaca kaca, saat itu pula Siwon dan Tiffany keluar untuk ke toilet, Siwon melihat Sully yg pergi dan terisak, kemudian Siwon pun mengejar Sully begitupun dengan Tiffany yg mengejar Siwon.

” oppa … ” Tiffany mengejar Siwon yg pergi begitu saja.

” Sully-ah …. ” teriak Siwon memanggil Sully yg berlari keluar restaurant, tapi Sully tak menghiraukanya dia terus berlari namun Siwon lebih cepat dari Sully, Siwon mencengkram tangan Sully erat.

” dengarkan aku … akan aku jelaskan semua ini ” ucap Siwon pada Sully.

Tiffany yg baru keluar di depan pintu termangu melihat Siwon dan Sully, entah kenapa dia tidak suka melihat hal ini, tapi apa haknya untuk melarang dua insan tersebut, bukankah mereka saling mencintai. Tiffany melihat nanar Siwon dan Sully, dia merasa seperti perusak hubungan orang. Rasanya mustahil jika dia berusaha membuat Siwon jatuh Cinta padanya.

” tidak ada yg harus kau jelaskan, oppa. Semuanya benar, kau dan aku tidak akan bisa bersama … aku …. hanya gadis miskin yg tak punya apa-apa ….hiks ….” ucap Sully kemudian terisak.

” aku tidak mencintai Tiffany, aku hanya menganggapnya seperti adiku sendiri …. bahkan aku membenci perhodohan ini ”

” terimala, oppa …. jangan membuatku tersiksa …. kau tahu … Tuan Choi selalu mendesaku dan mengancamku … jadi ku mohon …. menjauhlah dariku ” lirih Sully, kemudian dia berlari menjauh dari Siwon

Sully terus berlari menghindar Siwon yg mengejarnya. Tiffany melihat adegan tersebut merasa bersalah.

Tanpa Sully sadari dia sudah berlari di tengah jalan dan saat itu pula ada mobil yg melaju cepat kearah Sully, pengendara mobil tersebut mabuk dan oleng.

” Sully-ah ….. ” teriak Siwon yg melihat mobil yg akan menabrak Sully, Siwon berlari untuk menolong Sully namun terlambat

Sully terdiam di tempatnya, dia shock dan tubuhnya tidak bisa di gerakan.

Buk ……..

Sully tertabrak oleh mobil tersebut, dia terpental beberapa meter, Siwon pun langsung berlari ke arah Sully yg terlentang penuh darah.

” Sully-ah …. ireona …. palli ireona ..” Ucap Siwon parau, dia memeluk Sully erat.

Tiffany berlari ke arah kecelakaan, dan menghampiri Siwon.

” oppa, kita harus membawanya ke rumah sakit, cepat ” ucap Tiffany yg baru sampai, kemudian mereka pun membawa Suly ke Rumah Sakit.

 

*** Love in time ***

Tiffany dan Siwon menunggu di depan ruang UGD, Siwon begitu terpukul dan merasa bersalah seharusnya dia bisa menolong Sully saat itu, Siwon membenamkan wajahnya pada kedua tanganya dia terus berdo’a untuk Sully.

Tiffany yg berada di samping Siwon hanya bisa diam dan berdo’a untuk Sully, sesekali Tiffany melirik kearah Siwon yg sedang gelisah dan bersedih, Tiffany mengerti dengan perasaan Siwon saat ini tapi hati Tiffany sedikit sesak melihat kekhawatiran Siwon pada Sully, dia cemburu, yah memang Tiffany cemburu dia juga ingin Siwon memperlakukanya dengan baik sebagai seorang wanita.

” oppa …. ” ucap Tiffany, namun Siwon tetap diam tidak memperdulikanya.

” aku ingin ke toilet …. maukah kau mengantarku ?…. aku takut …” ucap Tiffany lirih pada kalimat terakhirnya, dia takut jika harus pergi ke toilet umum seorang diri, dia sering menemui hantu di Rumah sakit ketika dia di rawat di Rumah Sakit dan itu membuatnya merasa tidak nyaman dan takut.

Siwon hanya diam, dia begitu kalut, fikiranya terus memikirkan Sully.

” baiklah …. aku akan ke toilet sendiri ” ucap Tiffan kemudian setelah menunggu jawaban Siwon namun pria itu hanya diam, kemudian melangkah pergi.

 

Tiffany keluar dari toilet kemudian mencuci wajahnya di wastafel toilet, dia melihat pantulan dirinya di cermin, hatinya saat ini sedang tidak begitu baik, Tiffany melihat dirinya seperti orang malang yg membutuhkan kasih sayang dan kepedulian dari seseorang.

Tiffany termenung melihat dirinya di cermin, kemudian tiba tiba Tiffany melihat sosok Sully di belakangnya, Tiffany begitu terkejut dan ketakutan melihat Sully yg penuh luka dengan sedikit darah. Tiffany pun menjerit ketakutan menutup wajahnya dengan tanganya dan menundukan wajahnya.

” arghhhhhhh …… ” Tiffany berteriak histeris di toilet, tidak ada satupun orang di toilet tersebut.

” aarrrggghhhh …. ” Tiffany makin menjerit kencang ketika merasakan tangan dingin menyentuh bahunya, Tiffany terperosot di lantai dia menangis ketakutan, dia berharap Siwon atau seseorang datang  menolongnya.

Perlahan tangisnya mulai mereda saat dia tidak merasakan apapun, kemudian Tiffany memberanikan dirinya mendongak untuk menatap Sully, Sully terdiam menatap Tiffany, Sully terlihat sedih.

” hosh …. hosh … ” nafas Tiffany tersengal sengal karena ketakutan namun Tiffany perlahan berdiri dan mendekati Sully.

” Tiffany Hwang ?” tanya Sully

” ne ….. ”

” aku banyak mendengar tentangmu dari Siwon oppa, dia selalu menceritakanmu padaku, kau sudah seperti adik baginya, kau begitu baik padanya tapi dia selalu berbuat acuh padamu, namun sebenarnya dia begitu menyayangimu ” ucap Sully,

” bisakah kau membantuku ? ….. tolong katakan pada Siwon oppa untuk melupakanku ” tanya Sully

” kenapa kau meninggalkanya ? …. Siwon oppa sangat terpukul saat ini …. dia tidak akan bisa melupakanmu ”

” ini sudah waktunya bagiku untuk pergi, sebelumnya aku pernah mati namun aku hidup kembali dan di beri waktu selama 99 hari untuk mendapatkan air mata dari cinta sejatiku, namun aku gagal dan akhirnya saat ini aku mati ”

” bukankah kau dan Siwon oppa saling mencintai?, bahkan dia sering menangisimu sebelumnya karena dia tidak bisa melindungimu dari appanya ”

” kami memang saling mencintai sampai saat ini, tapi dia bukan cinta sejatiku, dia pasti akan berubah mencintai wanita lain ”

” fany-ah, apa kau mencintainya ?”

Tiffany terdiam, apa mungkin dia mencintai Siwon. Tapi Cinta tidak mengenal waktu dan suasana, Tiffany mencintai Siwon sejak dulu namun dia baru menyadarinya sekarang.

” yah …. aku …. mencintainya, tapi aku merasa hal itu mustahil bagiku, aku tidak akan bisa membuatnya jatuh cinta padaku, itu akan membuatku sakit ”

” bantulah aku untuk membuat Siwon oppa melupakanku, aku serahkan dia padamu, katakan padanya bahwa aku mencintainya …. aku sangat mencintainya” ucap Sully, Tiffany terdiam sejenak, bagaimana bisa dia membuat Siwon untuk melupakan Sully.

” aku …. ” Tiffany tidak melanjutkan kalimatnya ketika dia melihat Sully menghilang bagaikan angin.

” aku tidak yakin bisa melakukanya …. tapi aku akan berusaha melakukanya ” batin Tiffany kemudian dia keluar dengan langkah gontai.

 

Tiffany melihat Siwon yg terkulai di lantai dan menangis memanggil nama Sully, Tiffany tidak tega melihat Siwon yg rapuh seperti ini, kemudian Tiffany pun menghampiri Siwon dan membawa Siwon kedalam pelukanya untuk memberikan Kehangatan dan ketenangan pada Siwon.

” Sully-ah …. ” ucap Siwon parau dalam pelukan Tiffany, Siwon tidak rela  Sully pergi meninggalkanya selamanya.

Tiffany makin mengeratkan pelukanya, dia pun menangis merasakan hal yg sama dengan Siwon. Mungkinkah dia harus melakukanya, membuat Siwon jatuh cinta padanya. Mungkin ini adalah awal yg menyakitkan bagi Tiffany.

 

*** Love in time ***

Sudah tiga hari ini Siwon menyendiri di aprtmentnya, Siwon tidak pulang ke rumah bahkan tidak memberi kabar apapun pada keluarganya, sehingga membuat Nyonya Choi mengkhawatirkannya.

Siwon duduk di lantai bersender di tempat tidurnya, tubuhnya begitu lemas dan tidak berdaya, pandanganya begitu kosong. Siwon begitu tersiksa setelah kepergian Sully, dia berubah tidak seperti Siwon yg dulu, setiap malamnya bahkan hampir setiap saat dia selalu meminum bir untuk menghilangkan penat di kepalanya.

” Sully-ah …. ” ucap Siwon parau, hatinya begitu yerasa begitu sakit, hidupnya terasa hampa dan gelap, Siwon maaih belum bisa merelakan kepergian Sully, dia tidak akan bisa melupakan wanita yg sangat di cintainya.

Siwon terus merancau memanggil nama Sully, berharap wanita yg dicintainya itu datang memberikan kehangatan untuknya. Air matanya sudah mengalir indah di pipinya, Siwon menangis.

 

*** Love in time ***

Sedangkan di tempat lain Tiffany sedang berbaring di tempat tidurnya, Tiffany terus termenung di tempat tidurnya memikirkan temtang nasib hidupnya, dia bingung dan tidak tahu harus mencari persyaratan itu dimana sedangkan saat ini sebagian tulisan di kertas dari ramuan yg di minumnya ada yg hilang, sehingga membuatnya sulit mencari apa yg harus di carinya.

Tiffany menatap langit langit di kamarnya, fikiranya entah kemana, dan saat itu pula Jessica datang dan langsung menepuk kaki Tiffany sehingga membuat Tiffany terlonjak kaget.

” hey …. Nona Hwang, apa yg kau fikirkan? ” tanya jessica

” aish …. kau datang dan mengagetkanku hanya untuk bertanya seperti itu, itu bukan urusanmu ” ucap Tiffany

” aku sudah menemukan kata kata yg hilang dari kertas ramuan itu ” ucap Jessica, Tiffany langsung mendekat dan dokus mendengarkan Jessica.

” kata kata itu adalah ” Jessica berhenti sejenak

” Ciuman ketulusan abadi ” sambung Jessica, Tiffany tersiam memikirkan kata kata tersebut.

” bagaimana caranya aku mendapatkanya ? ” batin Tiffany.

” mungkin kau harus mendapatkan Ciuman dari seseorang yg benar benar tulus mencintaimu dan dia adalah cinta sejatimu ” ucap Jessica yg tahu dengan apa yg sedang di difirkan Tiffany.

” aku tidak memiliki seseorang yg mencintaiku dengan tulus, dan akan sulit untuk mendapatkan cinta sejatiku, bahkan aku tidak tahu siapa dia, waktuku tidak cukup untuk mendapatkanya Sica ”

” ku rasa pria tampan yg bernama Choi Siwon itu adalah cinta sejatimu, bukankah kau menyukainya?, kau mencintainya bukan ? ”

” dari mana kau bisa tahu bahwa dia adalah cinta sejatiku?, dia tidak akan pernah menyukaiku, dia sangat mencintai kekasihnya yg sudah meninggal itu …….. aku memang menyukainya, tapi ku fikir akan sulit dan sangat menyakitkan bagiku untuk membuatnya mencintaiku ……… aku mencintainya ” ucap Tiffany, dia merasa akan sulit baginya untuk membuat Siwon mencintainya.

” entahlah …. tapi aku bisa merasakan cinta tulus dan abadi Siwon untukmu ” ucap Jessica.

” gwenchana …. aku bisa membantumu untuk mendapatkan cinta Siwon ” ucap Jessica.

Kemudian Ponsel Tiffany berdering, Tiffany langsung menyambar ponselnya dan mengangkat panggilan tersebut.

” yeoboseyo ….. ” ucap Tiffany.

” fany eonni ….. bisakah kau membantuku? ” ucap seorang yeoja dari sebrang sana yg tak lain dalah Yoona.

” waeyo ? ” tanya Tiffany.

” Siwon oppa sudah tiga hari dia tidak pulang ke rumah, bahkan dia tidak masuk kerja ……. mungkin dia ada di apartmenya, aku sudah kesana tapi pintunya di password, dan Siwon oppa tidak membuka pintunya untuku, aku mohon bujuklah Siwon oppa untuk pulang ” ucap Yoona.

” baiklah … ” ucap Tiffany kemudian menutup sambungan teleponnya.

Tiffany menghelas nafasnya, dia akan menghadapi Siwon lagi yg begitu tidak menyukainya. Bahkan Tiffany berfikir akan berhasil atau tidak dia membujuk Siwon.

 

*** Love in time ***

Author Pov.

Tiffany berkali kali memencet bel apartment Siwon namun Siwon tidak kunjung membukanya membuat Tiffany lelah menunggu, Tiffany khawatir dengan keadaan Siwon, akhir akhir ini Siwon menyendiri, kemudian Tiffany berfikir sejenak mencari password yg di gunakan Siwon.

” mungkinkah …. ?” gumam Tiffany, kemudian dia memasukan password dengan tanggal jadian Siwon dan Sully dan alhasil pintu pun berhasil terbuka.

Tiffany masuk kedalam apartment Siwon, apartment Siwon terlihat berantakan banyak benda yg tergeletak dan vas yg pecah, Tiffany melangkahkan kakinya pelan mencari sosok Siwon, Tiffany melihat Siwon sedang duduk lemah bersender di samping ranjang, hati Tiffany miris melihat Siwon terlihat begitu menyedihkan dan sangat berantakan belum lagi bau alkohol yg menyeruak di kamarnya.

Tiffany melangkah pelan menghampiri Siwon, Siwon yg merasakan kehadiran Tiffany melihat Tiffany menghampirinya. Tiffany berjongkok untuk mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh Siwon, mereka saling berpandangan cukup lama, mereka larut saling memandang, hati Tiffany terasa sesak melihat siwon rapuh seperti ini, begitu beratkah di tinggal oleh orang yg dicintai.

” oppa …. kau baik baik saja ? ” tanya Tiffany pelan, Tiffany merasakan sesak di dadanya ketika melihat airmata Siwon yg mengalir indah di pipi Siwon. Siwon terlihat begitu rapuh dan tak berdaya.

Tidak ada jawaban satupun yg keluar dari mulut Siwon, Siwon terus menatap Tiffany sendu. Tiffany mengulurkan tanganya menyentuh pipi Siwon dan menghapus arimata Siwon. Siwon termangu, entah kenapa saat Tiffany menghapus air matanya dan mengelus pipinya dia merasakan kehangatan dan kedamaian.

Tanpa sadar perlahan Siwon memajukan wajahnya ke wajah Tiffany, dan membuat jarak mereka sangat sedikit, entah apa yg merasuki fikiran Siwon sehingga membuatnya seperti ini, Tiffany terdiam membeku ketika jarak wajah mereka begitu dekat, Siwon menatap bibir manis milik Tiffany dan memiringkan wajahnya untuk mengecup bibir itu, namun bayangan Sully tiba tiba datang dalam fikiranya dan tersadar, Siwon tersadar dan langsung menjauhkan wajahnya dari wajah Tiffany, kemudian Siwon terkulai di bahu Tiffany dan menangis.

” Sully-ah ” ucap Siwon parau di bahu Tiffany, seperti ribuan jarum yg menusuk hatinya Tiffany begitu sakit melihat Siwon seperti ini apalagi ketika Siwon menyebut nama Sully.

Tak sadar air mata Tiffany menetes, hatinya begitu sakit melihat Siwon hanya mengingat Sully, tidak adakah celah sedikitpun untuknya di hati Siwon, sejahat itukah Tiffany menyakiti Siwon yg membuat Siwon dan Sully harus berpisah, sebenci itukah Siwon padanya sehingga hanya Sully yg ada di fikiran Siwon. Tapi bukankah semua ini takdir bahkan Tiffany tidak menginginkan ini terjadi padanya, mencintai pria yg tidak mencintainya hanya akan membuatnya tersakiti, namun apa yg bisa di perbuatnya kini dia mencintai Siwon dan ingin memiliki pria tersebut. Ini akan sulit untuk Tiffany.

” mianhe …. ” ucap Tiffany lirih, kemudian Tiffany mengelus rambut Siwon pelan, memberikanya ketenangan, Siwon pun tidak menjauh ataupun menolak, Siwon merasa nyaman untuk saat ini.

 

Siwon Pov.

Aku mengerjapkan mataku dan perlahan membuka mata, kepalaku terasa berdenyut dengan kencang, kemudian aku memegang kepelaku yg berdenyut, namun aku terkejut saat merasakan kain kompresan menempel di kepalaku, siapa yg melakukan ini ?, kemudian aku teringat, pasti Tiffany yang melakukan ini bukankah gadis itu yg datang ke apartment tadi malam, dan gadis itu pula yg hampir di cium olehku tanpa sadar.

Aku bangun dan melihat seluruh ruangan, ruangan terlihat sangat rapih dari sebelumnya, kemudian aku pun melangkah untuk mencuci muka, aku melihat Tiffany di dapur sedang memasak dan aku lihat banyak makanan yg terhidang di meja.

Sejenak aku memperhatikanya yg sedang memasak membelakangiku, dia cukup lihai dengan peralatan dapur. Dia terlihat cantik, dia sangat baik dan peduli padaku, tapi entah kenapa aku begitu tidak menyukainya sejak perjodohan ini.

Tiffany membalikan tubuhnya untuk menaruh sup, kemudian dia tersenyum manis kearahku, dan tanpa sadar aku pun mebalas senyumnya.

” kau sudah bangun, oppa. Bersihkan tubuhmu dahulu  kemudian sarapan, akan aku siapkan air hangat untukmu …… maafkan aku karena sudah lancang masuk ke apartmentmu tanpa izin, dan menginap di sini semalam untuk menjagamu yg demam …… tapi jangan khawatir aku tidur di sofa ” ucapnya, aku pun hanya mengangguk, kemudian dia melangkah ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat untuku.

Kami duduk untuk menyantap sarapan, tidak ada satu suarapun yg keluar dari mulut kami hanya dentangan sendok dan piring yg memenuhi apartmenku, Tiffany menyantap makanannya dengan tenang, sesekali aku melirik ke arahnya untuk melihat wajahnya.

 

*** Love in time ***

Author Pov.

Tiffany dan Siwon saling diam, mereka hanya menyantap makanan mereka dengan santai, tak ada stupun pembicaraan yg keluar dari mulut mereka, sesekali Siwon melirik kearah Tiffany, kenapa gadis tersebut begitu peduli padanya, dia tidak tahu apa yg harus di katakanya. Sedangkan Tiffany, dia merasa keadaan saat ini sangat canggung baginya.

” apa yg akan kau lakukan pada pertunangan kita minggu nanti ? ” tanya Tiffany pelan.

tidak ada jawaban yg keluar dari mulut Siwon, Siwon terlalu bungkam dengan pertanyaan Tiffany, dia masih belum bisa melupakan Sully cinta pertamanya.

” aku tahu kau tidak menginginkan semua ini, oppa. Namun ini sudah takdir, kita di persatukan tanpa ada rasa cinta sedikitpun …. meskipun kau ingin menolaknya dan akan membenciku nanti, tapi aku akan tetap menerima perjodohan ini dan bertunangan denganmu, aku tidak bisa menolaknya, karena appa begitu bahagia dengan perjodohan ini ” ucap Tiffany tersenyum getir, kemudian Tiffany langsung pergi meninggalkan Siwon yg mematung mendengar ucapan Tiffany.

 

*** Love in time ***

Pesta pertunangan Siwon dan Tiffany diadakan dengan sangat mewah di hotel berbintang lima, banyak para tamu undangan yg hadir, kebanyakan dari mereka adalah rekan bisnis dari perusahaan Hyundai dan Hwang Corp.

Siwon sangat tidak senang dengan pertunangan ini, berulang kali dia meminta appanya untuk membubarkan perjodohan ini namun gagal, Tuan Hwang terus menuntut Siwon untuk melakukanya membuat Siwon semakin membenci keluarganya dan juga Tiffany.

 

Flashback

Siwon terus memohon pada appanya untuk membubarkan perjodohan ini, dia tidak bisa jika harus bertunangan, hatinya masih mencintai Sully dan hanya untuk wanita tersebut.

” Appa aku mohon bubarkan semua ini, apa appa ingin melihatku hancur ” ucap Siwon, namun Tuan Choi tidak menghiraukan putranya dia terus sibuk pada dokumenya.

” Appa …. bubarkan peejodohan ini, aku tidak bisa menerima perjodohan ini appa, aku masih…….”

” kau masih mencintai Choi Sully …….. aku tahu kau masih mencintai gadis yg sudah mati itu, sampai kapanpun aku tidak akan membubarkan perjodohan ini, Tiffany adalah wanita yg sangat cocok untukmu, dia juga wanita yg baik, jadi bersikap baiklah padanya …… jika kau terus bersikap seperti ini dan tetap kukuh membubarkan perjodohan ini, maka aku tidak akan segan segan menghancurkan keluarga Choi Sully ” ucap Tuan Choi dingin memotong ucapan Siwon, Siwon mengepalkan tanganya kuat, dia begitu muak dan kesal.

Flasback end.

 

Siwon dan Tiffany resmi menjadi sepasang kekasih yg di ikat dalam sebuah pertunangan, Setelah acara inti dilaksanakan mereka menyapa para tamu bersama, Siwon terlihat tidak senang sedari tadi dia hanya diam dan berbicara apa adanya, bahkan raut wajahnya terlihat sangat kesal.

Ketika Siwon sudah merasa bosan, dia pun langsung meninggalkan tempat tersebut, tempat yg membuat hatinya begiu panas, semua orang mengucapkan selamat untuknya namun dia tidak begitu senang, Siwon pergi ke taman belakang hotel, dia duduk di salah satu sambil menatap langit.

Sedangkan Tiffany, Tiffany sibuk dengan tamu undangan yg datang memberi ucapan padanya, semua orang menanyakan tentang Siwon namun pria tersebut tidak tahu entah kemana perginya, ingin sekali Tiffany pergi dari kerumunan tersebut yg membuatnya merasa malu dan sedih, bagaimana tidak ….. ? semua orang menanyakan Siwon yg kini sudah menjadi tuanganya yg seharusnya berada disisinya menyambut tamu undangan lain.

” Fany-ah …… ” panggil seseorang dari belakang, kemudian Tiffany pun membalikan tubuhnya ke arah suara tsb dan meninggalkan kerumunan tersebut.

” taeyon-ah …. ” ucap Tiffany, kemudian mereka saling berpelukan.

” selamat atas pertunanganmu, fany-ah ” ucap Taeyeon, dia turut bahagia karena temannya sudah bertunangan dan mendapatkan pria yg baik, sebelumnya Taeyeon sangat tidak menyukai hubungan seunghyun dan Tiffany, namun sekarang dia senang karena Tiffany mendapatkan pria yg baik seperti Siwon apalagi Taeyeon juga mengenal Siwon sejak kecil namun tidak terlalu dekat.

” gomawo ….. ” ucap Tiffany, Taeyeon menengok ke kanan kirinya mencari seseorang yg seharusnya juga bersamanya dan Tiffany.

” dimana Siwon oppa?, aku ingin memberikan selamat padanya juga …. aku tidak menyangka bahwa kau sekarang bertunangan dengan seorang pria yg mapan sepertinya ” ucap Taeyeon menggoda Tiffany, Tiffany hanya tersenyum membalasnya, dia tidak mau menunjukan ekapresi sedih di saat saat seperti.

” dia tidak ada disini … ” ucap Tiffany sambil mencari sosok Siwon, namun pria tersebut tidak ada.

Tiffany mencari Siwon di sekitar taman, sedari tadi Tiffany mencari Siwon tapi belum menemukanya, Tiffany membutuhkan pria itu saat ini, semua orang menanyakan keberadaan Siwon yg tidak bersama Tiffany, Tiffany berjalan pelan menuju sebuah bangku di taman tersebut, Tiffany melihat Siwon sedang duduk termenung menatap langit.

” oppa …. ” ucap Tiffany pelan yg berada di belakang Siwon, Siwon pun membalikan badanya menghadap Tiffany.

” kapan kau ada disini?… ”

” baru saja ….. semua orang mencarimu, aku tidak tahu harus mengatakan apa pada mereka ketika mereka bertanya kenapa tunanganmu tidak disampingmu? ” ucap Tiffany, Siwon menghampiri Tiffany.

” apa kau bahagia dengan pertunangan ini? ” ucap Siwon sedikit sinis dan menyinggung.

” aku bahagia, karena appa sangat bahagia dengan semua ini ” ucap Tiffany tersenyum getir, Siwon menghela nafasnya kasar, kenapa semua orang bahagia dengan pertunangan ini, dia tidak bahagia dengan semua ini, Siwon belum bisa menerima Tiffany.

” masuklah … ” ucap Siwon dingin, kemudian meninggalkan tempat tersebut dan juga Tiffany yg terdiam menatap langkahnya yg semakin jauh.

 

*** Love in time ***

Tiffany Pov.

Perjodohan ini berjalan dengan baik sampai sekarang, tapi tidak dengan perasaanku dan Siwon oppa. Siwon oppa begitu tidak menyukai perjodohan ini, dia selalu mengacuhkanku dan tidak menganggapku, sedangkan aku, perasaan ku semakin sakit setiap dia mengabaikanku, aku selalu berusaha untuk membuatnya jatuh cinta padaku, bagiku mencintainya adalah menyakitkan bagiku, membuatnya melupakan cinta pertamanya dan berpindah padaku, namun kurasa itu sangat sulit.

Aku dan Nyonya Choi sedang menyiapkan makan malam, Nyonya Choi menyuruhku datang untuk makan malam bersama, dia begitu baik padaku, dia mengajariku memasak masakan kesukaan Siwon oppa.

” masukan garam satu sendok kecil, kemudiam aduk dan tunggu sampai matang ” ucap Nyonya Choi padaku, kemudian aku pun melakukam seperti apa yg dia ucapkan.

” aku tidak salah memilih mu … kau adalah wanita yg baik, aku yakin Siwon akan bahagia bersamamu ” ucap Nyonya Choi, aku terdiam memdengar ucapannya, apa yg dia katakan tadi tidak benar kenyataanya, Siwon oppa tidak akan bahagia bersamaku meskipun aku berusaha melakukan yg terbaik untuknya, aku termenung memikirkan perkataan Nyonya Choi sehingga tanpa sadar pisau yg aku gunakan untuk memotong daun bawang mengenai jariku, dan membuatnya berdarah.

” aw …. ” aku terpekik kesakitan dan tersadar ketika jariku tersayat oleh pisau yg ku gunakan, Nyonya Choi yg melihatnya langsung panik dan mendekat padaku.

” gwenchana ? …. ” tanyanya sambil melihat jariku dan langsung mencuci jariku di kran, dan tiba tiba Siwon datang dari pulang kerja dan Nyonya Choi yg melihat putranya tiba dia langsung menyuruh Siwon oppa untuk mengambilkan kotak P3K dan mengobati lukaku.

” Siwon-ah ….. tolong ambilkan kotak P3K dan obati luka Tiffany ” pinta Nyonya Choi, Siwon oppa pun langsung mematuhi perintah nyonya choi dan mengobati lukaku.

Siwon oppa begitu santai mengobati lukaku, wajahnya murung, setiap hari setelah perjodohan ini Siwon oppa selalu begitu bersikap acuh dan dingin, aku tahu … mungkin aku akan menjadi seorang adik baginya, tidak untuk seorang wanita yg dicintainya.

Siwon oppa mengambil plaster dan hendak memakaikanya pada jariku namun aku menahanya.

” changkaman ….. kau harus bersihkan lukaku terlebih dahulu dengan alkohol dan beri obat merah baru kemudian kau balut lukanya, jika kau tidak melakukanya maka lukaku akan terinfeksi …. begitupun dengan hatiku ” ucap ku lirih pada kalimat terakhir. Siwon terdiam sejenak kemudian melanjutkan kegiatanya mengobati luka ku.

” sudah selesai … ” ucap Siwon oppa dan membereskan kotak P3K nya, Siwon oppa terlihat tidak begitu peduli dengan luka ku, dia begitu santai membereskan kotak P3K sebelum akhirnya meninggalkanku, aku hanya melihat nanar langkah Siwon oppa yg menjauh dariku.

 

*** Love in time ***

Author Pov.

Tiffany berjalan dengan bahagia menuju ruang kerja Siwon, dia tanganya membawa kotak makanan dan minuman untuk Siwon, hari ini dia ingin Siwon masakanya Tiffany, dan Tiffany membuat makanan itu dengan perasaan tulus, dia membawakan masakan kesukaan Siwon, akhir akhir ini Tiffany belajar keras memasak makanan kesukaan Siwon.

Tiffany masuk keruangan Siwon, dia melihat Siwon masih sibuk dengan beberapa kasusnya, bukankah ini sudah jam makan siang tapi kenapa Siwon masih sibuk dengan pekerjaanya, tapi Tiffany bisa mengerti hal itu, Tiffany tahu Siwon memang orang yg workaholic, Tiffany tersenyum lembut dan menghampiri Siwon, Siwon yg melihat Tiffany masuk keruanganya hanya diam dan tetap fokus pada pekerjaanya.

” oppa ….. aku membawakan bekal makan siang untukmu ” ucap Tiffany sambil menyodorkan kotak makananya.

” aku tidak lapar, kau makan sendiri saja ” ucap Siwon yg masih fokus pada pekerjaanya tanpa mendongak sedikitpun ke arah Tiffany, Tiffany hanya bisa berusaha bersabar menghadapi Siwon, Tiffany sudah terbiasa dengan sikap Siwon yg selalu acuh padanya, tapi Tiffany tahu Siwon bukanlah pria seperti itu.

” tapi aku membawakanya untukmu ” ucap Tiffany pelan, kemudian Siwon pun langsung menghentikan pekerjaanya dan menatap Tiffany.

” sudah ku bilang aku tidak ingin memakannya, kau makan saja sendiri atau kau kasih pada orang lain, kenapa kau selalu menggangguku ” ucap Siwon, Tiffany terpaku mendengar ucapan Siwon, hatinya begitu sakit, Siwon mengatakan kata kata tersebut di depan rekan kerja Siwon, sehingga membuat Tiffany merasa malu, Tiffany merasakan desakan di hatinnya, jelas jelas Tiffany tulus membawakan makanan tersebut tapi Siwon malah menolaknya, Tiffany sudah tidak tahan lagi dengan sikap Siwon, hatinya begitu sakit, Tiffany meremas kuat roknya mencoba menahan rasa sakitnya, kemudian Tiffany mendongak  menatap Siwon dan tersenyum lembut.

” maafkan aku ” ucap Tiffany sebelum meninggalkan tempat tersebut, Tiffany tergesa gesa meninggalkan ruangan Siwon, Tiffany takut  air matanya jatuh, sekuat apapun Tiffany menahanya dia pasti akan merasa lelah untuk menahan rasa sakitnya.

Tiffany menutup pintu ruang kerja Siwon, dia terus menunduk sehingga tanpa dia lihat dia menabrak seorang pria yg sepertinya jaksa di kantor kejaksaan ini.

 

 

TBC …….

55 thoughts on “(AF) Love In Time Part 2

  1. Bc dr awk lngsung kena bgt feelny. bhsny ringan n enk dibc.
    sakit pasti siapa yg g sakit ditggl org yg dicintai, itu yg dirasakn siwon. tp justru yg jauh lbh adl fany.

  2. Duh bacanya kalo bener bener pasti ngerasain apa yang dirasain sama Tiffany eonni😯, ya aku tahu Siwon oppa cuma menganggap Tiffany eonni adik gk lebih masih ada Sully di hati Siwon oppa. Tiffany eonni jangan merasa bersalah gitu *bikin nangis aja😢😦 Siapa ya jaksanya itu?? Penasaran…. Gimana kelanjutan cinta Tiffany eonni?? Sedih aja nihhh…
    Next part

  3. Wah, ternyata sully juga pernah mati? 😮.. kasian liat siwon kehilangan sulli, oh iya thor kenapa jessica harus ngilang pas yoona dateng ke kamar? Toh kan gak ada yang bisa liat dia selain fany.. semoga sikap siwon berubah sebelum terlambat ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s