(AF) Love in Time Part 1

” Love in Time “

 UntitledAuthor : silviELF_Sone / @silvi0931

Main Cast :

Tiffany Hwang

&

Choi Siwon

Other Cast :

Jessica Jung

Genree : Sad, romance.

Rating : G

Lenght : Chapter

Disclaimer :

Cerita ini hanyalah hasil khayalanku, ide cerita ini murni hasil pemikiranku,   semua Cast dalam FF ini adalah milik Tuhan YME, Don’t be COPAS and keep RCL.

*** Love in Time ***

Author Pov.

Suara menggelegar dan hujan yg deras membuat jalanan seoul tertutup oleh kabut dan angin, jalanan begitu sepi dan hanya beberapa transportasi ada di sepanjang jalanan seoul, saat itu ada seorang gadis yg bernama Tiffany Hwang dia sedang menyetir mobilnya di tengah hujan yg besar, tebalnya kabut yg ada dijalanan sepi tersebut membuat Tiffany kesulitan untuk melihat jalan di depanya.

 

Tiffany menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang tapi tanpa di ketahuinya ada sebuah truk besar di depanya.

 

” arghhhh……… ”

ciiiiiiit ……… brak…….

 

mobil Tiffany bertabrakan dengan truk besar di depanya, mobilnya oleng dan terpental beberapa meter dari jalanan, kaca mobil dan pintu mobil sebelah kiri hancur menabrak pembatas jalan, tubuh Tiffany terbentur hebat, banyak darah yg mengalir di tubuhnya. Tiffany sangat tidak berdaya dan tidak sadarkan diri.

 

 

Suara sirine ambulance memenuhi Rumah Sakit Pusat Seoul, petugas ambulance dengan cepat mengeluarkan Tiffany dan supir truk langsung bergerak cepat menuju ruang UGD. Sang Dokter langsung dan beberapa perawatnya memasangkan alat alat rumah sakit ke tubuh Tiffany dan beberapa suster yg membantunya membersihkan luka Tiffany. Dentuman alat alat rumah sakit sangat terdengar memenuhi ruang tersebut.

 

 

Appa Tiffany terlihat begitu sedih dan cemas dengan putrinya yg masih ada di dalam ruang UGD, sedari tadi dia hanya berjalan bolak balik menunggu informasi dari sang dokter tentang keadaan putrinya. Tiffany adalah putri satu satunya yg dia miliki, dia tidak ingin orang orang yg disayanginya meninggalkanya.

 

” bagaimana keadaan putri ku dok? ” ucap appa Tiffany langsung ketika Dokter keluar dari ruang UGD, Tuang Hwang sangat gelisah.

 

” kami sudah melakukan yg terbaik pada putrimu tuan, dia mengalami banyak pendarahan dan benturan yg sangat keras menyebabkan jantungnya mengalami sedikit kerusakan, kita tunggu saja perubahan pada keadaan putrimu dalam beberapa hari, jika tidak ada perubahan maka kita harus bisa merelakanya ” ucap sang dokter kemudian meninggalkan tuan Hwang dan beberapa pengawalnya.

 

” tidak mungkin….. putriku ” ucap Tuan Hwang lemah, dia begitu menyayangi putri satu satunya itu, tuan hwang menangis dan terduduk lemah mendengar keadaan putrinya yg kritis.

 

 

 

Tiffany terbangun dari ranjang rumah sakit, kemudian matanya menelusuri ruangan tersebut, badanya terasa begitu lemah dan kepalanya terasa sedikit pusing, kemudian dia turun dari ranjangnya dan melangkah, namun baru satu kakinya melangkah Tiffany melihat appanya dan manager appanya berjalan masuk ke ruangan dengan gontai, kemudian Tiffany langsung mendekati appanya untuk memeluknya, namun betapa terkejutnya dia ketika tubuhnya menembus tubuh tuan Hwang bahkan tuang Hwang tidak melihat kehadiran Tiffany. Tiffany begitu heran apa yg terjadi padanya kemudian Tiffany membalikan tubuhnya dan dia sangat terkejut ketika melihat dirinya terbaring lemah di ranjang ruangan tersebut, perasaanya tidak karuan ketika dia melihat tubuhnya yg terbaring, Tiffany begitu tidak percaya ini terjadi padanya, kemudian Tiffany menghampiri tuan Hwang yg sedang duduk di samping Tiffany sambil mengenggam tangan Tiffany dan menangis.

 

” appa ini aku …. aku di sini di sampingmu ” ucap Tiffany sambil melambaikan tanganya di depan tuan Hwang berharap Appanya melihat dan mendengarnya namun kenyataan pahit menghampirinya Appanya tidak mendemgarnya bahkan melihatnya pun tidak bisa, tuan Hwang hanya diam dan menangis menggenggam tangan putrinya, memberikanya kekuatan dan kehangatan untuk segera terbangun, dia merasa seperti menjadi appa yg bodoh, dia menyesal karena sudah mengijinkan Tiffany pergi sendirian tanpa pengawalnya.

 

” maafkan appa sayang ” ucap tuan Hwang parau.

 

” ani …. gwenchanayo appa … kau tidak bersalah appa ” ucap Tiffany pada appanya, Tiffany berusaha agar tuan Hwang bisa mendengar dan melihatnya namun tidak ada respon.

 

Tiffany melihat tubuhnya yg terbaring, bagaimana bisa ini terjadi, dia tidak bisa menyentuh apapun bahkan orang di sekelilingnya tidak bisa melihatnya. Ini semua tidak masuk akal baginya, tidak mungkin dia melihat tubuhnya terbaring lemah sedangkan dia sedang berdiri tegap dan tidak merasakan rasa sakit sedikitpun.

 

” apa aku sudah mati ? ” ucap Tiffany, mungkinkah dia sudah mati tapi bagaimana bisa, Tiffany terpukul dengan kenyataan ini.

 

kemudian Tiffany pun keluar dari ruangan tersebut dengan langkah gontai, bahkan sekarang dia tidak perlu untuk membuka pintu agar dia bisa keluar, Tiffany merasakan sesak di dadanya, Tiffany menangis di depan kamar inapnya, dia duduk meringkuk memeluk kedua lututnya.

 

 

Choi Siwon keluar dari sebuah ruangan dengan mendorong kursi roda halmonienya, hari ini halmonienya pulang dari rumah sakit setelah beberapa hari di rawat, Siwon mendorong halmonienya di sepanjang koridor rumah sakit di temani adiknya Choi Yoona yg membawa tas berisi baju halmonienya.

 

Ketika Siwon sedang mendorong kursi roda halmonienya, dia melihat seorang gadis duduk menangis sambil memeluk kedua lututnya, dia terus memperhatikan Tiffany yg menangis, kemudian Tiffany mendongakan kepalanya ketika dia mendengar suara roda, Tiffany terus memperhatikan Siwon yg sedang mendorong halmonienya.

 

” saeng-ah …… kenapa gadis itu menangis ?” bisik Siwon pada Yoona Setelah melewati Tiffany

 

” tidak ada yg menangis disini oppa ” sanggah Yoona yg terus berjalan.

 

” ada gadis yg menangis sambil memeluk lututnya di depan kamar inap, dia memakai dress pendek berwarna putih, dengan rambut di kuncir satu, dia cantik ” ucap Siwon, karena penasaran dengan perkataan siwon akhirnya yoona dan siwon menghentikan langkahnya dan berbalik untuk melihat gadis yg di maksud oppanya.

 

” disini tidak ada yg menangis oppa, bahkan tidak ada gadis yg memakai dress pendek putih dengan rambut yg di kuncir, disini hanya ada dua orang ahjuhsi sepertinya mereka penjaga ” sanggah yoona yg tidak melihat apapun kecuali dua orang penjaga tuan Hwang.

 

” ani ….. itu dia, dia melihat ke arah kita ” ucap siwon menunjuk kearah Tiffany.

 

” oppa jangan menakutiku….” ucap yoona kesal dan berlalu sambil mengambil alih siwon mendorong halmonienya.

 

” hei…. cangkamanyo …. aku tidak berbohong dia ada ” ucap siwon, mengejar yoona, namun yoona tidak menghiraukan Oppanya dan mempercepat langkahnya

 

 

 

*** Love in Time ***

 

Tiffany bangun dari duduknya ketika muncul seorang gadis cantik berambut panjang memakai dress panjang berwarna putih dengan jubah berwarna putih. Tiffany sangat terkejut dan ketakutan ketika melihat kessica yg datang dengan tiba tiba.

 

” kau siapa ? ” tanya Tiffany pada gadis tersebut yg muncul tiba tiba.

 

” aku kesini untuk menjemputmu …. namaku Jessica Jung ” ucap jessica kemudian memegang lengan Tiffany, Tiffany bisa merasakan dinginya kulit jessica yg bersentuhan denganya, dengan seketika bulu kuduk Tiffany merinding ketika Jessica menyentuhnya

 

 

” apa kau menjemput kematianku ? ” tanya Tiffany.

 

” tentu ….. kau salah satu pasienku …. ikutlah aku ” kemudian mereka menghilang dengan sekejap ketika jessica mengibarkan jubahnya.

 

Tiffany dan jessica tiba di sebuah taman rumah sakit, Tiffany hanya diam dan bersedih, mengapa umurnya sangat pendek bahkan dia belum merasakan sebuah kebahagiaan fikir Tiffany, Jessica yg melihat raut muka Tiffany pun merasa iba dibuatnya, dia bisa mengerti perasaan Tiffany saat ini.

 

” kau baik baik saja Tiffany Hwang ? ” tanya jessica pelan.

 

” bagaimana mungkin aku baik baik saja …. sekarang aku sudah mati ….. appa ku sedang menangis memanggil namaku untuk segera terbangun …. dan sebentar lagi aku akan bertunangan dengan seunghyun oppa …. aku sangat malang ” Tiffany meratapi nasibnya, betapa sedihnya hidupnya, dia pergi ketika acara kebahagiaan akan datang padanya.

 

” jangan bersedih …. biar ku jelaskan …. aku adalah jessica jung salah satu malaikat maut di dunia ini ….. tugasku adalah menangani orang orang yg mati sebelum waktunya ….. jadi kau belum sepenuhnya mati dan memiliki kesempatan untuk bisa kembali ” terang jessica, Tiffany pun mendongak melihat jessica, Tiffany masih belum mengerti maksud jessica, apa maksudnya dengan masih memiliki kesempatan lagi untuk bisa hidup kembali.

 

” apa maksudmu ? ”

 

” ikutlah denganku ….. ” kemudian mereka pun menghilang.

 

 

Tiffany dan jessica tiba di koridor rumah sakit, mereka berjalan menelusuri koridor, Tiffany begitu terkejut dan ketakutan ketika dia melihat orang orang seperti dia berjalan dengan berlawanan arah, beberapa wajah orang orang tersebut begitu mengerikan ada yg kepalanya berdarah, ada yg mukanya hancur, ada yg tanganya tidak ada, Tiffany begitu ketakutan melihatnya dia hanya bisa memegang erat jubah jessica dan bersembunyi di belakang jessica karena ketakutan.

 

” jessica ….. kenapa mereka seperti itu ” tanya Tiffany

 

” mereka adalah orang orang yg sudah ditakdirkan benar benar mati …. kau tidak usah takut, kau akan terbiasa …. aku akan menjemput salah satu pasienku sepertimu dia bernama yoon jae kyung, dia ada dikamar nomer 201 ” ucap jessica, kemudian mereka terus berjalan menuju kamar yg di tuju.

 

Sesampainya di kamar 201 Jessica hanya diam berdiri membuat Tiffany kebingungan melihatnya, Tiffany berfikir apa yg sedang di lakukan Jessica.

 

” kenapa kau diam saja jessica ? ”

 

” diamlah aku sedang menunggu rohnya keluar, dia sepertimu mati sebelum waktu yg di takdirkan ….. mereka yg mati sebelum di takdirkan akan berwujud sama seperti mereka hidup dengan penampilan yg sama meskipun mereka mengalami kecelakaan dan cacat yg parah ”

 

” sekarang aku mengerti ” ucap Tiffany, dia terdiam melihat roh yoon jae kyung yg keluar ibu jae kyung menangis karena jaekyung belum siuman, tiba tiba Tiffany memikirkan Appanya yg sedang menangis karena dia belum juga sadar, kemudian Jessica mengibaskan jubahnya dan mereka menghilang.

 

 

Tiffany dan Jessica sampai di sebuah tempat yg sangat sepi dan tidak ada satu orangpun yg mengetahui tempat tersebut, tempat tersebut begitu indah pepohonan yg segar dan bunga bunga yg cantik menghiasi tempat tersebut, Tiffany takjub melihatnya, Tiffany juga melihat beberapa gadis yg sama sepertinya yg sedang berjalan bersama para malaikat mautnya masing masing. Tiffany tersenyum miris melihat dirinya, yg tidak berdaya dan tidak bisa apa apa.

 

Jessica membawa Tiffany ke sebuah ruangan yg berisi bermacam warna ramuan, banyak sekali berbagai macam ramuan di ruangan tersebut, ramuan tersebut digunakan untuk menjadi nyawa sementara dan petunjuk untuk bisa hidup kembali, semua orang orang yg mati sebelum waktu yg di takdirkan harus meminum ramuan tersebut, kemudian Tiffany mendekat ke meja yg terdapat tujuh warna ramuan.

 

” ambilah salah satu dari ramuan ini … kemudian minumlah ” pinta jessica, Tiffany pun hanya menurut dan mengambil ramuan berwarna merah, dan meminumnya, setelah meminumnya tubuh Tiffany terasa lebih segar dan sehat kembali, di leher Tiffany pun terdapat kalung yg berbentuk bunga

 

” aku sudah meminumnya ” ucap Tiffany, kemudian jessica mengambil sebuah kertas kecil yg muncul dari botol ramuan yg telah di minum Tiffany dan membacanya.

 

” ………. ketulusan abadi ” ucap Tiffany membaca kertas kecil tersebut.

 

” apa maksudnya jessica? ” tanya Tiffany tidak mengerti dengan kertas tersebut.

 

” kau sudah bisa masuk ke dalam tubuhmu, setelah itu kau harus mendapatkan ketulusan abadi sebelum waktumu habis,kalung itu akan menjadi mesin waktunya, kau hanya memiliki waktu 100 hari untuk mendapatkanya, masing masing kelopak berjumlah 10 hari dan masing masing kelopaknya akan menghilang jika waktu 10 harimu habis, dan setelah waktu 100 harimu habis maka kalungmu akan menjadi panas dan berubah menjadi seperti jam yg menunjukan banyaknya menit yg kau miliki sebelum kau benar benar mati ” ucap jessica, Setelah mengucapkan hal tersebut jessica merasa masih ada yg mengganjal dengan kertas tersebut seperti ada kata kata yg hilang dalam kertas tersebut. Tanpa mereka ketahui tulisan di kertas tersebut ada yg hilang bukan ” ketulusan abadi ” yg di maksud melainkan ” ciuman ketulusan abadi ” lah yg harus di dapatkan Tiffany namun Tiffany tidak mengetahui hal itu sehingga ini akan menjadi sulit bagi Tiffany.

 

” bagaimana bisa aku melakukanya ?” gumam Tiffany.

 

” aku akan berusaha membantumu fany-ah, mulai sekarang kita akan berkerjasama untuk menemukanya, mulai sekarang kita adalah teman partner ” ucap jessica sambil tersenyum manis dan Tiffany pun membalasnya dengan senyuman, dia merasa beruntung bertemu dengan Jessica.

 

” mungkin arti dari ketulusan abadi tersebut adalah sebuah kasih sayang dan cinta ” ucap jessica menerka maksud dari kata tersebut.

 

” tapi bukankah kasih sayang dan cinta

orang tuaku itu abadi sica ?”

 

” mereka tidak termasuk …. waktumu akan di mulai dari kau masuk kedalam tubuhmu ” ucap Jessica, Tiffany mengangguk mengerti, dia tidak tahu harus di mulai dari mana, tugas seperti ini sangatlah berat, tidak semua orang yg menimggal sebelum waktu yg di takdirkan bisa kembali, banyak orang yg gagal mendapatkan persyaratan yg mereka cari.

 

 

 

*** Love in Time ***

 

Jessica dan Tiffany berjalan menuju rumah sakit, ketika mereka sampai di depan gedung Rumah Sakit Tiffany melihat kekasihnya Seunghyun dengan sekretaris Appanya  sedang berjalan bersama, Seunghyun dan sekretaris itu  terlihat sangat bahagia, mata Tiffany memanas melihat pemandangan tersebut, hatinya bergejolak tak karuan, dia sangat marah dan kecewa melihat orang yg di cintainya bermesraan dengan orang kepercayaan keluarganya, bahkan Tiffany melihat seunghyun mencium sekretaris itu di tempat umum, sehingga membuat Tiffany menjadi lebih murka.

 

” waeyo fany-ah ? ” tanya Jessica kebingungan ketika melihat raut wajah Tiffany yg sedikit menyeramkan.

 

” aku tidak percaya dia menghianatiku ….. aku akan menyelidikinya ” kemudian Tiffany berjalan untuk masuk kemobil Seunghyun.

 

Di mobil, seunghyun dan sekretaris appa Tiffany bermesraan dan tertawa bahagia tanpa memikirkan rasa bersalah mereka pada perasaan Tiffany, ingin rasanya Tiffany berteriak namun apa daya bahkan dia tidak terlihat. Berani sekali mereka mengkhianati Tiffany.

 

” baby, kita akan kemana sekarang ? ” tanya sekretaris itu  yg bernama Hyorin sambil mengandeng manja tangan seunghyun.

 

” kita akan ke apartmentku dan menghabiskan malam bersama, aku tidak sabar untuk menyentuh tubuhmu lagi, baby ” kemudian seunghyun mencium dahi hyorin dan mereka tertawa bersama.

 

Tiffany menggeram kesal dan mengepalkan kedua tanganya, teganya kekasihnya itu selama ini dia menghianati Tiffany, Tiffany terus fokus menatap tajam kedua insan di depanya, dan ketika hyorin menyenderkan tubuhnya di jok mobil hyorin melihat Tiffany yg sedang terduduk di jok belakang menatapnya tajam dan menyeramkan, Hyorin sedikit terkejut dan takut bukankah baru saja dia melihat Tiffany terbaring koma di kamar rawat inapnya.

 

” baby, Tiffany ada di belakang ” bisik hyorin ketakutan.

 

” tidak mungkin, baby. wanita bodoh itu sedang koma dan terbaring kaku di kamar inapnya ” sanggah seunghyun.

 

” ani, baby. dia ada di belakang, dia menatap kita sangat tajam dan menyeramkan ” ucap hyorin ketakutan, kemudian hyorin dan seunghyun pun menengok ke belakang dan mereka tidak melihat Tiffany, sedangkan Hyorin sangat terkejut melihat Tiffany tidak ada di jok belakang.

 

” dia tidak ada disini, baby. tidak usah difikirkan ” kemudian seunghyun pun segera menyalakan mobilnya, sedangkan hyorin masih terdiam jelas jelas dia melihat sosok Tiffany di belakangnya.

 

 

 

Tiffany keluar dari mobil seunghyun karena jessica yg memaksanya keluar, padahal Tiffany ingin sekali mencekik kedua orang tadi, hatinya sangat bergemuruh. Sedangkan Jessica terlihat sangat marah dengan sikap ceroboh Tiffany, tidak seharusnya Tiffany melakukan hal ini, jika Tiffany melakukanya, maka semuanya akan gagal.

 

” apa yg kau lakukan ….. kau tidak boleh menampakan dirimu dengan sembarangan ” bentak jessica kesal.

 

” aku tidak peduli …. saat ini aku benar benar marah dan kecewa, sica ”

 

” aku mengerti ….. kapan kau akan masuk ke tubuhmu ? ”

 

” entahlah …. aku masih ingin menyelidiki orang orang yg berkhianat padaku ataupun appaku ” kemudian Tiffany pun berlalu meninggalkan jessica, jessica yg melihat Tiffany meninggalkan dengan segera mempercepat langkahya mensejajarkan dengan Tiffany.

 

” kau tidak boleh meninggalkanku fany-ah, kita adalah teman partner ”

 

” lalu apa yg harus kita lakukan sekarang? ”

 

” kita akan menjemput pasien terakhirku, dia berada di ruang mayat ” ucap jessica tersenyum jail.

 

” mwo ….! ”

 

 

 

*** Love in Time ***

 

Siwon masuk ke sebuah kamar mayat untuk menyelidiki kasus pembunuhan, dia adalah seorang jaksa baru di Soeul,  Siwon memeriksa tubuh korban pembunuhan tersebut, dia begitu teliti memeriksa mayat tersebut, ini adalah kasus sulit untuk yg pertama, Siwon terlihat sedang memeriksa tubuh mayat tersebut di mulai dari tusukan di perut dan memar yg ada di bahu. Tanpa di ketahui Siwon Jessica dan Tiffany masuk ke kamar mayat tersebut untuk menjemput Lee dong hyun, Jessica memperhatikan sekelilingnya banyak mayat di ruangan tersebut dan pandanganya terhenti pada Siwon yg sedang menyelidiki.

 

” Fany-ah, bukankah pria itu tampan ” Ucap Jessica memuji ketampanan Siwon, Tiffany pun melihat ke arah Siwon.

 

” aku pernah melihatnya saat roh ku sudah keluar dari tubuhku ” ucap Tiffany, kemudian selang beberapa detik masuk seorang perawat dengan mendorong wanita di ranjang tersebut, perawat tersebut terlihat sangat misterius, jessica terus melihat pasien yg ada di ranjang tersebut, kemudian dia terhenyak ketika mengetahui bahwa pasien perempuan itu belum mati. Jessica bisa merasakan denyut nadi dan nafas pasien perempuan tersebut dengan normal

 

” fany-ah, pasien wanita itu masih hidup dia belum mati, dia telah di racuni oleh perawat tadi, kau harus membantunya ” jessica menujuk ke arah pasien tersebut, Jessica terlihat sangat panik sehingga membuat Tiffany risih dan tidak memperdulikan Jessica, namun Jessica terus membuat Tiffany risih.

 

” apa maksudmu …. dia sudah mati sica ” sanggah Tiffany.

 

” ani… aku bisa merasakanya, dia masih berada dalam efek racunnya, bahkan nadinya masih berdetak normal, jika kita tidak segera menolongnya maka dia akan sepertimu mati sebelum waktu yg di takdirkan ….. waktunya hanya sejam lagi, cepatlah bantu dia ” ucap Jessica yg terus mendesak Tiffany, bagi Tiffany apa hubunganya pasien wanita itu dengan Tiffany, bukankah dia hanya seorang manusia biasa, mana mungkin dia menolong pasien wanita tersebut sedangkan dia tidak bisa terlihat bahkan menyentuh benda pun tidak bisa.

 

” bagaimana aku membantunya ….. kau saja yg mebantunya ” tolakTiffany. Kemudian jessica pun berfikir sejenak untuk menemukan ide agar Tiffany melakukanya.

 

” ani …. aku harus menjalankan tugasku mengantar lee dong hyun , kau harus tunjukan dirimu dan meminta pria itu membawanya ke UGD ” ucap jessica menujuk ke arah siwon.

 

” mwo….. bagaimana aku melakukanya, aku tidak bisa menujukan diriku sica ”

 

” fokuskan dirimu padanya maka kau akan terlihat dan bisa menyentuh benda, tapi kau hanya akan terlihat olehnya ” ucap jessica kemudian menghilang bersama lee dong hyun.

 

 

 

Tiffany pun melakukan hal yg di katakan jessica, dia mefokuskan fikiranya pada Siwon dan dia terlihat dia bisa menyentuh benda di sekitarnya, kemudian dia keluar dari kamar mayat tersebut dan masuk lagi agar siwon tidak terkejut melihatnya.

 

Siwon melihat Tiffany yg berjalan ke arahnya dengan tergesa gesa, kemudian Siwon pun langsung menanyakan Tiffany.

 

” ada apa nona ? ” tanya Siwon

 

” kita harus menolongnya tuan, dia masih hidup ” ucap Tiffany menujukan pasien wanita tadi dan menghampirinya, kemudian siwon pun menghampirinya dan mengecek detak nadi wanita tersebut.

 

” dia masih berada dalam efek racun ” ucap Tiffany sehingga membuat Siwon menatap penasaran Tiffany yg tahu bahwa pasaien tersebut belum mati.

 

” ayo cepat kita harus menolongnya ” ucap Tiffany, kemudian Siwon dan Tiffany pun langsung beregas untuk menolongnya.

 

Dua orang suster sedang melakukan pemeriksaan pada pasien wanita tadi, sedangkan Siwon ada di sampingnya bersama Tiffany, Siwon terlihat panik sedari tadi Siwon mengoceh pada susternya untuk segera melakukan penanganan pada pasien tersebut karena desakan Tiffany.

 

” suster, kau harus segera menanganinya jika tidak dia akan mati ” ucap Siwon pada suster yg ada di samping kanannya.

 

” sabar tuan, kita harus menunggu dokter datang untuk menanganinya ” sanggah suster tersebut membuat Tiffany geram dan semakin mendesak siwon.

 

” ani, tuan …. kita harus menanganinya segera ….. detak jantungnya akan semakin melemah jika tidak segera di tangani, cepatlah katakan pada suster tersebut ” ucap Tiffany, sehingga membuat Siwon pusing karena sedari tadi Tiffany terus memaksanya untuk segera menangani pasien tersebut.

 

” suster, kita harus segera menanganinya ….. detak jantungnya akan semakin melemah jika tidak di tangani secepatnya ” ucap Siwon lagi, sehingga suster tersebut merasa sedikit kesal dengan siwon.

 

” katakan padanya bahwa pasien tersebut telah di racuni ….. dan harus ditangani sebelum racunya menyebar dan dia akan menjadi seperti ku ” ucap Tiffany lagi, sehingga membuat Siwon menjadi kesal.

 

” kau katakan saja pada susternya nona …. kenapa sedari tadi kau terus mendesak ku ” bentak Siwon yg  membuat suster dan orang yg ada di ruang tersebut menatap aneh Siwon.

 

” maaf tuan, kau berbicara dengan siapa ? ” tanya suster tersebut.

 

” aku berbicara dengan gadis di samping ku ” ucap Siwon,   kedua suster tersebut semakin menatap Siwon heran, tidak ada gadis yg di maksud siwon di tempat tersebut, hanya ada dua suster tersebut yg ada di dekat Siwon.

 

” maksudmu gadis yg mana tuan?, tidak ada gadis yg kau maksud di samping mu ” ucap suster, kemudian Siwon pun langsung menengok ke Tiffany dan dia pun terkejut Tiffany tidak ada di sampingnya, padahal Siwon melihat Tiffany beberapa detik yg lalu.

 

” tadi dia ada disini ” gumam Siwon, dia begitu bingung bagaimana gadis itu menghilang dengan waktu yg sangat singkat.

 

” mungkin kau juga harus memeriksa keadaan mental mu tuan ” ucap suster tersebut.

 

 

 

*** Love in Time ***

5 hari kemudian……..

 

Tuan Hwang duduk di samping Tiffany sambil menggenggam tangan putrinya hangat, dia begitu sedih dan menderita melihat putrinya selama lima hari ini terus tertidur dan tidak menunjukan kemujan apapun, Tuan Hwang meneteskan airmatanya.

 

” bangunlah sayang …….”

” maafkan appa, seharusnya malam itu appa tidak mengijinkanmu untuk mengendarai mobil seorang diri ” ucap appa Tiffany parau.

 

Tiffany yg baru masuk ke tubuhnya langsung menggerakan jari tanganya dan perlahan membuka matanya, dan melihat ke sekeliling ruanganya, Tiffany melihat appanya di sampinya.

 

” sayang kau sudah bangun ” tuan Hwang senang melihat Tiffany sudah terbangun, kemudian dia menekan tombol di samping ranjang Tiffany agar dokter segera datang ke kamarnya.

 

” appa ” Tiffany tersenyum lembut dan langsung bangun untuk memeluk appanya.

 

” kau tidak boleh banyak bergerak sayang ” ucap appa Tiffany melepas pelukanya dan membaringkan Tiffany pelan.

 

” appa aku baik baik saja ” ucap Tiffany, kemudian dokter dan dua orang perawat pun masuk untuk memeriksa keadaan Tiffany.

 

” ini aneh, detak jantungnya masih berada di bawah normal tapi dia bisa terbangun seperti ini ” ucap dokter tersebut setelah memeriksa Tiffany, dokter tersebut begitu heran dengan keadaan Tiffany yg bisa terbangun begitu sehat tanpa merasa kesakitan sedikitpun

 

” aku merasa sangat sehat appa …. aku tidak merasa sakit sedikitpun appa ” sanggah Tiffany kemudian dia langsung melepas alat alat rumah sakit yg menempel pada tubuhnya, kemudian turun dari ranjangnya dan melompat lompat.

 

” aku sangat sehat appa …. bahkan aku bisa berjalan dan

melompat ” ucap Tiffany senang.

 

” ani … kau harus di rawat di rumah sakit untuk beberapa hari sayang ” ucap appa Tiffany, Tiffany hanya menghela nafas kasar, dia akan sangat bosan dan tersiksa di rumah sakit ini.

 

 

 

 

Seunghyun dan sekretaris tuan Hwang datang untuk menjenguk Tiffany, Tiffany terlihat begitu tidak suka dengan kedatangan mereka, sedangkan tuan Hwang terlihat begitu senang atas kedatangan Seunghyun.

 

Tiffany menghela nafasnya kasar setiap kali Seunghyun membujuk Tiffany untuk makan.

 

” ayolah baby Hwang, satu suapan saja ” bujuk Seunghyun manis sedangkan Tiffany hanya diam dan tidak mau membuka mulutnya dia begitu kesal dan muak dengan sikap Seunghyun.

 

” ayolah buka mulutmu, nanti kau akan sakit ” ucap Seunghyun lembut.

 

” cih ….. kau fikir aku akan luluh …. dasar pria picik ” batin Tiffany kesal.

 

” berhentilah memaksaku untuk makan ” bentak Tiffany sehingga membuat orang yg ada di dalam terlonjak kaget dengan sikap Tiffany, sebelumnya Tiffany begitu ceria jika Seunghyun disampinya tapi sekarang dia berbeda.

 

” Appa aku tidak mau bertunangan dengan pria ini, apalagi sampai menikah denganya ” ucap Tiffany kepada tuang Whang sehingga membuat tuan Hwang heran dengan sikap Tiffany.

 

” apa maksudmu sayang, bukankah kau sangat mencintai Seunghyun”

 

” aku tidak mencintainya, Appa. dan satu lagi, seharusnya appa memecat sekretaris appa yg sangat kecentilan itu ” ucap Tiffany menatap dingin Hyorin, Seunghyun dan Hyorin yg mendengar hal itu hanya terdiam heran, tidak mungkin Tiffany bisa mengetahui hal sebenarnya.

 

” apa maksudmu, acara pertunanganya akan di laksanakan seminggu sesudah kau keluar dari Rumah Sakit ”

 

” tapi aku tetap tidak mau, Seunghyun hanya memanfaatkan aku agar bisa memiliki semua aset kita appa ” ucap Tiffany berusaha meyakinkan appanya, dan Tuan Hwang terkejut dengan penyataan putrinya, tuan Hwang akan memikirkan kembali pertunangan Tiffany dan Seunghyun.

 

 

 

***Love In Time ***

 

Tiffany sudah pulang dari Rumah Sakit 2 hari yg lalu karena dia yg memaksa appanya untuk pulang, Tiffany keluar dari kamarnya masoh dengan piyama tidurnya berwarna pink, dia segera turun untuk segera sarapan bersama appanya.

 

” bibi dimana appa ? ” tanya Tiffany pada pelayan rumahnya.

 

” tuan Hwang sedang kedatangan tamu, dia putra dari tuan Choi ”

 

” maksudmu Siwon oppa ? ”

 

” ne … ” bibi bong tersenyum dan mengangguk.

 

” aku sudah lama tidak melihatnya sejak lulus dari SD, menurutmu seperti apa dia sekarang ya ? ” tanya Tiffany sambil memikirkan swperti apakah teman kecilnya itu.

 

” dia sangat tampan nona ” puji bibi bonh dan tersenyum menggoda Tiffany.

 

” aish …. apa maksud bibi, aku tidak percaya dia setampan yg bibi bong katakan ” kemudian Tiffany pun melangkah pergi menuju Ruang tamu untuk melihat tamu appanya.

 

Tuan Hwang sangat senang melihat Siwon datang, dia audah sangat lama tidak bertemu dengan putra sahabatnya itu, tak lama kemudian Tiffany datang menghampiri appanya.

 

” Appa ” ucap Tiffany kemudian menghampiri appany, Siwon yg melihatnya begitu tidak percaya, gadis yg pernah di temuinya di Rumah Sakit ternyata adalah teman kecilnya, banyak sekali di benak siwon pertanyaan pertanyaan tentang Tiffany, bagimana mungkin gadis yg saat itu dia lihat tetapi orang lain tidak bisa melihatnya sekarang gadis tersebut sedang berdiri di depanya begitu nyata, bahkan Siwon pernah berfikir kalau gadis tersebut adalah hantu.

 

Siwon hanya termangu melihat Tiffany di depanya.

 

” Siapa dia appa ? ” tanya Tiffany pada appany.

 

” dia Choi Siwon teman kecilmu dan putra dari sahabat appa tuan Choi Kiho ” jelas tuan Hwang.

 

” jadi dia adalah Choi Siwon yg menyebalkan yg sering membuatku kesal dan menangis ” ucap Tiffany tak percaya

 

” ne …. aku juga tidak percaya kalau kau adalah gadis yg ku temui di Rumah Sakit, saat itu kau juga lebih menyebalkan, kau ingat ?, kau terus mendesakku untuk segera menangani pasien wanita itu ”

 

” jadi kalian pernah bertemu sebelumnya di rumah sakit”

 

 

” ne, appa …. saat itu aku bosan di kamar dan berjalan jalan sebentar ” ucap Tiffany berbohong, mana mungkin dia akan mengatakan hal sebenarnya bahwa saat itu jiwanya lah yg keluar dan melakukanya.

 

” ya sudah, apa kau mau ikut sarapan dengan kami Siwon-ah ? ” tanya appa Tiffany.

 

” ani, tuan Hwang. aku harus segera pergi ke kantor ” ucap Siwon kemudian membungkuk dan pergi. Tiffany melihat kepergian Siwon, entah kenapa dia sangat merindukan pria tersebut, dia merindukan masa kecilnya dengan Siwon, dia ingat ketika Tiffany menangis karena dia terjatuh saat itu mereka sedang bermain kejar kejaran dan membuatnya harus ke Rumah Sakit karena lututnya yg robek dan harus di jahit.

 

Flashback.

 

Tiga anak kecil terlihat sangat bahagia, canda dan suara tawa terdengar begitu indah, mereka sedang bermain kejar kejaran, sang namja yg berumur 8 tahun terlihat begitu semangat dan senang mengejar teman yeojanya, Siwon berlari begitu cepat mengejar Tiffany.

 

” arhghhh …. andwae oppa ….. awas Yoona ” ucap Tiffany sambil berlari menghindar Siwon, terlukis senyuman yg sangat cantik di  bibirnya apalagi lengkungan bulan sabit di matanya yg membuatnya terlihat sangat cantik.

 

” aku akan mendapatkanmu ” ucap Siwon dan berlari cepat ke arah Tiffany, dan Tiffany yg melihat Siwon mengejarnya pun berusaha menghindar namun dia tidak melihat ada batu di depanya sehingga membuat Tiffany terjatuh dan lututnya berdarah.

 

” aw …. appo …. ap..po …..hiks ….hiks…. hue….. ” Tiffany menangis kencang, sehingga membuat Siwon khawatir dan merasa bersalah.

 

” fany-ah ….. gwechana ? ” tanya Siwon melihat luka Tiffany, Siwon begitu cemas dan merasa bersalah.

 

” hueeee ….. eomma … Siwon oppa nakal … dia membuatku terjatuh ….. hueee …. hueee……. hiks ” Tiffany tersedu sedu. Kemudian eomma Tiffany dan eomma Siwon langsung menghampiri mereka, eomma Tiffany dan eomma Siwon begitu khawatir melihat Tiffany yg terluka.

 

” sayang …. gwechana ? ” tanya eomma Tiffany khawatir melihat luka Tiffany.

 

” kau tidak boleh nakal siwon-ah ” ucap eomma Siwon ke Siwon dengan sedikit kesal.

 

” mianhe eomma, aku sangat menyesal ” ucap Siwon menyesali perbuatanya, wajahnya begitu sedih. Dia terus diam menyesali perbuatanya.

 

” Siwon oppa membuat fany eonni berdarah eomma ” adu Yoona mempoutkan bibirnya.

 

Kemudian mereka pun langsung membawa Tiffany untuk segera di obati.

 

Flashback end.

 

 

*** Love In Time ***

 

Tiffany berjalan lesu menuju rumah Siwon, Appanya menyuruhnya untuk mengantarkan gingseng untuk Tuan Choi Kiho, dan sekaligus  Tiffany pun main untuk bertemu Yoona, sudah 7 tahun Tiffany tidak bertemu Yoona setelah lulus SMA, dia sangat merindukan sahabat kecilnya itu. Tiffany memencet bel Rumah tuan Choi, cukup lama dia menunggu pintu terbuka kemudian dia melihat sebuah mobil ferari hitam berhenti beberapa meter di samping Tiffany.

 

Tiffany mengernyitkan dahinya melihat sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti di sampingnya, kemudian pemilik mobil tersebutpun keluar yg tak lain adalah Choi Siwon bersama seorang wanita cantik.

 

” apa yg kau lakukan disini ? ” tanya Siwon sinis pada Tiffany.

 

” apa seperti ini caramu menerima seorang tamu?, aku kesini hanya ingin memberi ini pada tuan choi, ini dari appaku. Aku harap kau bisa menyampaikanya ” ucap Tiffany sengit dan menyerahkan sebuah kotak yg berisi gingseng, kemudian dia pun melangkah untuk pergi, dia membatalkan niatnya untuk bertemu Yoona, dia begitu kesal dengan sikap Siwon yg menyambutnya dengan sinis, Tiffany pergi dengan langkah kesal, namun ketika dia hendak masuk ke mobil nya mata Tiffany melihat seorang wanita yg berdiri di samping Siwon, Tiffany memperhatikan wanita tersebut, entah kenapa saat Tiffany melihat wanita tersebut terselip rasa tidak suka.

 

 

Tbc…………

57 thoughts on “(AF) Love in Time Part 1

  1. Seruuuuuu……. Sepanjang baca bener-bener ga ngebosenin, perkenalan yang cukup oke , ga kependekan juga ga kepanjangan. Pas banget author^^
    Ceritanya juga unik untuk dijadikan fanfic meskipun cerita semacam ini banyak berseliweran di film-film tapi kalo tulisan pasti ga mudah untuk bikin orang supaya ga bosen dan gampang membayangkannya.
    Wah siwon oppa kenapa nih cuek banget sama tiffa, akan gimana 100 hari yang harus tiffa jalani, semoga dia berhasil dengan dibantu angel sica ,hihii #jeti
    Keep writing author ^^

  2. Tiffany eonni kasian harus ngejalanin banyak rintangan ya… Siwon oppa?? Penasaran sama kelanjutan cinta Sifany soalnya Siwon oppa sama Tiffany eonni udh lama gk ketemu, dan pasti ada rasa canggung lah…
    Baca dari awal sampai akhir menurutku ceritanya menarik gk ngebosenin, nebak nebak apa yg akan terjadi selanjutnya seru jadinya tapi sempet nangis sih di beberapa bagian,*ihhh cengeng😆
    Next part… *liat library cari cerita yg seru ketemu deh…

  3. Pas aku baca di awal tadi aku kira ceritanya seperti 49 days tapi dituangin dalam bentuk tulisan, eh ternyata beda ya, ff nya bikin aku penasaran trus dengan cerita selanjutnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s