(AF) Happiness With You Part 2

184243_447067612031182_705552033_n

Author : choitiffany

Main Cast: Choi Siwon, Tiffany Hwang

Genre : Romance, Lovestory

Rating : PG 15

Disclaimer:::: Ini fanfic yang baru pertama kali di post disini. Mohon maaf kalau ada kesamaan dalam segi apapun. Ini real hasil pemikiran saya sendiri, don’t plagiat guys.. happy reading and always comment & like J

“Mwo??” Tiffany terlihat sangat terkejut saat Siwon mengajaknya untuk melakukan fitting gaun pengantin. Ini diluar dugaannya sama sekali, tidak pernah terpikirkan olehnya kalau Siwon akan mengajaknya untuk melakukan hal itu. Bahkan Tiffany belum memikirkan hal sejauh itu.

“ada apa dengan ekspresimu itu?” kini Siwon menatap calon istrinya yang terlihat sangat terkejut ketika dia mengajak untuk melakukan fitting gaun pengantin. “kau kawatir kalau para pemburu berita melihat kita masuk ke sebuah butik? Tidak perlu kawatir bukannya semua orang sudah tau kalau kita akan menikah?”

“Bukan itu Oppa.. hanya saja aku belum memikirkan hal itu.” Jawab Tiffany

“belum memikirkan hal itu? Apa maksudmu fany-ah? Kau tidak berniat untuk menikah denganku? Bukannya keluarga kita sudah merestui hubungan kita?” Siwon memasang dingin dengan begitu banyaknya pertanyaan yang membuatnya kecewa.

“bukan seperti itu Oppa..! aku tau sebentar lagi kau akan berhasil menaikan harga penjualan di Hyundai Group, Demi Tuhan aku ingin kita menikah, aku ingin menjadi istrimu dan menjadi ibu untuk anak-anakmu. Hanya saja..”

“hanya saja apa Fany-ah? Kau belum siap?” sambung Siwon cepat sebelum Tiffany melanjutkan kata-katanya. Terlihat Siwon kini sedang berusaha untuk tidak emosi bersama kekasihnya, karena dia tau Tiffany tidak ingin melihatnya marah.

“masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan Oppa. TaeTiSeo baru saja menyelesaikan promo mini Album Holler, SNSD akan syuting Musik Video diakhir bulan, sekarang aku sedang terikat kontrak iklan bersama Sooyoung dan besok aku harus ke Hongkong untuk acara MAMA 2014.” Jelas Tiffany saat dia mengingat-ingat jadwal super padatnya dari sang asisten.

“aku mohon beri aku waktu untuk menyelesaikan semua pekerjaanku. Setelah itu dengan sendirinya aku akan resand dari Agensi dan kita akan menikah.” Sambung gadis itu sambil menatap Siwon yang sibuk mengemudikan mobilnya, tidak ada jawaban dari laki-laki itu terdengar dia sering menghembuskan nafasnya secara kasar.

“baiklah.. aku akan menunggumu.” Jawabnya tanpa senyuman.

“Gumawo..” hanya itu yang bisa Tiffany katakan, dia tau kalau sekarang Siwon sangat kecewa padanya tapi inilah konsekuensi yang harus dia lakukan saat ini. Tiffany sudah membicarakan hal ini bersama para member SNSD, dia berkata dengan berat hati kalau dia akan segera memundurkan diri didunia entertaint setelah menikah dengan Choi Siwon. Dan oleh karena itu dia sangat sibuk mengerjakan pekerjaannya agar cepat selesai tepat waktu dan segera menikah dengan Pria yang mencintainya.

Mobil itu menjadi hening, tidak ada yang ingin bicara terlebih dahulu. Siwon yang terlihat sangat kecewa tetap fokus mengemudikan mobilnya sementara Tiffany yang duduk disampingnya terlihat fokus dengan benda kecil berwarna pink yang ada ditangannya. Entahlah keduanya tenggelam dalam pemikiran masing-masing.

“jam berapa kau akan pergi ke Hongkong?” tanya Siwon memecahkan keheningan, karena dia tau Tiffany tidak akan bicara terlebih dahulu kalau dia tidak menanyakannya.

“besok pagi.” Jawab Tiffany

“baiklah.. aku akan mengantarmu ke Dorm, kau harus istirahat karena jadwalmu yang sangat padat.” Tiffany sempat menoleh ke arah Siwon, tapi laki-laki itu tidak menoleh kearahnya. Tiffany terlalu takut untuk banyak bicara karena dia bisa melihat raut wajah Siwon yang memendam kekecewaan padanya. Dia memilih memejamkan mata hingga mobil Siwon berhenti tepat disebuah gedung tinggi yang tidak lain adalah Dorm mereka.

“Hati-hati.. aku masuk dulu.” ucap Tiffany saat dia turun dari mobil itu. Siwon hanya tersenyum tanpa kata apapun lalu segera pergi meninggalkan tempat itu membiarkan Tiffany masuk dengan sendirinya.

–oo0oo—

Tiffany turun dari Mobil Van berwarna Hitam bersama manager dan asistennya. Dia merapihkan letak kaca matanya, melirik sekilas pakaian yang ia gunakan kali ini. Karena dia tau dia harus tampil sempurna dimanapun dan kapanpun.

“Eonni apakah sudah terlihat cantik?” tanyanya pada managernya sendiri. Wanita yang tengah sibuk dengan beberapa barang ditangannya melirik sekilas kearah Tiffany lalu tersenyum mengiyakan.

Tiffany membalasnya dengan senyuman yang memperlihatkan eye smile nya. Lalu dengan santai melangkahkan kakinya untuk masuk ke bandara. Banyak orang yang memegang kamera LSR yang berdiri disana, menunggu dan tidak pernah bosan untuk memotret artis siapa saja yang tiba di Bandara, hanya sekedar melirik Style Fashion airport sang artis.

“Omo..! Ailee” Tiffany terlihat terkejut dan memanggil seorang gadis yang berjalan dengan anggun dengan balutan kaos berkerah V berwarna biru, celana pendek dan juga sepatu sneakers berwarna senada. Dengan langkah cepat Tiffany menghampiri Ailee yang sudah berhenti dan menunggunya.

“kau mau kemana fany-ah?” tanya Ailee saat dia terlihat aneh karena Tiffany tidak bersama para member SNSD.

“Hongkong, aku harus menghadiri acara MAMA disana” Balas Tiffany

“Ah aku lupa kau akan bernyanyi bersama John Lagend bukan, aku sudah membaca beberapa artikel yang keluar di media online. Bagaimana kabar CEO Choi Siwon?” Ailee tersenyum ketika dia mengatakan CEO Choi Siwon, biasanya gadis itu menyebutnya Siwon Oppa.

“dia baik, dan sekarang mungkin sudah dikantor.” Tiffany tampak ragu tapi dia melirik sekilas kearah jam tangannya. Iya sudah saatnya Siwon ke kantor karena jam sudah menunjukan pukul 9 pagi.

“mungkin? Kau tidak menghubunginya?” tanya Ailee saat mereka tengah sibuk memasuk keruang tunggu Bandara.

“nanti saja..” jawab Tiffany merangkul tangan Ailee salah satu teman dekatnya, yang sama-sama berasal dari Amerika dan memilih untuk berkarir di Korea.. Ailee yang merupakan penyanyi Solo Korea selatan memang sangat dekat dengan Tiffany, mereka bersahabat dan saling berbagi cerita jadi tidak heran Tiffany terlihat sangat bahagia ketika bertemu dengan Ailee dan melakukan perjalan ke Hongkong bersama.

Langkah kaki Tiffany dan Ailee mendadak terhenti ketika mata keduanya menagkap sosok yang tidak asing lagi tengah duduk di ruang tunggu VIP dan berbicara dengan seorang pria yang mereka ketahui itu adalah Managernya. Ailee langsung menatap Tiffany, tapi gadis itu tidak menyadarinya.

“Omo.. Nichkhun Oppa..” panggil Ailee dan detik berikutnya Tiffany langsung menatap Ailee yang tersenyum padanya, dengan cepat Ailee menarik tangan kanan Tiffany untuk mendekat kearah member 2PM itu.

“Annyeonghaseyo..” sapa Nichkhun kepada kedua gadis dihadapannya.

“anyyeonghaseyo Oppa.. apa yang Oppa lakukan disini? Ah jangan bilang Oppa akan ke Hongkong juga” tanya Ailee sambil melirik member 2PM yang berada tidak jauh dari hadapan mereka

“benar Ailee-ah.. 2PM mendapat undangan untuk acara MAMA disana.” Jawab Nichkhun tersenyum, tapi dia tidak melihat kearah Aille tapi melihat sosok yang sudah lama tidak bertemu dengannya. Tiffany Hwang mantan kekasihnya yang sedang berdiri dihadapannya. Nichkhun ingin sekali memeluk gadis ini tapi dia tau kalau sebenatar lagi Tiffany akan menikah dengan Siwon.

“Silly.. gwenchana?” tanya Nichkhun pada akhirnya. Tiffany langsung menatap ke arah Nichkhun, gadis itu terkejut katika Nichkhun memanggilnya dengan sebutan Silly.. Iya nama itu adalah nama panggilan khusus untuk Nichkhun kepadanya begitu juga sebaliknya. Tapi tidak sadarkah laki-laki ini kalau perkataannya itu membuat mata Ailee melebar seketika. Tidak salahkah Nichkhun memanggilnya dengan nama itu.

“Gwenchana Oppa..” balas Tiffany tersenyum, walaupun dia masih kaget dengan panggilan itu tapi dia akan bersikap sewajar mungkin, karena bagaimanapun hubungan mereka sudah berakhir satu tahun yang lalu dan dia tidak boleh gegabah karena sekarang dia sudah terikat bersama Siwon, calon suaminya.

“bagaimana kabar Siwon Hyung?” tanya Nichkhun lagi.

“sepertinya Oppa benar-benar tertarik dengan kehidupan baru Tiffany Hwang. Oppa merindukannya kan?” sambung Ailee yang menggoda.

“Aniyo..! aku hanya bertanya. Tidak bolehkah?” jawab Nichkhun cepat.

“wah sepertinya ini benar-benar hari yang cerah bukan? Annyeonghaseyo..” Changsung mendekati ketiga orang itu dan membukuk memberi salam.

“Annyeonghaseyo.. Changsung-ah kau terlihat lebih tampan hari ini.” Ucap Ailee memperhatikan Changsung.

“ah benarkah? Gumawo nuna.” Balas Changsung.

“Hyung.. aku hanya menyapa mereka dan aku akan segera kembali ketempat.” Ucap Changsung saat dia melihat kalau Nichkhun kini sedang memandangnya.

“Yaa!” teriak Nichkhun ketika changsung pergi dan menggodanya.

“Maafkan dia, dia memang seperti itu. Kekanakanakan..! oh kau belum menjawab pertanyaanku tadi Silly..” lirik Nichkhun kepada Tiffany

“Ah..Siwon Oppa baik baik saja.” Balas Tiffany pada akhirnya. Suasana canggung terjadi antara mereka berdua, dan Ailee menyadari itu. Dia berusaha memecahkan kecanggungan diantara mereka salah satunya menyuruh Tiffany untuk mengabari Siwon kalau sebentar lagi pesawat mereka akan terbang ke Hongkong. Dengan cepat Tiffany mengambil iphone nya lalu menekan nomor yang sudah dihafalnya, dia merutuki dirinya sendiri karena tiba-tiba melupakan calon suaminya ketika berhadapan dengan mantan kekasihnya.

“wae?” tanya Ailee saat melihat tiffany memasukan lagi iphone itu kedalam tasnya.

“tidak dijawab. Mungkin dia sibuk.” Jawab Tiffany tersenyum.

Sementara itu terlihat sosok seorang laki-laki berpakaian jas lengkap dengan penampilan kacamata minusnya sedang mengikuti rapat bersama beberapa dewan direksi dan juga para managernya. Choi Siwon terlihat tidak semangat hari ini, dan sesekali Jun Ki menyikut lengan Siwon untuk menyadarkannya.

“kau kenapa? Fokuslah ini tentang masa depanmu.” Bisik Jun Ki dan siwon hanya membalasnya dengan senyuman tapi senyuman itu hilang seketika ketika Manager Marketing yang berdiri di podium mulai menjelaskan diagram-diagram yang tertera di layar Lcd. Diagram itu menunjukan kalau pencapaian target bulan ini menurun hingga 10%. Dan hal itu membuat reaksi Tuan Choi menatap tajam kearah putranya. Siwon bisa melihat sekilas tatapan itu lalu kembali beralih mendengar penjelasan Manajer Marketing.

“Manager Go, kenapa penjualan bisa turun sampai 10% seperti itu? Bukannya semua sudah diatas rata-rata?” tanya Siwon kepada Manager Go yang adalah Manager Marketing Hyundai Group.

“Ne.. sajangnim..! itu terjadi karena banyaknya saingan yang menguasi pasar di Asia. Mereka selalu mengandalkan Diskon yang memikat banyak konsumen. Hyundai Departement Store sendiri sekarang berada di urutan ke 5 di Asia dengan penjualan produknya. ini turun 2 peringkat dari tahun lalu.” jalas Manager Go.

“apa kita juga melakukan hal yang sama? Memberi Diskon dan doorprice kepada konsumen?” saran Jun Ki selaku Manager Umum Hyundai Group.

“lakukan apa yang bisa kita lakukan.” Ucap Siwon tegas, dia melepaskan kacamata minusnya dan memijit keningnya yang terasa pening.

“Kau kenapa Choi Siwon?” tanya Jun Ki yang mengikuti Siwon ke dalam kantornya.

“kau bertengkar dengan Tiffany?” tanya Jun Ki lagi yang kini duduk di hadapan Siwon.

“hmm.. ada sedikit perdebatan kemarin. Dia memintaku untuk menunggunya hingga kontrak kerjanya selesai.” Jawab Siwon melemah.

“bukannya itu wajar?” tanya Jun Ki

“lalu kemana dia? Dia kemarin mengatakan padaku kalau dia akan mengirim makan siang untukmu.” Ucap Jun Ki

“Hyung.. lupakan soal makanan. Tiffany hari ini pergi ke Hongkong karena ada harus menghadiri acara MAMA disana, dan kepalaku benar-benar pening sekarang ini. Bagaimana mungkin target di perusahaan bisa turun 10% seperti itu, sementara waktu ku tinggal enam hari. Bagaimana kalau aku tidak bisa? Bagaimana kalau aku tidak bisa menikahi Tiffany?”

“seperti yang kau bilang tadi dirapat. Lakukan apa yang bisa kita lakukan! Dan itu tugas Manager Go untuk mengurus masalah itu. Dunia bisnis dan dunia entertaimen berbeda Siwon-ah..” jawan Jun Ki

“aku tau hyung!” balas Siwon

“bekerja keraslah. Aku yakin Ayahmu akan memakanmu setelah ini.” Ucap Jun Ki. Tapi perkataan yang baru saja diucapkannya langsung menjadi kenyataan ketika pintu kantor Siwon terbuka, dan Siwon maupun Jun Ki kaget ketika melihat Tuan Choi masuk didalam kantor anaknya.

“Oh.. Aboeji..” Jun Ki langsung berdiri menyambut Pamannya itu.

“Jun Ki-ah.. bisa tinggalkan aku bersama Siwon-ah..” Ucap Tuan Choi

“Ah ne.. Siwon-ah aku harus kembali bekerja.” Jun Ki terlihat terburu-buru tapi saat dia berada didepan pintu dia menatap Siwon dengan tangannya mengepal memberi semangat “hwating” kata Jun Ki tapi hanya bibirnya yang terbentuk tanpa suara.

“apa yang membawamu ketempatku Appa?” tanya Siwon menghampiri Tuan Choi yang sudah duduk di Sofa putih didalam kantornya.

“waktumu kurang enam hari Choi Siwon.” Jawab Tuan Choi menatap anaknya itu.

“aku tau Appa.. berhentilah menakutiku seperti itu. Aku yakin aku bisa mencapai target itu.”

“kau yakin? Dan kau hanya duduk diam disini?” sindiri Tuan Choi.

“duduk diam? Aku bekerja Appa.” Balas Siwon yang tidak terima dengan tuduhan ayahnya sendiri.

“bekerja? Target pasar turun hingga 10% dan Hyundai Group kini berada di urutan ke 5 di Asia, kau tau apa yang aku lakukan ketika hal ini terjadi? Melakukan perjalan bisnis dan mengunjungi cabang Hyundai departement.” Ucap Tuan Choi menatap anaknya itu.

“mwo? Perjalanan bisnis? Jadi Appa memintaku untuk pergi melakukan perjalan bisnis?” tanya Siwon

“kenapa tidak? Dengan begitu kau akan tau sendiri apa kekurangan yang terjadi dalam Pemasaran yang selama ini kita lakukan. Kau harus pergi bersama Manager Go.” Jelas Tuan Choi

“besok.” Sambung Tuan Choi lagi yang berhasil membuat Siwon menatap ayahnya itu. Besok? Secepat itukah?

“kau ingin segera menikah bukan? Lakukan apa yang aku perintahkan.!” Setelah mengatakan hal itu dengan tegas, Tuan Choi segera beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari ruangan itu. Kini Siwon benar-benar merasa pusing bukan main. dia masih kecewa dengan sikap Tiffany dan ditambah lagi kini perusahaannya tidak mencapai target yang semestinya.

Siwon yang masih duduk di atas sofa berwarna putih itu kini berdiri dan menghampiri meja kantornya. Dia mengambil sebuah Iphone berwarna hitam lalu membukanya. Dia tersenyum ketika Tiffany menghubunginya, ini adalah panggilan pertama Tiffany setelah mereka kembali dari Amerika beberapa bulan yang lalu. bahkan kemarin Tiffany tidak mengabarinya kalau dia akan datang berkunjung ke kantor. Dengan cepat Siwon kembali menghubungi gadis itu tapi wajah bahagia itu terlihat kembali murung saat siwon meletakan iphone nya kembali keatas meja.

“mungkin dia sudah berada didalam pesawat.” Ucap Siwon pada dirinya sendiri. Laki-laki itu kini duduk di kursi kebesarannya dan mengambil beberapa dokumen diatas meja itu dan mengerjakan apa yang seharusnya dia kerjakan sebagai seorang CEO.

–oo0oo—

Setelah melakukan penerbangan berjam-jam dari Korea ke Hongkong, kini para artis-artis yang baru tiba di Bandara di sambut dengan sangat meriah oleh para penggemar mereka. Tiffany tetap berjalan bersama Ailee ketika keluar dari dalam pesawat hingga sekarang berada di Lobby bandara. Sebagai seorang public figur mereka harus tetap tersenyum dan ramah kepada para penggemar walaupun dalam suasana hati yang tidak enak sekalipun.

“ada yang ingin aku tanyakan?” bisik Ailee kepada Tiffany

“mwo?” tanya tiffany menatap gadis berkacamata hitam itu.

“kenapa Nichkhun masih memanggilmu seperti itu? Silly? Apa dia masih mencintaimu?” perkataan Ailee langsung membuat Tiffany menatapnya tajam ditambah penekanan kata Mencintaimu itu.

“entahlah.. kami sudah berakhir satu tahun yang lalu. dan yang aku tau dari Krystal kalau Khun Oppa sedang dekat bersama Victoria.” Jawab Tiffany sambil membuka tutup botol air mineralnya dan meneguknya sekali.

“benarkah?” tanya Ailee tidak percaya.

“Hmm..” hanya itu yang keluar dari mulut Tiffany, Victoria memang tidak asing lagi di telinga Tiffany. Mereka berdua bernaung diagensi yang sama dan selalu bertemu. dan Nichkhun dan Victoria pernah bekerja sama untuk acara We got married beberapa tahun yang lalu, jadi wajar kalau mereka memiliki perasaan masing-masing.

“fany-ah.. kajja..” suara itu membuat Tiffany menoleh kearah menegernya yang sedang memegang beberapa barang ditangannya. Dia mencium pipi kiri dan kanan ailee. “sampai bertemu dihotel” ucap Tiffany lalu segera berjalan menghampiri sang manager yang sudah menunggunya.

Setelah sampai di Hotel, Tiffany hanya mandi dan mengganti pakaiannya. Dia terlihat sangat terburu-buru. Gadis itu akan bernyanyi dengan John lagend dan juga Chen member EXO, dan dia benar-benar harus bersiap-siap karena waktu yang sangat mepet.

“Red carpet akan mulai pukul empat sore, kau masih punya waktu dua jam untuk bersiap-siap.” Ucap sang manager. Tiffany hanya mengakuk mana kala asistennya sibuk menata rambutnya.

“kau juga akan membacakan nominasi, dan setelah itu bernyanyi bersama Chen dan juga John lagend. Dan kau harus hati-hati karena ini acara disiarkan langsung secara Live. Jaga jarak bersama Nichkhun-ssi ketika kalian sudah berada di atas panggung, karena bagaimanapun kalian akan duduk ditempat yang sama setelahnya. Dan juga..

“Eonni.. arra! Aku tau apa yang harus aku lakukan.” Sambung Tiffany cepat.

Diburu waktu membuat Tiffany tidak bisa melakukan apapun. Bahkan dia hanya makan tiga sendok saking terburu-burunya. Asistennya sibuk dengan gaun-gaun yang akan digunakan oleh Tiffany diacara MAMA itu. Sementara managernya sibuk dengan hal-hal kecil milik tiffany.

Setelah kesibukan Tiffany Hwang di Hongkong kini kita melirik kearah Siwon yang berada di Korea.

Choi Siwon terlihat tergesa-gesa keluar dari lobby kantornya, dia langsung masuk kedalam mobil audi putih miliknya dan segera pergi dari tempat itu. Setelah menyelesaikan pekerjaannya dia langsung ingin pulang kerumah untuk bersiap-siap melakukan perjalanan bisnis yang baru pertama kali dia lakukan selama hidupnya. Selain itu dia tidak ingin melewatkan acara terbesar di ASIA yang diselenggarakan setiap tahunnya. Apalagi dia baru mendapatkan kabar kalau Tiffany akan bernyanyi dengan John Lagend diacara itu. Siwon sangat antusias melihat penampilan calon istrinya diatas panggung.

“Oh.. Oppa kau sudah pulang?” Jiwon kaget ketika melihat sosok bertubuh tinggi masuk ke rumah besar itu dengan sangat terburu-buru.

“apa acara MAMA sudah mulai?” tanya Siwon tanpa menjawab pertanyaan adiknya. Jiwon melirik sekilas ke arah televisi diruang keluarga.

“baru saja..” jawab Jiwon. Tanpa kata-kata Siwon segera berlari masuk kedalam kamarnya untuk mandi dan merapihkan diri.

Setelah siwon selesai berganti pakaian dengan pakaian santai, kini dia duduk disamping adiknya menatap layar televisi besar itu. Dia tersenyum menyaksikan acara itu.

“setiap tahun aku selalu melihat Oppa diacara ini, tapi tahun ini Oppa duduk disampingku.” Ucap Jiwon

“benarkah? Apa kau juga mengidolakan Oppamu?” goda siwon menatap Jiwon

“haruskah aku mengidolakan Oppa ku sendiri? Aku mengidolakan 2PM.” Balas Jiwon

“Omo.. Fany eonni..” ucap Jiwon kaget saat melihat Tiffany turun dari sebuah mobil dan berjalan di red carpet dengan anggun.

“dia cantik bukan?” tanya siwon tersenyum melihat kecantikan calon istrinya dilayar kaca itu. Tiffany Hwang terlihat anggun dan cantik dengan balutan dress diatas lutut bercorak, dia tersenyum kepada para penggemar yang berdiri disisi kiri dan kanan red carpet itu. Lalu Shindong segera menyambutnya dengan sangat antusias. Member Super Junior itu terlihat sedikit terpesona oleh kecantikan Tiffany sehingga membuat Siwon sedikit cemburu melihat itu.

Acara ini memang selalu dinanti oleh semua orang, bukan hanya di Korea tapi diseluruh penjuru asia dan mungkin dunia. Setelah menyaksikan para artis yang lalu lalang di red carpet itu, mata siwon tertuju pada seorang Pria yang menggunakan setelan Jas berwarna hitam bersama teman-temannya. Nichkhun member 2PM dan mantan kekasih Tiffany Hwang. Hatinya berdesir ketika tau kalau Nichkhun juga berada disana, di Hongkong bersama Tiffany. Rasa takut menyelimuti hatinya bagaimana kalau tiffany dan nichkhun bertemu disatu panggung?

“Omo.. Nichkhun oppa, Changsung Oppa, Junho Oppa.. oh dimana Taecyeon Oppa..” ucap Jiwon antusias saat idolanya berjalan diatas red carpet itu.

“berhentilah mengagumi mereka.” Ucap Siwon menatap adiknya itu.

“wae? Kenapa aku tidak bisa mengidolan mereka? Mereka tampan.” Balas Jiwon

“oh.. aku tau Oppa cemburu bukan karena Nichkhun Oppa mantan kekasih Fany Eonni? Dan mereka ditempat yang sama.” Ucap Jiwon yang tidak bermaksud menyinggung hati seorang Siwon tapi entah kenapa Siwon terlihat sangat gelisah. Siwon memilih tidak menggubris perkataan adiknya itu dan dia tetap fokus di depan layar televisi itu.

Siwon dan jiwon terlihat fokus dengan ajang penghargaan musik tahunan itu, Mnet asian music awards 2014 yang digelar di Hongkong itu. Best asian style yang dimenangkan oleh EXO, best new artist yang dimenangkan oleh Winner, dan yang paling ditunggu-tunggu oleh siwon adalah Tiffany, gadis itu berdiri diatas panggung dengan memegang sebuah amplop untuk membacakan nominasi diacara itu. Tiffany sudah mengganti pakaiannya dan mengubah bentuk rambutnya, dia menggunakan dress diatas lutut berwarna hitam, rambut yang digerai dan penampilan yang terlihat sangat sexy itu. Dengan berbicara menggunakan bahasa inggris gadis itu terlihat sangat bahagia disana, sesekali tersenyum kearah penonton dan juga kamera.

“Oppa.. super junior tidak menang apapun. Kasihan sekali.. apa karena kau keluar dari group itu?” ucap Jiwon yang menyadari kalau beberapa penghargaan yang menjadi nominasi super junior, tapi boy band itu tidak menerima apapun. Siwon hanya tersenyum dan tetap fokus melihat calon istrinya dilayar televisi itu. Tiffany terlihat sexy saat berjalan diatas pangung dan bernyanyi bersama Chen dan juga John Lagend. Senyuman itu terus terukir diwajah maskulin seorang Choi Siwon.

Masih banyak sederet penghargaan yang akan dibagikan di Mnet Asian Music Awards 2014. Setelah artist of the year in asia dan best male astist award, sekarang giliran Kpop fans choice famele award yang dibacakan. Sebelumnya Infinite keluar sebagai juara untuk Kpop fans choice male award, Kim Jiseok dengan suara lantang memanggil naa TaeTiSeo sebagai pemenang di penghargaan Kpop fans Choice Famele Award. Tidak semua personil sub-unit grup SNSD hadir diacara itu. Namun salah satu membernya Tiffany Hwang tampak duduk dikursi bintang tamu terlihat langsung memeluk Ailee yang duduk disampingnya, dia segera berjalan ke atas panggung untuk menerima trofi itu.

“Terima kasih. Setiap tahun kami sangat dihargai oleh kalian. Penghargaan malam ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada kami dari para fans. Tanpa kalian kami tidak bisa seperti ini. Tahun ini sangat berat untuk kami, tapi kami berjanji akan ada hari yang cerah kedepannya. Tetap kuat bersama kami. Jigeum eun, So Nyuh Shi Dae” Ujar Tiffany yang terlihat sangat bahagia luar biasa karena TaeTiSeo memenangkan penghargaan itu.

Tapi tidak dengan Siwon sendiri, wajah bahagianya langsung berubah katika pelantun Holler itu naik ke atas panggung, sorotan kamera mengarah ke arah Nichkhun yang tersenyum dan terlihat bahagia lalu kembali menyorot kearah Tiffany. Dan itu terjadi lagi dan Nichkhun terlihat tersenyum malu-malu melihat mantan kekasihnya diatas panggung. Menyadari kalau kamera menyorotnya Nichkhun memberikan dua jempol kearah kamera dan memberi dukungan kepada Tiffany. Siwon baru menyadari kalau Tiffany dan Nichkhun berada ditempat yang sama, walaupun Nichkhun duduk paling ujung diderat kedua tapi tetap saja seorang Choi Siwon merasa cemburu.

Siwon langsung membuang remote Televisi itu dengan kasar keatas meja lalu segera bangkit dan meninggalkan Jiwon yang kaget atas tindakannya. Tapi setelah Siwon menghilang dari balik pintu kamar Jiwon langsung menggelengkan kepala karena dia tau pasti kakaknya sedang cemburu menyaksikan adegan tadi.

Siwon mengambil Iphone hitam itu, lalu menekan beberapa nomor yang sudah dihafalnya. Tapi seketika dia membuang benda itu diatas kasurnya.

“bahkan dia tidak mengaktifkan panggilan internasional” dengus Siwon yang masih kesal dan cemburu.

–oo0oo—

Hari ini adalah hari pertama Choi Siwon melakukan perjalanan Bisnis sesuai permintaan Ayahnya. Dan perjalanan pertama mereka akan mengunjungi Hyundai Departement Store yang berada di Hongkong. Siwon sedikit bahagia mendengar kata Hongkong, setidaknya dia bisa bertemu dengan Tiffany disana. Harapan Siwon ketika berada disana, dia harus memastikan dan melihat kalau Tiffany hanya melakukan pekerjaannya dengan baik dan mungkin dia akan menghabiskan waktu seharian ini untuk berbelanja bersama manager dan asistennya sebelum kembali ke Korea.

Selama penerbangan ke Hongkong, Siwon memejamkan matanya dan mendengarkan suara Tiffany melalui haedset yang terpasang ditelinganya. Lagu solo Tiffany yang menjudul One Step Closer yang menjadi ost disebuah drama kini menjadi lagu favoritnya setelah Holler milik Taetiseo.

“Eonni jam berapa penerbangan kita ke korea?” tanya Tiffany saat dia sedang membersihkan diri didepan cermin berukuran besar didalam kamar mandi hotel itu.

“jam tujuh malam. Wae?” tanya managernya

“bisakah kita pergi berbelanja sebentar?” tanya Tiffany menatap managernya itu. Managernya selalu mengiyakan karena berbelanja selalu dilakukan Tiffany setelah dia mempunyai waktu untuk hari ini. Dengan cepat Tiffany meraih ponselnya dan menghubungi Ailee yang juga menginap ditempat yang sama. Mereka sepakat untuk pergi berbelanja bersama bersama para manager dan asistennya.

Hari sudah semakin siang, kedua gadis ini terlihat sibuk dengan barang-barang yang ada ditangan kiri dan kanan mereka. Bahkan mereka berdua menunda jam makan siang hanya karena sibuk dengan mencoba pakaian didalam toko itu.

“Fany-ah.. apakah aku bisa mendapatkan discount ditempat ini?” tanya Ailee ketika dia menyadari kalau tempat ini adalah departemen store milik Hyundai Group. Milik seorang choi siwon calon suami Tiffany Hwang.

“katakan pada Siwon Oppa kalau dia harus memberikan kita Discount disni.” Mendengar perkataan Ailee membuat Tiffany langsung menyadarinya dan dia hanya membalas dengan senyuman.

“aigoo.. dasar perempuan..!” celutuk changsung ketika dia melihat Tiffany dan Ailee dan barang-barang ada ditangan keduanya.

“Changsung-ah.. kau disini juga?”tanya Tiffany

“aku bersama member yang lainnya.” Balas Changsung. Kedua gadis itu lantas mengikuti jari telunjuk Changsung dan melihat member yang lain sedang sibuk mencoba beberapa jenis pakaian. Tapi beda dengan Nichkhun, dia terlihat sibuk memilih-milih pakaian wanita dan membuat Tiffany tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

“Hyung kemarilah..” panggil Changsung kepada Nichkhun. Nichkhun yang baru menyadari kalau dia diperhatikan oleh Tiffany dan Ailee lantas langsung menaruh kembali sebuah pakaian wanita kepada tempatnya. Dengan salah tingkah Nichkhun menghampiri ketiga orang tersebut.

“Oppa.. apa yang kau lakukan dengan dress tadi?” tanya Ailee menatap Nichkhun dan seketika Nichkhun kehilangan kata-katanya untuk menjawabnya. Dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan hanya mengumbar senyum salah tingkahnya.

“ah.. untuk Vic Eonni?” ucap Tiffany cepat

“Hyung.. jangan malu.. mereka berdua akan membantumu untuk memilih hadiah untuk Vic Nuna..” ucap Changsung penuh semangat.

“benarkah?” tanya Nichkhun kepada kedua gadis dihadapannya, walaupun sedikit malu tapi setidaknya dia harus bersikap wajar.

“kenapa tidak. Vic Eonni menyukai apa? Biar aku dan Tiffany yang mencarikannya. Oppa kau tau kau terlihat bodoh tadi..” ucap Ailee dan berhasil membuat Tiffany menertawainya. Ailee dan Tiffany terlihat sangat antusias untuk memilih-milih jenis pakaian disana, saling tarik kesana kemari dan tertawa bersama layaknya wanita penggila shopping.

Sementara itu ditempat yang sama CEO Hyundai Group sedang berbincang-bincang dengan beberapa orang yang menyambut kedatangannya. Matanya tertuju disalah satu Store yang ada didalam Departement itu. Dia tersenyum ketika melihat sosok Tiffany sedang sibuk melihat-lihat jenis pakaian disana, dia tau kalau calon istrinya itu sangat menggemari rutinitas shoppingnya. Tapi senyum itu tiba-tiba hilang saat Siwon melihat adegan yang tidak enak dipandang, Tiffany memperlihatkan sebuah gaun malam yang sangat cantik didepan seorang laki-laki yaitu Nichkhun. Terlihat gadis itu tersenyum lalu berubah mengulum bibirnya sendiri mana kala Nichkhun menggelengkan kepalanya karena tidak suka dengan pakaian itu. Lantas Tiffany kembali sibuk dideretan gaun-gaun yang terpajang didalam store itu, namun dengan cepat dia mengambil gaun itu dari tangan Ailee dan mempelihatkannya kepada Nichkhun. Tiffany tersenyum ketika Nichkhun mengakukan kepalanya dan Siwon melihat dengan sangat jelas ketika Nichkhun mengambil gaun itu dan memberikannya kepada salah satu pegawai yang ada disana. Siwon mengepas kedua tangannya, dia ingin menghampiri mereka dan menarik Tiffany dari tempat itu. Tapi langkahnya terhenti saat meneger Go menahannya.

“Sajangnim.. anda mau kemana? Manager Chen sudah menunggu kita di kantornya, sebaiknya kita cepat menyelesaikan pekerjaan disini karena masih banyak tempat yang harus kita kunjungi.” Ucap Manager Go. Siwon menghembuskan nafasnya secara kasar lalu kembali menatap Manager Go dan bergantian menatap adegan menjijikan dihadapannya. Dengan perasaan campur aduk segera Siwon mengikuti langkah meneger go dan beberapa stafnya untuk ke kantor manager chen yang ditugaskan mengurus departement di Hongkong.

Saat memasuki lift transparan bersama stafnya, Siwon masih tetap melihat gerak gerik kekasihnya itu, kini Tiffany dan beberapa orang sudah meninggalkan store itu dengan barang belanjaan yang menuhi tangan mereka. Siwon memijit pelipisnya yang terasa pening ketika dia melihat Tiffany dan rombongannya memasuki sebuah restoran. Tidak apa jika Tiffany melakukan itu hanya saja Siwon dilanda kecemburuan ketika kekasihnya menghabiskan waktu bersama mantan kekasihnya itu.

–oo0oo—

Hari berganti hari, Siwon kembali kerutinitasnya setelah melakukan perjalanan bisnis di berbagai negara di Asia. Dia memutar-mutar sebuah polpen ditangannya, dokumen-dokumen diatas meja itu tidak disentuhnya sama sekali. Mood nya benar-benar tidak bagus hari ini, setelah melihat kejadian yang menurutnya paling menjijikan di hongkong beberapa hari yang lalu, Siwon memejamkan matanya ketika mengingat hal itu. Dan bahkan sampai detik ini kekasihnya sama sekali tidak menghubunginya. Laki-laki itu tersenyum antara marah dan emosi, senyuman yang tidak tulus terukir di kedua sudut bibirnya.

Sebuah ketukan pintu membuatnya kembali kealam sadar, Siwon melirik kearah pintu yang terkunci dengan rapat lalu mempersilahkan orang itu masuk kedalam ruangannya.

“Oppa kau sibuk?” suara gadis itu membuat Siwon menoleh, jujur saja dia merindukan kekasihnya, dia ingin memeluk kekasihnya dan mencium kekasihnya itu. Tapi yang dilakukan siwon justru hanya duduk diam diatas kursi kebesarannya dengan pandangan dingin.

“apa yang membawamu kesini?” tanya Siwon dengan tatapan dan suara dingin tanpa ekspresi.

“aku membawamu makan siang, Oppa tidak senang aku datang ke kantor?” tanya Tiffany. Gadis itu menaruh tas yang berisi kotak makanan diatas meja didepannya. Lalu melangkah mendekati Siwon yang sekarang tidak menatapnya dan sibuk dengan dokumen-dokumen dihadapannya.

“Oppa.. aku merindukanmu.” Tiffany memeluk tubuh Siwon dari samping, tangannya terletak di dada bidang laki-laki itu, tapi Siwon segera melepaskan pelukan itu dan tetap tidak menghadap kearah tiffany yang kini terlihat mengeritkan keningnya karena melihat keanehan dari calon suaminya.

“Oppa..” pekik Tiffany yang sedikit tidak terima dengan perlakuan Siwon kepadanya. Tidak biasanya Siwon seperti ini apalagi melepaskan pelukannya secara kasar seperti tadi.

“aku sibuk fany-ah..” ucap Siwon dengan tatapan dingin.

“Oppa.. kau marah kepadaku? Kenapa?” tanya Tiffany yang mencoba bersikap positif.

“anni..” jawab Siwon pendek

“benarkah? Tapi kenapa Oppa seperti ini? Tidak suka dengan kedatanganku?” tanya Tiffany lagi

“kenapa kau tidak pernah menghubungiku? Kenapa tidak pernah memberi kabar kepadaku?” tanya siwon pada akhirnya dengan tatapan menuntut penjelaskan.

“itu karena..”

“ah.. karena kau sibuk berkencan dengan Nichkhun-ssi? Apa kau masih mencintainya? Apa yang kalian lakukan dibelakangku?” Siwon kini terlihat emosi, walaupun dia tidak bisa untuk marah kepada Tiffany tapi ketika otaknya memaksanya untuk mengingat peristiwa beberapa hari di Hongkong, melihat kekasihnya tertawa bahagia bersama mantan kekasihnya. Membuat pria ini tidak bisa menahannya lagi. Tiffany tersentak seketika mendengar itu, dia menatap tatapan kemarahan dari mata seorang Choi Siwon.

“Oppa.. apa maksudmu?” tanya Tiffany lagi.

“kau tidak mengerti juga maksudku? di penghargaan Mnet Asian Music Awards kau dan Nichkhun-ssi tampak bahagia satu sama lain. Bahkan didepan kamera pun Nichkhun memberi dukungannya padamu. Ah aku juga melihat kalian menghabiskan waktu berdua di hong kong keesokan harinya.. apa kau selingkuh di belakangku Tiffany-ssi?” suara Siwon kian meninggi dikuti emosinya.

“Mwo? Selingkuh? Oppa menuduhku selingkuh dengan Khun Oppa? Apa Oppa menyewa seorang mata-mata untuk melihat gerak gerik ku disana?” tanya Tiffany.

“tidak.! Aku melihatnya sendiri dengan mata kepalaku. Kau dan Nichkhun sangat bahagia layaknya pasangan kekasih pada umumnya. Jadi alasanmu menunda semua ini karena kau masih tidak yakin padaku? Ah anii..! karena kau tidak pernah mencintaiku bukan?!”

“OPPA!” Tiffany mulai tidak bisa menahan emosinya lagi ketika siwon makin menyudutkannya.

“baiklah.. aku bisa menerimanya. Tidak ada pernikahan setelah ini, dan aku membebaskanmu kembali.” Ucap Siwon

“maksudnya?” tanya Tifany

“Kita putus Tiffany.. kita akhiri semua ini. aku merasa bodoh ketika bersamamku. Aku hanya merasakan kebahagiaan sepihak tanpa balasan darimu. Dan lebih baik kau tidak perlu menghubungiku lagi dan aku juga akan melakukan hal yang sama. Mari kita lupakan semuanya. Pergilah aku harus menyelesaikan pekerjaanku.” Ucap Siwon, laki-laki itu langsung mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang. Tiffany tidak bisa menerima ini dia menolaknya tapi hatinya terlalu sakit dengan perkataan Siwon.

“ada apa?” Kim Jung Ki masuk ke kantor siwon dan dia melihat Tiffany berdiri dan membeku dihadapan Siwon.

“Hyung.. tolong antarkan Tiffany-ssi kedalam mobilnya. Aku tidak bisa mengantarnya karena masih banyak yang harus aku selesaikan.” Ucap Siwon tanpa melihat kearah Jun Ki dan juga Tiffany.

“gwenchana? Apa yang kau lakukan Siwon-ah? Kenapa kau menangis Fany-ah..” ucap Jun Ki yang sedikit kaget saat Tiffany mengeluarkan air matanya. Tangan kanan Tiffany memegang cincin yang melingkar di jari manisnya, dengan gemetar dan hembusan nafas panjang. Tiffany melepaskan cincin itu dari jari manisnya lalu meletakan benda tersebut diatas meja kerja seorang Choi Siwon yang tidak menatapnya sedikitpun. Hancur? Tentu saja. Siapa yang tidak hancur ketika diputuskan. Ketika hubungan keduanya sudah mendapatkan banyak restu dari keluarga dan para penggemar mereka. Bahkan mereka sudah merencanakan pernikahan.

“Fany-ah..” lirih Jun Ki menatap tiffany yang berada dihadapannya.

“gwenchana oppa.. aku akan pergi dari sini, Oppa tidak perlu mengantarkanku. Makanlah aku sudah membawakan kalian makan siang. Kalau begitu aku permisi dulu.” ucap Tiffany dengan suara gemetar. Tangannya kini menghapus air mata yang membasahi wajahnya itu, lalu dengan langkah cepat meninggalkan ruang kerja itu. Setelah pintu terdengar tertutup kini mata Jun Ki melotot kearah Siwon. Laki-laki itu menghempaskan kepalanya disandaran kursi berwarna hitam itu. Dia memejamkan matanya sesaat.

“apa yang kau lakukan padanya? Kalian sudah berkahir?” tanya Jun Ki.

“eoh..! hubungan kami sudah berakhir.” Balas Siwon yang masih menutup matanya. Mengingat kembali kata-kata kasarnya kepada Tiffany. Dia pantas ditampar atau di pukul oleh Jun Ki karena dia memutuskan Tiffany, dia menerima itu karena dia sendiri merasa dirinya terlalu pengecut.

“Choi Siwon! Apa kau sudah gila?!” teriak Jun Ki pada akhirnya.

“aku memang sudah gila Hyung.. mencintai orang yang ternyata tidak mencintaiku.” Siwon tersenyum sinis menatap Jun Ki.

“mwo? Bukannya kalian akan menikah? Kenapa kau berkata seperti itu?”

“pernikahan tidak akan pernah terjadi Hyung.. pergilah aku harus menyelesaikan pekerjaanku.” Usir Siwon. Jun Ki terlihat kesal kepada siwon tapi dia harus beranjak dari kantor CEO nya dan menyelesaikan pekerjaannya juga yang sudah menumpuk dimeja kerjanya.

–oo0oo—

Sudah hampir dua bulan Tiffany tidak pernah menghubungi Choi Siwon, dia menuruti semua permintaan laki-laki itu. Melupakannya? Tiffany ragu akan hal itu. Dia tidak mungkin melupakan laki-laki yang sangat ia cintai. walaupun dia tidak menerima keputusan sepihak yang dilakukan oleh Siwon, tapi dia tetap bersikap wajar dan biasa ketika berhadapan dengan kamera. Tidak ada yang mengetahui kalau hubungannya dengan Siwon telah berakhir, Tiffany terlalu rapat menyimpan semua ini dengan sendirinya. Dia bahkan tidak pernah menunjukan ekspresi menyedihkan kepada teman-temannya sesama SNSD. Tiffany adalah Tiffany yang selalu ceria tanpa beban sedikitpun.

Malam ini tiffany tampak kelelahan, dia baru saja kembali dari Busan bersama para member SNSD untuk mengisi sebuah acara disana, langkah kakinya terhenti didepan sebuah kulkas. Dia mengambil sebotol air mineral lalu meneguknya sekali minum. Setelah dahaganya hilang, Tiffany langsung masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan diri, para member juga melakukan hal yang sama masuk kedalam kamar masing-masing untuk membersihkan diri mereka.

Satu jam kemudian, Tiffany menghampiri para member SNSD yang sedang duduk disofa ruang tengah untuk mengobrol, menonton TV dan saling berbagi cemilan. Tiffany yang menggunakan piyama berwarna pink duduk ditengah-tengah Yoona dan Sunny lalu mengambil cemilan dari tangan keduanya.

“kau tampak tidak bersemangat hari ini?” ucap Yuri

“apa kalian bertengkar?” selidik taeyeon memastikan. Tiffany tidak menjawab karena mulutnya sibuk mengunyah.

“kami bahkan sudah putus. Mianhe.. aku belum siap memberitahukan kepada kalian.” Batin Tiffany

“besok aku akan menemui Kim sajangnim. Aku akan membicarakan soal kontrak kerjaku.” Ucap Tiffany

“kau benar-benar akan mundur dari dunia hiburan?” tanya Hyoyeon. Jujur saja para member sedikit cemas dengan karir mereka. Setelah jessica keluar kini Tiffany sudah merencanakan untuk mengikuti langkah Jessica.

“sepertinya aku harus melakukan itu. Aku sudah membicarakan hal ini kepada Kim Sajangnim waktu itu. Dan besok aku akan mengatakannya lagi.” Balas Tiffany

“semoga kau bahagia Fany-ah.. SNSD tidak akan bertahan lama lagi, kita semakin tua dan masih banyak girl band yang baru saja didebut. Dan aku berpikir sudah saatnya SNSD tidak memperpanjang kontrak lagi dan membiarkan girl band yang lain bisa merasakan apa yang kita rasakan.” Ucap taeyeon selaku leader SNSD.

Tiffany tidak banyak bicara, dia hanya mendengarkan coletehan para membernya. Bahkan Taeyeon dengan sendirinya mengatakan kalau dia juga ingin menikah dan membangun sebuah rumah tangga yang bahagia. Yoona juga terlihat sangat antusias mengumbar hubungannya dengan aktor Lee Seung Gi bahkan Sooyoung tidak lebih antusiasnya.

Malam ini terasa sangat panjang bagi Tiffany, setelah mengobrol cukup lama bersama para member. Kini gadis itu terlihat sedang memikirkan sesautu.

Dia merindukan Choi Siwon. Air matanya perlahan menetes membahasi bantal empuk itu. Dia memejamkan matanya mengingat perkataan-perkataan yang pernah diucapkan oleh Siwon. Putus? Setegah itukah seorang Choi Siwon padanya? Tiffany enggan untuk membuka matanya, dia terisak dalam diam dan itu menyakitkan. Dia selalu seperti ini menangis dengan sendirinya didalam kamar. Dia hanya tidak ingin para member tau kalau dia sangat rapuh, kalau dia sudah diputuskan oleh choi siwon. Tiffany hanya tidak ingin para member ikut menangis karenanya.

“gwenchana Fany-ah.. everything gonna be okay!” lirihnya

–oo0oo—

Besoknya Tiffany benar-benar bertemu dengan Kim Sajangnim. Melihat kedatangan Tiffany ke kantornya membuat Kim Sajangnim langsung mengerti. Gadis ini sudah sering mengatakan padanya kalau dia akan segera mundur dari dunia entertaiment.

“jadi kapan kau akan menyelenggarakan Konfrensi press Tiffany-ssi?” tanya Kim Sajangnim

“kalau hari?” tanya Tiffany

“hari ini? apa tidak terlalu terburu-buru?” tanya Kim sajangnim

“aku sudah memikirkannya Sajangnim. Aku sudah membicarakan ini dengan para member. Aku hanya ingin secepatnya meninggalkan dunia hiburan.” Ucap Tiffany

“baiklah jika itu keputusanmu. Aku tau pasti Choi Siwon sudah medesakmu bukan? Aku mengerti kalian ingin segera menikah. Aku akan meminta para manajemen untuk menhubungi para media. Besiaplah konfrensi press akan dimulai sore nanti.” Ucap Kim Sajangnim

Sementara itu terlihat Tiffany hanya tersenyum paksa, dia tidak tau apakah dia bahagia atau tidak. Tapi dia tetap harus keluar dari dunia entertaiment yang sudah membesarkan namanya. Terserah fans nya akan berubah menjadi anti-fans, dia akan dibenci dan dihujat. Dia sudah siap menerima itu. Yang tiffany lakukan adalah secepatnya menghilang dari Korea. Melupakan semua kenangannya bersama choi siwon.

“sepertinya SM akan menjadi bahan pembicaraan masyarakat. Hari ini kau memutuskan untuk keluar dari dunia hiburan, dan besok aku harus mendampingi Victoria Song untuk melakukan konfrensi press untuk mengumumkan hubungannya dengan Nichkhun mantan kekasihmu. Apa kau sudah tau itu?”

“aku sudah lama mengetahui hubungan Nichkhun dan victoria.. anda tidak perlu kawatir karena aku membantu mereka untuk segera go publik.” Ucap tiffany tersenyum

“secepat inikah? Padahal eonni baru saja mengatakan itu kepada kami semalam.” Tanya seohyun yang kini duduk didepan tiffany diruang menegement mereka.

“mianhe..” lirih Tiffany menatap member SNSD yang lainnya.

“Fany-ah.. kau benar akan melakukan konfrensi press mu hari ini?” Tanya Kangin yang masuk kedala ruangan itu. Keputusan tiffany untuk mengadakan konfrensi press hari ini menjadi pembicaraan para artis yang bernaung di agensi yang sama. Tiffany hanya mengulum senyum kepada kangin.

“Choi Siwon yang menyuruhmu?” tanya kangin lagi.

“tidak.. ini keputusanku Oppa..” jawab Tiffany.

“kalian tidak perlu mencemaskanku. Aku akan baik-baik saja setelah ini.” sambungnya lagi.

“aku melihat kakakmu berada di Lobby. Katanya dia sedang menunggumu.” Sambung Leeteuk yang kini masuk kedalam ruangan itu bersama para member super junior yang lainnya.

“aku memang menyuruhnya untuk menunggu di Lobby” jawab Tiffany

–oo0oo—

Siwon dapat tersenyum bangga ketika dia benar-benar sudah resmi menduduki kursi CEO menggantikan posisi ayahnya. Laki-laki itu seperti biasa menyibukan dirinya dengan pekerjaan yang ada dihadapannya. Itu karena dia tidak ingin mengingat Tiffany. Dia benar-benar berniat melupakan gadis itu. Tapi itu tidak pernah terjadi karena siwon selalu melihat Tiffany dilayar televisi dengan senyum kebahagiaan yang terpancang dari wajahnya. Siwon bahkan sangat kesal ketika harus melihat kebahagiaan Tiffany, apa gadis itu tidak pernah memikirkannya sehingga dia bisa tertawa bahagia seperti itu.

Pintu terbuka dengan kasar membuat Siwon sedikit kaget, Jun Ki masuk dengan sangat tergesa-gesa kedalam ruangannya dengan nafas yang memburu.

“wea?” tanya Siwon saat Jun Ki mengacak acak meja kerjanya

“kau letakan dimana remote televisi mu?” tanya Jun Ki

“kenapa kau mencari dimejaku? Tentu saja remote itu ada didekat televisi.” Balas Siwon kesal karena mejanya kini tidak beraturan lagi karena ular Jun Ki. Dengan langkah cepat Jun Ki segera mengambil remote itu lalu menekannya dan menyalakan televisi didepan Siwon.

“tiffany akan melakukan konfrensi press sore ini. oh sudah mulai..” ucap Jun Ki saat konfrensi press digedung press SM itu terlihat memenuhi layar televisi.

“konfresi press untuk apa?”tanya Siwon, terlihat dari wajah laki-laki itu kalau dia kawatir. Apa yang akan dilakukan Tiffany disana, dia akan mengumunkan apa? Apakah dia akan mengatakan kalau hubungan mereka sudah berakhir? Dengan begitu dia bisa kembali go publik bersama Nickhun. Siwon tersenyum sinis, tanpa memperdulikan Jun Ki yang sibuk menonton dan menyaksikan acara itu. Siwon tetap kembali pada dokumen-dokumen diatas mejanya.

“Saya selaku CEO SM entertaimen, kali ini akan mengumumkan sesuatu. Ini menyangkut kehidupan seorang Tiffany Hwang.Tiffany-ssi sudah memutuskan untuk resend dari girl generation. Dia tidak akan berpartisipasi lagi dengan Girl Generation kedepannya. Dia sudah menyelesaikan semua kontrak kerjanya. Jadi tetap dukung Tiffany sampai kapanpun.” Siwon bisa mendengar suara Kim Sajangnim dilayar televisi itu.

mungkin ini terlalu mendadak untuk dilakukan. Tapi aku sudah memikirkan hal ini jauh-jauh hari sebelum TaeTiSeo mendapatkan penghargaan di Mnet Asian Music Awards. Aku tau setelah mengatakan ini mungkin fans akan memarahiku dan menghujatku. Aku akan menerima itu. Aku ingin beristirahat dari dunia hiburan Korea, aku sudah melakukan yang terbaik bersama SNSD selama ini. aku sudah bekerja keras bersama mereka. Mereka sudah mengetahui hal ini sejak lama, dan mereka mendukungku. Jadi aku mohon tetap mendukung SNSD sampai akhir walau tanpa kehadiranku. Mungkin berat bagi para Sone untuk hal ini. aku tau setelah Jessica Jung keluar banyak yang bertanya-tanya tentang persahabatan dan komunikasi bersama para member SNSD. Selama ini Jessica dan SNSD selalu memberi dukungan. Jessica tetap mendukung SNSD dan para member yang melakukan kegiatan Individual, dan SNSD juga mendukung karir jessica bersama Blanc yang sukses dipasaran.oleh sebab itu setelah aku keluar mengikuti Jessica, mohon untuk tidak membenciku. Aku melakukan ini karena keinginanku. Aku mohon tetap percaya kepada SNSD. Mohon doa dan dukungannya untuk SNSD.” Siwon tidak bisa mempungkiri kalau dia merindukan suara gadis itu. Tiffany Hwang. Tapi dia tidak berani melihat kearah layar televisi. Siwon yang terkejut dengan pernyataan Tiffany tetap berusaha untuk tidak memperdulikan.

apa ada hubungannya dengan Choi Siwon? Apa kalian akan segera menikah setelah ini?” tanya seorang wartawan.

Jun Ki menatap kejam kearah Siwon yang seolah tidak memperdulikan Tiffany disana, Jun Ki kembali melirik ke layar televisi. Tiffany terdiam dan Jun Ki tau kalau tiffany sedang mengumpulkan keberanaiannya. Tiffany segera berdiri dari duduknya, terdiam lalu kembali tersenyum melihat kearah para wartawan.

“hubunganku dengan Choi Siwon-ssi sudah berakhir dua bulan yang lalu. jadi ini tidak ada hubunganya dengan laki-laki itu. Ini murni keputusanku. Aku benar-benar minta maaf karena tidak memberitahukan hal ini kepada siapapun. Aku pikir semua akan baik-baik saja kalau aku tetap diam dan menutup rapat hal ini. para member SNSD juga tidak mengetahui hal ini. ini pertama kalinya aku mengatakan hal itu” Siwon seperti tersambar petir disiang hari ketika mendengar perkataan Tiffany.

“jadi tidak ada yang mengetahui kalau kalian sudah berakhir?” kini Jun Ki yang bertanya

“Choi Siwon kau benar-benar bodoh!” lanjutnya lagi. Siwon tidak menggubris dan dia tetap fokus kearah gadis itu yang kini tengah membuku didepan para wartawan. Kim Sajangnim juga terlihat kaget dengan perkataan akhir seorang Tiffany. Siwon mendadak mati rasa, dia segera keluar dari ruangannya meninggalkan Jun Ki yang melihatnya denga tatapan aneh.

“Ya! Kau mau kemana?” teriak Jun Ki tanpa balasan dari Choi Siwon.

–oo0oo—

Tiffany membukuk didepan para media, memberi perpisahan terakhir dan memeluk Kim Sajangnim dan juga para menegemen yang menanganinya selama ini. gadis itu tengah mencoba untuk tidak menangis, dia tidak ingin wartawan mengambil gambarnya yang terlihat rapuh. Cukup hatinya yang menangis.

Tiffany segera melangkah keluar dari ruang press itu. Dia langsung disambut oleh member SNSD, member Super junior dan juga Krystal dan Luna f(x).

“kalian sudah putus? Dan kau merahasiakan semua ini kepada kami?” tanya Taeyeon. Tiffany tidak menjawab dia langsung memeluk Taeyeon dan menangis di pundak taeyeon.

“mianhe.. mianhe..” lirih Tiffany dengan masih terisak.

“apa yang siwon lakukan padamu? Dia menyakitimu? Dia berselingkuh?” tanya Sungmin

“kau harus menjelaskannya kepada kami fany-ah..” lirih Sunny

Tiffany melepaskan diri dari pelukan taeyeon, menatap satu per satu orang yang ada disana. Dia kemudian mulai menjelaskan awal dan akhir hubungan mereka. Semua orang terkejut dan menutup mulut nya dengan kedua tangan mereka.

“apa dia sudah gila?” ucap Leeteuk

“aku tidak habis pikir Siwon oppa menjadi kenakanakan seperti itu. Mana mungkin dia menuduh eonni selingkuh dengan nichkhun oppa. Padahal Nichkhun Oppa sudah berkencan dengan Vic eomma sebelum kalian pergi ke hongkong.” Sambung Krystal fx.

“Tiffany.. let’s go” suara leo langsung membuat semua orang disana menatap kakak kedua seorang Tiffany hwang. Laki-laki yang mengenakan kaos berkerah itu kini menatap Tiffany.

“aku harus pergi,” ucap Tiffany memeluk satu persatu orang yang ada disana. Perpisahan seperti ini tidak diinginkan oleh Tiffany. Dia ingin perpisahan dengan canda dan tawa bukan dengan air mata seperti ini. semua orang menangis karenanya.

Tiffany melambaikan tangannya sebagai salam perpisahan, ketika di Lobby dia bertemu dengan victoria yang masuk secara tergesa-gesa bersama Nickhun. Tiffany menghentikan langkahnya ketika Victoria mencegahnya untuk pergi.

“fany-ah gwenchana?” tanya Vic dengan ekspresi kawatir.

“gwenchana eonni..” balas Tiffany tersenyum.

“kalian benar-benar sudah berkahir?” tanya Nichkhun

“ne..! mianhe.. tapi aku harus pergi besama Leo Oppa..” jawab Tiffany. Victoria maupun Nichkhun saling pandang lalu menatap punggung gadis itu yang keluar dari lobby SM bersama leo dan masuk kedalam mobil mereka secara tergesa-gesa.

“aku tidak mengerti dengan jalan pemikiran Siwon Hyung.. bukannya mereka akan menikah?” tanya Nichkhun kepada victoria kekasihnya.

“molla…”

Nickhun maupun Victoria kembali masuk kedalam untuk mencari para member yang lain, meminta penjelasan lebih mengenai resend nya Tiffany hwang dari dunia hiburan.

“oh.. eomma appa..” teriak Krystal saat Vic dan khun menghampiri mereka. Victoria bisa melihat para member yang kini duduk diruang latihan dengan wajah lesuh dan kawatir.

“Khun.. ternyata Siwon cemburu padamu. Dia memutuskan Tiffany sejak dua bulan yang lalu setelah tiffany kembali dari Hongkong.” Ucap Leeteuk dan berhasil membuat mata Nichkhun membulat sempurna.

“cemburu? Padaku? Wae?” tanya Nichkhun

“itu karena Siwon melihat kalian sedang berbelanja di salah satu departemen di Hongkong, dan melihat kalian bahagia satu sama lain.” Sambung Shindong

“mwo? Apa Siwon Hyung sudah gila? Kami tidak berdua saja, ada Ailee ada member 2PM ada meneger kami.. kenapa dia memutuskan Tiffany seperti itu.” Ucap Nichkhun yang terlihat emosi dengan tuduhan siwon.

“Tiffany juga menghubungiku waktu itu. Dia mengatakan kalau dia sedang bersama nickhun dan dia memintaku untuk menjelaskan pakaian yang aku inginkan karena nichkhun tidak bisa memilihnya untukku. Jadi Tiffany dan Ailee membantu Nichkhun untuk memilihnya.” Sambung Victoria.

Tanpa mereka tidak mengetahui dibalik pintu berdiri seorang laki-laki bertubuh tinggi. Dia sudah mendengarkan penjelasan semua orang disana. Dengan cepat Siwon segera masuk keruang itu membuat semuanya terkejut dan menatap kearahnya.

“Hyung..” ucap Henry kaget

“dimana Tiffany?” tanya Siwon melirik satu per satu orang didalam ruangan itu.

“wae? Dia sudah pergi bersama Leo. Tidak perlu mencarinya dia terlalu kecewa padamu dan aku juga kecewa padamu.” Sambung Leeteuk tegas.

“hyung..!”

“jangan memasang wajah lemah seperti itu..! kau terlalu kenakanakan Hyung” sambung Nichkhun menatap tajam kearah Siwon

“Oppa.. aku tidak pernah habis pikir kau akan melakukan hal ini. Tiffany menutup rapat semuanya, dia menyimpan lukanya sendiri dengan sangat rapih. Dan sekarang mungkin dia terlalu membencimu.” Sambung Taeyeon.

“beri tahu aku kemana Tiffany pergi.. jebal.” Pintah Siwon

“entahlah.. dia tidak memberitahunya” sambung Cho Kyuhyun. Dengan langkah cepat Siwon segera keluar dan berlari keluar dari ruangan itu, membuat para orang disana menghembus nafas kasar. Siwon mengambil ponselnya lalu menghubungi nomor Tiffany tapi nomor itu tidak aktif, berkali-kali siwon mencoba dengan hasil yang sama. Mobil siwon melaju dijalan raya, mencoba secepatnya untuk tiba di tujuan pertamanya. Ketika sampai ditujuan, siwon segera turun di Lobby dan memasuki Lift membuat semua pasang mata disana menatapnya dengan heran. Siwon menekan bel pintu itu berkali-kali tapi tidak ada yang membukanya dengan terpaksa dia menggedor dengan sangat keras tapi hasilnya tetap nihil.

“cepat beritahu aku berapa password Dorm kalian?” ucap Siwon menelepon taeyeon saat dia sudah berada didepan pintu Dorm SNSD

“Apa yang oppa lakukan di tempat kami?” tanya Taeyeon yang masih berada di gedung agensinya.

“tidak perlu aku jelaskan kalian juga sudah tau maksudku. cepat beritahu aku berapa paswordnya.” Ucap Siwon. Tangan siwon yang satunya sibuk dengan beberapa angka di depan tombol pasword pintu dorm SNSD setelah berhasil terbuka siwon langsung menutup percakapannya dengan Taeyeon tanpa ucapan terima kasih.

“Fany-ah.. Tiffany kau dimana?” teriak Siwon melihat seisi rumah itu. Tapi Tiffany tidak ada disana. Dengan langkah cepat Siwon membuka sebuah pintu kamar yang berada diujung ruangan. Kamarnya sudah gelap tanpa penerangan. Siwon mencari saklar lampu dan menyalakannya. Nihil tetap saja Tiffany tidak berada disana. Langkah siwon langsung menghampiri lemari putih disudut kamar itu. Siwon menutupnya kembali dengan kasar setelah dia tidak melihat satu pakaianpun milik Tiffany didalam lemari itu.

“kemana dia pergi?” batin siwon yang terlihat mulai frustasi. Siwon membalikan tubuhnya dan matanya tertuju pada sebuah kotak besar yang berada diatas tempat tidur Tiffany.dengan tangan gemetar Siwon membuka kotak itu dan seketika dia terduduk diatas kasur itu.

Siwon mengambil sebuah Syal rajut berwarna pink, dan siwon masih ingat dengan sangat jelas kalau benda itu adalah pemberiannya saat dia membawa Tiffany ke acara festival musim dingin beberapa bulan yang lalu. dia kembali mengambil sebuah boneka pemberiannya dan Siwon masih sangat ingat kalau boneka itu dibelinya saat Tiffany merayakan ulang tahunnya. Tangannya mulai gemetar saat dia mengambil sobekan-sobekan foto yang berada didalam kotak itu. Lembaran foto yang kini telah menjadi potongan-potongan kecil dan siwon sekarang mengerti kalau dia adalah laki-laki yang berhasil menghancurkan hati seorang Tiffany.

Siwon melepaskan semua barang itu, kedua tangannya menghapus air mata yang sudah membasahi wajahnya itu. Siwon menangis karena Tiffany. Tiffany benar-benar meninggalkannya tanpa kata perpisahan. Ketakutannya selama ini benar-benar terjadi. Tiffany pergi dari kehidupannya karena kebodohannya sendiri, hanya karena dia cemburu dan tidak ingin mendengar penjelasan gadis itu. Hanya karena dia tidak ingin mendengarkan apa-apa waktu itu.

“kau benar-benar meninggalkanku Fany-ah..” lirih Siwon yang masih terduduk diam diatas tempat tidur tiffany.

“mianhe..” sambungnya lagi. Dengan mengumpulkan kesadarannya kembali, siwon kembali keluar dari kamar itu menutupnya dan segera berlari meninggalkan tempat itu.

Setelah menghubungi ponsel Tiffany berkali-kali dengan keadaan yang tidak aktif, kini siwon teringat kalau Tiffany pergi bersama Leo. Sambil mengemudikan mobilnya siwon mencari kontak leo di phonebooknya, lalu segera menghubungi laki-laki itu. Beberapa detik tidak di angkat dan siwon bisa bernafas legah ketika dia mendengar suara dibalik telepon itu.

“Leo.. apa Tiffany bersamamu? Kalian dimana? Aku harus bicara dengan Tiffany.” Ucap Siwon tanpa basa-basi lagi..

“MWO?” Siwon segera menginjak rem mobilnya dengan cepat membuat mobil itu berhenti mendadak di pinggiran jalan raya. Ekspresi siwon tidak bisa dijelaskan, dia menjatuhkan ponsel itu dari telinganya, tangannya memukul-mukul setir mobil itu dengan emosi ketika Leo mengatakan hal yang tidak semestinya dan langsung menutup telepon itu tanpa siwon bertanya alasannya.

–TBC–

 

56 thoughts on “(AF) Happiness With You Part 2

  1. Choi Siwon oppa! Kasihan Tiffany unni😢😠
    Siwon oppa jahat… padahal Tiffany unni ga selingkuh sama Nichkhun oppa! Oppa jangan jealous karena masalah sepele, kasihan Tiffany unni😢😨
    Padahal Tiffany unni udh jaga hatinya buat oppa!
    Terus jadi kaya ginikan?
    Next next next..

  2. Siwon memutuskan fany sepihak tanpa penjelasan fany sama sekali,benar2 membuat fany terluka,apalagi dengan tuduhan selingkuh dengan nickhkun,benar2 tidak masuk akal,dengan cemburu butanya siwon.apa yg dibicarakan siwon dan leo oppanya fany ditlpn,sampai siwon kaget gitu dan memukul setir mobil dengan emosi.
    Penasaran thor.lanjut baca ya thor.tetap semangat thor.author jjang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s