(AF) LOVE IS MOMENT PART 1

LOVE IS MOMENT PART 1

Untitled

Author : @zoey_loe

Main cast :  Tiffany Hwang – Choi Si won

Support cast : Daniel Hyunoo Lachapelle – Lauren Lunde

Length : TwoShoot

Genre : Sad, Married Life, Romance (may be)

AN : “Maaf sebelum nya readers memang ini terinspirasi dari sebuah novel hanya menyamakan tema tapi banyak yang aku ubah kok, aku lupa seharus nya aku bilang ini dari part 1 tapi aku lupa. Ending nya juga beda kan, apa pun itu aku minta maaf gaa bermaksud  plagiat juga. Jeongmal mianhae *nunduk sembilan puluh derajat*”

Happy Reading….

Di luar cuaca sangat dingin karena hujan sedang turun sangat deras malam ini, tetapi berbeda dengan apa yang sedang terjadi di ruang tamu ini sangatlah panas. Perdebatan antara ayah dan anak belum juga menemukan titik ujung penyelesaian permasalahan.

“appa, tidak bisa kah kau tidak menjodohkan ku, biar aku yang mencari pendamping ku sendiri” kali ini sang anak memohon kepada ayah nya

“Tiffany Hwang!! ini demi kebaikan mu, kau tenang saja dia pria yang baik” ayah nya sedikit membentak karena sang putri terus saja menolak keinginan ayah nya

“appa. Bisakah kita menunda pernikahan nya satu tahun atau dua tahun lagi? Hmm jebal” lagi lagi tiffany memohon

“tidak bisa tiffany, apakah kau tidak ingat setahun yang lalu kau pernah berkata seperti itu. Dan sekarang kau harus menepati janji mu pada appa” ayah tiffany mengingatkan perjanjian masa lalu pada putrinya. Yang buat janji pun mengingat ingat kejadian itu dan “mati lah kau tiffany kau tidak bisa mengelak lagi sekarang” ucapnya dalam hati.

“mau tidak mau kau harus tetap menikah dengan orang yang appa jodohkan” lanjut sang ayah

“baiklah jika itu membuat appa senang” jawab tiffany sambil berlalu ke kamar nya.

“hey.. kita akan melakukan pertemuan keluarga akhir pekan ini. Jadi kau bersiaplah” teriak ayah tiffany, karena jarak nya sudah lumayan jauh dari tiffany.

 

 

 

Beberapa hari kemudian….

Pertemuan keluarga itu pun di adakan di rumah Tuan Hwang, iya di rumah Tiffany. Tiffany pun sudah berdandan cantik dengan memakai gaun pink dan heels pink senada dengan gaunnya, rambut nya pun di gerai bebas sehingga menambah kecantikannya. Sebenarnya dia malas untuk berdandan secantik ini tapi lagi lagi ayah nya lah yang menyuruh nya seperti ini, mau tidak mau Tiffany harus tetap menurutinya. Tidak lama keluarga yang akan di jodohkan dengan Tiffany pun datang

“silahkan masuk Choi Kiho ssi, selamat datang dirumah ku yang sederhana ini” sambut Tuan Hwang

“ah iya terimakasih, dimana putrimu sepertinya dia belum menyambut kami” ucap Tuan Choi yang diketahui dia adalah ayah dari anak yang akan di jodohkan dengan Tiffany

“oh Tiffany, dia masih diatas. Begitulah putri ku dia ingin tampil sempurna di depan calon suami dan mertuanya haha” jawab tuan hwang  sambil mengajak keluarga Choi kemeja makan sambil menunggu Tiffany.

Tidak lama berselang dari itu Tiffany pun turun, sebelum bergabung dan duduk di kursinya Tiffany memberi salam pada keluarga Choi

“anyeonghaseo Tiffany Hwang imnida, josonghamida karena terlalu lama menunggu ahjussi ahjumma dan” perkataan Tiffany pun tergantung saat akan meminta maaf pada anak Tuan Choi, Tiffany bingung harus memanggilnya apa karena Tiffany tidak tahu siapa nama pria itu.

Pria itu sedang melamun karena mengagumi kecantikan yeoja yang ada di depan nya kini, Pria itu terkaget saat sang ibu menyikut nya. Ibu nya pun berbisik “yaa jangan menatap nya seperti itu, ayo perkenalkan dirimu”

Pria itu pun tersadar dan langsung memperkenalkan diri “aa- aku Siwon, Choi Siwon” katanya sambil tergagap, Tiffany hanya menampilkan senyuman tipis tapi bagi siwon itu sangat memabukkan.

 

Pembicaraan pun di mulai, Tuan Choi yang lebih dulu memulainya “jadi bagaimana apa kalian siap untuk menikah dua minggu lagi?” Tiffany yang sedang minum pun tersedak karena mendengar apa yang di katakan Tuan Choi. Siwon yang duduk dekat dengan Tiffany pun langsung memberikan sapu tangan untuk tiffany.

“apa itu tidak terlalu cepat ahjussi, bahkan kami belum mengenal satu sama lain” Tanya Tiffany sambil membersihkan sisa sia makanan di sekitar mulut nya.

“apakah kau keberatan sayang?” kali ini nyonya Choi yang bertanya dengan Tiffany

“anyio ahjumma, hanya-“ belum sempat melanjutkan ayah Tiffany lebih dulu memotong nya

“tidak begitu, dia hanya terlalu kaget, karena aku belum memberi tahu sebelumnya” elak ayah Tiffany

“oh begitu, tapi kau sekarang sudah mengetahuinya jadi kau harus bersiap untuk pernikahan kalian, bagaimana dengan mu siwon?” tuan Choi bertanya pada anak semata wayang nya itu

“aku menurut appa dan eomma saja” turut siwon.

“Tiffany, apa kau bersedia?” Tanya Tuan Choi

“nde” singkat nya sambil menghembuskan nafas kasar. Walaupun dia bersikerah menolak toh kenyataan nya dia kan tetap menikah dengan Pria yang bernama Siwon itu, lagi lagi karena perjanjian itu.

 

 

Dua minggu, itu waktu yang sangat singkat buat Tiffany, dia juga di sibukkan buat fitting baju pengantin. Calon ibu mertua nya lah yang mengatur semuanya, maklum karena Ibu Tiffany sudah di surga jadi yang menghandle semua ibu mertua nya. Tiffany benar benar harus merawat tubuh nya, menjelang perikahan dia dilarang makan terlalu banyak karena takut terlihat gemuk ketika acara pernikahannya nanti. Itu sangat menyebalkan buat Tiffany, karena bisa di bilang Tiffany termasuk orang yang suka makan. Tiffany benar benar tersiksa dengan semua ini.

Dan hari ini Tiffany ada janji makan siang bersama Siwon, sebenarnya dia malas bertemu dengan pria berlesung pipi itu tapi dia tidak enak juga karena sering menolaknya, sekarang Tiffany sudah ada di restoran tempat janji makan siang bersama Siwon, tapi sudah setengah jam Siwon belum juga datang. Ketika Tiffany sedang asik mengomel, Pria itu datang sambil memeluk nya dari belakang

“Yaaak!! Siapa yang mengizinkan mu menyentuh ku” teriak Tiffany.

“aah mian, aku terbawa suasana karena merindukan mu” jawab siwon santai.

“cih!! Menjijikan sekali, sudah aku bilang jangan terlalu mencintaiku karena sampai kapan pun aku tidak akan membalas cinta mu itu” marah tiffany.

“ itu urusan mu tapi sampai kapan pun aku akan mencintaimu karena kau akan menjadi tanggung jawabku nanti nya”

Tiffany baru ingin menjawab perkataan Siwon tapi langsung di potong oleh Pria itu “sudah sudah, aku ingin makan sekarang. Aku sudah sangat lapar ayo kita makan” Tiffany hanya menatap Siwon “dasar pria aneh” ucap tiffany dalam hati.

 

 

Satu minggu kemudian…

Hari ini adalah hari pernikahan Tiffany dan Siwon. Siwon sangat bersemangat menyambut hari yang sangat sangat di tunggu oleh nya, berbeda dengan Tiffany. Buat Tiffany ini adalah hari paling menyedihkan baginya, dimana dia akan memulai kehidupan baru bersama pria yang tidak dicintai nya sama sekali. Ingin dia lari dari kenyataan ini tapi bagaimana bisa dia hanya bisa pasrah. Sekarang Tiffany sedang berjalan menuju altar bersama sang ayah, sang ayah tersenyum dengan gembira dan itu membuat Tiffany jijik dan benci dengan ayah nya. Tiffany sangat membenci ayah nya karena perjodohan ini, bagaimana ayah nya bisa tersenyum disaat putri nya merasa tertekan karena perjodohan yang tidak diinginkan olehnya. Dan sampailah Tiffany di hadapan siwon, ayah Tiffany pun memberikan Tiffany ke Siwon dan di sambut dengan hangat oleh Siwon. Tiffany pun tersenyum, ya itu senyum palsu dan senyum di paksakan tentunya. Dia tidak ikhlas memberikan senyuman nya itu untuk siwon.

 

Setelah mengucapkan janji pernikahan mereka pun berciuman, siwon melakukannya dengan manis dan lembut tapi Tiffany tidak membalasnya sama sekali dia malah melepasnya begitu saja.

Saudara, teman dan rekan kerja pun datang untuk memberikan selamat dan doa untuk kedua mempelai. Acara yang cukup panjang buat Tiffany dan sangat melelahkan. Acara pun selesai, tibalah mereka dirumah Tuan Choi. Ya untuk malam ini dan tiga hari kedepan Siwon dan Tiffany akan tinggal dirumah orang tua Siwon, setelah itu mereka akan tinggal apartemen mereka sendiri. Sebenar nya itu apartemen siwon dan sekarang menjadi miliknya bersama Tiffany. Awalnya nyonya Choi tidak menyetujui Siwon dan Tiffany tinggal di apartemen, ibu nya lebih suka jika mereka tinggal bersama dirumah nya, tapi Siwon sudah berjanji dengan Tiffany kalo mereka tidak akan tinggal satu rumah dengan keluarga Choi mau pun keluarga Hwang. Tidak tau apa yang membuat hati nyonya choi luluh dan mengizin kan mereka tinggal di apartemen.

 

TIFFANY POV

Sekarang sudah di mulai kehidupan baru ku bersama siwon , dan kami sudah pindah ke apartemen kami sendiri. AKU MEMBENCINYA!! Itu lah yang selalu aku bisikkan di dalam hatiku semenjak bertemu dengan Siwon.meskipun menikah dengannya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan Appa, membuatku membenci suamiku sendiri. Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayani nya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pilihan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkan  nya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun.  Appa sangat menyayangi Siwon karena menurut Appa, Siwon adalah sosok suami sempurna  untuk putri semata wayang nya ini.

Dari awal menikah, aku menjadi istri yang sangat manja. Aku lakukan segala hal sesuka hatiku. Siwon juga sering memanjakan ku. Aku tak pernah benar benar menjalankan tugas ku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharus nya setelah apa yang dia lakukan padaku. Aku menyerahkan hidupku padanya, jadi tugas siwon lah harus membuat ku bahagia dengan menuruti keinginanku. Di apartemen ini aku lah yang jadi ratu nya. Tidak ada seorang pun yang berani melawan. Jika ada saja sedikit masalah atau yang tidak aku sukai, aku selalu menyalahkan siwon. Seperti pagi ini lagi lagi dia lupa menjemur handuk nya yang basah dan meletakkannya ditempat tidur kami. Belum lagi ketika aku turun ke bawah dan melihat Siwon sedang membuat kopi, aku sebal melihat dia meletakkan sendok sisa mengaduk kopi nya di atas meja dan meninggalkan bekas lengket. Setiap aku mengomel dia hanya bilang “maaf baby, oppa lupa” cih aku benci mendengarnya memanggilku seperti itu. Walaupun sudah tidak asing di telingaku tapi aku tetap tidak suka dan siapa yang sudi memanggil nya oppa, aissh pria itu benar benar membuatku sebal.

Aku benci ketika siwon memakai laptop ku walaupun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku akan marah kalau Siwon  menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau dia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapih. Dia juga sangat menyebalkan karena sering menghubungiku tanpa henti ketika aku sedang asyik berkumpul dengan teman temanku. Dan yang paling utama aku selalu bilang aku tidak ingin punya anak, walaupun aku tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Siwon pun tidak mempermasalahkan hal itu sampai usia pernikahan kami genap satu tahun dia tidak pernah membahas soal momongan walaupun aku tau dia menyembunyikan keinginannya mempunyai anak. Tapi akhir akhir ini appa dan orang tua siwon sering kali membahas soal keturunan kami, sampai sampai ibu siwon menyuruh ku mengikuti program agar cepat mempunyai anak. Dia tidak tau aku mati matian selalu mengingat minum pil KB, seenaknya dia menyuruh ku mengikuti program. Untung saja siwon selalu memberi pengertian kepada orang tuanya kalau kami masih sangat muda untuk memiliki seorang anak.

Akhir akhir ini aku seringkali bangun siang, bahkan aku sangat malas untuk melakukan apapun walaupun itu hanya sekedar pergi kesalon dan shopping. Ketika aku turun siwon sedang memasak, dari aroma nya dia sedang memasak nasi goreng kimchi, tumben sekali biasanya dia hanya akan membuat kopi dan waffle atau roti tapi pagi ini aah sudahlah terserah dia saja. Rasanya lapar sekali, aku ingin makan sebanyak banyak nya karena dari semalam aku tidak makan sama sekali, nafsu makan ku sedang tidak bagus terkadang aku ingin sekali makan tapi tiba tiba nafsu makan ku hilang begitu saja. Dan pagi ini aku benar benar ingin makan.

“makanlah, aku dengar dari ahjumma kau jarang sekali makan akhir akhir ini. Ada apa baby?” Tanya siwon sambil menyodorkan sepiring nasi goreng yang sepertinya sangat lezat

“molla, aku pun bingung dengan nafsu makan ku yang terkadang tidak stabil” jawabku sambil mengambil sendok dan akan memasukan sesuap nasi goreng kimchi buatan siwon.

tapi baru saja masuk ke dalam mulut tiba tiba perut ku mual sekali rasanya seperti di aduk aduk, aku langsung berlari ke kamar mandi memuntahkan semuanya. Sepertinya siwon cemas dia langsung mengikuti ku berlari ke kamar mandi

 

SIWON POV

Saat Tiffany memasukan sesendok nasi goreng kimchi kedalam mulutnya tiba tiba dia lari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi di mulutnya. Ada apa dengannya? Apa nasi goreng nya tidak enak tapi tadi aku sudah mencicipinya dan rasa nya bisa di katakana lumayan.

“baby gwencana? Apa masakan oppa tidak enak?” Tanya ku.

“ anyio, tiba tiba perut ku mual siwon, kepala ku pusing” keluh tiffany.

aku menuntunya ke ruang tengah dia langsung berbaring di sofa. Langsung saja aku telepon dokter pribadi keluarga kami. Tidak perlu waktu lama dokter Kim pun datang, dia langsung memeriksa Tiffany, setelah memeriksa Tiffany dokter Kim hanya tersenyum. Apa maksudnya tersenyum apa penyakitnya lucu sampai dia tersenyum begitu

“kau tidak perlu khawatir tuan choi, istri anda baik baik saja. Wanita hamil memang sering melalui fase seperti itu, aku akan memberikan resep obat dan vitamin buat istri anda dan jaga dengan baik istri anda, istirahat yang cukup dan beri asupan gizi yang baik”

apa? Apa aku tidak salah dengar Tiffany mengandung, mengandung buah cinta kami. Thanks god akhirnya doa dan usaha ku terkabul. Sebenar nya aku tahu ketika tiffany lupa meminum pil nya tapi aku membiarkannya karena aku benar benar ingin mempunyai anak sebagai pelengkap keluarga kami.

Setelah dokter Kim pulang Tiffany langsung marah marah dan memaki ku, dia pun memintaku mengantarnya ke dokter kandungan sekarang juga. Aku pun mengantarnya, apa dia sudah menerima bayi ini dan akan memeriksa nya apakah bayi ini sehat atau tidak dan berapa usia kandungannya sekarang? Karena dokter kim sengaja tidak memberitahukan kami.

Sampailah kami dirumah sakit ketika nama Tiffany di panggil kami segera masuk dan betapa kaget nya aku Tiffany langsung meminta dokter menggugurkan kandungannya sekarang juga. Sebenci itu kah dia dengan ku sampai sampai dia tidak ingin mengandung anak ku.

Sebelum menjawab persetujuan nya dengan tiffany dokter memeriksa kandungannya lebih dulu, jantung ku berdetak dengan sangat cepat. Menantikan jawaban dokter itu.

“maaf nyonya kami tidak bisa menggugurkannya, karena usia kandungan anda sudah 4 bulan lebih” aah aku bisa bernafas lega ketika mendengar jawaban dokter itu.

Berbeda dengan tiffany dia sangat marah mendengar penjelasan sang dokter belum lagi ternyata dia mengandung sepasang anak kembar dan akan melewati masa masa sulit selama mengandung. Dokter memberinya masukan dan memberi nasehat untuk tiffany tapi tiffany mengabaikannya dan keluar ruangan begitu saja.

 

AUTHOR POV

Sesampainya di apartemen Tiffany masuk ke kamar dan menguncinya. Tiffany menangis sejadi jadinya dan membuang semua barang yanga ada di kamar mereka. Buat siwon ini adalah kemarahan terbesar tiffany kepadanya.

Siwon panik dia berusaha membuka pintu dan memanggil Tiffany berulang kali tapi nihil Tiffany benar benar mengacuhkannya dan masi mengurung diri dikamar. Karena khawatir tiffany akan berbuat yang tidak diinginkan siwon akhirnya mengambil kunci cadangan dan membuka pintu kamarnya. Dilihatnya tiffany yang sedang meringkuk dilantai dengan keadaan yang sangat kacau.

Dipeluk nya Tiffany  “sebenci itukah kau dengan ku sampai sampai kau marah seperti ini karena mengandung anak ku”  tidak terasa siwon pun menangis, tidak ada penolakan dari tiffany sampai akhirnya tiffany meronta ronta dipelukan siwon sambil memukul pria itu

“nappeun namja, nappeun namja” itu yang diucapkan tiffany di sela tangis nya. Sampai akhir nya Tiffany tertidur.

Dilihat muka kacau dan menyedihkan sang istri. Siwon benar benar bingung, dia harus senang atau sedih sekarang. Dibaringkan tubuh tiffany di tempat tidur dan menyelimutinya “mianhae baby” siwon meminta maaf pada istrinya sambil mencium kening istrinya.

 

 

Keesokan paginya siwon meminta ahjumma membuatkan sarapan untuk Tiffany karena pagi ini dia ada meeting di kantor dan akan pulang larut sepertinya.

Pukul Sembilan pagi tiffany baru terbangun dari tidur panjangnya, dia berharap semalam itu hanyalah mimpi buruk tapi nyata nya itu bukan lah sekedar mimpi belaka.

Hari ini Tiffany tidak melakukan apapun atau pergi kemanapun karena dia benar benar hanya ingin bermalas malasan. Sebenarnya Tiffany ingin bicara dengan siwon sayang nya pria itu sudah pergi lebih awal dari biasanya, apakah siwon menghindari nya pikir tiffany.

Sudah sangat malam tapi Tiffany masi menonton tv dan lebih tepatnya dia menunggu siwon pulang. Pintu apartemen pun terbuka munculah siwon yang langsung menghampiri Tiffany

“baby kau belum tidur, ini sudah sangat malam. Ayo kita tidur” sambil menarik tangan tiffany dan akan membawanya ke kamar mereka

“tidak, ada yang ingin aku bicarakan denganmu” sambil melepaskan tangannya dari tangan siwon

“tidak bisakah kita bicara besok saja, ini sudah sangat malam. Dan aku juga sangat lelah” bujuk siwon

“hanya sebentar” ucap tiffany dingin.

“baiklah, katakan” akhirnya siwon menyerah dan mengalah dengan istri tercinta nya itu.

“aku ingin membuat perjanjian denganmu” kata tiffany sambil menatap siwon.

“perjanjian apa?” jawab siwon lembut

“setelah aku melahirkan nati aku mau melakukan vasektomi agar aku tidak hamil lagi”

“tapi baby-“

“kau harus menuruti keinginan ku, aku akan meninggalkan mu dan kedua anak ini jika kau tidak menuruti permintaanku” paksa Tiffany

“lagi pula apa kau tidak cukup dengan dua anak yang sedang aku kandung ini, kau ingin punya anak berapa hah? Kau kira mengandung itu enak?” marah Tiffany

“oke aku mengerti. Maafkan aku, sebaiknya kita tidur sekarang” siwon pun mengalah tidak ingin berdebat lebih lanjut dengan sang istri karena sudah larut malam dan tidak ingin membuat istri nya stress. Karena itu akan memperburuk kandungannya.

 

Kandungan Tiffany sudah memasuki bulan ke enam, mual mual yang sering dialami nya perlahan mulai berkurang. Dan pagi ini Tiffany menyantap sarapan nya dengan lahap, Siwon yang sedari tadi memperhatikan istri nya hanya tersenyum

“yak!! Mengapa kau memandangi ku seperti itu” bentak tiffany, yang di bentak masih saja tersenyum.

“makan lah pelan pelan kau bisa tersedak baby, tidak ada yang akan mengambil makanan mu. Dan lihat mulut mu ini” ucap siwon lembut sambil membersihkan mulut Tiffany dengan tissue. Tiffany yang awal nya menerima perlakuan siwon tiba tiba tersadar

“aku bisa sendiri” sambil mengambil alih tissue yang siwon pakai untuk membersihkan mulut nya tadi.

“pergilah, kau akan terlambat ke kantor nanti” tiffany memperingatkan suaminya.

“arraso, keunde beri oppa kiss dulu” balas siwon sambil memajukan bibir nya manja

“SHIRO!! Yak Siwon kau menjijikan sekali” dan menjauh dari hadapan siwon. Dengan secepat kilat siwon menarik tangan tiffany dan mencium bibir nya, awalnya tiffany menolak dan berontak tapi lama kelamaan dia menikmatinya.

Hampir satu menit akhirnya Tiffany yang lebih dulu melepaskan tautan mereka “ini pelanggaran dan kau hampir membuat ku mati siwon” sambil memukul dada siwon

“aww appo.. tapi kau menikmatinya baby” goda siwon, muka tiffany pun merah karena  malu.

“aah baiklah aku harus benar benar pergi sekarang, aku bisa terlambat nanti. Oppa pergi dulu baby, jaga anak kita hmm?” pamit siwon sambil memeluk Tiffany, dan hanya dibalas anggukan oleh Tiffany.

Terkadang hati Tiffany bisa luluh karena Siwon tapi sering kali setiap mengingat pernikahan paksa ini dia benar benar sangat membenci siwon. Hati nya belum sepenuh nya terbuka untuk siwon walaupun sekarang Tiffany sedang mengandung anak mereka.

 

 

 

Tiffany sedang menikmati makan siang nya dengan lahap dan “aah kenyang sekali” bagaimana tidak kenyang Tiffany sudah menghabis kan separu dari menu makanan siang ini. Setelah makan siang Tiffany berencana untuk tidur siang tapi karena cuaca siang ini sangat panas walaupun pendingin ruangan sudah diatur dengan pas tapi Tiffany tetap merasa kepanasan. Dan terlintas lah dibenak nya ingin makan ice cream strawberry, aiish Tiffany benar benar menginginkan nya saat ini. Diambil nya handphone diatas meja rias nya, dan dia langsung menghubungi suaminya.

“Siwon, anak mu ini ingin makan ice cream sekarang” pinta Tiffany sambil mengelus perut yang sudah mulai menonjol

“baby mianhae, oppa masih banyak pekerjaan” sesal siwon

“oppa ayolah, anak mu benar benar ingin ice cream hmm?” bujuk Tiffany memanggil Siwon dengan sebutan oppa. Yah begitulah Tiffany kalau sedang ada mau nya.

Siwon pun luluh, dia langsung mengiyakan keinginan istrinya “nde, tunggulah aku akan membawakan mu ice cream”

“baiklah, jangan terlalu lama ya Si- eeh oppa” girang Tiffany. Siwon hanya bisa menggeleng pasrah dengan tingkah istri nya itu

 

Beberapa saat kemudian, siwon pun datang dan membawa ice cream yang diinginkan Tiffany

“ahh gomawo dan sekarang kau boleh pergi” perintah tiffany.

“baby kau tega sekali, setelah aku membelikan mu ice cream kau malah menyuruh ku pergi begitu saja. Bahkan kau tidak menanyakan aku sudah makan siang atau belum atau apalah itu” protes siwon panjang lebar

“ sudah sudah aku tau kau sangat sibuk, pergilah kau pasti masih banyak pekerjaan bukan” tiffany menarik siwon sampai ke pintu untuk menyuruh nya keluar

Siwon benar benar kesal dengan tingkah laku tiffany. Tapi siwon tidak bisa untuk marah apa lagi membenci istri yang sangat dicintainya itu.

 

Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Usia kandungan Tiffany sudah menginjak Sembilan bulan. Hanya butuh waktu saja untuk melahirkan. Semua keluarga sudah tidak sabar menanti kehadiran anak dan cucu cucu mereka, apalagi ketika mereka tahu kalau Tiffany mengandung anak kembar. Semua orang sangat antusias kecuali Tiffany. Dia sangat tersiksa selama mengandung ini. Badan nya yang sering sakit, pinggang nya pun sering sakit dan membuat nya tidak bisa tidur sepanjang malam. Belum lagi berat badan nya yang naik membuat nya terlihat gemuk dan jelek. Tapi tidak untuk Siwon dia terus mengatakan jika tiffany tetap terlihat cantik walaupun dengan keadaan yang sekarang, siwon juga dengan senang hati menemani Tiffany jika Tiffany tidak bisa tidur tapi tiffany terus saja marah dan mengomel, dia juga menyalahkan siwon atas kehamilannya. Hebat nya siwon tetap sabar menghadapi Tiffany, maklum dia sedang hamil pikirnya.

 

Tengah malam Tiffany merasakan sakit di perutnya dan rasa nya sangat sakit seperti ada yang ingin keluar, Tiffany pun membangunkan suaminya.

“siwon, siwon, irona” panggil tiffany sambil mengguncang guncang tubuh siwon

“hmm wae? Ini masih sangat malam baby” jawab siwon masi dengan mata terpejam

“perut ku sakit, sepertinya aku akan melahirkan” jawab tiffany lagi

“mwo? Jinjayo? Kau tidak bercanda baby” kaget siwon

“siwon pabo, mana mungkin aku bercanda tengah malam seperti ini. Ppali, rasanya sakit sekali” marah tiffany pada siwon.

Siwon langsung membawa Tiffany kedalam mobil, untung saja mereka sudah mempersiapka keperluan Tiffany dan anak anak nya nanti ketika melahirkan. Jadi siwon hanya tinggal membawanya saja.

Dimobil tiffany selalu mengingatkan siwon untuk melakukan tindakan vasektomi setelah melahirkan nanti. Siwon pun mengiyakan, karena itu sudah menjadi perjanjian mereka. Sesampai di rumah sakit Tiffany tidak langsung melahirkan dia mengalami kontraksi beberapa jam. Tiffany merasakan sakit yang teramat sakit dan dia terus mengomel pada siwon dan lagi lagi siwon lah yang disalahkan.

Setelah beberapa jam pagi nya sekitar pukul tujuh pagi bayi siwon dan tiffany pun lahir dengan selamat tanpa kekurangan apapun. Bayi kembar yang berjenis laki laki dan perempuanitu sudah memperlengkap keluarga mereka. Keluarga mereka terlihat sangat sempurna sekarang memiliki dua malaikat kecil dikeluarga kecilnya.

Tiffany sempat terharu dan meneteskan air mata ketika melihat putra dan putri nya lahir tapi dia tetap membenci siwon karena setelah ini dia akan direpotkan untuk mengurus anak anak nya. Ayah Tiffany, dan kedua orang tua siwon pun datang untuk melihat cucu cucunya.

“jadi siapa namanya?” Tanya nyonya choi sambil menggendong cucu perempuan nya

“Daniel Choi dan Lauren Choi eommonim” jawab Tiffany

“nama yang cukup bagus” jawab tuan hwang

“iya aku juga setuju, tumbuhlah dengan sehat dan jadi kebanggan kami nak” ucap tuan choi sambil mengecup pipi Daniel yang ada di gendongannya.

 

Akhirnya Tiffany dan kedua anaknya diperbolehkan pulang selama seminggu menginap di rumah sakit. Sesampai nya dirumah betapa terkejut nya Tiffany melihat dekorasi dikamar nya sudah berubah drastis.

Dikamarnya sudah ada dua box bayi dan satu kursi malas untuk Tiffany duduk menyusui anak nya nanti. Sebenarnya sudah disiapkan kamar bayi untuk Daniel dan lauren tapi untuk saat ini mereka tidak bisa dijauhkan dari ibu nya karena mereka masih sangat bergantung dengan Tiffany. Untuk sementara waktu Tiffany dibantu oleh seorang pengasuh, untuk membantu nya mengurus kedua bayi nya. Karena ibu mertuanya tidak bisa setiap saat membantu tiffany mengurus bayi nya, dia juga banyak pekerjaan diperusahaan keluarga choi. Ibu siwon juga ikut serta berkecimpung di dunia usaha dan tahu betapa sibuk ibu mertuanya itu. Dan siwon dia juga belum bisa diandalkan untuk membantunya, kemampuan siwon sama seperti tiffany yang belum mengetahui banyak soal mengurus bayi.

Hari ini hari minggu, ahjumma yang membantu Tiffany mengurus bayi nya meminta izin untuk mengunjungi anak nya yang sedang sakit. Mau tidak mau tiffany harus mengizinkannya lagi pula ada siwon pikirnya. Tidak seperti biasanya Daniel dan Lauren sangat rewel hari ini, biasanya di tidurkan di box bayi nya saja dia akan tertidur dengan sendiri nya tapi ini tidak walupun sudah di gendong anak anak nya itu tetap menangis. Membuat siwon dan tiffany kebingungan

“baby mungkin mereka haus, susui daniel. Biar lauren oppa yang menggendongnya” saran siwon sambil memberikan Daniel pada Tiffany.

“lihat lah, Daniel tidak mau menyusu, lauren pun begitu. Sebenarnya mereka ini maunya apa, bikin kepala ku pusing saja” keluh tiffany.

Siwon pun menggendong lauren dan mengayunkan nya kesana dan kemari sambil diiringi lagu anak anak yang keluar dari mulut siwon. Butuh waktu lama untuk menidurkan lauren, sangat lelah menurutnya tapi menyenangkan. Ketika siwon ingin menidurkan Daniel ternyata anak nya sudah tertidur lebih dulu, ah syukurlah ucap siwon mungkin mereka sudah kelelahan.

“ahh melelahkan sekali mengurus anak anak. Mereka sangat rewel hari ini” keluh tiffany sambil melemparkan tubuhnya di tempat tidur. Diliriknya jam yang menenpel di dinding sudah jam sepuluh malam.

“sebaiknya kau tidur, karena kita akan terbangun lagi jika mereka terbangun tengah malam nanti” ucap siwon sambil menutupi tubuh istrinya dengan selimut dam mencium kening istrinya.

“good night mommy” tiffany ingin membalas ucapan siwon tapi dia terlalu malas sampai sekarang pun hatinya masih membenci siwon. Entah sampai kapan dia bisa menerima siwon dan mencintai siwon seperti siwon mencintai nya.

 

TBC..

 

Annyeonghaseo EMIL imnida. iseng iseng bikin ff  akhir nya jadi juga hahah. Kalau cerita nya kurang bagus atau agak garing di maklumin aja soalnya this is My first ff. di tunggu RCL nya Gomawo J

99 thoughts on “(AF) LOVE IS MOMENT PART 1

  1. awal baca agak males q pkir ctitanya pasaran sifany yg dijodohkan dan sling mmbnci eehhhh dibagian tengahnya suka bgt ceritanya beda seru karna siwon langsung suka sm tiffany tpi tiffanynya eoohhh deh…tapi ko tifany menyebalkan sekali ya!!! heee intinya ff ini bagus dan ditunggu part selanjutnya

  2. to author terhormat,,,
    kalau boleh kasih saran,, sebaiknya apabila membuat cerita ff lebih baik murni hasil pemikiran sendiri apalagi ini msh ff pertama author,,, kan sayang,, ff pertama saja sudah memplagiat cerita milik org lain,,,
    sekedar meriview saja,, ini cerita cerpen atau kisah nyata,, dgn judul berbeda yg banyak dipublikasi diblog lain pada thn 2012,, ending ceritanya suami meninggal akibat kecelakaan tp bukan kecelakaan yg membuatnya meninggal melaikkan karena stroke,,ketika mengantarkan dompet istrinya yg sedang berada disalon,, dan istri awalnya binggung karena sebelumnya istri selalu bergantung pada suami,, tp suaminya telah menyiapkan tabungan untuk istri dan anaknya,, itu hanya sepenggal ceritanya saja,,,
    sekedar saran saja atau author buat diakhir cerita bahwa ff ini terinspirasi dr salah satu cerita atau karena author menyukai cerita ini maka author ganti casenya jd sifany,, alangkah lebih baik dr pada author bilang ini ff iseng author yg buat,, ff nya dipublis di blog sifany loh,, jd yg baca jg banyak,, dan reader disini jg tau mana yg ff real pemikiran sendiri mana yg plagiatisme!!!!!
    maaf bila tulisan saya terlalu panjang dan membuat athor tidak terima,, tp lebih baik disampaikan agar suatu saat hal seperti ini tidak terjadi lagi,, author lain yg ada di blog sifany ini kan jg tidak mau apabila ff yg dikerjakan mati-matian tiba2 plagiat oleh org lain,,, maaf saya hanya tidak bisa menerima plagiatisme,,

  3. First ff ya? Kok baguss duuhh 😘😘 apalagi ada Daniel sama Lauren aa kgen baby choi😘😂 fany jgn lama” dong bncinya sma siwon nya, kan ksihan😢 tpi salut deh sama siwon yg msih berthn sma sifaynya fany 😍 aahh berhrp deh fany cpt” sadar klo dia cinta jg sma siwon, btw gmna klo buat fany cmburu aja thor, biar cpt nyadarnya bhuhaha😄 next part ditunggu!😊

  4. Ahh fany koq benci siwon sih? Dia kan gk salah apa” *Ithink padahal udh punya twin baby choi😦 moga aja seiring berjalan’y waktu mereka bisa bersatu dan mencintai satu sama lain ‘n bahagia selama’y😀 *doa’ypanjangbingit xD Amin aja dah buat part selanjut’y doaq terkabul :*

  5. Such an amazing ff for your first experience! Jalur ceritanya bagus banget aku suka!! Smoga hati tiff bisa terbuka buat siwon oppa yaaa

  6. biasakan klo dijodohkan gini kan laki”nya yg benci , tp ini mah beda , malah fany un yg benci bgt sm wonpa ckckck~ :v . nnt klo ditinggal beneran sm wonpa br tau rasa tuh…

  7. Menurutku alurnya kecepatan.. tapi ffnya tetap keren ko outhor… Tiffany sifatnya jelek banget gax suka aku disini sama tiffany. kalo sama siwon aku suka banget dia orang yang sabar dan baik… Penasaran sma kelanjutan ceritanya .. penasaran gimana sikap tiffany sama ke 2 anaknya akankah tiffany menyayangi nya, atau justu sebaliknya ? Ditunggu kelanjutannya okee🙂

  8. menurutku kok kyayknya alurnya kecepeten ya thor… terlalu tergesa-gesa… gk ada konflik terlebih dahulu… buat awalnya… tp tetep keren kok di tunggu next partnya

  9. Fany mommy kok gitu sihh? Ga mau nerima siwon daddy?-.- Ahaha, aku yakin pasti sifany akan bersatu kembalii😀 Next partt authorr! ^_^

  10. wonpa sabar bgt, mpe kasian liatnya
    yah fany kasian wonpanya😦
    biasanya kalau dijodoin th, pasti wonpanya yg gx suka
    pi, inimah kebalikannya, jd seru dan penasaran ma kelanjutanya

  11. kayanya aku tau nih alur ceritanya. sad ending kah? aku pernah baca, tp bukan ff. ini kisah ttg istri yg menyesal udah menyianyiakan suaminya. ceritanya sama. ga tau ff ini bakal sama atau engga sama kisah yg pernah aku baca. di tunggu kelanjutannya.

  12. tiffany jahatt bgt ama siwon..
    coba sekali- sekali siwon marah gtu,,, biar Tiffany sadar..
    hehehe..
    sebenernya dalam lubuk hatinya dia sayang juga kan ma siwon..
    tapi dia malu aja buat ngakuinnya hihihii

  13. Menurutku alur ff nya kecepatan..
    tapi konflik keren..
    Kasihan siwon yg d bnci Tiffany. ..
    Smoga Tiffany cepat berubah..
    Lanjut thor..

  14. Loh kok tiffany jadi makin benci sama siwon sih? Jadi penasaran tapi sedikit gak teruma karena kayaknya makin lama tiffany makin benci sama siwon padahal siwon udah baik banget sama tiffany, oh iya thor alur nyajangan cepet-cepet ya, keep writing thor ^^

  15. first ff ya?? lumayn bgus kok, cma alurnya aja yg agak kcpetan, jdi untuk next part alur nya agak santai dikit ya… hehehe…😀 aku gak tau ya ff ini bsa d blng plagiat atau gak, soalny blum prnah baca cerita yg di mksud sama kyak ff ini… klu emang sama mngkin cma tema aja, toh sblumnya authornya jga udah blng… bkan mksud belain authornya cma kasihan aja bru first ff lngsung d blng plagiat…

  16. Hwaaaa, annyeong yeorobun. Setelah aku lama tak bersua karna berbagai kesibukan, akhirnya malam ini aku sempetin bukak blog SI ini dan ternyata begitu bukak, yg plng atas nongol love is moment. Dan baca dehhh.
    Tapi kok TBC sih. Padahall lagi mau seru” nyaaa nihhh. Aduhhhhhh duhhh. Tapi gak apa” kok karna part 2 nya udh keluarr hahhahahahahaha
    Kerennn deh thorrrr
    Semangatttt !

  17. tiffany unnie kenapa begitu ? Padahal wonpa sayang banget sama fany, semoga fany cepat luluh sama kebaikan siwon dan mulai cinta sama siwon😀
    penasaran endingnya
    langsung lanjut baca part selanjutnya😀

  18. Hai….saeng.unnie baca lagi nih saeng.
    Fany kok jahat banget sih ama siwon,kan kasian donk ama siwonnya.apalagi wkt fany tau kalo dia hamil,fanynya marah2,dan siwon senang,bahagia.
    Namun siwon tetap mencintai fany,walaupun fany kasar dan jahat pada siwon.
    Ok lanjut baca ya saeng.tetap semangat saeng.
    Saeng jjang.

  19. Siwon oppa suppppeerrr sabar banget ya, padahal tiffany eonni kan benci banget sama siwon oppa..
    Suatu saat pasti fanny eonni bisa luluh sama siwon oppa karena kesabarannya..
    Siwon oppa ffighting!!!
    Author lanjut!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s