(AF) Breath

Title : ‘Breath’

523084_396187700437092_297483010_n

Author : Choi Hwangly

Cast : Tiffany Hwang, Choi Siwon

Genre : Melodrama

Rating : PG-12

Lenght : Drabble

Disclaimer : The story is mine. I just borrow they name for my story. The cast are belong theyself and God. Please dont be plagiator. Keep RCL^_^

 

 

kenangan itu kembali teringat oleh sang yeoja cantik yang sedang diam tertegun di tempat duduknya. Kenangan yang sangat sulit ia lupakan, bahkan itu sudah 5tahun yang lalu. Berulang kali ia mencoba melupakannya tetapi kejadian itu tetap tidak bisa ia lupakan. Ia merasakan setiap detik disaat-saat sedang bersama namja nya. Namja yang sampai saat ini masih ia cintai.

Yeoja itu tetap terdiam sambil memainkan sedotan yang ada di gelas minumnya. Setelah 2jam berlalu, wanita itu pergi dari caffe tersebut. Ia pergi menuju tempat favorit nya. Tempat dimana lelaki itu menyatakan perasaannya. NamsanTower.

Wanita cantik bernama Tiffany Hwang itu sedang menikmati sejuknya angin sore dibangku taman NamsanTower. Ia masih ingat persis bangku yang sedang didudukinya sekarang ini adalah bangku dimana dahulu ia dan namjanya selalu menghabiskan waktu bersama disini.

Tiffany memejamkan matanya dan mengambil napasnya dalam-dalam. Ia tidak menyadari ada seseorang yang sedari tadi sedang berdiri dibelakangnya. Seseorang yang sedang berdiri tepat dibelakang Tiffany sangat ingin memanggil Tiffany. Namun ia takut. Entah apa yang membuat nya takut. Ia hanya merasa tidak berani memanggil Tiffany. Namun akhirnya ia memberanikan dirinya.

 

“Fany-ah..” Panggil seseorang itu. Tiffany langsung membalikkan badannya. Ia sangat terkejut melihat seseorang yang sedang berdiri tegak didepannya kini. Tiffany hanya bisa menatapnya tanpa mengucapkan apapun.

“Ini aku…sudah lama sekali bukan?” Tanyanya pelan

“Si—siwon oppa…” panggil Tiffany lirih

“bisakah kita duduk?” tanya Siwon pada Tiffany. Sedangkan Tiffany hanya menurut saja tanpa menjawab apapun.

“Bagaimana kabarmu? Apa kau mengalami kesusahan?” Tanyanya lagi. Namun Tiffany tidak menjawab. Ia hanya meneteskan air matanya. Lalu dengan cepat Siwon menghapuskan airmata Tiffany dengan jarinya.

“Kau tahu kan, aku sangat tidak suka melihatmu menangis.” Lagi, Tiffany tidak menjawab.

“Kau tahu…ini sangat berat bagiku. 5tahun tanpa kehadiranmu membuatku sangat tersiksa. Tapi… aku merasa jahat jika aku harus mempertahankanmu. Namun melepaskanmu selama 5tahun ini, itu adalah penyesalan terbesar untukku.” Ujar Siwon panjang. Tiffany meneteskan airmatanya deras.

“Me—mengapa kau datang seperti ini? Ini sangat mengejutkan. Aku sama sekali bingung harus mengatakan apapun padamu. Saat ini aku hanya bisa merasakan hatiku yang sedang berdebar karenamu.” Ujar Tiffany akhirnya sambil terisak.

“Kau tahu, setiap kali aku mengingatmu. Aku merasakan sakit yang mendalam dihatiku. Ak—“ Ucap Siwon. Namun belum sempat Siwon menyelesaikan perkataannya, Tiffany memotongnya terlebih dahulu.

“Aku. Aku yang lebih merasakan sakit ini. Setiap aku mengingat kenangan kita, aku hanya bisa menangis. Aku tidak bisa melakukan apapun. Ini semua terlalu sakit. Hingga aku merasa aku sudah sangat menyerah. Saat dahulu kita memilih berpisah hanya karena sebuah kesalahpahaman, mengingat itu semua aku merasakan sakit yang sangat dari rasa sakit yang kau rasakan.” Ujar Tiffany panjang lebar. Tiffany tidak berhenti menangis. Siwon pun sudah tidak bisa lagi menahan air matanya.

“Kau tahu setiap malam tiba, aku ingin cepat memejamkan mataku. Namun, aku tidak mau pagi hari datang. Karena setiap aku terbangun, hal yang pertama yang aku pikirkan adalah dirimu. Itu semua sangat membuatku khawatir. Sangat sulit bagiku untuk melewati hari hari yang datang” Ucap Siwon jujur.

“Dan sekarang. Bisakah kau kembali ke kehidupanku?” Tanya Tiffany memberanikan diri.

“Apa kau masih mencintaiku Fany-ah?” Tanya Siwon

“Hem. Walaupun sudah lama sekali kita tidak bertemu, namun perasaanku padamu tidak berubah. Aku masih mencintaimu. Aku sangat mencintaimu” Akui Tiffany.

“Kalau begitu…maukah kau membiarkan lelaki brengsek ini kembali kedalam kehidupanmu, menjadi napasmu, selalu ada disampingmu selamanya?”

“A—apa kau ingin kita kembali bersama?” Tanya Tiffany

“Ne. Apakah kau mau menerimaku kembali seperti dahulu kau menerimaku?” Tanya Siwon

“T—tentu saja oppa! Aku sangat mencintaimu!” Jawab Tiffany

 

Dengan cepat Siwon memeluk tubuh Tiffany erat. “o-oppa..aku ti-tidak bisa bernapas” ucap Tiffany sambil tetap menangis. Namun sekarang, tentu saja itu tangisan kebahagiaan. Siwon pun melepaskan pelukkannya dan menatap Tiffany dalam.

“Sekarang, berhentilah menangis. Aku sangat benci melihatmu menangis” Ujar Siwon sambil menghapus air mata Tiffany dengan jarinya. Sedangkan Tiffany hanya mengangguk. Lalu Siwon mendekatkan wajahnya ke wajah Tiffany hingga bibir mereka bersentuhan. Siwon menciumnya dalam dan Tiffanypun membalasnya dengan senang hati.

 

‘Terimakasih Tuhan..kau telah mengembalikannya padaku. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini’ –Tiffany Hwang

‘Terimakasih kau sudah mau menerimaku kembali Fany-ah. Walaupun aku tidak sempurna, tapi aku akan mencoba menjadi yang terbaik untukmu’ –Choi Siwon

 

_TheEnd_

87 thoughts on “(AF) Breath

  1. Aq sebener’y lupa udh ngecoment ff ini ap belum tapi tadi pagi aq coment kyak’y salah kirim jdi’y ke kirim ke ff yg laen *lupa yg mana xD hehe mianhae mungkin ad beberapa comenanq dulu yg kebalik juga lol maklumlah aq bca dulu baru coment jdi lupa yg mau dikomentarin tdi ap lolol

  2. ceritaya singkat tapi bagus thor melodrama bgt. sifany.yg duluny pisah akhirnya bersatu kembali emang kalo jodoh gak kemana heheh
    ditunggu karya selanjutnya ya thor🙂

  3. Ceritanya singkat dan pendak thor,tapi saya suka kok.keren ceritanya.ditggu ff selanjutnya thor.
    Keep writing thor.fighting.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s