(AF) Bring My Daughter Back!

1386668466

Tittle                      :                               Bring My Daughter Back!

Author                  :                               Kim Choihwang

Cast                       :                               Tiffany Hwang, Choi Siwon, Lauren Launde a.k.a Choi Lauren

Genre                   :                               Action, Mystery, Crime

Rating                   :                               PG-15

Disclaimer           :                               FF ini terinspirasi dari salah satu drama asal korea selatan setelah saya menontonnya. FF ini murni pemikiran saya. Saya hanya meminjam nama mereka untuk FF saya. Mohon dimaklumi bila banyak typo yang tersebar.kamsha&enjoy^^

Di saat Sang Ibu sedang terlelap, Malaikat Maut mengambil anak kesayangan satu-satunya. Si ibu pun mencari anaknya yang hilang itu. Sang Ibu mencari anaknya dalam kegelapan, Dewi Malam bertanya padanya, “Kau ingin menemukan anakmu? Berikan rambut indahmu ini. Maka aku akan memberitahumu kemana Sang Maut pergi.”

Sekarang semak-semak berduri menghadang jalan Sang Ibu. “Kau ingin menemukan anakmu? Maka peluk erat aku dengan tubuh hangatmu itu. Maka aku akan memberitahumu kemana Sang Maut pergi.” Sang Ibu pun menurutinya.
Akhinya ia pun bisa melihat Sang Maut membawa anaknya pergi
“apa yang harus kulakukan agar aku dapat mengambil anakku kembali kedalam pelukku?”
Sang Dewi malampun menjawab “Kau harus mengorbankan salah satu organmu untuk membawa anakmu kembali” Sang ibupun melakukannya.

 

—-Bring My Daughter Back!—

 

“Eomma…aku malas mengikuti les kelas Park Songsaenim itu sangat membosankan kau tahu?” Rengek seorang anak berusia 8tahun kepadanya ibunya

“Lauren-ah. Kau tidak boleh seperti itu. Kau tahu kenapa teman-teman mu menjauhi mu? Itu karena mereka menganggap kau bodoh. Kau harus buktikan pada mereka kalau kau tidak bodoh. Kau harus pintar lalu menjadi orang sukses seperti appa. Arra?”

“Ya tapi…..Appa, aku tidak usah mengikuti les hari ini ne? Aku sangat tidak bersemangat hari ini.”

“Dengarkan apa yang eomma mu bilang sayang. Kau tidak mau diremehkan orang-orang saat kau dewasa nanti karena kau bodoh bukan? Kajja. Kita berangkat sekarang” Ucap Appa Lauren.

“Nee,arraseo. Eomma, aku pergi” Pamit Lauren memberi kecupan singkat pada pipi eommanya

“Yeobo..aku pergi dulu nde” Pamit Siwon kepada Tiffany sambil mengecup bibirnya sekilas

“Ye. Hati-hati di jalan. Kau tidak akan pulang malam kan oppa?” Tanya Tiffany pada Siwon

“Jika pekerjaanku sudah beres aku pasti pulang lebih awal. Bye!” Jawab Siwon lalu pergi meninggalkan rumah.

“Bye eomma!!!” teriak Lauren lalu menyusul Siwon dengan berlari kecil.

 

—Bring My Daughter Back! —

 

“Appa..” Panggil Lauren pada Siwon yang sedang asik menonton TV “Wae sayang?” “Apakah appa tidak merasa bosan seharian penuh hanya diam kemana-mana padahal hari ini hari libur.” Jawab Lauren

“Ani. Appa tidak bosan. Apakah Lauren bosan berdiam terus dirumah? Tanya Siwon lembut “Nee..aku ingin pergi ke taman bermain” Jawab Lauren manja “Okay, kita pergi sekarang. Suruh eomma mu untuk bersiap-siap” “Ne..gomawo appa. Lauren sayang appa!” Ucap Lauren mengecup bibir Siwon lalu berlari kearah Tiffany sedangkan Siwon hanya tersenyum melihatnya.

“Eomma….” panggil Lauren ragu karena takut Tiffany terkejut dari tidurnya “Hoam….ne Lauren-ah wae?” “Kajja….” “Kita mau kemana?” Tanya Tiffany bingung “Lauren dan Appa akan pergi ke taman bermain…eomma akan ikutkan?” Tanya Lauren berharap Tiffany akan ikut dengannya. “Kalian berdua saja ne? Eomma sedang ingin dirumah seharian ini.” “Eomma….ayolah, bukankah sudah lama kita tidak pergi ke taman bermain bersama-sama?” Ucap Lauren sedih. Dan sudah pasti Tiffany pun mengalah. “Haft,okay. Kalian tunggu dibawah ne. Eomma bersiap-siap dulu.” Jawab Tiffany akhirnya. “YEEE! CEPAT EOMMA!” Ujar Lauren berteriak senang sambil pergi meninggalkan kamar eomma nya.

“Lauren-ah apakah kau ingin membeli icecream?” Tanya Siwon pada Lauren saat mereka sudah sampai di taman bermain “Tentu saja aku mau appa!! Kajja!” jawab Lauren semangat. “Kau ingin ikut kami membeli ice cream yeobo?” “Ani oppa. Aku mau ketoilet sebentar” “Oh okay”.

Tiffany pun pergi menuju toilet di sebuah toko kecil. “Annyeonghaseo nyonya” Ucap sang penjaga toko. “Ne. Ahjumma bolehkah aku meminjam toilet toko ini?” “oh tentu saja. Silahkan noona.” “ne. Kamsha” ucap Tiffany lalu berlari kecil karena sudah tidak kuat lagi menahan airkecil nya.

“Huft.akhirnya lega juga. Kamsahamnida ahjumma” tapi ahjumma penjaga toko itu tidak menjawab Tiffany ia memperhatikan diri Tiffany dari atas hingga bawah lalu menatap mata Tiffany dalam. Itu membuat Tiffany sedikit gusar. Apakah penampilannya salah? “Ahjumma,mianhae apakah penampilanku aneh?” Tanya Tiffany ragu-ragu. “A-aniyo. Nyonya sebentar lagi kau akan kehilang sesuatu yang sangat berharga untuk dirimu. Aku tidak tahu pasti apa itu. Yang jelas kau harus berhati-hati” Ucap ahjumma penjaga toko dengan tatapan yang kosong menatap Tiffany. “A—apa maksudmu ahjumma? Aku tidak mengerti” Ujar Tiffany sedikit takut. “Lupakan. Kau boleh pergi sekarang. Aku hanya mau kau berhati-hati.” “n—ne ahjumma.”

“Eomma!!” “Yeobo!” Panggil Lauren dan Siwon dari kejauhan. Siwon dan Lauren pun sedikit berlari kecil menghampiri Tiffany. Sedangkan Tiffany terdiam ditempat merasa bingung sekaligus berusaha mencerna kata-kata yang ahjumma tadi katakan. ‘Nyonya sebentar lagi kau akan kehilang sesuatu yang sangat berharga untuk dirimu. Aku tidak tahu pasti apa itu. Yang jelas kau harus berhati-hati’ “Apa maksud perkataannya tadi?” Tanya Tiffany pada dirinya sendiri.

“Eomma..kenapa kau diam saja?” Tanya Lauren bingung

“Yeobo….ada apa dengan mu? Apa ada seseorang yang mengganggumu?” Tanya Siwon Khawatir

“Oppa..kita harus pergi sekarang. Lauren-ah kajja. Kita pulang sekarang.” Ajak Tiffany

“Eomma…Aku masih ingin bermain kita baru sebentar disini” Ucap Lauren cemberut

“Oppa…aku mohon..kita pulang sekarang. Lauren-ah kita pulang sekarang ne”

“Eommaaa…”

“Lauren-ah kita pulang sekarang saja ne? Mungkin eomma mu sudah kelelahan. Kau tidak ingin eommamu jatuh sakit kan?” Tanya Siwon mencoba memberi pengertian pada Lauren walaupun ia sendiri tidak mengerti maksud Tiffany.

“Ah…baiklah kita pulang sekarang.” Jawab lauren akhirnya.

Mereka pun sudah sampai dirumah. Namun Tiffany hanya terdiam sedari tadi. “Lauren-ah masuk kekamar mu dan tidurlah” suruh Siwon pada Lauren, sedangkan Lauren hanya mengangguk menurut.

“Yeobo…ada apa denganmu?” Tanya Siwon bingung pada Tiffany

“Oppa…” Ucap Tiffany lalu menangis ketakutan. Dengan cepat Siwon pun menenangkan Tiffany didalam pelukannya

“Tenanglah yeobo…aku selalu ada disampingmu oke? Tenangkan lah dirimu lalu ceritakan semuanya yang terjadi padaku”

“Oppa…”

“Hmm? Waeyo?

“Saat tadi aku ke toilet, aku pergi ke toilet salah satu toko. Setelah aku keluar dari toko tersebut ahjumma penjaga toko itu menatapku dengan sangat aneh..” Ujar Tiffany akhirnya

“Lalu? Apakah dia berbuat sesuatu huh?”

“A-aniyo.” Jawab Tiffany cepat

“Lalu? Apa yang dia lakukan?”

“Dia mengatakan padaku bahwa aku akan segera kehilangan sesutau yang sangat berharga untukku. Apa itu oppa? Aku takut itu adalah kau atau juga Lauren” Lanjut Tiffany sambil terisak.

“Lalu kau percaya pada ahjumma itu? Fany-ah lihat aku” Ucap Siwon, Tiffany pun mengangkat kepalanya menatap Siwon “Takdir..sudah tuhan yang menentukan. Tidak mungkin seorang manusia dapat menentukan takdir oranglain dimasa mendatangkan? Percayalah padaku. Semuanya akan baik-baik saja. Tidak ada hal apapun atau siapapun yang akan pergi dari hidupmu. Arra?”

“ne oppa..” ucap Tiffany mengerti lalu Siwon mengecup bibir Tiffany dalam.

 

—Bring My Daughter Back!—

 

Hari-hari pun berlalu. Tiffany tidak lagi memikirkan perkataan ahjumma penjaga toko tersebut. Menurutnya perkataan ahjumma itu tidak benar. Sama sekali tidak benar. Karena Tiffany,Siwon, dan Lauren menjalani hidupnya seperti biasa. Benar-benar biasa dan tidak ada hal aneh yang terjadi. Hingga akhirnya hal-hal aneh pun terjadi pada keluarga Choi itu. Lauren menjadi sering sekali membuat masalah di sekolahnya ataupun dirumah. Dan banyak klien yang berhenti mengunjungi Siwon untuk penyelidikkan. Tiffany pun menjadi melakukan kesalahan dirumah. Seperti memecahkan gelas, menggosongkan pakaian yang disetrikanya, menyenggol vas-vas hingga pecah, dan masih banyak hal lain yang terjadi di keluarga nya.

“Yeobo, lauren-ah..Appa pergi kekantor dulu ne. Bye.”Pamit Siwon pada Tiffany dan Lauren
“ne oppa.” “ne appa!” Jawab Tiffany dan Lauren berbarengan

“Lauren-ah kau sudah siap?” Tanya Tiffany untuk mengantarkan Lauren pergi ke sekolah “Ne eomma..kajja”

Saat diperjalanan Tiffany dan Lauren terjebak macet yang sangat lama. “Eomma aku sudah sangat telat untuk masuk sekolah. Aku tidak usah sekolah ne?” “Ah yasudah baiklah. Kau ikut eomma pergi kekantor saja ne?” “Ne. Tapi mengapa macetnya tidak juga berakhir eomma?” “Molla. Kau tunggu di mobil saja. Eomma akan melihat kedepan.

Tiffany punkeluar mobil untuk melihat keadaan. Ada kecelakaan ternyata. Dan sepertinya kecelakaan itu terjadi dengan begitu parah hingga membuat seseorang tewas. Tiffany pun berjalan kembali ke arah mobil untuk memutar jalan. Namun niat nya diurungkan saat melihat Lauren berlari menuju kerumunan kecelakaan tersebut. “Lauren-ah! Apa yang kau lakukan disini?” “Eomma lihat. Aku menemukan mainan ini. Bagus bukan?” “Yak! Lauren-ah. Mainan itu kotor dan banyak kumannya kau tahu bukan? Buang mainan itu sekarang juga” Suruh Tiffany dan Lauren pun menurut dengan membuang mainan yang tadinya ingin ia ambil itu.

Tiffany pun sudah berada di kantornya bersama Lauren. Lalu Tiffany mendapat panggilan dari Ahjumma yang biasa mengasuh Lauren ia berkata bahwa ia sudah berada dibawah untuk menjemput Lauren. Tiffanypun akhirnya menitipkan Lauren kepada rekan kerjanya untuk mengantarkan Lauren kebawah. Saat sudah dibawah Rekan kerja Tiffany mendapat panggilan untuk segera pergi keruangan boss nya. Lauren pun sudah melihat Ahjumma nya rekan kerja Tiffany pun pergi meninggalkan Lauren dan Lauren pun pergi berlari kearah Ahjumma.

Tiffany masih sibuk mengurus pekerjaannya. Kali ini ia harus menulis berita tentang seorang pembunuh berantai yang sudah membunuh 5orang wanita. Saat Tiffany masih sibuk dengan pekerjaannya ia mendapat telepon dari sang ahjumma yang mengatakan bahwa ia belum melihat Lauren. Padahal ia sudah menunggu Lauren 30menit yang lalu.

Tiffany terkejut bukan main. Lalu Tiffany mendapat telepon dari seseorang yang tidak dikenalnya. “Yeoboseyo?”
“kau Choi Tiffany?” Tanya seseorang  yang tak dikenalinya. Suaranya sangat sangat menyeramkan.
“Siapa kau?!” Tanya ketakutan.
“Kau tahu? Aku sudah membunuh 5orang. Tapi itu sangat membosankan karena semuanya orang dewasa. Dan kau tahu? Sekarang aku sedang mencoba yang baru. Dengan seorang anak kecil wanita berumur 8tahun.” Ucap orang misterius itu.
“Apa maksudmu?” Tanya Tiffany tidak mengerti
“Kau ingin mendengar seseorang yang manis berbicara?” Tanya orang misterius itu
“Apa mak—“
“Eomma!! Eomma!!” Perkataan Tiffany terputus karena mendengar suara orang yang sangat dikenalinya begitu ketakutan memanggilnya. Dengan sendirinnya air mata Tiffany keluar begitu deras
“Kau sudah mendengarnyakan” Ucap orang misterius itu lagi
“Lauren-ah? Choi Lauren? Apakah dia bersamamu? Apa yang kau lakukan padanya? Jangan menyakitinya!” Ujar Tiffany berteriak. Namun panggiannya tiba-tiba terputus. Tiffany pun pergi meninggalkan kantornya sedangkan rekan-rekan satu ruangannya hanya menatapnya heran dan bertanya-tanya.

Tiffany mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh menuju kantor polisi. Ia mengadukan semuanya. Ternyata orang misterius itu memang sudah menjadi buronan polisi. Beritanya pun sudah sampai ke televisi. Salah satu polisi menyalakan televisi. Entah kebetulan atau apa acara itu sedang menayangkan kasus pembunuhan berantai. Dan pembunuh itu mengatakan hal yang sama seperti yang ia katakan pada Tiffany.Tiffany pun menjadi sangat shock dan memutuskan untuk kembali kerumah agar ia bisa mencari cara membawa Lauren kembali bersama Siwon.

 

—Bring My Daughter Back!—

 

Tiffany, Siwon, dan Donghae(detektif) dan beberapa polisi sudah berada di rumah Tiffany. Mereka memasang sesuatu ke telpon rumah. seperti alat pelacak. Jadi jika ada seseorang yang meneleponnya mereka bisa menemukan lokasi si penelepon.

Telpon pun berdering, semuanya menjadi tegang. Donghae meminta Siwon yang mengakat telpon dan menyuruhnya untuk memperlambat si pelaku menutup telpon apapun yang terjadi. Namun karena mereka kebanyakan bicara akhirnya telponpun kembali terputus. Semuanya kehilangan harapan.

Tiffany berwajah seperti orang yang sudah kehilangan jiwa. Tatapannya pun sangat kosong. Ia bertanya-tanya, apakah benar bahwa yang menelepon itu pria misterius tersebut. Donghae mengatakan mereka harus bersabar menunggu untuk itu.
Tiffany terus mengatakan kalau si pelaku menculik karena perintah dan mungkin akan membunuh Lauren. Tujuan pelaku bukanlah uang. Siwon menggenggam tangan Tiffany dengan sangat erat.

KRINGGGG~ telepon kembali berdering. Mereka semua menjadi siaga. Alat perekam pun sudah Donghae siapkan. Siwon mengangkat telepon itu. Dan benar saja! Orang misterius itu yang meleponnya. Tiffany langsung merebut telepon itu dari tangan Siwon.

“Apa yang kau lakukan pada anakku? Dimana anakku sekarang? Kembalikan anakku! Jangan sakiti anakku!” teriak Tiffany histeris sambil menangis.
“Anak mu akan baik-baik saja sampai kau memberikan kami uang 5miliyar.” Ujar pria misterius itu. Tiffany terdiam. 5miliyar? Bukankah itu begitu berlebihan? Siwon kembali merebut telepon itu
“Apa yang kau lakukan? DIMANA ANAKKU?” Teriak Siwon tidak dapat lagi mengendalikan emosinya
“Berikan kami uang 5miliyar, baru kami akan mengembalikan anakmu ini.”
“Arraseo. Aku akan memberikannya. Kapan kita harus bertemu?”
“Besok. di Halte Wongpie jam 10pagi. Tidak boleh ada polisi yang ikut serta denganmu.” Tuttt~ telepon pun terputus.

Siwon dan Tiffany pun sudah berada di Halte Wongpie sesuai dengan apa yang telah mereka dan orang misterius itu sepakati. Siwon sudah membawa koper berisi 5miliyar yang didalamnya sudah dimasukkan alat penyedap oleh polisi. Si orang misterius itu kembali menelepon. Ia mengubah tempat bertemunya. Siwon dan Tiffany pun pergi ke Stasiun Miwang untuk menemui si orang misterius itu.

Siwon mendapat telepon lagi. Kali ini Tiffany yang mengangkatnya
“Aku dan suami ku sudah berada di StasiunMiwang. Dimana kau sekarang?” Tanya Tiffany
“Kau berjalanlah ke arah kiri. Sedangkan suamimu suruh berjalan ke arah kanan mencari ku. Uang itu harus berada di tanganmu. Dan kau harus mengikuti semua perintahku.” Ujarnya

“Apa yang dia katakan Fany-ah?” tanya Siwon pada Tiffany

“Oppa..kalau kau ingin Lauren selamat pergi lah ke arah sebelah kanan untuk mencari orang itu. Aku akan berjalan ke arah kiri. Berikan koper itu padaku” jawab Tiffany tanpa mematikan sambungan teleponnya

“Ani. Biar koper ini aku yang bawa.”

“Oppa…biar aku yang membawa koper ini. Kau percaya padaku bukan?” Tanya Tiffany sambil mengambil koper itu dari tangan Siwon

“Tapi Fany-ah …….”

“Sebaiknya kau pergi sekarang” sedangkan Siwon hanya menuruti Tiffany. Karena ia percaya pada Tiffany.

“Aku sudah berpisah jalan dengan suamiku. Sekarang apa yang harus ku lakukan?” tanya Tiffany kembali di telepong
“Menghadaplah ke arah jarum jam angka 3” Suruhnya. Dengan perlahan Tiffany pun menghadapkan tubuhnya lalu ia melihat orang misterius itu membekap seorang anak perempuan. Tiffany kembali menangis.
“Apa yang kau lakukan pada anakku?!”
“Kau tidak perlu khawatir. Dia baik-baik saja. Sekarang menyebrang lah kearahku.” Tiffany menurutinya. Ia memberikan uang itu lalu si orang misterius itu pergi meninggalkannya. Lalu ia membalikkan tubuh anak yang tadi dibekap si orangmisterius itu. Dan…..damn! itu bukan anaknya! Itu bukan Laurennya! Ia telah ditipu!

Tiffany sangat marah dan begitu panik. Ia mencari orangmisterius itu. Akhirnya ia pun berhasil menemukannya. Ia menarik lengan orang misterius itu. “Dimana Anakku? Dimana kau sembunyikan anakku? Kembalikan anakku!” Tiffany berteriak histeris sambil menangis

Orangmisterius itu berpura-pura tidak tahu. Orang misterius itu menendang-nendang dan mendorong Tiffany menggunakan kakinya. Walau kesakitan Tiffany tidak menyerah. Ia bahkan sampai terseret, Tiffany sudah sangat kesakitan tapi ia hanya menginginkan anaknya kembali. Orang misterius itu memukuli tubuh dan wajah Tiffany hingga membuat badan dan wajahnya terluka. Namun akhirnya polisi datang. Donghae membekuk orang misterius itu. Tiffany terduduk lemas. Siwon membantunya untuk berdiri tetapi Tiffany sudah tidak kuat lagi membuat Siwon harus menggendongnya.

 

—Bring My Daughter Back!—

 

Semenjak kejadian itu Siwon meminta Tiffany dengan sangat untuk tidak terlibat lagi. Siwon masih terus berusaha mencari Lauren dengan bantuan Donghae.

“Oppa..” Panggil Tiffany kepada Siwon

“Wae yeobo?”

“Bolehkah aku meminta satu permintaan?”

“Tentu saja jika aku bisa mengabulkannya”

“bisakahkau meminta Tn.Park direktur dari SBM untuk membuat acara khusus buatku?” Mohon  Tiffany

“Baiklah..kita pergi sekarang.” Ujar Siwon akhirnya.

 

 

Tiffany sudah duduk didepan kamera untuk direkam acara langsung untuk dirinya. Sedangkan Siwon hanya melihatnya dari pinggir. Tiffany menarik nafas panjang sebelum akhirnya berbicara.

Tiffany :

Kau sedang mendengarku, kan? Aku tahu jika kau melakukan ini karena sebuah alasan. Aku datang ke sini karena, aku yakin jika kau adalah orang yang baik. Kau mungkin adalah ayah buat seseorang. Putriku, ia adalah gadis yang baik. Dia selalu membantu melihat ada orang-orang yang kesusahan. Dia hanya seorang gadis kecil yang polos dan cantik, yang selalu memikirkan teman orang lain daripada dirinya sendiri. Kau mungkin kecewa padaku karena suatu alasan. Apapun kesalahanku aku mohon maafkan aku. Kembalikanlah puteriku. Secara pribadi aku tidak memiliki dendam apapun padamu. Kumohon kembalikan lah anakku kembalikan lah anakku.’ Ujar Tiffany sampai terjatuh dari kursi. Siwon yang melihatnya menangis prihatin melihat istrinya yang begitu tersiksa.

Tiffany berlutut.

‘Ahjussi…anakku adalah segalanya untukku dan suamiku. Aku mohon jangan pernah menyakitinya. Jangan memukulnya. Tolong singkirkan amarahmu dan kembalikanlah anakku. Aku akan serahkan nyawaku untukmu yang penting kau mengembalikan anakku dengan selamat. Kumohon kembalikan anakku. Kembalikkan anakku.’

 

 

Sudah sebulan dari kejadian itu. Lauren belum juga ditemukan. Entah ia masih hidup atau sudah mati. Tiffany hanya bisa menangis setiap hari disaat memikirkan Lauren. Untung saja Siwon selalu ada disampingnya. Ia menjadi kuat dan tidak melakukan hal-hal yang bodoh.

Hingga akhirnya polisi menemukan tempat seperti gudang yang dinyatakan sebagai tempat disekapnya Lauren selama ini. Donghae mengatakan bahwa diperkiran Lauren telah mati dibunuh dan dibuang ke danau. Sebelum dibunuh sepertinya Lauren berusaha untuk melepaskan diri. Karena ditemukan tanda-tanda perkelahian disana.

Mayat Lauren ditemukan di pinggir danau oleh seorang warga. Tiffany datang dengan panik dan histeris. Tiffany tidak dibolehkan polisi untuk mendekati mayat Lauren, maka Siwon lah yang memeluk mayat puterinya sambil menangis. Tiffany sangat terpukul dan menangis histeris mengetaui puteri sematawayangnya telah meninggal.
setelah diperiksa lebih jelas ada hal yang aneh dari mayat Lauren, ditangannya ada cairan merah seperti darah atau mungkin cat merah?

 

 

 

Satu tahun setelah kejadian itu, Tiffany dan Siwon akhirnya bisa menerima kenyataan bahwa putri yang sangat mereka sayangi telah pergi kesurga mendului Siwon dan Tiffany. Tiffany berusaha melupakan semua hal yang terjadi pada Lauren dulu. Sekarang ia dan Siwon pun telah dikaruniai anak baru bernama Daniel. Choi Daniel. Sekarang, setelah kasus itu selesai Siwon dan Tiffany pergi meninggalkan Korea. Lebih tepatnya lagi sekarang mereka telah menetap di negara asal Tiffany, yaitu Amerika.

Namun sampai sekarang masih ada satu hal yang dipikirkan Tiffany dan Siwon. Siapa orang misterius itu? Apakah ia sudah tertangkap? Apakah ia memang memiliki dendam pada keluarganya? Bagaimana jika orang misterius itu kembali datang di kehidupan keluarganya?

 

 

__The End__

91 thoughts on “(AF) Bring My Daughter Back!

  1. Genrenya misteri , idenya udah bagus thor. Coba bahasa yang dipake sedikit diperbaiki pasti jadi bagus deh. Ini cerita juga ngegantung gitu jadi samar. Pake sequel ga thor? Hihi. Ditunggu next storynya and keep writing!

  2. Annyeong…
    Serem nih ceritanya, lebih serem dari cerita hantu, krn org psyco yg dihadapi, err… Jdi inget kasus mutilasi krn ilmu hitam yang korbanya anak2. Hiii….. Author-nim ini bisaan aja, jadi kasihan uri sifany….

  3. Iiihhh thor mengapa kau gantungkan semua kisah ini wkwkwkkw bagus banget thor bikin penasaraaaaan ya keep writing and hwaiting!!!!!!!!

  4. Ih! FF-nya gantung!
    Sebenarnya siapa si penculik itu? Knp dia ngebunuh Lauren? Dan apa maksud cat merah di tangan Lauren?
    Sequel dong! Please…

  5. Aishh,,jdi sbnarnya spa pria misterius tu..
    Smpek tmat pun blum dksih tw..jdi pnsran gue..
    Dan ttng lauren,,dia emng bnran da mati..?? Sdih bnget..;(
    btuh sequel nih thor..

  6. Keren Thor ceritanya.. tapi siapa yang menculik lauren dan apa penyebab nya dan juga cairan apa yang ada ditangan lauren..
    Keep writing Thor..
    Fighting

  7. Siapa pria misterius yg menculik lauren…..?
    Pada akhirnya lauren ditemukan tewas tak bernyawa.namun juga akhirnya fany melahirkan seorang putra dan meninggalkan korea dan tiggal di america.bagus thor ffnya .tapi masih penasaran siapa pria misterius itu yg menculik lauren sampai saat ini polisi belum bisa menangkap pria misterius itu……?
    Ok thor,ditggu next ffnya ya.tetap semangat ya.

  8. Ya ampuun.. Rasanyaa uda lamaaaa bgtt ga baca” ff d sifany island lagii.. Dan ternyata makin seruu..
    Walopun ini ff nya sad ending tp baguss ceritanya.. 😊👍👏

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s