(AF) 99 Days Part 8

99 Days

siwon04-vert

Author : 909maknae

Trans by: @IGotTiffany

Cast : Hwang Tiffany & Choi Siwon

Genre: Romance

Rating: PG-15

Disclaimer:

All casts belong to their God, parents, and their self. I just borrow their name and character to support my story. Don’t copy this fan fiction without permission.

***

 

Pasangan itu berjalan menuju kamar hotel mereka dengan tangan yang terjalin. Tak satu pun dari mereka mencoba untuk memecah keheningan, hanya ada senyum dan tatapan mata keduanya. Mereka masih belum terbiasa dengan perasaan itu. Perasaan itu maksudnya perasaan indah memiliki seseorang yang istimewa.

 

“Jadi um, sampai ketemu besok?” Tanya Tiffany, berdiri di depan kamar hotelnya.

 

“Um, Aku tidak berpikir begitu, penerbangan Ku pagi ini Aku punya pekerjaan sore harinya.” Siwon ingin tinggal lebih lama dengan Tiffany tapi dia tidak boleh lupa tugasnya sebagai seorang artis profesional.

 

“Oh, oke. Jadi Aku kira Kita lebih baik bertemu dirumah. “Tiffany membuat Siwon membungkuk lebih dekat membuat wajah mereka hanya berjarak beberapa sentimeter.

 

“Ya. Aku kira juga begitu, jadi, um, selamat malam. “Jantung Siwon berdetak seperti orang gila melihat wajah Tiffany begitu dekat dan ia benar-benar merasakan napasnya.

 

“Selamat malam.” Jawab Tiffany. Segera setelah itu, bibir mereka tersentuh dan mereka berbagi ciuman selamat tinggal yang manis. Mereka mencoba merasakan saat-saat kebersamaan mereka, seolah ingin menyampaikan semua gairah dalam hati mereka sendiri. Apakah mereka benar-benar sendiri? Ya, tapi tidak sampai saat……

 

Seseorang mulai membuka pintu.

 

“Unnie!”

 

Rahang Seohyun setengah terbuka melihat dua orang yang sedang bermesraan itu. Taeyeon, Yoona mengikutinya karena mereka berada di ruangan yang sama dengan maknae itu. Mendengar teriakan nyaring dari suara feminin Seohyun, dua pintu lainnya di sisi kiri dan sisi kanan juga dibuka.

 

Tiffany dan Siwon berpisah dan berdiri dengan kaku berusaha untuk menghindari pertanyaan semua orang dan tatapan-tatapan penasaran. The Girls’ tertawa, sementara yang lainnya yang tidak tau apa-apa mulai mencoba untuk mencari tahu apa sih yang telah terjadi. Dan mana yang menjadi reaksi terbaik? Tentu saja, dari Sang Leader mereka sendiri, Taeyeon menunjukkan tatapan keibuannya dengan menegur dua orang itu, dengan gesture menekan jari-jarinya satu per satu di pintu kayu.

 

“Ehem!” Taeyeon berdeham cukup untuk membuat dua manusia tadi sampai menggigil. Siwon tidak menyadari bahwa tangannya masih berpegangan dengan Tiffany sehingga ia dengan tidak rela dan cepat melepaskannya.

 

“Semua orang, masuk kedalam!” Taeyeon menunjuk ke ruangnya bersama dengan dua maknaes. Semua orang masuk termasuk dua orang yang tertangkap basah berciuman didepan Seohyun.

**********

keduanya duduk terpisah satu sama lain, mereka berada di tengah-tengah The Girls’ yang melingkar yang sedang menunggu jawaban mereka. Taeyeon yang tidak sabar menunggu penjelasan akhirnya mulai bertanya.

 

“Jadi, siapa yang memulai ciuman itu?” Taeyeon bertanya. Taeyeon tidak tahu jika Siwon dan Tiffany telah memulai hubungan yang nyata. Semua dari mereka berpikir apa yang Siwon katakan sebelumnya hanya sebuah acting semata.

 

Belum ada yang tahu kecuali dua maknaes(Seohyun dan Yoona) yang bersumpah untuk tetap diam sampai unnie mereka mengatakan yang sebenarnya. Siwon menatap Tiffany dan Tiffany menatap Siwon.

 

“Tiffany yang memulainya.”

 

“Siwon yang memulainya.”

 

Mereka mengatakan bersamaan dengan tangan yang menunjuk satu sama lain. Yoona dan Seohyun tidak bisa menahan tawa mereka melihat kelucuan pasangan yang tampaknya berada dalam kesulitan atas tindakan mereka sendiri.

 

“Come on guys, mari kita membuat ini menjadi lebih mudah, Tanya apa saja yang mereka telah lakukan.” saran Hyoyeon. Dia tersenyum pada Siwon dan Tiffany yang tampak tercengang tapi dia juga melihat Taeyeon yang menatap tajam kearah mereka.

 

“Jadi, apakah kalian telah menjadi pasangan yang resmi?” Yuri bertanya dengan suara yang rendah. Siwon menatap Tiffany dan Tiffany menatap Siwon. Lagi. Mereka berdua mengangguk lemah lembut seperti domba penurut.

 

“apa kalian masih peduli untuk memberitahu kami?” Tambah Jessica, Akhirnya mereka mendapatkan beberapa jawaban.

 

“Aku mengakui perasaanku pada Tiffamy tepat dimalam ketika kalian menyuruh Aku mengawasinya.” Siwon menari nafas panjang dan memberanikan diri menjawab.

 

“Dan Tiffany bilang ya?” sela Sunny membuat semua orang tertawa.

 

“Tentu saja Tiffany bilang iya, dasar Pabo! Bagaimana mereka biasa berpacaran jika Tiffany menolak! “Hyoyeon bermain-main memukul Sunny dengan bantal karena pertanyaan konyolnya.

 

“Sigh. Oke, sekarang kami tidak dapat mengatakan apa-apa lagi tentang kalian berdua yang uh, aku benci mengatakan ini, “jatuh cinta” kami hanya ingin kalian lebih berhati-hati. By the way, apakah LSM sudah tahu tentang hal ini?”Tanya Taeyeon membuat semua orang khawatir, dan Tiffany menggeleng.

 

“Nah, itu masalah yang harus kalian pecahkan tapi apapun itu guys, Aku harap kalian berdua bisa mempertanggung jawabkan keputusan kalian. Bagi kami, kami akan senang jika kalian berdua bahagia. “Taeyeon menambahkan bersikap seperti Leader Sejati. Segera setelah itu suasana ruangan menjadi lebih ringan dan senyum menghiasi wajah Siwon dan Tiffany.

 

“Tapi jika Oppa berani membuat Unnie kami menangis, maka Aku akan mematahkan lehermu seperti apa yang Aku lakukan pada sebuah sumpit!” Yoona mencoba berakting garang membuat semua orang tertawa melihat kekuatan maknaenya. Malam itu menjadi malam yang panjang, Siwon benar-benar merasa bebas setelah mengaku yang sebenarnya pada delapan saudara-saudara Tiffany tetapi ia sekarang dikhawatirkan dengan perkataan Taeyeon menganai Perusahan.

*********

 

Beberapa hari setelah kejadian itu Super Junior penasaran untuk mencari tahu. Itu bukan merupakan hal yang mereka anggap istimewa karna mereka adalah sekelompok laki-laki yang memiliki tingkat kepekaan yang sangat rendah. Kyuhyun, mengungkapkan kebahagiaan untuk hyung-nya, yang pada akhirnya Siwon mendapat pacar juga. Semua orang sibuk merencanakan hari Istimewa untuk Siwon karena minggu depan adalah hari ulang tahunnya, di sisi lain Siwon hanya ingin merayakannya dengan mimun-minum dan makan-makan saja.

 

Setelah syuting untuk sebuah acara, Siwon pulang dengan sangat lelah. Hari itu Siwon syuting dengan adegan yang memperlihatkan tubuh atletisnya dan berbagai adegan fisik. Dia juga ingat sepanjang hari ini Tiffany belum menelpon atau bahkan mengiriminya sebuah SMS. Dia merasa sedikit sedih, jam menunjukkan hampir jam 12 malam dan kesesokan harinya adalah tgl 7 April yaitu hari ulang tahunnya.

 

Siwon memasuki kamarnya dan melepas kemejanya. Dia sibuk mencari-cari sandal rumah ketika  sebuah kotak mencuri perhatiannya. Benda itu berada di tengah-tengah tempat tidurnya, dan terbungkus kertas kado Navy Blue. Dia mengambil kotak itu dan melihat ada sebuah catatan yang berbunyi:

 

Kau pikir Aku melupakannya ? Hehe. Aku mencintaimu!

 

Tidak ada nama pengirimnya, tapi Siwon tahu siapa orang itu. itu Tiffany. Tentu saja!!.

 

Siwon dengan penuh semangat membuka kotak kado untuk melihat apa isinya. Yang mengejutkannya lagi, ia melihat sepasang Nike Jordans yang ia cari begitu lama. Dia  bertanya-tanya bagaimana Tiffany bisa mendapatkannya? dan di mana dia mendapatkannya?. Siwon memeriksa ukuran sepatu itu. 10. Itu ukurannya.

 

Pemuda itu duduk di tempat tidur memikirkan betapa kerasnya usaha pacarnya untuk menemukan ukuran sepatu dan menemukan sepatu yang sangat ia inginkan. Saat itu juga, Siwon menelpon nomer Tiffany, teleponnya berdering tapi tidak ada yang mengangkatnya. Siwon penasaran apa yang sebenarnya ia lakukan, tp tiba-tiba telponnya terangkat.

 

Oppa?” suara orang yang berbeda.

 

Siapa ini? Seohyun? “Siwon menebak.

 

Ne Oppa. Maaf jika aku yang mengangkatnya. Unnie sudah tidur sekarang. Dia telah bangun sejak jam 5:00 pagi untuk latihan sehingga dia bisa keluar pada sorenya. Aku kira unnie pergi untuk bertemu dengan Oppa karna dia sangat bersemangat. “Seohyun menjelaskan.

 

Um, tidak, sebenarnya aku syuting sepanjang hari ini.” Jawab Siwon.

 

Haruskah Aku membangunkan Unnie ?”

 

Oh, tidak, jangan. Aku hanya um, ingin menanyakan apa yang telah ia lakukan. Karena ia tidak mengirimiku kabar sepanjang hari ini, um. Aku akan menelpon lagi besok. Terima kasih Seohyun. “Kata Siwon dan mengakhiri panggilannya. Senyum tidak meninggalkan wajahnya, Tiffany benar-benar menghabiskan waktunya untuk mencari hadiah ulang tahunnya. Dalam kesendiriannya,  tiba-tiba sebuah panggilan telepon masuk

 

Ibu?

 

Selamat ulang tahun baby boy!” Wanita di seberang telpon menyapanya dengan senang hati.

 

Ibu, aku sudah 28 tahun, bisakah Ibu memanggilku dengan sebutan yang sesuai dengan umurku sekarang?” Siwon memang seorang anak yang keras kepala, tetapi ia hanya tidak ingin dipanggil “baby boy” lagi oleh Ibunya

 

Kau masih baby boy ku! Anyways, apakah Kau sudah melihat apa yang Tiffany berikan padamu? “Siwon terkejut, ibunya ternyata tau tentang hadiah itu.

Ya Ibu, apakah ibu tau bagaimana cara gadis itu mendapatkan sepatu ini ?” Siwon penasaran.

 

Aku tidak tahu, tapi dia menelepon Ku menanyakan ukuran sepatu Mu. Dia tidak ingin Kau tahu kalau dia menelepon ku. Itu, aku ingat-ingat Tiffany menelponku seminggu yang lalu? mungkin “Kata Ibunya. Seminggu yang lalu, oh, ya, dia berada di Jepang waktu itu, Siwon mendapatkan petunjuk di mana dan bagaimana ia mendapatkannya.

 

Oh, aku mengerti.”

 

Siwon, she’s such a sweetheart baby. Aku menyukainya berdampingan dengan Mu. Tolong jangan biarkan dia pergi. Hanya untuk sekali ini. Ibumu akan sangat senang jika Kau akan berakhir dengan Tiffany. Atau setidaknya perlakukanlah dia dengan baik, dia benar-benar seorang gadis yang  sangat ideal. “Siwon tersenyum pada pujian ibunya, bagaimana bisa gadis yang ia sukai memenangkan hati orang tuanya.

 

Ya ibu, aku akan merawatnya dia dengan baik, mungkin besok kita akan makan malam di rumah.” Siwon menyarankan.

 

Baiklah sayang. Aku akan melihat kalian berdua besok, selamat ulang tahun Siwon, ibu sangat mencintaimu! “Ibunya diperintahkan selamat tinggal.

 

Aku juga mencintaimu ibu.” Lalu ia berbaring di tempat tidur, masih setengah merindukan pacarnya dihari yang special baginya

 

Siwon hendak tertidur ketika handphonenya mulai berdering lagi., ia mengangkatnya dan menjawab dengan grogi.

 

Halo?” Itu adalah halo yang kurang baik dari seseorang yang baru saja terganggu dalam tidurnya.

 

Selamat ulang tahun Siwon baby.” Itu suara yang sangat familiar. Suara itu yang sangat ia rindukan. Siwon duduk lurus ke atas tempat tidurnya seluruh dunianya terbalik mendengar dia menelepon.

 

Kupikir kau telah melupakan Aku.” Siwon berkata sementara tersenyum sendiri.

 

Bagaimana aku bisa melupakan pacarku yang tampan? Jadi bagaimana keadaanmu birthday boy? “Tanya Tiffany.

 

Baik, tapi ini benar-benar menjadi ulang tahun terbaik” Dia menunjukkan antusiasme pada panggilan.

 

Kenapa? Boleh aku tahu kenapa? ”

 

Terima kasih untuk sepatunya by the way. Kau mengagumkan. Kau tahu? Memiliki pacar seperti Mu pada hari ulang tahunku, adalah bagian yang terbaik. Aku mencintaimu Tiffbaby! “Siwon perlahan membuat suaranya menjadi sedikit lembut, Tiffany tidak bisa tidak tertawa.

 

Aku juga mencintaimu. Sampai ketemu besok, oke? Selamat tidur. “Tiffany ingin mengakhiri panggilan dengan cepat karena dia tahu Siwon lelah.

 

Aku pikir Aku tidak biasa tidur sebelum melihatmu besok. tapi, selamat malam. Aku mencintaimu! “Panggilan berakhir dan Siwon berbalik kembali ke tempat tidur dengan senyum di wajahnya, tetapi sebelum dia biasa tidur lagi, handphonenya bergetar menandakan pesan. Pada awalnya ia pikir itu Tiffany tetapi membaca sesuatu yang lain.

 

Dari Prince Manager:

Siwon, LSM ingin bertemu denganmu lusa.

Happy birthday!

 

Siwon merasa khawatir dengan pesan itu, saat waktu menerima pesan seperti itu, sepanjang malam, ia terus berpikir tentang apa alasan dari pesan itu.

 

*********

 

“yang mana yang terlihat bagus? Yang ini atau yang ini? “Siwon memegang dua buah kemaja lengan panjang di kedua tangannya, satu putih dan satu biru. Tiffany menghela napas, menyadari Siwon terlalu lama mengambil keputusan. Ia tidak bisa Memutuskan apa yang akan dikenakan di pesta makan malam mereka sendiri.

 

“Apapun yang akan terjadi, santailah, ini hanya sebuah pesta makan malam di rumah, oke?” Tiffany tersenyum pada Siwon yang saat itu terlihat sangat frustrasi. Ketika bersangkutan dengan hal seperti ini, dia akan menjadi orang yang sangat pilih-pilih akan sesuatu.

 

“Tapi Aku ingin terlihat baik malam ini.” Dia merengek seperti anak kecil berusia lima tahun. Namun anak berusia lima tahun tidak akan terlalu khawatir dengan jas dan baju mereka tapi Siwon, bertindak seolah-olah ia benar-benar putus asa memilih kemeja yang terlihat baik untuknya.

 

“Hmm, Aku kira Aku melihat sesuatu di lemarimu sebelumnya.” Tiffany berjalan menuju lemari untuk melihat beberapa kemeja yang Siwon miliki. Tiffany memeriksa satu demi satu, dan dia menemukan apa yang dia cari.

 

Tentu saja sebuah kemeja berwarna merah muda.

 

“ini.” Tiffany memberi Siwon kemeja itu untuk dicoba Siwon menatapnya tidak yakin. Dia bahkan tidak tahu jika ia memiliki kemeja berwarna pink di lemarinya.

 

“Ini?” Tanyanya lagi dengan ragu-ragu.

 

“Ya, ayo coba saja.” Tiffany mendorong Siwon ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. Setelah beberapa saat, Siwon keluar dalam balutan kemeja berwarna pinknya.

 

“Aku tidak pernah berfikir Kau begitu terlihat tampan dengan kemeja berwarna Pink.” Tiffany memuji Siwon dengan setelan warna kesukaannya itu. Siwon hanya mengangguk memakai jas dan mengambil kunci mobil. Mereka akan menghabisakan malam dengan orang tua Siwon, dia telah berjanji akan mengadakan makan malam pada hari ulang tahunnya di rumah orang tuannya dan membawa Tiffany.

 

Siwon dan Tiffany telah berada di dalam mobil, Tiffany merasakan sesuatu yang tidak biasa dalam diri Siwon sejak mereka bertemu. Siwon terlihat gelisah, mungkin Siwon terlalu memikirkan pertemuan ini. Siwon benar-benar kacau hari ini, terlihat dari cara dia memilih kemeja dan berbagai keraguan lainnya. Sesuatu yang mengganggu Siwon membuat Tiffany sedikit khawatir. Pria itu mulai menyalakan mesin dan sebelum ia bisa tancap gas, Tiffany menarik kerah baju Siwon dan mendaratkan ciumannya dibibir Siwon.

 

Segera setelah Siwon merasa bibirnya menyentuh milik Tiffany, ia menanggapinya manis, ciuman yang berlangsung panjang. membuatnya lupa akan kekhawatirannya untuk sementara waktu. Siwon benar-benar membutuhkan itu saat ini.

 

“Aku mencintaimu.” Tiffany berbisik ke telinga Siwon membuatnya tersenyum. Siwon memutuskan untuk melepaskan keragu-raguannya, hanya untuk malam ini dan hanya demi pacarnya. Cara Tiffany menunjukkan kasih sayangnya pasti bisa membuatnya melalui malam ini.

**********

 

Sepanjang makan malam, ibunya berbicara tentang Siwon bagaimana dia ketika ia tumbuh dewasa. Muka Siwon memerah manahan rasa malu sementara Tiffany tidak dapat percaya dengan cerita ibu Siwon padanya. Semuanya menikmati waktu tersebut, terutama Siwon yang berfikir ini bukanlah sebuah pesta makan malam keluarga yg buruk.

 

“Apakah Aku akan mendengar lonceng pernikahan dalam waktu dekat ini ?” Ayah Siwon bertanya padanya. Tiffany dan Siwon saling bertukar pandang dan gadis itu mencoba menghindar dengan tawa kecil, dia berusahan menahan tawanya melihat ekspresi muka Siwon yang terkejut. Mereka tahu bahwa mereka berdua belum siap untuk itu, tapi Siwon mulai memasang keseriusan di wajahnya.

 

“A-Ayah, itu bukan hal yang mudah. maksudku, Tiffany, dia masih memiliki karier yang panjang dan um, aku, aku juga dan kami baru berkencan bulan lalu. “Siwon mencoba menjelaskan dengan nada suara yang sedikit terangkat. Dia sangat terkejut, Ayahnya menyuruhnya membangun keluarga sendiri.

 

“Aku hanya bercanda, oke? Nikmatilah waktumu, kalian berdua. Aku sudah sangat senang kau telah berkencan. Dan aku bahagia kau bisa mendapatkan Tiffany, dia sempurna untuk mu. “Siwon frustrasi dengan candaan yang Ayahnya berikan padanya, ia sudah menganggap kata-kata Ayahnya tadi dengan serius tapi cara ayahnya memuji pacarnya, itu seperti memberi cahaya dalam hatinya. Sementara itu, ia melirik Tiffany di sampingnya, muka Tiffany berubah menjadi pink.

 

“Kami menghargai Mu Tiffany, karna telah mengurus Siwon dengan baik. Dia hanya sedikit keras kepala dan kadang Aku tidak tahu bagaimana cara mengendalikannya. “Mrs. Choi membuka suara. Memang benar, Siwon kadang begitu keras kepala dan tidak akan mendengarkan siapa pun, tetapi jika ada Tiffany, semuanya akan terlihat lebih mudah

 

“Aku berpikir tadi dia tidak akan datang untuk makan malam ini, ia benar-benar mengalami kesulitan untuk memilih pakaiannya sendiri!” Tiffany menggoda pria di sampingnya yang hanya mencibir. Siwon merasa semua belum terlambat, bagaimana cara Tiffany membuat hidupnya sedikit lebih mudah. Ibu Siwon antusias mendengar bagaimana mereka melakukan hal-hal bersama sebagai pasangan.

 

“Jadi apa yang terjadi? Bagaimana Mr.Incorrigible ini menemukan kemejanya? “Ibu Siwon meminta keduanya menjelaskan.

 

“Dia memilihkanku baju ini.” Siwon tersenyum sambil mengunyah makanannya. Dia tidak pernah terbuka dengan orang tuanya tentang hal seperti ini tapi Tiffany, dia mengubah bagian hidupnya dan membuatnya melakukan apa yang belum pernah ia dilakukan sebelumnya.

 

“Aww, itu begitu manis honey. Bagaimana dengan mu Siwon, apakah kau sudah melakukan sesuatu untuk Tiffany? “Ibunya bertanya lagi. Entah kenapa, Siwon merasa seperti dia adalah topik utama malam. Dia dan love lifenya dan. Untuk kehidupan cintanya dengan Tiffany.

 

 

“Oh, dia pergi ke salah satu konser kami, di um, Jepang Aku sangat terkejut dengan itu. Aku tidak mengira dia akan datang sendiri, tapi aku melihatnya berdiri di tengah lautan manusia di bagian depan. “Tiffany masih terasa pusing jika ia mengingat saat itu bahwa Siwon sedang berdiri di kerumunan orang dan benar-benar datang untuk mendukungnya.

 

“Kau benar melakukan itu honey? Baby boyku sudah besar sekarang, kalian berdua sangat saling menyayangi. Siwon kau harus menjaga Tiffany baik-baik, aku tidak ingin ada gadis manapun di hati mu selain Tiffany. “Ibu Siwon menekankan kaliamat terakhirnya. Siwon tertawa melihat ibunya seperti ini, Tiffany’s fangirling.

**********

 

Makan malam berakhir lebih lama dari biasa, mereka berjalan kearah mobil dengan tangan yang terjalin ketika ia pada bertanya Tiffany, “Ingin um, menghabiskan malam yang tersisah?” Melihat ke arahnya.

 

“Um, aku belum tahu.” Tiffany mencoba mencari alasannya mengapa Siwon ingin menghabiskan sisah malam di tempatnya.

 

“Maksudku ini sudah larut dan, The Girls’, mungkin sudah tertidur.” Siwon melirik jam tangannya dan itu sudah melewati jam dua belas tengah malam.

 

“Sooyoung dan Yoona mungkin akan melanjutkan ritual makan tengah malam mereka, jadi, Aku rasa tidak apa-apa.” Kata Tiffany. Siwon masih memikirkan alasan yang lain kemudian ia berseru,

 

“Bagaimana jika seseorang melihat kita bersama-sama, Kau tahukan banyak pers yang cenderung berkeliaran di malam hari.” Siwon berkata dan itu membuat Tiffany hanya tertawa dan menggeleng.

 

“Siwon, tak seorang pun di kompleks apartemen kami yang akan pulang terlambat selain kami dan penyewa lainnya.” Serunya. Tiffany berusaha menggoda Siwon, Tiffany ingin tahu seberapa inginnya dia menahan Tiffany untuk tetap tinggal.

 

“Aku akan mengantarmu besok pagi-pagi?” Ia menawarkan diri sekali lagi membuat Tiffany menangkup wajahnya lebih dekat.

 

“Jika Kau ingin aku untuk tetap tinggal, katakan saja.” Tiffany menunjukkan eyesmilenya kearah Siwon dan mencium hidung runcingnya. Siwon masih tercengang sementara Tiffany berjalan ke arah mobil dan menunggu didalam.

 

Siwon mencengkram kemudi mobil dengan sangat erat, sebelum ia menyalahkan mesin dia menengok kearah Tiffany yang bersandar menuntunnya lebih dekat dengannya. “Aku hanya ingin bersama mu lebih lama.” Lalu ia mencium Tiffany dengan sekuat tenaga. Tiffany membalasnya dengan mengalungkan lengannya ke leher Siwon. tapi Sebelum terjadi sesutau yang lebih jauh, Tiffany mendorong tubuh Siwon kebelakang

 

Dalam perjalanan pulang mereka saling terdiam. Keduanya tidak dapat memberitahu perasaan masing-masing tentang apa yang baru saja terjadi tadi, ada sebuah atmosfer sensual yag tercipta. Cara Siwon menciumnya,namun ada sesuatu perasaan yang terselip di dalamnya. Tiffany tidak dapat menolong dirinya sendiri sekarang. Segera setelah sampai, Siwon berniat melanjutkan apa yang tadi belum terselesaikan dengan Tiffany.

 

Tiffany membuka pintu unit milik Siwon dan Siwon mengikutinya dibelakang, sebelum Tiffany bisa masuk lebih jauh ke dalam rumah, Siwon memegang pergelangan tangannya dan menariknya mendekat tubuhnya hangat. Tatapan mereka seolah dialiri arus listrik. Siwon mencium Tiffany sangat rakus membuat Tiffany membalasnya.

 

Mereka masih berciuman, saat Siwon berinisiatif membawanya ke kamar. Tidak ada yang mencoba melepaskan Ciuman itu, Siwon membawanya ke kamar dan membaringkannya ke tempat tidur. Tiffany berada di bawah Siwon mereka begitu dimabuk cinta. Siwon tidak bisa memikirkan apapun, ia mengosongkan pikirannya. Siwon ingin menuntaskan perasaannya, bercinta dengan wanitanya, hanya miliknya.

 

Mereka berdua tidak bisa menahan erangan yang keluar dari mulut mereka. Tiffany perlahan membuka kancing kemeja Siwon dengan perlahan-lahan mengekspos tubuh Siwon yang atletis. Tangan Tiffany berada diatas punggungnya, membuat Siwon seolah ingin menyelesaiakan urusan ini.

 

Sebuah ciuman yang sangat panjang, mereka berdua kehabisan nafas melepaskan bibir mereka dan menyatukan kening untuk menatap satu sama lain, Siwon melihat jauh kedalam mata Tiffany.

 

“Kau yakin ingin melakukan ini?” Siwon bertanya pada wanita yang berada di bawahnya.

 

“Um, tidak.” Tiffany menggelengkan kepalanya dan Siwon menghela napas dan berguling kesampng Tiffany.

 

“Aku ingin melakukan ini ketika Kau kembali menjadi dirimu Baby.” Tiffany mempererat pelukannya di bagian dada Siwon dan lengan Siwon memegang bahunya. Kepalanya beristirahat di lengan Siwon.

 

“Apa maksudmu, dengan kembali menjadi diriku?” Siwon penasaran..

 

“Ada yang sesuatu yang sedang mengganggu Mu, Aku tahu itu.” Tiffany berbicara pelan memperhatikan Siwon yang menghela napas dalam-dalam.

 

“LSM ingin bertemu denganku besok.” Siwon mengaku. Tiffany masih berbaring, jadi ini yang telah mengganggu pikiran kekasihnya

 

“Apakah manajer Mu mengatakan tentang apa itu pada Mu?”

 

“Tidak”

 

Ada keheningan di antara mereka. Tiffany teringat apa yang Taeyeon katakan tentang LSM. Hal itu membuat mereka frustasi bagaimana biasa perusahaan ikut campur dalam masalah pribadi mereka, kebahagian mereka berdua.

 

“Aku yakin ini tidak akan menjadi masalah yang besar .” Tiffany mencium bibir Siwon mencoba untuk menghilangkan kekhawatirannya, seditaknya selama ia berada didekatnya

 

“Aku harap juga begitu.” Siwon memeluknya erat, merasakan tubuh mungil Tiffany dalam pelukannya

************

 

Kemudian di pagi hari, setelah mengantar Tiffany ke rumahnya, Siwon pergi ke gedung SM. Dia  berharap ini bukanlah sesuatu yang besar, tapi hanya beberapa menit lagi dia akan mengetahui itu.

 

Ia menunggu di ruang tunggu kantornya, Siwon akhirnya dipanggil oleh sekretaris untuk masuk Hatinya berdetak kencang ketika ia sedikit membuka pintu mahoni itu dan ia melihat Presiden Lee Soo Man duduk di kursi eksekutif yang ada di tengah ruangan.

 

“Siwon. Duduklah. ” Sajang-nim menyambutnya dengan senyum hangat. Siwon membungkuk dan mengangguk dan dengan patuh berjalan kearah tempat duduk.

 

“senang melihatmu lagi, jadi bagaimana kabarmu? “LSM ingin sedikit berbasah basih sebelum berbicara ke inti masalah.

 

“Aku baik-baik saja pak. Te-terimah kasih karna telah menanyakannya. “Siwon berkata dengan lembut dan agak sedikit tergagap.

 

“Nah, Kau mungkin bertanya-tanya mengapa aku memanggilmu, mari kita berbicara tentang bisnis kita. Pada kesempatan ini Aku ingin bertanya apakah Kau dan Tiffany sedang berkencan? Tolong jawab yang sebenarnya. “LSM berkata dengan tenang, dan suara yang hangat.

 

Siwon benar, ternyata ini tentang hubungannya dengan Tiffany, mereka tidak biasa benar-benar menyembunyikan sesuatu dengan lama bahkan pada Sajang-min mereka.

 

“Um, y-ya Pak.” Siwon berkata sambil menundukkan kepalanya, ia tidak berani melihat kearah Lee Soo Man yang sedang mencari beberapa folder di mejanya.

 

“Kau tahu, alasan mengapa sebuah hubungan yang tidak dapat ditoleransi di sebuah perusahaan?, karna itu biasa memicuh runtuhnya perusahaan dipasar. perbuatanmu bisa meruntuhkan pasarmu sendiri termasuk pasar kelompok mu “Dia menekankan pada kata “pembuatan” Siwon menelan ludahnya.

 

“Ini, adalah foto dari paparazi. Mereka mengambil gambar ini di Jepang sekitar dua minggu yang lalu. “LSM memberinya folder itu, memperlihatkan foto-foto kebersamaan mereka berdua selama makan malam. berpegangan tangan, Siwon yang mencondong diri dekat dengan Tiffany dan  membisikkan sesuatu, senyuman mereka. Foto-foto itu seolah mengatakan mereka sangat intim, bahkan memiliki sesuatu.

 

Wajah Siwon terlihat shock melihat foto-foto pers itu dan dia mulai bertanya-tanya bagaimana hal itu tidak dirilis.

 

“Itu dari sebuah kantor berita Korea. Untung kita masih sempat memblokirnya sebelum mereka melepaskannya ke media massa. Itu bukanlah tugas yang mudah untuk menutupi kecerobohan Mu dan Tiffany. Kau tahu bagaimana hal ini biasa mempengaruhi karir Mu, hanya satu hal yang kau perbuat dan itu biasa memperngaruhi orang disekitarmu. “Kata-kata LSM begitu menusuk hati Siwon.

 

“Aku minta ma-maaf Sajang-nim.” Kepalanya menunduk sepanjang waktu. Menunggu putusan presiden perusahaannya.

 

“Sekarang, kalian harus menebusnya sendiri. Mencegah hal ini menyebar seperti api. Siwon, aku telah menandatangani Surat Wajib Militermu. Bulan depan kau sudah efektif menjalaninya “LSM. Menjatuhkan putusannya kepada Siwon yang membuatnya menganga.

 

“Apa?! Harusnya Aku yang tepat mengambil keputusan ini sendiri?! Mangapa kau harus mencampurinya?!? “Siwon berdiri dari kursinya dan meninggikan sedikit suaranya. Ini terlalu menyita haknya, Presiden terlalu mencampuri urusannya terlalu dalam.

 

“Ini adalah satu-satunya cara. Ini yang terbaik untuk kalian berdua. Suatu hari, Kau akan berterima kasih untuk ini. secepatnya, kami akan memberitahu pers tentang ini. Bukalah pikiranmu lebar-lebar. “LSM masih bersikeras.

 

“Kau tidak bisa melakukan ini padaku. Aku berhak memilih keputusanku sendiri! “Kata Siwon.

 

“Ya, dan aku takut jika Kau memilih keputusan Mu, akan melanggar kontrak kita. Pikirkan ini dengan baik-baik Nak. Aku memberimu 1 bulan. bereskan urusanmu yang menyangkut dengan Tiffany sebelum Kau masuk ke militer. Aku harap kau mengambil keputusan yang tepat,” harap LSM.

 

Satu bulan….

Sebelum ia masuk ke militer.

Satu bulan…..

Untuk memberitahu Tiffany.

Dan satu bulan …

Sebelum kontrak mereka berakhir….

 

*************

 

Hey semua (: maaf yah kelamaan updatenya terus FFnya juga yg biasa diterjemahin cumin dikit, soalnya aku lihat respon buat part 7 nya dikit banget, jadi kurang semangat deh buat lanjutinnya. Tapi ini udah dilanjutin kok harap maklum yah anak kuliahan tugasnya sekarung -_-, FF ini akan END sekitar 2 part lagi jadi mohon dukungannya yah supaya Un bisa nerjemahin sampai akhir :^)

95 thoughts on “(AF) 99 Days Part 8

  1. wah wah lagi hangat2 nya sifany, eh harus dipisahin pula.
    kira2 apa ya yg bakalan dilakukan siwon? penasaran…?
    mudah2an gag ganggu hubungan mereka deh.
    next lanjutannya ditunggu thor^^

  2. Wahh daebakk!! Aku suka crta’a..berasa nyataa deehh.. Cpt d lnjut yahh,aku ga sbr nunggu ending’a g mana. D posting’a jgn lama” yaahh ^^

  3. Yaaaajhhhh LSM jgn pisahkan mereka?
    mereka udah romantis2an ekhhh malah mau d pisahkan…
    omooo
    andweeeeeeeeee…

    kemaren sebetulnya udah baca + coment tp jaringan d rumah jelek jd takut g post aku coment lagi
    d tunggu bgt next’a…

  4. Awal nya sweet bnget dah, eh pas bagian akhir nyesek bnget😥
    Semoga jh deh mereka bersatu!
    Di tunggu mau brp lma ff neh keluar!
    Hahhaha
    Figting min (ง˘▽˘)ง

  5. wah chingu lama kali kau nggk update ff, aku udh kangen bngt, aku udh baca di asianfanfics, tp ttp aja enak baca Bahasa cs English nya masih agak belepotan, hehehe. .. aku tunggu ya next nya, Keep Writing!!!

  6. Hufttt, finally aku bisa baca ff disini :’) mian telat bacanya un.. Mereka bner” so sweet🙂 wonpa mau wamil yaa?😦 moga” hub mereka ttp baik” saja🙂 d tnggu part selanjutnya unnie, smngat buat translatenya😉

  7. itu yg kdg bikin q krg sk akn dunia artis dikorea. agency sprti kndalikn hdp artisny demi bisnis. to q ykin siwon bs selesaikn mslhny. n mrk bs hdpi bersama. siwon hwating…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s