(AF) 99days Part 6

 

99 Days

siwon04-vert

Author : 909maknae

Trans by: @IGotTiffany

Cast : Hwang Tiffany & Choi Siwon

Genre: Romance

Rating: PG-15

Disclaimer:

All casts belong to their God, parents, and their self. I just borrow their name and character to support my story. Don’t copy this fan fiction without permission.

***

Lanjut terjemahnnya, maaf yah telat. Semua pasti tau dong yah alasan Un kenapa lama baru bisa ngelanjutinnya, Un kira untuk rasa sakit hati ini perlu waktu beberapa hari… beberapa minggu… sampe beberapa bulan buat bisa nerima semua, eh tapi diluar dugaan Un bisa sembuh lebih cepat *eh kok gue malah curhat*, tapi maaf sekali lagi yah, bukannya Un mau manas-manasin atau bagaimana.. soalnya memang di Part ini bakalan ada Nichkhun nya. Karna di FF aslinya emang gitu, dan FF aslinya udah jadi sekitar setahunan yang lalu, jauh sebelum KhunFany confirmed datingnya. Ini kan bukan cerita punya Un jadi gak boleh main hapus ataupun di ganti harap maklum yah J

 

*************************

 

“Naegasaranghan SPY Geunyeoreul jjocha day dan night .. “

 

Siwon mendengus kesal tidurnya dibangunkan oleh sebuah panggilan telepon yang sangat menjengkelkan untuknya. Dengan mata yang masih tertutup , tangannya dengan malas menelusuri meja samping tempat tidur dan meraih handphonenya.

 

” Chajangnim, Aku tidak punya jadwal hari ini, bisa tolong biarkan aku beristirahat ? ku rasa aku akan membenturkan kepalaku seperti orang gila. hubungi aku nanti saja. ”

 

Siwon menjawab panggilan itu tanpa melihat kontak siapa itu. dia beranggapan itu pasti manajernya yang menyuruh dia bangun dan berpakaian seperti yang sebelum-sebelumnya. Siwon mengakhiri panggilan telpon itu dengan menggaruk frustasi kepalanya.

 

Sementara itu dari tempat panggilan untuk Siwon berasal….

 

‘ Chajangnim? Apakah dia masih mabuk? ‘ kata Tiffany dalam hati. Dia menelepon untuk mengecek Siwon dan apa yang ia lakukan. Dengan pengakuan kecilnya tadi malam, dia yakin Siwon tidak ingat apa-apa lagi tapi dia hanya khawatir dengan pria malang itu setelah ia mengkonsumsi alcohol yang berlebihan.

 

kembali ke kamar Siwon, dia berguling bolak- balik di tempat tidurnya. Dia tidak bisa kembali tidur lagi karena telepon tadi. Belum lagi perasaannya yang kurang enak karena terlalu banyak meminum bir tadi malam. Dia bahkan nyaris tidak ingat bagaimana ia bisa sampai di rumahnya dan hal-hal yang terjadi setelah boys’ night outnya.

 

Dia tidak punya pilihan lain selain beranjak dari tempat tidurnya, Siwon melihat keadaan sekelilingnya. Mencari jejak bagaimana ia sampai rumahnya tadi malam. Dia melihat kemeja yang dikenakannya ternyata sudah diganti, tapi ia masih memakai jeans yang sama. seseorang mungkin telah mengantar dia pulang, dia pikir orang itu Donghae atau Yesung. Tepat ketika ia hendak berdiri, ia melihat sebuah surat terselip di kap lampu.

 

” Ini baik untuk mengobati sakit kepala setelah mabuk ^^, minum ini setelah sarapan. – Tiffany ^^, ”

 

Dia menggeser matanya ke arah surat itu dan melihat obat penghilang rasa sakit. Dia mengabaikan rasa pusingnya, dia mencoba mengingat sebuah nama ketika ia melihat pesan itu.

 

” Tiffany ?! ” Teriaknya dengan agak terengah. Ia memeriksa dirinya dan kamarnya mencari petunjuk karna mungkin telah terjadi sesuatu semalam, tapi tidak ada . Bahkan tidak ada setitikpun pakaian Tiffany atau aksesorisnya. Kemudian dia memeriksa celana dan ikat pinggangnya yang masih terpasang.

 

” Oke , tidak ada yang terjadi . Bernapaslah , Siwon , bernapas . Tidak ada yang terjadi antara Kau dan Tiffany. Belum terjadi. NO! Maksudku, tidak ada apa-apa. “Dia bergumam pada dirinya sendiri berulang kali sampai ia bisa menemukan kesadarannya. Dia berdiri di depan pintu kamarnya, mencoba mengingat apa yang terjadi setelah segelas bir terakhir yang dia minum.

 

Pikiran Siwon ke mana-mana dan harinya baru saja dimulai. Dia melirik jam dekat dapur, jam 2:00 sore. dia tidur lebih dari setengah hari ini membuatnya makin kesal. Ia menuju dapur mencari sesuatu yang bisa dimakan, dia melihat sepiring wafel di atas meja, dengan sebuah surat disampinya.

 

” ini akan cocok dengan kopi ^ ^ , Pastikan untuk makan ini terlebihdulu – Tiffany ^ ^, ”

 

Sekarang dia tersenyum sendiri melihat hal-hal yang Tiffany lakukan untuk Nya untuk hari ini. Siwon merasa jauh lebih baik mengetahui ada seseorang yang kini benar-benar peduli padanya ketika ia pingsan semalam. Setelah menyeduh kopi untuk dirinya sendiri, Siwon mengunyah wafelnya. Kemudian ia berpikir untuk berterima kasih kepada Tiffany untuk hal-hal yang telah dia lakukan dan meminta maaf karena ia pingsan semalam .

 

Memencet handphonenya untuk menelpon, Siwon tidak sengaja melihat log panggilan masuk. Ia terkejut, ia melihat nomor Tiffany dalam daftar panggilan masuk. Matanya terbelalak saat menyadari penelpon tadi pagi adalah Tiffany dan bukan managernya. Tanpa membuang waktu detik itu juga, ia menekan nomor Tiffany dan menelponnya.

 

” Siwon ? ” Tiffany mengangkat telpon Siwon.

 

” Uh, yeah, Tiffany ? Aku minta maaf soal tadi pagi. Aku hanya .. eh , Aku begitu mabuk tadi malam jadi aku tidak tahu apa yang terjadi. Aku benar-benar minta maaf, Aku tidak bermaksud melakukan itu. ” Dia meminta maaf dengan sangat.

 

” Aku mengerti. Tidak apa-apa, jadi um, bagaimana perasaan Mu? ” Dia bertanya , dengan lebih hati-hati menggunakan kata-kata.

 

” Um, kepalaku masih sedikit agak berat tapi tidak apa-apa. Oh um , terima kasih atas sarapan yang kau buatkan dan um, penghilang rasa sakitnya. Aku sangat menghargainya. By the way, Aku harap Kau tidak keberatan jika Aku bertanya tentang, apa yang terjadi semalam? ” tanya Siwon dengan pengharapan.

 

“Jadi dia tidak mengingat apa yang dia katakan semalam? ‘ Tiffany sedikit kecewa, tapi ia berusaha mengumpulkan keasadarannya dan berusaha menjawab dengan dingin.

 

” Oh, um, kau sangat mabuk, aku membawa mu pulang. Mengganti baju mu dan .. ” Tiffany berhenti .

 

” Dan ? ” Tanya Siwon kembali .

 

” Dan menjaga Mu untuk sementara waktu. Aku harap Kau tidak keberatan. ” itu adalah jawaban paling aman untuk kejadian sebenarnya semalam.

 

” menjaga aku ? ” Siwon bingung .

 

” Ya. Aku, um, tidur di sofa, tapi kemudian aku pulang pagi-pagi sekali. jadi Aku tidak membangunkanmu. “Dia berbohong kepada Siwon.

 

” Aigoo. Maafkan aku karna kau harus melakukan itu. Aku benar-benar membuat banyak masalah. Aish, itu ganjaran karna Aku begitu keras kepala dengan kencan ini. ” Siwon mengutuk dirinya sendiri karna dirobohkan oleh alkohol.

 

” Hei, Siwon, jangan khawatir. Oke ? ” Tiffany mencoba menenangkannya.

 

” Oke, terima kasih lagi, Tiffany. Sampai jumpa besok . ”

 

” Ya, aku hanya menebak kita akan bertemu satu sama lain besok. Bye. ” Lalu teleponpun berakhir. Siwon berulang kali memikirkan itu, mengapa dia tidak memiliki keberanian untuk mengaku? Mengapa Tiffany selalu melakukan hal yang bisa membuat jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya? di sisi lain Tiffany, menyesal karna ia tidak memberitahu Siwon kebenaran. Kebenaran tentang pengakuan mereka berdua, kebenaran tentang perasaan mereka dan dari semua, adalah kebenaran bahwa mereka menyukai satu sama lain.

 

************

Keesokan harinya , Super Junior, SNSD, dan beberapa Group lainnya berkumpul disebuah konser lokal. Siwon berharap Tiffany berada di sana dan entah mengapa itu membuat jantungnya memompa dengan sangat gila dia ingin melihatnya. Hanya dengan satu hari, ingatannya berkeliaran merasakan senangnya bersama Tiffany. eyesmilenya, kepribadiannya yang ceria dan segala sesuatunya yang dia .

 

Acara akan dimulai 1 jam lagi, Siwon berjalan di sekitar ruang ganti untuk melihat apakah ia bisa melihat Tiffany. Tak jauh dari tempatnya berdiri ia melihat Tiffany duduk sendirian di tangga backstage. Ia akan berjalan mendekatinya tapi ternyata ada seseorang yang duduk di sampingnya .

 

Nichkhun .

 

Tiffany menyambutnya dengan senyum hangat. Siwon berpindah lebih dekat tanpa diketahui dan matanya mengawasi, ia melihat sesuatu yang istimewa di antara keduanya. Cara perlakuan Tiffany terhadap Nichkhun, itu berbeda. Sesuatu yang membuat Siwon cemburu.

 

Sebut saja dia sedang menguping; Siwon mendengar keduanya Bercanda bersama-sama dengan penuh percaya diri. Nichkhun tampaknya sangat akrab dan baik kepada Tiffany. Saat itu ada aura seperti mereka membicarakan sesuatu yang serius dan orang di samping Tiffany mulai berbicara dengan nada lebih pelan.

 

” Tiffany, Kau seorang gadis yang menakjubkan. Aku tahu seseorang mungkin telah mengatakan hal ini kepada Mu, tetapi apakah Kau keberatan jika Aku mengajakmu berkencan?

 

Mata Siwon terbelalak atas pengakuan Nichkhun. Tiffany tidak pernah mengatakan apa-apa tentang Nichkhun kepada Siwon tapi ia merasakan kecemasan dalam dirinya mendengar ia memiliki saingan untuk mendapatkan Hati Tiffany.

 

“Aku… Um , Nichkhun .. ” Tiffany tergagap .

 

” Ya ? Tiffany, aku memiliki perasaan pada Mu karena Tuhan, dan , dan hal ini , satu hal ini akan membuktikan kepada Mu bagaimana aku mencintaimu. Jadi , bisakah Aku , mengajak Mu berkencan ? ”

 

Siwon mendengar semua dengan telinganya dan menunggu jawaban Tiffany. Entah bagaimana, ada sebuah bagian dari dalam dirinya yang ingin menggerakannya untuk mengaku pada Tiffany bagaimana perasaan dirinya dan bagaimana ia tidak bisa membiarkan seorang pun mengambil wanitanya.

 

” Um , Nichkhun ..

 

 

***************

Walaupun Siwon berdiri dari kejauhan; pembicaraan mereka begitu jelas terdengar ia harus bernapas lebih keras untuk bisa menangkap segala sesuatu yang bisa ia dengar. Suara detak jantungnya tumpang tindih, dia sedang menunggu Tiffany mengatakan kata-kata ajaibnya. dan tiba-tiba …

 

” Hey hyung ! Kami mencari mu ke mana-mana dan Kau hanya berdiri saja di sini, mari kita pergi. rehearsalnya akan segera di mulai. ” maknae Kyu menarik hyung -nya jauh dari tempat itu. Mata Siwon melebar saat melihat Kyuhyun tapi perhatiannya masih antusias menyaksikan dua orang yang berjarak beberapa meter darinya.

 

Kepala Siwon terus berbalik saat ia diseret dengan berat melangkahkan kakinya menjauh dari Tiffany dan Nichkhun. setiap langkah kakinya membuat suara-suara samar tapi ia begitu yakin ketika matanya terfokus pada Tiffany, mukanya berseri-seri dan menunjukkan senyum indahnya. Senyum khusus yang dia pikir hanya dia saja yang bisa melihatnya.

 

Dia mengatakan iya . Aku pikir ia berkata iya.

 

” Hyung ! ”

 

” Apa? ”

 

” Siapa yang mengatakan Iya ? ” Kyuhyun memperhatikan Siwon dengan baik-baik apa yang terjadi dengannya . Rasanya seperti pikirannya melayang jauh .

 

” Apa? Apa yang iya ? ” Siwon terguncang. Ada terlalu banyak kecemburuan dari apa yang ia lihat. pertama ia tidak boleh bertingkah seperti ini. Semua itu hanya settingan ia tidak bisa sampai jatuh cinta dan semakin gila dengan gadis yang satu ini.

 

” Kau bergumam sendiri. Apakah hyung baik-baik saja ? “Kyuhyun berhenti berjalan dan menghadap Siwon yang kepalanya terdunduk.

 

” Um, yeah, Aku kira, Aku sedikit lelah. ” Dia meminta minta maaf atas pertanyaan-pertanyaan lainnya yang sebenarnya adalah kebenaran.

 

” Hei Kyu, aku hanya perlu menghirup udara segar, telpon aku jika kita akan tampil. ” hanya itu, Siwon berpaling dari maknae dan berjalan dengan cepat keluar dari venue. Kyuhyun memasang wajah khawatir dengan apa yang terjadi pada hyung-nya. karena mukanya terlihat kosong, itu bukan dirinya, ia mungkin sedang punya masalah. Dia tahu ada sesuatu yang mengganggu pemuda itu dan tak jauh dari pandangan matanya Kyuhyun menggeser matanya ke arah sosok yang sangat familiar. Dia melihat Tiffany bersama dengan Nichkhun .

*******

” Noona .. ”

 

Tiffany melihat Kyuhyun berdiri di depannya saat ia berjalan ke backstage setelah reheasals groupnya. Muka maknae menunjukkan keseriusan dia tidak mengerti apa yang Kyu khawatirkan dan semuanya tentang…..

 

” Kyu ? Ada apa? ” Dia mencoba untuk bersikap lebih santai sambil menggenggam botol airnya dan menyeka keringat dari wajahnya. Tiffany tahu ini bukanlah pembicaraan yang santai dan entah bagaimana membuatnya takut untuk mengetahui apa yang Kyuhyun akan katakan.

 

” Noona, Aku pikir ada sesuatu yang mengganggu Siwon hyung. ” Kyuhyun langsung to the point. Mata Tiffany diisi dengan kekhawatir setelah mendengar nama Siwon. Dia tidak tahu apa itu tapi ia beranggapan mungkinsaja Siwon sedang mengalami masa sulit.

 

” Siwon ? Apa? Apakah dia mengatakan sesuatu ? Dan, ada apa dengaku ? ” Dia mencoba untuk bersikap lebih tenang, hatinya berdebar memikirkan apa yang akan terjadi.

 

” Aku tahu itu Kau Tiffany noona, Aku pikir Kau dan Siwon hyung perlu untuk bicara. ” Kyuhyun berkata dengan cepat, tidak tepat untuk ikut campur dalam masalah seseorang tapi Kyuhyun pikir ini yang terbaik supaya mereka bisa memperbaiki apa pun yang mereka miliki sekarang dan mereka berhenti berpura-pura.

 

Tiffany mendapat sedikit petunjuk, tapi dia masih tidak memiliki petunjuk apa yang terjadi dan apa yang membuat suasana hati Siwon berubah. Dia mengangguk dan berjalan melewati Kyu untuk menemukan pemuda yang membuat semua ini menjadi lebih rumit. Mungkin inilah kesulitan-kesulitan yang membuat perjalan cintanya menjadi lebih indah

*******************

” Hei . ”

 

Siwon sibuk bermain dengan kerikil yang berserakan di tanah tetapi ada suara yang menarik perhatiannya mengalihkannya dari kesunyian. Dia mendongak ke arah seseorang dan melihat Tiffany. Melihatnya tidak membuat jantungnya berdebar lagi, melainkan dipenuhi dengan rasa sakit dan penderitaan. Bagaimana bisa dia mendekatinya lagi setelah bersama pria lain yaitu Nichkhun. ia melanjutkan permainannya dengan kerikil kecil itu dan memalingkan muka, berusaha menghindari tatapannya .

 

” Kata Kyuhyun Kau membutuhkan teman untuk menemanimu. ” Tiffany berkata lembut, mencoba untuk mengukur seberapa marah pemuda itu.

 

” Oh, bagus, bagaimana dengan dia. ” Jawab Siwon dingin. Tiffany terkejut, tidak biasanya Siwon bersikap seperti ini. Dia selalu bersikap sangat peduli, sopan dan hangat tapi sekarang sepertinya sebaliknya .

 

” Siwon apakah kita punya masalah? ” Tiffany berusaha terdengar tidak sekuatir mungkin tapi itu membuat Siwon lebih kesal dengannya, amarah Siwon sudah diujung ambang ia berdiri agar dirinya tidak tegang.

 

” Kita ? Tiffany, kita hanya terikat oleh sebuah kontrak. Jika Kau pernah merasa ini sebuah kewajiban, tolong berhentilah. karna ini hanya sebuah kontrak, dan itu hanya akan bertahan dalam setengah bulan lagi. Maaf jika itu membuat Mu bergerak lebih terbatas, ini hanya sebuah perjanjian bodoh untuk menyelamatkanku dari sebuah perjodohan yang terkutuk itu. Hanya sebuah kontrak, dan aku, aku hanya orang lain, sama sepertimu, tidak ada yang lebih. ” Siwon berkata seperti orang yang tidak berperasaan dan berjalan menjauhi Tiffany. Sementara ia berbalik, ia merasakan sakit dihatinya seperti tertikam sesuatu, apa yang dia katakan semua berlawanan dengan hatinya, ia ingin lebih dari sekedar orang lain untuk Tiffany. Dia ingin berada di tempat Nichkhun, tempat khusus di hatinya yang tidak akan dibatasi oleh sebuah kontrak.

 

Tiffany merasa dunianya hancur. Bagaimana bisa ia tidak sakit hati mendengar kata-kata Siwon. Aku kira kita memiliki perasaan satu-sama lain, kan? Mengapa dia melakukan itu padaku? Siwon menjadi sangat dingin dan Tiffany tidak berhenti menyalakan dirinya sendiri, kenapa dia terlalu takut untuk mengatakan perasaannya. Kemudian mereka berdua merasakan sakit hati yang sangat dalam.

**********

Hari itu sudah seminggu, mereka tidak saling mengirim SMS seperti di hari libur biasanya ataupun ketika mereka mulai bekerja. Tidak ada salah satupun dari mereka yang memulai. Ego mereka menguasai pikiran mereka. Siwon sangat merindukannya, tapi dalam pikirannya semua yang telah ia lakukan sudah benar, untuk menjauh. Jika tidak maka akan terjadi hal yang lebih buruk jika hanya ia yang terluka di akhir. Tiffany juga merindukannya, ia tidak akan pernah bisa digantikan oleh siapapun. Tiffany hanya ingin Siwon kembali padanya.

 

Pada satu titik, mereka pandai bersembunyi dari masalah ini. Yah tapi tidak untuk maknae Kyu, ia telah memperhatikan gerak-gerik mereka berdua sejak selesai konser sampai sekarang. Dia merasakan penderitaan keduanya, tapi ia tidak bisa berbuat banyak untuk Hyung dan Noonanya itu.

 

BREAKING NEWS : Kecenderungan sasaeng fans laki- laki telah mengalami kenaikan belakangan ini. Sekelompok sasaeng fans laki-laki telah dilaporkan karna mengikuti salah satu member dari Girls Group terkenal dan mencoba untuk menculik mereka . Baru-baru ini , member Girls Group rookie diselamatkan dari motif ini geng sasaeng laki-laki yang tampaknya memangsa para artis perempuan yang pulang agak lambat dari jadwal mereka. Insiden ini telah menyebabkan banyak sunbae dalam komunitas Kpop mencoba untuk lebih waspada satu sama lain atas meningkatnya sasaeng fans.

 

Siwon sedang memasak makan malam ketika ia mendengar berita itu, dia hanya terkikik memikirkan girls group yang memiliki sasaeng fans. Dia punya pangsanya sendiri dan pasti posisi yang tidak mengenakkan untuk semua selebriti ketika fans seperti ini muncul mana-mana.

 

” Fany-ah, take care of your self disini yah? Kunci semua pintu sebelum Kau tidur. ” Taeyeon mengingatkan Tiffany sebagai good leader. The Girls’ akan berangkat ke Jepang untuk konser mereka dan Tiffany akan menyusul mereka sehari setelahnya karena harus Syuting CF sendiri besok.

 

” Arasso, arasso. Kalian harus berangkat, penerbangan kalian jam 9 malam kan? kalian mungkin akan terlambat. ” Tiffany mendorong mereka semua keluar dari dorm sementara The Girls’ sebenarnya tidak yakin meninggalkan dia sendirian setelah berita terbaru tentang penyerang dari sasaeng Fans laki-laki.

 

” Kami akan menghubungi Siwon oppa untuk menjaga Mu di sini karena dia tinggal hanya beberapa blok dari sini. yah? ” Sooyoung berseru saat ia berjalan dengan susah payah dengan kopernya saat keluar dari dorm.

 

” Hei aku bilang- ”

 

” Tidak ada tapi-tapian, kami akan lebih percaya jika ada oppa disini yang menjaga Mu. Jangan keluar dorm setelah jam 9 yah? Kami akan segera pergi Fany-ah, ingat itu! ” Taeyeon mengingatkan Tiffany lagi membuatnya lebih jengkel. Tiffany tidak ingin merepotkan Siwon dan mereka masih canggung satu sama lain setelah pertengkaran itu.

****************

Siwon sedang mencuci piring ketika Handphonenya berdering dari meja dapur. Dia segera mematikan keran dan mengangkat telpon itu.

 

” Oppa ! ”

 

” Sooyoung ? Hei, ada apa? ” kata Siwon penasaran kenapa Soo tiba-tiba menelpon.

 

” Oppa bisakah Kau menjaga Fany malam ini? Kami tidak cukup yakin untuk meninggalkan dia sendirian. ”

 

” Kenapa ? Maksudku, kenapa dia sendirian? ”

 

” Dia harus Syuting CF besok sendirian jadi dia tidak bisa ikut terbang bersama kami malam ini. Mungkin kau bisa menemaninya ? ” Sooyoung jawab pada oppanya.

 

” Um, oke. Kalian berhati-hati yah. Akua akan terus menghubunginya. ” Meskipun dia tidak yakin, Siwon hanya berkata “ya” jadi The Girls’ tidak akan berprasangka apa pun .

 

” Yay! Terima kasih oppa! Bye! ”

 

Teleponpun berakhir dan hal pertama yang Siwon pikirkan adalah Tiffany. kemudian, ia mengirim SMS memastikan dia berada di rumah.

 

Siwon To Tiffany:

Dimana kau?

 

Ditempat yang lain, Tiffany berada di rumah sedang menonton film ketika mendengar handphonenya bergetar. dia membaca SMS dari Siwon dan menjawabnya dengan dingin .

 

Tiffany To Siwon:

 

Siwon To Tiffany:

Ok. Beritahu Aku jika Kau akan keluar dari dorm.

 

Tiffany To Siwon:

Ok .

 

Mereka bertukar SMS dengan singkat dan sederhana. Tidak ada lagi pesan yang imut atau sesuatu yang manis. Atmosfer canggung menyeruak. Siwon hanya mengangkat bahunya, Sepertinya tidak akan ada yang memulai menanggalkan Ego mereka dan meminta maaf. Setengah jam berlalu, Siwon akan mandi ketika sebuah SMS masuk.

 

Tiffany To Siwon:

Aku keluar untuk makan malam.

 

Siwon To Tiffany:

Ok . beritahu aku jika kau sudah sampai rumah.

 

Siwon keluar dari kamar mandi dan memeriksa handphonenya. Tidak ada sebuah missed call atau SMS. Siwon mulai khawatir itu sudah jam 09.15 malam. Kemana sih dia pergi? Pikiran Siwon melayang ia tidak mungkin hanya duduk diam dan menunggu.

 

Sementara ditempat lain, Tiffany baru saja keluar dari restoran fastfood setelah makan malam. Dia memutuskan untuk berjalan pulang karena tidak ada yang menunggunya dirumah, ketika ia berjalan keluar tanpa ia sadari sepasang mata mengikuti langkahnya.

 

Siwon semakin mengkhawatirkan Tiffany. Masih tidak SMS atau telpon darinya. Dia tidak ingin kehilangan harga dirinya dengan menghubunginya terlebih dahulu dan terus mengutuk apa yang gadis itu pikirkan. Agh! Kenapa dia seperti ini? Dia sangat keras kepala !

 

Tiffany berjalan seperti tidak ada apa-apa ketika dia merasakan sesuatu yang aneh ada seseorang yang mengikutinya ketika dia menyeberangi jalan pintas gang tadi. Dia melihat ke belakang tapi tidak ada apa-apa. Dengan menghiraukan perasaan aneh yang ia rasakan dia terus berjalan dan sampai gang yang cukup remang penerangannya dia mendengar langkah kaki di belakangnya. Kali ini ia berbalik dan melihat seorang pria tidak jauh dari belakangnya sedang bersandar pada dinding sambil merokok. Wajahnya tidak terlihat jelas dan satu-satunya hal yang dapat terlihat adalah cahaya dari rokoknya. Tiffany merasa takut dan berjalan secepat mungkin sampai hampir berlari.

 

Sudah hampir 10:15 malam dan Siwon belum mendapatkan berita apapun baik itu SMS ataupun telpon dari Tiffany sama sekali. Sudah cukup, Aku akan menghubungi Mu kata Siwon. Ia menyambar handphonenya dan mulai menelpon Tiffany tapi nomor handphone Tiffany tidak bisa dihubungi, itu membuatnya lebih khawatir.

 

Tiffany mendengar langkah kaki itu semakin dekat dia memutuskan untuk menelpon seseorang, Ia mulai menekan nomor Siwon tapi tidak terhubung membuatnya semakin stress, nomor telpon Siwon sedang sibuk.

 

” Oppa, ayolah. Mengapa Aku tidak bisa menghubungimu? Dengan siapa kau sedang bicara? ” dia sudah mulai gemetar dari detik itu sampai sekarang, orang yang tak dikenal itu mungkin akan melakukan sesuatu padanya. Sesulit itu karna mereka saling menghubungi nomor telpon masing-masing dalam waktu yang sama.

 

Siwon membanting handphonenya dan mencari jaketnya, dia akan mencari dan menemukan keberadaan Tiffany walaupun ia sadar Seoul bukanlah sebuah kota kecil untuk mencari keberadaan seseorang tanpa petunjuk. Dia sangat paranoid dan tidak bisa berpikir dengan jernih ketika tiba-tiba handphonenya bergetar.

 

” Oppa ! ”

 

” Tiffany ? Kau dimana? ”

 

” Oppa, ada seseorang yang mengikutiku . ”

 

” Tiff, di mana kau? ! Aku akan kesana dan membawamu pulang! ”

 

” Oppa, aku ada di blok tidak jauhnya dari gedung apartment mu, aku ada di jalan pintas gang yang sering kita gunakan.”

 

” Apa! Aku kesana sekarang! ”

 

Siwon memutuskan telponnya dan mulai berjalana keluar dengan hanya memakai celana olahraga, dan baju kaos. Dia tidak peduli sekarang, yang terpenting adalah Tiffany. Dia berjalan seperti orang gila untuk menemukan keberadaan Tiffany.

 

Sementara itu, Tiffany sudah sangat gemetaran, dia tidak ingin melihat wajah pria misterius itu. Dia tidak bisa melalakukan apa-apa. Keinginannya ialah Siwon secepatnya datang. dia tidak berhenti berjalan dengan cepat.

 

Siwon masih berjalan ke blok antar blok untuk menemukan Tiffany ketika ia tanpa sengaja tertabrak sepeda motor. Untungnya, sepeda motor itu dalam kecepatan lambat dan Siwon tersandung ke tanah. Pengendara motor itu turun memeriksa dia tapi Siwon tetap berdiri dan mulai berjalan ke gang yang Tiffany disebutkan. Sikunya berdarah dan ia mencoba untuk berjalan dengan secepat mungkin sedikit membungkuk akibat rasa nyeri karna kecelakaan tadi.

 

Pria misterius itu terus mendekat pada Tiffany dan ia dapat merasakan itu. Jantungnya mulai memacu dengan gilanya dan belum ada tanda-tanda keberadaan Siwon. Tiffany menutup matanya dan mulai menangis dia sangat ketakutan dan tiba-tiba …

 

” Tiffany ! ”

 

Siwon berlari ke arahnya dan memeluknya dengat erat. Dia terus menangis dengan kerasnya. Dia pikir Siwon tidak akan pernah datang dan itualah akhir dari hidupnya. Siwon tidak melepaskannya, meskipun kakinya sedikit gemetar akibat kecelakaan tadi. Gadis dalam pelukannya memeluknya dengan sangat erat sampai ia bisa merasakan air mata gadis itu pada bajunya.

 

” Oppa ! ”

 

” Shh, oppa ada di sini . ”

 

Dia sudah merasa aman dalam pelukannya dan pria misterius itu mulai berjalan kearah mereka berdua.

 

Untuk beberapa saat, kedua dunia mereka berhenti. Di tengah-tengah remangnya lampu jalan, Siwon tidak akan pernah melepaskan Tiffany. Sudah cukup waktu seminggu tidak berbicara dengannya atau bahkan bertemu dengannya, dan itu sudah cukup untuk meninggalkan Tiffany tanpa perlindungannya karna ia bisa saja kehilangan Tiffany selamanya.

 

110 thoughts on “(AF) 99days Part 6

  1. admin keren banget sih terjemahin ff nya,, kata” nya mudah dimengerti dan gak bikin bingung😀
    heummmmmm ada nickhun lagi,, dimana” ada dia ya sekarang -,-
    waduhh siwon oppa sama fany unnie berantem nih lagi ngambek satu sama lain padahal kan cuma salah paham😦
    itu fany unnie dalam keadaan bahaya syukurnya siwon oppa datang selamatin fany unnie :’)
    semoga mereka cepat baikan ^^
    gomawo admin udah translate ff yang bagus seru ini dan gomawo admin yang udah ngepost ff ini ~_^

  2. Ahhhhh romantic banget sihhh🙂❤❤😦 kasian Siwon oppa
    udahlah kalian berdua jadian aja, jangan ditahan lagi…
    Mr Choi udah minta grandson and granddaughter itu….
    Tiffany eonni untung aja ada Hero yang nyelamatin🙂 syukurlah..
    Siwon oppa ….. you’re Tiffany eonni Hero wkwkwk🙂
    gatau mau comments apalagi
    Author TH BEST!!!❤❤❤🙂

  3. Cemburu nih crtny. knp g bcr aj? sulit? ngerasa kn udh jauhan. rindu, cemburu wah dua2ny ngrasakn hal itu. n ad kjdian yg akhirny pertmkn kmbli sifany, smg awal yg baik utk mulai hub yg sbnrny..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s