(Freelance) 99 Days Part 4

siwon04-vert

Author : 909maknae

Trans by: @IGotTiffany

Cast : Hwang Tiffany & Choi Siwon

Genre: Romance

Rating: PG-15

Disclaimer:

All casts belong to their God, parents, and their self. I just borrow their name and character to support my story. Don’t copy this fan fiction without permission.

***

Pasangan imut itu tiba di rumah pantai mereka dan pada saat Siwon menyentuh punggung Tiffany. Dia merasa Tiffany sudah tidur, tanpa ragu-ragu, Siwon membawanya ke lantai atas dan menempatkannya di tempat tidur. Siwon menatap sepersekian detik wajah damai Tiffany dalam tidurnya. Dia menepis helai rambut halus yang menghalangi wajah cantik Tiffany saat itu Siwon menyadari sesuatu yang aneh.

 

Siwon menyentuh dahi Tiffany dengan punggung tangannya, Siwon tersadar Tiffany sedang demam. Dia berlari ke bawah untuk mengambil handuk basah dan termometer. Siwon menempatkan handuk basah diatas dahi Tiffany, merasa sedikit gelisah karna suhu tubuhnya yang panas, kemudian Tiffany terbangun.

 

“Hei, hei, jangan bergerak. Kau itu sedang demam. “Siwon memarahinya karna Tiffany mencoba untuk bangun.

 

“Oppa, kita harus pulang. Taeyeon akan membunuhku. “Tiffany mencari handphonenya yang yang ada di atas meja samping tempat tidur.

 

“Shh, Aku yang akan meneleponnya. okay? Kau perlu beristirahat. Aku berjanji setelah keadaanmu  lebih baik kita akan pulang. dan Aku minta maaf sebelumnya, ini salah ku.” Siwon meminta maaf.

 

“tidak apa-apa Oppa. Jangan berpikir seperti itu. Sebenarnya ini adalah pertama kalinya Aku berkencan dengan seorang laki-laki di pantai. ” Tiffany menunjukkan senyum tipis sambil menarik Siwon dekat dengannya. Siwon sempat kaget karena jaraknya sangat dekat dengan Tiffany.

 

“Benarkah? Nah, um, itu bagus, maksudku, Aku senang melakukan ini. Apakah Kau lapar? Aku akan membuatkanmu sesuatu di lantai bawah jika Kau mau. “Tanya Siwon khawatir.

 

“Apa pun yang akan Kau lakukan oppa, Kau juga harus makan.” Tiffany menjalin tangannya dengan Siwon. Kali ini mata Siwon terbelalak tapi perasaan hangat ini mengalahkannya. Dia tidak menghindarinya, justru malah tetap membiarkannya seperti itu.

 

“Oke. Diamlah disini. Aku membuat sesuatu yang bisa kita makan.” Dia melepaskan tangan Tiffany yang terjalin dengan tangannya.

 

Siwon kembali dengan dua mangkuk mie panas. Dia menaru satu di dekat tempat tidur Tiffany dan yang lainnya di atas meja belajar. Tiffany yang sedang duduk menatap penasaran Siwon yang sedang gelisah dengan heandphonenya.

 

“Oppa, kenapa kau tidak makan terlebih dahulu?” Tanya Tiffany lama berselang Siwon  mulai merespon pertanyaan Tiffany.

 

“Eh, um, kau makan duluan saja, aku akan menelepon Taeyeon.” Suaranya bergetar dan dia merasa gugup tanpa alasan. Mungkin karena ia akan menelpon leader SNSD yang galak itu..

Teleponnya terus memanggil ,dia menelepon beberapa kali sampai Taeyeon benar-benar mengangkatnya.

 

“Hei, Taeyeon?”

 

“Siwon Oppa! Kenapa kau menelpon? ” Taeyeon sedikit bingung dengan Siwon, tapi sebenarnya Taeyeon tidak memiliki firasat kalo Tiffany dan Siwon sedang bersama.

 

“Um, eh, dengarkan, Tiffany bersama dengan Aku sekarang, tapi dia tidak bisa pulang sekarang, dia demam, dan .. dan ..”

 

“APA? OPPA SEJAK KAPAN?! DIA BILANG DIA AKAN KELUAR BERSAMA DENGAN BEBERAPA TEMANNYA HARI INI AISSHH ANAK ITU!!! KENAPA DIA TIDAK BISA PULANG KE RUMAH SEKARANG?! SEJAK KAPAN KALIAN BERSAMA?! APAKAH LEETEUK OPPA TAHU TENTANG INI?! KENAPA AKU YANG TERAKHIR MENGETAHUI INI?! “Siwon menjauhkan handphonenya dari telinganya tapi ia masih bisa mendengar Taeyeon berteriak-teriak.

 

“Tae, Taeyeon.. Taeyeon-ah! Dengan aku okay?! Ini adalah kesalahanku, aku memintanya untuk menemaniku keluar kota. aku akan menjelaskannya ketika kami kembali, ini sangat rumit untuk dijelaskan ditelpon, dan Leeteuk belum tahu tentang ini dan kau aku mohon jangan memberitahunya. Saat ini, aku hanya ingin kau tahu bahwa Tiffany tidak bisa pulang karena dia sedang demam.

 

“Siwon berjalan bolak-balik di dalam ruangan itu, ia sedang sibuk dengan panggilannya. Tiffany hanya menatapnya dengan wajah cemas. Siwon selesai menelpon dan menarik napas dalam-dalam.

 

“Oppa ~ kau seharusnya tidak menelponnya. Aku yang semestinya menelpon.” Dia menarik Siwon  lebih dekat lagi seperti sebelum Siwon turun dan membuat makan malam. Kali ini Tiffany bersandar di bahu Siwon dan Siwon mencengkeram lengannya dengan kuat.

 

“Tidak apa-apa. Aku akan memperbaikinya. Jangan khawatir, oppa yang akan mengurus itu. ” Siwon mengelus kepala Tiffany seperti memberi penghargaan pada anak kecil yang bersikap baik .

 

“Yah, selesaikan makan malam mu dulu!” Tiffany menunjuk mie Siwon yang ia memasak untuk dirinya sendiri. Tiffany khawatir Siwon bisa sakit juga jika dia tidak makan malam. Siwon tersenyum penuh perhatian dan menyelesaikan makan malamnya.

 

Setelah Siwon membersihkan piring mereka, ia  memeriksa keadaan Tiffany terakhir kalinya sebelum ia tidur di sofa di lantai bawah.

 

“Kau baik-baik saja? Beristirahatlah dengan baik, okay? Jadi besok aku bisa membawamu pulang kerumah ke rumah. ” Siwon menyentuh dahi Tiffany panasnya sudah sedikit turun.

 

“Terima kasih oppa.” Kata Tiffany.

 

“Selamat malam Tiffany.” Siwon hendak berdiri dan mematikan lampu ketika Tiffany meraih lengannya.

 

“Oppa bisakah Kau tetap berada disini dengan ku?” Tiffany merasa aneh meminta itu pada Siwon.

 

“Hm?”

 

” akan sulit bagi Mu untuk tidur di lantai bawah, kita bisa, um, berbagi tempat tidur. Hanya jangan, um, jangan terlalu dekat dengan ku. “Tiffany tersipu sambil mengatakan kata-kata yang terakhir itu.

 

“Um, eh, oke, um, baiklah.”

 

“aku hanya tidak ingin kau sakit juga.” Tiffany mencoba menjelaskan dan kepalanya sedikit berpaling dari Siwon agar ia tidak melihat wajah Tiffany yang mulai memerah seperti terbakar.

 

“Oh, oke. Selamat malam Tiffany. “Siwon mematikan lampu dan Tiffany merasakan Siwon di sampingnya. Tiffany tidak bisa tidur ia memikirkan Siwon yang ada di sampingnya, begitu juga Siwon yang sedang memikirkan gadis yang ada dekat dengannya.

 

“Tiffany?” Siwon memeriksa apakah Tiffany masih terjaga. Tiffany benar-benar terjaga tapi dia memutuskan untuk tidak menyahuti panggilan Siwon untuk beberapa alasan.

 

“Kurasa kau sudah tertidur. Huh, baiklah. Ini sangat sulit. Aku benar-benar sangat bingung.” Siwon mendapatkan kesempatan untuk mengungkapkan perasaannya saat dia pikir Tiffany sudah tertidur. Sementara itu, mata Tiffany terbelalak dengan kata-kata Siwon.

 

“hanya saja, Aku memikirkan Mu setiap hari sejak kita membuat kontrak sialan itu.” Siwon menambahkan, Tiffany masih belum mengatakan apapun.

 

“Huh. Aku menyukaimu Tiffany. Aku menyukaimu hanya untukku.” Siwon berkata kemudian tertidur. Tiffany ingin bangun dan bertanya kepadanya tentang hal ini tetapi dia tetap diam.

 

“Aku rasa cukup. Aku yakin kau memiliki seseorang yang ada dipikiranmu seperti apa yang kau katakan sebelumnya, baiklah. Selamat malam, Tiffany.” Tiffany yang merasa lega akhirnya kembali tertidur. Hal berikutnya yang membuatnya merasa seperti tersengat listrik ketika Siwon mencium dahinya setelah mengucapkan selamat malam. dan Itu membuatnya terjaga untuk sisa malam.

 

 

Keesokan harinya, Tiffany terbangun dan menyadari Siwon sudah tidak ada disampinya. Dia merasa jauh lebih baik dari pada kemarin. Sedikit lagi jam enam ketika dia beranjak dari tempat tidur. Berjalan menuruni tangga, ia mencium sesuatu yang berbau seperti masakan dari dapur dan itu membuatnya lapar.

 

Tiffany berdiri di dekat meja dapur dan ia melihat Siwon membuat sarapan untuk mereka. Dia sangat lucu mengenakan celemek pink dan terlihat sibuk di dapur. Tiffany tertawa saat melihat pria yang dikencaninya itu. Ketika Siwon merasakan kehadiran orang lain di ruangan itu, dia berpaling ke arah Tiffany dan melihatnya berdiri di sana dengan senyum.

 

“Oh, kau sudah bangun. Bagaimana perasaan Mu? “Siwon meninggalkan kompor gas dan pergi di dekat Tiffany untuk memeriksa dahinya. Demamnya sudah sembuh dan dia terlihat lebih cerah dari pada kemarin.

 

“Aku baik-baik saja!” Tiffany menunjukkan tanda oke dengan tangannya dan tersenyum malu pada Siwon. Siwon tidak bisa tidak tersenyum kembali padanya.

                                                   

Mereka sarapan bersama dan Siwon bersikeras lebih cepat sedikit berangkat sehingga ia bisa mengantar Tiffany kerumah sebelum waktu makan siang. Namun yang Siwon khawatirkan bagaimana ia akan memberitahu dan menjelaskan kepada Taeyeon apa yang telah terjadi beberapa hari terakhir ini.

 

Siwon duduk dan memasang seat bel Tiffany dan memasang seat bel untuk dia juga. Sebelum ia menyalakan mesin, dia menarik napas dengan keras dan itu sesutau yang menarik perhatian Tiffany.

 

“Apakah ada yang salah?” Dia bisa merasakan beban Siwon meskipun dia tidal tahu tentang apa itu

 

“Tidak, aku baik-baik saja.” Siwon menunjukkan senyum samar mencoba berpura-pura baik-baik saja.

 

“Siwon jika itu tentang Taeyeon, aku bisa-“

 

“Tidak, aku yang harus menangani hal ini. Aku yang seorang laki-laki disini, dan aku orang yang menempatkanmu pada posisi ini. ” Siwon menjelaskan lebih lanjut. Tiffany tidak mengatakan apa- apa lagi, ia tahu Siwon serius dan ada semacam ego dalam diri Siwon yang menyuruhnya untuk melindungi Tiffany. Suasana dan udara di dalam mobil menjadi dingin dan Siwon mulai mengemudi untuk mengantar Tiffany kembali ke rumah.

 

Gadis di samping Siwon itu tidak mengeluarkan suaranya untuk berbicara selama dua jam perjalanan ke Seoul. Dia tidak yakin apa yang harus dikatakan, dari semua apa yang dia dengar tadi malam, dari semua perhatian yang Siwon berikan dan lakukan pada kencan kedua mereka ini, ada perasaan aneh dan tidak yakin pada Tiffany.

 

Siwon menyenggol Tiffany untuk turun, setelah itu Tiffany melihat tempat parkir kompleks apartemen mereka. Pria itu turun dan membuka bagasi mobil untuk mengambil barang-barangnya, Tiffany merapikan tampilannya dan mengikuti Siwon yang sedang dalam perjalanan ke lift. Tiffany bertanya-tanya apa yang terjadi sebelumnya sehingga membuat Siwon menjadi diam dan dingin seperti ini.

 

Kedua berdiri di pintu apartemen. Siwon mengetuk dan beberapa detik kemudian, terdengar langkah kaki yang mendekati ambang pintu. Pintu masuk dari apartemen mereka terbuka dan tiga gadis berdiri di depan mereka.

 

“KALIAN BERDUA! DARI MANA SAJA KALIAN?! MENGAPA HARUS SEKARANG?! SEJAK KAPAN KALIAN BERDUA SERING KELUAR BERSAMA?! APAKAH PERUSAHAAN MENGETAHUI TENTANG INI?! APA YANG TELAH TERJADI? APAKAH KALIAN SUDAH RESMI DALAM SUATU HUBUNGAN?! ” Itulah Taeyeon Kid Leader mereka. Siwon berdiri membeku, mencerna kata sambutan yang Taeyeon katakan pertama kalinya. Sang Leader menunggu jawaban mereka dan dia sudah tidak bisa tahan lagi, ia menarik Siwon dan Tiffany yang saat itu masih membawa barang-barangnya sendiri kedalam dorm SNSD.

 

“Jawab, sekarang!” Taeyeon menyikut Siwon ,Ia bisa melihat Sooyoung dan Hyoyeon berdiri di belakang Leader mereka dengan tatapan kosong.

 

“Eh, bisakah kah kau tenang sebentar saja!” Tiffany berteriak, ia melihat Siwon tidak berdaya dan dia tahu Siwon tidak melakukan kesalahan tetapi ia hanya menjaga Tiffany. Mata ketiga gadis itu melebar melihat Tiffany berteriak.

 

“Sekarang, bicaralah.” Tiffany menyikut Siwon yang baru saja bisa mengembalikan akal sehatnya.

 

“Uh, aku dan Tiffany, kami menandatangani kontrak bahwa kami akan berkencan selama tiga bulan.” Siwon berbicara dihadapan 3 member SNSD. Mereka tersentak mendengar hal seperti itu dari sunbaenim mereka.

 

“Apa? Dan Kau bahkan tidak memberitahu kami! “Kata SooYoung shikshin yang masih mengunyah Muffin paginya.

 

“Ini darurat. Aku membutuhkan seseorang untuk berkencan dengan ku selama tiga bulan, atau orang tua ku akan mengaturkan ku sebuah perjodohan. Semua dari kita pasti tidak ingin mengalami itu.”Tambah Siwon.

 

“Siapa bilang begitu, hanya Kau saja yang tidak menginginkan hal itu. Dan Kau menyeret Tiffany dalam masalah Mu! “Hyoyeon menyelah membuat Siwon makin frustrasi.

 

“Aku yang mengajukan diri.” Tiffany berkata dengan nada yang tenang. Para member berteriak  dengan kencangnya ‘APA?’ dengan tiba-tiba. Siwon terkejut, karena itu bukan yang sebenarnya. Sebenarnya, ia yang meminta dan memohon kepada Tiffany untuk berkencan dengannya.

 

“Aturlah sebuah makan malam, Siwon. Bersama dengan member yang lain. Kau harus memberitahu mereka secara pribadi. 08:00, Kau yang memutuskan di mana tempatnya tetapi Kau perlu menyelesaikan ini dengan kami hari ini! “Taeyeon berkata  dan Siwon hanya mengangguk seperti seorang anak penurut.

 

 

Dua jam sebelum makan malam, Siwon berjalan bolak-balik di kamarnya. Dia masih memakai celana pendek, merenungkan bagaimana cara ia menghadapi dan menjelaskan kepada lima orang lain karna ia sudah merasakan kemarahan dari tiga member yang lain. Dia sering  bertemu dengan mereka sebelumnya tapi malam ini kasusnya akan berbeda. Dia terus mengoceh dalam pikirannya ketika ada pesan teks masuk ke handphone yang menyala di tempat tidur.

 

“Oppa, aku minta maaf jika mereka harus memaksakannya sampai seperti ini. Aku benar-benar minta maaf. Aku tahu bagaimana perasaan Mu sekarang dan Aku harap Aku bisa membantu mu untuk menghapus sedikit kekhawatiran itu. Siwon oppa, aku tahu kau bisa melakukannya, aku hanya ingin kau tahu bahwa aku ada di sini untukmu. ^ ^ Siwonnie fighting! ”

 

Hanya satu pesan teks dan bisa membuat wajah khawatirnya menjadi lebih santai. Bagaimana mungkin satu hal kecil seperti ini menghilangkan semua pemikiran dan mengingatkan dia untuk melakukan hal itu.

 

Siwon berpakaian lengan panjang hitam, ini bukanlah makan malam mewah tapi ia hanya ingin terlihat lebih layak dihadapan gadis-gadis itu. Dia selalu seperti ini. Entah kenapa dia berharap bisa melihat Tiffany berias untuk malam ini, naluri biasanya sabagai seorang pria keluar.

 

Di sebuah restoran mewah ditengah kota, Siwon memilih tempat itu untuk mereka semua makan malam. Tentu saja, bagaimana bisa Choi Siwon tidak memberikan semuanya untuk malam ini? Setelah semua, ini mungkin bisa meredakan kemarahan para gadis-gadis member SNSD kepadanya dan Tiffany.

 

Siwon terus melirik jendela restoran, ini sudah 08:10 dan mereka masih belum ada di sini. Siwon pikir, tapi tidak, ia harus menunggu. Sabar. Segera, sekumpulan gadis turun dari tiga mobil van.

 

Mereka seperti pasukan tentara wanita yang sangat cantik. Siwon sepertinya akan pingsan dan terkena serangan jantung, terutama ketika ia melihat gadis paling terakhir turun. Tiffany. Dia tampak paling sederhana diantara mereka tapi sialannya lagi dialah yang paling mencuri perhatian Siwon.

 

“Oppa!” Tiffany mengguncang lengan Siwon dan melihat semua orang telah menunggu. Siwon mengarahkan mereka ke kursi mereka dan meminta pelayan untuk mengambil pesanan mereka. Siwon duduk di sebelah Tiffany, dan dia terjepit di antara Taeyeon dan Jessica. sungguh tempat yang sangat bagus, diapit diantara Leader yang kelihatannya Gelisah dan sang Ice Princess.

 

“Jadi, ada apa dengan Oppa dan Tiffany?” Seseorang memicu percakapan saat mereka sedang makan malam, Siwon menoleh pada Yuri.

 

“Um, eh, kami berada dalam sebuah kontrak. Kami akan berpacaran selama tiga bulan. “Siwon menarik napas dalam. Semua orang tersentak kecuali tiga gadis yang sudah mengetahui itu pada pagi tadi. sebuah jawaban yang hangat.

 

“Oppa, ottoke?” Maknae Seohyun bertanya lebih menonjolkan sikap prihatinnya daripada marah.

 

“Aku yang mengajukan diri, Seo.” Tiffany menunjukkannya lagi. Siwon hendak berdiri dan mengatakan bahwa itu bukan yang sebenarnya tetapi Tiffany menendang kakinya di bawah meja.

 

“Unnie! waeyeo? “Tanya Yoona penasaran.

 

“Jika tidak ada yang akan membantu Siwon oppa, dia akan menikah dengan seorang gadis yang tidak ia diketahui.” kata Tiffany sambil memainkan makananya.

 

“Perjodohan Pernikahan? Aigoo! What the hell! “Sunny berkomentar ,Siwon terus menundukkan rendah kepalanya.

 

“Aku minta maaf jika kami tidak memiliki kesempatan untuk memberitahu Kalian. Tapi, kami sebenarnya berencana untuk itu. “Siwon berkata dengan lemah membuat semua gadis merasa kasihan padanya.

 

“Jadi, karna perjodohan pernikahan ini, kau tidak ingin Siwon oppa menikah dengan seorang gadis sembarangan, unnie?” Yoona menggoda dan semua dari mereka menggoda Tiffany. Siwon tidak bisa menahan senyumnya sementara Tiffany memelototi dongsaengnya.

 

“Yah! bukan seperti itu, hanya saja aku tidak ingin melihat Siwon oppa hidup sengsara dengan seorang gadis yang tidak ia kenal.” Tiffany mencoba membersihkan namanya tapi tampak terlalu jelas Tiffany peduli pada Siwon lebih dari dia peduli pada dirinya sendiri.

 

“Jadi kau benar-benar peduli pada ku?” Tanya Siwon nakal dari seberang meja dan semua orang tertawa karena ia melakukan aegyonya.

 

“Aish! kau pergilah menikah dengan gadis itu ,aku tidak akan membantu mu lagi.” Tiffany membalas sambil mengunyah dessert es krimnya. Semua orang tertawa tapi tidak dengan Siwon, dia pikir dia terlalu jauh bercanda pada Tiffany.

 

Makan malam selesai sedikit lebih lama daripada yang mereka harapkan. Itu sudah jam 11 mereka semua memutuskan untuk pulang. Tepat sebelum Tiffany keluar dari restoran Siwon mencengkeram lengan Tiffany.

 

“Hei, um, Tiffany.” Gadis itu berbalik dan melihat Siwon memegang sebuah kantong kertas.

 

“Ya?”

 

“Aku minta maaf sebelumnya. Kau tidak akan benar-benar um, memutuskan ku kan? “Tanya Siwon Tiffany tapi Tiffany terkejut dengan kata-kata yang Siwon digunakan.

 

“Uh, um. Maksudku, Kita masih akan terus um, uh berkencan? “Jelasnya dan Tiffany tersenyum  kepada Siwon yang bisa membuat Siwon teringat selamanya pada senyum itu.

 

“Tentu saja. By the way, terima kasih untuk malam ini. Aku yakin memberdeul tadi sangat senang. “Tiffany mengucapkan terima kasih.

 

“Tidak, aku yang harusnya berterima kasih. Ini. “Siwon memberikan sebuah hadiah kejutan yang ada di dalam kantong kertas cokelat itu.

 

Tiffany mengucapkan terima kasih dan mengatakan selamat malam tapi sebelum dia bisa melangkah keluar Siwon memanggilnya lagi.

 

“Tiffany, um, kabari aku jika kau sudah sampai di rumah.” Kata Siwon.

 

“Oke, hati-hati dalam perjalanan pulang oppa. Selamat malam! “Tiffany melambaikan tangan dan naik ke mobil.

 

 

Siwon sudah siap untuk tidur ketika ia teringat pada Tiffany, dia masih belum mengiriminya sms dan dia agak khawatir. Siwon hendak menulis pesan saat sebuah telpon masuk.

 

“Tiffany?”

“Maaf oppa, aku lupa memberi kabar kapada mu. Aku sudah dirumah dan aku akan tidur sekarang. By the way, Teddy Bear Pinknya lucu! Gomawo! “Kata Tiffany dengan suara sudah sangat mengantuk, tapi ia bahagia karena mendapat hadiah dari Siwon. Siwon tiba-tiba teringat tadi malam, tentang pengakuannya ketika Tiffany sampingnya.

 

“Senang kau menyukainya. Seohyun bilang kau sangat menyukai warna Pink. Iya, tidak apa-apa, tapi kenapa Kau malah menelpon, kau seharusnya meng-sms saja “tanya. Siwon.

 

“Um, tidak apa-apa, aku hanya belum merasa terlalu mengantuk.”

 

“silly!!. kau harus tidur sekarang, atau kau akan demam lagi. Percayalah padaku, ini adalah hari yang panjang, cepatlah beristirahat. “Siwon menunjukkan perhatian pada Tiffany yang merasa hangat dan tentang.

 

“Oke, selamat malam oppa ~” kata Tiffany dengan aegyo yang membuat Siwon tersenyum pada dirinya sendiri.

 

“Selamat malam juga. Saranghae. “Kata terakhir yang Siwon ucapkan ia berharap Tiffany tidak sempat mendengarnya.

 

“Apa oppa? Saranghae? “Tiffany bertanya kembali karena dia yakin dia mendengar sesuatu selain selamat malam.

 

“Eh, tidak tidak, aku bilang Saramduri. Ya, semua orang telah tidur sekarang, jadi kita juga harus tidur. Haha, selamat malam! “Siwon mengakhiri panggilan telepon sebelum Tiffany mencurigai sesuatu yang aneh. Sementara Tiffany masih berpikir sendiri

 

“Aku yakin dia mengatakan sesuatu seperti, Saranghae? Ugh, mungkin karna pengaruh aku mengantuk. “Lalu ia berbalik ke tempat tidur memeluk teddy bear pink yang Siwon berikan tadi.

 

 

96 thoughts on “(Freelance) 99 Days Part 4

  1. Daebakkkkkkkkkkkkkkk, alurnya bgusss bngettt.. Wonpa msih mlu” hihihi moga mkin lncar hubungan mreka, tidak hnya 99 days, d tnggu lnjutnnya🙂 jngn lma” nde🙂 hwaiting!!

  2. Mereka udh mulai saling suka🙂
    Lucu bgt liat sikap siwon yg malu-malu gitu sama tiffany😀
    Kelanjutannya aku tunggu ya thor..
    Fightingg! ^^

  3. Ahjuma Taeyeon muncul disini , haahaa
    Part ini lucu , siwon oppa malu-malu bilang saranghae sama tiffany baby , pake ada acara tiffany sakit jadi tidur berdua deh :p
    Member soshi sogokannya makan doang jg udah anteng yah, hahaa Semoga part selanjutnya makin lucu SiFany’nya😀
    Next , Update soon Author , Fighting😉

  4. Kebiasaan genk cewek ya, klo salah satu membernya dket or jadian ma cowok, pasti pakek acara “minta restu” sma semua member. Tp itu lah kerennya, bkn karena apa2 tp krn semua member sayang, n pengen yg terbaik to shbtnya. Gomawo to author, all thumbs up to you..!! Dtunggu next part nya…fighting…!!!

  5. halahhhh Daddy Siwon pake ngomong “saramduri’ tnggl ngomong “SARANGHAE” ja susah bgt sih, gk usah khawatir gk ditrima, pasti ditrima sma Mommy, tenang aja. Btw thor, ceritanya makin seru, next part jgn lm2 ya. Gomawo udh mengobati kegalauanku krn UTS. Keep Writing!!!!!

  6. iya bener fany-ah, wonppa emang bener bilang saranghae ko’. jadi jangan takut pendengaranmu bermasalah, ne. he3
    ini part selanjutnya kapan ya? gemes banget dech..
    meskipun aku udah pernah banyak original versionnya tapi tetep aja pengen baca translate-annya..

  7. aaaah siwon oppa jangan malu” gitu dong,, biasa nya kan malu”in hihihihh
    gak baik loh oppa kalau di pendam gitu perasaannya kalau emang suka ya bilang aja nanti diambil orang nyesal deh #ngasal
    siwon oppa diinterogasi nih habis”an sama kumpulan cwe” rempong cantik tapi untung nya berhasil dapat restu kan ^^
    giliran fany unnie nih yang harus ngadapin kumpulan om2 tua kece itu hahahahahh
    awal yang bagus buat siwon oppa dapat restu dari soshi unniedeul😀 jadi siwon oppa harus lebih cepat ungkapin perasaan ke fany unnie ^^
    gomawo admin udah translate ff yang cute lucu keren ini dan gomawo admin udah ngepost ff🙂 ^^

  8. Udahlah Siwon oppa gausah malu malu gitu😀 langsung aja sih… to the point oppa haha😀
    Hayoloh dimarahin sama Taeyeon Ahjumma, awas tatapan Ice Princess hehe😀
    part ini so cute… Tiffany eonni and Siwon oppa gausah malu malu sih
    ga kuat… baper sama kata katanya Siwon oppa😥❤❤❤
    akhhh pokoknya Saranghae Sifany Couple
    Jangan boongan lah relationshipnya🙂

  9. Ha..ha…siwon g berkutik kala hrs hdpi The Great Genk in the world. to tmpkny mrk mndkng sifany bhkn mlh mrk mnggoda agr sifany bnran. smg ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s