(AR) Baby And Me Part 5

author        : azizahsonelf

Baby and me

cast           : choi siwon, tiffany hwang

other cast :  leeteuk, kyuhyun, yesung

genre        : romance,family

length          : series

rating         : PG15

 

“ Kau benar-benar tidak apa-apa aku tinggal sendiri?” Tanya Jessica.

“ Tenanglah aku bukan anak kecil lagi, sudah cepat pergilah apa kau tidak kasihan padaSuho? Sana pergilah, Suho sudah menunggumu di depan.”

“ Baiklah, ingat kalau ada apa-apa hubungi aku.”

“ Ne, jangan sampai acara kencanmu dengan Suho sampai rusak karena kau terus memikirkanku.”

“ Heh… baiklah aku pergi dulu.” Pamit Jessica.

“ Oke… bye…..” lalu Tifany segera masuk ke dalam apartement dan memandang sekelilingnya sejenak. Tiba-tiba bayangan Youngwon dan Siwon muncul di pikirannya. Baru saja ia merasakan kehangatan keluarga di tempat itu, namun sekali lagi takdir tidak mengizinkannya. Tiffany menghela nafas lalu beranjak menuju dapur untuk membuat makan malam untuk dirinya sendiri.

***************

Tiffany setengah berlari masuk ke dalam sebuah rumah sakit di Seoul. Di lobi, ia tidak sengaja bertemu dengan Leeteuk dan Siwon. Mereka mempunyai tujuan yang sama, UGD. Tanpa banyak berkata, mereka langsung menuju tempat itu, dan sudah mendapati Kyuhyun dan Yesung yang sedang duduk di kursi rumah sakit.

“ Apa yang terjadi?” Tanya Siwon panik.

“ Siwon-ah tenanglah dulu.” Kata Leeteuk.

“ Tadi Youngwon sedang bermain bersamaku di ruang tengah. Saat aku sedang membuatkan susu untuknya, aku meninggalkan Youngwon di atas sofa sendirian. Aku kaget saat mendengar tangisan Youngwon. Saat aku kembali, aku melihat Youngwon di lantai dan kepalanya berdarah. Ia terjatuh dan membentur sudut meja.” Jelas Kyuhyun.

“ Mwo? Bagaimana bisa kau seceroboh itu? Hah?” Bentak Siwon sembari mencengkram kerah baju Kyuhyun.

“ Mian…..mianhae hyung……..”

“ Kau?”

“ Choi Siwon. Hentikan! Ini rumah sakit, jangan membuat keributan disini!” Bentak Yesung sembari menahan tangan Siwon yang ingin memukul Kyuhyun. Perlahan Siwon melepaskan cengkramannya pada Kyuhyun dan langsung duduk bersimpuh di lantai, menangis. Leeteuk pun langsung memeluknya untuk menenangkannya. Sementara Tiffany tetap membisu di tempatnya. Ia shock, air matanya pun telah menetes sejak tadi membasahi pipinya.

“ Tenanglah Siwon, semua pasti akan baik-baik saja.” Ucap Leeteuk sembari mengusap pelan punggung Siwon.

“ Hyung, Youngwon, anakku sedang kritis…. aku…. aku takut kehilangannya hyung.” Kata Siwon terisak.

Tiffany langsung membekap mulutnya sendiri dengan tangan kirinya untuk menahan isakannya. Ia tidak menyangka bahwa Siwon begitu menyayangi Youngwon. Beberapa suster kemudian keluar dari pintu UGD. Serentak mereka pun berdiri dan menghampiri suster itu.

“ Keluarga Choi Youngwon?” Tanya suster itu.

“ Saya ayahnya suster. Bagaimana kondisi putra saya?” Balas Siwon. Tiffany menggigit bibir bawahnya karena di saat seperti ini ia tidak bisa mengaku siapa ia sebenarnya.

“ Pasien masih kritis. Ia kehilangan banyak darah dan membutuhkan donor secepatnya. Stok darah di rumah sakit ini kebetulan habis untuk golongan darah pasien. Apa ada-”

“ Ambil saja darah saya suster. Golongan darah saya B sama seperti Youngwon.” Potong Tiffany. Ia tidak menyadari ada tatapan kaget dan heran dari orang-orang di sekitarnya.

“ Ambil saja darah saya. Saya Ayahnya suster.” Sahut Siwon tegas. Tiffany menatapnya tida percaya. Bagaimana mungkin di saat seperti ini Siwon bisa menunjukkan keegoisannya. Tapi ia juga sadar bahwa Siwon adalah ayah kandung Youngwon. Ia juga tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghalanginya.

“ Baiklah, mari ikut saya”. Kata suster dan diikuti Siwon dari belakang. Tiffany hanya bisa menghela nafas menatap punggung Siwon dari belakang.

“ Fany-ssi?” Panggil Leeteuk.

“ Ne?” Sahut Tiffany tanpa menatap Leeteuk.

“ Darimana kau tau jika golongan darah Youngwon B? Bahkan suster belum mengatakannya.” Tanya Leeteuk sembari menatap Tiffany dalam. Tiffany terkejut dan langsung menatapnya.

“ A…ku…”

“ Kami ingin kau jelaskan sekarang.” Sahut Yesung. Tiffany menggit bibir bawahnya dan mulai bercerita.

**********************

“ Jadi kau???” Kyuhyun mengerjap tidak percaya pada Tiffany. Mereka semua shock setelah mendengar penjelasan dari Tiffany.

“ Mengapa kau tidak mengatakannya sejak awal kepada kami?” Tanya Leetuk lembut.

“ Mianhae oppa. Kalian tau kan, saat itu aku tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya pada kalian.” Tiffany masih tertunduk. Ia mengusap sekilas air mata yang turun dari matanya.

“ Tenanglah, semua akan baik-baik saja.” Kata Yesung sembari merangkul bahu Tiffany.

“ A…. aku takut…. Youngwon….”

“ Jangan khawatir, mereka pasti akan menyelamatkan Youngwon.” Sahut Leeteuk menenangkan.

Satu jam kemudian, Youngwon sudah melewati masa kritisnya. Dan telah di pindahkan ke ruang perawatan. Siwon sejak tadi hanya duduk di samping ranjang Youngwon sembari menatap sendu kearahnya. Dengan sedikit ragu, Tiffany memasuki ruangan itu bersama Leeteuk, Yesung dan Kyuhyun.

“ Siwon-ah?” Panggil Leeteuk sembari menyentuh pelan bahu Siwon. Ia menoleh dan tersenyum miris pada kakaknya itu.

“ Bagaimana keadaannya?”

“ Dia sudah melewati masa kritisnya. Tadi, aku benar-benar khawatir hyung. Aku takut jika seandainya Youngwon….” Siwon kembali menatap Youngwon yang sedang tertidur dengan tatapan sedihnya. Lalu perlahan Tiffany mendekati Youngwon dan Siwon langsung menatapnya tajam.

“ Untuk apa kau datang kesini?” Tanya Siwon dingin. Ia masih marah atas keputusan sepihak Tiffany untuk berhenti mengasuh Youngwon.

“ A….aku menghawatirkan Youngwon.” Jawab Tiffany sembari menunduk. Ia tidak sanggup membalas tatapan Siwon, karena merasa bersalah padanya.

“ Kalau kau memang mencemaskannya, kenapa kau meninggalkannya?” Sinis Siwon.

Degg!!!

“ Kalau kau tidak berhenti menjadi pengasuhnya, semua ini tidak akan terjadi.”

“ Aku…”

“ Pergilah! Jika memang kau tidak ada urusan lagi, labih baik kau pergi dari sini. Kami sudah tidak membutuhkanmu lagi, dan sebaiknya jangan pernah menemui kami lagi.” Ucap Siwon dingin. Bahkan Siwon sama sekali tidak mau menatap Tiffany saat mengatakannya. Namun ada luka juga dalam kata-katanya.

“ Choi Siwon, jaga bicaramu!” Kata Leeteuk setengah membentak. Namun Siwon mengacuhkannya.

“ Tiffany-ssi, sebaiknya kau aku antar pulang.” Ajak Kyuhyun. Tiffany menatap nanar Siwon dan Youngwon lalu beranjak meninggalkan ruang rawat Youngwon dengan hati hancur. Dengan langkah gontai Tiffany berjalan menyusuri koridor rumah sakit dengan Kyuhyun. Tiba-tiba langkahnya berhenti. Kyuhyun agak kaget dan ikut berhenti.

Ditatapnya Tiffany yang hanya memandang kosong. Lalu segera merengkuh yeoja itu kedalam pelukannya. Seketika tangis Tiffany pecah.

“ Tenanglah. Semua akan baik-baik saja. Siwon bicara seperti itu karena ia sangat menghawatirkan Youngwon. Jangan kau masukkan dalam hati kata-katanya tadi.” Kata Kyuhyun mencoba menenangkan.

“ Aku….. dia… benar… a…ku… memang ja…hat…” kata Tiffany di sela isakannya.

“ Youngwon…….”

“ Ssst….. tenanglah.” Kyuhyun membiarkan Tiffany menangis di bahunya sampai ia tenang. Setelah itu baru ia kan mengantar Tiffany pulang.

Sampai di depan apartement Jessica, Tiffany langsung menekan bel dan saat pintu terbuka ia pun langsung menghambur kepelukan sahabatnya itu. Jessica tentu saja kaget melihat sahabat kesayangannya pulang sambil menangis. Lalu membawa Tiffany kedalam dan mendudukannya di sofa ruang tamu.

“ Wae geure? Mengapa kau pulang dalam keadaan seperti ini? Kau bertengkar lagi dengan Donghae?” Tanya Jessica. Tiffany hanya menggeleng lemah.

“ Aniya… aku…. tadi dari rumah sakit…….”

“ Rumah sakit?! Kau sakit?”

“ Bukan, tapi…. Youngwon….”

“ Mwo?!”

“ Youngwon jatuh dan tadi keadaanya sempat kritis. Aku… aku takut sekali Sica…. aku takut kehilangan dia….” tangis Tiffany kembali pecah. Jessica langsung meraihnya dalam pelukan dan mengelus pelan punggung Tiffany.

“ Lalu bagaimana keadaannya sekarang?” Tanya Jessica setelah melepaskan pelukannya.

“ Dia sudah melewati masa kritisnya, hajiman…..”

“ Hem?”

“ Siwon….. dia tidak mengizinkanku untuk bertemu dengan Youngwon lagi. Dia masih marah padaku karena aku berhenti menjadi pengasuh Youngwon. Sekarang aku harus bagaiman Sica?”

“ Tenanglah. Semua pasti ada jalan keluarnya. Mungkin Siwon hanya terbawa suasana saja. Tapi, apa dia sudah tau yang sebenarnya?”

“ Aku rasa belum, tapi…… ketiga saudaranya sudah mengetahuinya.”

“ Mwo?!”

“ Ne, mereka tau…..” Jessica menghela nafas, lalu meraih jemari Tiffany dalam genggamannya

“ Cepat atau lambat, mereka juga pasti akan tau. Lalu, apa kau juga akan menceritakan semuanya pada Siwon?”

“ Tidak. Aku rasa itu tidak perlu. Dia sudah benar-benar membenciku. Sekarang, aku bahkan benar-benar tidak bisa bertemu dengan Youngwon lagi.” Tiffany menunduk sedih.

“ Fany, apa kau mencintai Siwon?” Tanya Jessica hati-hati. Tiffany langsung menoleh menatapnya sambil mengerutkan alisnya.

“ Bagaimana kau bisa berpikiran seperti itu?”

“ Ahh, tidak… hanya saja, sejak kau bertemu dengannya lagi kau mulai berubah. Kau menjadi Tiffany yang dulu, yang ceria. Aku pikir itu karena kau bersama Youngwon lagi. Tapi, sepertinya ada hal lain yang membuatmu bisa seperti itu.” Jelas Jessica.

“ Mollayo. Ahh aku lelah, aku mau istirahat dulu. Gomawo Sica.”

“ Untuk?”

“ Untuk semua yang kau lakukan untuk membantuku.”

“ Jangan dipikirkan kita kan sahabat.”

“ Ne, dan aku beruntung mempunyai sahabat sepertimu.”

“ Nado. Tapi aku lebih beruntung karena kau kau sudah tidak se-evil dulu.” Canda Jessica membuat Tiffany tertawa kecil.

“ Nah, begitu jauh lebih baik. Tersenyumlah.” Ucap Jessica.

“ Gomawo.” Tulusnya.

“ Cheonmaneyo.”

“ Aku ke kamar dulu.”

“ Ne, sebaiknya kau istirahat. Besok akan kutemani kau rumah sakit.”

Tiffany hanya mengangguk sekilas lalu beranjak menuju kamarnya. Jessica menghela nafas berat, ia menatap sendu sahabatnya yang sekarang terlihat rapuh dihadapannya. Bahkan sekarang keadaan Tiffany jauh lebih rapuh dibandingkan dulu, saat ayahnya nyaris mengusirnya dan tidak mengakuinya sebagai anak. Seandainya ada cara untuk membantu sahabatnya itu pasti akan ia lakukan.

To Be Continue

 

annyeong readers ^^ lama tak jumpa wkwks, author cuma mau bilang mian kalo ff ini lama di postnya😦 soalnya author lagi sibuk karena mau UN doain lulus ya😀

gomawo buat yang udah baca ff author sama komentar *bow*

 

116 thoughts on “(AR) Baby And Me Part 5

  1. aduh,, kenapa fany ga cerita aja apa yang sebenernya sama wonppa sich? jadinya kan timbul kesalah pahaman yang mengebabkan ketidaksinambungan. #apa sich?
    yach.. kalo lagi UN ga bisa post-in ffnya cepet2 donk? tapi ga apa2 lah. ayo semangat untuk belajar! hwaiting..!

  2. Du du du du~ kesedihan berlanjut di part ini…😦
    Kenapa ikut nangis ya…
    two thumbs up for author, karena udah bikin nangis 2x…
    Siwon oppa belum tau the reason kenapa Fany eonni berhenti kerja,
    dan juga gatau kalo sebenernya Mommyny Youngwon itu Fany eonni😦
    next next next
    i want to know, what will siwon oppa do? if he know fany eonni is Youngwon’s mother

  3. Kok Siwon oppa kayak gitu sih sama Fany eonni?? tiba – tiba ngomong kasar kayak gitu😦
    3 Kakak beradik Choi udah tau kalo Fany eonni itu Mommynya Youngwon…
    Daebak!! *apasihgajelaskkk*
    penasaran next partnya..
    next next next

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s