(AR) Forebonding

Neo Xenon’s Present

.

.

.

.

.

Foreboding

Foreboding (crussialines.wordpress.com)

Main Cast

Tiffany Hwang

.

 Choi Siwon

Other Cast

Nichkhun Horvejkul

.

 Kim Minseok

Length

 Ficlet

Rating

 PG – 17

Genre

 Horror, Mystery, Thriller, Life

Disclaimer

 The cast are belong to themselves, parents, management and God. I just borrow the name for my story. This story is mine and original by me, so don’t be a plagiator! Sorry if you got the typo. Keep RCL. Inspired by Utopia – Antara Ada dan Tiada and my imagination.

Note

 Ada beberapa bagian dari FF ini yang mungkin agak menjijikan. Jadi, disarankan untuk tidak makan atau minum saat membaca FF ini. Mual ditanggung sendiri! This Is Just Fiction.

Cover

crussialines.wordpress.com

*****

Tiffany tidak mengerti ini semua. Sebuah benda usang kini terdiam bisu diatas meja dengan beberapa kertas dan spidol hitam. Matanya menuntut jawaban pada Siwon yang berada tak jauh darinya. Namun, Pria itu hanya memberikan isyarat untuk diam atau ia akan berakhir dengan rasa sakit yang menjalar tubuh. Nichkhun, sahabatnya sekaligus pemilik ide dari ini semua mulai membaca sebuah kertas berisi tulisan yang tak ia pahami sama sekali. Semua berpegangan tangan pada benda usang berbahan batok kelapa dan tongkat tersebut. Selanjutnya, hal yang paling tidak ia sukai terjadi.

Benda yang ia ketahui bernama Jailangkung itu mulai bergerak tak terkendali, kuat dan liar meronta ke segala arah. Dilihatnya Minseok yang sedikit kewalahan, begitupula juga dengan Siwon dan Nichkhun yang mulai terlihat kesulitan mengendalikan situasi. Siwon memberikan kode pada Nichkhun dan pria berambut pirang itu langsung saja mengerti.

Beritahu kami dimana letak harta karun Masa Emas….

Tiffany terdiam tanpa menyahut, ia memang sudah memprediksinya sejak awal. Kedatangan mereka ke negeri berjuluk Zamrud Khatulistiwa ini bukan hanya sekedar untuk mengadakan ekspedisi Sejarah saja, karena itu semua lebih dari sekedar yang bisa dibayangkan olehnya. Tapi, kali ini ekspresi diamnya berganti menjadi sebuah keterkejutan yang tak bisa disembunyikan saat dengan kedua bola matanya yang masih berada di tempatnya, melihat sendiri jika boneka yang sedang ia genggam bersama teman dan kekasihnya melayang dan membubuhkan sebuah coretan kasar diatas kertas.

Tertulis sebuah daerah di pedalaman kota Jogjakarta, Tiffany tau dimana tempatnya. Namun, ia sangsi jika ia harus pergi kesana. Kawan lamanya dari Indonesia pernah mengatakan beberapa hal yang berhubungan dengan tempat tersebut dan ia tak mau untuk mencoba, meskipun hanya sekali saja. Setelah selesai menulis tiba – tiba saja boneka tersebut seperti kehabisan energi, berhenti bergerak dan terjatuh keatas dingin meja. Siwon dan Nichkhun tersenyum puas sedangkan Minseok mengusap keringat yang menjuntai di permukaan dahi. Tiffany? Wanita itu merasakan sebuah firasat buruk.

*****

Siwon sibuk mengemasi beberapa potong pakaian saat dilihatnya Tiffany yang terdiam di depan pintu yang tidak tertutup. Sebuah senyum terbit di bibir Siwon dan mempersilahkan kekasihnya tersebut untuk masuk. Tiffany masih bersikukuh untuk terus diam sembari melihat kesibukan Siwon. Setelahnya, terdengar suara resleting tertutup. Siwon sudah selesai mengemasi barang – barangnya.

“Kau tau, Chagi. Sebentar lagi kita akan kaya. Aku tidak percaya!”

Tidak tau lagi harus mengatakan apa dan akhirnya Tiffany lebih memilih untuk membalas senyum dari sang kekasih. Siwon hanya berpikir itu adalah sebuah senyum persetujuan dan ia membalasnya dengan kecupan ringan di pipi.

“Kau yang terbaik, Chagi. Hari ini kita akan berangkat menggunakan Jeep milik saudara Nichkhun, bersiaplah.”

“Terserah Oppa saja…”

“Anak Pintar.”

Siwon pun meletakkan koper yang telah terisi kesamping kasur dan beranjak keluar menggandeng tangan Tiffany. Wanita itu hanya bisa terus diam, karena hati kecilnya merasa ada seseorang yang tak menyukai keberadaan dirinya, kawannya, dan kekasihnya saat ini.

*****

Harta Karun Masa Emas, Tiffany pernah mendengar sebelumnya, tidak hanya sekali bahkan lebih dari itu hingga ia merasa jika telinganya panas, seakan – akan terbakar oleh matahari. Ia mengenalnya sebagai sebuah legenda para penduduk Indonesia terutama etnis Jawa. Sebuah legenda yang mengatakan bahwa ada sebuah harta karun yang tersimpan sejak zaman Kerajaan dimulai di negeri berpenduduk keempat terbanyak di dunia ini, lengkap dengan mitos – mitos yang bahkan belum teruji kebenaran. Namun, banyak dari para penduduk yang memilih untuk patuh tunduk pada aturan dan tidak berpikir jauh untuk menyelidiki.

Dan itulah yang melatar belakangi Siwon, Nichkhun, dan Minseok untuk mengambil kesempatan dalam ketidakberdayaan yang menurut Tiffany adalah sebuah hal yang teramat konyol. Tapi, entah apa yang sedang merasuki hati dan isi kepalanya hingga sebuah kalimat mendengung keras di telinga, membuat ia mengingat sesuatu.

Harta Karun Masa Emas hanya bisa diambil jika ada yang mau mengorbankan 3 Pria sebagai persembahan sesajian ketika Purnama di seminggu awal bulan tahun Kabisat.

Tiffany menengok kearah jam di pergelangan tangan. Tidak, ia tidak sedang memperhatikan detil jamnya yang bertabur Swarovski mahal pemberian Siwon. Ia merasa jantungnya enggan berdetak ketika ia melihat tangan – tangan jarum jam telah menunjuk pada angka 12 tepat. Itu berarti ini adalah saat yang tepat, mengingat waktu telah memasuki tanggal 5 dalam bulan Januari tahun 2016 dan Purnama telah terbentuk dengan sempurna, menggantung indah bersama awan hitam kelabu.

“Ada apa, Noona? Kau terlihat tidak sehat.”

Minseok melihat sebuah keanehan dari diri Tiffany dan pria berambut coklat itu memutuskan untuk menegur kekasih dari Sunbaenya tersebut. Tiffany merasa perasaannya semakin tidak enak ketika ia merasa mendengar beberapa bisikan magis seperti menelanjanginya saat itu juga. Nichkhun memberhentikan Jeep yang ia kendarai dan menengok kearah Minseok yang mengangkat bahu tidak tahu. Siwon menggengam tangan Tiffany dengan erat, namun wanita itu justru menangis menyayat hati.

“Jebal, Jangan lakukan ini. Mereka semua tidak suka, Oppa. Mereka sedang marah pada kita.”

Nichkhun dan Minseok saling berpandangan mengerti dan memberikan pengarahan pada Siwon. Tiffany menatap kearah tiga pria dihadapannya dengan tidak percaya. Baik Siwon, Nichkhun, dan Minseok tidak ada yang peduli dan Nichkhun lebih memilih untuk melanjutkan perjalanan. Membiarkan Tiffany berfantasi untuk sejenak dengan rasa ketakutan.

*****

Siwon melihat kearah kertas penuh coretan di dalam genggaman kemudian mengangguk.

“Kita sudah sampai, Khun.”

Jeep pun berhenti tepat pada sebuah kompleks hutan bambu dengan beberapa ilalang yang menyakiti kulit. Minseok tak berhenti menggerutu sebal saat ia harus merasakan kulit putih mulusnya tergores ujung tajam ilalang. Siwon mengambil senter dari tangan Nichkhun dan mengarahkannya pada tanah yang sedang ia pijak, sembari melihat sekilas kearah kertas penuh coretan. Tiffany tertinggal dibelakang cukup jauh, hampir 3 meter.

Ketiga pria bertubuh tinggi tegap tersebut, Siwon , Nichkhun, dan Minseok langsung berhenti melangkah saat apa yang mereka cari telah berada di depan mata. Nichkhun memberikan beberapa sekop dan garpu tanah kepada Siwon dan Minseok yang berada didekatnya dan langsung mencangkul tanah dengan sedikit daun bambu yang berguguran tersebut. Siwon dan Minseok pun ikut membantu hingga tak terasa sudah cukup dalam lubang yang mereka buat.

“Dimana Harta Karunnya? Kenapa hanya ada tulang belulang saja yang kita dapat?”

Nichkhun mulai habis kesabaran dan membanting sekop keatas tanah. Siwon memutar kedua bola mata dan menepuk pundak Nichkhun.

“Sudahlah, Khun. Mungkin, Kita belum menggalinya lebih dalam. Lagipula, bagaimana mungkin sebuah harta karun dengan mudah didapat? Itu tidak akan seru sama sekali.”

Nichkhun terdiam setelah Siwon menceramahinya, pria berambut pirang itupun memutuskan untuk menggali kembali. Kembali ke Tiffany, Wanita itu mulai berjalan mendekat, tapi ada sebuah potongan bambu berhasil membuatnya terpeleset dan terjerembab jatuh mencium tanah. Tiffany membersihkan dedaunan kering yang menempel di bajunya lalu melirik kearah lututnya yang tergores cukup lebar. Saat akan beranjak sebuah tulisan berhasil membungkam langkah dan membuat ia penasaran.

Dengan cekatan Tiffany mengibaskan dedaunan yang terbaring ringan diatas tanah. Kedua mata bulan sabitnya melebar dengan sempurna saat menyadari bahwa bukan hanya ada tulisan saja yang ia temukan, lebih dari itu. Beberapa makam dengan nisan beraksara Hanacaraka yang telah terbelah menjadi beberapa bagian menyembul keluar menyambutnya. Keterkejutan Tiffany tidak berhenti disitu saat ia menyadari banyaknya tengkorak dengan potongan tubuh yang masih basah tersiram darah ikut menyembul keluar. Tiffany melihat kearah sebuah tengkorak dengan beberapa daging yang masih menempel di permukaan, tujuannya bukan pada tengkorak itu, namun pada sebuah emblem yang ia yakini sebagai emblem milik kesatuan pramuka Amerika Serikat. Tiffany mengetahui betul karena ia pernah menjadi bagian dari kelompok tersebut.

Wanita itu menggelengkan kepalanya dan segera bangun lalu berlari mendekat. Tapi, ternyata permainan sudah dimulai. Tepat saat Minseok menghantamkan sekop keatas tanah, muncratan darah menyambar keseluruh tubuh hoobaenya tersebut. Siwon dan Nichkhun kaget dan berusaha membantu Minseok membersihkan darah yang masuk ke dalam mulut dan mengotori seluruh tubuh pria berambut cokelat tersebut.

“AARRGGHH!!”

Nichkhun terjerembab jatuh dengan sebuah tangan busuk penuh lendir dan nanah yang memegangi salah satu kakinya. Siwon mengambil sekop miliknya dan berusaha untuk menyelamatkan, tapi cipratan nanah dan lendir justru menghalangi penglihatan. Tiffany terdiam saat itu juga, seakan – akan ada sebuah paku besar yang menghantam kakinya dan tak mampu membuat ia bergerak walaupun hanya berpindah posisi.

Minseok yang matanya tertutup oleh darah berusaha mencari – cari benda yang dapat ia gunakan untuk ia gapai. Namun, tanpa ia sadari ada sebuah lubang besar tak jauh darinya dan Minseok terpeleset jatuh ke dalamnya. Sial! Ternyata lubang itu terisi oleh bambu – bambu runcing, sekitar 40 buah bambu runcing pun menembus tubuh Minseok hingga membuat beberapa bagian tubuhnya terpotong menjadi bagian – bagian kecil.

Nichkhun masih berusaha untuk bisa bebas dari cengkaraman tangan aneh menyeramkan. Penuh kekuatan ia mengibas – ngibaskan tangannya, tapi nihil. Justru, sesosok mahluk keluar dari tanah. Ya, sang pemilik tangan itu menampakan wujud sebenarnya. Nichkhun terbelakak tak percaya saat indra penglihatannya menangkap betapa begitu menyeramkannya sosok yang sedang membelenggunya saat ini. Bagaimana tidak? Sesosok wanita dengan mulut penuh kelabang dan lipan busuk keluar saat ia membuka mulutnya, bukan hanya itu cakar tajam pun menghiasi setiap jemarinya yang seperti terkelupas oleh api. Nichkhun berusaha untuk mengelak, namun apadaya justru tangan mahluk itu lebih cepat mencungkil kedua matanya. Nichkhun berteriak kesakitan, sedangkan mahluk itu mulai melahap satu persatu dari kedua bola mata pria tersebut.

“Khunnie!!!!” Siwon yang telah berhasil membersihkan lendir dan nanah dari wajahnya pun menarik tubuh Nichkhun menjauh.

“Ah…Ahhhh….Mataku….”

Siwon tak bisa menahan air matanya saat melihat Nichkhun yang begitu kesakitan dengan darah yang menetes satu persatu. Siwon menyadari jika Tiffany tidak ada disampingnya, pria itupun mulai bergerilya mencari sang kekasih dan ia pun mendapati Tiffany terdiam sembari tertunduk diatas tanah.

“Chagi bangunlah, Chagiya.”

Siwon menguncang tubuh Tiffany perlahan dengan tangan kirinya karena tangannya yang lain sibuk memegangi Nichkhun yang sedang sekarat. Tiffany terus saja diam membuat ubun – ubun Siwon terasa panas. Lebih keras Siwon menguncang tubuh Tiffany hingga akhirnya wanita tersebut mendongkakan wajahnya. Namun, Siwon menyesal saat mengetahui bahwa yang saat ini berada dihadapannya bukan Tiffany.

Jleb! Tangan busuk milik mahluk mistis tersebut berhasil menembus tubuh Siwon. Berkali – kali mahluk tersebut mengoyak – ngoyak tubuh Siwon hingga beberapa organ vital semacam ginjal dan paru – paru berhasil jatuh keatas tanah. Mahluk tersebut pun mulai mencungkili kedua mata Siwon dan mengambil sisa organ yang masih berada di dalam tubuh dan memakannya dengan lahap.

Tiffany hanya bisa terdiam bisu melihat kejadian yang kini ditampilkan dihadapannya. Ia tak bisa berbuat apa – apa saat melihat tubuh Siwon yang dipreteli oleh mahluk bertubuh kurus dengan wajah menghitam tersebut. Begitupula saat mahluk itu mulai memakan isi kepala Nichkhun hingga tak bersisa.

Tiffany pun akhirnya tidak bisa menahan aliran panas air mata saat melihat jasad Siwon, Minseok, serta Nichkhun yang sudah tak berbentuk utuh. Wanita itupun melihat kearah sang mahluk bertubuh hitam dan mundur perlahan karena takut. Namun, keanehan terjadi saat mahluk tersebut tak menyerang Tiffany sama sekali, justru ia mengulurkan tangannya kearah Tiffany, berusaha membantu sosok wanita itu untuk berdiri.

Tiffany semakin menangis dengan keras saat sedikit demi sedikit dirinya melihat jika rupa sang mahluk berubah menjadi sesosok wanita berwajah cantik dengan kulit sawo matang yang bersinar. Mahluk itupun tersenyum tulus kearah Tiffany dan mengusap tangan Tiffany dengan sayang. Terakhir, ia melihat sang mahluk seperti meniupkan sesuatu hingga akhirnya ia kehilangan kesadaran dan pingsan.

*****

Seberkas cahaya berhasil mengusik kedua mata hingga membuat Tiffany terbangun dari tidur lelapnya. Wanita itu berusaha bangun, tapi sebuah tangan berhasil mencegahnya dan membuat ia kembali harus berbaring.

“Kalau tau seperti ini, Saya tidak akan mengizinkan kalian semua untuk pergi. Bukankah teman – teman anda dari Indonesia sudah memberitahu sebelumnya? Jangan berpikir ini adalah lelucon, Nona Hwang. 3 hari yang lalu beberapa anak – anak muda dari Amerika datang dan berdalih sama seperti apa yang teman – teman anda lakukan, akhirnya pun mereka bernasib sama seperti anda sekarang.”

Tiffany hanya bisa terdiam saat mendengar penuturan dari Kepala Desa. Pria sepuh tersebut mengusap pelan pundak Tiffany, berusaha menguatkan hati Tiffany yang kini terombang – ambing dalam kesedihan yang tak berujung.

“Anda ingat bukan kenapa kami semua melarang?”

Ya, Tiffany mengingatnya dengan jelas sekarang. Mengenai legenda setempat yang bercerita tentang seorang wanita bangsawan yang berusaha mencari seorang suami dengan melakukan sayembara. Ia menyuruh para pria untuk membuat sebuah boneka cantik hanya dengan menggunakan sebuah tongkat dan batok kelapa yang telah kering. Sampai terpilihlah 3 orang pria yang ternyata memiliki niat busuk untuk menguasai harta sang wanita. Akhirnya, ketiga pria itupun memperkosa sang wanita dan membunuhnya, dimulai dari mencungkil kedua mata dan organ tubuh sang wanita, lalu memotong – motong tubuhnya menjadi beberapa bagian. Terakhir, agar tidak diketahui oleh masyarakat, ketiga pria tak bertanggung jawab itupun membuang mayat sang wanita ke dalam sebuah lubang penuh bambu runcing dan membakar lubang tersebut. Sejak hari itu, arwah sang wanita yang penasaran pun selalu menghantui dan akan selalu membunuh para pria yang berusaha untuk menguasai hartanya.

“Kadang apa yang kalian pikir sebagai sebuah gurauan bisa jadi merupakan pertanda untuk kalian agar mengingat, bahwa dunia ini tidak sekedar diisi oleh para manusia dengan segala aktifitasnya. Karena akan selalu ada yang mengawasi kalian dengan tubuh yang tak kasat mata.”

Tiffany tidak terlalu memperdulikan ucapan Kepala Desa. Ia hanya ingin amnesia permanen saat itu juga.

-End-

Aloha Readers sekalian!!!!!

Gimana – gimana? Cukup menakutkan? Atau gak serem sama sekali? #nangis di pojokan bareng Fany Eonnie. Author sudah berusaha maksimal dalam membuat ff ini, tapi kalau masih belum puas author minta maaf. Nah, seperti biasa ditunggu Like dan Comment dari pada readers yang sudah membaca. Jangan jadi Silent Reader, Ok! ^^ Kalau masih jadi silent reader nanti bakal didatengin sama mahluk hitam nya, loh! Hihihi #kabur bareng Minseok

82 thoughts on “(AR) Forebonding

  1. wooooooohhhhhh !!!!!!
    syeeeeeereeem °.°
    beneran gak makan dan minum selama baca ff ini takut gak ketelen kekekeke
    ff selanjutnya dan admin fighting !!!! fighting !!!

  2. jujur baru kali ini baca ff kayak gini. seriusan deh suer nyeremin bgt. aku kira awalnya halusinasi,tp trnyata beneran. kereeenn jg siihhh tapi😀

  3. udah sad ending, bikin merinding pula eonni memang kejam…. jam……. jam…… heheheh good joob eon ff nya keren, eon minta no elsa eonni dong mau minta pw

  4. aaaaaaaa sumpah serem banget thor….. horor super horor ini mah, horor maximal dah.
    awalnya aku ngeri banget bacanya, tpi pas baca endingnya ternyata ada pesan baik yg perlu diambil. thanks thor:)) semangat!

  5. Anjayyyy seremmmm gilaaa.. sampai mau muntah, kasian fany nya:( euhhh egois sih mereka ber3 gak mau dibilangin-_-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s