(AR) Baby And Me Part 4

Baby And Me

Baby and me

author        : azizahsonelf

cast           : choi siwon, tiffany hwang

other cast :  leeteuk, kyuhyun, yesung

genre        : romance,family

leght          : series

rating         : PG15

Next Morning……….

Kyuhyun mematung di depan pintu kamar Youngwon. Tadinya ia berniat membangunkan Tiffany yang ia tahu semalam menginap di rumah mereka, karena Youngwon rewel saat akan ditinggal Tiffany pulang. Jadilah, semalam Tiffany menginap dirumah mereka. Tapi pagi itu, saat Kyuhyun mau membangunkan Tiffany, ia dikejutkan dengan pemandangan yang tidak biasa tapi juga mengharukan. Ia melihat Tiffany, Youngwon dan Siwon tidur satu ranjang dengan Youngwon di tengah mereka. Tangan Tiffany menggenggam tangan mungil Youngwon, sedangkan tangan Siwon melingkar di pinggang Tiffany melewati tubuh Youngwon.

Entah mengapa Kyuhyun sama sekali tidak terganggu atau cemburu dengan adegan itu. Ia memang tertarik pada Tiffany. Tapi melihat mereka bertiga, ia jadi terharu dan merasa seperti melihat potret keluarga yang bahagia. Kyuhyun tersenyum lalu mengeluarkan ponsel dari saku celanya dan langsung mengarahkan kamera Hp kearah mereka bertiga yang masih terlelap. Kyuhyun tersenyum puas melihat hasil tangkapan kamera HP nya. Lalu ia melangkah keluar dari kamar Youngwon dan menutup pintunya perlahan. Sambil bersenandung kecil, ia menuju ruang makan.

“ Mana Tiffany dan Siwon?” Tanya Yesung yang melihat Kyuhyun turun sendirian.

“ Nanti mereka juga turun sendiri.” Jawab Kyuhyun sembari tersenyum misterius.

*********

“ Ngg-“ Tiffany mengerjap dan menggeliat perlahan saat merasakan jemari mungil Youngwon menyentuh wajahnya.

“ Pagi, chagi.” Sapa Tiffany pada Youngwon masih setengah sadar. Ia melihat Youngwon sudah bangun dan duduk disampingnya. Tiba-tiba matanya membulat saat mendapati sosok lain yang masih menutup mata tepat di hadapannya. saat itu juga ia baru sadar bahwa tangan orang itu masih bersandar di pinggangnya. Seketika ia duduk dari tidurnya, hingga membuat orang itu tersentak bangun karena kaget.

“ Waeyo?” Tanya Siwon kaget dan langsung terduduk dari tidurnya.

“ O..oppa sedang apa disini?” Tanya Tiffany yang masih shock.

“ Ehh?” Siwon mengedarkan pandangannya meneliti keadaan di sekitarnya, dan barulah ia sadar bahwa ia telah tertidur di kamar Youngwon.

“ Mian…, sepertinya semalam aku ketiduran disini.” Jawab Siwon salah tingkah.

“ Lalu, untuk apa Oppa me……memelukku?” tanya Tiffany dengan wajah ketakutan, seperti orang trauma.

“ Ohh, mian aku tidak sadar. Tolong kau jangan salah paham. Aku benar-benar tidak sengaja melakukannya.” Jawab Siwon panik. Ia sedikit heran dengan sikap Tiffany. Seolah-olah ia ingin melakukan hal buruk saja.

“ Gwaenchanayo. Se… baiknya aku memandikan Youngwon dulu.” Tiffany berdiri dari ranjang, lalu meraih Youngwon dalam gendongannya dan meninggalkan Siwon yang terheran.

“ Memang apa yang telah aku lakukan? Mengapa ia ketakutan seperti itu?” Gumam Siwon.

************

Next Day……………..

Siwon, Tiffany dan Youngwon sedang berjalan-jalan di sebuah taman. Mereka baru saja dari rumah sakit untuk imunisasi rutin Youngwon. Setelah cukup berkeliling, mereka pun duduk di sebuah bangku yang ada di taman itu.

“ Ini sayang balon untukmu.” Kata Siwon seraya menyerahkan sebuah balon bewarna Biru pada Youngwon. Youngwon dengan senang hati menerimanya.

“ Apa kau haus?” Tanya Siwon pada Tiffany yang dijawab dengan gelengan ringan Tiffany. Hening sesaat. Siwon masih merasa tidak enak hati atas apa yang tidak ia sengaja lakukan pada Tiffany kemarin malam. Tiffany sudah memaafkannya, tapi tetap saja ada perasaan yang mengganjal di batin Siwon, atas reaksi yang di tunjukkan Tiffany kemarin malam.

“ Eom…ma” siwon menoleh dan memastikan pendengarannya. Ia mengerjap menatap Youngwon dan Tiffany bergantian.

“ Apa sayang, tadi kau mengatakan apa?” Tanya Siwon penasaran. Ia tidak menyadari ada kegusaran di ekspresi Tiffany.

“ Eom…ma.” ulang Youngwon masih menatap Tiffany. Siwon langsung menatap Tiffany, sedangkan yang ditatap jadi salah tingkah.

“ Sepertinya Youngwon mengira kalau kau adalah ibunya.” Lirih Siwon. Ada nada bergurau dalam kata-katanya, namun itu cukup membuat dada Tiffany sesak. Ia kehilangan kata-katanya. Siwon menghela nafas lalu kembali menegakkan duduknya.

“ Engg, Fany-ssi?” Panggil Siwon.

“ Ne?”

“ Apa kita pernah bertemu sebelumnya?”

Degg!!!

“ Mm…. mungkin.” Siwon langsung menolehkan wajahnya menatap Tiffany.

“ Oh ya? Dimana?”

“ Mungkin kita pernah berpapasan dijalan atau kebetulan berada di tempat yang sama.”

“ Oh, benar juga.”

“ Wae?”

“ Hemm, karena aku merasa kalau wajahmu sangat familiar untukku. Tadinya aku berharap bahwa kita memang pernah saling bertemu sebelumnya.” Lanjut Siwon dan mengalihkan pandangannya kedepan. Perkataan Siwon barusan membuat jantung Tiffany seakan mau meledak. Tebakan Siwon memang benar, tapi tidak mungkin jika Tiffany mengatakan semuanya sekarang.

“ Oh ya, menurutmu Youngwon mirip siapa?” Tanya Siwon.

“ Tentu, saja mirip Oppa.”

“ Oh ya?”

“ Bukankah kau ayahnya? Lihat wajah, dan bibirnya sangat mirip denganmu.” Jawab Tiffany lirih sambil menatap Youngwon dan tersenyum tipis.

“ Kalau menurutku, Youngwon mirip denganmu, apalagi matanya.”

“ Hah?” Tiffany langsung menoleh menatap Siwon dengan tatapan terkejut. Siwon tertawa kecil melihat ekspresi Tiffany saat ini.

“ Aku baru sadar, kalau senyum Youngwon sangat mirip denganmu.”

“ Ta…tapi itu tidak mungkin aku dan Youngwon-”

“ Permisi?” Potong seseorang dari hadapan mereka. Siwon menoleh dan tersenyum

“ Ne, ada yang bisa saya bantu?” Tawar Siwon dengan sopan.

“ Engg, bolehkah saya minta bantuan anda?”

“ Ne, katakanlah!”

“ Bolehkah saya memotret anda dan keluarga anda?”

“ Ehh.” Siwon menoleh ke arah Tiffany seakan meminta persetujuan. Tiffany hanya tersenyum tipis tanda ia tidak keberatan. Lalu Siwon kembali menatap orang itu.

“ Ne, silahkan saja.”

“ Gamshamnida.” Lalu lelaki itu mundur beberapa langkah dan membidikan kameranya ke arah mereka bertiga.

“ Maaf, bisa lebih mendekat lagi duduknya. Tolong rangkul istri anda.” Kata lelaki itu mengarahkan Siwon agar lebih dekat pada Tiffany.

“ Istri? Maaf kami…..” protes Tiffany.

“ Tidak masalah.” Potong Siwon. Sejenak Siwon dan Tiffany pun saling bertukar pandang. Siwon mengisyaratkan Tiffany agar mengikuti petunjuk lelaki itu, dan Tiffany akhirnya hanya menghela nafas pasrah. Lalu Siwon melingkarkan lengannya di pundak Tiffany, sedangkan tangan yang satunya di gunakan untuk menggenggam tangan mungil Youngwon yang duduk di pangkuan Tiffany.

“ Yap, sekali lagi tolong cium Istri anda.” Pinta lelaki itu.

“ Mwo?” Teriak Tiffany kaget. Ia melirik Siwon yang hanya tersenyum penuh arti.

“ Hanya sekali saja.” Bisik Siwon. Dan sebelum Tiffany protes, ia sudah mendaratkan sebuah kecupan lembut di pipi Tiffany. Seketika wajah Tiffany memerah, ia sudah tidak sanggup lagi mengontrol detak jantungnya. Siwon melepaskan bibirnya perlahan dan menatap wajah Tiffany yang masih shock.

“ Mianhae…” bisik Siwon khawatir Tiffany akan marah padanya.

“ Gwa…gwaencha….na….” jawab Tiffany gugup.

“ Gamshamnida, jeongmal gamshamnida tuan dan nyonya.” Kata lelaki itu sembari membungkuk.

“ Ne, cheonmaneyo. Kami senang bisa membantu anda.” Balas Siwon.

“ Bolehkah saya minta alamat rumah anda? Saya akan mengirimkan hasil foto ini pada anda.”

“ Ohh, tentu saja. Maaf merepotkan.”

“ Seharusnya saya yang minta maaf karena telah merepotkan anda.”

“ Gwaenchana.” Balas Siwon sembari menyerahkan sebuah kartu nama pada lelaki itu.

“ Choi Siwon.” Gumam lelaki itu membaca kartu nama Siwon.

“ Baiklah tuan dan nyonya Choi, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih pada anda.”

“ Sama-sama.”

“ Kalau begitu saya permisi dulu.” Pamit lelaki itu.

“ Oh ya, tuan Choi anda sangat beruntung memiliki seorang istri yang cantik dan putra yang sangat tampan.” Bisik lelaki itu pada Siwon sebelum beranjak dari tempatnya. Siwon menatap Tiffany dan Youngwon lalu tersenyum.

“ Ne, aku sangat beruntung.”

“ Baiklah, sampai jumpa lagi. Sekali lagi terima kasih atas bantuannya.”

“ Ne, hati-hati.” Lalu lelaki itu pun segera pergi meninggalkan mereka bertiga. Siwon kembali duduk di samping Tiffany.

“ Mian.”

“ Mwoya?”

“ Karena aku telah lancang menciummu.”

“ Oh, jangan di pikirkan.”

“ Gomawo.”

“ Untuk?”

“ Semua yang telah kau lakukan untuk putraku.”

“ Aku senang melakukannya.”

“ Ku tau, tadi aku sangat menikmati peran menjadi keluarga denganmu. Bukankah akan sangat menyenangkan jika hal tadi benar-benar menjadi kenyataan.”Kata Siwon sambil menerawang jauh.

“……..” Tiffany diam, dia benar-benar kehilangan kata-katanya.

“ Se… sepertinya Youngwon sudah lelah. Sebaiknya kita pulang sekarang.” Ajak Tiffany mengalihkan pembicaraan. Siwon menatap Youngwon yang tertidur di pangkuan Tiffany dan mengangguk setuju.

“ Sini, biar aku saja yang menggendong Youngwon. Kau pasti lelah telah menggendongnya seharian.”

Tiffany mengangguk dan segera memberikan Youngwon pada Siwon. Lalu ia berdiri  dan segera mengikuti langkah Siwon. Ia agak terkejut saat merasakan ada sesuatu yang memegang erat tangannya. Ia menatap tangannya yang sedang di genggam Siwon, lalu menoleh ke arah Siwon yang sedang menggendong Youngwon dengan satu tangannya. Entah mengapa ia merasa nyaman dalam genggaman Siwon. Ia pun hanya membalas dengan mengeratkan genggaman tangannya pada Siwon dan berjalan melangkah meninggalkan taman itu.

*************

“ Ku baru pulang?” Tanya seseorang dari belakang Tiffany dengan nada dingin, saat ia hendak membuka pintu apartementnya. Tiffany terkejut dan langsung berbalik.

“ Donghae-oppa, kau mengagetkanku!” Hardik Tiffany dengan kesal. Tapi ia menghela nafas lega karena yang menyapanya adalah Lee Donghae, tunangannya.

“ Kau sudah lama menungguku?” Tanya Tiffany sembari membuka pintu apartementnya.

“ Lumayan.” Jawab Donghae singkat.

“ Masuklah.” Ajak Tiffany yang diikuti Donghae di belakangnya.

“ Bagaimana kabarmu?” Tanya Donghae yang baru kembali dari Busan. Ia memeluk Tiffany dari belakang dan menyandarkan kepalanya di bahu Tiffany.

“ Baik. Kapan kau kembali?”

“ Baru saja. Apa kau merindukanku?”

“…..” Tiffany diam dan tidak menjawabnya. Jujur, beberapa hari ini ia sedikit melupakan tunangannya itu. Terlebih saat bersama Youngwon dan Siwon. Melihat tunangannya diam Donghae segera memutar tubuh Tiffany untuk menghadapnya.

“ Ada yang salah?” Tanyanya sembari menelus pipi Tiffany.

“ Tidak. Aku hanya sedikit lelah.”

“ Karena acara jalan-jalan mu tadi sore?” Sindir Donghae.

“ Apa maksudmu?”

“ Tadi sore aku melihatmu di taman. Aku lihat sepertinya kau sangat menikmat kebersamaan kalian.” Kata Donghae

“ Aku….”

“ Kau masih belum bisa melupakannya? Atau kau berniat kembali padanya?”

“…..”

“ Jawab aku!” Bentak Donghae sembari mengguncang bahu Tiffany.

“ Kau salah paham. Aku hanya ingin dekat dengan….”

“ Anakmu…” potong Donghae dengan nada menusuk.

“ Sampai kapan kau akan terus begini? Bukankah kau sudah berjanji untuk membuang masa lalumu dan menjalani semuanya hanya bersamaku?” Lirih Donghae.

“ Mianhae”

“ Aku tau, ini pasti berat untukmu. Aku juga tidak meminta lebih darimu, hanya tolong jangan pernah mengecewakanku.”

“ Maaf.” Terdengar isakan kecil dari Tiffany. Donghae yang melihat itu segera memeluk tubuh Tiffany dan mengusap punggungnya lembut. Lalu ia melepas pelukannya dan menghapus air mata Tiffany.

“ Aku sudah berjanji padamu kan? Aku akan membahagiakanmu dan membuatmu melupakannya.”

“ Tapi aku tidak bisa meninggalkan putraku, oppa kau tau itu kan?”

“ Suatu saat, kita akan memiliki beberapa anak yang lucu. Kau pasti bisa meninggalkan putramu. Biarkan ayahnya yang merawat dia.”

“ Tapi….”

“ Ssst, kumohon sekali saja.”

Tiffany hanya terdiam dan membiarkan Donghae kembali mendekapnya erat. Ia bisa merasakan aura posesif dari pelukan Donghae, seakan ia memang tidak akan pernah melepaskannya sampai kapanpun.

******************

“ Aku pulang!” Seru Siwon dari pintu depan.

“ Selamat datang!” Balas Tiffany dari ruang makan. Ia tengah menyiapkan makan malam, lalu bergegas ke depan menghampiri Siwon tapi…..

“ Ah, jadi ini putramu oppa? Kyaaa…… Neomu kyeopta!” Seru seorang yeoja yang rupanya datang bersama Siwon.

“ Ne, dia mirip denganku bukan?”

“ Iya. Boleh aku menggendongnya?”

“ Tentu. Tapi hati-hati ya.” Lalu yeoja itu mengangkat tubuh Youngwon perlahan. Tapi anehnya, Youngwon malah menangis bersama yeoja itu. Reflek, Tiffany pun segera menghampiri mereka dan mengambil alih Youngwon yang langsung terdiam dalam gendongannya.

“ Dia siapa oppa?” Tanya yeoja itu.

“ Oh, dia Tiffany pengasuh Youngwon. Tiffany kenalkan ini……”

“ Annyeong, Im Yoona imnida. Aku calon istri Siwon oppa.” Potong yeoja yang bernama Yoona itu, dengan sengaja memberi peringatan pada Tiffany bahwa Siwon adalah kekasihnya. Baik Siwon maupun Tiffany kaget mendengarnya.

“ Ohh…. annyeong.”

“ Fany-ah, dimana yang lain?” Tanya Siwon mengalihkan perhatian.

“ Leeteuk oppa dan Yesung oppa belum pulang. Sedangkan Kyuhyun-ssi sedang keluar bersama temannya.” Jelas Tiffany.

“ Emm, aku sudah menyiapkan makan malam, aku mau menidurkan Youngwon dulu di kamarnya. Permisi.” Pamit Tiffany yang diiringi tatapan sinis dari Yoona.

“ Mengapa kau mengatakan hal seperti itu?” Tanya Siwon dingin pada Yoona.

“ Ehh, apa maksud oppa?” Balas Yoona pura-pura tidak mengerti.

“ Mengapa kau mengaku-ngaku sebagai calon istriku? Kita bahkan tidak…”

“ Apa oppa tidak menyukainya? Bukankah memang sebentar lagi aku akan menjadi istrimu?” Potong Yoona dengan nada merajuk.

“ Terserah!”

Siwon mengacuhkan Yoona dan segera melangkah menuju ruang makan. Ia terlalu malas berdebat dengan yeoja itu yang telah di jodohkan oleh orang tuanya dengan dirinya. Yoona pasti kesal karena Siwon mengacuhkannya, tapi Siwon tidak peduli. Dari awal ia memang ia tidak setuju dengan perjodohannya, apalagi sekarang sepertinya ia telah menemukan seseorang yang benar-benar ia inginkan. Siwon tersenyum sekilas membayangkan wajah orang itu dan kembali melanjutkan aktifitas makannya.

*****************

“ Aku minta kau berhenti bekerja di rumah itu!” Kata Donghae dingin dengan tatapan tajam ke arah Tiffany yang duduk di hadapannya.

“ Bukan urusanmu.” Sahut Tiffany acuh.

“ Mwo? Bukan urusanku kau bilang? Tiffany aku sedang tidak ingin berdebat denganmu. Aku hanya minta kau untuk melupakan mereka, apa susahnya untukmu?”

“ Kau tau sendiri bahkan aku tidak mungkin sanggup melakukannya!” Nada bicara Tiffany meninggi.

“ Mian….” Tiffany menghela nafas menyesal karena telah membentak Donghae.

“ Aku yang seharusnya minta maaf. Maaf karena terlalu memaksakan kehendakku padamu.” Ucap Donghae tulus sembari menggenggam tangan Tiffany.

“ Gwaenchana. Mungkin kau benar.” Lirih Tiffany.

“ Ehh?”

“ Sebaiknya aku pergi dari kehidupan mereka.”

“ Ka…u serius?”

“ Sekarang aku bisa sedikit tenang melepaskan anakku bersamanya.” Lirih Tiffany sambil tersenyum miris. Donghae agak merasa bersalah karenanya.

“ Percayalah, kau pasti bisa melakukannya.”

************

“ Apa? Kau sedang tidak bercanda kan?” Seru Siwon.

“ Siwon-ah, tenanglah dulu. Biarkan Tiffany menjelaskan alasannya.” Leeteuk mencoba menenangkan Siwon. Bagaimana ia tidak kaget sekaligus marah? Tiba-tiba saja Tiffany meminta berhenti menjadi pengasuh Youngwon. Tanpa tau alasan yang jelas, ia meminta berhenti.

“ Maaf, oppa tapi aku sudah tidak bisa lagi menjaga Youngwon.”

“ Wae?” Tanya Siwon dingin. Tatapannya juga sangat dingin. Ia kecewa. Tapi ada rasa lain yang ia rasakan selain itu. Sedih, takut kehilangan.

“ Karena secepatnya aku akan menikah.” Jawab Tiffany tegas sambil memandang lurus ke dalam mata Siwon, yang terlihat semakin kaget mendengarnya.

“ Menikah? Bu…. bukankah kau sangat menyukai Youngwon?” Lirih Siwon. Ada luka di sorot matanya.

“ Tapi bukan berarti Tiffany tidak boleh menikah bukan?” Potong Kyuhyun.

“ Lagi pula, bukankah sudah ada Yoona-ssi? Sebentar lagi ia juga akan menjadi ibu Youngwon bukan?” Dada Tiffany sesak saat mengatakan hal barusan.

“ Yoona? Ah ya kau benar.” Siwon tersenyum kecut. Entah mengapa, suasana di ruang tamu itu mendadak canggung. Baik Leeteuk, Yesung, dan Kyuhyun merasa ada sesuatu yang terjadi antara Siwon dan juga Tiffany. Sesuatu yang disebut cinta. Entahlah, yang jelas saat ini mereka berdua justru saling melukai.

Setelah perbincangan di ruang tamu akhirnya Leeteuk menyetujui permintaan Tiffany. Siwon sendiri langsung berlari menuju kamarnya dan pura-pura acuh.

“ Dasar Simba, kekanak-kanakan sekali sikapnya itu.” Dengus Kyuhyun.

“ Kyu, jaga bicaramu. Biar begitu dia itu lebih tua darimu.” Kata Yesung.

“ Mian Hyung.”

“ Oppa, gomawo karena kalian selama ini sudah baik padaku.”

“ Justru kami yang harusnya berterima kasih, karena selama ini kau sudah banyak membantu kami. Maaf jika kami sering merepotkan.” Balas Leeteuk.

“ Gwaenchana.”

“ Jika kau merindukan Youngwon atau kami datanglah kemari, jangan sungkan.” Tambah Kyuhyun setengah bercanda.

“ Tentu.”

“ Kami pasti merindukanmu.” Kata Yesung sembari memeluk Tiffany yang sudah ia anggap sebagai dongsaengnya sendiri.

“ Nado.”

“ Jangan lupa, undang kami di acara pernikahanmu.” Giliran Kyuhyun yang memeluknya. Tiffany mengangguk kecil.

“ Kau sudah kami anggap menjadi bagian keluarga ini.” Leeteuk memeluk Tiffany penuh sayang layaknya seorang kakak.

“ Gomawo. Kalian jaga kesehatan dan jangan terlalu sibuk.” Pesan Tiffany.

“ Akan kami ingat itu.” Balas Yesung. Lalu Tiffany segera melangkah keluar dari pintu, tapi ia menghentikan langkahnya lalu berbalik.

“ Oppa, bolehkah aku melihat Youngwon sebelum aku pergi?” Pinta Tiffany.

“ Tentu boleh. Ku kira kau tidak ingin melihatnya sebelum pergi.” Jawab Leeteuk sembari memeberi jalan untuk Tiffany menuju lantai dua, kamar Youngwon.

Tiffany membuka pintu kamar Youngwon perlahan lalu masuk. Dia mendekat ke arah boks bayi, dimana Youngwon sedang tertidur dengan pulasnya. Dengan hati-hati Tiffany meraih Youngwon dan menggendongnya tanpa membuat Youngwon terbangun.

“ Mianhae chagi.” Hanya kata itu yang keluar dari mulut Tiffany. Lalu di kecupnya kedua pipi Youngwon dengan penuh kasih. Tanpa ia sadari air mata telah mengalir di kedua pipinya, ternyata kali ini lebih berat dari sebelumnya. Perlahan ia kembali menidurkan Youngwon di boks bayi dan menyelimutinya.

Ia tidak sadar bahwa sedari tadi ada yang memperhatikannya dari ambang pintu. Siwon mengusap air matanya yang juga menetes karena melihat perpisahan Tiffany dan Youngwon. Ia juga merasa sedih dan kehilangan. Siwon tersenyum getir membayangkan ia akan benar-benar kehilangan sosok yang amat ia cintai entah sejak kapan. Siwon beranjak dari depan kamar Youngwon saat Tiffany akan keluar kamar itu. Ia hanya menatap punggung Tiffany yang perlahan jauh dari pandangannya. Ia menghela nafas dan segera kembali ke kamarnya.

**************

“ Maaf merepotkanmu.” Kata Tiffany begitu masuk ke sebuah apartement.

“ Jangan sungkan. Kita ini kan bersahabat, tentu kita harus saling membantu bukan?” Jawab Jessica sembari membantu membawa koper Tiffany dan meletakkannya di sudut ruang tamu.

Untuk sementara Tiffany memang pindah dan tinggal di apartement Jessica, sahabatnya semenjak SMP. Ia sudah seperti saudara perempuan baginya. Tiffany sengaja melakukan itu karena takut jika Siwon akan menemuinya. Mungkin juga ini cara terbaik baginya untuk menjauh dari mereka.

“Minumlah.” Kata Jessica sembari menyodorkan segelas minuman dingin pada Tiffany yang membuatnya tersadar dari lamunanya.

“ Gomawo.”

“ Bagaimana perasaanmu sekarang?” Tanya Jessica dan Tiffany hanya diam.

“ Huh………. sekarang kau benar-benar jauh dari Youngwon.” Lanjut Jessica. Ia memang tahu semua tentang Tiffany.

“ Aku tidak apa-apa Sica. Mungkin ini jalan yang terbaik untuk kami.”

“ Sabarlah. Aku yakin, suatu saat kalian akan bisa bersama lagi.” Kata Jessica sambil memeluk Tiffany.

(———————–)

148 thoughts on “(AR) Baby And Me Part 4

  1. Makin seru. Tapi knpa Tiffany harus ninggalin Siwon & Youngwonnya😥 Ngga rela juga Donghae nyuruh nyuruh Tiffany buat ninggalin Siwon. Smga SiFanynya cepey cepet bersatu pagi deh. Kasian Yougwonnya. Ditunggu kelanjutannya author. Fighting!🙂

  2. yah kok bubar tor sifany nya, awas yah kalau sad ending #ngasahgolok, ceritanya bikin penasan, min minta no nya lagi dong, hp ku error jd no nya pada ke hapus

  3. huuaaa gk rela tiffany pisah sama anknya sama siwon jg. aiisshh yoona sih gara2nya. aduhh donghae sama sica aja deh jgn sama tiffany. aduhh pokoknya sifany hrs brsatu gmw tau gmn caranya *ngancem hahhaah. next thor😀

  4. Emang ga salah author banyak penggemar soalnya FF nya bagus” banget aku suka sama semua karya author di sifany island kenapa author ga coba bikin buku tentang FF sifany aja thro pasti seru deh..

  5. huaaaa……..knapa sifany saling menyakiti sih, ga jujur sm perasaan masing2, kasihan youngwon… ikutan sedih sm perpisahan mereka😥 next part amat sgt ditunggu thor… ♥♥♥♥

  6. waahh konfliknya dah mulai muncul nih tambah seru ajha ceritanya thor. nambah cast baru donghae dan yoona, donghaenya sama jessica ajha deh thor hehehe. btw aku masih ada tanda tnya sama ceritanya thor knpa siwon bisa lupa gitu ya sama fany? padahalkan mereka sebelumnya pasti pernah bertemu. tapi tetap seru kok thor hehehe

  7. Sedih fany harus pisah dari anak’a
    hmmmm
    tp thor aku ingin tau gmn siwon bisa punya anak dr fany sedangkn,dy ja lupa ma fany,ceritain dong kisah’a
    n satuin lg keluarga mereka
    sekarang aku lg suka SiFany…

  8. Loh kok tiffany sm siwon udh pnya couple masing” sih? Jadi greget deh. Trus kenapa siwonnya harus lupa sama masa lalunya bareng tiffany? Atau siwonnya pernah kecelakaan jadi lupa ingatan gituh? Hwaaa… tambah penasaran!! Lanjut ya thor;3 jangan lama” ya walaupun aku bacanya telat kekeke^

  9. why i was crying too when read this part😦
    Tiffany eonni udah tunangan sama Donghae oppa, Siwon oppa udah dijodohin sama Yoona~😦
    Youngwon, Mommy and Daddy pasti bersatu lagi🙂 Fighting!
    next next next~~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s