[Re-Post] Sorry, I Love You Oppa (chapter1)

Title: Sorry, I Love You Oppa (chapter1)

Sorry, I Love You Oppa

Author:  Youngwonie

Cast: Siwon, Tiffany, Yuri, Yoona, and other

Genre: Romance, family, friendship

Rating : PG-15

Length : Series

Anneyong, Reader….

Aku balik lagi dengan ff series pertamaku. Ini adalah versi chapter dari oneshoot “Oppa, Saranghaeyo…”

Bagi reader yang udah nungguin (ngarep),  Let’s enjoy it. J

 

‘ S E O U L…

hamke bulleobwayo

kkumi irweojil areumdaun sesang’ (suju ft. SNSD, Seoul song)

Seorang pemuda tengah melajukan mobilnya di jalanan kota Seoul. Tujuannya adalah Incheon Airport. Hari ini ia akan menjemput ayahnya yang baru pulang dari LA.

“Appa,,,”

“Siwon-ah. Bagaimana kabarmu, nak” Siwon dan Appa-nya segera berpelukan.

“aku baik. Mianhe,  Appa harus menunggu. Harusnya aku sudah di sini 10 menit yang lalu.”

“gwaenchana, Siwonie. Oh ya perkenalkan… ini adalah wanita yang akan menjadi Eommamu mulai sekarang.” appa Siwon menunjukkan wanita yang ada di sampingnya.

Siwon langsung membungkuk memberi hormat pada wanita itu.

“Anneyong, omonim. Juneun Choi Siwon imnida.bangapseumida.”

“panggil saja aku Eomma. Kau tampan sekali Siwonie. Lebih tampan dari ayahmu waktu muda.” Wanita itu tersenyum lembut pada Siwon. Sosok yang sangat Siwon dambakan.

“ne, Gomawo Eomma.”

“maaf sudah menunggu.” Tiba- tiba seorang gadis datang menghampiri mereka. Ia tersenyum menunjukkan eyesmilenya. Siwon terpana melihat senyuman gadis itu.

“fany-ah, kenalkan ini Siwon putraku, panggil dia Oppa.” Appa Siwon memperkenalkan Siwon pada gadis itu.

“Hello. I’m Tiffany. Nice to meet you Oppa.”

“nice to meet you too Tiffany.”

“Fany, selama di sini kau harus menggunakan bahasa Korea. Ingat?” ibu Tiffany mengingatkan putrinya.

“Sorry, mom. Aku belum terbiasa.”

“Sudahlah, percakapannya dilanjutkan di rumah saja. Kajja kita pulang.” Akhirnya Tuan Choi mengajak keluarga barunya ke rumahnya.

“aowfth…” Tiffany menguap menahan kantuknya. “Mommy, ini baru jam 7 pagi. Aku masih ngantuk.”

“kau itu anak gadis. Tidak baik bangun siang. Kau harus membantu mommy menyiapkan sarapan. Hari ini juga  Kau  harus ke sekolah.”

“what? Hari ini. Aku masih capek mommy.”

“ini Seoul, Tiffany. Bukan LA. di sini kau tidak boleh bermalas- malasan. cepat siapkan sarapan ini di meja, setelah itu panggil Oppamu turun.”

“baiklah.”Tiffany hanya pasrah menerima perintah mommynya.

Setelah menata meja makan, Tiffany naik ke kamar Siwon. dia membuka pintu kamar Siwon, tapi tidak ada orang di kamar itu.

“kemana dia? Kenapa tidak ada di kamar?” gumam Tiffany. Ia memperhatikan setiap sudut kamar Siwon. meskipun seorang namja, Siwon sangat rajin menata kamarnya. Semua barang tersusun rapi pada tempatnya. Tiffany melihat sebuah bingkai foto di meja belajar Siwon. Foto Siwon dan ibunya.  Tiffany memperhatikan foto itu.

‘mommy-nya sangat cantik. Pantas dia bisa setampan itu.’ Batin Tiffany.

“apa kau mencari sesuatu?” tiba- tiba Siwon muncul mengagetkan Tiffany. Ia  hanya memakai handuk yang melilit tubuh bagian bawahnya.

“kyaaa, oppa. kau tidak sopan. Kenapa tidak memakai baju di depan seorang gadis?” Tiffany menjerit sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

“Ya, kau yang tidak sopan. Kenapa masuk ke kamar namja tanpa mengetuk pintu?” jawab Siwon protes.

“maaf,tadi pintunya tidak dikunci jadi aku masuk saja. Mommy menyuruhku memanggilmu turun untuk sarapan. Aku permisi dulu.”Tiffany berlari meninggalkan kamar Siwon masih dengan menutup wajahnya. Siwon terkekeh geli melihat tingkah dongsaengnya yang polos itu.

Seperti kata mommy-nya, hari ini juga Tiffany masuk sekolah. Ia berangkat bersama Siwon. Saat Tiffany dan Siwon turun dari mobil, semua mata tertuju pada dua orang ini. Bak pasangan selebritis yang sedang melintas di atas red carpet, tak henti- hentinya orang orang membicarakan mereka. Tiffany yang melihat keanehan ini langsung bertanya kepada oppanya.

“Oppa, kenapa semua orang memperhatikan kita? Aku merasa seperti pencuri yang tertangkap basah.”

“Jangan hiraukan mereka. Kajja aku antar kau ke kelas.”

Di kelas, Tiffany masih diperhatikan oleh orang- orang. Ia merasa risih juga diperhatikan terus. Tapi ada satu orang yang tidak ikut memperhatikannya. Ia seorang yeoja berambut panjang diikat dan berkacamata minus yang duduk di bangku paling depan. Yeoja itu terus berkutat dengan buku yang dibacanya. Tiffany memilih mendekati Yeoja itu.

“Hello, eh anneyong. Aku Tiffany, aku murid baru. Boleh aku duduk di sini.” Tiffany menunjuk bangku di sebelah bangku yeoja itu. Yeoja itu menatap Tiffany heran, tapi kemudian dia tersenyum.

“anneyong, panggil saja aku Yoona. Kau boleh duduk dimanapun kau suka.”

“gomawo.”

“neo, apa kau yeoja yang bersama Siwon oppa tadi?!!!” Seorang yeoja tiba- tiba menghampiri Tiffany dan berkata dengan nada sinis.

“that’s right, any problem?” Tiffany tak mau kalah sinis.

“tentu saja. Aku ini yeojachingunya. Apa hubunganmu dengannya hah”

“kalau begitu perkenalkan, aku yeodongsaengnya” semua orang kaget dengan pernyataan Tiffany. Termasuk Yoona dan yeoja yang melabraknya tadi.

“gotjimal. Siwon oppa itu anak tunggal. Dia tidak  punya saudara.”

“kalau begitu, aku ragu kau itu yeojachingunya. Dia pasti akan cerita pada pacarnya kalau dia punya adik tiri. Kalau kau tidak tahu, jangan ngaku ngaku yeojachingunya.” Tiffany yang kesal dengan yeoja dihadapannya langsung mengskakmat yeoja itu.

“ya, kau ini…” hampir saja terjadi keributan.

“ Kwon Yuri. Sedang apa kau di kelas X?” seorang guru masuk ke dalam kelas.

“emm. aku sedang ada perlu dengan Yoona. Iya kan Yoong?” yuri menyenggol lengan Yoona.

“ne, songsaenim.” Yoona terpaksa berbohong.

“sekarang sudah masuk jam pelajaran, kembalilah ke kelasmu.”

“baik songsaenim.” Yuri pun pergi dari kelas X masih dengan kekesalannya kepada Tiffany.

“apa kau benar- benar dongsaengnya Siwon oppa?”

“kau tidak percaya padaku?”

Tiffany dan Yoona sedang di kantin untuk makan siang.

“bukan begitu, aku hanya ingin memastikan”

“Appanya Siwon dan mommyku baru menikah seminggu yang lalu di LA. dan Kami baru datang dari LA kemarin.”

“ooh.”

“o iya aku ingin bertanya padamu, kenapa semua murid terus memperhatikanku?”

“karena kau datang dengan seorang idol sekolah ini. Mereka penasaran tentang dirimu. Dan ada juga yang cemburu seperti Yuri sunbae.”

“memang apa hubungannya dengan Siwon oppa?”

“menurut gosip yang beredar, mereka pernah pacaran. Tapi, katanya mereka sudah putus. Siwon oppa yang memutuskan karena tidak tahan dengan sikap angkuh Yuri.”

Tiffany mendengarkan cerita Yoona dengan baik.” Kau ini kelihatan pendiam dan tertutup, bagimana kau bisa tahu sebanyak itu?” tanya Tiffany selidik.

“semua orang di sekolah ini juga tahu soal itu. Siwon oppa kan idola para yeoja. Aku juga termasuk salah satu fansnya.” Tiffany hanya mengangguk mendengarkan penjelasan Yoona. Lalu ia sibuk dengan makan siangnya. Ternyata punya saudara laki- laki yang tampan dan menjadi idola sangat merepotkan.

Setelah makan siang, Yoona mengajak Tiffany ke perpustakaan.

“huft,,, tinggi sekali.”

Tiffany mendengus saat tidak dapat menjangkau buku yang diperlukannya. Ia berpikir sejenak dan melihat sekeliling, barangkali ada sesuatu yang bisa ia gunakan untuk mengambil buku yang terletak di rak paling atas itu. Tapi nihil, tidak ada yang bisa ia gunakan. Ia mencoba sekali lagi menggapai buku itu dengan berjinjit.

“ya, hampir dapat. Aww…” Tiffany keseleo dan ia hampir terjatuh ke lantai kalau saja tidak ada sepasang lengan yang menangkapnya. Hup.

Tiffany melongo. Ia masih shock.

“apa kau baik- baik saja?” tanya namja yang menangkapnya.

“ah, ne. nan gwaenchana.”Tiffany berdiri dan menundukkan kepalanya.

“yang mana yang mau kau ambil?”

“mwo? Ah itu yang sampulnya coklat.” Jawab Tiffany gugup. Namja itu mangambilkan buku yang dimaksud Tiffany.

“ini. Kau murid baru? Aku belum pernah melihatmu sebelumnya.” namja itu memberikan buku yang diambilnya.

“ne. aku baru pindah dari LA.”

“Tiffany, kajja. Kelas akan segera dimulai.” Suara Yoona memanggil Tiffany.

“maaf aku harus pergi. Gomawo.” Tiffany berterima kasih dan tersenyum pada namja itu. Lalu pergi menyusul Yoona.

“Tiffany. nama yang bagus.” Gumam sang namja setelah Tiffany pergi.

TBC

 

82 thoughts on “[Re-Post] Sorry, I Love You Oppa (chapter1)

  1. yoossshh di post lagi,,emang saya tunggu ini kaka author,,baru sempet baca,karna kesibukan yg tk kunjung usai eeakkk🙂 maapin yah kaka author, wah itu yg nangkep tiffany namja berinisial ‘K’??? hahaha saya tunggu chap slanjutnya, see ya~ :^)

  2. Jujur nih thor, sbnernya baca nihh ff karna gaada postan lagi nihh di blog, makanya baca nihh ff. Tapi setelah baca, jadi penasaran gitu sama selanjutnya, dan taraaaaaaa, part selanjutnya ternyata udh di post yeeee hahaha good kok thor ffnya ini (y)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s